Tag Archives: jalur mandiri

KIP Kuliah 2025 PTN dan PTS Jalur Mandiri: Jadwal, Cara, dan Besarannya


Jakarta

Masa pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah masih dibuka bagi yang ingin ikut jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Pendaftar jalur mandiri PTN bisa mendaftar KIP Kuliah paling lambat 30 September, sementara pendaftar jalur mandiri PTS hingga 31 Oktober 2025.

KIP Kuliah adalah bantuan sosial bidang pendidikan bagi mahasiswa berupa biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup. Tujuannya untuk memperluas akses dan kesempatan perguruan tinggi bagi mahasiswa tidak mampu secara ekonomi serta meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi.

Besar KIP Kuliah 2025

Berikut komponen KIP Kuliah dan besarannya berdasarkan materi sosialisasi KIP Kuliah 2025 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) I-XVII, Kebijakan KIP Kuliah Tahun 2025:


  • Biaya kuliah atau biaya pendidikan, baik bernama uang kuliah tunggal (UKT) atau sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi, dengan besar pada kelompok UKT 1-3, yakni antara Rp2 juta-Rp5 juta sesuai akreditasi dan bidang ilmu
  • Bantuan biaya hidup, ditetapkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal tiap wilayah perguruan tinggi dalam 5klaster besaran sebagai berikut:
    • Rp800.000 per bulan
    • Rp950.000 per bulan
    • Rp1.100.000 per bulan
    • Rp1.250.000 per bulan
    • Rp1.400.000 per bulan.

Bantuan biaya hidup diberikan satu kali per enam bulan/1 semester, diberikan langsung ke rekening penerima KIP Kuliah.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

Informasi KIP Kuliah 2025 jalur mandiri PTN dan PTS dapat diakses di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/ dan situs resmi penerimaan mahasiswa baru kampus tujuan masing-masing. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

ITS Buka Beasiswa untuk Camaba Jalur Mandiri 2024, Yuk Buruan Daftar!



Jakarta

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) membuka pendaftaran beasiswa bagi calon mahasiswa baru tahun 2024/2025. Beasiswa ini disediakan lewat jalur mandiri prestasi.

Kepala Subdirektorat Admisi, Eng Unggul Wasiwitono menyampaikan tidak ada persyaratan khusus untuk mendaftar beasiswa ini. Mahasiswa yang lolos nantinya tidak dikenakan Iuran Pengembangan Institut (IPI).

“ITS menawarkan kualitas pendidikan yang sangat baik, dan jalur ini memberikan kesempatan besar yang tidak boleh disia-siakan,”jelasnya dalam laman ITS, dikutip Rabu (8/5/2024).


Prestasi yang dipakai bisa dari berbagai bidang baik akademik maupun non akademik seperti robotika, olahraga, atau hafalan Al-Quran. ITS juga mempermudah calon mahasiswa karena prestasi yang diterima bisa mulai dari tingkat provinsi.

Unggul menambahkan sertifikat ketua organisasi dan portofolio sesuai prodi tujuan bisa disertakan juga sebagai nilai tambah.

“Untuk memastikan keaslian dokumen yang disertakan, tim verifikasi khusus akan dibentuk guna memeriksa sertifikat dan bukti prestasi yang diberikan oleh para peserta,” katanya.

Faktor penting lain dalam menentukan kelulusan calon mahasiswa baru untuk mendapat beasiswa yakni nilai rapor, jejak nilai UTBK alumni, dan indeks sekolah.

“Dapat dikatakan bahwa pembobotan rapor dan prestasi cukup seimbang,” jelas dosen Departemen Teknik Mesin ITS tersebut.

Syarat Daftar Jalur Mandiri Prestasi ITS 2024

  • Warga Negara Indonesia
  • Lulus SMA/MA/SMK/sederajat atau peserta didik Paket C tahun 2024, 2023, atau 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2024)
  • Tidak dinyatakan lulus jalur SNBP 2024
  • Memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh ITS
  • Memiliki prestasi akademik dan non akademik minimal tingkat provinsi
  • Memilih prodi ITS yang terakreditasi A

Daya Tampung ITS Jalur Mandiri 2024

Fakultas Sains dan Analitika Data

Fisika: 51
Matematika: 60
Statistika: 100
Kimia: 60
Biologi: 36
Sains aktuaria: 60
Sains analitik dan instrumentasi kimia: 24
Sains data: 20

Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem

Teknik mesin: 100
Teknik kimia: 100
Teknik fisika: 60
Teknik industri: 100
Teknik material: 100
Teknik pangan: 40

Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian

Teknik sipil: 90
Arsitektur: 60
Teknik lingkungan: 65
Perencanaan wilayah dan kota: 85
Teknik geomatika: 65
Teknik geofisika: 45

Fakultas Teknologi Kelautan

Teknik perkapalan: 42
Teknik sistem perkapalan: 49
Teknik sistem perkapalan (joint degree): 21
Teknik kelautan: 42
Teknik transportasi laut: 28
Teknik lepas pantai: 28

Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas

Teknik elektro: 120
Teknik biomedik: 60
Teknik komputer: 20
Teknik informatika: 96
Sistem informasi: 95
Teknologi informasi: 60
Teknik telekomunikasi: 40
Inovasi digital: 20
Rekayasa perangkat lunak: 20
Rekayasa kecerdasan artifisial: 20

Fakultas Kedokteran dan Kesehatan

Teknologi kedokteran: 60

Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital

Desain produk industri: 42
Desain interior: 60
Desain komunikasi visual: 80
Manajemen bisnis: 60
Studi pembangunan: 54

Fakultas Vokasi

Teknik sipil: 31
Teknologi rekayasa konstruksi bangunan air: 31
Teknologi rekayasa manufaktur: 31
Teknologi rekayasa konversi energi: 31
Teknologi rekayasa otomasi: 45
Teknologi rekayasa kimia industri: 45
Teknologi rekayasa instrumentasi: 45
Statistika bisnis: 45

Pendaftaran jalur ini sudah dibuka sejak 23 April 2024 dan akan ditutup pada 31 Mei 2024. Oleh karena itu, segera daftarkan dirimu detikers!

(cyu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Cara Daftar KIP Kuliah 2024 dan Besaran Dana Per Mahasiswa



Jakarta

Detikers berencana mendaftar jalur jalur mandiri dengan KIP Kuliah? Bantuan pendidikan ini juga terbuka bagi pendaftar jalur mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS).

Kartu Indonesia Pintar (KIP ) Kuliah Merdeka adalah bantuan pendidikan bagi calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik baik tetapi berasal dari keluarga kurang mampu dan terkendala keuangan.

Dana KIP Kuliah, Dapat Berapa?

Jika tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau menerima program bansos, penerima KIP Kuliah akan dikenakan gratis biaya pendaftaran UTBK SNBT 2024 dan seleksi masuk oleh perguruan tinggi. Setelah lolos seleksi, calon mahasiswa juga akan mendapat komponen KIP Kuliah lainnya.


Berdasarkan panduan resminya, KIP Kuliah terdiri dari gratis biaya kuliah Uang Kuliah Tunggal (UKT) atau Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan bantuan biaya hidup. Ada lima klaster bantuan biaya hidup tahun ini, yaitu:

  • Rp 800 ribu per bulan
  • Rp 950 ribu per bulan
  • Rp 1,1 juta per bulan
  • Rp 1,25 juta per bulan
  • Rp 1,4 juta per bulan

Besar dana biaya hidup di kota kabupaten lokasi kampus dapat dilihat pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

Cara Daftar Kuliah dengan KIP

  1. Buka https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/
  2. Buat akun KIP Kuliah
  3. Login lagi untuk mendaftar
  4. Isi formulir pendaftaran sesuai dengan status kelayakan
  5. Jika status kelayakan yang ditampilkan >4, isi biodata, keluarga, ekonomi, rumat, aset, prestasi dan rencana tinggal, lalu unggah dokumen yang diperlukan
  6. Pilih jalur seleksi masuk kampus yang hendak diikuti, misalnya Ujian Mandiri
  7. Centang bagian pakta integritas
  8. Mendaftar ke perguruan tinggi tujuan sesuai jalur yang diinginkan
  9. Apabila lolos seleksi masuk kampus tujuan, jalani verifikasi yang digelar kampus tujuan sesuai ketentuan.

Semoga lolos seleksi masuk kampus tujuan dengan KIP Kuliah, detikers.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa SM ITB 2024, Calon Mahasiswa Cek Ya



Jakarta

Pendaftaran Seleksi Mandiri Institut Teknologi Bandung (SM ITB) 2024 buka pendaftaran hingga 18 Juni 2024 pukul 15.00 WIB. Sebelum mendaftar, kenali dulu peluang beasiswa di jalur SM ITB 2024.

Dijelaskan dalam laman Admission ITB, ada tiga jenis beasiswa dan bantuan pendidikan yang dibuka bagi calon mahasiswa jalur SM ITB. Ketiganya yaitu Beasiswa Dukungan Daerah 3T, Beasiswa SM ITB: Peminatan Program Studi Strategis Nasional, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.


Berikut komponen beasiswa dan syaratnya masing-masing.

Komponen Beasiswa Dukungan Daerah 3T SM ITB

  • Gratis biaya pendaftaran, uang kuliah tunggal (UKT) per semester, dan uang pangkal di awal kuliah Iuran Pengembangan Institusi (IPI)
  • Pendampingan akademik lewat tutorial, kelas pendalaman materi, dan dukungan akademik lain dari tim dosen dan asisten mahasiswa
  • Bimbingan konseling, forum berbagi pengalaman, kunjungan wisata, team building, dan dukungan nonakademik lain untuk bantu adaptasi mahasiswa asal daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di lingkungan baru dan pengembangan dirinya

Komponen SM-ITB: Peminatan Prodi Strategis Nasional

  • Gratis uang pangkal di awal kuliah atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI)

Komponen KIP Kuliah SM ITB

  • Gratis biaya pendaftaran SM ITB 2024
  • Gratis uang kuliah tunggal (UKT) per semester, dan uang pangkal di awal kuliah Iuran Pengembangan Institusi (IPI)
  • Bantuan lain dari KIP Kuliah Kemendikbudristek

Dikutip dari laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek, penerima KIP Kuliah Merdeka 2024 akan mendapat biaya kuliah (langsung ditransfer ke rekening perguruan tinggi) dan bantuan biaya hidup per bulan (ditransfer ke rekening mahasiswa).

Besar bantuan biaya hidup KIP Kuliah yaitu antara Rp 800 ribu-Rp 1,4 juta, bergantung pada perhitungan indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi.

Syarat Beasiswa Dukungan Daerah 3T

  • Lulusan SMA/MA/SMK di daerah 3T 2024, 2023, atau 2022, cek daftar daerah 3T di sini
  • Menempuh pendidikan di SMA/MA/SMK di daerah 3T selama 3 tahun
  • Memilih program studi yang ditawarkan pada Program Dukungan Daerah 3T pada SM ITB, dengan pilihan sebagai berikut:
    • Fisika (FMIPA-IPA)
    • Astronomi (FMIPA-IPA)
    • Kimia (FMIPA-IPA)
    • Meteorologi (FITB-G)
    • Oseanografi (FITB-G)
    • Teknik Geofisika (FTTM-C)
    • Rekayasa Pertanian (SITH-R)
    • Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
    • Teknologi Pascapanen (SITH-R)
    • Teknik Fisika (FTI-SP)
    • Teknik Bioenergi dan Kemurgi (FTI-SP)
    • Teknik Mesin (FTMD)
    • Teknik Material (FTMD)
    • Perencanaan Wilayah dan Kota (SAPPK-C)
    • Teknik Tenaga Listrik (STEI-R)
    • Teknik Telekomunikasi (STEI-R)
    • Teknik Elektro (STEI-R)
    • Teknik Informatika Kelas Jatinangor (STEI-K)
    • Sistem dan Teknologi Informasi Kelas Jatinangor (STEI-K)
    • Teknik Sipil (FTSL-SI)
    • Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air (FTSL-SI)
    • Teknik Lingkungan (FTSL-L)
    • Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (FTSL-L)
    • Kriya (FSRD-C)
    • Kewirausahaan (SBM-G)

Syarat Beasiswa SM ITB: Peminatan Prodi Strategis Nasional

Peminat beasiswa SM ITB: Peminatan memilih prodi strategis nasional yang mendukung pengembnangan industri dasar RI, ketahanan pangan dan energi, mitigasi bencana, dan adaptasi terhadap perubahan iklim, dengan pilihan prodi:

  • Prodi pendukung industri dasar Indonesia:
    • Fisika (FMIPA-IPA)
    • Kimia (FMIPA-IPA)
  • Prodi pendukung ketahanan pangan dan energi:
    • Rekayasa Pertanian (SITH-R)
    • Rekayasa Kehutanan (SITH-R)
    • Teknologi Pascapanen (SITH-R)
    • Teknik Bioenergi dan Kemurgi (FTI-J)
  • Prodi pendukung mitigasi bencana dan perubahan iklim:
    • Astronomi (FMIPA-IPA)
    • Meteorologi (FITB-G)
    • Oseanografi (FITB-G)

Syarat KIP Kuliah SM ITB

  • Mendaftar secara daring di laman Seleksi Mandiri ITB
  • Mengisi nomor KIP Kuliah di laman pendaftaran SM ITB
  • Mengunggah Kartu/Bukti Pendaftaran KIP Kuliah di laman pendaftaran SM ITB.
  • Surat Rekomendasi dari sekolah asal yang menerangkan siswa memang tidak mampu secara ekonomi, tetapi memiliki keseriusan dan kemampuan akademik untuk menempuh pendidikan di ITB.
  • Memenuhi persyaratan KIPKuliahKemdikbudristek, seperti:
    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus pada 2022, 2023, atau 2024
    • Diterima di seleksi masuk perguruan tinggi
    • Berpotensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi, dibuktikan dengan:
      • Memiliki KIP pendidikan menengah.
      • Termasuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial seperti Bansos Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), dan Bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
      • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil ketiga Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
      • Mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan.
      • Pertimbangan khusus bisa dilakukan dengan mendukung bukti dokumen yang sah, seperti:
      • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
      • Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin atau tidak mampu.

Informasi pendaftaran beasiswa SM ITB 2024 bisa dicek lebih lanjut di https://admission.itb.ac.id/info/sm-itb/. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/faz)



Sumber : www.detik.com

Cara Cek PTS Penerima Mahasiswa KIP Kuliah, Yuk Lakukan Sebelum Daftar!



Jakarta

Berakhirnya Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024 baik berdasarkan prestasi (SNBP) ataupun tes (SNBT), bukan menjadi jalur akhir agar siswa bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Karena kini berbagai penerimaan jalur seleksi mandiri baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS) tengah dibuka.

Jalur seleksi mandiri memang terkadang dihindari calon mahasiswa baru (camaba) karena biaya pendidikannya lebih mahal dibanding mereka yang lulus dari seleksi nasional. Bagi siswa lulusan tahun terbaru yakni 2024 yang belum berhasil lolos SNPMB, mungkin akan memilih peruntungan di tahun selanjutnya.

Namun, bagaimana dengan lulusan tahun 2023 atau 2022? Jalur seleksi mandiri akan menjadi jawabanmu!


Walaupun begitu, mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tidak perlu khawatir. Karena penawaran bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah juga terbuka bagi calon mahasiswa yang mendaftar seleksi mandiri di PTN atau PTS.

Jadi, tidak menutup kemungkinan jika detikers kuliah di PTS, calon mahasiswa dapat tetap menempuh pendidikan secara gratis karena ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah. Bagaimana cara daftarnya? Yuk simak penjelasan berikut ini!

Cara Cek PTS Penerima Mahasiswa KIP Kuliah

Pendaftaran KIP Kuliah untuk jalur seleksi mandiri PTN dan PTS telah dibuka hingga 31 Oktober 2024 mendatang. Sebelum mendaftar, camaba perlu memastikan bila PTS tujuan memang menerima mahasiswa KIP Kuliah. Begini cara ceknya:

1. Kunjungi laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

2. Gulir ke bawah hingga bagian tabel “Cari Perguruan Tinggi/Program Studi Penerima KIP Kuliah”. Tabel ini berisi seluruh perguruan tinggi dan program studi yang menerima mahasiswa KIP Kuliah di seluruh Indonesia baik PTN ataupun PTS.

Tabel ini memiliki data terkait nama perguruan tinggi, nama program studi, jenjang pendidikan (vokasi atau sarjana) dan akreditasi.

3. Di kolom “Cari” ketikkan perguruan tinggi atau program studi kampus tujuanmu.

4. Bila hasil ditemukan, maka kampus tersebut menerima mahasiswa KIP Kuliah dan begitu juga sebaliknya.

5. Camaba juga bisa klik tombol “Lihat Profil” yang akan memperlihatkan data lebih lengkap tentang perguruan tinggi. Dari data ini, kamu juga bisa melihat apakah kampus itu membuka pendaftaran pada seleksi mandiri atau tidak.

Cara Daftar KIP Kuliah Mandiri 2024

1. Buka laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

2. Membuat akun secara mandiri atau bisa didaftarkan perguruan tinggi tempat mahasiswa diterima.

3. Untuk mendaftarkan akun, mahasiswa harus mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

4. Kemudian, calon penerima memasukkan email aktif untuk mendapatkan informasi Nomor Pendaftaran dan Kode Akses.

5. Sistem KIP Kuliah Merdeka selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah Merdeka

6. Pendaftar menyelesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah Merdeka sesuai jalur seleksi yang dipilih yakni jalur Mandiri.

7. Jika berhasil diterima di perguruan tinggi, maka bisa melakukan verifikasi lebih lanjut di perguruan tinggi tempat pendaftar diterima.

Besaran Bantuan KIP Kuliah 2024

1. Biaya Pendidikan

  • Prodi dengan akreditasi Unggul atau A atau Internasional maksimal Rp 8 juta dan khusus prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta.
  • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta.
  • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

2. Biaya Hidup

Biaya hidup per bulan diberikan pada mahasiswa berdasarkan 5 klaster wilayah, yaitu:

  • Kelompok 1: Rp 800 ribu
  • Kelompok 2: Rp 950 ribu
  • Kelompok 3: Rp 1,1 juta
  • Kelompok 4: Rp 1,25 juta
  • Kelompok 5: Rp 1,4 juta

Sekali lagi pendaftaran masih dibuka hingga 31 Oktober 2024. Informasi lebih lengkap bisa dilihat di laman resmi KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Selamat mendaftar detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Cara Daftar KIP Kuliah 2025 di Jalur Mandiri, Camaba Simak Ya



Jakarta

KIP Kuliah merupakan bantuan beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi dengan latar belakang ekonomi kurang mampu. Lantas, bagaimana cara daftar KIP Kuliah 2025 di Jalur Mandiri?

Calon mahasiswa yang mendaftar lewat jalur mandiri umumnya mendapat biaya pendaftaran dan UKT yang lebih mahal dibanding jalur lain. Namun detikers tidak perlu khawatir, karena jalur mandiri kini menyediakan bantuan KIP Kuliah.

Dengan KIP Kuliah, mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya pendaftaran hingga UKT sampai lulus. Asyik bukan? Lantas, bagaimana cara daftar KIP Kuliah 2025 di Jalur Mandiri? Simak syaratnya dan langkahnya di bawah ini.


Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

  • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023
  • Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi
  • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

  • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
  • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
  • Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
  • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
  • Berasal dari panti sosial/panti asuhan

Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya adalah:

  • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
  • Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Komponen Biaya KIP Kuliah 2025

KIP Kuliah memiliki dua komponen pembiayaan, yakni biaya pendidikan dan biaya hidup. Berikut penjelasannya:

1. Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

Link dan Cara Daftar KIP Kuliah 2025

Pendaftaran KIP Kuliah 2025 dapat dilakukan melalui:

https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

Di laman tersebut, calon mahasiswa bisa melakukan registrasi akun dan pendaftaran secara mandiri. Tahapan untuk registrasi akun dan daftar KIP Kuliah 2025 adalah:

Langkah Membuat Akun KIP Kuliah 2025

1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Klik tombol “Login Siswa” di pojok kanan atas

3. Klik tombol pada kotak “Belum punya akun? Daftar Sekarang:

4. Masukkan data yang dibutuhkan yakni Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan e-mail aktif lalu klik “Selanjutnya”

5. Sistem melakukan validasi pada NIK, NISN, dan NPSN siswa

6. Jika prosesnya berhasil, sistem akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke email yang aktif

7. Nomor Pendaftaran dan Kode Akses digunakan untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah 2025.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Jika sudah memiliki akun KIP Kuliah klik “Login Siswa”. Apabila belum klik “Daftar Sekarang” dan masukkan berbagai data yang dibutuhkan, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan email yang akan digunakan.

3. Apabila pendaftaran akun selesai dilakukan, kembali login siswa dengan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses pendaftaran lalu klik “Masuk”

4. Setelah masuk, siswa akan diarahkan ke dashboard peserta di SIM KIP Kuliah dan melanjutkan pembaruan data peserta KIP Kuliah

5. Isi seluruh data yang dibutuhkan dari biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, rencana (ketika diterima kuliah)

6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)

7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)

8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

Demikian cara daftar KIP Kuliah 2025 di Jalur Mandiri. Tertarik mendaftar?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran KIP Kuliah Jalur Mandiri PTN dan PTS Dibuka, Catat Jadwalnya


Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah juga tersedia bagi calon mahasiswa yang lolos lewat jalur mandiri. Peluang ini dibuka di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Jalur mandiri adalah jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi masing-masing. Jalur mandiri dapat digelar oleh PTS maupun PTN.

Peserta jalur mandiri yang lolos seleksi dengan KIP Kuliah akan mendapat bantuan biaya kuliah dan bantuan biaya hidup hingga lulus sesuai ketentuan.


Jadwal KIP Kuliah Jalur Mandiri 2025

  • Buka pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTN dan PTS: 4 Juni 2025
  • Tutup pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTN: 30 September 2025
  • Tutup pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTS: 31 Oktober 2025

Cara Daftar KIP Kuliah Jalur Mandiri 2025

Berdasarkan siaran Pendaftaran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Selasa (4/2/2025), peserta calon pemegang KIP Kuliah yang lolos seleksi PTN atau PTS dari jalur mandiri akan diverifikasi lebih lanjut oleh pihak kampus. Setelah lolos verifikasi, nama peserta bersangkutan akan diusulkan oleh kampusnya untuk menjadi calon penerima KIP Kuliah di PTN/PTS tersebut.

Calon mahasiswa bersangkutan lalu melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di PTN atau PTS tujuannya. Setelah itu, penerima KIP Kuliah akan ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan kampusnya tersebut.

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

Prioritas mahasiswa penerima KIP Kuliah didasarkan pada persyaratan ekonomi. Data mahasiswa bersangkutan di antaranya diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Adapun syarat ekonomi penerima KIP Kuliah 2025 yaitu:

  • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
  • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk DTKS
  • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3
  • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
  • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

Lebih lanjut, berikut prioritas penerima KIP Kuliah 2025:

  1. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN
  2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN
  3. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS
  4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS
  5. Termasuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS
  6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS
  7. Pelamar yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi diPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
    • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
    • – Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

Berdasarkan ketentuan KIP Kuliah 2025, maka pendaftar KIP Kuliah jalur mandiri PTN dan PTS yang lolos seleksi termasuk prioritas penerima jika merupakan pemegang KIP SMA, atau memenuhi syarat di atas lainnya.

Informasi lebih lanjut tentang KIP Kuliah 2025 jalur mandiri bisa diakses di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/, kanal media sosial Kemdiktisaintek, dan laman resmi PTS serta PTS tujuan. Semoga berhasil, detikers.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Bisa Digunakan untuk Jalur Non-SNBT? Ini Jawabannya


Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah diperuntukkan tidak hanya untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN), tetapi juga untuk mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS). Lantas, apakah bisa untuk jalur mandiri non-SNBT?

Jawabannya, iya bisa! Beasiswa KIP Kuliah tidak menutup peluang untuk mahasiswa yang diterima pada jalur mandiri.

Namun, jadwal pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri baik PTN atau PTS tidak sama dengan jalur SNBP atau SNBT.


Jadwal KIP Kuliah Jalur Mandiri 2025

Pendaftaran melalui jalur mandiri PTN: 4 Juni-30 September 2025

Pendaftaran melalui jalur mandiri PTS: 4 Juni-31 Oktober 2025

Seleksi KIP-K di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

Penetapan penerima KIP-K baru: 1 Juli-31 Oktober 2025.

Persyaratan KIP Kuliah untuk jalur non-SNBT juga sama saja dengan jalur lainnya yaitu:

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
  • Lulus seleksi melalui semua jalur masuk, baik di perguruan tinggi akademik maupun vokasi dan baik di PTN maupun PTS, di program studi (prodi) yang terakreditasi secara resmi serta tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

Penerima KIP Kuliah adalah mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan sudah terverifikasi oleh perguruan tinggi dengan prioritas penerima berikut ini:

Pemegang KIP pendidikan menengah yang lulus SNBP/SNBT/mandiri PTN.

Pemegang KIP pendidikan menengah yang lulus seleksi mandiri di PTS.

Peserta didik dari keluarga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bansos yang ditetapkan kementerian yang menangani urusan pemerintahan bidang sosial, yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTN.

Peserta masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTN.

Peserta masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan lulus dalam seleksi mandiri PTS.

Peserta berasal dari panti sosial/panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS.

Peserta lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur PTN dan PTS, serta memenuhi syarat miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, dengan dibuktikan melalui:

  • Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
  • Bukti keluarga miskin dalam bentuk surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegislasi Pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan untuk menyatakan kondisi suatu keluarga yang termasuk golongan miskin/tidak mampu. Bukti dukungnya berupa antara lain rekening listrik dan foto rumah. Seluruh dokumen dan bukti akan diverifikasi dan divalidasi kampus.

Maka, KIP Kuliah juga bisa untuk jalur non-SNBT maupun SNBP di PTN maupun PTS ya!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Dua Cara Pengajuan KIP Kuliah dan Langkah-langkah Daftar Mandiri!


Jakarta

Pendaftaran KIP Kuliah masih bisa dilakukan, khususnya untuk yang mendaftar melalui jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Pengajuan KIP Kuliah juga bisa dilakukan dengan dua cara. Apakah kalian sudah tahu?

Pengajuan KIP Kuliah tidak harus dilakukan oleh perguruan tinggi. Namun, jika kalian ingin mengetahui cara masing-masing, bisa cek informasi di bawah ini ya!

Cara Pengajuan KIP Kuliah

1. Perguruan tinggi mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan sudah daftar ulang.


2. Mahasiswa dapat mendaftar secara mandiri. Untuk mendaftar di laman resmi KIP Kuliah https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/, mahasiswa perlu memasukkan data di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), di antaranya:

  • Nomor induk kependudukan (NIK)
  • Nomor induk siswa nasional (NISN)
  • Nomor pokok sekolah nasional (NPSN).

Perlu dicatat, mahasiswa perlu memiliki e-mail aktif untuk pengiriman nomor pendaftaran dan kode akses setelah sistem KIP Kuliah berhasil melakukan validasi ketiga data di atas.

Cara Mendaftar KIP Kuliah Secara Mandiri

  • Daftar akun secara mandiri di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/
  • Saat mendaftar, masukkan NIK; NISN; NPSN; dan alamat e-mail yang aktif
  • Sistem KIP Kuliah akan melakukan validasi NIK, NISN, NPSN, dan kelayakan memperoleh KIP Kuliah.
  • Setelah proses validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat e-mail yang didaftarkan. Pastikan e-mail yang digunakan mendaftar berstatus aktif, supaya kalian dapat melihat kode akses yang dikirimkan.
  • Mahasiswa masuk ke laman KIP Kuliah dengan memasukkan nomor pendaftaran dan kode akses untuk menyelesaikan proses pendaftaran serta memilih proses seleksi yang diikuti (Mandiri/SNBP/SNBT).
  • Mahasiswa menyelesaikan proses pendaftaran melalui laman KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih (Mandiri/SNBP/SNBT) setelah mengisi semua informasi dan mengirim bukti yang diminta ke laman KIP Kuliah.
  • Mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima di perguruan tinggi, bisa verifikasi lebih lanjut oleh perguruan tinggi sebelum diusulkan ke Kemdiktisaintek untuk menerima KIP Kuliah.

Demikian cara pengajuan KIP Kuliah dan langkah-langkahnya, berdasarkan pedoman KIP Kuliah 2025. Sebagai informasi, pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri PTN ditutup 30 September 2025, sedangkan jalur mandiri PTS sampai 31 Oktober 2025.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Unpad Dapat Tambahan 326 KIP Kuliah untuk Jalur Mandiri, Ini Syarat Penerima



Jakarta

Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima tambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebanyak 326 orang dari pemerintah. Tambahan kuota ini berlaku bagi mahasiswa Unpad jalur mandiri.

“Sekarang, sudah ada tambahan kuota KIP Kuliah dari pemerintah,” kata Rektor Unpad, Prof Arief S Kartasasmita dikutip dari laman Unpad, Selasa (2/9/2025).


Hanya Siswa yang Eligible yang Terima KIP Kuliah

Prof Arief menuturkan 326 kuota ini akan diperuntukkan hanya untuk mahasiswa yang eligible. Khususnya yang tengah kesulitan ekonomi.

“Sesuai dengan komitmen kita, prinsipnya Unpad tidak akan membiarkan jika ada mahasiswa yang kesulitan biaya untuk kuliah. KIP Kuliah jalur seleksi mandiri ini pada awalnya kita masih belum mendapat kepastian dari pemerintah,” katanya.

Ia memastikan penyaluran KIP Kuliah akan tepat sasaran. Adapun untuk mahasiswa yang tetap membutuhkan keringanan UKT, akan dimasukkan ke dalam golongan UKT yang sesuai.

“Kita tidak ingin ada mahasiswa yang tidak berhak malah mendapatkan kuota KIP Kuliah ini,” tegas Rektor.

Syarat Penerima KIP Kuliah, Masuk Desil 1-5

Saat ini, jumlah mahasiswa yang telah mendaftarkan KIP Kuliah dari jalur seleksi mandiri ada sebanyak 210 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 20 telah menerima KIP Kuliah Aspirasi dari anggota DPR.

Sisa, ada 190 orang yang masih belum menerima. Unpad telah menilai 137 mahasiswa yang dinilai eligible.

Adapun mahasiswa yang eligible tersebut adalah yang berasal dari keluarga kelompok desil 1-5. Desil sendiri adalah pembagian kelompok masyarakat sesuai dengan tingkat kesejahteraan menjadi 10 kelompok.

Kelompok 1-5 dianggap memiliki ekonomi menengah ke bawah. Sedangkan kelompok 6-10 termasuk ke dalam ekonomi menengah ke atas.

Sisanya, 53 mahasiswa lain dinilai tidak eligible mendapatkan KIP Kuliah. Mereka tengah diverifikasi oleh prodi dan fakultas masing-masing untuk ditentukan golongan UKT terbarunya yang sesuai kemampuan.

“Sekali lagi, Unpad berkomitmen tidak akan ada mahasiswa yang putus kuliah karena kendala biaya. Mungkin ada juga yang dulunya tidak mengalami kesulitan ekonomi, lalu sekarang ada kendala, silakan komunikasikan. Nanti akan dilakukan pedalaman oleh tim dari fakultas dan rektorat, apakah perlu dibantu,” pungkas Rektor.

Jika masih ada kuota, maka akan dialihkan untuk mahasiswa membutuhkan dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com