Tag Archives: indonesia

Pilihan Kuliner Halal buat Dicoba di Toraja: Coto Makassar



Rantepao

Kini sudah banyak makanan halal di Toraja. Satu yang bisa dicoba adalah Coto Makassar. Cocok disantap ketika lagi ingin makanan yang berkuah rempah.

Coto Makassar adalah makanan khas dari Makassar, Sulawesi Selatan. Namun, coto kini sudah menyebar ke berbagai kota di Indonesia, termasuk di Toraja Utara.

Coto Makassar bisa dijadikan sebagai opsi makanan halal yang bisa disantap traveler Muslim ketika liburan ke Toraja. Karena kuliner ini terbuat dari daging sapi yang otomatis halal.


Ada beberapa tempat untuk menikmati Coto Makassar di Toraja Utara. Salah satunya adalah tempat milik Daeng Empo yang berada di jalan poros Rantepao-Makale.

Warung Coto Makassar milik Daeng Empo sederhana saja. Hanya ada 4 meja panjang dan beberapa kursi plastik. Kami pun memesan Coto Makassar untuk santap siang.

Coto Makassar di TorajaCoto Makassar di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Sebagai pelengkap, di meja sudah tersedia ketupat, jeruk nipis, kecap manis, sambal, dan garam jika dirasa kurang asin. Traveler juga bisa memesan nasi sebagai pendamping makan coto.

Kami sendiri memilih ketupat karena lebih praktis dan cocok saja dipasangkan dengan Coto Makassar. Per porsinya, Coto Makassar di sini dibanderol Rp 25.000. Sedangkan untuk ketupatnya cuma Rp 1.000 saja per buah.

Daging Sapi Diimpor dari Takalar

Daeng Empo mengaku mengimpor langsung daging sapi yang dia gunakan untuk membuat coto. Bukan dari luar negeri, tapi dari daerah Takalar di Sulawesi Selatan. Ia mengimpor daging lantaran di Toraja tidak ada daging sapi.

“Daging saya impor sendiri dari Takalar. Setiap minggu datang. Bisa satu minggu sekali, bisa satu minggu dua kali, tergantung stok,” jelas Daeng Empo kepada detikTravel.

Coto Makassar di TorajaCoto Makassar di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Coto Makassar kami siang itu diracik oleh anak Daeng Empo. Kepada kami, dia mengaku, coto yang dia jual menggunakan resep keluarga yang sudah turun temurun diajarkan bapaknya.

Tak butuh waktu lama, seporsi Coto Makassar pun sampai ke meja kami. Kami pun meraciknya dengan sambal, jeruk dan sedikit kecap manis. Slurrrpp… Alamak, rasanya mantap betul.

Sendok demi sendok, Coto Makassar itu akhirnya tandas sudah masuk ke dalam perut kami. Rasanya sungguh mantap disantap di siang hari yang terik.

Traveler Muslim yang liburan ke Toraja bisa menjadikan Coto Makassar ini sebagai pilihan yang ‘aman’ untuk dikonsumsi, karena dipastikan menggunakan daging sapi yang diolah secara halal.

Artikel ini mendapatkan dukungan dari Lion Group. Temukan penawaran menarik untuk paket penerbangan dan hotel dari BookCabin di link ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Menyicipi Kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable



Rantepao

Kopi Toraja paling nikmat jika dinikmati langsung di Toraja. Tempat menikmatinya ada di Cafe Aras 2 yang dijamin halal, tempatnya juga Instagramable.

Toraja selama ini dikenal sebagai daerah yang memproduksi biji kopi dengan kualitas terbaik di Indonesia. Liburan ke Toraja, sudah pasti wajib minum kopi lokal yang diproduksi di sini.

Salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya adalah Cafe Aras 2. Sesuai namanya, kafe ini merupakan cabang kedua dari Cafe Aras. Yang membedakan keduanya adalah, di Cafe Aras 2 ini dijamin kehalalan makanannya.


Sedangkan di Cafe Aras pusat, ada hidangan-hidangan yang menggunakan bahan-bahan yang tidak halal alias mengandung babi.

Namun terlepas dari halal dan tidak halalnya, kedua kafe itu sama-sama menyajikan biji kopi lokal terbaik yang sudah diolah menjadi minuman kopi yang disajikan di gelas-gelas pengunjung.

Menikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan InstagramableMenikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Sesuai dengan rekomendasi dari barista yang bertugas sore itu, pilihan jatuh kepada kopi susu hangat dengan beans lokal Toraja yang diproses sendiri oleh Cafe Aras.

Untuk versi dinginnya, traveler juga bisa memesan Caramel Macchiato yang tak kalah sedap. Kebetulan dua menu kopi ini juga direkomendasikan oleh pramusaji di Cafe Aras 2.

Menikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan InstagramableMenikmati kopi Toraja di Cafe Aras 2 yang Halal dan Instagramable Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

Begitu pesanan kami datang, aroma kopi sedap yang menohok hidung sudah tercium dari radius 5 meter. Ini sudah jadi pertanda kalau kopi itu bakalan nikmat.

Benar saja, begitu menyeruput kopi susu hangat itu, rasa kopi dengan notes kacang-kacangan langsung mengalir dengan mulus ke dalam tenggorokan. Duh, nikmatnya bukan main.

Selain bisa menghabiskan senja sambil menyeruput kopi, traveler juga bisa berbelanja biji kopi dan alat-alat untuk menyeduh kopi.

Ada juga pojok di kafe ini yang menjual berbagai barang perintilan seni yang bisa dibawa pulang traveler sebagai cinderamata.

Lokasi Cafe Aras 2

Cafe Aras 2 berlokasi di Jalan Andi Mappanyuki Nomor 94. Lokasinya tak terlalu jauh dari Alun-alun Kota Rantepao. Tinggal berjalan kaki selama 5 menit, traveler sudah sampai ke kafe ini.

Lokasinya sangat strategis berada di pinggir jalan raya. Bangunannya didesain bergaya khas Toraja, seperti rumah Tongkonan dengan kepala Kerbau sebagai ikonnya.

Sedikit tips, pilihlah tempat duduk di lantai 2 bangunan kafe dan nikmatilah angin sepoi-sepoi sebagai teman menyeruput kopi Toraja yang nikmat. Amboi!

Artikel ini mendapatkan dukungan dari Lion Group. Temukan penawaran menarik untuk paket penerbangan dan hotel dari BookCabin di link ini.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Gedung MK nan Ramah Lingkungan, Sempat Numpang di Beberapa Tempat



Jakarta

Mari mengenal gedung Mahkamah Konsitusi (MK). Ternyata, lembaga tinggi negara ini adalah penghuni baru di kawasan ring satu Jakarta.

Dihimpun dari situs resminya, Kamis (22/8/2024), Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin 13 Agustus 2007, pukul 10.00 WIB. Acara peresmian gedung ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 MK.

SBY saat itu mengatakan bahwa gedung MK itu begitu indah, megah nan ramah lingkungan. Gedung MK terdiri atas dua bagian.

Bangunan pertama yang merupakan bangunan utama terdiri atas empat lantai dan beratapkan kubah (dome). Di dalam bangunan utama tersebut terdapat ruang sidang pleno, ruang sidang panel sertamedia centerdan ruang-ruang pendukung persidangan MK.


Di belakang bangunan utama tersebut terdapat bangunan pusat perkantoran bagi para Hakim Konstitusi dan pegawai Sekretariat Jenderal dan Kepaniteraan MKRI yang terdiri atas 16 lantai.

Sebagai lembaga peradilan yang memiliki visi modern dan terpercaya, gedung MK juga dilengkapi dengan perangkat teknologi komunikasi dan informasi modern untuk mendukung aktivitas persidangan di MK.

MK juga telah mengembangkan sistem Sistem Administrasi Yustisial dan Sistem Administrasi Umum dengan berbasiskan teknologi infomasi (sistemonline).

Sebelum memiliki gedung permanen, Mahkamah Konstitusi telah beberapa kali pindah tempat yang digunakan sebagai kantor dan ruang persidangan, antara lain di gedung milik Departemen Komunikasi dan Informatika di Jalan Medan Merdeka No. 7 (gedung lama), Plaza Centris Kuningan, dan di Hotel Santika.

Sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) hadir dalam sidang Putusan Dismissal sengketa Pileg hari ini, Selasa (21/5/2024). Sebanyak 207 perkara akan dibacakan putusan dismissal-nya.Sembilan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)

Bahkan pada awal terbentuknya, alamat kantor MK menggunakan nomorhandphoneKetua MK. Namun, saat ini MK telah memiliki gedung sendiri yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Barat No. 6.

Pada acara peresmian tersebut, MK juga menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas pembangunan gedung MK yang ramah lingkungan.Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta mensyaratkan setiap gedung yang berada di jalan protokol untuk tidak menggunakan pagar, memiliki lahan hijau dan sumur resapan.

Gedung MK merupakan gedung milik pemerintah pertama yang berada di jalan protokol dan memenuhi syarat tersebut. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Sutiyoso kepada Sekretaris Jenderal MK Janedjri M. Gaffar.

Arti sembilan pilar di muka Gedung MK

Dalam laporannya saat itu, Sekretaris Jenderal MK Janedjri M. Gafar mengatakan bahwa gedung MK dibangun di atas lahan seluas 4.420 meter persegi dengan luas lantai 23.323 meter persegi.

Gedung MK memiliki filosofi yang begitu kental. Di bagian muka gedung terdpat sembilan pilar utama yang menjadi lambang penegakan konstitusi.

Sejumlah sembilan pilar itu juga mewakili dari jumlah hakim konstitusi yang independen dengan menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan. Mereka diwajibkan menjadi para wakil masyarakat Indonesia dalam menjaga tegaknya konstitusi.

Sejumlah sembilan hakim itu mencerminkan jumlah aliran pemikiran yang sama tentang keadilan di dalam masyarakat. Karenanya, sidang di Mahkamah Konstitusi harus dihadiri sebanyak sembilan orang terkecuali ada yang berhalangan.

Lalu, syarat kehadiran minimal sejumlah tujuh orang. Sehingga keadaan itu hanya mengenal satu majelis hakim atau berbeda dibanding Mahkamah Agung.

(msl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Kerajaan-kerajaan di Jawa yang Bisa Dijumpai hingga Sekarang



Jakarta

Indonesia memiliki sejarah panjang dari era kerajaan, kolonial, hingga era modern. Saat ini, masih ada kerajaan di Jawa yang masih eksis.

Di Pulau Jawa pernah berdiri beberapa kerajaan besar. Dari Kerajaan Mataram Kuno, Kerajaan Singasari, Kerajaan Majapahit, Kesultanan Demak, Kerajaan Mataram Islam, Kesultanan Cirebon, hingga Kesultanan Banten.

Di antara kerajaan tersebut, masih ada kerajaan yang eksis dengan dipimpin oleh seorang raja. Tetapi, di antara kerajaan itu, hanya Kesultanan Yogyakarta yang masih memiliki fungsi pemerintahan.


Kerajaan-kerajaan di Jawa dan kerajaan lain di Indonesia masih berkumpul dalam sebuah Majelis Agung Raja dan Sultan (MARS) Indonesia. Di antara yang masih eksis itu adalah Kasultanan Yogyakarta, Kasunanan Surakarta Hadiningrat atau Keraton Solo, Puro Mangkunegaran, Keraton Cirebon, dan Kasultanan Banten. Kesultanan Yogyakarta satu-satunya yang memiliki hak istimewa mengelola pemerintahan. Sedangkan yang lain memiliki fungsi kebudayaan.

Berikut beberapa di antara kerajaan di Jawa yang masih eksis hingga kini:

1. Kesultanan Yogyakarta

Kesultanan Yogyakarta atau Ngayogyakarta Hadiningrat ini berdiri sejak 1755 dan raja pertama yang menjabat di kesultanan itu adalah Pangeran Mangkubumi atau Sri Sultan Hamengkubuwono 1.

Kerajaan itu mulanya merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram Islam yang terpecah menjadi dua. Pembagian wilayah itu tertuang pada Perjanjian Giyanti. Pecahan lainnya menjadi Kasunanan Surakarta.

Di tahun 1950, Kesultanan Yogyakarta resmi berubah menjadi yang kita kenal saat ini yakni Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan hingga saat ini gelar untuk pemimpin-pemimpin daerah tersebut masih menggunakan gelar Hamengkubuwono.

Saat ini, Kasultanan Yogyakarta dipimpin oleh Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

2. Kasunanan Surakarta

Kasunanan Surakarta Hadiningrat adalah sebuah kerajaan di Pulau Jawa bagian tengah yang berdiri pada tahun 1745. Kasunanan itu merupakan penerus dari Kesultanan Mataram yang beribu kota di Kartasura dan selanjutnya berpindah di Surakarta.

Pada tahun 1755, sebagai hasil dari Perjanjian Giyanti yang disahkan pada tanggal 13 Februari 1755 antara VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) dengan Pangeran Mangkubumi, disepakati bahwa wilayah Mataram dibagi menjadi dua pemerintahan, yaitu Surakarta dan Yogyakarta.

Awalnya, 1745 hingga peristiwa Palihan Nagari pada 1755, Kesunanan Surakarta yang beribu kota di Surakarta merupakan kelanjutan dari Kesultanan Mataram yang sebelumnya berkedudukan di Kartasura, baik dari segi wilayah, pemerintahan, maupun kedudukan penguasanya.

Setelah Perjanjian Giyanti dan diadakannya Pertemuan Jatisari pada tahun 1755 menyebabkan terpecahnya Kesunanan Surakarta menjadi dua kerajaan; kota Surakarta tetap menjadi pusat pemerintahan sebagian wilayah Kesunanan Surakarta dengan rajanya yaitu Susuhunan Pakubuwana III, sedangkan sebagian wilayah Kesunanan Surakarta yang lain diperintah oleh Sultan Hamengkubuwana I yang berkedudukan di kota Yogyakarta, dan wilayah kerajaannya kemudian disebut sebagai Kesultanan Yogyakarta.

Kemudian dibuat Perjanjian Salatiga tanggal 17 Maret 1757, yang membuat wilayah Kesunanan makin kecil. Sebagian wilayah, yakni Nagara Agung (wilayah inti di sekitar ibu kota kerajaan) diserahkan kepada Raden Mas Said yang kemudian bergelar Adipati Mangkunegara I. Saat ini, Mangkunegaran masih eksis.

3. Mangkunegaran

Mangkunegaran adalah kadipaten yang posisinya di bawah kasunanan dan kasultanan, sehingga penguasa tidak berhak menyandang gelar Sunan ataupun Sultan.

Penguasa Keraton Kasunanan Surakarta bergelar Sunan Pakubuwono, sedangkan gelar penguasa Kadipaten Mangkunegaran adalah Pangeran Adipati Aryo Mangkunegoro.

Antara tahun 1757 sampai dengan 1946, Kadipaten Mangkunegaran adalah kerajaan otonom yang berhak memiliki tentara sendiri yang independen dari Kasunanan Surakarta.

Wilayahnya mencakup bagian utara Kota Surakarta, di antaranya adalah Kecamatan Banjarsari, kemudian seluruh Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Wonogiri, dan sebagian wilayah Kecamatan Ngawen serta Semin di Gunung Kidul, Yogyakarta. Keseluruhan wilayah Mangkunegaran tersebut hampir mencapai 50 persen wilayah dari Kasunanan Surakarta.

Saat ini, Mangkunegaran dipimpin oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X atau Gusti Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo merupakan raja.

Sejatinya, pemimpin Mangkunegaran bukanlah raja, namun adipati atau pangeran miji atau pangeran mandiri, yang memimpin sebuah kadipaten di bawah Keraton Kasunanan Surakarta bernama Mangkunegaran.

Meskipun kedudukan pemimpin Mangkunegara yang sebenarnya adalah adipati, namun kerap dianggap raja dalam memori masyarakat Mangkunegara. Itu dipengaruhi oleh Mangkunegara yang dulu sempat berkuasa atas beberapa wilayah, yakni Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Wonogiri.

4. KadipatenPakualaman

Dulu Kadipaten Pakualaman merupakan sebuah negara dependen yang berbentuk kerajaan. Tetapi pada 1950, status negara dependen Kadipaten Pakualaman diturunkan menjadi daerah istimewa setingkat provinsi dengan nama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dikutip dari laman Dinas Kebudayaan Kota Jogja, Kadipaten Pakualaman berdiri pada 1813, kekuasaan Inggris dengan penyerahan kekuasaan oleh Hamengku Buwono II kepada adiknya, Pangeran Natakusuma dengan status Pangeran Merdika. Pangeran Natakusuma kemudian mendapatkan gelar sebagai KGPAA Paku Alam I dengan kediaman di Puro Pakualaman yang berada di sisi timur Kasultanan Ngayogyakarta.

Status kerajaan ini mirip dengan status Praja Mangkunagaran di Surakarta.

Saat ini, Pakualaman dipimpin oleh Sampeyan Dalem Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Paku Alam X dengan nama lahir Raden Mas Wijoseno Hario Bimo.

5. Kesultanan Cirebon

Kesultanan Cirebon ini disebut sebagai jembatan untuk kebudayaan di Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kesultanan Cirebon ini memiliki corak Islam yang begitu mahsyur di abad 15-16 Masehi. Memiliki letak yang cukup strategis menjadi kesultanan ini sebagai jalur perdagangan dan pelayaran yang cukup vital antar pulau di masa itu.

Kesultanan Cirebon didirikan oleh Pangeran Cakrabuana atau Walangsungsang atau Haji Abudllah Imam pada tahun 1430. Ia sangat aktif dalam penyebarluasan agama Islam dan Kesultanan Cirebon meningkat kejayaannya ketika dipimpin oleh Sunan Gunung Jati.

Saat ini, Keraton Cirebon dipimpin Sultan Sepuh Aloeda II atau Raden Rahardjo.

6. Kesultanan Kanoman

Kesultanan Kanoman ini didirikan oleh Pangeran Muhamad Badrudi Kertawijaya atau Sultan Anom 1 di tahun 1678. Sebelumnya, Kesultanan Kanoman ini merupakan pecahan dari Kesultanan Cirebon pada tahun 1666.

Di masa kekosongan 1666 hingga 1678 itu Kesultanan Cirebon diambil alih kekuasaannya oleh Kerajaan Mataram. Berjalannya waktu dan tak puasnya pengambilahinan tersebut hingga menimbulkan konflik.

Akhirnya Kesultanan Cirebon dipecah dan salah satunya Kesultanan Kanoman yang diberikan Pangeran Muhamad Badrudin Kertawijaya.

Jejak-jejak peradaban kerajaan-kerajaan di atas masih bisa dilihat hingga sekarang di setiap wilayahnya. Masih terdapat keraton atau tempat pemerintahan dan tempat tinggal raja-raja yang menduduki kursi kekuasaan.

Peninggalan kerajaan-kerajaan tersebut kini menjadi sebuah destinasi wisata yang sering dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin melihat dan menggali informasi tentang sejarah kerajaan tersebut.

Saat ini, Kesultanan Kanoman dipimpin oleh Sultan Anom XII Mochamad Saladin.

Jadi keraton mana saja yang sudah kamu datangi?

(wsw/fem)



Sumber : travel.detik.com

Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka


Sigandul View menjadi salah satu destinasi wisata alam populer di Temanggung. Lokasinya ada di jalur perbatasan antara Wonosobo dan Temanggung.

Sigandul View Temanggung terkenal dengan pesona alamnya yang menawan. Destinasi ini menjadi magnet bagi pengunjung, terutama yang ingin menikmati keindahan alam sambil bersantai.

Daya Tarik dan Aktivitas Seru di Sigandul View Temanggung

1. Makan dengan Pemandangan Alam yang Indah

Dilansir laman Visit Jawa Tengah, Sigandul View menawarkan konsep coffee and resto dengan panorama indah dari gunung Sumbing dan Sindoro.

Di sana, kita bisa menyegarkan mata melihat pemandangan hijau dengan udara yang sejuk.


Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022).Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pegunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022). (Eko Susanto/detikcom)

Untuk harga menu makanan dan minuman yang ditawarkannya pun cukup beragam. Mulai dari aneka coffee, teh, milk based, menu makanan Indonesia, olahan ikan, hingga snack.

Dilihat dari akun Instagram @sigandul_view, untuk menu minuman harganya mulai dari Rp 15 ribu – 25 ribu. Sementara, menu makanannya dibanderol mulai dari 25 ribuan – Rp 45 ribuan.

2. Mencoba Jembatan Kaca

Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022). Jembatan Kaca di Sigandul View Temanggung. (Eko Susanto/detikcom)

Sigandul View Temanggung juga memiliki jembatan Kaca yang ada di ketinggian. Pengunjung bisa mencoba spot menarik ini. Selain sebagai spot foto, jembatan ini juga sekaligus untuk menguji nyali pengunjung, bukan?

3. Cocok untuk Liburan bersama Anak-anak

Sigandul View menyuguhkan pemandangan alam di antaranya deretan pengunungan, Temanggung, Senin (30/5/2022).Sigandul View Temanggung: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka (Eko Susanto/detikcom)

Tak hanya cocok untuk nongkrong dan bersantai, Sigandul View juga menjadi objek wisata yang cocok untuk keluarga dan anak. Pasalnya, di sana anak-anak bisa memberi makan ikan koi di kolam dan bermain dengan kelinci.

4. Menginap di Villa

Bagi pengunjung yang ingin bermalam dan menikmati sunrise keesokan paginya, mereka bisa menginap di villa yang tersedia di sana.

Aktivitas seru lainnya yang bisa kita lakukan adalah menyewa Jeep, untuk menjelajah area sekitar Temanggung.

Alamat Sigandul View

Sigandul View berlokasi di Jalan Raya Parakan – Wonosobo, No.Km. 8, Area Sawah, Kwadungan Jurang, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Harga Tiket Masuk Sigandul View 2024

Tiket outdoor Sigandul View dihargai Rp 15.000 per orang. Harga tersebut sudah termasuk harga untuk menikmati jembatan kaca, taman kelinci, dan kolam Ikan.

Jam Buka Sigandul View 2024

Sigandul View buka setiap hari dari jam 07.00 – 21.00 WIB untuk weekdays. Sementara untuk weekend buka dari jam 05.00-22.00 WIB.

Fasilitas di Sigandul View Temanggung

  • Kafe & resto
  • Tempat parkir
  • Musala
  • Toilet
  • Penginapan
  • Gardu pandang.

(khq/fem)



Sumber : travel.detik.com

10 Wisata di Solo yang Ramah Anak, Ada Taman-Museum


Jakarta

Solo atau dikenal dengan Surakarta memiliki sejumlah destinasi wisata menarik yang dapat dikunjungi. Sebagian tempatnya bahkan ramah anak sehingga traveler bisa mengajak Si Kecil bermain.

Sejumlah wisata ramah anak di Solo meliputi kawasan taman, alun-alun, maupun wisata edukasi seperti museum dan spot bersejarah seperti benteng. Lantas, di mana saja objek wisata tersebut? Simak di bawah ini.

10 Rekomendasi Wisata Ramah Anak di Solo

Berikut sederet wisata ramah anak di Solo yang dapat traveler kunjungi bersama Si Kecil:


1. Taman Balekambang Solo

Suasana baru Taman Balekambang Solo usai direvitalisasi, Selasa (23/7/2024).Taman Balekambang Solo. (Tara Wahyu NV/detikcom)

  • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (07.00-16.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Usai revitalisasi, Taman Balekambang Solo semakin cantik. Kini Gedung Pertunjukan, Gedung GIC & Gastronomi, dan Kolam Partini memiliki wajah baru. Banyak tempat duduk yang tersebar di taman dan di bawah pohon rindang bisa jadi spot bersantai juga. Anak-anak akan senang di sini karena terdapat sekumpulan rusa, monyet, dan angsa yang bisa dijumpai.

2. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka di Solo.Museum Radya Pustaka di Solo. (Nila Handayani)
  • Lokasi: Jl. Balekambang, Manahan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Selasa-Minggu (08.30-16.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 5.000-10.000

Museum Radya Pustaka disebut-sebut sebagai museum tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak 18 Oktober 1890.

Di sini menyimpan banyak koleksi barang bersejarah seperti pusaka adat, buku kuno, wayang kulit dan arca dari masa kerajaan Hindu-Budha. Buah hati dapat traveler ajak ke sini untuk berwisata edukasi lho.

3. Taman Sriwedari

taman sriwedari soloTaman Sriwedari Solo (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi No. 275, Sriwedari, Laweyan, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (10.00-22.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Di Taman Sriwedari, kamu dapat mengajak Si Kecil untuk menyaksikan pentas budaya seperti pertunjukan wayang. Dengan begitu, ia akan belajar mengenal budaya di Indonesia.

Anak-anak juga pasti akan senang dibawa ke sini karena terdapat rusa, angsa, kalkun kecil, dan burung merpati yang dibebaskan. Sehingga mereka bisa berinteraksi dengan hewan-hewan tersebut

4. Solo Safari

Solo SafariSolo Safari (Femi Diah/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Ir. Sutami No. 19, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Senin-Jumat (08.30-16.30 WIB), Sabtu-Minggu (08.00-16.30 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: Rp 45.000-110.000

Ini adalah kebun binatang yang berada di Solo nih. Terdapat banyak koleksi satwa yang bisa dilihat di sini, mulai dari harimau, gajah, orangutan, unta, hingga kangguru. Di sini pengunjung juga dapat berinteraksi lebih dengan memberi makan hewan maupun menunggangi kuda atau unta.

5. Alun-alun Kidul Surakarta

  • Lokasi: Pasar Kliwon, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: –

Alun-alun Kidul Surakarta dikenal juga dengan sebutan Alkid. Di sini pengunjung anak-anak senang sekali menyaksikan kawanan kerbau albino yang konon merupakan kerbau keramat milik Klangenan Raja.

Alun-alun juga kerap dijadikan tempat pasar malam. Berbagai wahana permainan yang bisa dinaiki seperti komidi putar dan bianglala.

6. Taman Cerdas Soekarno-Hatta Jebres

Sejumlah tempat wisata di Kota Solo mulai dibuka saat PPKM Level 2. Taman Cerdas Jebres, Solo, Jawa Tengah, pun mulai ramai pengunjung, Minggu (14/11).Taman Cerdas Jebres di Solo. (Agung Mardika)
  • Lokasi: Jl. Ki Hajar Dewantara, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (09.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Anak pasti senang dibawa ke taman satu ini. Pasalnya, terdapat replika dinosaurus dan sejumlah patung robot besar yang dapat dijadikan spot foto di sini. Traveler juga bisa mengajak Si Kecil untuk bermain wahana permainan di area playground yang tersedia.

7. Benteng Vastenburg

Benteng Vastenburg kamp tentara Belanda yang disiapkan jadi rumah karantina Pemkot SoloBenteng Vastenburg. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Jenderal Soedirman, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: Rp 2.000-3.000

Si Kecil juga perlu sesekali diajak ke tempat bersejarah, contohnya Benteng Vastenburg untuk berwisata edukasi. Bangunan bekas masa kolonial Belanda telah ada sejak 1745. Kala itu, benteng ini berfungsi untuk mengawasi Keraton Surakarta yang berkuasa.

8. Taman Bendungan Tirtonadi

Taman Tirtonadi Solo.Taman Tirtonadi Solo. (Hana Gemeli Rahmawati/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Ahmad Yani, Gilingan, Banjarsari, Kota Surakarta
  • Jam Buka: 24 Jam
  • Harga Tiket Masuk: –

Sesuai namanya, taman ini berada di pinggir Bendungan Tirtonadi. Traveler dapat mengajak Si Kecil kemari untuk duduk-duduk santai di tepi bendungan, jajan, atau beli angkringan. Sebaiknya datang pada sore hari karena cuaca sudah tidak terlalu terik.

9. Ngarsopuro Night Market

Night Market Ngarsopuro, Solo, Selasa (27/3/2018).Night Market Ngarsopuro, Solo. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Jl. Slamet Riyadi, Laweyan, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Jumat-Sabtu (17.00-23.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Kalau ingin berwisata kuliner, traveler bisa datang ke Ngarsopuro Night Market bersama buah hati. Banyak sekali pedagang pernak-pernik, pakaian, hingga makanan dan jajanan yang dapat ditemukan di pasar malam akhir pekan ini. Terdapat live music juga yang bakal menghiburmu selama di sana.

10. Taman Sunan Jogo Kali

Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres.Taman Sunan Jogo Kali Pucang Arum, Pucangsawit, Jebres. (Bayu Ardi Isnanto/detikcom)
  • Lokasi: Pucangsawit, Jebres, Kota Surakarta
  • Jam Buka: Setiap hari (06.00-21.00 WIB)
  • Harga Tiket Masuk: –

Ada lagi Taman Sunan Jogo Kali di Solo. Di sana anak-anak bisa bermain wahana playground seperti ayunan dan papan seluncur. Terdapat sejumlah spot bagus yang bisa dijadikan latar berfoto.

Kian malam taman ini semakin “hidup”. Akan ada banyak penjual kuliner dan penampilan live musik yang menghibur.

Nah, itu tadi sederet tempat wisata ramah anak di Solo yang bisa traveler datangi bersama buah hati. Jadi, kamu tertarik berkunjung ke tempat mana nih?

(azn/row)



Sumber : travel.detik.com

5 Wisata Medan Dekat Pusat Kota yang Menarik dan Ramah di Kantong


Medan adalah kota terbesar ke-3 di Indonesia dengan berbagai destinasi wisata menarik, yang mudah diakses dari pusat kota. Ada banyak pilihan wisata Medan terdekat dari pusat kotanya, mulai dari tempat bersejarah, taman hijau, hingga tempat religi.

Setiap destinasi menawarkan pengalaman yang berbeda. Menjadikannya pilihan sempurna untuk liburan.

Wisata Medan Terdekat dari Pusat Kota

1. Kampoeng Selfie (Kongsi)

Kampoeng Selfie di MedanKampoeng Selfie di Medan. (Jefris Santama/detikcom)


Kampoeng Selfie (Kongsi) termasuk wisata Medan dekat pusat kota, yang jarak tempuhnya hanya sekitar 30 menit saja.

Sesuai namanya, kampung ini mengusung konsep kreativitas seni. Tempat ini menawarkan pengalaman wisatawan untuk merasakan keseruan berfoto dengan latar belakang spot-spot foto menarik, warna-warni, dan kekinian.

Dikutip dari situs Universitas Sumatera Utara, wisata Kampung Selfie Medan resmi dibuka pada 25 November 2017. Sentuhan cat warna-warni kontras nan meriah juga bisa kita lihat di sepanjang jalan.

  • Lokasi: Jalan DR. Cipto, Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan
  • Jam buka: Senin-Sabtu mulai dari jam 09.00 – 20.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

2. Taman Tjong Yong Hian

Taman Tjong Yong Hian (Instagram/tjongyonghiangallery)Taman Tjong Yong Hian. (dok.Instagram @tjongyonghiangallery)

.

Taman Tjong Yong Hian adalah taman bunga ala Tiongkok sebagai wujud penghormatan untuk sosok Tjong Yong Hian. Beliau saudara dari tokoh ternama, Tjong A Fie, yang merupakan orang berpengaruh dalam sejarah kota Medan.

Di setiap sudut taman ini, pengunjung akan melihat panorama taman bunga dan aneka tumbuhan yang cantik. Di sana juga terdapat makam Tjong Yong Hian dan istrinya dan batu prasasti dengan inskripsi Bahasa Arab, Belanda, dan Tionghoa.

  • Lokasi: Jalan Kejaksaan, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara, 20151
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 08.00 – 17.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

3. Masjid Raya Al-Mashun (Masjid Raya Medan)

Bersilaturahmi disela sela acara salad idul adha di Masjid Raya Al-Mashun MedanMasjid Raya Al-Mashun Medan (Aisyah Luthfi Munthe/detik.com)

Masjid Raya Al-Mashun menjadi wisata Medan yang dekat dengan pusat kota. Jika dilihat dari Google Maps, jarak dari pusat kota Medan ke Masjid Raya Al-Mashun sekitar 12-13 menit saja.

Didirikan pada 21 Agustus 1906 M, masjid bersejarah ini berusia lebih dari 100 tahun. Selain menjadi peninggalan dari Kesultanan Deli, Masjid Raya Al Mashun juga menjadi ikon yang digunakan sebagai tempat pusat kegiatan agama di Kota Medan.

Menariknya, arsitektur masjid ini perpaduan dari Timur Tengah, Eropa dan Asia. Tidak hanya itu, ada ornamen dan kaligrafi di setiap bagunan yang mangandung makna kehidupan dan keberagaman budaya.

Keunikan dan kemegahan masjid ini membuat banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

  • Lokasi: Jalan Mahkamah No.74 c, RT.02, Mesjid, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 04.00 – 00.00 WIB.
  • Harga tiket masuk: Gratis.

4. Tjong A Fie Mansion (Rumah Tjong A Fie)

Rumah Tjong A FieRumah Tjong A Fie. (Putu Intan/detikcom)

Tjong A Fie Mansion merupakan rumah saudagar kaya China bernama Tjong A Fi. Bagunannya punya arsitektur China, Eropa dan Melayu.

Dilansir laman resminya, dan Museum Tjong A Fie dibuka untuk umum pertama kali sejak Juni 2009. Rumah ini memiliki 35 kamar dan 2 lantai dengan luas mencapai 8000 m2.

Rumah Tjong A Fie termasuk destinasi sejarah di Medan dan termasuk bangunan cagar budaya yang terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  • Lokasi: Jalan Jend. A. Yani, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap hari mulai dari jam 09.00 – 17.00 WIB. Tutup pada Tahun Baru China.
  • Harga tiket masuk: Rp 35 ribu per tiket.

5. Istana Maimun

Kondisi Istana Maimun Medan yang mirip pasarIstana Maimun di Medan (Nizar Aldi)

Bagi yang suka wisata edu religi, kamu bisa mengunjungi Istana Maimun. Lokasinya tidak jauh dari pusat kota Medan, hanya sekitar 13 menitan.

Istana Maimun adalah istana yang dibangun pada masa Kesultanan Deli, sekitar tahun 1888-1891. Pembangunanya dilakukan atas perintah Sultan Makmun Al-Rasyid Perkasa Alamsyah.

Dalam jurnal tahun 2023 berjudul Strategi Peningkatan Pelayanan Istana Maimun sebagai Warisan Budaya Melayu oleh Muhammad Rizki Lubis, pembangunan Istana Maimun ini didesain oleh arsitek Capt. Theodoor Van Erp, seorang tentara Kerajaan Belanda.

Arsitekturnya percampuran antara budaya Islam, tradisional Melayu, dan Eropa. Di bagian depan, atap, lengkungan (arcade), ornamen gedung mengingatkan pada seni budaya Islam Timur Tengah dan India, sedangkan pada bagian pintu dan jendela dirancang dengan gaya bangunan Spanyol.

Dulunya, Istana Maimun adi pusat pemerintahan dan tempat tinggal Sultan. Sejak tahun 2003 hingga sekarang, Istana ini telah beralih fungsi menjadi obyek wisata sekaligus hunian bagi keluarga ahli waris.

  • Lokasi: Jalan Brigadir Jenderal Katamso · Aur, Medan Maimun, Kota Medan.
  • Jam buka: Setiap Hari mulai dari jam 08.00-17.00 WIB
  • Harga tiket masuk: Rp 5.000 untuk anak-anak dan Rp 10.000 untuk dewasa.

Itu tadi beberapa rekomendasi wisata Medan dekat pusat kota yang wajib dikunjungi. Jadi, traveler tak perlu bingung lagi mencari tempat untuk liburan tanpa perlu jauh-jauh dari pusat kota.

(khq/fds)



Sumber : travel.detik.com

Tips Aman Berkendara Mobil Listrik, Jangan Abai Kondisi Baterai



Jakarta

Mobil listrik mulai menjadi pilihan masyarakat Indonesia untuk aktivitas sehari-hari, baik untuk perjalanan dalam kota maupun antar kota. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan pengendara mobil listrik agar perjalanan lebih nyaman tanpa hambatan.

1. Cek Baterai, Pastikan Terisi Penuh

Saat melakukan perjalanan, kita tentunya akan dihadapkan berbagai kondisi jalanan, juga cuaca. Bisa jadi kita akan dihadapkan pada situasi hujan dan terjadi kemacetan panjang. Maka dari itu, pastikan untuk memeriksa baterai sebelum berangkat, dan akan lebih baik untuk mengisi dayanya hingga penuh atau minimal 80% untuk mengurangi terjadinya kehabisan daya, saat cuaca atau kondisi jalanan tidak sesuai yang diinginkan.


2. Periksa Kondisi Ban

Cuaca dan kondisi jalanan yang kurang bagus berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika kondisi ban tidak optimal. Periksa tekanan udara dalam ban secara rutin, dan pastikan juga ban memiliki daya cengkeram yang baik. Saat musim hujan, pastikan permukaan ban masih ideal untuk mencegah tergelincir di jalan yang licin.

3. Gunakan Mode Berkendara yang Sesuai

Saat cuaca buruk seperti hujan atau kabut tebal, disarankan menggunakan mode berkendara yang lebih aman, seperti mode eco atau comfort. Mode ini akan mengurangi
kecepatan akselerasi dan meningkatkan stabilitas kendaraan, sehingga Anda dapat berkendara dengan lebih tenang dan aman.

4. Bersiap saat Cuaca Hujan

Cuaca yang tidak menentu saat ini dapat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Pastikan mobil listrik yang Anda kendarai dilengkapi dengan fitur-fitur yang dapat memaksimalkan keselamatan di jalan. Contohnya Neta X yang menawarkan sistem Smart Driving dengan 9 fungsi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), yang terdiri dari Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Front Vehicle Start Alert (FSA), Full-Speed Adaptive Cruise (ACC), Traffic Jam Assist (TJA), Integrated Cruise Assist (ICA), Lane Departure Warning (LDW), Emergency Lane Keeping System (ELKS), dan High Beam Assist (HBA). Fitur-fitur ini dirancang untuk membantu pengemudi berkendara dengan lebih aman di berbagai kondisi jalan dan cuaca.

(lua/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Mengenal ABS, Fitur yang Direkomendasikan Wajib Ada di Motor oleh KNKT



Jakarta

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan produk-produk sepeda motor yang dijual di Indonesia agar punya fitur ABS (Anti-lock Braking System). Fitur ABS ini memang sudah jamak ditemui di segmen motor kelas 150 cc ke atas. Namun masih jarang disematkan di produk-produk motor entry level. Seperti apa ya fungsi dan cara kerja rem berteknologi ABS ini?

Dikutip dari laman Astra Honda Motor (AHM), ABS adalah sebuah sistem pengereman pada motor untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan berkendara. Sistem ABS disematkan di sepeda motor agar pada saat pengereman mendadak, sepeda motor tidak selip atau ngepot, utamanya ketika kondisi jalanan basah ataupun licin.

Sistem ini dilengkapi dengan sensor. Ketika sepeda motor berjalan, maka sensor kecepatan akan membaca kecepatan baik roda depan maupun belakang. Saat kecepatan ada yang tidak sama, maka akan diinformasikan ke ECU. Data dari ECU dibawa ke modulator. ECU nantinya akan menghidupkan solenoid.


Ketika tuas rem ditarik, maka otomatis tekanan fluida ke kaliper akan sangat kuat. Proses pengurangan, penahanan, serta peningkatan tekanan fluida ini berlangsung sangat cepat, sekitar 15-50 kali per detik, sehingga roda tidak akan terkunci saat dilakukan pengereman mendadak.

Karena menggunakan teknologi canggih, fitur ABS ini pun melibatkan banyak komponen pendukung. Ada sekitar 8 komponen, antara lain:

1. Master Silinder

Komponen ini berfungsi sebagai pengkonversi gerakan mekanis dari pedal rem menjadi tekanan hidrolik. Saat master silinder bekerja, piston akan mendorong minyak rem. Minyak rem bertekanan ini akan disalurkan ke pompa ABS.

2. ABS Hydraulic Control Valve

Setidaknya ada 3 katup. Secara sederhana, komponen ini adalah gerbang minyak rem dari master silinder menuju silinder roda. Katup ini akan memanipulasi tekanan hidrolik dari master silinder ke silinder roda.

Setidaknya ada tiga katup pada rem ABS:

– Katup satu terbuka penuh untuk memaksimalkan tekanan minyak rem yang langsung tersambung dengan rem.

– Katup kedua memiliki fungsi untuk menghalangi tekanan minyak rem agar tidak dilanjutkan ke rem.

– Katup ketiga ini memiliki fungsi untuk menghalangi beberapa tekanan dari minyak rem agar hanya setengah saja yang diteruskan pada rem kendaraan. Selain itu, fitur ini juga memiliki pompa untuk mengembalikan tekanan yang ada pada jalur pengereman agar dapat diantarkan ke katup rem tersebut.

3. ABS Pump

Pompa ABS berfungsi untuk mengembalikan tekanan hidrolik pada silinder roda setelah tekanan hidrolik drop karena pembukaan katup ABS. Mekanismenya, saat roda terkunci maka tekanan hidrolik pada roda tersebut akan dikurangi sampai roda kembali berputar. Ketika roda sudah berhasil berputar, maka pompa ABS akan mengembalikan tekanan hidrolik dengan cepat.

4. ABS Control Module

ABS Control Module adalah perangkat ‘processing unit’ untuk mengatur kapan waktunya, berapa lama interval katup terbuka dan tertutup. Selain itu, ABS control module ini juga mengatur kapan ABS pump harus bekerja. ABS Control Module bekerja berdasarkan data yang dikirim dari sensor. Data tersebut kemudian diolah dan hasilnya akan digunakan untuk memberi perintah ke aktuator, dalam hal ini valve dan ABS pump.

5. Speed Sensor

Sensor ini terpasang pada roda depan dan belakang. Sensor inilah yang membaca kecepatan putaran roda depan dan belakang secara bersamaan dan datanya akan dikirimkan langsung ke modul ABS.

6. Wheel Cylinder

Berfungsi untuk mengubah tekanan hidrolik pada minyak rem menjadi gerakan mekanis yang mendorong kampas rem untuk menjepit cakram.

7. Hydraulic Brake Channels

Bagian ini berfungsi sebagai jalur aliran minyak rem dari master silinder ke silinder roda. Perlu diingat, ABS bukan untuk membuat rem jadi lebih pakem tapi sebuah sistem pengereman yang bekerja secara elektronik sehingga rem tak membuat putaran roda terkunci.

8. Indikator ABS

Sepeda motor yang dilengkapi dengan fitur ABS memiliki indikator lampu pada panel speedometer yang akan menunjukkan kondisi sistem ABS sepeda motor. Jika indikator bekerja seperti pada salah satu keadaan di bawah ini, kemungkinan terdapat permasalahan pada sistem ABS.

– Indikator menyala atau mulai berkedip-kedip saat berkendara.
– Indikator tidak menyala saat kunci kontak diputar ke posisi (on).
– Indikator tidak mati pada kecepatan di atas 10 km/jam.

(lua/rgr)



Sumber : oto.detik.com

Coba Tebak, Pulau Cantik Ini Terletak di Mana?



Halmahera Tengah

Indonesia kaya dengan pulau-pulau cantik yang di kelilingi dengan warna laut toska yang eksotis. Tapi, sepertinya belum banyak yang tahu soal pulau ini.

Inilah Pulau Gebe yang terletak di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara. Bagai untaian permata di timur Indonesia, Pulau Gebe berbatasan langsung dengan Kepulauan Raja Ampat.

Dilihat dari situs resmi Kabupaten Halmahera Tengah, Pulau Gebe memiliki luas 224 km persegi yang dihuni oleh empat desa.


Ada hal menarik dari pulau cantik ini, menurut catatan sejarah Pulau Gebe dinamai pada tahun 700 Masehi. Saat itu seorang Sultan dari Kesultanan Tidore datang untuk memperluas wilayah kerajaan sampai ke Kepulauan Raja Ampat.

Salah seorang anggota rombongan berseru dalam bahasa Tidore “Kie…!” yang berarti ada pulau. Kemudian salah seorang anggota rombongan lainnya menjawab “Bei…?” yang artinya di mana.

Anggota rombongan yang pertama kemudian membalas lagi dengan seruan “Ge…!”. Dari balas jawab inilah nama Gebe yang berarti itu pulau mulai digunakan untuk menamai Pulau Gebe.

Pulau Gebe di Halmahera TengahPulau Gebe di Halmahera Tengah Foto: (haltengkab.go.id)

Gebe masuk dalam gugusan pulau dengan Pulau Fau, Pulau Yoi, Pulau Uta dan Pulau Sain. Namun Pulau Gebe jadi yang paling dekat ke Pulau Gag di wilayah Kabupaten Raja Ampat.

Saat ini, Pulau Gebe dihuni oleh 5.000 penduduk. Sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan dan pengolah kopra (kelapa).

Sudah sejak lama kecantikan Pulau Gebe tersembunyi. Nampaknya banyak yang tidak tahu kalau Halmahera menyimpan potensi wisata yang sangat besar.

Pulau ini di kelilingi oleh pasir pantai yang putih bersih dan air sebening kaca. Terumbu karangnya pun sangat indah dan cocok dijadikan sebagai spot snorkeling atau diving.

Hutan mangrove di Desa Kecapi dan pantai-pantai tersembunyi masih belum terjamah oleh wisatawan. Selain itu, Pulau Gebe juga juga memiliki telaga di tengah pulau yang diisi oleh air asin.

Cara ke Pulau Gebe

Traveler yang mau liburan ke Pulau Gebe bisa menggunakan kapal fery dari Kota Weda, Maluku Utara dengan tujuan Sorong-Gebe-Patani-Weda (PP).

Jika ingin cepat, traveler bisa naik pesawat dari Ternate atau Sorong, langsung menuju Pulau Gebe. Maskapai yang beroperasi adalah Susi Air, setiap hari pukul 07.00 WITa. Waktu tempuhnya sekitar satu jam saja.

Transportasi yang ada di sini hanyalah ojek. Sediakan uang pas untuk bisa bertransaksi karena pulau ini tidak memiliki ATM atau pun bank. Selamat liburan!

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com