Category Archives: Tokocrypto

Grup K-pop Aespa Luncurkan Koleksi NFT Bersama Blake Kathryn

Aespa, grup K-pop beranggotakan empat orang dari SM Entertainment, meluncurkan koleksi NFT dengan artis Web3, Blake Kathryn yang akan memberi penggemar akses ke konten eksklusif dan meet and greet dengan grup asal Seoul, Korea Selatan tersebut.

Koleksi Aespa NFT akan mulai dilelang pada tanggal 13-21 Oktober di NFT marketplace, Sotheby. Seluruh koleksi akan dibagi menjadi tiga kategori, dengan setiap bagian tersedia antara 48 jam hingga seminggu selama pelelangan.

Kategori pertama dari seri ini akan menjadi edisi terbuka, yang berarti NFT dapat dicetak dalam jumlah yang tidak terbatas. NFT akan berfungsi sebagai kunci akses ke pemegang dan akan datang dengan satu karya seni digital tambahan.

Edisi Khusus Aespa NFT

Kategori kedua disebut dengan “Altars” akan mencakup satu set 32 ​​NFT edisi khusus dan terbatas yang menampilkan karakter dari masing-masing anggota grup Aespa (Karina, Giselle, Winter, dan NingNing). Aset digital tersebut akan datang dengan rekaman pribadi dari setiap anggota yang membahas karya seninya.

Koleksi Aespa NFT akan mulai dilelang pada tanggal 13-21 Oktober di NFT marketplace, Sotheby.
Koleksi Aespa NFT akan mulai dilelang pada tanggal 13-21 Oktober di NFT marketplace, Sotheby. Foto: Blake Kathryn.

Baca juga: Bappebti: Indonesia Negara Pengadopsi Pengaturan Kripto Tercepat

Edisi pertama dari masing-masing Altars akan diberikan kepada penawar tertinggi dan dilengkapi dengan cetakan tanda tangan yang ditandatangani dari artis dan empat anggota Aespa.

Karya terakhir dan paling langka dalam koleksi girls NFT akan disebut “Dreamspace.” Karya ini merupakan edisi tunggal yang dimaksudkan untuk mencerminkan lingkungan virtual untuk setiap anggota Aespa.

Utilitas Aespa NFT

Holder “Dreamscape” akan menerima rekaman video dari Aespa dan Kathryn, pertemuan virtual dengan Kathryn, dan — yang paling penting — perjalanan gratis ke Seoul untuk bertemu grup K-pop dan menghadiri salah satu konser mereka.

“Kami senang terhubung dengan penggemar kami dengan cara baru yang merangkul teknologi, dan koleksi NFT baru ini benar-benar keren, imut, dan canggih,” kata Aespa dikutip The Hollywood Reporter.

Koleksi Aespa NFT akan mulai dilelang pada tanggal 13-21 Oktober di NFT marketplace, Sotheby.
Koleksi Aespa NFT akan mulai dilelang pada tanggal 13-21 Oktober di NFT marketplace, Sotheby.

Baca juga: Alasan Tingkat Adopsi Kripto Vietnam Tinggi, Kalahkan Indonesia

“Blake Kathryn adalah seniman yang luar biasa, dan kami menikmati proses berkolaborasi dengannya untuk membuat koleksi ini.”

Koleksi Aespa NFT akan dipajang di galeri Sotheby di New York dan Hong Kong, dan kolaborasi antara Aespa dan Kathryn difasilitasi oleh agensi merek Connecting Dotts dan INVNT.ATOM.

Grup K-pop, Aespa pertama kali debut pada tahun 2020 dengan single “Black Mamba” dan, awal tahun ini, tampil di Coachella. Nama grup, seringkali ditulis dengan huruf kecil semua, merupakan gabungan dari “avatar”, “experience” dan “aspect”, dan setiap anggota memiliki avatar digital sendiri yang menyertainya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Jadi Trader Juara Tokocrypto, Raih Hadiah Total Puluhan Juta Rupiah!

Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto terkemuka di Indonesia, dengan gembira mengumumkan peluncuran program Trader Juara. Para trader kini memiliki kesempatan untuk memenangkan hadiah menarik senilai puluhan juta rupiah!

Bagi para trader yang sedang bersemangat, ini adalah saat yang tepat untuk memulai trading di Tokocrypto. Pasar saat ini sedang hijau dan mengalami tren bullish yang kuat. Dengan kehadiran program Trader Juara, Anda memiliki kesempatan untuk meraih hadiah menarik.

Dengan tujuan memberikan penghargaan kepada para pengguna yang setia, Tokocrypto mendorong partisipasi aktif, program Trader Juara yang menawarkan kesempatan untuk memenangkan hadiah tunai berdasarkan performa trading. Untuk berpartisipasi, individu yang tertarik dapat dengan mudah mendaftar melalui link ini antara tanggal 23 Juni pukul 15:00 WIB hingga 30 Juni pukul 23:59 WIB, 2023.

Hadiah Menarik

Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.
Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: BTC Dominance Naik di Atas 50%, Apakah Saatnya Altcoin Bersinar?

Selama periode acara, para trader yang mencapai level KYC minimal 1 akan memenuhi syarat untuk dipertimbangkan mengikuti program. Para pemenang akan diumumkan pada tanggal 5 Juli 2023 dan akan menerima hadiah sesuai dengan peringkat yang mereka capai.

Hadiah untuk program ini berupa TKO dengan rincian sebagai berikut:

  • Juara 1: Rp7.500.000
  • Juara 2: Rp5.000.000
  • Juara 3: Rp2.500.000
  • Juara 4: Rp1.500.000
  • Juara 5: Rp1.000.000
  • Juara 6-10: Masing-masing Rp250.000
  • Juara 11-50: Masing-masing Rp100.000

“Kami sangat senang meluncurkan program Trader Juara, memberikan kesempatan bagi para trader kami untuk memamerkan keahlian trading mereka dan mendapatkan penghargaan atas usaha mereka,” kata VP Corporate Communications Tokocrypto, Rieka Handayani.

“Kami percaya dalam membina komunitas trading yang bersemangat dan interaktif, dan program ini adalah cara kami untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada para trader kami yang berdedikasi.”

Trading di Tokocrypto

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Bitcoin Diyakini Bakal Jadi Bisnis Terbaik Dalam 10 Tahun ke Depan

Untuk memenuhi syarat hadiah, peserta harus mencapai volume trading kolektif minimum sebesar US$ 3.000.000 atau sekitar Rp 45 juta. Tokocrypto mendorong para trader untuk memanfaatkan token TKO sebagai biaya trading dan menikmati diskon khusus sebesar 25%.

“Tidak hanya itu, Tokocrypto juga memberikan kemudahan dalam trading. Dengan menggunakan token TKO sebagai biaya trading, Anda dapat menikmati diskon khusus sebesar 25%. Ini adalah kesempatan yang tak boleh dilewatkan untuk mengoptimalkan potensi keuntungan Anda,” kata Rieka.

Selain hadiah tunai, para pemenang juga akan menerima TKO, token asli dari Tokocrypto. Ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para trader untuk melakukan diversifikasi portofolio aset digital mereka dan menjelajahi manfaat TKO.



Sumber : news.tokocrypto.com

BTC Dominance Naik di Atas 50%, Apakah Saatnya Altcoin Bersinar?

BTC Dominance atau dominasi Bitcoin telah naik di atas 50% selama beberapa hari terakhir. Hal ini terjadi akibat Bitcoin yang telah mengalami kemenangan beruntun selama seminggu terakhir dengan harganya naik di atas US$ 31.000.

Pemulihan harga ini telah membuat dominasi pasarnya naik dengan cepat. Karena aset BTC saat ini berada tepat di atas US$ 30.000, dominasi pasarnya tetap di atas 50% dan meskipun ini bagus untuk Bitcoin, implikasinya terhadap altcoin di pasar kripto bisa lebih besar.

Dikutip Bitcoinist, Dominasi Bitcoin telah meningkat ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir. Dominasi yang telah menurun dengan cepat pada tahun 2021, naik kembali dengan cepat antara Maret dan Juni hingga mencapai level tertinggi lokal sekitar dominasi 52% untuk pertama kalinya sejak April 2021.

BTC Dominance Kembali ke Level Tahun 2021

Ilustrasi BTC dominance sempat naik di atas 51%. Sumber: TradingView.
Ilustrasi BTC dominance sempat naik di atas 51%. Sumber: TradingView.

Baca juga: Sinyal Bull Langka Terungkap oleh Data On Chain Bitcoin, Ini Analisanya

Peningkatan dominasi ini mencerminkan fakta bahwa sebagian besar reli pasar terbatas hanya pada Bitcoin, meskipun altcoin melihat beberapa kenaikan. Akibatnya, kapitalisasi pasar BTC telah melewati US$ 587 miliar, yang berarti bahwa kapitalisasi pasar aset digital menyumbang lebih dari setengah total kapitalisasi pasar kripto.

Namun, peningkatan dominasi Bitcoin tidak hanya menunjukkan tren bullish untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk altcoin. Fakta ini berasal dari performa historis ketika BTC dominance meningkat tajam. Dan sementara BTC dapat terus melihat kenaikan harga lebih lanjut, altcoin dapat memimpin dari sini.

Secara historis, ketika dominasi Bitcoin telah meningkat untuk memperhitungkan sebagian besar pasar kripto, itu sering menandakan dimulainya musim altcoin. Ini karena investor mulai merotasi keuntungan mereka dari BTC karena mereka yakin aset digital itu tidak akan naik lebih jauh. Keuntungan ini kemudian masuk ke altcoin, meningkatkan permintaan sebagian besar altcoin dan menyebabkan harganya naik.

Altcoin Bisa Bersinar?

Ilustrasi market kripto Bitcoin.
Ilustrasi market kripto Bitcoin.

Baca juga: Ketua Fed Powell: Bitcoin Memiliki ‘Kekuatan Tetap’ Sebagai Kelas Aset

Hal yang sama terjadi pada tahun 2020 tepat di awal pasar bull ketika dominasi telah meningkat di atas 50% setelah tahun 2019 yang sangat lambat. Yang terjadi selanjutnya adalah peningkatan minat pada altcoin saat mereka mencapai titik terendah pada awal tahun 2020, menyisakan ruang untuk demonstrasi besar-besaran yang dialami pada tahun 2021.

Jika pasar ini mengikuti tren sebelumnya, maka kemungkinan dominasi pasar Bitcoin akan terus meningkat. Namun, itu kemudian akan menyaksikan penurunan tajam karena investor beralih ke altcoin untuk keuntungan yang lebih tinggi, menyebabkan kapitalisasi pasar Ethereum dan lainnya melonjak.

Musim altcoin dari harga pasar saat ini dapat membuat koin naik setidaknya 10% lagi. Reli seperti itu akan menempatkan harga Ethereum di atas US$ 2.000, pemulihan yang akan menjadi perkembangan yang disambut baik untuk pasar kripto.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Fantastis! Investor Kripto Indonesia Capai 12,4 Juta, Kalahkan Saham

Industri investasi aset kripto di Indonesia, kian semakin cepat pertumbuhannya. Data terbaru Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengungkap transaksi investasi kripto di Tanah Air mengalami peningkatan yang sangat pesat, karena hingga Februari 2022 telah mencapai Rp 83,8 triliun.

Plt Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana, mengatakan perdagangan aset kripto mengalami peningkatan signifikan, di mana pada 2021 mencapai nilai Rp 859,4 triliun dengan jumlah pelanggan sebanyak 11,2 juta investor atau meningkat 1.222,8 persen dibandingkan pada 2020 yang perdagangan asetnya sebesar Rp 64,9 triliun.

“Sampai dengan Februari 2022, transaksi aset kripto telah mencapai Rp83,8 triliun dengan jumlah pelanggan 12,4 juta investor atau bertambah 532.102 orang pelanggan dari 2021,” kata Wisnu saat menggelar rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI dikutip Antara, Kamis (25/3).

Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO
Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana. Foto: Sigid Kurniawan/ANTARA FOTO

Baca juga: Tokocrypto Raih Penghargaan Gold Champion WOW Brand 2022

Ekosistem Industri Kripto di Indonesia

Wisnu menambahkan, kelembagaan perdagangan aset kripto yang terdiri dari bursa aset kripto, lembaga kliring berjangka, pengelola tempat penyimpanan atau kustodian, pedagang fisik aset kripto dan bank penyimpan sebagai lembaga penyimpan dana pelanggan, belum ada secara keseluruhan.

“Saat ini entitas yang sudah ada adalah calon pedagang aset kripto, di mana sudah ada 18 calon pedagang fisik aset kripto yang terdaftar di Bappepti,” ujar Wisnu.

Bappebti yang berada di bawah Kementerian Perdagangan juga telah menetapkan jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di Indonesia.

“Saat ini yang bisa diperdagangkan sebanyak 229 aset kripto. Namun aset kripto ini akan terus dievaluasi dan mengikuti perkembangan aset kripto,” tutur Wisnu.

hasil konservi bitcon dalam bentuk rupiah
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 23 Maret 2022: Kripto Tampil Menawan, Mulai Siuman?

Peluncuran Bursa Kripto di Indonesia Mundur

Kehadiran bursa kripto di Indonesia tampaknya kembali harus mundur. Padahal sebelumnya Bappebti sudah berencana meluncurkannya sejak akhir tahun 2021 lalu, kemudian mundur dan dijanjikan pada kuartal I 2022. Faktanya, peluncuran bursa kripto akan kembali mundur.

Wisnu mengatakan bahwa dokumen-dokumen yang diperlukan untuk pembentukan bursa kripto sudah diterima oleh pihaknya. Hanya saja, pandemi COVID-19 dan ada penambahan jumlah pedagang aset kripto membuat proses lebih panjang.

Bappebti kembali harus dikoordinasikan terlebih dahulu. Awalnya calon pedagang fisik aset kripto berjumlah 12, kemudian dicabut 1, dan ditambah 7 sehingga totalnya menjadi 18.

“Mengingat perkembangan terakhir ini pandemi dan segala macam, secara evaluasi dokumen sudah masuk semua, dan sudah kita lihat,” pungkasnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Sinyal Bull Langka Terungkap oleh Data On Chain Bitcoin, Ini Analisanya

Bitcoin (BTC) telah mengalami pemulihan dalam ekosistem pasar kripto sejak awal bulan Juni. Aset kripto utama ini melampaui harga tertinggi sepanjang masa (ATH) di atas US$ 31.000 untuk tahun ini, pada minggu lalu, setelah serangkaian tren naik yang konsisten didorong oleh peningkatan jumlah permintaan.

Kenaikan nilai Bitcoin yang luar biasa ini telah menarik perhatian investor dan analis pasar. Salah satu aspek yang menarik yang muncul dari lonjakan harga baru-baru ini adalah sinyal bullish langka yang terungkap melalui data on-chain. Sinyal ini, yang mengindikasikan potensi pergerakan naik lebih lanjut, memberikan dorongan tambahan terhadap antusiasme yang sudah tumbuh seputar Bitcoin.

Menurut Glassnode, pertumbuhan BTC dari harga US$ 25.000 hingga di atas level US$ 30.000 telah mengirimkan lebih dari 1,8 juta koin Pemegang Jangka Pendek (STH) menjadi keuntungan. Persentase alamat yang menguntungkan menyumbang 96,9% dari BTC dalam kategori pasokan jangka pendek ini.

Sinyal Tren Naik

Data on-chain, yang mencakup berbagai metrik dan indikator yang diperoleh dari blockchain Bitcoin, memberikan wawasan berharga tentang aktivitas dan dinamika jaringan. Dengan menganalisis metrik on-chain ini, para ahli dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang sentimen pasar dan memprediksi pergerakan harga potensial.

Data on-chain terbaru untuk Bitcoin telah mengungkap pola yang khas yang jarang teramati dalam pasar bullish. Hal ini memberikan tingkat kepercayaan diri tambahan kepada investor, menandakan bahwa lonjakan harga yang sedang berlangsung mungkin masih memiliki ruang untuk tumbuh. Sinyal langka seperti ini sering dianggap sebagai indikator tren naik yang signifikan dan dapat mendorong partisipasi pasar yang lebih tinggi.

Ilustrasi Short-Term Holder (STH) Bitcoin. Sumber: Glassnode.
Ilustrasi Short-Term Holder (STH) Bitcoin. Sumber: Glassnode.

Baca juga: Bitcoin Mencetak Rekor Baru di 3 Negara: Harga BTC Tembus $31K

Sinyal ini memiliki banyak nada yang menjanjikan yang patut disorot. Ada kecenderungan umum untuk melihat lebih banyak aliran masuk modal, ketika ketakutan seputar aset tertentu telah dihilangkan. Ini adalah kasus Bitcoin karena pemulihan harga baru-baru ini dan pengujian ulang titik resistensi terpenting dalam beberapa bulan, lebih banyak trader mungkin merasa lebih nyaman untuk masuk.

Menurut data on-chain, volume perdagangan Bitcoin belum mengejar sentimen bullish karena turun 42% pada saat penulisan. Jika volume pembelian harian mengejar momentum harga saat ini, kita dapat mengharapkan lompatan yang signifikan dalam waktu dekat.

Lonjakan Terbaru

Lonjakan terbaru dalam nilai Bitcoin dapat dikaitkan dengan beberapa faktor. Salah satu faktor utamanya adalah meningkatnya minat institusional terhadap industri kripto. Institusi keuangan besar dan perusahaan semakin menyadari potensi BTC sebagai sarana penyimpan nilai dan lindung nilai terhadap inflasi. Adopsi institusional ini tidak hanya memberikan validasi bagi Bitcoin, tetapi juga menarik aliran modal yang signifikan ke pasar.

Dari aplikasi untuk produk ETF Bitcoin spot oleh BlackRock, perusahaan manajemen aset terbesar di dunia dan pengelola uang lainnya hingga investasi dalam penambangan Bitcoin oleh Tether melakukan banyak hal untuk meningkatkan sentimen secara keseluruhan. Ini teknis mendukung tesis pertumbuhan yang diproyeksikan, ada fundamental yang menguntungkan untuk mendukung pertumbuhan BTC dalam waktu dekat.

BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

Baca juga: Bitcoin Siap Meledak! Ini 4 Faktor Pendorong Kenaikan Harga

Selain itu, penerimaan dan integrasi Bitcoin dalam keuangan mainstream juga memainkan peran penting dalam meningkatkan nilai Bitcoin. Prosesor pembayaran besar dan perusahaan-perusahaan telah mulai menerima BTC sebagai bentuk pembayaran, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai medium pertukaran yang sah. Selain itu, pengembangan produk keuangan inovatif, seperti Bitcoin exchange-traded fund (ETF), telah memudahkan investor konvensional untuk mendapatkan eksposur terhadap kripto.

Optimis

Meskipun lonjakan harga BTC baru-baru ini luar biasa, penting untuk mendekati pasar dengan hati-hati. Aset kripto dikenal karena volatilitasnya, dan koreksi harga yang signifikan dapat terjadi secara tak terduga. Investor sebaiknya melakukan penelitian yang menyeluruh, mengevaluasi toleransi risiko, dan mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional keuangan sebelum memasuki pasar.

Sementara BTC terus membuat berita dengan pemulihannya yang mengesankan dan sinyal bullish langka melalui data on-chain, pasar kripto secara keseluruhan mengalami optimisme baru. Masa depan Bitcoin dan ekosistem mata uang digital secara luas tetap menarik, karena terus berkembang dan menarik minat dari berbagai sektor.

Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bappebti: Indonesia Negara Pengadopsi Pengaturan Kripto Tercepat

Tingkat adopsi aset kripto di Indoneisa menurut sejumlah organisasi diklaim cukup tinggi. Bappebti sebagai lembaga pengawas perdagangan kripto di Indonesia pun mengakui, bahwa pengaturan tentang aset digital tersebut salah satu tercepat di dunia.

Plt. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Didid Noordiatmoko, mengatakan Indonesia adalah salah satu negara yang mengadopsi pengaturan kripto tercepat.

Bappebti memandang bahwa pengaturan perdagangan kripto wajib dilakukan terkait perlindungan dana nasabah, kepastian hukum berusaha, dan memandang dinamika transaksi aset kripto sebagai sesuatu yang baik.

“Kementerian Perdagangan melalui Bappebti mengatur perdagangan aset kripto dalam sejumlah peraturan sebagai upaya memberikan perlindungan kepada konsumen dan kepastian berusaha, meningkatkan investasi di dalam negeri atau mencegah capital outflow, meningkatkan penerimaan pajak bagi negara, mencegah kejahatan pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta membuka lapangan kerja baru di bidang teknologi informasi,” kata Didid dalam keterangan resminya.

Ilustrasi aset kripto
Ilustrasi aset kripto

Baca juga: Market Awal Pekan: Investor Kripto Berharap ‘Uptober’ Terulang

Dukung Ekonomi Digital

Pemerintah selalu mendukung pertumbuhan perdagangan aset kripto di Indonesia yang merupakan bagian dari ekonomi digital yang sedang berkembang. Hal ini dibuktikan dengan data Gross Merchandise Value (GMV) yang menyebutkan, pada 2021, Indonesia merupakan negara teratas di ASEAN dengan nilai ekonomi digital sebesar US$ 70 miliar.

Di sisi lain, jumlah investor aset kripto terdaftar di Indonesia sampai dengan Agustus 2022 tercatat sebesar 16,1 juta pelanggan dengan rata-rata kenaikan sebesar 725 ribu pelanggan per bulan. Sedangkan, total nilai transaksi pada Januari—Agustus 2022 tercatat sebesar Rp 249,3 triliun atau turun 56,35 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.
Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.

Baca juga: Diterpa Isu KDRT Rizky Billar, Koin Kripto Leslar Anjlok Tenggelam

Penurunan transaksi tersebut, menurut Didid merupakan hal yang wajar. Meski, begitu pertumbuhan jumlah investor terus terjadi dan akan diproyeksikan akan meningkat.

“Hal ini menunjukkan minat masyarakat untuk berinvestasi di perdagangan aset kripto terus meningkat. Sehingga, Beppebti menilai perlu adanya pengawasan yang baik untuk menjaga agar kondisi perdagangan aset kripto di Indonesia tetap kondusif,” ungkapnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Mencetak Rekor Baru di 3 Negara: Harga BTC Tembus $31K

Harga Bitcoin baru-baru ini mencetak rekor baru karena menembus level US$ 30.000 atau sekitar Rp 450 juta untuk pertama kali sejak April 2023. Menariknya, kenaikan Bitcoin ini juga membuat anomali volatilitas di tiga negara, Argentina, Venezuela, dan Lebanon. Ada apa?

Dikutip Cointelegraph, Bitcoin (BTC) mengetuk level US$ 31.000 atau sekitar Rp 465 juta untuk ketiga kalinya tahun ini pada tanggal 25 Juni lalu, karena penutupan mingguan menjanjikan volatilitas. Data TradingView menunjukkan pergerakan harga BTC yang berfokus pada level tertinggi tahunan.

Harga BTC tetap kuat selama akhir pekan karena perhatian terfokus pada peristiwa geopolitik di Rusia dan negara-negara sekitarnya. Dengan ketegangan yang berkurang pada hari itu, keingintahuan atas reaksi pasar pada pembukaan 26 Juni tetap ada, dengan penutupan lilin mingguan — yang sudah menjadi sumber volatilitas klasik — menjadi yang utama.

Raih Level Tertinggi Bitcoin

Harga Bitcoin Bisa Gagal Menjadi US$13 Ribu, Ini Syaratnya
Illustrasi Bitcoin.

Baca juga: Peluang Karir di Industri Blockchain dan Web3: Potensi di Indonesia

Dalam analisis terbaru, trader populer Rekt Capital menempatkan “skenario paling bullish” untuk penutupan mingguan di atas angka penting US$ 30.000.

“BTC pada pertengahan April ditolak dari resistensi $30.000. Mari kita lihat apakah $BTC dapat mengubah US$ 30.000 menjadi dukungan,” posting selanjutnya ditambahkan pada akhir pekan.

Analis kripto, Michaël van de Poppe mengatakan sedikit kurang percaya diri, pendiri dan CEO firma perdagangan Eight, mempertanyakan kemampuan bulls untuk mempertahankan momentum kenaikan.

“Bitcoin membuat harga tinggi yang bagus, di mana ia menyapu harga tertinggi tahunan,” katanya kepada para pengikut Twitter.

Anomali Harga Bitcoin

Grafik 1 hari BTC/TRY. Sumber: TradingView.
Grafik 1 hari BTC/TRY. Sumber: TradingView.

Baca juga: Deutsche Bank hingga Fidelity Bikin Bitcoin Bergairah, Optimis Naik Tinggi

Terlepas dari penurunan volatilitas terhadap dolar AS, Bitcoin berhasil mencetak rekor baru di tiga negara minggu ini.

Di Argentina, Venezuela, dan Lebanon, BTC mencapai level tertinggi yang pernah ada terhadap mata uang lokal. Bagi negara-negara tersebut, tren tersebut terus berlanjut sepanjang tahun 2023 karena inflasi dan pilihan kebijakan ekonomi makro dengan cepat mengikis daya beli.

Di Turki, di mana lira jatuh ke posisi terendah baru terhadap dolar, BTC/TRY mendekati area puncaknya sejak Desember 2021.

Pastikan kamu hanya melakukan Nabung kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, nabung kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Awal Pekan: Investor Kripto Berharap ‘Uptober’ Terulang

Memasuki awal Oktober, pergerakan market kripto tak kunjung menguat. Padahal banyak investor berharap akan terulang kembali fenomena ‘uptober’, bulan yang baik untuk market kripto secara keseluruhan.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat market kripto terlihat masih belum kuat untuk melaju ke zona hijau pada Senin (3/10) pagi. Secara teknikal, penyebab market kripto turun berguguran disebabkan oleh Bitcoin yang gagal menembus level psikologis US$ 20.000 di akhir pekan.

“Hal tersebut mengindikasikan bahwa ada sebagian investor yang siap untuk melakukan aksi jual di kisaran level tersebut. Di samping itu, padahal bulan ini digadang-gadang menjadi periode terbaik untuk market bullish, sehingga ada istilah uptober,” kata Afid.

Sebelum akhir pekan lalu, market kripto memang sempat reli yang ditimbulkan oleh pelemahan indeks Dolar AS (DXY). Kemudian, investor juga mulai melakukan aksi borong di akhir September, demi mengoleksi portofolio mereka di akhir kuartal III tahun ini.

Investor sengaja melancarkan aksi akumulasi, karena yakin bulan ini akan kembali mengulangi fenomena tahunan yang disebut ‘uptober,’ yakni kondisi ketika harga aset kripto kompak reli kencang di Oktober, setelah terpukul di September lalu.

Menurut Bitcoin Monthly Retuns, harga BTC selalu naik di bulan Oktober dalam kurung waktu tiga tahun terakhir (2019-2021). Tertinggi nilai BTC sempat melonjak 39,93% pada tahun lalu dan itu mendorongnya untuk mencapai all-time high (ATH) pada November 2021 lalu.

Grafik Bitcoin Monthly Returns.
Grafik Bitcoin Monthly Returns.

Baca juga: Kasus Transfer 3.313 BTC Jadi Sorotan Pasca Do Kwon Mau Ditangkap

Kripto Belum Naik

Namun baru memasuki bulan Oktober, market kripto belum langsung panas, investor masih wait and see untuk terus melakukan akumulasi.

“Kuat dugaan, tingginya investor melakukan aksi jual di akhir pekan, disebabkan oleh pergerakan pasar saham AS yang juga berkinerja buruk. Alhasil investor kurang bergairah dan meninggalkan aset berisiko,” terang Afid.

Di samping itu, investor juga mempertimbangkan prospek makroekonomi yang kelabu, sebelum menentukan sikap di pasar kripto. Perlu diketahui Biro Analisis Ekonomi AS pada Kamis (30/9) melaporkan pertumbuhan ekonomi AS kuartal II 2022 sebesar -0,6% secara tahunan.

Artinya, ekonomi AS resmi melanjutkan kontraksi setelah sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi -1,6% di kuartal I. Secara teori, AS sejatinya sudah masuk ke fase resesi ekonomi, karena pertumbuhan minus dalam dua kuartal berturut-turut.

Ilustrasi market aset kripto.
Ilustrasi market aset kripto.

Baca juga: Ketua The Fed Jerome Powell: Serukan Peraturan Kripto yang Tepat

Sentimen Negatif

Di sisi lain, sentimen negatif dari ekosistem kripto juga mendorong investor kurang semangat seperti, Coinbase dan Solana yang mengalami gangguan sistem pada akhir pekan lalu. Serta kabar exchange, WazirX memberhentikan 40% karyawannya sebagai langkah efisiensi.

Pergerakan Bitcoin dari sisi teknikal, terlihat masih belum berhasil menembus downtrend line-nya di rentang waktu hariannya (daily time frame).

“Kondisi ini tercermin dari harga BTC yang kembali terpental kembali setelah memasuki level US$ 20.000. Melihat hal tersebut, BTC bisa melakukan retest kembali ke level US$ 20.000 dengan support terkuat di US$ 18.825,” jelas Afid.

Sementara itu, Ethereum terlihat sideways dan bergerak di bawah 20-day EMA setelah menemukan lantai penurunannya di level US$ 1.220. ETH bisa melakukan retest kembali ke level US$ 1.356 dengan support terkuat di US$ 1.180.



Sumber : news.tokocrypto.com

Peluang Karir di Industri Blockchain dan Web3: Potensi di Indonesia

Industri blockchain dan Web3 telah menjadi sorotan utama di dunia teknologi, dan potensi karir yang menarik di sektor ini semakin berkembang di Indonesia. Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi pemain utama dalam industri ini.

Perkembangan teknologi blockchain, yang merupakan dasar dari mata uang kripto dan aplikasi terdesentralisasi, telah membuka pintu bagi peluang karir yang menarik di berbagai bidang, termasuk pengembangan perangkat lunak, keamanan informasi, analisis data, manajemen proyek, dan lainnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa perusahaan dan startup di Indonesia telah mulai mengadopsi teknologi blockchain dan Web3 untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan rantai pasokan, dan menciptakan solusi inovatif dalam berbagai sektor, termasuk keuangan, logistik, e-commerce, dan administrasi publik. Dengan adopsi yang semakin luas dan pertumbuhan ekosistem blockchain yang pesat, permintaan akan tenaga kerja yang memiliki pemahaman dan keterampilan di bidang ini juga meningkat.

Industri ini menciptakan banyak peluang karir baru. Faktanya, menurut laporan Hired 2021, permintaan untuk pengembang blockchain telah melonjak hingga 517% dibandingkan tahun sebelumnya. Di Indonesia, seiring dengan semakin tingginya adopsi teknologi ini, peluang kerja di bidang blockchain dan Web3 juga semakin beragam.

1. Pengembang Blockchain/Web3

Pengembang adalah tulang punggung industri blockchain dan Web3. Mereka menciptakan dan mengoptimalkan protokol blockchain, merancang smart contracts, dan membangun aplikasi desentralisasi (dApps). Penguasaan terhadap bahasa pemrograman seperti Solidity dan pengetahuan mendalam tentang kriptografi adalah beberapa keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini.

2. Ahli Kriptografi

Kriptografi adalah inti dari keamanan dan privasi dalam blockchain. Seorang ahli kriptografi akan merancang algoritma dan sistem keamanan untuk melindungi data dan transaksi di blockchain dari serangan dan manipulasi.

3. Analis Blockchain

Analis blockchain bekerja untuk memahami dan menganalisis data blockchain. Mereka mencari tren dan pola, melakukan analisis pasar, dan memberikan wawasan yang berharga bagi perusahaan, investor, dan pengguna.

Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.
Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.

Baca juga: Ridwan Kamil Siapkan Beasiswa Pendidikan Teknologi Blockchain

4. Konsultan Blockchain

Konsultan blockchain membantu organisasi memahami bagaimana teknologi ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam operasi mereka. Mereka juga membantu dalam mengimplementasikan solusi blockchain dalam praktek bisnis sehari-hari.

5. Ahli Hukum Teknologi Blockchain

Dengan munculnya teknologi baru, juga muncul tantangan hukum baru. Ahli hukum teknologi blockchain membantu perusahaan dan individu dalam navigasi melalui hukum dan regulasi yang berlaku.

Potensi di Indonesia

Menurut data dari Statista, pada tahun 2021, ada sekitar 11% pengguna internet di Indonesia yang memiliki kripto, sebuah angka yang menunjukkan minat yang cukup besar terhadap teknologi blockchain. Lebih jauh lagi, Pemerintah Indonesia telah menunjukkan dukungan terhadap pengembangan industri ini. Pada tahun 2020, Indonesia meluncurkan “Indonesia Blockchain Hub”, bertujuan untuk menjadi pusat pengembangan dan inovasi blockchain di negara ini.

 CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, berbagi visi yang sama tentang potensi karir yang ditawarkan oleh industri Web3 dan blockchain. Yudho menggambarkan Web3 dan NFT sebagai peluang besar yang masih di tahap awal.

“Industri blockchain dan Web3 masih sangat early. Kesempatan untuk berpartisipasi masih sangat besar. Saya yakin blockchain dan Web3 yang dikombinasikan dengan AI dan machine learning adalah inovasi yang akan mengubah dunia dalam 5-10 tahun ke depan. Kita bisa berpartisipasi, baik itu sebagai player, user, atau karir.”

CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis di Web3 On Campus - Binus University pada hari Jumat, 16 Juni 2023. Sumber: IDNFT.
CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis di Web3 On Campus – Binus University pada hari Jumat, 16 Juni 2023. Sumber: IDNFT.

Baca juga: Menggali Potensi Metaverse dalam Transformasi Industri Jasa Keuangan

Dalam konteks ini, peluang karir di industri blockchain dan Web3 di Indonesia tampak sangat menjanjikan. Keterampilan yang berkaitan dengan blockchain dan Web3 semakin dicari oleh perusahaan lokal dan internasional yang beroperasi di Indonesia. Selain itu, seiring dengan perkembangan dan penerimaan yang semakin luas dari teknologi ini, peluang kerja akan terus bertambah dan beragam.

Dengan demikian, bagi mereka yang ingin mengejar karir di era digital, industri blockchain dan Web3 dapat menjadi pilihan yang sangat baik. Seiring dengan pertumbuhan industri ini, akan ada lebih banyak peluang untuk belajar, berinovasi, dan memajukan karir di bidang yang sangat menjanjikan ini.

“Seiring adopsi teknologi ini yang semakin meluas, permintaan akan tenaga kerja yang terampil dalam bidang ini diperkirakan akan terus meningkat. Menjelajahi karir di bidang blockchain dan Web3 dapat menjadi pilihan yang menarik,” pungkas Yudho.



Sumber : news.tokocrypto.com

Kenali Jenis-jenis Investasi Decentralized Finance (DeFi)

Seperti yang telah dijelaskan di sebelumnya mengenai DeFi, Decentralized finance (DeFi) adalah sebuah sistem keuangan terbuka (open finance) dan dibangun dengan teknologi blockchain yang bersifat desentralisasi dan immutable. Salah satu yang melatar belakangi dibangunnya sistem ini adalah masih banyaknya masyarakat yang kekurangan akses kepada layanan finansial. Untuk itu yuk kita pelajari jenis jenis investasi decentralized finance berikut ini!

Jenis-jenis Investasi Decentralized Finance (DeFi)

Desentralisasi artinya tidak ada single point of failure, karena record yang sama telah disimpan pada banyak komputer atau nodes melalui jaringan peer to peer. Walaupun saat ini sistem keuangan konvensional lebih berperan dalam perkembangan ekonomi di seluruh dunia, namun hal ini belum menyentuh masyarakat kelas bawah. 

Dikarenakan sifat dari jaringan blockchain ini permission less, maka hal ini terbuka untuk siapa saja. Tidak peduli berapa banyak dana yang dimiliki atau tempat tinggalnya, tidak seperti bank yang memiliki kebijakan untuk menutup akun customer jika terlepas dari berapa dana yang dimiliki, di mana mereka tinggal.

Jenis-Jenis Investasi Berbentuk DeFi dan Keuntungannya

1. Emas

Emas adalah salah satu bentuk investasi yang paling sering dipilih oleh masyarakat, itulah kenapa emas menjadi aset terpenting untuk menyimpan kekayaan. Emas adalah salah satu bentuk investasi yang konvensional dan menguntungkan dari waktu ke waktu.

Walaupun emas adalah investasi yang paling disenangi, namun menabung emas dalam bentuk fisik memiliki kekurangan tersendiri. Salah satunya adalah kemungkinan kehilangan emas fisik yang secara fatal dapat menghilangkan keseluruhan nilai investasinya.

Namun, dengan perkembangan zaman, kini Anda tidak perlu khawatir memikirkan tempat penyimpanan yang aman.  Saat ini telah hadir investasi emas yang telah berbentuk digital, bernama Digix. Digix memiliki nilai token yang disesuaikan dengan harga emas murni.

Sama seperti emas konvensional, Digix memiliki cara yang sama. Anda dapat membeli, menjual, dan menabungnya kapan saja mengikuti harga pasar. Untuk perhitungannya, nilai 1 DGX sama dengan 1 gram emas murni. Dikarenakan cara kerjanya sama seperti emas konvensional, keuntungan dari memilih investasi Digix ini; Anda dapat menyimpan emas dengan lebih aman tanpa perlu khawatir.

2. Bitcoin

Walaupun harga Bitcoin terjadi fluktuatif, namun permintaan atas Bitcoin terus mengalami peningkatan, sehingga jumlah bitcoin terus berkurang, dan nilai bitcoin mengalami peningkatan. Bitcoin menjadi salah satu pilihan aset jangka panjang karena karakteristiknya yang terdesentralisasi. 

Salah satu penyebab harga bitcoin mengalami penurunan, dikarenakan aksi jual yang disebabkan oleh resesi ekonomi. Beberapa orang menyelamatkan usaha mereka dengan menjual aset-aset kriptonya yang berupa bitcoin.

Salah satu keuntungan dari menjadikan bitcoin sebagai aset investasi adalah sifatnya yang volatile atau harganya yang mudah berubah, sehingga hal inilah yang mendatangkan potensi penghasilan ketika diperdagangkan melalui trading Bitcoin.

Orang-orang juga tertarik menabung Bitcoin karena mereka malas trading.

3. Ethereum

Salah satu aset investasi yang terdesentralisasi adalah Ethereum. Pengembangannya yang terjadi di seluruh dunia dapat dilakukan dengan membangun dan menjalankan aplikasi terdesentralisasi pada blockchain Ethereum.

Tujuannya berfokus pada untuk memperbaiki industri keuangan, penyimpanan informasi pribadi, tata kelola dengan berbagai kegunaan lainnya dengan menggunakan sifat transparan blockchain.

Salah satu keuntungan Ethereum adalah mulai banyak bermunculan Initial Coin Offering (ICO) dengan menggunakan blockchain Ethereum dan mengimplementasikan algoritma penambangan koin (Bukti Pasak). Sehingga Ethereum dapat menjadi pilihan investasi yang Aman untuk Anda.

Nah, jadi tunggu apa lagi? Segera bergabung dengan memilih aset investasi berbasis decentralized finance! Jangan lupa pilih Tokocrypto sebagai bursa Anda! Download aplikasinya dan salam to the moon!



Sumber : news.tokocrypto.com