Tag Archives: kripto

Likuiditas Kripto Lemah? Cadangan Stablecoin Bursa Kripto Anjlok 19%

CryptoQuant menyebut cadangan stablecoin di Binance turun 18,6% sejak November dan kini berada di level yang terakhir terlihat pada Oktober. Menurut analis CryptoQuant Darkfost, cadangan stablecoin di bursa biasanya bergerak mengikuti permintaan investor, sehingga arus stablecoin dapat menjadi proksi untuk membaca dinamika likuiditas di pasar kripto.

Walau cadangan menurun, Binance disebut masih memegang sekitar 64% dari total cadangan stablecoin di seluruh bursa. Namun, karena skala Binance yang besar, perubahan perilaku di platform ini dinilai menjadi sinyal yang penting untuk dipantau. Darkfost menilai pasar membutuhkan arus masuk stablecoin yang kembali menguat agar tren likuiditas saat ini bisa berbalik dan kondisi pasar lebih stabil.

Apa Arti Penurunan Cadangan Stablecoin di Bursa

Baca juga: Cadangan Bitcoin Binance Tembus Level Tertinggi Sejak 2024

Dilaporkan Cointelegraph, kontraksi cadangan stablecoin di bursa umumnya diartikan sebagai penarikan likuiditas dari pasar kripto, misalnya ketika investor menukar stablecoin kembali ke fiat alih-alih menyimpannya di bursa untuk re-entry. Darkfost menambahkan, salah satu tekanan utama yang membebani pasar saat ini adalah minimnya likuiditas baru yang masuk, dan dari perspektif lintas pasar, kondisi dinilai tidak mudah membaik dalam waktu dekat.

Data DeFiLlama menunjukkan kapitalisasi pasar stablecoin global cenderung mendatar di kisaran sedikit di atas US$300 miliar sejak Oktober. Setelah dua tahun bertumbuh kuat—dengan sirkulasi stablecoin naik sekitar 150%—pasar kini masuk fase datar. Periode penurunan besar terakhir disebut terjadi pada pertengahan 2022 pasca runtuhnya Terra/Luna, dan pemulihannya baru terlihat kembali pada November 2023, sekitar 18 bulan kemudian.

Faktor Suku Bunga AS Masih Menahan Likuiditas

Likuiditas juga dipengaruhi oleh suku bunga AS. Dalam laporan tersebut, Federal Reserve Governor Christopher Waller disebut membuka kemungkinan mempertahankan suku bunga pada pertemuan Maret jika data tenaga kerja Februari menunjukkan kondisi yang “lebih solid”.

Sementara itu, pasar futures CME memproyeksikan probabilitas 95,5% suku bunga tetap tidak berubah pada Maret, yang dinilai menambah hambatan bagi pemulihan likuiditas pasar kripto.

kalau kamu mau, aku bisa bikinkan 5–7 opsi judul alternatif yang lebih “tajam” dengan gaya media yang kamu pakai (misal lebih dramatis, lebih data-driven, atau lebih netral).

Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan cadangan stablecoin sebesar 0 miliar di Binance adalah indikator makro on-chain yang mengkhawatirkan bagi kelanjutan reli pasar.

“Binance menguasai 64% total cadangan stablecoin global, sehingga pergeseran perilaku investor di sana menjadi sinyal ‘early warning’ akan adanya krisis likuiditas. Selama arus masuk (inflow) stablecoin baru belum terlihat, volatilitas harga aset kripto cenderung tetap tinggi dengan risiko penurunan lanjutan,” jelasnya.

Baca Juga: Pasokan Ethereum di Binance Langka, Sinyal Harga Bakal Meroket?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Shentu (CTK) Siap Upgrade Mainnet, Perkuat Stabilitas Harga?

Jaringan Shentu (CTK) dijadwalkan melakukan upgrade mainnet ke versi 2.17.0 pada ketinggian blok 28.124.200.

Pembaruan infrastruktur ini difokuskan pada peningkatan ketahanan teknis dan optimalisasi performa sistem, tanpa adanya perubahan signifikan pada mekanisme tokenomics.

Sebagai blockchain berbasis Cosmos, Shentu dikenal mengusung pendekatan keamanan (security-focused chain) dalam pengembangan infrastrukturnya.

Upgrade berkala seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas jaringan jangka panjang.

Baca Juga: Harga Shentu (CTK) Naik 18% Usai Diumumkan Listing di BitMart

Upgrade Infrastruktur

Menurut laporan Coinmarketcal, Mainnet upgrade v2.17.0 lebih bersifat teknis dibandingkan fundamental.

Artinya, pembaruan ini menitikberatkan pada peningkatan performa node, efisiensi sistem, serta penguatan keamanan jaringan.

Ini berarti, tidak ada perubahan pada struktur suplai token CTK, mekanisme staking, distribusi reward, dan model ekonomi jaringan.

Langkah ini menunjukkan bahwa Shentu lebih fokus pada penguatan fondasi teknis dibandingkan ekspansi fitur baru dalam jangka pendek.

Sebagai blockchain yang berada dalam ekosistem Cosmos, interoperabilitas dan stabilitas jaringan menjadi faktor penting.

Upgrade seperti ini biasanya mencakup pembaruan kompatibilitas modul, peningkatan keamanan protokol, serta optimalisasi konsensus.

Dampak Terhadap Harga CTK

Menjelang agenda upgrade jaringan, aset kripto sering kali mengalami peningkatan volatilitas akibat spekulasi pasar.

Namun dalam kasus Shentu, tidak adanya perubahan tokenomics membuat potensi dampak harga cenderung terbatas.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa upgrade ini lebih bersifat pemeliharaan strategis daripada katalis fundamental besar.

“Sebagai rantai berbasis Cosmos yang berfokus pada keamanan, upgrade berkala ini penting untuk stabilitas jangka panjang. Namun, karena tidak ada fitur baru yang bombastis atau perubahan ekonomi, dampak harga biasanya terbatas pada spekulasi teknis menjelang upgrade,” kata Tim Research Tokocrypto.

Maksudnya, pergerakan harga CTK kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh sentimen jangka pendek, bukan perubahan fundamental yang drastis.

Mengapa Upgrade Rutin Penting bagi Blockchain?

Dalam industri kripto, pembaruan mainnet bukanlah hal yang jarang terjadi. Upgrade rutin memiliki beberapa fungsi utama:

  1. Menutup celah keamanan
    Patch dan peningkatan keamanan penting untuk mencegah potensi eksploitasi.
  2. Meningkatkan efisiensi jaringan
    Optimalisasi performa dapat mempercepat validasi transaksi dan mengurangi risiko bottleneck.
  3. Menjaga kompatibilitas ekosistem
    Terutama bagi jaringan berbasis Cosmos, sinkronisasi dengan perkembangan ekosistem menjadi kunci interoperabilitas.

Bagi investor jangka panjang, upgrade semacam ini sering dipandang sebagai sinyal komitmen tim pengembang terhadap keberlanjutan proyek.

Hal yang Perlu Diperhatikan Investor

Menjelang ketinggian blok 28.124.200, beberapa hal yang perlu dipantau, antara lain:

  • Respons validator terhadap upgrade
  • Stabilitas jaringan pasca implementasi
  • Volume perdagangan CTK menjelang dan setelah upgrade
  • Sentimen pasar secara umum

Jika upgrade berjalan lancar tanpa gangguan teknis, hal ini dapat memperkuat kepercayaan komunitas terhadap kapabilitas teknis Shentu.

Sebaliknya, jika terjadi kendala teknis atau penundaan, volatilitas harga bisa meningkat dalam jangka pendek.

Prospek Jangka Pendek dan Panjang

Pergerakan harga Shentu (CTK/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Shentu (CTK/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dalam jangka pendek, potensi pergerakan harga CTK lebih dipengaruhi oleh dinamika pasar dan sentimen spekulatif.

Tanpa perubahan tokenomics atau peluncuran fitur besar, reli signifikan cenderung membutuhkan katalis tambahan.

Namun dalam jangka panjang, peningkatan stabilitas dan ketahanan jaringan merupakan fondasi penting untuk pertumbuhan ekosistem.

Blockchain yang konsisten melakukan pemeliharaan teknis cenderung memiliki daya tahan lebih baik dalam siklus pasar kripto yang fluktuatif.

Baca Juga: Harga Shentu (CTK) Melonjak 33%, Apa yang Jadi Katalis Utama?

Upgrade mainnet Shentu v2.17.0 merupakan langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur dan menjaga stabilitas jaringan.

Meski tidak menghadirkan perubahan ekonomi atau fitur revolusioner, pembaruan ini tetap relevan bagi keberlanjutan proyek.

Bagi investor, momentum upgrade bisa memicu volatilitas jangka pendek. Namun, nilai jangka panjang Shentu tetap bergantung pada perkembangan ekosistem, adopsi, dan inovasi ke depan.

Dengan pendekatan berbasis keamanan dan dukungan teknologi Cosmos, Shentu menunjukkan komitmen untuk menjaga kualitas jaringan di tengah kompetisi ketat industri blockchain global.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 25 November 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Selasa, 25 November 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir : 

  1. Regulator Jepang Wajibkan Bursa Pegang Dana Cadangan

Japan Financial Services Agency (FSA) mewajibkan semua bursa kripto memiliki liability reserves untuk kompensasi apabila terjadi hack atau breach. Bullish jangka panjang mendorong kepercayaan publik, meningkatkan standar keamanan industri.
Token terdampak: Token exchange Jepang, sentimen umum industri.

  1. Circle & Tether Telah Mencetak $16 Miliar Stablecoin Sejak Crash 10 Oktober

Circle (USDC) dan Tether (USDT) telah mencetak total $16 miliar stablecoin sejak crash 10 Oktober, termasuk $500 juta USDC baru hari ini. Meningkatnya suplai stablecoin biasanya menandakan likuiditas segar yang siap masuk pasar kripto.
Token terdampak: $USDC, $USDT, serta likuiditas pasar secara keseluruhan.

  1. SeQura Luncurkan Aplikasi Belanja Dengan Cashback Bitcoin

SeQura meluncurkan aplikasi “Smart Shopping” yang menawarkan hingga 10% cashback dalam Bitcoin untuk 500+ brand premium. Adopsi retail Bitcoin terus berkembang, memperluas penggunaan BTC sebagai insentif transaksi.
Token terdampak: $BTC.

  1. Bitkub Thailand Pertimbangkan IPO Hong Kong Senilai $200 Juta

Bitkub, salah satu exchange terbesar Thailand, sedang mempertimbangkan IPO di Hong Kong untuk mengumpulkan dana $200 juta.
Bullish regional meningkatkan posisi Thailand sebagai hub kripto Asia Tenggara.
Token terdampak: Ekosistem Bitkub & sentimen pasar Asia.

  1. NYSE Resmi Menerima Pendaftaran Franklin XRP ETF

NYSE menyetujui pendaftaran dan listing Franklin Templeton’s XRP ETF ($XRP). Memperkuat status XRP sebagai aset institusional legal-friendly di AS.
Token terdampak: $XRP.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

BONK/USDT (🔼 +13.67%)

  • Entry: $0.00000972
  • Stop Loss: $0.00000921
  • Take Profit: $0.00001105

BONK saat ini mulai menunjukkan tanda “titik balik pendek” setelah memantul kuat dari area demand 0.00000921-0.00000950, ditambah lonjakan volume yang cukup besar sebagai bahan bakar awal tren pendek. Harga masih berada di zona entry ideal 0.00000972, di mana struktur higher low baru mulai terbentuk.

Selama BONK mampu bertahan di atas support tersebut, peluang perjalanan menuju area take profit 0.00001105, terutama karena RSI yang sempat menyentuh overbought menunjukkan adanya minat beli yang kembali hidup.

IOTX/USDT (🔼 +7.73%)

  • Entry: $0.00949
  • Stop Loss: $0.00905
  • Take Profit: $0.01023

IOTX sedang menunjukkan fase recovery yang cukup sehat setelah memantul kuat dari area support 0.00905, sebuah level yang sebelumnya sudah tiga kali menjadi zona pertahanan penting. Harga kini bergerak naik mendekati area entry 0.00949, yang sekaligus menjadi batas awal untuk melihat apakah momentum bullish ini cukup kuat untuk berlanjut.

Volume mulai meningkat tipispertanda adanya akumulasi halus dari pelaku pasar. Selama harga tetap bertahan di atas area support terdekat dan RSI yang kini berada di zona 59 tidak membentuk divergence bearish

PLUME/USDT (🔼 +8.72%)

  • Entry: $0.02536
  • Stop Loss: $0.02411
  • Take Profit: $0.02753

PLUME mulai menunjukkan tanda-tanda rebound sehat setelah memantul dari area support kuat 0.0241- 0.0253, di mana volume beli juga mulai meningkat sebagai sinyal pasar mulai “berani ambil risiko” lagi.

Struktur harga saat ini membentuk pola naik bertahap (step-up pattern) menuju zona mid-range, dan RSI yang kembali ke atas level 50 mengonfirmasi bahwa momentum bullish perlahan mengambil alih. Selama harga tetap bertahan di atas area Entry 0.0253 – 0.0255, peluang kenaikan ke zona Take Profit 0.0275


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Teknologi Meteora di Solana: DEX, Dynamic Liquidity, dan Likuiditas

Meteora adalah decentralized exchange (DEX) dan protokol likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana. Proyek ini berawal dari Mercurial Finance, yang kemudian direstrukturisasi oleh tim inti pada awal 2023 untuk mengembalikan kepercayaan komunitas sekaligus memodernisasi infrastruktur likuiditas di ekosistem Solana.

Platform ini memperkenalkan model Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), menggantikan sistem pool statis Mercurial dengan mekanisme likuiditas adaptif berbasis rentang harga. Dengan DLMM, penyedia likuiditas dapat menempatkan aset dalam price bins tertentu sehingga tercipta pasar yang lebih dalam, efisien, dan stabil, terutama saat kondisi volatil.

Saat ini, Meteora telah terintegrasi dengan protokol besar seperti Jupiter dan Raydium, yang membuat Meteora menjadi salah satu protokol lapisan likuiditas terbesar di jaringan Solana.

Baca juga: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

Meteora DEX

Fitur DEX Meteora. Sumber: Meteora.ag

Selain berfungsi sebagai protokol likuiditas yang memungkinkan berbagai Decentralized Exchange (DEX) lain melakukan swap aset secara efisien, pengguna juga bisa melakukan swap secara langsung di liquidity pool (LP) Meteora, sesuai dengan price bin liquidity.

Teknologi DEX di Meteora (termasuk protokol likuiditasnya) beroperasi dengan kerangka kerja automated market-making adaptif yang secara dinamis mengoptimalkan distribusi likuiditas, perilaku harga, dan biaya transaksi secara real-time. Sistem ini dirancang untuk menciptakan pasar yang lebih efisien, stabil, dan ramah bagi penyedia likuiditas maupun trader di ekosistem Solana.

Fungsionalitas Meteora dapat dipahami melalui beberapa mekanisme inti berikut:

  • Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM): Menggunakan price bins untuk mengaktifkan likuiditas dalam rentang harga tertentu, menjaga kedalaman pasar tetap efisien sesuai kondisi harga terkini.
  • Volatility-Based Fee Adjustment: Memantau fluktuasi harga secara berkelanjutan dan menyesuaikan biaya swap guna melindungi penyedia likuiditas saat terjadi pergerakan pasar yang cepat.
  • Swap Execution Process: Memecah transaksi menjadi bagian-bagian kecil yang melewati beberapa bins, dengan perhitungan biaya per bin untuk memastikan harga adil dan slippage rendah.
  • Composable Pool Architecture: Memungkinkan berbagai jenis pool berjalan berdampingan, mendukung strategi khusus untuk aset stabil, pasangan volatil, maupun peluncuran token baru.
  • Auto-Rebalancing Mechanism: Secara berkala menggeser likuiditas yang tidak aktif ke trading bins agar spread tetap ketat dan kedalaman pasar konsisten.
  • Onchain Integration Layer: Terhubung langsung dengan protokol Solana seperti Jupiter, untuk meningkatkan efisiensi routing serta pemanfaatan likuiditas lintas platform.

Dynamic Liquidity

Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) Meteora adalah sistem yang memungkinkan penyedia likuiditas (LP) mendapatkan keuntungan lebih optimal. Mekanisme ini bekerja dengan menyesuaikan biaya transaksi (dynamic fees) dan konsentrasi likuiditas secara otomatis sesuai kondisi pasar yang berubah-ubah. Dengan begitu, LP memiliki fleksibilitas lebih besar untuk memaksimalkan pendapatan.

Contoh distribusi likuditas dalam bentuk price bins. Sumber: Meteora.ag

DLMM terinspirasi dari konsep Liquidity Book milik Trader Joe. Dimana likuiditas dari suatu pasangan aset dibagi ke dalam beberapa “price bins” atau kotak harga. Setiap bin memiliki harga tertentu, dan token yang ditempatkan di dalamnya bisa ditukar pada harga tersebut. Selama transaksi masih berlangsung di dalam bin yang sama, tidak akan terjadi slippage (selisih harga). Harga pasar akhirnya terbentuk dari gabungan seluruh bin yang aktif.

Melalui DLMM, LP bisa memperoleh keuntungan dari beberapa sumber sekaligus: biaya transaksi reguler, dynamic fees yang meningkat saat pasar volatil, serta insentif tambahan dari program Liquidity Mining (LM) bila tersedia.

Suplai Likuiditas

Meteora sebagai penyuplai likuiditas bekerja melalui sistem Dynamic Vaults yang memungkinkan aset seperti USDC atau SOL disimpan dan dialokasikan secara otomatis ke berbagai protokol lending di ekosistem Solana. 

Dengan dukungan keeper off-chain bernama Hermes, Meteora terus memantau tingkat APY, utilisasi pool, dan likuiditas cadangan untuk memastikan dana LP (Liquidity Providers) ditempatkan di posisi paling optimal.

Mekanisme ini membuat likuiditas yang disetor tidak hanya diam di pool, tetapi aktif menghasilkan yield tambahan dari berbagai platform seperti Solend, Mango, Port Finance, dan lainnya.

Cara kerja likuiditas Meteora. Sumber: Meteora.ag

Selain itu, Meteora menjaga keamanan dana dengan sistem risk monitoring yang akan menarik likuiditas jika utilisasi pool melebihi ambang batas (misalnya 80%), sehingga aset tetap aman dan dapat ditarik kapan saja.

Melalui integrasi API Meteora, likuiditas dari AMM maupun wallet dapat langsung masuk ke vault Meteora, lalu hasilnya didistribusikan kembali ke penyedia likuiditas. 

Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?

Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

Baca juga: Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem 


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Sumber:

Aryan khanwani. “Deep Dive on Meteora’s Dynamic Vaults” Diakses November 2025

Data Wallet.Meteora Explained: Solana DEX, Liquidity Pools & MET Token” Diakses November 2025



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Rontok! Tapi Michael Saylor Malah Tambah Beli BTC, Nekat?

Pasar kripto sedang gemetar. Bitcoin jatuh tajam hampir 9% dalam sepekan, salah satu koreksi paling brutal di siklus ini. Investor panik. Analis saling lempar prediksi kiamat. Namun di tengah hiruk-pikuk itu, satu figur justru tampil santai… bahkan makin percaya diri.

Ya, Michael Saylor, pimpinan Strategy, perusahaan publik dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia, lagi-lagi menunjukkan bahwa badai bukan alasan untuk goyah.

Dan langkahnya kali ini kembali memicu satu pertanyaan besar:
“Apa yang dia tahu tentang Bitcoin, yang orang lain tidak?”

Strategy Tetap Tenang: “Rencana Jangka Panjang Tidak Berubah”

Meski Bitcoin babak belur dan sentimen pasar memanas, Strategy menegaskan bahwa mereka tidak berniat mengubah strategi akumulasi Bitcoin. Tidak ada pengumuman pembelian baru, tetapi Saylor kembali menegaskan bahwa visi jangka panjang perusahaan tetap kokoh.

Yang mengejutkan, portofolio Bitcoin Strategy masih untung sekitar 16%. Mereka memegang 649.870 BTC, dibeli dengan harga rata-rata $74.430 Sementara itu, kinerja saham perusahaan berkata lain…

MSTR Runtuh ke $170: Premium Hilang, Tekanan Meningkat

Harga saham Strategy (MSTR) merosot mendekati $170, menghapus hampir seluruh premium yang sebelumnya melejit karena optimisme Bitcoin.

Kini, analis mulai bertanya-tanya: Apakah Strategy masih punya bantalan finansial yang cukup? Apa yang terjadi jika Bitcoin kembali terjun bebas? Sampai kapan Saylor bisa bertahan dengan strategi “all-in Bitcoin”-nya?

Pasar sepertinya belum menemukan jawabannya.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Krisis Makro Semakin Mencekik

Menurut catatan yang dikutip ZeroHedge, Bank of America memperingatkan bahwa:

  • The Fed sudah di ujung tanduk dan “perlu memangkas suku bunga.”
  • Jika The Fed menyerah pada pengetatan moneter, Bitcoin akan jadi aset pertama yang bereaksi keras.

Pendapat itu hanya menambah kepanikan di pasar yang sudah rapuh.

Retail Malah Bandel: 77.8% Bilang “Tidak Jual!”

Dikutip Coindoo, di tengah drama harga, Saylor menggelar survei komunitas.
Hasilnya mengejutkan:

77.8% responden mengaku tidak menjual Bitcoin sama sekali selama kejatuhan terbaru.

Artinya, mayoritas pemilik ritel masih teguh dengan strategi HODL mereka, meski BTC sempat turun mendekati $80.000. Namun tidak semua orang seoptimis itu.

Kritik: “Bitcoin Justru Aset Paling Rapuh Saat Krisis”

Sebagian analis menilai penurunan terbaru membuktikan bahwa:

  • Bitcoin masih sangat rentan terhadap gejolak makro.
  • Setiap koreksi membuat BTC berpindah dari tangan kuat ke tangan lemah.
  • Siklus ini bisa memicu penjualan yang lebih besar di masa depan.

Masih jauh dari konsensus, tetapi keraguan ini membuat tekanan pasar semakin dalam.

Panik? Semua Orang Panik… Kecuali Saylor

Ketika investor lain sibuk mengukur kerugian, Michael Saylor tetap pada satu keyakinan:

Bitcoin adalah masa depan, dan badai hanyalah peluang beli.

Apakah dia benar lagi, seperti di siklus-siklus sebelumnya? Ataukah kali ini dia salah langkah?

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Lonjakan 300% dalam 7 Hari: Token NFT Ini Jadi Sorotan Utama Pasar!

Dunia aset digital kembali menunjukkan pergerakan besar. Sektor Collectibles & NFTs mencatat kenaikan signifikan pada beberapa token unggulan, dengan lonjakan harga yang menarik perhatian investor.

Berikut rangkuman Top Collectibles & NFTs Tokens berdasarkan kapitalisasi pasar, lengkap dengan performa 1 jam, 24 jam, dan 7 hari terakhir dikutip CoinMarketCap.

Kategori ini mencakup token-token teratas yang digunakan dalam ekosistem koleksi digital dan NFT. Daftar diurutkan berdasarkan kapitalisasi pasar, namun performa harian dan mingguan juga menjadi indikator penting bagi para trader.

1. Tensor (TNSR)

Pergerakan harga Tensor (TNSR/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Tensor (TNSR/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kenaikan Tertinggi Minggu Ini: +310%

  • Harga: $0.1725
  • 1h: +1.09%
  • 24h: +67.57%
  • 7d: +310.22%
  • Market Cap: $79.4 juta
  • Volume (24h): $1.06 miliar
  • Supply Beredar: 460.41 juta TNSR

Tensor berhasil mencuri perhatian dengan lonjakan harga yang sangat besar. Volume perdagangan yang tinggi menunjukkan minat pasar yang meningkat drastis, menjadikannya token paling menonjol dalam sektor NFT minggu ini.

2. ECOMI (OMI)

Pergerakan Konsisten dan Mulai Menguat

  • Harga: $0.0002616
  • 1h: +0.15%
  • 24h: +12.23%
  • 7d: +14.17%
  • Market Cap: $73.6 juta
  • Volume (24h): $5.31 juta
  • Supply Beredar: 281.56 miliar OMI

ECOMI terus memperkuat posisinya melalui platform koleksi digital VV (VeVe). Meski tidak melonjak drastis, kinerjanya menunjukkan tren penguatan yang stabil.

3. Hashflow (HFT)

Pergerakan harga Hashflow (HFT/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Hashflow (HFT/USDT) pada Selasa, 1 Juli 2025. Sumber: Tokocrypto.

Mulai Menunjukkan Momentum Positif

  • Harga: $0.04063
  • 1h: +3.18%
  • 24h: +11.43%
  • 7d: +5.68%
  • Market Cap: $26.32 juta
  • Volume (24h): $32.98 juta
  • Supply Beredar: 647.72 juta HFT

Hashflow menunjukkan tren positif jangka pendek didorong oleh volume perdagangan yang meningkat. Token ini layak dipantau oleh trader yang menyukai pergerakan cepat.

4. XPR Network (XPR)

Stabil dan Mengalami Kenaikan Bertahap

  • Harga: $0.003847
  • 1h: +0.24%
  • 24h: +8.78%
  • 7d: +5.33%
  • Market Cap: $108.41 juta
  • Volume (24h): $4.37 juta
  • Supply Beredar: 28.18 miliar XPR

XPR masih mempertahankan posisi kuat di sektor NFT dan collectibles. Peningkatan mingguan yang konsisten menunjukkan minat pasar yang tetap solid.

5. DEAPcoin (DEP)

Pergerakan Moderat Namun Tetap Positif

  • Harga: $0.001046
  • 1h: +1.99%
  • 24h: +8.12%
  • 7d: +2.29%
  • Market Cap: $31.28 juta
  • Volume (24h): $1.58 juta
  • Supply Beredar: 29.89 miliar DEP

DEP tetap menjadi salah satu token yang diperhitungkan dalam ranah NFT gaming. Meski kenaikannya tidak signifikan, stabilitasnya membuatnya masih menarik bagi investor.

Lonjakan luar biasa pada Tensor (TNSR) menjadi bukti bahwa sektor Collectibles & NFTs masih memiliki potensi besar untuk pergerakan agresif. Sementara itu, token seperti OMI, HFT, dan XPR menunjukkan performa stabil yang menarik bagi investor jangka menengah. Data terbaru ini mengisyaratkan bahwa sektor NFT masih aktif dan tidak kehilangan daya tariknya.

Baca juga: Token NFT Panas! DigiByte Pimpin Reli, Baby Shark Universe Ikut Meroket


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Pecahkan Rekor: Grayscale Resmi Luncurkan ETF Pertama

Grayscale, salah satu manajer aset kripto paling berpengaruh di dunia, akhirnya mengguncang pasar dengan mengumumkan tanggal peluncuran resmi Grayscale Dogecoin Trust ETF (GDOG). Produk investasi ini siap debut di NYSE Arca pada Senin, 24 November 2025, menjadi salah satu momen paling simbolis dalam sejarah memecoin.

Menariknya, ini adalah ETF Dogecoin pertama yang terdaftar di bawah Securities Act 1933. Pendekatan ini menawarkan pengawasan regulasi yang lebih ringan, namun juga datang dengan risiko lebih tinggi. Meski demikian, aksesnya jauh lebih mudah bagi investor tradisional dan institusional.

Dogecoin ETF: Ketika Budaya Bertemu Crypto

Dilaporkan The Crypto Basic, Grayscale menyebut kelahiran GDOG sebagai momen “when culture meets crypto.” Dogecoin, yang awalnya hanya lelucon internet, kini resmi memasuki bursa Wall Street sebagai aset yang dapat dibeli melalui akun broker biasa, dengan biaya manajemen sebesar 0,35%.

ETF ini memberikan eksposur tidak langsung kepada Dogecoin tanpa perlu membeli aset aslinya. Hal ini membuka pintu bagi lebih banyak investor untuk terlibat dalam pasar kripto, khususnya dari kalangan institusi.

Grayscale juga menegaskan bahwa Dogecoin telah berkembang menjadi fenomena budaya global, melampaui statusnya sebagai memecoin semata.

Analis ETF: GDOG Bisa Masuk “Top 10” Produk Terbaik

Presiden NovaDius Wealth, Nate Geraci, mengonfirmasi peluncuran GDOG dan menyebutnya sebagai “highly symbolic launch.” Ia melihat kehadiran GDOG sebagai bukti perubahan besar dalam regulasi crypto Amerika Serikat dalam satu tahun terakhir.

Menurut Geraci, banyak pihak mungkin meremehkan ETF ini, namun ia menilai peluncuran tersebut merupakan simbol monumental dari pergeseran kebijakan kripto AS. Ia bahkan menyebut ticker GDOG sebagai salah satu yang terbaik di pasar ETF.

Peluncuran GDOG juga bertepatan dengan debut ETF XRP milik Grayscale, GXRP, yang melantai di NYSE Arca pada hari yang sama, memperluas portofolio ETF aset digital Grayscale.

Regulasi Crypto AS Telah Berubah Drastis

Sebagai catatan, Amerika Serikat baru menyetujui ETF crypto pertama pada Januari 2024 setelah bertahun-tahun penolakan. Keputusan itu pun terjadi setelah Grayscale memenangkan gugatan terhadap SEC di pengadilan.

Kini, bukan hanya Bitcoin, tetapi altcoin bahkan memecoin pun mulai mendapatkan persetujuan ETF. Meski ada kekhawatiran terhadap volatilitas dan kurangnya nilai intrinsik, para pakar tetap optimis bahwa GDOG akan berkembang.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari Meme Menjadi Alat Keuangan Global

Dalam pernyataannya kepada The Crypto Basic, Grayscale memuji Dogecoin yang kini mendukung pembayaran cepat dan murah, tipping online, transaksi sehari-hari, serta memiliki komunitas global yang sangat aktif.

Krista Lynch, Senior Vice President ETF Capital Markets di Grayscale, mengatakan bahwa uplisting GDOG akan memberi akses lebih luas bagi investor ke jaringan Dogecoin yang memproses ribuan transaksi cepat dan terjangkau setiap hari.

Ia menambahkan bahwa Dogecoin telah berevolusi dari meme internet menjadi alat keuangan yang relevan, sejalan dengan misi Grayscale untuk memperluas akses ke aset digital.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Anjlok 45%! Solana Nyaris Ambruk, Tapi Sinyal Rebound Mulai Muncul

Solana (SOL) sedang memasuki fase paling krusial di akhir 2025. Setelah mengalami penurunan brutal hingga 45 persen dari puncaknya di Oktober, harga kini mencoba bertahan di sekitar 130 dolar. Meski trendline utama yang menopang pemulihan sejak April sudah jebol, pasar menunjukkan tanda-tanda menarik: bukan panik, tetapi reposisi.

Apakah ini awal dari pemulihan besar atau jeda sebelum penurunan yang lebih dalam?

Penurunan Tajam, Tapi Solana Menolak Tumbang

Solana terperosok tajam setelah menembus ascending trendline,struktur teknikal paling penting dalam beberapa kuartal terakhir. Begitu garis itu patah, harga jatuh menembus EMA 20, EMA 50, dan EMA 100 tanpa perlawanan berarti.

Kini, semua EMA tersebut menumpuk antara 145–166 dolar, membentuk zona resistensi besar yang harus dilewati untuk memulai pemulihan. Namun, di balik tekanan bearish, ada titik terang.

Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Zona Support Kuat: 118–122 dolar

Pembeli terus muncul di area ini, yang sejak Juni menjadi pondasi likuiditas utama. Reaksi harga di sekitar 130 dolar kali ini terlihat lebih rapi dan stabil, menandakan adanya akumulasi jangka panjang.

Harga yang bergerak di sepanjang Bollinger Band bawah menunjukkan volatilitas tinggi. Sentimen tetap bearish, tetapi tekanan jual mulai mereda. Higher low pertama akan terkonfirmasi jika SOL mampu menutup hari di atas 134 dolar.

Baca juga: Solana Menahan Support $123: Rebound ke $146 atau Terjun Bebas?

Derivatif dan Aliran Dana: Ada Kehidupan di Dalam Pasar

Salah satu faktor yang menahan keruntuhan lebih dalam adalah data derivatif dan on-chain.

Outflow Mulai Mengecil

Dilaporkan Trader Unions, Coinglass mencatat outflow besar sepanjang November, termasuk 15,7 juta dolar pada 24 November. Namun, nilainya kini menurun seiring harga mendekati 130 dolar, menandakan tekanan jual dari pemegang lama mulai berkurang.

Open Interest Tetap Tinggi

Meskipun harga jatuh, open interest tetap stabil di 6,9 miliar dolar. Pada kondisi breakdown, open interest biasanya ikut anjlok karena long dilikuidasi massal. Tapi yang terjadi justru sebaliknya:

  • Volume futures naik lebih dari 40 persen
  • Volume opsi naik lebih dari 50 persen
  • Long/short ratio pasar umum berada pada level netral 0,99
  • Top trader Binance menunjukkan rasio di atas 4,5, menandakan keyakinan pada potensi rebound

Profil ini lebih menunjuk pada reposisi taktis, bukan kapitulasi. Market maker dan trader besar tampaknya sedang membangun kembali posisi, bukan keluar dari pasar.

Level-Level Penting yang Akan Menentukan Arah Solana

Support

  • 122 dolar
  • 118 dolar
  • Jika 118 dolar jebol, target berikutnya adalah 105 dolar

Resistance

  • 134 dolar sebagai konfirmasi awal stabilisasi
  • 145 dolar sebagai penghalang besar pertama (EMA 20)
  • 166 dolar untuk pengujian tren menengah (EMA 50)
  • 179 dolar untuk pembalikan tren makro (EMA 200)

Jika Solana menutup di atas 145 dolar, kemungkinan short squeeze meningkat dan membuka jalan bagi pemulihan yang lebih kuat.

Outlook: Rebound atau Turun Lebih Dalam?

Saat ini Solana berada dalam fase koreksi, bukan kehancuran struktural. Pemegang jangka panjang masih melakukan akumulasi, derivatif menunjukkan reposisi aktif, dan harga mendekati zona akumulasi besar di 118–130 dolar.

Jika zona ini berhasil menjadi fondasi baru dan harga mampu menembus 145 dolar, fase pemulihan dapat dimulai. Namun, jika support 118 dolar gagal dipertahankan, Solana berisiko memasuki penurunan menuju 105 dolar.

Pertarungan terbesar Solana tahun ini sedang berlangsung, dan beberapa hari ke depan bisa menentukan arah tren jangka menengahnya.

Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

XRP Mulai Pulih Setelah Tekanan Jual Rebound dari $1.82

Harga XRP mulai pulih setelah mengalami penurunan di bawah level $2.00. Aksi beli muncul di area $1.820, mendorong harga kembali menguat ke atas angka psikologis $2.00.

XRP sebelumnya sempat turun hingga $1.8177, sebelum pembeli masuk dan menahan tekanan turun yang sejalan dengan pelemahan Bitcoin dan Ethereum. Rebound ini menandai upaya pemulihan setelah penurunan yang cukup dalam.

Menembus Garis Tren Bearish

Pemulihan harga XRP terjadi setelah adanya pergerakan naik melewati level $1.88 dan $1.95. Harga juga berhasil menembus 50% Fibonacci retracement dari penurunan $2.140 menuju $1.817, serta menembus garis tren bearish di sekitar $2.00 pada grafik per jam.

Saat ini, XRP diperdagangkan di atas $2.00 dan bergerak stabil di atas 100-hourly Simple Moving Average (SMA). Harga juga berada di atas 76.4% Fibonacci retracement, menunjukkan melemahnya tekanan jual dalam jangka pendek.

Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Potensi Kenaikan Jika Menembus $2.150

Jika tekanan beli berlanjut, XRP diperkirakan akan menghadapi resistensi awal di sekitar $2.120. Level $2.150 menjadi resistensi utama yang menentukan arah pergerakan berikutnya.

Penutupan harga di atas $2.150 diperkirakan dapat membawa XRP menuju target berikut:

  • $2.20
  • $2.250
  • $2.320
  • $2.350, bahkan
  • $2.40 sebagai resistensi lebih tinggi

Level-level tersebut diperkirakan menjadi tantangan bagi pembeli dalam melanjutkan tren pemulihan.

Risiko Penurunan Jika Gagal Bertahan

Sebaliknya, apabila XRP gagal menembus $2.150, tekanan jual dapat kembali muncul. Support terdekat berada di level $2.00, sementara support utama berada di $1.980.

Penurunan di bawah $1.980 dapat memperpanjang koreksi ke:

  • $1.880
  • $1.845
  • Hingga $1.80 sebagai level support kritis

Indikator Teknis Mulai Menguat

Dilaporkan Trading View, indikator teknikal menunjukkan tanda-tanda pemulihan:

  • MACD (per jam) mulai bergerak di zona bullish
  • RSI (per jam) berada di atas level 50, menandakan momentum penguatan

Level-Level Penting XRP

Support: $1.980, $1.880
Resistance: $2.150, $2.250

Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Market Sinyal Kripto: Analisis Teknikal dan Peluang 24 November 2025

Tokocrypto menghadirkan Market Sinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 24 November 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.

Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.

Peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir : 

  1. Grayscale Meluncurkan ETF Dogecoin & XRP di NYSE Arca
    Grayscale Dogecoin Trust ETF ($GDOG) dan Grayscale XRP Trust ETF ($GXRP) resmi mulai diperdagangkan di NYSE Arca besok.
    Token terdampak: $DOGE, $XRP, ekosistem Grayscale.
  2. Proposal Solana SIMD-0411 Mempercepat Penurunan Inflasi
    Komunitas Solana mengusulkan peningkatan laju disinflasi dari -15% menjadi -30%, mempercepat target inflasi 1.5% dari 2032 menjadi 2029.
    Token terdampak: $SOL.
  3. Fear & Greed Crypto Sentuh Level 10 (Extreme Fear)
    Indeks Fear & Greed di CoinMarketCap jatuh ke level 10, menandakan kondisi pasar berada pada fase extreme fear.
    Token terdampak: Seluruh pasar kripto, terutama $BTC & $ALT.
  4. Bank di AS Catat Kerugian Tidak Terealisasi $395 Miliar
    FDIC melaporkan bank-bank AS memegang kerugian tidak terealisasi besar pada Q2 2025 di portofolio investasi mereka.
    Token terdampak: $BTC, aset store-of-value.

Wormhole Luncurkan Sunrise DeFi untuk Listing One-Day di Solana
Wormhole Labs memperkenalkan Sunrise DeFi, platform listing satu hari untuk Solana, dengan token MON sebagai listing pertama.
Token terdampak: $SOL, $W, token MON.

Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

SAGA/USDT (🔼 +10.87%)

  • Entry: $0.0862
  • Stop Loss: $0.0821
  • Take Profit: $0.0955

SAGA/USDT saat ini bergerak seperti “rute perjalanan” yang sedang menguji ulang titik pemberangkatan di area 0.0862 sebelum berpotensi melanjutkan perjalanan ke “pos tujuan” di 0.0955, selama harga tetap bertahan di atas “zona aman” 0.0821 sebagai Stop Loss. Struktur harga masih sideways dengan pola higher-low kecil, sementara RSI berada di kisaran 45 yang artinya tenaga beli mulai pulih tetapi belum agresif.

WIF/USDT (🔼 +10.70%)

  • Entry: $0.342
  • Stop Loss: $0.317
  • Take Profit: $0.378

WIF/USDT saat ini seperti “baru bangun dari tidur panjang” setelah memantul kuat dari area support 0.317 di mana tekanan jual sebelumnya mulai melemah. Kenaikan volume hijau dan RSI yang berbalik naik dari level jenuh jual memberi sinyal awal bahwa pembeli mulai mengambil alih kendali. Selama harga tetap bertahan di atas zona entry 0.342, peluang kenaikan menuju resistance 0.378 terbuka lebar sebagai target ambil untung terdekat.

PEPE/USDT (🔼 +8.54%)

  • Entry: $0.00000418
  • Stop Loss: $0.00000402
  • Take Profit: $0.00000454

PEPE/USDT saat ini seperti karet yang sempat diregangkan terlalu jauh lalu mulai kembali ke posisi normalnya harga memantul dari support kuat 0.00000402 dan mencoba bergerak stabil di atas area entry 0.00000418, menandakan pembeli mulai berani muncul kembali. Selama level dasar ini tetap bertahan, peluang kenaikan menuju take profit 0.00000454 masih terbuka karena RSI yang sebelumnya lemah kini perlahan menanjak, menunjukkan tekanan jual mulai mereda.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com