Tag Archives: cryptocurrency

Bitcoin Dominance Kembali ke 60% Ini Nasib Meme Coin yg Sempat Viral Sekarang!

Setelah Altcoin Season Index sempat menyentuh angka 100, sebuah level yang secara teori menandakan dominasi altcoin atas Bitcoin, nyatanya pasar altcoin, termasuk deretan meme coin populer, tidak menunjukkan performa spektakuler seperti yang terjadi pada siklus sebelumnya. Alih-alih mengalami reli besar, banyak altcoin justru bergerak stagnan bahkan terkoreksi.

Yang menarik setelah Bitcoin Diminance kembali mengalami kenaikan, dominasi Bitcoin tersebut semakin memberi tekanan tambahan pada altcoin, sehingga berbagai meme coin yang sempat viral seperti Popcat, WIF, Pepe, hingga Fartcoin mengalami penurunan tajam.

Apa Itu Bitcoin Dominance?

Bitcoin dominance menggambarkan persentase kapitalisasi pasar Bitcoin dibandingkan total kapitalisasi seluruh aset kripto. Saat ini, angka tersebut kembali menembus 60% setelah turun ke level 57%, kenaikan ini menandakan bahwa investor lebih banyak menaruh dana mereka di Bitcoin daripada di altcoin.

Harga Meme Coin Populer Hari Ini

Ditengah dominasi Bitcoin yang kembali menguat, banyak meme coin yang dulu sempat hype dan menyita perhatian banyak investor kripto, sekarang malah terus mengalami penunan, bahkan lebih dari 70%. Simak harga terbarunya di bawah.

POPCAT

Pergerakan harga Filecoin (POPCAT/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Sempat menjadi ramai di akhir 2024 hingga awal 2025, Popcat terinspirasi dari kucing yang sempat populer di internet.

Harga Popcat sempat melonjak hingga sekitar hampir $2 pada awal 2025 sebelum terkoreksi tajam seiring meredanya arus spekulatif di pasar. Per hari ini, Popcat tercatat berada di level US$0.134, turun lebih dari % year-on-year (YoY) dibanding harga tertingginya.

Baca juga: Strategi & Tools AI untuk Screening Meme Coin Potensial

Dogwifhat (WIF)

Pergerakan harga Dogwifhat (WIF/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Popularitas WIF melonjak pada awal 2024, saat komunitas Solana semakin berkembang pesat dan tren meme coin Solana mencapai puncaknya. Pada periode itu, WIF sempat mencetak harga tertinggi di sekitar US$4.8.

Namun, memasuki paruh akhir 2025, harga WIF kini berada di kisaran US$0.44, mencatat penurunan signifikan dibanding puncak sebelumnya dengan  lebih dari 90% penurunan year-on-year (YoY) dibanding harga tertingginya.

Pepe

Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Pepe (PEPE) adalah salah satu memecoin paling ikonik di jaringan Ethereum, terinspirasi dari karakter Pepe the Frog yang telah lama menjadi simbol budaya internet global.

Harga PEPE pernah melonjak drastis tak lama setelah peluncurannya, sempat mencetak kapitalisasi pasar miliaran dolar hanya dalam hitungan minggu, menjadikannya salah satu peluncuran meme coin tercepat yang sukses di Ethereum. 

Namun, seiring berjalannya waktu dan arus modal berpindah ke ekosistem lain seperti Solana, membuat momentum tersebut mulai mereda.

Saat ini, harga PEPE berada di sekitar $0.000006, turun lebih dari 75% secara year-on-year (YoY) dibanding puncak pergerakan pada awal 2025. 

FARTCOIN

Pergerakan harga Fartcoin (FARTCOIN/USDT) pada Jumat, 7 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Lahir dari launchpad populer Pump.Fun, Fartcoin (FARTCOIN) dengan cepat menjadi salah satu proyek meme coin paling menonjol di awal 2025. 

Popularitasnya melonjak berkat dorongan kuat dari sejumlah KOL (Key Opinion Leaders) dan whale yang secara terbuka mengekspresikan minat mereka terhadap token ini di media sosial. Efek gabungan dari promosi komunitas, narasi viral, dan spekulasi awal menciptakan lonjakan harga signifikan hanya dalam beberapa hari setelah peluncuran.

Pada puncaknya, Fartcoin sempat menembus US$2.00, dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar US$2 miliar, menempatkannya di antara meme coin dengan performa terbaik pada kuartal pertama 2025. 

Kini, Fartcoin diperdagangkan di kisaran US$0.26, mencatat penurunan sekitar 85% dari puncaknya, dengan kapitalisasi pasar yang menyusut ke kisaran US$300 juta.

SPX6900

SPX6900 (SPX) adalah meme coin bertema indeks pasar yang menjadi viral di tahun 2025, dengan simbol dan penamaan yang mengacu secara satir pada indeks saham S&P 500. 

SPX6900 mulai dikenal luas setelah dikaitkan dengan Murad Mahmudov, seorang analis kripto dan sekaligus tokoh KOL sentral memecoin. Dalam berbagai unggahan media sosial, ia menyebut SPX sebagai “eksperimen pasar likuiditas berbasis komunitas”.

Murad dilaporkan memiliki kepemilikan besar di SPX6900, dengan valuasi portofolio yang sempat mencapai lebih dari US$60 juta saat harga berada di puncaknya. 

Dari puncak harga di pertengahan 2025 yakni US$2.15, SPX kini mengalami koreksi yang cukup tajam ke level US$0.67 per 7 November 2025, mencatat penurunan lebih dari 70% year-on-year (YoY).

Baca juga: BlackRock Bocorkan Rencana Gila! Triliunan Dolar Siap Masuk XRP


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!

Dunia tengah memasuki fase baru yang ditandai oleh pergeseran kekuatan ekonomi antara Amerika Serikat dan China. Jika dulu kekayaan negara diukur dari besarnya cadangan emas, kini aset digital seperti Bitcoin mulai menantang dominasi tersebut. 

Ketika China memperkuat posisi Yuan dengan menimbun emas dan menolak kripto, Amerika justru mendorong adopsi Bitcoin secara agresif!

Bitcoin dan Amerika Serikat

Sejak terpilihnya Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat, Pemerintah AS gencar memberlakukan aturan baru yang pro terhadap Bitcoin dan aset kripto.

Pada Maret 2025, perintah Amerika Serikat secara resmi memberlakukan Bitcoin Strategic Reserve, yang mewajibkan BTC yang disita disimpan sebagai aset nasional tanpa penjualan, kecuali atas kewajiban hukum. Kerangka ini memungkinkan AS eksposur terhadap pasokan Bitcoin untuk jangka panjang. 

Baca juga: Trader Veteran Peter Brandt Memprediksi Target Harga Bitcoin Baru

Total Cadangan Bitcoin Amerika Serikat Terbaru

Pemerintah AS saat ini menjadi pemegang Bitcoin sovereign terbesar di dunia, dengan sekitar 325.000 BTC bernilai sekitar $33 miliar per November 2025. 

Keterlibatan pemerintah AS dengan Bitcoin secara garis besar dimulai melalui tindakan penegakan hukum daripada investasi proaktif.

Contohnya seperti penutupan Silk Road oleh FBI pada 2013 menyita 69,370 BTC, 94,643 BTC dari pemulihan peretasan Bitfinex 2016, dan masih banyak lagi.

Data negara-negara dengan Bitcoin terbanyak. Sumber: Bitcointreasuries

Hingga kini, Amerika masih menjadi negara dengan pemegang Bitcoin terbesar di dunia dengan total kepemilikan sebesar 1.555% dari total supply Bitcoin.

Perusahaan yang mengakumulasi Bitcoin. Sumber: Bitcointreasuries

Tak berhenti disitu, banyak juga perusahaan publik asal Amerika Serikat yang berbondong-bondong memborong Bitcoin, seperti MicroStrategy, MARA Holdings, Riot Platform, hingga Trump Media & Technology milik Presiden Amerika, Donald Trump.

Emas dan China

Tren harga emas terus naik selama dua tahun terakhir, mencapai rekor baru di atas $3,940 per ons pada Oktober 2025.

Menurut analis Fortune, pembelian emas secara besar-besaran oleh China digadang-gadang jadi salah satu penyebab kenaikan emas, selain tingginya tingkat inflasi dan ketegangan China dengan Amerika.

China disebut sedang melakukan diversifikasi dari aset USD, karena terinspirasi oleh sanksi terhadap Rusia, dan mendukung upaya de-dolarisasi seperti konvertibilitas yuan-emas.

Baca juga: Apa Itu PAX Gold (PAXG)?

Total Cadangan Emas China Terbaru

Cadangan emas resmi China mencapai 2.304 ton pada kuartal III 2025, menyumbang 7,7% dari cadangan devisanya dan menandai pembelian bulanan ke-11 berturut-turut pada September (menambahkan 1,2 ton). People’s Bank of China (PBoC) menambahkan 5 ton pada kuartal III, bagian dari tren sejak 2023 di tengah reli harga emas hingga $3.508 per ons. 

Cadangan emas negara-negera. Sumber: tradingeconomics

Para analis memperkirakan kepemilikan aktual bisa lebih tinggi, mungkin menargetkan 5.000 ton untuk menyamai skala ekonomi China (64% dari PDB AS) dan peringkat kedua secara global di belakang 8.133 ton AS. 

‘Perang Aset’ Antara Amerika dan China

Langkah-langkah yang dilakukan oleh Amerika dan China mencerminkan posisi strategis dalam tatanan global yang bergeser, dengan AS merangkul aset digital untuk inovasi dan China merapat ke emas untuk stabilitas. 

Para ahli mencatat peran emas dalam mempengaruhi dominasi dolar melalui inisiatif BRICS, sementara Bitcoin bisa melawannya jika AS mengintegrasikannya lebih lanjut. 

Korelasi antara Bitcoin (hitam) dan Emas (orange). Sumber: Newhedge

Di tengah kedua negara besar yang tengah mengakumulasi kedua aset tersebut, korelasi antara Bitcoin dan emas meningkat, menunjukkan bahwa Bitcoin semakin bergeser berfungsinya sebagai safe haven di tengah defisit dan konflik.

Tertarik untuk investasi di Bitcoin dan Emas? Kamu bisa langsung beli di Tokocrypto dengan biaya perdagangan 0% lho! Download sekarang!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Referensi:

Relative Return Insider: Gold and crypto take different paths amid US–China tension. Diakses 5 November 2025

Gold plunges below $4,000 as U.S.-China truce erodes haven demand. Diakses 5 November 2025

Top Government Bitcoin Holders: US Stash Could Increase Following Historic $15B Criminal Seizure. Diakses 5 November 2025



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

Sebelum membeli aset kripto, penting untuk memahami tokenomics dari aset yang ingin kamu beli. Tokenomics bukan sekadar angka total suplai token, tapi juga bagaimana distribusi, mekanisme, serta insentif ekonomi di baliknya bekerja untuk menjaga nilai dan keberlanjutan ekosistem. 

Tanpa pemahaman ini, investor bisa saja terjebak dalam proyek yang terlihat menarik karena hype, tapi sebenarnya memiliki struktur distribusi yang berisiko atau tidak sehat.

Hal yang sama berlaku untuk Avantis (AVNT) — token native dari platform perdagangan desentralisasi Avantis. AVNT memiliki total suplai sebesar 1 miliar token, sistem vesting yang akan dilepas secara bertahap selama beberapa tahun ke depan. 

Lalu, bagaimana sebenarnya struktur suplai, alokasi distribusi, mekanisme ekonomi, serta fungsi utama token AVNT di dalam ekosistem Avantis? Mari kita bahas secara detail.

Total Supply dan Distribusi AVNT

Token AVNT total suplai 1 miliar token yang dibagi ke dalam beberapa kategori dengan alokasi dan jadwal vesting yang berbeda. Tujuannya adalah menjaga keseimbangan antara insentif komunitas, investor, tim, serta keberlanjutan ekosistem Avantis.

Komunitas mendapat porsi terbesar (28,68%) melalui insentif on-chain, menegaskan fokus Avantis pada pertumbuhan organik dan partisipasi pengguna.

Investor awal (26,01%) dan tim/advisor (13,80%) memiliki periode cliff 12 bulan, yang berarti token mereka baru bisa diakses setelah setahun. Ini mencegah aksi jual cepat (dump) dan menunjukkan komitmen jangka panjang.

Airdrop #1 (12,58%) dan Liquidity Reserve (5,06%) langsung terbuka di TGE, memberikan likuiditas awal dan distribusi ke komunitas. Cek eligible airdrop untuk token AVNT di sini 👉 Avantis Airdrop.

Foundation (4,08%) dialokasikan untuk pengembangan produk dan perekrutan di masa depan, dengan vesting panjang (42 bulan) untuk mendukung keberlanjutan.

Progress Token Unlock AVNT

Saat ini, distribusi token AVNT masih didominasi oleh porsi yang belum dilepas ke pasar. Berdasarkan data terbaru, sekitar 79,77% dari total suplai masih terkunci, sementara hanya 20,21% yang sudah beredar (unlocked).

Artinya, mayoritas suplai AVNT masih berada dalam mekanisme vesting dan belum bisa diperdagangkan secara bebas. Kondisi ini memiliki beberapa implikasi penting, seperti:

  • Potensi tekanan jual di masa depan: Seiring berjalannya waktu, token yang terkunci akan dilepas secara bertahap sesuai jadwal vesting. Hal ini bisa menambah suplai di pasar dan berpotensi mempengaruhi harga.
  • Sinyal komitmen jangka panjang: Porsi besar yang masih terkunci menunjukkan bahwa tim, investor awal, dan ekosistem Avantis berkomitmen pada pembangunan jangka panjang.
  • Kesempatan bagi komunitas: Dengan unlock yang berlangsung bertahap hingga beberapa tahun ke depan, komunitas memiliki waktu untuk tumbuh, berpartisipasi, dan memperkuat ekosistem dari peruntukan token yang perlahan dirilis.

Berdasarkan data dari Tokenomist, secara keseluruhan, total suplai 1 miliar AVNT dibagi ke dalam tujuh kategori utama.

Alokasi terbesar jatuh kepada Onchain Incentives sebesar 286 juta AVNT (28,6%), yang ditujukan untuk mendukung aktivitas pengguna, likuiditas, dan perdagangan on-chain. Kemudian disusul oleh Early Backers sebanyak 266 juta AVNT (26,6%), yaitu investor awal yang mendukung proyek pada tahap pra-peluncuran.

Di sisi komunitas, Airdrop 1 menyumbang 125 juta AVNT (12,5%), sebagai insentif bagi pengguna awal. Sisanya masuk ke dalam kategori ekosistem, likuiditas, dan treasury.

Berdasarkan jadwal rilis token, butuh waktu hingga tahun 2029 bagi AVNT untuk mencapai 100% total suplai beredar. Artinya, selama empat tahun ke depan, suplai token akan terus bertambah secara terukur sesuai skema vesting yang sudah ditetapkan. 

Kegunaan Token AVNT dalam Ekosistem Avantis

Secara sederhana token AVNT berfungsi sebagai token utilitas sekaligus tata kelola (utility and governance token), berikut adalah kegunaan lengkapnya:

1. Utility Token untuk Ekosistem Avantis

$AVNT berfungsi sebagai token utilitas utama. Pemegang token yang melakukan staking dapat membantu mengamankan likuiditas penyedia (LP) saat terjadi volatilitas pasar. Sebagai imbalannya, mereka memperoleh reward AVNT, XP boosts, dan diskon biaya trading.

2. Governance: Hak Suara dalam Tata Kelola Protokol

$AVNT juga berperan sebagai token tata kelola. Pemegang token memiliki hak suara untuk menentukan arah pengembangan Avantis, termasuk ekspansi ke jaringan baru, penambahan aset leverage, penyesuaian struktur biaya, hingga pengembangan produk baru seperti pasar uang (money market) native Avantis.

3. Community Rewards: Insentif untuk Partisipasi

Token ini menjadi insentif bagi trader aktif, referrer, liquidity providers, builder, dan influencer yang berkontribusi dalam pertumbuhan ekosistem. Dengan begitu, Avantis memastikan bahwa pertumbuhan platform berpihak pada pengguna yang aktif mendukungnya.

Dalam update roadmap yang baru saja dirilis oleh Avantis, token AVNT juga akan mendapatkan beberapa kegunaan, seperti mekanisme buy-back.

Avantis akan melakukan pembelian kembali (buy-back) AVNT dari pendapatan protokol, tetapi dengan pendekatan berbasis milestone agar tidak menghambat pertumbuhan.

  • Milestone 1: Jika rata-rata pendapatan harian mencapai $200K, maka 30% fee akan dialokasikan untuk buy-back. Nilainya setara dengan lebih dari $22 juta per tahun.
  • Milestone 2: Jika pendapatan harian menembus $500K, maka 50% fee akan digunakan untuk buy-back, setara dengan $90 juta per tahun atau sekitar 11,4% dari total suplai. Pada tahap ini, AVNT diproyeksikan menjadi deflasi karena buy-back mampu menutup kebutuhan emisi token baru.

Roadmap dari token AVNT sendiri baru tersedia hingga Q4 2025, namun ke depannya Avantis berkomitmen untuk menggunakan masukan komunitas sebagai dasar pembaruan strategi token. 

Bagaimana Cara Membeli Avantis (AVNT)?

Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan AVNT/IDR, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ekosistem DeFi Avantis: Perdagangan Leverage, RWA, hingga Forex

Melalui rilis resmi Avantis, Avantis mengklaim bahwa proyek mereka lahir dari  keyakinan bahwa pasar keuangan tidak seharusnya dibatasi oleh geografi, gatekeeper, atau sistem lama.

Dalam waktu singkat, platform ini berhasil mencatatkan lebih dari $20 miliar volume perdagangan, menghadirkan hampir semua kelas aset global secara onchain melalui perpetual contracts, serta menarik lebih dari 75.000 pengguna aktif. 

Suksesnya Avantis tidak terlepas dari ekosistemnya yang terus berkembang, mulai dari fitur leverage trading, RWA, forex, SDK hingga ekosistem luar yang terintegrasi dengan Avantis. Berikut fitur-fitur yang ada di dalam ekosistem Avantis.

Baca juga: Apa Itu Avantis (AVNT)? Panduan Lengkap untuk Pemula

Trading Leverage On-Chain Sampai 500x

Sama seperti fitur yang ada di decentralized exchange (DEX) populer, salah satu pilar utama Avantis adalah perpetual trading. Fitur ini memungkinkan pengguna membuka posisi long atau short dengan leverage hingga 500×.

Untuk mendukung fitur trading ini, Avantis juga menerapkan mekanisme oracle real-time untuk harga aset, menghindari manipulasi harga dan menjaga keadilan antar trader. Model ini menjadikan Avantis sebagai salah satu DEX leverage yang paling transparan di sektor DeFi.

Selain itu, Avantis mengintegrasikan Liquidity Pool Terbuka, di mana siapa pun dapat menyediakan likuiditas dan memperoleh bagian dari biaya transaksi (trading fee share). Dengan ini, komunitas tidak hanya berperan sebagai pengguna, tapi juga sebagai penyokong ekosistem perdagangan.

Trading Aset Dunia Nyata (RWA): Saham dan Komoditas

Yang membuat Avantis unik adalah langkahnya menuju tokenisasi aset dunia nyata (RWA) — konsep yang memungkinkan aset tradisional seperti obligasi, saham, atau komoditas direpresentasikan dalam bentuk token di blockchain.

Avantis menyediakan perdagangan saham seperti Google, Apple, Nvidia, hingga Tesla. Selain saham ada juga komoditas seperti Emas, Silver, dan Minyak. Meskipun opsi komoditas yang ada belum begitu banyak, fitur ini tentunya dapat membuka peluang investasi yang lebih luas tanpa meninggalkan transparansi blockchain.

Trading Forex dalam Blockchain

Selain saham dan komoditas, Avantis juga membuka peluang bagi trader untuk masuk ke pasar forex dengan beragam pasangan mata uang populer seperti EUR/USD, GBP/USD, hingga USD/JPY.

Kehadiran fitur forex ini menjadikan Avantis sebagai solusi bagi investor yang ingin melakukan trading saham, kripto, dan forex dalam satu ekosistem.

Baca juga: Prediksi Harga Avantis (AVNT) 2025–2026: Peluang dan Risiko

Avantis SDK

Selain fokus pada produk trading, Avantis juga memperkuat ekosistemnya dengan Avantis SDK, sebuah toolkit gratis yang memberi akses ke likuiditas besar di jaringan Base. Melalui SDK ini, pengembang bisa berkreasi membangun bot market-making, agen AI, terminal forex, hingga aplikasi frontend baru. 

Melalui dukungan data harga real-time, eksekusi cepat, dan mesin risiko bawaan, Avantis mendorong lahirnya inovasi baru, dan menjadikan Avantis ini bukan hanya tempat trading, tetapi juga membuka ruang kolaborasi.

Apresiasi Avantis untuk Komunitas: Insentif dan Airdrop

Untuk mendorong pertumbuhan, Avantis Foundation mengalokasikan 9% dari total pasokan AVNT untuk pengembang selama beberapa tahun. Distribusi ini didasarkan pada penggunaan dan traksi, memastikan bahwa proyek dengan product-market fit yang kuat mendapat dukungan maksimal. Avantis berharap mekanisme ini dapat menciptakan flywheel yang berkelanjutan, di mana builder tidak hanya meluncurkan produk, tetapi juga berkembang.

Avantis juga memberikan Airdrop bagi para pengguna setianya, sebagai bentuk apresiasi. Pada airdrop pertama Avantis memberikan 125 juta AVNT (12,5%), sebagai insentif bagi pengguna awal.

Integrasi dengan Ekosistem Pendukung

Selain memiliki fitur dan ekosistem sendiri, ekosistem Avantis juga berkolaborasi dengan berbagai proyek inovatif, seperti:

  • Bankr: Agen AI yang memungkinkan perdagangan melalui tweet di X, dengan posisi senilai jutaan dolar sudah dibuka.
  • Keyrock: Market maker institusi yang memfasilitasi $20 miliar volume perdagangan.
  • Pyth Network: Penyedia oracle yang mendukung harga RWA real-time.
  • Nitrate: Platform perdagangan di Telegram untuk 100 juta pengguna kripto.
  • Flux: Terminal MT5 onchain pertama untuk perdagangan FX institusional.
  • Elsa: AI co-pilot untuk analisis dan strategi perdagangan.

Bagaimana Cara Membeli Avantis (AVNT)?

Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan AVNT/IDR, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Baca juga: Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Cara Membeli Avantis (AVNT) di Indonesia

Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Avantis (AVNT)? Tenang, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan kok!

Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli AVNT di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX).

Baca juga: Mengenal Tokenomics Avantis (AVNT): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

Membeli Lewat Bursa Kripto Resmi

Cara paling mudah untuk membeli token AVNT adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:

  • Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
  • Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
  • Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.

Pastikan kamu membeli token AVNT hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.

Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan AVNT/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.

Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli Avantis (AVNT) di Tokocrypto:

  1. Download aplikasi Tokocrypto
  2. Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
  3. Pada halaman dashboard, cari AVNT/IDR pada kolom pencarian
  4. Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
  5. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan

Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token AVNT → masukkan nominal pembelian.

Baca juga: Avantis Melejit 28% dalam 24 Jam, AVNT Kembali Masuk Radar Investor

Membeli Lewat Decentralized Exchange (DEX)

Tether Lakukan Chain Swap Besar Besaran

Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian AVNT juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Uniswap, Aerodrome atau PancakeSwap, tergantung jaringan tempat AVNT diluncurkan (saat ini berbasis Ethereum ERC-20).

Karena AVNT ini merupakan token Ethereum yang berada di jaringan Base, maka untuk membeli melalui DEX, kamu hanya perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Binance Wallet, atau Trust Wallet dan melakukan swap token Ethereum menjadi AVNT, lalu konfirmasi transaksi.

Cara untuk membeli AVNT di decentralized exchange:

  1. Buka aplikasi Tokocrypto
  2. Pada halaman dashboard, cari ETH/IDR pada kolom pencarian
  3. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
  4. Kirim ETH ke dompet yang kamu miliki melalui jaringan Base dengan mengikuti tutorialnya di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

Biaya Transaksi 

Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.

Sedangkan jika kamu membeli AVNT mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.

Kesimpulan

Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.

Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Aster vs Hyperliquid: Perbandingan Platform Perpetual DEX

Hyperliquid, platform decentralized exchange (DEX) populer dengan TVL lebih dari $5 miliar kini memiliki penantang baru—Aster.

Hyperliquid telah mendominasi pasar sejak 2023 sebagai platform Layer 1 khusus yang menawarkan performa tinggi, sementara Aster muncul sebagai pesaing baru di akhir 2025, dengan dukungan dari mantan CEO Binance Changpeng Zhao (CZ) yang termasuk dalam salah satu investor Aster, YZi Labs.

Dengan pertumbuhan Aster yang bisa terbilang sangat cepat untuk sebuah platform DEX yang baru saja dirilis, bahkan tidak lebih dari semenjak sebulan dirilisnya TGE (Token Generation Event) TVL Aster telah menembus $2,5 hampir setengah dari Hyperliquid.

Baca juga: Apa Itu Aster (ASTER)? Panduan Lengkap untuk Pemula

Berikut perbandingan antara Aster dan Hyperliquid:

Aspek Aster Hyperliquid
Positioning Pendatang baru DEX yang berfokus pada privasi dan fitur untuk para trader, terutama degen—tersedia perpetual futures dengan leverage hingga 1001x. Pemimpin pasar DEX, dibangun di atas jaringan blockchain layer 1 yang cepat, memprioritaskan kecepatan, transparansi, dan likuiditas.
Fitur Mode Spot dan Futures Leverage hingga 1001xMode PredictionPerpetual sahamHidden ordersFitur earn (staking) Mode Spot dan FuturesLeverage hingga 40xCentral Limit Order Book (CLOB) sepenuhnya on-chainTransparanFitur staking
Pendapatan Jaringan $1,4 juta dalam 1 bulan terakhir, sebagian digunakan untuk biaya buyback $HYPE. $1,6 juta dalam 1 bulan terakhir, sebagian digunakan untuk biaya buyback $HYPE.
Kecepatan & Performa Eksekusi cepat (25.000 order/detik lintas chain), tapi settlement cross-chain bisa 1-3 menit. Dukung hidden orders untuk privasi. Sub-second finality, 200.000 order/detik tanpa gas fee. Lebih andal untuk high-frequency trading.
Fungsi Token Tata kelola, diskon biaya, pembagian pendapatan melalui staking, dan insentif likuiditas. Model ekonomi yang sangat inflasioner untuk mendorong pertumbuhan. Tata kelola, diskon biaya, staking untuk keamanan jaringan, dan penangkapan nilai. Model ekonomi deflasi yang kuat melalui buyback & burn 93-97% dari biaya.
Risiko & Tantangan Risiko integritas platform yang parah akibat tuduhan wash trading, ketergantungan pada insentif, tekanan jual token yang masif dari airdrop. Risiko teknis terkait L1 yang relatif baru, sentralisasi validator, dan risiko copy trading atau manipulasi karena transparan.
Dukungan & Komunitas Didukung YZi Labs (eks-Binance Labs) & CZ, airdrop ketiga direncanakan. Komunitas dan loyalis CZ yang solid. Basis pengguna 518.000 (naik 78% di 2025), kepercayaan institusional kuat, ekosistem 100+ protokol.

Analisis Singkat

  • Keunggulan Aster: Cocok untuk trader yang mencari inovasi cepat, leverage tinggi, dan peluang airdrop. Pertumbuhannya menunjukkan potensi disruptif, terutama dengan integrasi TradFi seperti stock perps, tapi masih berisiko tinggi karena masih dalam posisi hype.
  • Keunggulan Hyperliquid: Dianggap lebih “investable” oleh analis karena revenue stabil, likuiditas dalam, dan visi ekosistem luas (bukan hanya perp). Meski kalah volume jangka pendek, ia memimpin open interest dan dianggap lebih tahan lama.
  • Prospek Masa Depan: Pasar perp DEX tumbuh pesat, tapi regulasi (terutama leverage tinggi) bisa memengaruhi keduanya. Aster berpotensi dominan jika L1 chain-nya sukses, sementara Hyperliquid unggul untuk adopsi institusional.

Baca juga: Prediksi Harga Aster 2025–2026: Potensi & Risiko

Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto ASTER?

Kamu bisa membeli Aster melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah yang sederhana seperti masuk ke akun Tokocrypto, mencari pasangan perdagangan ASTER/USDT, lalu menempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Melania Ikut Rilis Meme Koin, Harga Kripto Trump Langsung Anjlok


Jakarta

Donald Trump telah meluncurkan koin meme atau kripto jelang pelantikannya menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Namun, harga meme koin Trump langsung anjlok pasca istrinya, Melania ikut meluncurkan kripto.

Saat peluncuran, koin meme Trump telah menembus 20 teratas kripto berdasarkan kapitalisasi pasar mencapai US$ 14 miliar. Kini perhatian pasar tengah bergeser ke kripto milik Ibu Negara AS. Pengumuman juga disampaikan Melania melalui akun resmi X.

“Meme resmi Melania sudah tayang. Anda dapat membeli $melania sekarang,” kata Melania di media sosial X, dikutip dari Forbes, Senin (20/1/2025).


Harga koin Melania melonjak hingga lebih dari US$ 5 dan memberinya kapitalisasi pasar lebih dari US$ 5 miliar. Sementara koin Trump disebut telah merosot tajam.

Menurut data on-chain, meme koin Trump anjlok sekitar 40%, anjlok karena para pedagang berebut untuk membeli koin baru,

“Ini sungguh gila. Kurang dari 48 jam yang lalu, Donald Trump meluncurkan $trump yang baru saja menghapus kapitalisasi pasar sebesar $7,5 miliar dalam 10 menit. Dalam beberapa menit menjelang peluncuran token Melania Trump, kami melihat pesanan jual besar-besaran dalam $trump,” kata analis di The Kobeissi Letter memposting ke X.

Simak juga Video: Trump Tunjuk Eks Kepala Paypal Jadi Pimpinan AI-Kripto Gedung Putih

[Gambas:Video 20detik]

(ada/rrd)

Sumber : finance.detik.com

Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis baca koran
ilustrasi sumber : unsplash.com / adeolu eletu

Harga Bitcoin Tiba-tiba Terjun Bebas!


Jakarta

Pasar keuangan digital kripro kompak terkoreksi pada perdagangan hari ini, Selasa (16/12/2025). Penurunan harga terjadi pada Bitcoin (BTC) yang diikuti beberapa altcoin lainnya, seperti Ethereum, BNB, hingga Solana.

Mengutip dari data perdagangan Coinmarketcap hari ini, harga BTC melemah 4,44% selama 24 jam terakhir. BTC turun signifikan dari harga tertingginya di level US$ 89.945 atau sekitar Rp 1,50 miliar (asumsi kurs Rp 16.692) ke posisi US$ 85.595 atau sekitar Rp 1.42 miliar.

Jika ditarik pada perdagangan sepekan terakhir, pergerakan harga BTC turun signifikan setelah mencapai level US$ 94.350 atau sekitar Rp 1,54 miliar. Dalam sepekan, harga BTC tercatat melemah sebesar 4,79%.


Berdasarkan analisa Coinmarketcap, para investor BTC masih menanti laporan inflasi AS. Data inflasi ini disebut dapat menentukan tren harga BTC di sisa bulan Desember 2025. Adapun data yang dinanti mencakup penjualan ritel, klaim pengangguran, Indeks Harga Konsumen, hingga konsumsi rumah tangga.

Meski begitu, koreksi harga ini tidak hanya terjadi untuk mata uang BTC. Pelemahan yang sama juga terjadi pada Ethereum (ETH) yang melemah 6,88% selama 24. ETH melemah dari harga tertingginya di level US$ 3.171 atau sekitar Rp 52,93 juta ke harga US$ 2.909 atau Rp 48,55 juta.

Kemudian untuk BNB melemah 4,16% sepanjang perdagangan 24 jam terakhir. BNB turun dari harga tertingginya US$ 892,44 ke level US$ 852,34. Sementara untuk Solana (SOL) melemah 4,61% sepanjang 24 jam terakhir, dari harga tertinggi di posisi US$ 134,58 ke level US$ 125,91.

Lihat juga Video: Harga Bitcoin Sentuh Rp 1,8 M, Apa Penyebabnya?

(kil/kil)



Sumber : finance.detik.com

Babak Belur Jelang Akhir Tahun, Bitcoin Masih Kuat Nanjak?


Jakarta

Harga Bitcoin (BTC) mengalami tekanan hebat jelang akhir tahun 2025. Berdasarkan data perdagangan Coinmarketcap hari ini (18/12/2025), BTC terkoreksi 4,04% pada perdagangan sepekan terakhir ke harga US$ 86.611 atau sekitar Rp 1,44 miliar (asumsi kurs Rp 16.733) pukul 12.45 WIB.

Angka ini tercatat menurun drastis dari level tertingginya di harga US$ 92.900 atau sekitar Rp 1,55 miliar pada Jumat (12/12/2025). Tekanan ini terjadi akibat ketidakpastian pasar, arus dana ETF, dan faktor makroekonomi global, yang membuat pelaku pasar mencermati level teknikal.

Pada 15 Desember 2025, BTC sendiri mengalami tekanan jual tajam dan memicu likuidasi posisi long senilai sekitar US$ 200 juta hanya dalam waktu satu jam. Namun, rendahnya volume jual mengindikasikan penurunan lebih menyerupai koreksi sehat dibandingkan perubahan tren besar.


Kemudian dari sisi fundamental, investor institusional tercatat menarik dana dari spot Bitcoin ETF. Akan tetapi terjadi akumulasi korporasi yang terus berlangsung dan menopang optimisme jangka panjang terhadap Bitcoin.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan BTC memiliki area krusial di level US$ 88.000-US$ 89.000. Jika mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, BTC berpotensi melanjutkan penguatan menuju area US$ 90.000 hingga US$ 95.000.

Kondisi ini dianggap dapat mengembalikan sentimen bullish dan membuka peluang uji ulang level psikologis US$ 100.000 sebelum akhir tahun. “Selama Bitcoin mampu bertahan di atas US$86.000, peluang pemulihan masih terbuka,” ungkap Fyqieh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/12/2025).

Meski begitu, terdapat risiko penurunan masih membayangi. Level support penting berada di US$ 85.000. Jika area ini gagal dipertahankan, BTC berpotensi turun lebih dalam ke US$ 83.000 bahkan hingga US$ 80.500.

Pasalnya, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi BTC, seperti kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Pengetatan moneter Jepang kerap kali memicu volatilitas di aset berisiko seperti BTC yang berakibat kurangnya likuiditas dari yen carry trade.

“Kegagalan mempertahankan level tersebut bisa memicu fase konsolidasi lebih panjang dan menunda potensi reli hingga awal 2026,” jelasnya.

Fyqieh menjelaskan, level US$ 100.000 dipandang sebagai resistance kuat. Analis global seperti CEO Galaxy Digital, Mike Novogratz, menilai area tersebut menjadi zona jual bagi investor yang sebelumnya membeli di harga tinggi. Dengan begitu, terdapat potensi menahan laju kenaikan dalam jangka pendek.

Dengan kondisi saat ini, ungkap Fyqieh, proyeksi harga BTC berada pada fase netral ke bullish. Bertahan di atas US$ 86.000 menjaga skenario pemulihan tetap valid, sementara penembusan di atas US$ 92.000 berpotensi menggeser outlook pasar kembali ke arah bullish menjelang akhir tahun.

“Pasar masih membutuhkan katalis yang kuat untuk menembus resistance besar. Selama belum ada dorongan volume dan sentimen yang signifikan, pergerakan Bitcoin cenderung bergerak sideways dengan volatilitas tinggi,” tutupnya.

Simak juga Video BNN Ungkap Sulitnya Lacak Transaksi Narkoba Lewat Bitcoin-Kripto

(kil/kil)



Sumber : finance.detik.com

Kapitalisasi Pasar Kripto Diprediksi Tembus US$ 3 T, Ini Pemicunya


Jakarta

Pasar aset kripto terpantau menghijau sepanjang kuartal I 2024 karena berbagai sentimen. Sentimen positif ini diyakini akan berlanjut hingga kuartal II-2024 dengan proyeksi nilai kapitalisasi mmencapai US$ 3 triliun.

CEO Bittime Ryan Lymn mengatakan pasar kripto bakal tetap bullish karena investor global terus menambah kepemilikan ETF Bitcoin menjelang moment halving Bitcoin yang sangat dinantikan pada pertengahan April tahun ini.

Pada saat yang sama, regulasi aset digital global menjadi lebih fokus ke investor kripto. Pada bulan Maret, regulator Eropa mengesahkan undang-undang anti pencucian uang yang baru. Sementara Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengambil langkah-langkah yang berpotensi mengklasifikasikan Ethereum (ETH) sebagai instrumen sekuritas, yang berkaitan kabar ETF Ethereum.


“Rentang waktu tiga bulan dari Februari hingga April secara historis merupakan periode yang kuat untuk harga Bitcoin, dan investor optimis reli kripto di awal tahun 2024 dapat berlanjut hingga kuartal II,” ungkap Ryan dalam keterangannya, Rabu (3/4/2024).

Product Manager Bittime, Fransiskus Bupu Awa Du’a mengatakan secara historis harga Bitcoin biasanya mencapai titik terendah sekitar setahun sebelum halving terjadi, dan kemudian terus menguat selama kurang lebih satu tahun setelah halving selesai.

Namun saat ini, sebelum halving pasar kripto sudah bullish sejak awal tahun. Fransiskus menilai penguatan ini terjadi karena memang turut didongkrak oleh ETF Bitcoin.

“Harga Bitcoin menembus level tertinggi sepanjang masa pada bulan Maret karena ETF Bitcoin mencatat arus masuk bersih harian lebih dari US$ 1 miliar. Jumlah itu lebih tinggi daripada arus masuk yang dialami sejak tanggal peluncuran,” jelasnya.

Menurutnya hal itu terjadi karena semakin banyak investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap aset kripto. ETF Bitcoin memberikan akses yang lebih mudah ke kelas aset ini, dan memicu permintaan yang kuat di bulan Maret, sehingga mengerek pasar kripto.

Berdasarkan data TradingView, nilai kapitalisasi pasar aset kripto telah melonjak 63,05% sepanjang kuartal I 2024 menjadi US$ 2,61 triliun di akhir Maret lalu. Angka itu naik dari US$ 1,6 triliun di akhir 2023. Adapun dari total kapitalisasi pasar US$ 2,61 triliun tersebut, tercatat Bitcoin menyumbang US$ 1,21 triliun atau sebesar 46,38%.

“Jika melihat data harian, total nilai kapitalisasi pasar aset kripto sempat menyentuh level tertinggi harian 2024 di angka US$2,72 triliun pada 14 Maret lalu. Kami optimistis pada kuartal II 2024, total nilai kapitalisasi pasar aset kripto bisa menyentuh level US$ 3 triliun,” ungkapnya.

Menurut Fransiskus, terdapat berbagai faktor yang bakal mendukung kenaikan tersebut. Hal itu dari mulai ETF Bitcoin, Bitcoin halving, narasi tokenisasi aset dunia nyata (RWA), serta potensi peluncuran produk ETF Ethereum yang bisa menggairahkan pasar aset kripto.

Lebih lanjut, Bittime telah beroperasi sejak 2022 dan saat ini menyediakan ratusan aset kripto dengan biaya transaksi dan biaya admin yang rendah. Selain itu, Bittime juga memiliki fitur-fitur produk yang menarik demi memenuhi kebutuhan pengguna.

Yang terkini, Bittime me-listing beberapa koin yang tengah digandrungi pasar, antara lain ZK, BABYDOGE, SFUND, SSV, dan AGI. Aplikasi Bittime bisa diunduh di Google Play dan App Store.

(das/das)



Sumber : finance.detik.com