Tag Archives: kripto

Partnership Baru Kaia, Tapi KAIA Tetap Merah di $0,053

Kaia (KAIA) kembali menjadi sorotan setelah muncul kabar kemitraan dengan RatioFX yang berfokus pada layanan foreign exchange (FX) dan pembayaran lintas negara berbasis blockchain. Meski berita ini memperkuat narasi Kaia sebagai jaringan untuk transaksi keuangan institusional, harga KAIA justru masih mengalami tekanan dan turun ke area $0,053.

Berdasarkan data pasar terbaru per 9 Februari 2026, KAIA diperdagangkan di kisaran $0,0537 atau melemah sekitar 5,5% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar KAIA tercatat sekitar $335 juta, sementara volume perdagangan harian berada di level $14,97 juta.

RatioFX Gunakan Kaia untuk Gantikan Sistem FX Tradisional

Dilaporkan Coinmarketcal, dalam informasi yang beredar, RatioFX disebut memanfaatkan infrastruktur Kaia untuk menggantikan sistem pembayaran dan transaksi FX konvensional dengan eksekusi yang lebih cepat, instan, serta tetap memenuhi aspek kepatuhan (compliant). Kolaborasi ini menempatkan Kaia dalam narasi besar terkait on-chain FX execution dan cross-border payments, yang saat ini menjadi salah satu tema kuat dalam pengembangan blockchain untuk kebutuhan institusional.

Kemitraan ini juga dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas penggunaan Kaia di sektor keuangan, terutama karena pembayaran lintas negara dan transaksi valuta asing masih didominasi oleh jalur tradisional yang dinilai lebih lambat dan mahal.

Baca juga: Harga KAIA Hari Ini Melejit 37%, Kapitalisasi Pasar Tembus $500 Juta

Analis Nilai Kemitraan Lebih ke Branding daripada Katalis Fundamental

Meski demikian, analisis menyebut bahwa dampak kemitraan ini terhadap harga token KAIA kemungkinan terbatas. Salah satu alasan utamanya adalah karena RatioFX masih dianggap sebagai entitas yang relatif belum dikenal luas, serta belum ada metrik konkret yang dirilis, seperti volume transaksi, komitmen aliran dana, maupun dampak langsung terhadap permintaan token KAIA.

Selain itu, kemitraan ini juga belum menunjukkan perubahan signifikan pada tokenomics atau fundamental protokol Kaia, seperti mekanisme staking, fee sink, atau peningkatan utilitas token secara langsung. Karena itu, perkembangan ini lebih dipandang sebagai milestone bisnis dan branding, bukan katalis besar yang bisa mendorong kenaikan harga jangka panjang.

Harga KAIA Masih Tertekan, Turun 47% dalam 90 Hari

Pergerakan harga Kaia (KAIA/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Kaia (KAIA/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah kabar tersebut, performa harga KAIA masih menunjukkan tren bearish. Dalam 30 hari terakhir, KAIA tercatat turun sekitar 18,45%, lalu melemah 29,20% dalam 60 hari, dan anjlok hingga 47,77% dalam 90 hari terakhir. KAIA juga bergerak dalam rentang harian antara $0,0534 hingga $0,0569.

Saat ini, suplai beredar KAIA tercatat sebesar 6,24 miliar token. Dengan tekanan harga yang masih besar, pasar diperkirakan akan menunggu bukti nyata dari implementasi kemitraan Kaia dan RatioFX, terutama apakah kerja sama tersebut mampu menciptakan penggunaan jaringan yang signifikan dan mendorong permintaan token secara langsung.

Menurut Tim Research Tokocrypto, narasi cross-border payments/FX bisa kuat kalau ada partner distribusi dan volume nyata, tapi sering sulit dinilai tanpa metrik adopsi. Pantau detail implementasi (produk live, target market, KPI) dan apakah kolaborasi ini mendorong demand onchain (fee, staking, atau aktivitas aplikasi) di Kaia.

Baca Juga: 3 Altcoin Pump Fun Ecosystem Ini Meledak Hingga 158% Sepekan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

ETH Bangkit dari $1.817! Target $2.200 Jadi Penentu Sinyal Reli ke $2.600

Ethereum (ETH) mulai menunjukkan tanda pemulihan jangka pendek setelah berhasil memantul dari area support penting. Setelah rebound dari level $1.817, ETH kini kembali bergerak di atas $2.000 dan menjadi perhatian trader karena berpotensi menguji zona likuiditas $2.200. Jika level tersebut berhasil ditembus, ETH diperkirakan dapat membuka peluang reli menuju $2.600.

Pada saat penulisan, Ethereum diperdagangkan di sekitar $2.100 dengan kenaikan sekitar 1% dalam 24 jam terakhir. Pemulihan ini terjadi setelah ETH mengalami tekanan turun selama beberapa minggu terakhir akibat penolakan harga di area $3.400 yang memicu penurunan cepat ke zona demand jangka panjang.

Zona $2.100–$2.200 Jadi Resistance Kunci

Dilaporkan Coincu, pergerakan harga ETH menunjukkan bahwa area $1.817 berfungsi sebagai support harian yang kuat, karena sebelumnya juga mampu menahan tekanan jual pada beberapa periode koreksi. Pantulan dari level tersebut dianggap sebagai sinyal awal bahwa buyer mulai kembali masuk.

Namun, ETH kini menghadapi tantangan utama di zona $2.100 hingga $2.200. Area ini sebelumnya berperan sebagai support, tetapi kini berubah menjadi resistance setelah harga jatuh. Analis ProfSatoshiBTC menyebut bahwa jika bulls mampu menembus area tersebut, ETH berpotensi bergerak lebih cepat karena hambatan harga berikutnya dinilai relatif minim hingga mendekati $2.600.

Trader saat ini fokus mengamati reaksi harga di sekitar $2.200, karena level tersebut dianggap sebagai titik penentu apakah pemulihan ini akan berlanjut atau kembali melemah.

Baca juga: Ethereum Terkapar di $2.100, Investor AS Diduga Ramai-Ramai Cabut?

RSI Pulih, MACD Mulai Datar, Tapi Tren Besar Masih Belum Jelas

Indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan tekanan bearish, meskipun belum mengonfirmasi pembalikan tren yang kuat. RSI sebelumnya sempat masuk zona oversold saat harga turun, namun kini mulai pulih. Hal ini mengindikasikan bahwa tekanan jual mungkin mulai mereda.

Sementara itu, MACD masih berada di bawah garis nol, namun mulai menunjukkan pola flattening atau mendatar. Kondisi ini sering dianggap sebagai tanda bahwa momentum bearish melemah, meskipun sinyal reversal masih belum terbentuk secara jelas.

Dengan sinyal yang masih campuran, pelaku pasar dinilai tetap berhati-hati dan cenderung menunggu konfirmasi breakout di atas $2.200 sebelum meningkatkan ekspektasi reli.

Data On-Chain Stabil: TVL $57,28 Miliar dan 906.700 Alamat Aktif

Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental jaringan, data menunjukkan aktivitas Ethereum masih relatif stabil. Total Value Locked (TVL) Ethereum tercatat sebesar $57,28 miliar per 8 Februari 2026. Nilai ini memang lebih rendah dibanding akhir 2025, namun masih lebih tinggi dibanding periode awal 2024, yang menandakan bahwa kapital di jaringan masih bertahan meskipun pasar volatil.

Selain itu, jumlah alamat aktif naik menjadi sekitar 906.700, menunjukkan tingkat keterlibatan pengguna yang masih kuat. Peningkatan ini menandakan bahwa minat terhadap aplikasi dan layanan berbasis Ethereum tetap berjalan meski terjadi pergeseran likuiditas.

Volume perdagangan Ethereum dalam 24 jam terakhir juga tercatat mencapai lebih dari $20,95 miliar, memperlihatkan bahwa pasar masih aktif dan tengah menunggu apakah ETH mampu menembus resistance $2.200 untuk membuka peluang reli menuju $2.600.

Menurut Tim Research Tokocrypto, data ini mengonfirmasi divergensi positif antara harga dan utilitas jaringan. Meskipun harga ETH terkoreksi dari puncaknya di akhir 2025, aktivitas pengguna (alamat aktif) justru tumbuh, menunjukkan bahwa ekosistem DeFi dan aplikasi di atas Ethereum tetap ramai digunakan.

“Bagi trader, level $2.200 adalah area “Make or Break”; breakout di sini dengan volume tinggi (di atas $20 Miliar) akan menjadi konfirmasi pembalikan tren yang valid, sementara kegagalan menembusnya bisa berarti konsolidasi yang lebih lama,” jelasnya.

Baca Juga: Harga Ethereum Jebol $2.8K, Whale Diam-Diam Borong Rp3,7 Triliun ETH


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Ternyata Ini 3 Hal Paling Dicari Investor Kripto Indonesia

Dalam Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 terdapat hasil survei nasional terhadap 1.851 responden dari berbagai daerah di Indonesia. Dari laporan tersebut terungkap bahwa investor kripto Indonesia cenderung memilih Bitcoin dan Stablecoin, diikuti oleh aset-aset dengan kapitalisasi pasar besar seperti Solana, Ethereum, BNB, dan XRP.

Sumber: Indonesia Crypto & Web3 Industry Report

Menurut Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani, investor kripto Indonesia sebenarnya tidak didominasi oleh perilaku spekulatif yang ekstrem, walaupun dalam prakteknya ada segmen ritel yang berani mengambil risiko lebih tinggi dan tertarik pada aset dengan kapitalisasi pasar kecil, namun secara umum preferensi pasar masih menunjukkan pendekatan yang rasional.

Industri kripto selama bertahun-tahun, memang sering diasosiasikan dengan keuntungan cepat dan instan seperti persepsi; masuk cepat, keluar cepat, kejar momentum, dan raih keuntungan. Namun data terbaru ini menunjukkan bahwa narasi tersebut mulai bergeser.

Lebih lanjut, Niki juga menjelaskan bahwa dalam memilih platform kripto, investor Indonesia justru menunjukkan sikap yang cukup konservatif. Berdasarkan hasil survei, ada tiga faktor utama yang paling dicari investor kripto saat memilih platform, yaitu kemudahan penggunaan (user friendly), keamanan, dan tingkat kepercayaan terhadap platform itu sendiri.

Sumber: Indonesia Crypto & Web3 Industry Report

Kemudahan Penggunaan (User Friendly): 23,0%

Di posisi teratas, 23,0% responden menyebut bahwa kemudahan atas penggunaan platform menjadi alasan utama mereka memilih dalam platform kripto. 

Mayoritas investor kripto Indonesia kini yang kini didominasi Gen Z dan milenial, sudah akrab betul dengan teknologi, tapi mereka tidak mau ribet. Mereka menginginkan aplikasi yang intuitif, navigasi jelas, dan proses transaksi yang smooth

Keamanan Platform: 20,4%

Tak jauh di bawahnya, 20,4% investor menempatkan keamanan platform sebagai prioritas utama. Angka ini menjadi salah satu indikator bahwa investor kripto Indonesia sudah makin sadar perihal risiko.

Setelah berbagai insiden global, mulai dari peretasan hingga runtuhnya platform besar, pengguna kini jauh lebih selektif. Laporan ini juga menegaskan karakter investor lokal yang risk-aware. Alih-alih spekulatif, mereka cenderung berhitung dan memilih platform dengan sistem keamanan kuat, sejalan dengan regulasi yang semakin ketat di Indonesia.

Reputasi Brand: 11,7%

Menariknya, reputasi atau kepercayaan terhadap brand (11,7%) tetap menjadi faktor kunci, meskipun banyak pilihan aset kripto justru berada di angka lebih tinggi, yaitu 14,9%, dan biaya transaksi rendah di 11,3%.

Ini menunjukkan bahwa meskipun variasi aset tetap penting, namun kepercayaan terhadap brand tetap menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan investor, terutama di pasar yang sudah teregulasi dan semakin dewasa.

Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar di acara Indonesia Crypto Outlook 2026 pada 29 Januari 2026 di Jakarta. Sumber: Tokocrypto.

Hal ini juga ditegaskan langsung oleh Head of Community Coinvestasi, Niki Sekar Dewayani:

“Dalam konteks memilih platform kripto, ternyata user memilih; pertama kepercayaan terhadap brand, kemudian kemudahan, dan keamanan—baru jika ketiga ini sudah terpenuhi komunitas Web3 lah yang akan menjadi retensi dan edukasinya.”

Temuan mengenai tiga faktor utama dalam memilih platform kripto di atas bukan satu-satunya data penting yang disampaikan dalam ICO 2026 kemarin.

Laporan Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 juga memuat beragam insight lain, termasuk ke mana arah pasar kripto Indonesia di 2026 serta bagaimana tren adopsi kripto di Asia terus berkembang seiring meningkatnya regulasi dan partisipasi institusional.

Kalau kamu ingin melihat riset dan insight kripto Indonesia yang lebih lengkap dan mendalam, kamu bisa dapatkan materi riset resminya secara gratis di sini: Riset & Materi Indonesia Crypto Outlook 2026 – Tokocrypto


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Cardano (ADA) Bertahan di Support Kritis $0,27, Sinyal Berbahaya?

Pergerakan harga Cardano (ADA) saat ini berada di fase krusial.

Setelah mengalami koreksi tajam dari puncaknya di atas $1,00 pada pertengahan 2025, Coincu mencatat harga ADA kini turun ke kisaran $0,27 dan bertahan di garis support utama dalam pola descending channel.

Secara teknikal, kondisi ini membuka peluang terjadinya rebound jangka pendek dengan potensi pengujian ulang target harga di area $0,37.

Namun di balik peluang pemulihan harga tersebut, data fundamental jaringan Cardano justru menunjukkan sinyal pelemahan yang signifikan.

Penurunan aktivitas DeFi dan arus modal keluar (capital outflow) memunculkan kekhawatiran bahwa potensi reli teknikal ADA berisiko menjadi bull trap jika tidak didukung oleh pemulihan fundamental.

Baca Juga: Harga Cardano Uji Level US$0,2775, Sinyal Awal Reli 360% ke US$1,35?

Analisis Teknikal: Peluang Rebound Masih Terbuka

Dari sudut pandang teknikal, ADA masih bergerak rapi di dalam pola descending channel yang terbentuk sejak penurunan besar pasca puncak 2025.

Saat ini, harga berada di area support bawah channel, zona yang secara historis sering memicu pantulan harga (technical bounce).

Jika support ini mampu dipertahankan, target pemulihan terdekat berada di kisaran $0,33 hingga $0,37, yang bertepatan dengan area resistance dinamis channel.

Level $0,37 sendiri menjadi target teknikal penting karena berpotensi menjadi titik konfirmasi apakah ADA hanya mengalami relief rally atau benar-benar memulai pembalikan tren jangka menengah.

Namun, skenario ini tetap bersifat spekulatif tanpa dukungan dari faktor fundamental yang kuat.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Fundamental Cardano Melemah: TVL dan Aktivitas DeFi Anjlok

Berbeda dengan potensi teknikalnya, kondisi fundamental jaringan Cardano justru menunjukkan tekanan serius.

Total Value Locked (TVL) Cardano tercatat turun drastis menjadi hanya $129,37 juta, merosot jauh dari level di atas $500 juta pada awal 2025.

Penurunan lebih dari 70% ini mengindikasikan keluarnya likuiditas besar dari ekosistem DeFi Cardano.

Tak hanya TVL, aktivitas perdagangan di sektor decentralized exchange (DEX) Cardano juga mengalami penurunan tajam.

Volume transaksi DEX saat ini hanya berada di kisaran $2,03 juta, angka yang tergolong sangat rendah untuk jaringan layer-1 besar seperti Cardano.

Data ini mencerminkan minimnya aktivitas pengguna serta berkurangnya minat pengembang dan investor terhadap aplikasi DeFi di jaringan tersebut.

Kombinasi penurunan TVL dan volume DEX menjadi sinyal kuat bahwa secara on-chain, ekosistem Cardano sedang berada dalam fase “mati suri”.

Open Interest Tinggi, Spekulasi Memanas

Menariknya, di tengah lesunya fundamental jaringan, data pasar derivatif justru menunjukkan gambaran yang kontras.

Open Interest (OI) ADA tercatat masih sangat tinggi, mencapai sekitar $452 juta. Angka ini menunjukkan besarnya posisi terbuka di pasar futures dan perpetual, menandakan minat spekulatif jangka pendek yang masih sangat aktif.

Tingginya OI di tengah tren harga menurun sering kali menjadi indikator bahwa pasar sedang bersiap menghadapi pergerakan besar.

Kondisi ini menciptakan potensi volatilitas eksplosif, baik dalam bentuk short squeeze (jika harga naik tajam) maupun long squeeze (jika harga kembali jatuh).

Divergensi Berbahaya antara Harga dan Fundamental

Tim Research Tokocrypto menilai kondisi ADA saat ini sedang tidak baik-baik saja dan berpotensi ke arah yang lebih gawat.

“Kondisi ADA saat ini menampilkan Divergensi Berbahaya: Harga dan aktivitas on-chain (DeFi) sedang ‘mati suri’, tetapi minat spekulatif (Open Interest/OI) justru memanas,” tutur Tim Research Tokocrypto.

Di satu sisi, harga menunjukkan peluang teknikal untuk rebound, sementara di sisi lain aktivitas DeFi dan fundamental jaringan justru melemah drastis.

“Tingginya OI di tengah tren harga turun biasanya menjadi sinyal bahwa pasar sedang bersiap untuk pergerakan eksplosif (bisa Short Squeeze ke atas atau Long Squeeze ke bawah).”

Dengan tingginya Open Interest, pasar ADA berada dalam kondisi sensitif terhadap pergerakan harga ekstrem. Investor ritel perlu ekstra waspada terhadap volatilitas mendadak yang bisa terjadi tanpa peringatan.

“Bagi investor, penurunan TVL yang masif adalah bendera merah (red flag); reli teknikal ke $0.37 mungkin saja terjadi, namun tanpa dukungan fundamental DeFi yang pulih, kenaikan tersebut rentan bersifat sementara (bull trap),” lanjut Tim Research Tokocrypto.

Baca Juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!

Waspada Bull Trap

Secara keseluruhan, Cardano (ADA) saat ini berada di persimpangan penting. Peluang pemulihan teknikal masih terbuka selama harga mampu bertahan di area support descending channel.

Namun, lemahnya fundamental jaringan yang ditandai oleh anjloknya TVL dan volume DEX, menjadi faktor risiko utama yang tidak bisa diabaikan.

Bagi investor, reli jangka pendek menuju $0,37 sebaiknya diperlakukan dengan kehati-hatian tinggi.

Tanpa tanda-tanda pemulihan aktivitas on-chain dan arus modal masuk ke ekosistem DeFi Cardano, setiap kenaikan harga berisiko menjadi jebakan bullish di tengah tren turun yang lebih besar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Eks Co-Founder Multicoin Capital: Hyperliquid Salah Dalam Segala Hal!

Drama terbaru dalam dunia investasi kripto terjadi setelah Kyle Samani, salah satu pendiri dan figur publik dari Multicoin Capital.

Seperti dilaporkan BeInCrypto pada Senin (9/2), Samani secara terbuka mengkritik proyek Hyperliquid (HYPE) hanya beberapa hari setelah pengumuman pengunduran dirinya dari firma modal ventura besar itu.

Komentar tajam Samani, yang menyebut Hyperliquid sebagai sesuatu yang “salah dalam segala hal”, menarik perhatian luas di komunitas kripto karena berlawanan dengan data on-chain yang menunjukkan entitas terkait Multicoin justru telah mengakumulasi puluhan juta dolar HYPE sebelum kritik itu muncul.

Baca Juga: Hyperliquid Usulkan HIP-4, Hadirkan Pasar Prediksi Tanpa Risiko Likuidasi

Mundur dari Multicoin dan Kecaman Publik

Samani mengumumkan pengunduran dirinya dari Multicoin Capital pada 5 Februari 2026, menandai akhir hampir satu dekade kepemimpinannya sebagai co-founder dan tokoh penting dalam investasi aset kripto institusional.

Dalam pernyataannya, Samani menegaskan bahwa ia akan tetap terlibat dalam kripto, khususnya dalam ekosistem Solana, sebagai bagian dari perannya sebagai Chairman di Forward Industries, sebuah entitas yang fokus pada pengembangan infrastruktur blockchain.

Namun hanya tiga hari setelah pengunduran itu, Samani mengejutkan komunitas dengan kritik publik terhadap Hyperliquid, platform pertukaran perpetual futures yang dikenal karena likuiditas tinggi, biaya rendah, dan teknologi blockchain internalnya.

Ia menuduh Hyperliquid memiliki sistem yang tertutup dan permissioned, mencerminkan model yang bertentangan dengan prinsip desentralisasi yang selama ini diperjuangkannya.

Spekulasi Konflik Internal dalam Multicoin

Kritik Samani datang di tengah laporan bahwa beberapa wallet on-chain yang ditautkan ke Multicoin telah membeli lebih dari $40 juta token HYPE dalam satu bulan terakhir.

Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Multicoin, informasi ini memicu spekulasi bahwa kesenjangan pandangan antara Samani dan tim investasi dapat menjadi salah satu pemicu perpisahan tersebut.

Sementara Samani menekankan pentingnya desentralisasi yang tulen dan keterbukaan kode sumber, langkah Multicoin yang tampak agresif dalam mengakumulasi HYPE justru menunjukkan pendekatan yang lebih pragmatis: mencari profit tinggi dan eksposur likuiditas instan bahkan jika itu berarti memilih proyek dengan struktur yang agak terpusat.

Terang saja, pernyataan Samani memunculkan perdebatan tentang strategi investasi terbaik dalam lanskap kripto saat ini.

Idealisme Desentralisasi vs. Pragmatisme Profit

Menurut para analis dari Tim Research Tokocrypto, peristiwa ini mengungkap dilema besar yang dihadapi banyak venture capital (VC) kripto.

“Drama ini menyingkap dilema besar di kalangan Venture Capital (VC) kripto saat ini: Idealisme Desentralisasi vs Pragmatisme Profit.”

Jika Multicoin berani bertaruh besar ($40M) pada HYPE meskipun ditentang oleh pendirinya sendiri, ini adalah sinyal High Conviction (keyakinan tinggi) dari institusi terhadap model bisnis Hyperliquid.

“Di satu sisi, tokoh seperti Samani merupakan advokat kuat untuk infrastruktur blockchain yang sepenuhnya terdesentralisasi yang mengutamakan transparansi, partisipasi komunitas, dan nilai fundamental jangka panjang,” lanjut Tim Research Tokocrypto.

Di sisi lain, strategi investasi seperti akumulasi HYPE oleh Multicoin menunjukkan bahwa institusi besar kini semakin bersedia mempertimbangkan proyek yang mampu menawarkan likuiditas tinggi dan adopsi pengguna nyata, meskipun struktur internalnya tidak sepenuhnya terbuka atau sepenuhnya terdesentralisasi.

Bagi investor institusional, hal ini bisa dibaca sebagai sinyal keyakinan tinggi terhadap potensi pertumbuhan Hyperliquid.

“Bagi investor ritel, ini bisa dibaca sebagai sinyal bullish untuk HYPE, karena institusi tampaknya bersedia mentolerir risiko sentralisasi demi mengejar likuiditas dan adopsi pengguna yang nyata,” tutup Tim Research Tokocrypto.

Reaksi Komunitas Kripto

Komentar Samani menuai beragam respons di komunitas. Beberapa pihak setuju dengan kritiknya dan mengajak diskusi soal standar desentralisasi yang “sejati”.

Namun, ada pula yang justru membela Hyperliquid, menekankan bahwa proyek tersebut memberikan nilai nyata melalui likuiditas dan peluang trading yang kuat.

Hal ini mencerminkan adanya pertentangan yang lebih luas di antara pelaku pasar mengenai apa yang sebenarnya merupakan “nilai fundamental” dalam proyek blockchain.

Dampak terhadap Harga HYPE dan Industri Kripto

Terlepas dari kritik publik, token HYPE tampaknya menunjukkan ketahanan yang relatif kuat di pasar, mencerminkan bahwa minat investor mungkin lebih dipengaruhi oleh peluang utilitas dan likuiditas daripada narasi reputasional semata.

Sementara itu, perdebatan ini bisa membuka ruang untuk diskusi lebih luas tentang bagaimana investor, baik ritel maupun institusional, harus mengevaluasi proyek kripto di tengah lanskap yang terus berkembang.

Baca Juga: Ini Alasan Harga Bitcoin Hancur Menurut Multicoin Capital

Narasi yang Berlangsung

Peristiwa di sekitar kritik Samani terhadap Hyperliquid tidak hanya menceritakan tentang satu individu atau satu proyek.

Ini mencerminkan konflik ideologi dan strategi investasi yang lebih dalam dalam industri kripto: antara mereka yang melihat masa depan penuh dengan sistem desentralisasi yang murni, dan mereka yang mengejar efisiensi, adopsi, dan profit melalui pendekatan yang lebih pragmatis.

Dengan spekulasi yang masih terus berkembang dan data on-chain yang terus dipantau, dinamika ini kemungkinan akan menjadi salah satu narasi kunci di pasar kripto sepanjang 2026.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke $70.682, Sentimen Pulih

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali bergerak di zona hijau setelah mencatatkan kenaikan signifikan dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Tokocrypto pada Senin (9/2), harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di level $70.682,42 per BTC, menguat sekitar +2,23% dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini menjadi sinyal pemulihan jangka pendek di tengah tekanan koreksi yang masih membayangi pergerakan harga dalam beberapa bulan terakhir.

Secara fundamental, kapitalisasi pasar Bitcoin kini tercatat mencapai $1.412,69 miliar, menegaskan posisinya sebagai aset kripto dengan valuasi terbesar di dunia dan menempati peringkat pertama secara global.

Sementara itu, volume perdagangan harian BTC berada di kisaran $41,53 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang masih cukup tinggi serta minat investor yang tetap terjaga meski volatilitas belum sepenuhnya mereda.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke Area $69.000

Pergerakan Harga BTC Hari Ini

Dalam rentang perdagangan 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak di kisaran $68.932,31 hingga $72.206,91.

Level terendah harian ini sempat menjadi area uji kekuatan support sebelum akhirnya BTC berhasil rebound dan kembali menembus area psikologis $70.000.

Pergerakan ini mengindikasikan adanya aksi beli yang cukup solid di area bawah, terutama dari pelaku pasar jangka pendek.

Dari sisi perubahan harga intraday, Bitcoin mencatatkan kenaikan +0,57% dalam 1 jam terakhir, menandakan momentum positif yang masih berlanjut.

Namun, jika dilihat dalam perspektif mingguan, BTC masih mengalami koreksi sekitar -5,22% dalam 7 hari terakhir, menegaskan bahwa tren jangka menengah masih berada dalam fase konsolidasi.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Tekanan Koreksi Masih Terlihat dalam Jangka Menengah

Meskipun menguat hari ini, data historis menunjukkan Bitcoin masih berada dalam tekanan jika ditarik ke rentang waktu yang lebih panjang.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC tercatat turun sekitar $19.608,85 atau -21,67%.

Koreksi serupa juga terlihat pada periode 60 hari (-20,95%) dan 90 hari (-33,62%), mencerminkan fase penyesuaian harga yang cukup dalam setelah reli besar sebelumnya.

Sebagai perbandingan, rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) Bitcoin tercatat di level $126.198,07.

Dengan harga saat ini, BTC masih diperdagangkan jauh di bawah puncaknya, yang bagi sebagian investor justru dianggap sebagai peluang akumulasi jangka panjang, terutama bagi mereka yang memiliki toleransi risiko tinggi.

Data Pasokan dan Struktur Pasar Bitcoin

Dari sisi suplai, jumlah Bitcoin yang beredar saat ini mencapai 19,99 juta BTC, atau sekitar 95,17% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

Keterbatasan suplai inilah yang selama ini menjadi salah satu fondasi utama nilai Bitcoin sebagai aset lindung nilai digital (digital store of value).

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (Fully Diluted Market Cap) Bitcoin tercatat sebesar $1.488,80 miliar, mencerminkan valuasi BTC jika seluruh pasokan maksimum telah beredar di pasar.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 9% ke $70.600, Mulai Berbalik?

Prospek Harga BTC ke Depan

Secara teknikal, penguatan harga BTC hari ini membuka peluang bagi Bitcoin untuk kembali menguji area resistance di sekitar $72.000–$73.000.

Jika level ini berhasil ditembus dengan volume yang kuat, potensi reli lanjutan ke area yang lebih tinggi bisa terbuka.

Namun sebaliknya, kegagalan bertahan di atas $70.000 dapat memicu tekanan jual lanjutan dan membawa BTC kembali menguji support di area $68.000.

Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor dan trader disarankan tetap mencermati pergerakan volume, sentimen makro, serta faktor global yang berpotensi memengaruhi pasar kripto.

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa meski pemulihan jangka pendek mulai terlihat, kehati-hatian tetap menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Pi Network Naik Tipis 0,84% di Tengah Gejolak Extreme Fear

Harga Pi Network (PI) hari ini tercatat mengalami penguatan tipis dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data pasar terbaru dari Coinmarketcap pada Senin (9/2), PI naik sekitar 0,842% ke level $0,146, mencerminkan pergerakan positif yang terjadi di tengah pemulihan pasar kripto secara umum.

Meski demikian, kenaikan ini dinilai masih relatif lemah karena berada di bawah performa rata-rata pasar kripto global yang mencatatkan kenaikan sekitar 2,1% pada periode yang sama.

Pergerakan harga Pi Network hari ini lebih mencerminkan efek ikut arus (beta move) dari penguatan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan, alih-alih didorong oleh katalis spesifik dari proyek Pi itu sendiri.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sentimen terhadap PI masih cenderung pasif dan bergantung pada arah pasar secara makro.

Baca Juga: Harga Pi Network (PI) Koreksi ke $0,144, Tekanan Masih Jadi Beban

Kenaikan PI Didorong Efek Pasar, Bukan Katalis Internal

Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.
Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Senin, 9 Februari 2026. Sumber: CoinMarketCap.

Dalam 24 jam terakhir, total kapitalisasi pasar kripto global mengalami peningkatan sekitar 2,1%. Di tengah kondisi tersebut, Pi Network ikut bergerak naik, meskipun dengan laju yang lebih lambat.

Kenaikan sebesar 0,84% ini mengindikasikan bahwa PI hanya memperoleh dorongan beta yang terbatas dari pasar yang sedang menguat.

Likuiditas Pi Network yang relatif tipis turut memengaruhi pola pergerakannya. Rasio turnover PI tercatat sangat rendah, yakni sekitar 0,0071, yang menandakan volume transaksi masih minim.

Dalam kondisi likuiditas rendah, pergerakan harga sering kali diperbesar oleh aliran dana kecil, tanpa perlu adanya permintaan yang signifikan.

Hal ini menjelaskan mengapa PI dapat mencatat kenaikan harga meski tanpa dukungan volume yang kuat.

Volume Perdagangan Menurun, Sinyal Minat Masih Lemah

Alih-alih meningkat, volume perdagangan Pi Network justru mengalami penurunan tajam. Data menunjukkan volume transaksi PI turun sekitar 39% menjadi $9,2 juta.

Penurunan volume ini menjadi sinyal penting bahwa kenaikan harga PI belum didukung oleh partisipasi pasar yang luas.

Dalam analisis pasar kripto, reli harga yang sehat umumnya ditopang oleh peningkatan volume.

Sebaliknya, kenaikan harga dengan volume yang melemah sering kali dianggap rapuh dan berisiko mengalami koreksi dalam waktu singkat.

Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa penguatan Pi Network hari ini lebih bersifat teknikal dan sementara.

Sentimen Pasar Masih Dikuasai “Extreme Fear”

Faktor lain yang membayangi pergerakan Pi Network adalah kondisi sentimen pasar kripto secara keseluruhan. Indeks Fear & Greed saat ini berada di level 9, yang masuk kategori “Extreme Fear”.

Sentimen ini mencerminkan kehati-hatian tinggi dari investor, di mana minat beli masih terbatas dan pelaku pasar cenderung menunggu kepastian arah.

Dalam lingkungan pasar yang diliputi ketakutan ekstrem, aset kripto dengan fundamental dan likuiditas kuat biasanya menjadi acuan utama.

Sementara itu, altcoin dengan likuiditas tipis seperti PI cenderung bergerak mengikuti arah pasar tanpa memiliki daya dorong mandiri yang kuat.

Prospek Harga Pi Network dalam Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, pergerakan harga Pi Network akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support di sekitar $0,14.

Jika area ini mampu dipertahankan, PI berpeluang menguji resistance terdekat di kisaran $0,15.

Level ini menjadi zona psikologis penting yang perlu ditembus untuk membuka peluang penguatan lanjutan.

Namun, jika harga PI gagal bertahan di atas $0,14, risiko penurunan kembali menuju area terendah mingguan cukup terbuka.

Tanpa adanya katalis fundamental atau peningkatan volume yang signifikan, pergerakan PI masih rentan mengikuti fluktuasi sentimen pasar global.

Baca Juga: Harga Pi Network Naik 5%, Dipicu Sentimen Makro

Tren Netral dengan Risiko Tinggi

Secara keseluruhan, kenaikan harga Pi Network hari ini mencerminkan pergerakan netral cenderung positif, namun dengan tingkat keyakinan yang rendah.

Tidak adanya katalis spesifik, ditambah dengan volume perdagangan yang menurun, menunjukkan bahwa reli ini masih rapuh dan sangat bergantung pada stabilitas pasar kripto secara umum.

Investor disarankan untuk mencermati pergerakan Bitcoin sebagai pemimpin pasar, serta perubahan pada indeks Fear & Greed.

Pertanyaan utama ke depan adalah apakah Pi Network mampu merebut kembali dan bertahan di atas level $0,15 dengan dukungan volume yang meningkat, atau justru kembali melemah seiring sentimen pasar yang masih diliputi ketakutan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mulai Bangkit, BTC di Atas $70.000

Pasar kripto hari ini, Senin (9/2) mulai menunjukkan tanda pemulihan setelah aksi jual panik mereda, ditandai dengan Bitcoin yang kembali menembus level $70.000. Rebound ini turut diikuti altcoin berisiko tinggi, dengan DUSK melonjak 36% ke $0,128843, PYR menguat 20% ke $0,387177, dan ZIL naik 13% ke $0,00469.

Meski BTC, ETH, dan XRP berhasil bangkit, reli ini masih dinilai rapuh. XRP memang didorong akumulasi whale, namun struktur pasar secara keseluruhan masih sensitif terhadap tekanan jual lanjutan dan sentimen makro. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial Saat Bitcoin Kembali di Ats $70K

  • DUSK melonjak 36% hari ini, capai level harga $0,128843
  • PYR tumbuh positif 20%, harga kini di level $0,387177.
  • ZIL catat kenaikan signifikan 13% sentuh $0,00469.

Kripto Bangkit Setelah Aksi Jual Panik, Dipimpin Penguatan BTC & XRP

  • Bitcoin kembali melampaui $70.000 diikuti lonjakan altcoin.
  • XRP naik didorong akumulasi whale, namun tren pasar masih rapuh.
  • BTC, ETH, dan XRP pulih sementara; pasar tetap rawan turun kembali.

Deposit Panen Reward dengan VA BCA di Tokocrypto

Sinyal Pemulihan: 3 Altcoin yang Wajib Masuk Watchlist

  • DCR: Naik di atas $20,22; incar resistensi $25,94 dengan momentum bullish.
  • POL: Sentuh dasar $0,0839; divergensi bullish sinyalkan potensi pemulihan.
  • OP: Dekati jenuh jual di $0,1579; berisiko lanjut turun atau segera memantul.

Peristiwa Kripto Utama yang Wajib Dipantau Minggu Ini

  • The Fed suntik $8,3 miliar untuk stabilisasi pasar.
  • Penutupan pemerintahan AS picu kelangkaan data dan volatilitas pasar.
  • Perubahan kepemimpinan Fed berisiko pengaruhi bunga dan inflasi.

Baca juga: Riset Kripto 2-6 Feb 2026: Bitcoin Menurun, Altcoin Ada Harapan?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

USDC Makin Agresif! Circle Kerja Sama dengan Polymarket

Circle resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Polymarket, platform prediction market terbesar di dunia. Kolaborasi ini disebut bertujuan mendukung evolusi terbaru pasar keuangan berbasis on-chain, khususnya pada sektor prediction market yang kini semakin berkembang sebagai instrumen finansial berbasis informasi.

Dalam pengumuman resminya, Circle menyebut bahwa kemitraan ini akan memperkuat fondasi stablecoin di ekosistem prediction market dengan menghadirkan infrastruktur stablecoin yang transparan dan sepenuhnya didukung cadangan (fully-reserved). Langkah ini dinilai penting karena prediction market kini mulai berkembang lebih luas dan membutuhkan sistem penyelesaian transaksi yang lebih kuat dan andal.

Fokus Kemitraan: Stablecoin Transparan dan Settlement Lebih Mulus

Circle menjelaskan bahwa kerja sama dengan Polymarket akan difokuskan pada tiga hal utama. Pertama, membawa infrastruktur stablecoin yang transparan dan fully-reserved ke pasar prediksi agar pengguna memiliki keyakinan lebih tinggi terhadap sistem transaksi.

Kedua, meningkatkan reliabilitas settlement serta mengurangi hambatan transaksi seiring meningkatnya skala pasar. Dengan aktivitas prediction market yang semakin besar, proses settlement yang cepat dan minim friction dianggap menjadi kebutuhan utama untuk menjaga efisiensi dan kenyamanan pengguna.

Ketiga, memperkuat kepercayaan pasar ketika partisipasi dan likuiditas semakin tumbuh. Circle menilai bahwa stablecoin seperti USDC dapat berperan sebagai pilar utama dalam mendorong sistem keuangan baru yang lebih terbuka dan berbasis data.

Circle Sebut Prediction Market Mulai Jadi Alat Keuangan Dunia Nyata

Circle menegaskan bahwa prediction market kini mulai berkembang dari sekadar platform spekulasi menjadi alat finansial berbasis informasi yang dapat digunakan dalam konteks dunia nyata. Kemitraan ini menjadi sinyal bahwa Circle melihat prediction market sebagai bagian penting dari masa depan sistem keuangan on-chain.

Dalam pernyataannya, Circle juga menekankan bahwa USDC dan infrastrukturnya berpotensi menjadi jalur utama (foundational rails) untuk mendukung ekosistem pasar prediksi yang lebih matang dan terintegrasi, terutama ketika permintaan dan volume transaksi semakin meningkat.

Kemitraan Circle dan Polymarket ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memperluas penggunaan USDC, sekaligus memperkuat posisi stablecoin sebagai infrastruktur inti dalam perkembangan pasar keuangan on-chain generasi berikutnya.

Menurut Tim Research Tokocrypto, integrasi infrastruktur Circle ke dalam Polymarket melegitimasi pasar prediksi sebagai sektor finansial on-chain yang serius. Penggunaan USDC yang fully-reserved akan meningkatkan kepercayaan pengguna dan likuiditas platform secara signifikan.

Baca juga: Circle Lepas 250 Juta USDC di Solana: Investor Wajib Waspada!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

POL Sentuh $0,0976, Polygon Burn 25,7 Juta Token dalam Sebulan

Polygon mencatat pembakaran token besar sepanjang Januari 2026. Data terbaru menunjukkan sebanyak 25.735.922 token POL telah dibakar melalui mekanisme biaya jaringan (network fees). Jumlah tersebut setara dengan sekitar 0,24% dari total suplai POL, menandakan adanya pengurangan pasokan yang cukup signifikan dalam satu bulan.

Pembakaran token ini terjadi seiring aktivitas transaksi jaringan Polygon yang terus menghasilkan fee, di mana sebagian biaya tersebut dialokasikan untuk mekanisme burn. Langkah tersebut membuat POL secara bertahap menjadi lebih langka karena suplai berkurang dari waktu ke waktu.

Harga POL Menguat ke $0,0976, Market Cap Tembus $1,03 Miliar

Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Minggu, 8 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Polygon (POL/USDT) pada Minggu, 8 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Di tengah kabar burn token tersebut, harga Polygon Ecosystem Token (POL) tercatat berada di kisaran $0,0976 atau naik sekitar 2,2%. Kapitalisasi pasar POL kini mencapai sekitar $1,03 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam berada di level $73,61 juta.

Data juga menunjukkan suplai beredar POL saat ini berada di angka 10,59 miliar token. Meski mengalami kenaikan harian, performa POL dalam jangka menengah masih menunjukkan tekanan. Dalam 30 hari terakhir, POL turun sekitar 32,02%, kemudian melemah 21,46% dalam 60 hari, dan anjlok 46,25% dalam 90 hari terakhir.

Baca juga: Harga POL Masih $0,19, Polygon Justru Meledak $3,50 Miliar Payments

Burn Token Jadi Sorotan, Investor Pantau Dampaknya ke Harga

Pembakaran token dalam jumlah besar biasanya menjadi perhatian investor karena berpotensi mempengaruhi keseimbangan suplai dan permintaan. Dengan suplai yang menyusut, burn sering dianggap sebagai faktor deflasi yang dapat mendukung harga jika permintaan tetap stabil atau meningkat.

Namun, pasar masih memantau apakah burn POL ini akan cukup kuat untuk memberikan dorongan harga dalam jangka panjang, terutama di tengah volatilitas pasar kripto yang masih tinggi. Meski demikian, burn 25,7 juta token dalam satu bulan menjadi sinyal bahwa aktivitas jaringan Polygon tetap berjalan dan menghasilkan fee yang signifikan sepanjang Januari 2026.

Menurut Tim Research Tokocrypto, mekanisme pembakaran ini menegaskan model ekonomi deflasi Polygon yang didorong oleh utilitas nyata. Pengurangan suplai yang konsisten memberikan tekanan positif pada kelangkaan token jangka panjang.

Baca juga: Polygon (POL) Naik 5% & Trending Hari Ini


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com