Tag Archives: dosen

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia Diperpanjang, Peserta Unggah Ulang Dokumen


Jakarta

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek mengumumkan layanan elektronik Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dapat diakses kembali. Sebelumnya, layanan ini terdampak oleh masalah Pusat Data Nasional (PDN).

Sehubungan dengan masalah PDN tersebut, masa pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia Dalam Negeri dan BPI Pathway Program Doktoral Luar Negeri bagi dosen LPTK/PPG dan vokasi 2024 diperpanjang menjadi 18-31 Juli 2024.

Jika sudah memiliki akun, pendaftar BPI Dalam Negeri dan BPI Pathway Program Doktoral tersebut diminta untuk reset password. Kemudian, log in di portal BPI dan lengkapi semua berkas pendaftaran.


Sedangkan bagi peminat BPI Dalam Negeri dan BPI Pathway Program Doktoral di atas yang belum memiliki akun, maka diminta untuk membuat akun dan log in di portal pendaftaran. Kemudian, lengkapi semua berkas pendaftaran.

Peserta BPI Luar Negeri Diminta Unggah Ulang Dokumen

Sedangkan pendaftar Beasiswa Pendidikan Indonesia Luar Negeri Tahun 2024 diminta untuk unggah ulang dokumen persyaratan pendaftaran. Dalam hal ini, pendaftar juga diminta mengecek akun dan surel masing-masing.

Jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia Dalam Negeri 2024

Dikutip dari laman resminya, berikut jenis-jenis BPI Dalam Negeri:

  • BPI Calon Guru SMK S1/D4
  • BPI Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) S1/D4
  • BPI Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) S1/D4
  • BPI Pelaku Budaya S1/D4, S2, dan S3
  • Beasiswa Indonesia Maju S1/D4
  • BPI Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) S1/D4
  • BPI Pendidikan PTA S2 dan S3
  • BPI Pendidikan PTV S2 dan S3
  • BPI Pendidik dan Tenaga Kependidikan S2

Informasi pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024 bisa diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id. Jangan terlewat, detikers!

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Mau Kuliah Pascasarjana di ITB? Ini 4 Jenis Beasiswa yang Bisa Dicoba



Jakarta

Menempuh pendidikan pascasarjana memang membutuhkan biaya yang lebih besar dibandingkan vokasi atau sarjana. Pasalnya, mahasiswa pascasarjana dituntut sering melakukan riset.

Oleh karena itu, kini sudah banyak beasiswa yang bermunculan bagi mahasiswa S2 dan S3. Baik yang berasal dari kementerian, lembaga, atau perusahaan swasta.

Nah, bagi detikers yang ingin melanjutkan S2 atau S3 di Institut Teknologi Bandung (ITB), tidak perlu banyak khawatir soal biaya pendidikan. Kampus ini sudah menjalin kerja sama dengan berbagai mitra untuk menyediakan beasiswa bagi mahasiswanya.


Dilansir dari laman ITB, berikut adalah jenis-jenis beasiswa yang disediakan oleh ITB untuk mahasiswa pascasarjana:

Jenis-Jenis Beasiswa ITB bagi Mahasiswa Pascasarjana

1. Beasiswa LPDP

Siapa yang tidak tahu beasiswa satu ini? Beasiswa LPDP adalah bantuan pendidikan bagi mahasiswa vokasi, sarjana maupun pascasarjana yang disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

LPDP memiliki ragam pilihan kampus baik dalam maupun luar negeri. Selain itu, beasiswa ini juga bisa dicoba oleh penyandang disabilitas hingga mahasiswa yang berasal dari daerah pedalaman.

Untuk mendaftar beasiswa LPDP di ITB, pastikan terlebih dahulu mahasiswa memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari ITB. Selain itu, perhatikan juga syarat-syarat lainnya.

2. Beasiswa BPI Kemendikbudristek

Sama seperti LPDP, beasiswa ini juga disediakan oleh pemerintah yakni Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Beasiswa Pendidikan Indonesia atau BPI ini bisa dicoba oleh mahasiswa S2 dan S3 ITB.

Beasiswa ini secara khusus ditujukan bagi calon guru SMK, guru SD, guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. BPI pun menyediakan beasiswa asrama mahasiswa nusantara.

Demikian juga bagi calon dosen S2 dan S3 bisa menerima beasiswa ini asalkan memenuhi kriteria yang ada sesuai Permendikbud Nomor 27 tahun 2022.

3. Beasiswa BRIN

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setiap tahunnya menyediakan beragam beasiswa riset bagi mahasiswa magister dan doktoral. Beasiswa dari BRIN dibagi menjadi dua yakni degree by research dan doktor strategis.

Untuk memaksimalkan riset, BRIN juga menggandeng LPDP membagikan beasiswa prioritas. Selain itu, BRIN juga sering mengadakan kompetisi hasil riset bagi mahasiswa S2 dan S3, tentunya dengan hadiah yang nominalnya jutaan rupiah.

4. Beasiswa JFLS

Detikers warga Jawa Barat? Maka bisa mencoba daftar beasiswa Jabar Future Leader Scholarship (JFLS). Cakupan beasiswa ini termasuk luas karena diperuntukkan bagi mahasiswa D3, D4, S1, S2, hingga S3.

Bantuan berupa biaya pendidikan bagi mahasiswa yang berprestasi dan sesuai nama beasiswanya, memiliki jiwa kepemimpinan. Tak hanya dalam uang, bantuan JFLS juga berupa pendampingan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan soft skill lainnya.

Keuntungan mahasiswa S2 dan S3 dalam mendaftar beasiswa ini adalah menjadi prioritas penerima. Syaratnya hanya perlu memiliki LoA dari ITB dan dokumen diri lainnya.

Itulah beberapa beasiswa yang disediakan oleh pascasarjana ITB bagi mahasiswanya. Mau coba daftar yang mana nih?

(cyu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Ada Beasiswa S3 di Seoul National University buat Dosen, Yuk Daftar!



Jakarta

Kedutaan Besar Republik Indonesia Seoul menawarkan beasiswa S3 di Seoul National University (SNU). Beasiswa ini ditujukan bagi dosen perguruan tinggi Indonesia untuk fall semester 2024.

Berdasarkan survei The Higher Education 2024, SNU masuk ke dalam 62 kampus terbaik di dunia. SNU kini mempunyai 17.000 mahasiswa program sarjana dan 11.000 program pascasarjana.

Pendaftaran akan segera ditutup pada 7 Maret 2024 dan bisa dilakukan secara online lewat laman https://en.snu.ac.kr/admission.


Bagi dosen yang ingin mencoba daftar beasiswa ini bisa menyimak ketentuan lengkap tentang Seoul National University President’s Fellowship (SNUPF) berikut ini ya:

Fasilitas Beasiswa SNUPF 2024

  1. Biaya kuliah penuh selama enam semester
  2. Uang saku bulanan selama 3-4 tahun senilai KRW 1.500.000~2.000.000
  3. Tiket pesawat pulang pergi (kelas ekonomi berdasarkan sistem GTS)
  4. Pelatihan bahasa Korea (kelas malam selama semester reguler)
  5. Asuransi kesehatan nasional( jumlah pertanggungan diberikan tergantung dari situasi penerima)
  6. Tunjangan pengasuhan anak (jumlah pertanggungan diberikan tergantung dari situasi penerima).

Syarat Daftar Beasiswa SNUPF 2024

  • Lulusan S2
  • Dosen dari universitas di Indonesia
  • Dosen yang mengajar mata kuliah akademis atau melakukan penelitian akademis
  • Sudah mengajar minimal selama enam bulan
  • Jabatan di universitas sebagai profesor, profesor madya, asisten profesor. profesor riset, dosen, asisten dosen atau asisten peneliti.

Berkas Pendaftaran Beasiswa SNUPF 2024

  • Formulir pendaftaran (wajib)
  • Surat keterangan kerja di perguruan tinggi (wajib)
  • Sertifikat pengalaman kerja (wajib)
  • Transkrip akademik S1 dan S2 (wajib)
  • Ijazah S1 dan S2 (wajib)
  • Surat rekomendasi dari dekan atau rektor universitas tempat bekerja
  • Video prestasi penelitian dan pengajaran, rencana studi, tujuan setelah lulus (dicantumkan lewat link)
  • Dokumen yang dapat mengesahkan pencapaian penelitian
  • Dokumen yang dapat mengesahkan kegiatan ekstrakurikuler
  • Sertifikat kemahiran bahasa Korea (TOPIK, Certificate of Language Center)
  • Sertifikat kemahiran bahasa Inggris TOEFL /IELTS /TOEIC)
  • Dokumen yang dapat membuktikan keadaan ekonomi keluarga

Jadwal Penting Beasiswa SNUPF 2024

  • Maret 2024: Pendaftaran beasiswa
  • April 2024: Seleksi administrasi pelamar
  • Juli 2024: Pengumuman pelamar yang lolos seleksi administrasi dan wawancara
  • Jui-Agustus 2024: Pengumuman penerima beasiswa

Bagaimana detikers, mau coba beasiswa SNUPF 2024 ini? Yuk segera daftarkan diriku karena masa pendaftaran akan segera ditutup!

(cyu/nah)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Tak Cuma Tukang, Ahli Ini Harus Terlibat Saat Bangun Rumah biar Nggak Ambruk


Jakarta

Saat bangun atau renovasi rumah, sosok yang pasti terlihat setiap hari di lokasi konstruksi adalah tukang. Sebenarnya di balik itu, ada banyak pihak yang harus terlibat untuk memastikan ketepatan dan keamanan konstruksi. Kira-kira siapa saja ya?

Menurut arsitek sekaligus dosen di Binus University Denny Setiawan ketika membangun dan renovasi rumah beberapa ahli perlu terlibat di dalamnya. Sebab, sebelum memulai proyek, perlu ada sebuah desain bangunan yang merupakan syarat wajib untuk mendapat izin membangun dari pemerintah. Izin ini disebut dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Berikut beberapa ahli yang perlu terlibat dalam setiap pembangunan.


1. Ahli Sipil

Saat membangun dan merenovasi rumah, hal pertama yang harus dipastikan adalah keamanannya. Proses pengecekan ini dilakukan oleh ahli sipil atau insinyur sipil.

“Keselamatan itu ahli sipil, ahli struktur. Itu perlu dilibatkan dan penting sekali perannya untuk menjamin bangunannya layak fungsi atau tidak,” kata Denny saat dihubungi detikcom, pada Kamis (2/10/2025).

2. Arsitek

Arsitek dikenal sebagai profesi yang berkutat pada gambar dan desain bangunan. Dalam proses pembangunan, arsitek bukan hanya sebagai pembuat desain, melainkan nahkoda pada proyek tersebut. Ia harus memastikan hingga akhir pembangunannya tepat dan sesuai dengan perencanaan awal.

“Arsitek membangun atau mendesain sesuai dengan apa yang seharusnya,” jelasnya.

3. Kontraktor

Denny menjelaskan, arsitek dan ahli sipil sebenarnya sudah cukup memastikan pembangunan berjalan lancar dan aman. Namun, apabila ingin memakai jasa kontraktor juga tidak masalah.

“Arsitek berkewajiban menjaga sampai bangunan itu sesuai dengan apa yang digambar. Jadi kalau ada arsitek, otomatis ada kontraktor. Kecuali kliennya sendiri yang meminta tidak ada kontraktor,” terangnya.

4. Tukang

Terakhir adalah tukang. Mereka adalah ahli-ahli pembangunan yang merealisasikan ide dari pemilik rumah dan arsitek. Mereka bekerja berdasarkan arahan dan aturan dari arsitek dan ahli sipil.

Itulah sosok ahli yang harus ada di setiap pembangunan dan renovasi, jangan sampai asal-asalan menyerahkan pembangunan kepada orang yang tak berpengalaman ya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya!



Jakarta

Kabar baik! Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) 2024 telah dibuka mulai 2 Mei – 15 Juni 2024. Beasiswa ini disediakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Kami mengajak seluruh guru dan dosen yang ingin melanjutkan studi untuk bisa mendapatkan beasiswa ini lewat seleksi yang sesuai ketentuan,” tutur Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Abdul Haris dalam webinar sosialisasi BPI 2024 di Youtube Puslapdik Kemdikbud, Kamis (2/5/2024).

Haris mengatakan beasiswa ini bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan S1, S2 hingga S3. Adapun pilihan kampus yang tersedia ada yang di dalam maupun luar negeri.


“Tujuan dari BPI ini terus dikembangkan dan telah dilakukan koordinasi yang baik antara Diktiristek dan BPPT, juga dengan institusi-institusi yang sudah bersedia menjadi tujuan studi,” ujar Guru Besar bidang Ilmu Geofisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia itu.

Kemudian, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti mengatakan BPI ini ditujukan bagi para guru, calon tenaga pendidik dosen, hingga pelaku budaya.

“Beasiswa Pendidikan Indonesia diluncurkan pada tahun 2021 dan dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik, pendidik (guru), dosen serta insan budaya untuk menempuh pendidikan bergelar maupun non gelar baik di dalam atau luar negeri,” ujar Suharti.

Untuk informasi lengkap seputar BPI 2024, berikut selengkapnya:

Komponen Pembiayaan BPI 2024

Dana Pendidikan

  1. Dana pendaftaran
  2. Dana SPP
  3. Dana tunjangan buku
  4. Dana bantuan penelitian/tesis/disertasi
  5. Dana bantuan seminar internasional
  6. Dana bantuan publikasi jurnal internasional

Dana Pendukung

  1. Dana transportasi
  2. Dana aplikasi visa
  3. Dana asuransi kesehatan
  4. Dana hidup bulanan
  5. Dana kedatangan
  6. Dana tunjangan keluarga (khusus doktor)
  7. Program pengayaan afirmasi dan pengayaan bahasa (khusus afirmasi)

Biaya Pendukung Disabilitas

  1. Dana aplikasi visa pendamping
  2. Dana transportasi pendamping
  3. Dana asuransi kesehatan pendamping
  4. Dana tunjangan visa pendukung
  5. Biaya pendukung lainnya yang ditetapkan BPPT
  6. Jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024
  7. Beasiswa Calon Guru SMK (S1)
  8. Beasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara (S1)
  9. Beasiswa PGSD (S1)
  10. Beasiswa Pendidikan PJOK (S1)
  11. Beasiswa Indonesia Maju (S1)
  12. Beasiswa Pelaku Budaya (S1-S3)
  13. Beasiswa Perguruan Tinggi Akademik (S2-S3)
  14. Beasiswa Perguruan Tinggi Vokasi (S2-S3)

Syarat Daftar Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

  • WNI atau WNA khusus darmasiswa.
  • Khusus guru, dosen, tendik harus mempunyai nomor identitas seperti NUPTK, NUP, NIDN, NIDIK, NITK dan bekerja di instansi di bawah naungan Kemendikbudristek.
  • Mempunyai ijazah dan transkrip jenjang sebelumnya. Bagi lulusan luar negeri wajib melakukan penyetaraan ijazah.
  • Mempunyai LoA Unconditional atau Conditional (hanya jika syarat tidak mengubah status kelulusan)
  • Mengikuti ketentuan Permenpan RB
  • Mempunyai skor kemampuan bahasa Inggris minimal TOEFL IBT/ 80, TOEFL PTE 58, IELTS 6,5, Bahasa Arab TOAFL 450, Bahasa Prancis C1/Bahasa Spanyol C1/Bahasa Cina: HSK Level 5 Point 180
  • Mempunyai surat keterangan sehat dan bebas narkoba dengan masa berlaku 6 bulan sejak diterbitkan hingga masa pendaftaran.
  • Mempunyai surat pernyataan pendaftaran
  • Bagi penyandang disabilitas mempunyai SK penyandang disabilitas dari rumah sakit, surat persetujuan dari orang tua, dan surat permohonan pendamping.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024

Tujuan Luar Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 31 Mei 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juni 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: Juli 2024
  • Pembekalan studi: Agustus 2024

Tujuan Dalam Negeri

  • Pembukaan pendaftaran: 2 Mei 2024
  • Penutupan pendaftaran: 15 Juni 2024
  • Seleksi administrasi dan wawancara: Juli 2024
  • Sinkronisasi data dengan perguruan tinggi: Agustus 2024
  • Penetapan penerima dan registrasi ulang: September 2024
  • Pembekalan studi: September 2024

Itulah informasi seputar pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024. Untuk mengetahui detail persyaratan daftar beasiswa ini, detikers bisa melihatnya di https://beasiswa.kemdikbud.go.id/ ya.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Pelatihan Bahasa Inggris bagi Dosen dan Tendik, Yuk Daftar!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah membuka pendaftaran beasiswa Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris (PKBI) bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan dosen perguruan tinggi untuk studi jenjang doktor ke luar negeri dan meningkatkan kinerja administrasi perkantoran tenaga kependidikan.

PKBI mempunyai fokus peningkatan skor IELTS dan kinerja administrasi perkantoran. Nantinya, peserta akan menjalani kursus selama dua bulan dari Agustus-Oktober 2024.


Pelaksanaan PKBI digelar secara hybrid (daring dan luring). Beberapa tahapan kursus yang akan dijalani peserta dimulai dari placement test, kegiatan pembelajaran, hingga tes IELTS dan TOEFL.

Lantas apa saja syarat yang harus dipenuhi untuk bisa mengikuti PKBI? Berdasarkan informasi dari laman Dikti Kemdikbud, berikut syarat-syaratnya:

Syarat Daftar PKBI Guru dan Tendik 2024

Syarat Umum

  • Dosen tetap atau tenaga kependidikan di institusi naungan Dikti Kemendikbudristek.
  • Mendapat izin tertulis dari pimpinan instansial untuk menjalani kursus dan meninggalkan tugas pekerjaan selama kursus.
  • Bersedia mengikuti kursus dari awal hingga akhir.

Syarat Khusus

1. Dosen

  • Memiliki NIDN atau NIDK yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 6.0, atau
  • TOEFL ITP 530, atau TOEFL iBT 70, atau PTE Academic 50 yang masih berlaku (2 tahun sejak tanggal terbit sertifikat).
  • Berusia tidak lebih dari 40 tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran.
  • Pendidikan terakhir jenjang Magister (S2), belum memiliki gelar doktor, dan tidak sedang mengikuti pendidikan jenjang doktor.

2. Tenaga Kependidikan

  • Memiliki NIP atau NITK.
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 5.0, atau
  • TOEFL ITP 425, atau TOEFL iBT 40, atau PTE Academic 40, atau Duolingo 90 yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit sertifikat).
  • Berusia tidak lebih dari 45 tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran.
  • Pendidikan terakhir minimal jenjang Diploma III (D3).

Komponen Pembiayan PKBI Dosen dan Tendik 2024

  • Biaya kursus (at cost)
  • Biaya tes IELTS atau TOEIC
  • Subsidi biaya hidup saat kursus secara luring
  • Biaya perjalanan PP saat mengikuti kursus secara luring atau mengikuti tes IELTS di lokasi tertentu.

Tata Cara Daftar PKBI Dosen dan Tendik 2024

  1. Memenuhi syarat khusus dan umum terlebih dahulu.
  2. Buka laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/
  3. Pilih jenis pendaftaran “Dosen” atau “Tenaga Kependidikan”
  4. Membuat akun dengan memasukkan NIDN/NIDK atau NIP/NTK.
  5. Mengisi data diri pada formulir pendaftaran sesuai permintaan.
  6. Mengunggah dokumen persyaratan yang diperlukan.

Jadwal Pendaftaran PKBI Dosen dan Tendik 2024

  • Pendaftaran: Mei – 22 Juni 2024
  • Seleksi administrasi: Juni – Juli 2024
  • Penetapan penerima: Juli 2024
  • Pelaksanaan: Agustus – Oktober

Demikian informasi seputar beasiswa pelatihan bahasa Inggris bagi dosen dan tendik. Semoga membantu ya.

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Kemdikbud Buka Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi Sains 2024 bagi Dosen, Ada Tunjangan Bulanan!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) memberikan tawaran beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi Bidang Pendidikan Sains 2024 lagi seluruh dosen di Indonesia.

Beasiswa ini berbentuk bantuan persiapan dosen dalam melanjutkan pendidikan di bidang sains untuk program doktor di luar negeri. Pemberian beasiswa berlaku selama dua bulan.

Awardee nantinya akan mengikuti pelatihan pra-doktoral dalam rangka membekali peserta dengan first-hand experience untuk studi program doktor di perguruan tinggi luar negeri. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pembimbing akademik.


Pendaftarannya masih dibuka hingga 30 Juni 2024. Ingin mendapatkan beasiswa ini?

Begini syarat dan cara daftarnya, sebagaimana dikutip dari Booklet Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024:

Keuntungan Penerima Beasiswa

  • Mendapatkan biaya pendidikan (institutional fee).
  • Mendapatkan biaya pendukung seperti biaya transportasi, biaya aplikasi visa/ residence permit, biaya asuransi kesehatan, dan biaya hidup bulanan.
  • Mendapat materi matchmaking dengan calon supervisor, termasuk mendiskusikan dan mereviu proposal riset dan mengenalkan fasilitas riset yang tersedia di perguruan tinggi tujuan.
  • Mendapat materi academic writing dan bisa meningkatkan kualitas proposal riset untuk studi doktor yang bersifat individual.
  • Mendapat materi academic English untuk tujuan riset studi doktor.
  • Mendapat materi pre-doctoral development activities.

Syarat Daftar Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024

  • Berstatus dosen tetap di bidang pendidikan sains dan memiliki
  • NIDN/NIDK dari Perguruan tinggi negeri baru (PTNB) sesuai Pasal 2 Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2016.
  • Berusia maksimal 40 tahun.
  • Lulus S2 dari perguruan tinggi di bawah binaan Kemendikbudristek, Kemenag, perguruan tinggi luar negeri yang diakui Kemendikbudristek, maupun kementerian lain atau lembaga
    pemerintah non-kementerian yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT).
  • Mempunyai IPK S2 minimal 3,25 sementara lulusan doktor by research tanpa IPK tapi harus melampirkan surat rekomendasi dari
    pembimbing magister atau perguruan tinggi pemberi ijazah.
  • Tidak sedang menempuh studi jenjang doktor (ongoing) atau sudah memiliki gelar doktor.
  • Memiliki surat izin dari atasan langsung sesuai format.
  • Memiliki dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (maksimal dua tahun) dengan skor minimal TOEFL ITP® 550, TOEFL iBT® 79, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0 (writing minimal 5.5), atau TOEP 70.
  • Memiliki proposal penelitian untuk studi jenjang doktor dalam bahasa Inggris sesuai format.
  • Memiliki surat keterangan sehat dari dokter rumah sakit pemerintah.
  • Menandatangani Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa Pra Doktoral Afirmasi sesuai format.

Cara Daftar Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024

  • Mendaftar secara daring melalui laman: http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.
  • Melengkapi dan mengunggah semua dokumen persyaratan.
  • Melakukan submit aplikasi pendaftaran.
  • Seleksi beasiswa berupa seleksi administrasi berdasarkan data yang diajukan pelamar pada laman pendaftaran.
  • Apabila diperlukan, pelamar yang lolos seleksi administrasi akan dipanggil wawancara untuk memastikan kelayakannya.

Jadwal Seleksi Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi 2024

  • Pendaftaran: terakhir 30 Juni 2024
  • Seleksi: Juli 2024
  • Pengumuman hasil seleksi: Agustus 2024
  • Orientasi: Agustus 2024
  • Pelaksanaan program: September – November 2024

Demikian informasi Beasiswa Pra-Doktoral Afirmasi Bidang Pendidikan Sains 2024 bagi dosen. Ayo segera daftar!

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa S3 untuk Dosen di Coventry University Inggris Nih, Cek Syaratnya!


Jakarta

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) membuka pendaftaran program beasiswa Dikti dan Coventry University 2024. Beasiswa ini ditujukan khusus untuk seluruh dosen yang ada di perguruan tinggi baik negeri ataupun swasta di bawah Diktiristek.

Pendaftaran dibuka sampai 14 Juli 2024 melalui laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa S3 lainnya, ada dua program yang akan dilalui dosen.

Program pertama adalah persiapan jenjang doktor (pre-doctoral course program) dan kedua program doktor itu sendiri (doctoral scholarship program). Kedua program ini mendapat pendanaan penuh dari Diktiristek baik biaya studi atau biaya pendukung lainnya termasuk biaya hidup.


Untuk itu, yuk simak informasi lengkap terkait beasiswa S3 khusus dosen di Coventry University, Inggris dikutip dari laman resmi Ditjen Diktiristek, Minggu (16/6/2024).

Program Beasiswa S3 Dosen Coventry University

Seperti yang disebutkan sebelumnya, beasiswa ini terdiri atas dua program, yakni:

1. Program persiapan jenjang doktor (pre-doctoral course program)

Peserta yang terpilih awalnya akan mengikuti pre-doctoral course program selama maksimal dua bulan di Conventry University. Berbagai materi yang akan didapatkan seperti:

  • Kegiatan matchmaking dengan calon promotor termasuk mendiskusikan dan mereview proposal riset
  • Academic writing untuk meningkatkan kualitas proposal riset untuk studi doktor
  • English for academic purpose untuk tujuan riset studi doktoral
  • Pre-doctoral development activities yang terdiri dari berbagai kegiatan seperti orientasi, penulisan personal statement, research skill hingga tentang draf proposal riset studi doktor yang baik.

2. Beasiswa program doktor (doctoral scholarship program)

Setelah mengikuti pre-doctoral course program, peserta akan diseleksi lebih lanjut untuk mendapat beasiswa program doktor di Coventry University, Inggris.

Syarat Program Beasiswa S3 Dosen Coventry University

Pre-doctoral Course Program

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku.
  2. Berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
  3. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah binaan Ditjen Diktiristek.
  4. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
  5. Telah lulus program magister S2 dibuktikan dengan ijazah magister.
  6. Tidak sedang menjalani studi atau telah lulus program doktor.
  7. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku.
  8. Melampirkan Curriculum Vitae dalam Bahasa Inggris.
  9. Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pimpinan instansi asal sesuai formal yang disediakan.
  10. Memiliki personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format yang disedikan.
  11. Memiliki proposal penelitian untuk studi jenjang doktor
  12. Melampirkan surat pernyataan pendaftar program beasiswa Dikti-Coventry University sesuai format yang disediakan.
  13. Melampirkan surat keterangan sehat.
  14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain.

Doctoral Scholarship Program

  • Sudah menyelesaikan program Pre-doctoral Course Program di Conventry University.
  • Mendapat surat rekomendasi dari calon promotor di Conventry University
  • Memiliki proposal riset yang telah disetujui oleh calon promotor di Conventry University
  • Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat dari Coventry University.

Informasi selanjutnya bisa dilihat di sini. Yuk manfaatkan kesempatan baik ini dan selamat mendaftar, detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Non-Degree ke Mesir untuk Pengasuh Pesantren dan Dosen Ma’had Aly, Berminat?



Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren bersama Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran beasiswa non-degree ke Mesir. Pendaftaran bisa dilakukan melalui Pusaka Super Apps hingga 1 Oktober 2024 mendatang.

Beasiswa pendidikan non-degree ini berbentuk pelatihan kepengarangan turots yang ditujukan khusus untuk meningkatkan kompetensi para pengasuh pesantren dan dosen ma’had aly. Selama program berlangsung peserta akan melakukan kajian manuskrip.

Sehingga kompetensi para pengasuh pesantren dan dosen ma’had aly dalam kajian ilmiah bisa meningkat. Peserta juga diharapkan bisa melestarikan budaya lokal dalam rangka mendukung pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pesantren.


Berminat mendaftar? Berikut ini informasi selengkapnya dikutip dari postingan Instagram Beasiswa Santri, Minggu (29/9/2024).

Syarat Beasiswa Non-Degree Mesir

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia yang menetap di Indonesia dan tidak memiliki status kewarganegaraan ganda.
  2. Berusia maksimal 55 tahun saat mendaftar.
  3. Pendaftar berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama. Dibuktikan dengan kepemilikan nomor statistik pesantren (NSP) dan aktif melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.
  4. Tidak sedang mendapatkan beasiswa dari pemerintah.
  5. Bersedia menulis tulisan singkat terkait dengan turots Islami.
  6. Memiliki kemampuan bahasa asing (Inggris/Arab/lainnya).
  7. Memiliki kemampuan membaca dan memahami Kitab Kuning.
  8. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
  9. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi, nasionalisme, patriotisme serta integritas.
  10. Diusulkan oleh dan mendapat izin serta rekomendasi dari pimpinan pesantren.

Syarat Dokumen

  1. Scan asli pasfoto berwarna ukuran 3×4
  2. Scan asli kartu tanda penduduk (KTP)
  3. Scan asli ijazah pendidikan terakhir
  4. Scan asli piagam atau sertifikat prestasi akademik dan/atau nonakademik (jika ada)
  5. Scan asli surat pengantar pesantren yang ditandatangani oleh pimpinan pesantren
  6. Scan asli surat rekomendasi dari pesantren asal ditandatangani oleh pimpinan pesantren untuk pengasuh pesantren
  7. Scan asli surat rekomendasi mudir ma’had aly bagi peserta dari ma’had aly
  8. Scan asli surat pernyataan komitmen dan integritas bermaterai Rp 10.000 yang ditandatangani pendaftar
  9. Draft esai penulisan dan kepengarangan karya ilmiah turots
  10. Diutamakan memiliki paspor yang masih aktif dalam 8 bulan kedepan.

Cara Mendaftar Beasiswa Non-Degree Mesir

  1. Unduh dan buat akun Pusaka Super Apps
  2. Setelah akun dibuat, login melalui PC/desktop/laptop menggunakan tautan pusaka.kemenag.go.id/login
  3. Setelah login, pendaftar akan diminta untuk menghubungkan akun SSO, klik “Hubungkan akun SSO”.
  4. Setelah berhasil, cari menu “Beasiwa Indonesia Bangkit” lalu klik untuk menuju laman pendaftaran
  5. Pendaftar akan otomatis diarahkan pada laman beasiswa.kemenag.go.id.
  6. Pendaftar dapat melengkapi profil dengan mengisi tab identitas, riwayat pendidikan, pengalaman bekerja, hingga tab berkas.
  7. Pendaftar dapat melihat tahapan seleksi program pelatihan yang diikuti pada dashboard pendaftar.

Komponen Biaya Beasiswa Non-Degree Mesir

  • Biaya program (tuition fee)
  • Visa
  • Asuransi
  • Biaya hidup selama program
  • Transportasi pulang dan pergi

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Non-Degree Mesir

  • Pendaftaran: hingga 1 Oktober 2024
  • Seleksi administrasi: 2-3 Oktober 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 4 Oktober 2024
  • Seleksi wawancara: 7 Oktober 2024
  • Pengumuman kelayakan mengikuti program: 10 Oktober 2024
  • Pengurusan dokumen: 11-31 Oktober 2024
  • Masa pelatihan: 1-30 November 2024

Informasi lebih lanjut bisa dilihat melalui Instagram @beasiswa_santri. Selamat mendaftar detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Indonesia-Austria 2025 Khusus Dosen Dibuka Lagi, Ada Tunjangan Keluarga!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa Indonesia-Austria Scholarship Programme (IASP) 2025. Beasiswa ini diberikan khusus kepada dosen di bawah binaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kementerian Diktisaintek) yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang doktor (S3) di kampus Austria.

Dibuka hingga 1 Maret 2025 mendatang, pendaftaran IASP dilakukan melalui http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/. Setiap tahunnya, beasiswa ini membuka kuota hingga 15 penerima dengan bidang studi atau penelitian yang fokus pada Ilmu Pengetahuan Alam, Teknik, Kedokteran, Ilmu Kesehatan, Pertanian, Ilmu Sosial dan Humaniora, serta Seni.

Siap mendaftar? Berikut informasinya dikutip dari laman Ditjen Diktiristek, dan Austria’s Agency for Education and Internationalisation, Selasa (29/10/2024).


Syarat Beasiswa IASP 2025

Adapun syarat yang harus dipenuhi calon awardee beasiswa IASP 2025 yakni:

  1. Dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Kementerian Diktisaintek
  2. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN)
  3. Memiliki surat izin dari pemimpin perguruan tinggi asal (untuk dosen perguruan tinggi negeri) dan/atau dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah masing-masing (untuk dosen PTS)
  4. Memiliki gelar magister (S2) dengan tahun kelulusan maksimal 5 tahun pada tahun pendaftaran
  5. Belum memiliki gelar doktor (S3) dan tidak sedang menempuh pendidikan jenjang doktor (on-going)
  6. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan ketentuan skor minimal yaitu: TOEFL iBT 90; atau TOEFL ITP 550; atau IELTS 6,5, yang masih berlaku (maksimal dua tahun terakhir)
  7. Mempunyai usulan penelitian yang telah disetujui calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi Austria
  8. Berusia maksimal 35 tahun pada 31 Desember tahun pendaftaran
  9. Memiliki CV dalam bahasa Inggris
  10. Memiliki 2 buah surat rekomendasi akademik berbahasa Inggris
  11. Memiliki paspor yang masih berlaku minimal 1 tahun
  12. Memiliki Letter of Acceptance (LoA) yang masih berlaku dan tidak bersyarat (unconditional) dari perguruan tinggi tujuan atau dari calon pembimbing/supervisor di perguruan tinggi tujuan
  13. Memiliki ijazah dan transkrip nilai pendidikan program magister dalam bahasa Inggris sesuai dengan aslinya
  14. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dokter rumah sakit pemerintah
  15. Pelamar yang berstatus suami/istri dan memiliki bidang keilmuan yang sama, tidak diperkenankan melamar pada perguruan tinggi yang sama dan/atau dibimbing oleh supervisor yang sama.

Manfaat Beasiswa IASP 2025

  • Biaya pendidikan hingga akhir
  • Tunjangan hidup bulanan sebesar EUR 1.150 atau sekitar Rp 19.543.560 (per kurs hari ini sebesar Rp 16.994)
  • Tiket pesawat dengan biaya maksimum EUR 1.000 atau sekitar Rp 16 juta
  • Tunjangan transportasi bulanan sebesar EUR 80 atau sekitar Rp 1,3 juta
  • Tunjangan keluarga bulanan maksimal sebesar EUR 250 atau Rp 4,2 juta untuk pasangan dan tambahan EUR 250 atau Rp 4,2 juta untuk maksimal satu anak. Tunjangan keluarga diberikan di tahun ke-2 dan ke-3 mahasiswa.

Pendaftaran masih dibuka hingga bulan Maret 2025. Informasi lebih lengkap bisa lihat di sini atau mengunjungi tautan https://grants.at/en/. Selamat mendaftar!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com