Category Archives: Tokocrypto

Surabaya hingga Bekasi Masuk Daftar Kota Paling Siap untuk Bisnis Kripto

Sebuah riset yang dilakukan oleh Recap memasukan beberapa kota di Indonesia menjadi lokasi paling siap untuk membangun bisnis kripto dan blockchain. Menariknya, ada empat kota di Indonesia yang masuk dalam daftar, mulai dari Surabaya, Bandung, Jakarta, dan Bekasi.

Aset kripto telah tumbuh secara besar-besaran selama beberapa tahun terakhir. Penggunaan kripto secara global telah meroket hampir 400% antara tahun 2020 dan 2022. Manfaat yang ditawarkan oleh kripto, seperti biaya kepemilikan yang rendah, anonimitas, dan transaksi yang aman dan cepat, adalah semua faktor yang mempengaruhi munculnya aset digital di pasar global.

Peningkatan penggunaan kripto ini telah menarik perhatian kota-kota di seluruh dunia dan banyak yang telah melihat peluang untuk investasi dan potensi inovasi, sehingga memicu perlombaan untuk dilihat sebagai yurisdiksi atau wilayah ‘ramah’ kripto.

Ketika industri menjadi lebih diatur, terutama dalam hal pajak kripto, beberapa negara menawarkan sistem yang lebih menguntungkan daripada yang lain, mulai dari pajak transaksi 0%-45% pada capital gain di beberapa negara.

Potensi Indonesia

Ilustrasi market kripto di Indonesia.
Ilustrasi market kripto di Indonesia.

Baca juga: Indonesia Diproyeksikan Masuk Jajaran Market Kripto Teratas Global

Penelitian yang dilakukan oleh Recap telah melihat manfaat dari mengadopsi pendekatan yang lebih ‘ramah’ kripto – baik untuk investor atau komunitas. Recap meneliti 200 kota terpadat di dunia, dan membandingkannya dengan delapan poin indeks yang relevan untuk menemukan kota yang paling siap untuk kripto di dunia.

Indonesia berhasil menyumbang empat kota yang masuk dalam daftar 50 besar. Surabaya menduduki posisi 37, Jakarta (39), Bandung (43), dan Bekasi (47). Indonesia juga menjadi salah negara yang kotanya terbanyak masuk dalam daftar Recap bertajuk “Top 50 Crypto Hub Cities 2022.”

Untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dari Singapura, Malaysia, dan Thailand. Kota-kota metropolitan terkemuka seperti London, Dubai, dan New York masuk dalam daftar tiga besar. Namun, Hong Kong, yang diposisikan sebagai negara paling siap untuk kripto pada tahun 2022, turun ke posisi ketujuh dalam penelitian tersebut.

Metodologi Penelitian

50 kota yang siap jadi hub kripto teratas. Sumber: Recap.
50 kota yang siap jadi hub kripto teratas. Sumber: Recap.

Baca juga: Tokocrypto Dukung Pembentukan Ekosistem Kripto di Indonesia

Beberapa faktor utama yang dipertimbangkan dalam penelitian ini termasuk jumlah total event khusus kripto, pekerjaan terkait kripto, perusahaan khusus kripto, dan jumlah ATM kripto. Beberapa pertimbangan non-kripto termasuk kualitas hidup, pengeluaran penelitian dan pengembangan sebagai persentase dari produk domestik bruto dan tarif pajak capital gain.

Setelah data dikumpulkan, skor indeks diberikan ke setiap kota di setiap kumpulan data, tergantung pada kesiapan kota tersebut mengenai kripto. Misalnya kota-kota dengan pajak yang lebih tinggi menempati peringkat terakhir dan menerima skor yang lebih rendah dari 100; sedangkan jumlah perusahaan kripto diinginkan, sehingga kota dengan jumlah tertinggi menempati peringkat teratas dengan skor lebih tinggi.

Persentase kumulatif untuk setiap kota dijumlahkan dan diberi peringkat dari 800, dengan angka indeks tertinggi adalah yang paling siap untuk kripto. Dengan infrastruktur keuangan yang kuat dan ekosistem startup yang berkembang pesat, London menempati posisi pertama sebagai pusat kripto terkemuka di dunia.



Sumber : news.tokocrypto.com

Apakah Bitcoin Legal di Indonesia? Ini yang Kamu Perlu Tahu.

Peraturan cryptocurrency di Indonesia adalah topik yang sangat penting sebelum seseorang membeli Bitcoin. Untuk legalitas Bitcoin sendiri, pada tahun 2019 Bappebti sudah mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang aset digital kripto.

Peraturan Bappebti No. 5/2019 pasal 1 ayat (7) : 

Komoditi tidak berwujud yang berbentuk digital aset, menggunakan kriptografi, jaringan peer-to-peer, dan buku besar yang terdistribusi, untuk mengatur penciptaan unit baru, memberifikasi transaksi, dan mengamankan transaksi tanpa campur tangan pihak lain.

Tonton juga peraturan tentang aset kripto di Indonesia lainnya melalui video di bawah ini.

https://www.youtube.com/watch?v=AecWmYbfxMY

Baca juga : Mendag: Sebagian Tugas Bappebti Soal Kripto Dialihkan ke OJK

Bursa Kripto yang Legal untuk Membeli Bitcoin

Seperti yang telah diketahui, salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam memilih bursa Bitcoin di Indonesia adalah terdaftar di BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi). Jika Anda melakukan trading di bursa bitcoin legal ini, maka keamanan Anda saat trading bitcoin lebih terjamin dikarenakan aturan yang telah ditetapkan.

Jika Anda bergabung dengan bursa yang belum terdaftar secara legal di Indonesia, akun dan dompet Anda tidak akan terjaga dengan aman. Data Anda akan lebih mudah tersebar dan bahkan Anda akan mengalami peretasan dengan sangat mudah. Itulah kenapa Anda perlu mendaftar ke bursa bitcoin yang legal.

Bursa-bursa yang telah terdaftar di BAPPEBTI ini sudah terverifikasi sesuai dengan aturan yang berlaku. Perusahaan ini tidak hanya teruji dari segi keamanannya, melainkan juga dari latar belakang perusahaan, modal, dan sebagainya. Sehingga Anda sebagai pemula tidak perlu khawatir ketika melakukan trading di bursa yang legal ini.

Cara Sistem Keamanan Bursa Aset Kripto Bekerja

Pernahkah Anda penasaran tentang bagaimana cara sistem keamanan pada bursa aset kripto bekerja? Nah, setiap kali Anda melakukan login ke bursa Anda, Anda akan diminta untuk melakukan verifikasi dalam bentuk kode atau e-mail.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kalau Anda lah yang mengakses akun tersebut. Makanya jika Anda mengalami percobaan login dari yang tidak dikenal, Anda dapat langsung melaporkan hal tersebut ke bursa Anda untuk mengamankan akun Anda.

Selain itu, Anda juga akan melewati tahap KYC (Know Your Customer) untuk memastikan tidak adanya transaksi ilegal yang terjadi di akun Anda.

Binance adalah salah satu bursa terbesar di dunia, penyimpanannya di binance cloud. Jika bursa pilihan Anda menggunakan binance cloud, maka bursa tersebut memiliki likuiditas keamanan dan volume yang sama dengan binance. Jadi aset kripto Anda tidak akan mengalami masalah.

Syarat Penting Bursa Aset Kripto di Indonesia

Setelah mengetahui tentang cara kerja sistem keamanan sebuah bursa aset kripto, Anda juga perlu mengetahui syarat penting untuk menjadi bursa aset kripto yang legal. Berikut syarat-syaratnya:

1. Memiliki ISO 27001

ISO merupakan Information Security Management System atau biasa dikenal dengan ISMS, sebuah sistem kerangka kerja, kebijakan, dan prosedur yang terlibat dalam proses manajemen risiko informasi organisasi.

ISO dapat membantu bursa bitcoin menghilangkan atau meminimalisir pelanggaran keamanan yang dapat mengakibatkan dalam bidang hukum bisnis. Jika sebuah bursa bitcoin memiliki ISO 270001, artinya bursa tersebut memiliki sistem informasi yang terlindungi.

Maka Anda tak lagi perlu khawatir, karena data Anda akan lebih aman. Informasi yang terdapat di bursa tersebut dapat dipastikan akurat dan terpercaya, karena hanya pihak yang berwenang saja yang dapat menggantinya.

Contohnya, Anda mendepositokan uang sejumlah Rp.500.000 dan uang tersebut tidak akan berubah jumlahnya menjadi Rp. 100.000 secara tiba-tiba. Sedangkan jika Anda tidak terdaftar di bursa yang legal, perubahan jumlah ini dapat terjadi lho!

2. Terverifikasi Sesuai Standar

Salah satu syarat lainnya adalah bursa tersebut sudah harus terverifikasi melalui penilaian secara independen dengan standar internasional berdasarkan praktik terbaik di industri aset kripto.

3. Coin Listing

Sebelum melakukan coin listing, biasanya perusahaan-perusahaan bursa aset kripto ini melakukan due diligence untuk menentukan koin-koin mana yang akan tersedia di bursa mereka.

Adapun hal-hal yang diperhatikan dalam proses due-diligence ini adalah white paper, roadmap, blockchain, dan team project. Namun, ada pula bursa yang menerapkan coin voting, sehingga Anda dapat turut serta memilih koin-koin apa saja yang akan tersedia di bursa tersebut.

Tokocrypto adalah bursa bitcoin legal pertama di Indonesia. Selain itu, Tokocrypto menggunakan binance cloud sebagai tempat penyimpanannya. Jadi, apalagi yang Anda tunggu? Mari bergabung dengan Tokocrypto! Salam to the moon!



Sumber : news.tokocrypto.com

BI Bakal Terbitkan Proof of Concept Rupiah Digital pada Juli 2023, Apa Itu?

Bank Indonesia (BI) terus memberikan update terkait perkembangan proyek Rupiah Digital. Kabarnya BI akan melakukan perilisan proof of concept Rupiah Digital pada Juli 2023 dan menjadi momen yang ditunggu oleh masyarakat.

BI sendiri telah menerbitkan Consultative Paper (CP) mengenai rencana pengembangan Rupiah Digital. CP ini merupakan tindak lanjut dari penerbitan White Paper Proyek Garuda: Menavigasi Arsitektur Rupiah Digital yang dirilis untuk publik pada November 2022 lalu.

Penerbitan CP ini juga merupakan upaya untuk membuka ruang diskusi publik mengenai desain Rupiah Digital. CP ini menguraikan overview desain pengembangan Rupiah Digital tahap pertama (immediate state), yaitu wholesale Rupiah Digital cash ledger yang mencakup pengenalan teknologi dan fungsi dasar yang meliputi penerbitan, pemusnahan, dan transfer dana.

Desain pengembangan Rupiah Digital dimaksud telah mempertimbangkan hasil dari benchmarking terhadap praktik terbaik dari beberapa negara yang telah melakukan pengkajian dan eksperimen wholesale central bank digital currency (CBDC).

Proof of Concept Rupiah Digital

Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan
Bank Indonesia: Kripto Tingkatkan Inklusi Keuangan.

Baca juga: Indonesia Bisa Jadi Salah Satu Pemimpin Pasar Aset Kripto di Dunia

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menjelaskan proof of concept Rupiah Digital di pertengahan tahun 2023 dan telah bertemu dengan pemain-pemain potensial untuk menjadi wholesaler mata uang digital ini. Langkah ini untuk mendukung kebijakan sistem pembayaran untuk akselerasi digital.

“Insya Allah nanti sekitar Juli kami akan keluarkan proof of concept untuk Digital Rupiah mempersiapkan Indonesia sebagai negara Indonesia maju dengan digital, digitalisasi pembayaran dan juga digitalisasi rupiah,” kata Perry dikutip Antara pada Rabu (6/2).

Perry menjelaskan Rupiah Digital akan diterbitkan dalam dua jenis, yakni Digital Rupiah wholesale (w-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbatas dan hanya didistribusikan untuk melayani transaksi wholesale, dan Digital Rupiah ritel (r-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbuka untuk publik dan didistribusikan untuk transaksi ritel.

“Kami sudah ketemu dengan pemain-pemain besar yang kami pandang punya kemampuan untuk menjadi wholesaler,” ujar Perry.

Tahap Penerbitan

Roadmap Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.
Roadmap Digital Rupiah. Foto: Bank Indonesia.

Baca juga: CEO Ark Invest Cathie Wood Prediksi Harga Bitcoin Capai Rp 7,4 Miliar

Pengembangan Rupiah Digital terdiri dari tiga tahap. Pada tahap pertama, pengembangan akan dimulai dengan w-Digital Rupiah untuk use case penerbitan, pemusnahan, dan transfer dana antar pihak. Pada tahapan berikutnya, use case w-Digital Rupiah akan diperluas dengan use case tambahan yang mendukung transaksi di pasar keuangan.

Pada tahap akhir, konsep integrated end-to-end w-Digital Rupiah to r-Digital Rupiah akan diujicobakan. Pendekatan itu memungkinkan eksplorasi berbagai alternatif desain Digital Rupiah guna memastikan nilai tambah yang paling optimal.

Rupiah Digital akan dibangun dalam fitur desain yang tangguh dan memungkinkan pengembangan model bisnis baru yang inovatif, inklusif, dan mendorong efisiensi. Mata uang digital ini akan dilengkapi dengan berbagai fitur yang memastikan resiliensi, baik dalam konteks keamanan maupun ketersediaan, misalnya, offline functionality, yang juga memastikan perluasan inklusi keuangan di daerah tertinggal.

CBDC punya Bank indonesia ini juga akan dilengkapi fitur programmability yang memungkinkan pengembangan inovasi dan efisiensi keuangan, misalnya smart contract. Tokenisasi surat berharga juga akan dikembangkan untuk membuka peluang-peluang baru bagi pendalaman pasar keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Konflik Kraken-SEC dan Rumor Staking Dilarang di US Bikin Kripto Turun

Market kripto terpantau turun pada Jumat (10/2) pagi saat industri diterpa kabar bursa kripto, Kraken yang setuju untuk menutup fitur staking dan membayar denda ke US Securities and Exchange Commission (SEC). Hal ini membuat banyak investor khawatir tentang rencana investasi mereka.

Menjelang akhir pekan, investor kripto dikejutkan dengan posisi market yang jatuh lebih dalam. Bahkan Bitcoin (BTC) kembali ke keluar dari zona US$ 22.000 atau sekitar Rp 332 juta. Apa penyebab harga kripto turun kali ini?

Tim Riset Tokocrypto menjelaskan bahwa sentimen bearish masih cukup kuat menghantui market pada pekan ini. Ada beberapa penyebabnya, utama adalah soal industri kripto di AS sedang menghadapi tekanan peraturan yang meningkat sejak awal tahun. Ini bahkan memicu diskusi di media sosial tentang apakah pemerintah AS diam-diam mencoba menekan seluruh industri kripto.

“Terbaru yang membuat market kripto begitu terpukul karena ada rumor bahwa The Fed dan Comptroller of the Currency (OCC) akan melakukan pelarangan pelayanan bank ke crypto exchange. Hal ini juga berkaitan dengan New York Department of Financial Services (NYDFS) yang melakukan investigasi atas penerbitan stablecoin Paxos,” jelas tim.

Sentimen Negatif Kuat

Ilustrasi Rekt Capital.
Ilustrasi market aset.

Baca juga: Nilai Lido DAO (LDO) Naik Efek Tweet CEO Coinbase Brian Armstrong

Tidak hanya itu, kabar yang menyebutkan US Securities and Exchange Commission (SEC) meminta bursa kripto global, Kraken untuk segera menghentikan fitur staking dan membayar denda US$ 30 juta juga mendorong market kripto lesu. Berita Kraken mengikuti rumor dari CEO Coinbase, Brian Armstrong, yang mengatakan SEC berniat untuk menyingkirkan staking kripto di AS untuk investor ritel.

Serangkaian kabar buruk tersebut cukup untuk kembali melemahkan harga kripto. Saat ini kemungkinan besar investor masih takut dan khawatir imbas dari perkembangan regulasi kripto di AS yang belum menunjukan hal positif. Selain itu mereka juga resah dengan data pekerjaan AS terakhir yang kuat dan kelanjutan kebijakan moneter AS dari The Fed yang masih hawkish dan akan menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Sama seperti kripto, saham berjangka AS diperdagangkan cenderung turun pada Jumat (10/2) pagi. Indeks dolar AS (DXY) terpantau kembali level 103 (+0.05) yang memicu penurunan berkorelasi terbalik di seluruh aset berisiko, termasuk kripto dan saham.”

Analisis Teknikal

Prediksi gerak kripto BTC/USD. Sumber: Crypto Tony/Twitter.
Prediksi gerak kripto BTC/USD. Sumber: Crypto Tony/Twitter.

Baca juga: Surabaya hingga Bekasi Masuk Daftar Kota Paling Siap untuk Bisnis Kripto

Dari sisi analisis teknikal, Bitcoin turun di bawah US$ 22.000 atau anjlok hampir 5% selama 24 jam terakhir. Ini menandai level terendah sejak 25 Januari lalu. Tekanan jual terlihat mendominasi meskipun volume perdagangan ditutup rendah, di bawah 20-day moving average (MA). Dari relative strength index (RSI) juga perlahan bergerak naik menuju area overbought.

“Level support BTC terkuat saat ini berada di US$ 21.300, apabila berhasil breakout support, maka akan terjadi penurunan lebih lanjut di bawah US$ 21.000. Pergerakan harga Bitcoin untuk kembali bulish harus bisa menembus level resistance di US$ 22.304.”

Namun, diproyeksikan selama akhir pekan nanti, Bitcoin belum mampu untuk meneruskan laju naik atau tidak berhasil bounce. Tekanan jual masih besar dan belum menjadi momen baik untuk mengakumulasi BTC. Prediksi dalam waktu dekat BTC akan kembali ke level US$ 21.000 atau Rp 317 juta.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Nilai Lido DAO (LDO) Naik Efek Tweet CEO Coinbase Brian Armstrong

Nilai kripto Lido DAO (LDO) terpantau telah melonjak dalam 24 jam terakhir, terpantau token naik lebih dari 5% capai harga US$ 2,78. Salah satu faktor utama kenaikan LDO adalah efek dari tweet CEO Coinbase, Brian Armstrong. Apa dampaknya?

Dikutip Coindesk, di saat aset kripto utama lainnya dalam nilai pasar baru-baru ini berada di posisi merah, beda dengan token Lido DAO (LDO) yang melonjak 8% pada satu titik, sebagian besar keuntungannya datang pada Rabu (8/2) malamsetelah CEO Coinbase, Brian Armstrong, men-tweet bahwa dia telah mendengar desas-desus tentang US Securities dan Exchange Commission (SEC) ingin melarang investor ritel untuk terlibat dalam staking kripto.

“Saya harap itu tidak terjadi karena saya percaya itu akan menjadi jalan yang buruk bagi AS jika itu dibiarkan terjadi,” tulis Armstrong.

Kecurigaan Armstrong mungkin mengejutkan banyak orang di industri ini, Ketua SEC,Gary Gensler, sebelumnya menyatakan bahwa aset kripto yang memungkinkan staking dapat diklasifikasikan sebagai sekuritas. SEC telah menolak untuk mengomentari rumor tersebut.

Efek Positif

Baca juga: Mengenal Aset Kripto Project Galaxy (GAL) dan Lido Dao (LDO)

Token tata kelola untuk platform liquid staking, Lido telah melonjak karena sinyal rumor yang didorong oleh tweet bos Coinbase. Lido DAO (LDO), token tata kelola dari organisasi otonom terdesentralisasi di belakang Lido, melonjak sekitar 11% segera setelah komentar tersebut, dan naik sekitar 8,4% dalam 24 jam terakhir.

Lido Protocol, diatur oleh token LDO, memungkinkan untuk staking Ethereum. Pengguna diberi token yang disebut stETH yang mewakili posisi taruhan mereka di Ethereum, dan mereka akan dapat ditukarkan 1:1 untuk eter setelah pemutakhiran jaringan bulan depan bernama ‘Shanghai.’ Sebagai protokol terdesentralisasi, kecil kemungkinannya akan memiliki kepatuhan yang sama dengan aturan sekuritas sebagai entitas terpusat yang berdomisili di AS seperti Coinbase.

Data yang diberikan oleh DeFiLlama menunjukkan bahwa nilai total yang dikunci di Lido melonjak 33% dalam sebulan terakhir. Saat ini, Lido memiliki TVL sebesar US$ 8,56 miliar. Data on-chain menunjukkan bahwa Lido saat ini memiliki pangsa pasar sebesar 25% dari pasar staking pool.

Coinbase memiliki 11,5%, sedangkan Kraken memiliki 7%. Jika SEC mengambil langkah yang menurut Armstrong mungkin, ini akan menjadi keuntungan bagi Lido yang memungkinkannya merebut pasar yang dimiliki Coinbase dan penyedia berdomisili AS lainnya.

Lido Upgrade V2

Lido Dao (LDO)
Ilustrasi aset kripto Lido Dao (LDO).

Baca juga: Ini Alasan Harga Kripto Gifto (GFT) Melonjak Tinggi Lebih dari 300%

Selain itu, harga LDO telah berhasil dengan baik dalam beberapa bulan terakhir karena pemutakhiran Shanghai yang akan datang membuat orang dapat menarik ETH yang mereka staking. Dalam sebuah pernyataan, para pengembang mengatakan bahwa mereka akan mengimplementasikan Lido upgrade V2 seiring berlanjutnya jalan menuju desentralisasi. Ini akan menjadi peningkatan terbesar dalam sejarah proyek.

Sebagai bagian dari peningkatan, Lido akan memperkenalkan router staking dan penarikan. Dengan router staking, siapa pun akan dapat mengembangkan on-ramp untuk Node Operators baru. Tujuan peningkatan ini adalah untuk menciptakan ekosistem validator yang lebih beragam.

Secara keseluruhan, prospek Lido adalah bullish, dengan level referensi berikutnya di US$ 2,85, titik tertinggi tahun ini. Harga ini sekitar 12% di atas level saat ini. Penembusan di bawah support di US$ 2,30 akan membatalkan pandangan bullish.

Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto LDO di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Andil Media Massa Dalam Kemajuan Aset Kripto di RI

Kemajuan aset kripto hingga perkembangan industrinya di Indonesia tak bisa lepas dari peran media massa atau pers. Fungsi media adalah sebagai sumber informasi dan sentimen di pasar keuangan, termasuk komoditas yang berhubungan dengan perdagangan aset kripto.

Banyak media massa terkemuka dapat mempengaruhi pasar, karena bisa mendorong perilaku investor yang menanggapi berita yang dipublikasi. Hubungan sebab-akibat ini yang dapat menggerakan pasar dan mendorong pertumbuhan industri terutama kripto.

Kelly Ann Coulter, seorang peneliti dari UCL Centre for Blockchain Technologies dalam riset terbaru yang bertajuk “The impact of news media on Bitcoin prices: modelling data driven discourses in the crypto-economy with natural language processing” telah mengidentifikasi bahwa interaksi antara sentimen media dan harga Bitcoin (BTC) ada korelasi. Studi telah menunjukkan bahwa aspek informasi dan afektif berita mempengaruhi pasar dengan cara yang mendalam, berdampak pada volume perdagangan, harga kripto, volatilitas dan bahkan perkembangan perusahaan pemilik project di masa depan.

Peran Media Massa

Ilustrasi investasi aset kripto
Ilustrasi investasi aset kripto.

Baca juga: Tokocrypto Hadirkan Fitur Bukti Pajak Kripto Pengguna Dukung PMK 68

“Wacana apa yang disajikan media kepada audiens mereka (konstruksinya), dan bagaimana media berita menyajikan aset kripto (analisisnya), sama pentingnya dan berpengaruh terhadap ekonomi kripto seperti pencarian Google dan metrik media sosial Bitcoin,” tulis Coulter.

Coulter juga telah mengonfirmasi interaksi antara sentimen media dan harga Bitcoin, tetapi juga telah menunjukkan bahwa ada kecenderungan investor untuk bereaksi berlebihan terhadap berita dalam waktu singkat. Di bawah reaksi harga kripto terhadap berita seperti pengumuman kemitraan, dan reaksi berlebihan terhadap serangkaian berita baik atau buruk yang didokumentasikan sebagai keteraturan di antara perilaku investor dalam bagaimana keyakinan terbentuk.

Media massa atau pers menjadi platform yang menyediakan segala informasi yang diinginkan oleh para investor, baik yang baru mau memulai atau pemain lama. Mereka bisa mendapatkan pengetahuan yang bisa membentuk opini untuk mengeluarkan kepututsan investasi yang tepat.

Apresiasi

Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Bisakah Nilai Bitcoin Capai Rp 449 Juta pada Februari 2023?

Di awal sudah dijelaskan bagaimana peran media massa bisa mengerakan market kripto, terutama harga Bitcoin. Secara menyeluruh, perkembangan industri perdagangan atau investasi aset kripto di Indonesia juga selalu didukung oleh media massa.

Bertepatan dengan Hari Pers Nasional yang diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 9 Februari, Tokocrypto mengapresiasi peran pers yang terus mengawal dan bersama dalam menumbuhkan industri kripto di Indonesia. Pers juga menjadi bagian dalam peran edukasi dan literasi investasi kripto.

“Di Hari Pers Nasional ini, kami mengapreasi setinggi-tingginya peran pers atau media massa dalam perkembangan industri aset kripto di Indonesia. Tak lupa juga peran vital media sebagai saluran untuk edukasi dan literasi mengenai aset kripto. Sesuai fungsinya, pers wajib menyampaikan informasi yang benar, yang mendidik, dan yang mampu memberikan pengaruh positif terhadap kehidupan masyarakat,” ucap Public Relations Tokocrypto, Bianda Ludwianto.

Dengan berperan aktif mengedukasi masyarakat, pers ikut memberikan kontribusi riil kepada pertumbuhan industri kripto. Perlu diketahui pertumbuhan investasi aset kripto di Indonesia masih terus menunjukan angka yang positif. Berdasarkan data Bappebti, jumlah investor di Tanah Air bertambah 5,46 juta orang sepanjang tahun 2022 hingga total mencapai 16,7 juta. Dibandingkan pertumbuhan tahun 2021 jumlah investor kripto itu lebih rendah sebanyak 11,2 juta orang.

Nilai transaksi perdagangan aset kripto harus diakui mengalami penurunan selama tahun 2022. Bappebti juga melaporkan, nilai transaksi kripto sebesar Rp 306,4 triliun sepanjang 2022. Angkanya menurun 64,3% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp 858,76 triliun.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aset Kripto The Graph (GRT) Mampu Reli Lebih dari 130% Seminggu

Menyusul penurunan nilai pada tahun 2022, The Graph (GRT) telah pulih bersama aset kripto lainnya. Namun, nilai GRT telah meningkat lebih cepat sejak awal Februari 2023. Jadi, untuk apa hal ini terjadi, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan?

Dalam pantauan situs CoinMarketCap pada Rabu (8/2) pukul 12.00 WIB, harga kripto The Graph (GRT) telah meningkat 49,5% selama 24 jam terakhir menjadi US$ 0,20. Selama seminggu terakhir, GRT telah mengalami kenaikan lebih dari 130,0%. Saat ini, nilai tertinggi token sepanjang masa adalah US$ 2,84 .

Token GRT mulai naik pada awal tahun 2023 setelah jatuh pada paruh kedua tahun 2022. kapitalisasi pasar GRT telah meningkat di atas US$ 2 miliar. Volume perdagangan koin telah meningkat 1714,0% selama seminggu terakhir menyimpang dari pasokan koin yang beredar, yang telah menurun 1,38%. Hal ini membuat pasokan yang beredar menjadi 8,89 miliar, yang merupakan perkiraan 88,93% dari pasokan maksimumnya sebesar 10 miliar.

Apa itu The Graph (GRT)?

Ilustrasi aset kripto The Graph (GRT). Sumber: The Graph.
Ilustrasi aset kripto The Graph (GRT). Sumber: The Graph.

Baca juga: Harga Bitcoin Kembali Tembus Rp 350 Juta, Efek Pidato Ketua The Fed

The Graph adalah protokol pengindeksan untuk kueri data untuk jaringan seperti Ethereum dan IPFS, mendukung banyak aplikasi di DeFi dan ekosistem Web3 yang lebih luas. Siapa pun dapat membuat dan menerbitkan API terbuka, yang disebut subgraf, yang dapat dikueri oleh aplikasi menggunakan GraphQL untuk mengambil data blockchain.

Ada layanan yang dihosting dalam produksi yang memudahkan pengembang untuk mulai membangun Grafik dan jaringan terdesentralisasi akan diluncurkan akhir tahun ini. Grafik saat ini mendukung pengindeksan data dari Ethereum, IPFS dan POA, dengan lebih banyak jaringan segera hadir.

The Graph ini memungkinkan pengembang untuk mengakses dan menggunakan data dengan cepat dari aplikasi terdesentralisasi (dApps). Akibatnya, mengembangkan aplikasi yang berjalan di atas blockchain menjadi lebih sederhana. Selanjutnya, token GRT digunakan untuk mendorong orang dan bisnis untuk menyumbangkan daya komputasi ke jaringan.

Gerak GRT

Grafik harga harian GRT/USD. Sumber: TradingView.
Grafik harga harian GRT/USD. Sumber: TradingView.

Baca juga: BI Bakal Terbitkan Proof of Concept Rupiah Digital pada Juli 2023, Apa Itu?

Jangka waktu harian token Graph mengungkapkan pola harga yang menarik. Pada saat penulisan, token telah meningkat sebesar 40% dalam periode perdagangan yang diamati. Selain itu, telah meningkat sebesar 170% sejak 8 Januari, dengan kenaikan di bulan Februari mencapai lebih dari 118% dari total pertumbuhan.

Relative Strength Index (RSI) menunjukkan bahwa tren bullish saat tulisan ini dibuat dan diperdagangkan pada sekitar US$ 0,19. Garis RSI juga mengisyaratkan potensi pembalikan harga, yang menunjukkan bahwa token berada di wilayah overbought.

Penghitungan transaksi whale untuk GRT menurut Santiment sedang meningkat. Hal yang diperhatikan, Februari telah mencatat jumlah yang tinggi. Total transaksi whale yang dilaporkan pada 5 Februari lalu merupakan yang terbesar dalam enam bulan.

Nilai GRT dapat terus meningkat karena peningkatan jumlah transaksi whale dan arus masuk staking. Pembalikan harga, bagaimanapun, mungkin terjadi di beberapa titik dan menawarkan posisi masuk yang fantastis. Popularitas proyek Kecerdasan Buatan (artificial intelligence/AI) dapat berkontribusi pada kenaikan harga token.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com

Data Ungkap Alasan kripto Litecoin (LTC) Reli 80% ke Harga US$ 100

Aset kripto Litecoin (LTC) baru-baru ini mengalami reli 80% yang mengesankan setelah mengalami performa yang buruk sejak November 2022. Bisa dibilang LTC memulai bulan Februari dengan catatan yang indah, karena harganya mencapai lebih dari US$ 100 atau sekitar Rp 1,4 juta.

Menurut CoinGecko, token LTC telah meningkat 34% dalam kerangka waktu bulanan dengan keuntungan juga terjadi di grafik mingguan. Ini menunjukkan pendakian bertahap dan mantap menuju level resistensi saat ini.

Litecoin dikenal sebagai salah satu kripto paling andal di pasar. Menurut BitPay, platform pembayaran kripto tertua, meskipun Litecoin belum mengambil alih Bitcoin sebagai alat pembayaran, LTC telah menjadi keharusan bagi penggemar kripto yang ingin beralih dari keuangan tradisional ke aset digital.

Di Balik Tren Bullish Litecoin

Baca juga: CEO Ark Invest Cathie Wood Prediksi Harga Bitcoin Capai Rp 7,4 Miliar

Menurut Santiment, sebuah firma analitik kripto, peningkatan luar biasa ini dihasilkan dari dua faktor utama. Berdasarkan tweet Santiment, dua kekuatan pendorong utama Litecoin adalah adopsi yang meningkat dan proses pengurangan separuh di tahun 2023.

Litecoin menjadi lebih diterima oleh trader karena biaya transaksinya yang rendah dan waktu transaksi yang cepat. Fakta ini memungkinkan orang menggunakannya untuk pembelian sehari-hari, seperti membeli barang secara online atau mengirim uang ke orang lain. Akibatnya, permintaan Litecoin telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir, yang telah membuat harga LTC melonjak.

Pemegang token yang besar telah menambahkan banyak uang ke dalamnya, dan pengadopsiannya terus meningkat. Dalam tujuh bulan terakhir, alamat yang memegang koin telah menambahkan sekitar 1,15 juta token. Acara ini telah meningkatkan total pasokan token sebesar 0,5%.

Menurut laporan Santiment, beberapa pemegang token memperolehnya menjelang akhir Juli 2022. Pada saat itu, setiap token Litecoin diperdagangkan dengan harga kurang dari US$ 60, sehingga memberikan keuntungan yang baik bagi pemegangnya.

Halving Litecoin

Harga Litecoin melonjak pada candle harian l LTCUSDT di Tradingview.com.
Harga Litecoin melonjak pada candle harian l LTCUSDT di Tradingview.com.

Baca juga: Bappebti Kemendag dan ASPAKRINDO Gelar Bulan Literasi Kripto 2023

Halving adalah mekanisme untuk mengurangi hadiah blok untuk penambang hingga setengahnya. Proses ini bermaksud untuk menjaga pasokan aset kripto tetap terkendali dan untuk membantu menjaga stabilitas harganya. Setiap empat tahun, jaringan membagi dua penambang hadiah blok yang diterima untuk menambang di blockchain Litecoin.

Tindakan ini mengurangi total Litecoin yang dapat dihasilkan jaringan menjadi sekitar 84 juta koin. Penambang hanya akan menerima 6,25 LTC per blok saat peristiwa halving terjadi alih-alih hadiah 12,5 LTC saat ini.

Menurut beberapa analis, harga LTC yang lebih tinggi diharapkan, mengingat halving yang akan datang dijadwalkan pada Agustus 2023. Peristiwa ini akan terjadi pada saat ketinggian blok token mencapai 2.520.000, seperti yang telah terjadi di masa lalu.

Secara umum, peristiwa halving dapat memengaruhi harga secara positif, tetapi tidak ada jaminan bahwa harga koin akan mempertahankan momentum bullishnya. Harga LTC saat ini diperdagangkan pada US$ 99. Juga, perubahan harga 24 jamnya mencapai 0,60% pada saat penulisan.

Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





Sumber : news.tokocrypto.com

Misterius Harga Bitcoin 60% Lebih Tinggi di Nigeria, Kenapa?

Banyak investor yang bertanya-tanya mengapa harga Bitcoin (BTC) di Nigeria, bisa 60% lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain di dunia. Kenapa bisa terjadi?

Dilaporkan Cointelegraph, harga Bitcoin di Nigeria telah meroket jauh di atas tingkat pasar global. Penyebab perbedaan ini adalah kurs resmi naira-ke-dolar AS yang digunakan untuk perhitungan.

Pada saat artikel ini ditulis, harga 1 BTC di bursa kripto Nigeria, NairaEX adalah 17,8 juta naira, setara dengan US$ 38.792 dalam kurs resmi. Namun, media lokal menunjukkan bahwa kurs mata uang asing resmi yang dicantumkan oleh Bank Sentral Nigeria (CBN) tidak mencerminkan harga USD sebenarnya yang tersedia untuk warga negara Nigeria.

Perbedaan Kurs

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin.

Baca juga: BPS Pakai Teknologi Blockchain Olah Data Penduduk Indonesia

Sesuai nilai tukar CBN resmi, US$ 1 sama dengan 460 Naira Nigeria per 30 Januari. Namun, nilai tukar USD di pasar, atau harga sebenarnya yang dapat ditukarkan Naira Nigeria dengan dolar AS mendekati 750 Naira Nigeria.

Perbedaan antara kurs resmi naira-ke-USD dan kurs pasar riil USD untuk pedagang Nigeria menyebabkan Bitcoin tampak memiliki “premium” 60% di atas harga pasar saat ini, yaitu sekitar $23.124 pada saat penulisan.

Baru-baru ini, CBN memperkenalkan uang kertas naira baru dengan tujuan membatasi inflasi dan pencucian uang. Bank sentral memberlakukan tenggat waktu 24 Januari bagi warga Nigeria untuk menukar uang kertas denominasi lama mereka yang lebih tinggi dengan mata uang baru.

Namun, terjadi antrean panjang dan keluhan karena tidak cukup waktu untuk memenuhi tenggat waktu. Bank sentral sekarang telah memperpanjang tenggat waktu itu hingga 10 Februari, BBC melaporkan pada 29 Januari.

Nigeria dan Bitcoin

Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari (tengah) dan Gubernur Bank Sentral, Godwin Emefiele (kanan) saat meluncurkan mata uang digital, eNaira.
Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari (tengah) dan Gubernur Bank Sentral, Godwin Emefiele (kanan) saat meluncurkan mata uang digital, eNaira. Foto: Sunday Aghaeze/Nigeria State House via AP

Baca juga: Mengenal eNaira, Mata Uang Digital Nigeria yang Hebohkan Dunia

Nigeria telah menjadi negara terdepan untuk pencarian web Bitcoin, menurut Google Trends . Nigeria juga menjadi negara Afrika pertama yang meluncurkan mata uang digital, eNaira.

Bank Sentral Nigeria telah bergabung dengan daftar pasar negara berkembang yang bertaruh pada aset kripto untuk mengurangi biaya transaksi dan mempromosikan partisipasi dalam sistem keuangan formal.

Central Bank Digital Currency (CBDC) adalah mata uang digital tak sama seperti aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum yang memiliki nilai sebagian karena tidak terikat dengan mata uang fiat. eNaira akan sama dengan Naira fisik, yang telah mengalami penurunan nilai 5,6% akibat inflasi pada tahun 2021 lalu, meskipun ada upaya stabilisasi moneter bank sentral.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Kembali Tembus Rp 350 Juta, Efek Pidato Ketua The Fed

Harga Bitcoin (BTC) kembali naik di atas US$ 23.200 atau sekitar Rp 348 juta, setelah Ketua The Fed, Jerome Powell berpidato di forum ekonomi di Washington, DC yang mengatakan bahwa inflasi turun. Pernyataan Powell pada Selasa (7/2) malam itu disambut hangat oleh investor kripto.

Bitcoin mencapai kenaikan lebih dari 2% menjadi US$ 23.302,80, menurut CoinMarketCap. Sementara, Ethereum naik 1,3% menjadi US$ 1.682,63. Bitcoin berjuang untuk mempertahankan level US$ 23.000 pada hari Senin (6/2) setelah turun di bawah angka itu selama akhir pekan.

Powell mengatakan dalam sesi tanya jawab di Economic Club of Washington, DC bahwa meskipun proses menurunkan inflasi telah dimulai, “jalannya masih panjang” dan ini adalah “tahap paling awal.”

Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas
Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: REUTERS / Yuri Gripas

Baca juga: Mengenal Kripto SingularityNET (AGIX) yang Naik 800% Sejak Awal 2023

“Kami berharap 2023 menjadi tahun penurunan inflasi yang signifikan. Ini sebenarnya tugas kami untuk memastikan hal itu terjadi,” katanya dikutip CNBC. “Dugaan saya adalah hal itu tidak hanya terjadi pada tahun ini, tetapi tahun depan untuk turun mendekati 2%.”

Saham dan Kripto

Harga kripto secara singkat berubah lebih rendah di samping pasar saham, setelah Powell mengatakan laporan ekonomi di masa depan dapat memaksa bank sentral untuk mempertahankan kenaikan suku bunga secara agresif.

Imbal hasil Treasury menurun selama pidato – imbal hasil nota 10 tahun turun 1 basis poin dan obligasi 2 tahun kehilangan 5 basis poin. Indeks dolar AS juga merosot. Hasil dan indeks dolar AS cenderung bergerak terbalik ke kripto.

Setelah naik sekitar 40% untuk memulai tahun ini, Bitcoin telah mencapai puncaknya dalam seminggu terakhir karena investor yang meragukan daya tahan reli bersiap untuk volatilitas yang didorong situasi makroekonomi lebih lanjut dalam harga kripto tahun ini.

Ilustrasi market kripto bullish. Sumber: Shutterstocks.
Ilustrasi market kripto bullish. Sumber: Shutterstocks.

Baca juga: Token Kripto Aptos (APT) Capai Harga Tertinggi Sepanjang Masa

Reaksi pasar terhadap pidato Powell akan bergantung pada apakah dia akan lebih menekankan harapan disinflasi atau menimbulkan peringatan tentang perlunya pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut. Analis merasa ada kemungkinan Powell memberikan sinyal hawkish setelah laporan pekerjaan yang kuat.

Secara keseluruhan, sulit untuk membaca komentar Powell sebagai dovish, tetapi pasar mungkin mengharapkan kecenderungan yang lebih hawkish mengingat ini adalah kesempatan pertama ketua Fed untuk membuat pernyataan publik setelah laporan pekerjaan hari Jumat (3/2) lalu.

Pekan lalu, FOMC mengumumkan kenaikan suku bunga 0,25% dan sebagai tanggapan, pasar kripto memberikan reaksi bullish. Dalam skenario saat ini, pedagang tampaknya dalam mode menunggu dan menonton karena harga Bitcoin (BTC) hampir tidak berfluktuasi setiap jam. Sama halnya dengan saham berjangka, karena S&P 500 Futures turun hanya 0,1%.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



Sumber : news.tokocrypto.com