Tag Archives: sehat

Ini Cara Menggunakan Vitamin Rambut Agar Tidak Lepek dan Sehat

Jakarta

Mempunyai rambut yang indah merupakan impian bagi setiap orang. Agar rambut kamu sehat dan tidak lepek, bisa memakai vitamin rambut.

Pada saat masa karantina finalis Emeron Hijab Hunt 2024, Aprilia Valentina sebagai brand representatif Emeron memberikan tips menggunakan vitamin rambut yang tepat. Menurut April, vitamin rambut penting untuk kesehatan dan keindahan rambut.

“Aku setiap hari menggunakan hair vitamin sebelum mencatok rambut dan rambut aku tidak kering dan juga pecah-pecah,” kata April saat memberikan pembekalan untuk 14 finalis Emeron Hijab Hunt 2024 di Aryaduta Suites Semanggi, Jakarta.


April menjelaskan sesudah keramas jangan tunggu rambut kering. Sebaiknya saat kondisi rambut masih basah langsung memakai vitamin rambutnya supaya meresap. Sebelum menggunakan hair dryer, sebaiknya kamu aplikasikan vitamin rambut agar rambut lebih sehat dan tidak lepek.

“Keramas dulu, pakai shampo dan menggunakan conditioner. Kemudian dibilas dan menggunakan vitamin rambut,” ujarnya..

Saat memakai vitamin rambut ada ketakutan rambut lepek hingga menyebabkan ketombe. April memberikan tips agar pemakaian vitamin rambut memberikan manfaat maksimal.

“Kamu bisa memaki vitamin rambut mulai dari tengah rambut dan di ujung rambut, karena kondisioner kan licin. Jangan dipakai akar karena akan ketombe dan berminyak,” saran April.

Seberapa banyak pemakaian vitamin rambut? April menjelaskan satu butir vitamin rambut bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan rambut kamu masing-masing.

“Satu butir vitamin bisa dipakai untuk sekali pakai tergantung panjang atau tidak rambut kalian. Kalau aku pakainya satu dan ada beberapa bagi yang rambut pendek. Sesuai kebutuhan saja,” pungkasnya.

Acara ini didukung oleh Emeron Hijab Shampoo, Shopee Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Social Media KipasKipas, EZnet by Telkomsel Internet Mudah Murah Untuk Seisi Rumah, Casio dan GIS Travel Sahabat Umroh dan Haji Anda. Official Hospitality Partner Aryaduta Suites Semanggi.

(gaf/gaf)



Sumber : wolipop.detik.com

Kenapa HP Sering Mati Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

Jakarta

HP sering mati sendiri merupakan salah satu kendala yang mungkin dialami sejumlah pengguna smartphone. Penyebabnya bisa terletak pada perangkat keras (hardware) atau piranti lunak (software).

Setiap masalah HP tentu perlu solusi dan cara deteksi berbeda. Pemilik HP bisa mencoba mencari tahu dan menyelesaikan sendiri masalahnya. Namun jika tidak berhasil, sebaiknya HP segera dibawa ke tempat perbaikan dengan kompetensi yang baik.

7 Penyebab HP Sering Mati Sendiri

Dirangkum dari situs Coolmuster dan HTC, berikut ini beberapa kemungkinan kenapa HP sering mati sendiri dan cara mengatasinya:


1. Baterai Tak Sehat

Kondisi baterai tak sehat mengakibatkan dayanya cepat habis, yang sering disebut boros daya. Hal ini biasanya terjadi karena penggunaan HP yang sudah lama. Untuk menanganinya, detikers bisa mengganti baterai di tempat servis.

2. Suhu Ponsel Panas

Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah sering menggunakan HP di bawah terik matahari, digunakan tanpa henti, atau beban kinerja aplikasi yang tinggi hingga membuat ponsel panas.

Untuk mencegahnya, pastikan suhu HP tetap normal atau dingin ketika dipakai. Jika sudah terasa panas, istirahatkan HP lebih dulu dan baru dipakai lagi setelah dingin.

3. Casing HP Tidak Cocok

Casing memang bermanfaat untuk melindungi HP dan mencegahnya terkena kotoran. Namun casing juga bisa menyebabkan masalah, seperti HP menjadi cepat panas. Ketika HP terlalu panas, ini bisa membuat HP sering mati sendiri.

4. Tombol Daya Rusak

Tombol daya berfungsi untuk mematikan dan menghidupkan HP. Tombol daya bisa rusak atau macet, sehingga mudah tertekan hingga mengakibatkan HP mudah mati dan aktif dengan sendirinya. Jika hal ini terjadi, jasa servis biasanya menawarkan penggantian tombol.

5. Cache Penuh

Cache adalah file sampah yang muncul seiring penggunaan aplikasi. Semakin lama, jumlah cache semakin menumpuk dan membuat memori penuh. Memori penuh akan mempengaruhi fungsi HP dan bisa sering mati sendiri.

6. Penjadwal On-Off Otomatis

Sejumlah HP memiliki fitur penjadwal on-off otomatis. Ini memungkinkan pengguna mematikan dan menyalakan HP secara otomatis, misalnya mati otomatis pukul 22.00 dan menyala lagi pada 05.00.

Coba cek di pengaturan HP kamu, cari tentang pengaturan baterai atau power. Jangan-jangan kamu pernah mengaktifkan penjadwal otomatis tetapi lupa menonaktifkannya.

7. Gangguan dari Aplikasi

Aplikasi tersebut mungkin mengandung malware yang mengganggu kinerja HP, hingga kerap mati sendiri. Menghadapi kondisi ini, pemilik sebaiknya mengingat kembali aplikasi yang pernah diinstal. Jika ada aplikasi yang mencurigakan atau tidak pernah digunakan sebaiknya segera dihapus.

Solusi HP sering mati sendiri beragam mulai dari program ulang, pergantian perangkat, atau reinstall. Jika kerusakan terlalu parah hingga HP tak bisa berfungsi normal, sebaiknya segera pertimbangan opsi ganti perangkat.

(bai/row)



Sumber : inet.detik.com

Ingin Bersaing Sehat, Garcia Lega Ter Stegen Damai dengan Barca


Barcelona

Joan Garcia lega Marc Andre Ter-Stegen sudah berdamai dengan Barcelona. Ia siap bersaing sehat dengan Ter Stegen untuk jadi kiper utama Barcelona.

Barcelona sempat mencabut ban kapten Ter Stegen. Keputusan ini diambil setelah kiper asal Jerman ini enggan memberikan data medisnya setelah melakukan operasi.

Data medis ini diperlukan Barcelona untuk registrasi pemain di LaLiga. Ter Stegen kemungkinan besar menolak karena data medis ini bisa membuatnya dikategorikan sebagai pemain yang mengalami cedera panjang. Hal ini membuat Barcelona bisa tak membayar penuh gaji Ter Stegen dan mendaftarkan pemain lain.


Persoalan ini akhirnya terselesaikan usai Ter Stegen bersedia memberikan data medisnya ke Barcelona. Hal ini membuat Barcelona memulihkan status ban kapten Ter Stegen.

Berakhirnya konflik Ter Stegen dan Barcelona disambut gembira oleh kiper anyar El Barca Joan Garcia. Garcia baru saja didatangkan Blaugrana musim panas ini.

Garcia sangat menghormati Ter Stegen sebagai kapten Barcelona. Meski begitu, ia siap bersaing sehat dengan Ter Stegen untuk berada di bawah mistar Barcelona.

Sudah tuntasnya masalah dengan Barcelona membuat Ter Stegen bisa fokus memulihkan kondisi setelah operasi. Garcia tentu menantikan Ter Stegen segera comeback.

“Di ruang ganti, kami tidak memiliki masalah dengan Ter Stegen. Dia kapten dan kami sangat menghormatinya. Jika masalah antara dia dan klub sedang dalam proses penyelesaian, itu yang terbaik untuk semua orang,” ujar Garcia dikutip dari Football Espana.

“Saya sangat nyaman. Gaya bermainnya benar-benar berbeda dari yang biasa saya lakukan, tetapi saya rasa saya beradaptasi dengan baik dan merasa dalam kondisi prima,” jelasnya.

Garcia besar kemungkinan bakal jadi kiper utama Barcelona saat Ter Stegen masih menepi. Pada laga terakhir, pemain 24 tahun tampil penuh saat Barcelona menang 5-0 atas Como di laga pramusim.

(pur/aff)



Sumber : sport.detik.com

Daftar Diet Terbaik di 2024, BB Turun dan Tubuh Lebih Sehat

Jakarta

Memiliki berat badan ideal merupakan dambaan banyak orang. Nah, salah satu cara agar berat badan bisa berkurang adalah dengan menerapkan program diet.

Di 2024, banyak masyarakat yang mulai sadar akan kesehatan sehingga ingin menjaga berat badan tetap seimbang. Bagi mereka yang kelebihan berat badan bisa menjalankan diet sehat.

Nah, ada sejumlah program diet terbaik di 2024 yang bisa dicoba. Penasaran apa saja daftar program dietnya? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Daftar Diet Terbaik di 2024

US News dan World Report mengumpulkan panel ahli medis dan nutrisi untuk mengungkap pola diet apa yang paling populer. Kemudian para ahli memeriksa setiap program diet untuk menentukan apakah program tersebut aman, bergizi, berkelanjutan, dan efektif untuk menurunkan berat badan.

Dilansir situs Healthline, para ahli memutuskan ada tiga jenis diet terbaik di 2024, yakni diet Mediterania, diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), dan diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay). Diet Mediterania menempati urutan pertama dengan mendapatkan skor 85,1 persen.

Sedangkan diet DASH ada di posisi kedua dengan skor mencapai 75,4 persen. Lalu di posisi ketiga ada diet MIND yang mendapatkan skor sebesar 60,7 persen.

Menurut konsultan gizi Barbara Kovalenko, diet Mediterania dapat meningkatkan kesehatan jantung karena penekanannya pada lemak yang menyehatkan jantung, seperti minyak zaitun dan asam lemak omega-3.

“Menerapkan pola makan ini dapat membawa berbagai manfaat kesehatan seperti peningkatan kesehatan jantung, mengurangi peradangan, dan fungsi otak,” kata Kovalenko dilansir Healthline

“Diet ini memprioritaskan makanan utuh dan tidak diolah yang menyehatkan tubuh,” jelasnya.

Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar diet terbaik di 2024 menurut laporan US News dan World Report:

  1. Diet Mediterania
  2. Diet DASH
  3. Diet MIND
  4. Diet Mayo Clinic
  5. Diet Flexitarian
  6. Diet WeightWatchers (WW)
  7. Diet Volumetrics
  8. Diet Anti-Peradangan dr. Weil
  9. Diet TLC
  10. Diet Vegan.

Tips Diet Sehat untuk Pemula

Bagi detikers yang baru memulai program diet, sebaiknya jangan langsung menerapkan pola diet ketat. Sebab, tak semua orang bisa menjalani program diet tersebut hingga tuntas.

Daripada pola diet malah bikin menyiksa diri, sebaiknya kamu menerapkan diet sehat yang sederhana bagi pemula. Seperti apa pola dietnya? Simak dalam artikel ini.

1. Perbanyak Makan Sayur dan Buah

Tips yang pertama adalah dengan banyak mengkonsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin dan nutrisi tinggi. Beberapa buah yang baik dikonsumsi saat diet seperti pisang, apel, jeruk, melon, kiwi, alpukat, hingga pepaya.

Sedangkan sayuran yang bisa kamu konsumsi saat sedang diet di antaranya bayam, brokoli, kale, wortel, hingga jamur. Khusus sayuran, sebaiknya diolah dengan cara direbus agar lebih sehat dan kandungan nutrisinya tidak hilang.

2. Hindari Makanan Olahan

Salah satu tantangan ketika sedang menjalani diet adalah mengkonsumsi makanan olahan. Perlu diingat, makanan olahan lebih banyak mengandung kalori dan rendah nutrisi, sehingga tidak baik jika dikonsumsi secara terus menerus.

Selain itu, makanan olahan biasanya mengandung gula, garam, dan bahan pengawet dalam jumlah banyak. Jika dikonsumsi secara berlebihan maka bisa memicu gangguan kesehatan seperti penyakit jantung hingga kanker.

3. Imbangi dengan Olahraga

Diet tak hanya sekadar menjaga pola makan saja, tapi juga perlu diimbangi dengan olahraga rutin. Kamu bisa melakukan olahraga seperti jogging atau berjalan kaki sebanyak 5.000 langkah setiap hari.

Meski terlihat sederhana, tapi jika dilakukan secara rutin maka cukup efektif dalam menurunkan berat badan sekaligus membuat tubuh jadi lebih sehat dan bugar.

Itu dia daftar program diet terbaik di 2024. So, ingin menerapkan pola diet yang mana?

(ilf/fds)

Sumber : health.detik.com

Source : unsplash.com / Online Marketing

7 Menu Clean Eating untuk Pemula, Ampuh Turunkan Berat Badan

Jakarta

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah dengan menerapkan clean eating. Program diet yang satu ini diklaim ampuh untuk menurunkan berat badan berlebih.

Bagi detikers yang belum tahu, clean eating merupakan jenis pola makan dengan memilih bahan makanan yang belum banyak diolah. Jadi, bahan-bahan yang dipilih umumnya masih segar agar kandungan nutrisinya masih terjaga.

Banyak orang yang mulai tertarik untuk menerapkan clean eating dalam kehidupan sehari-hari. Bagi detikers yang baru memulainya, simak menu clean eating untuk pemula dalam artikel ini.


Mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi tentu dapat menyehatkan badan. Namun, jika bahan makanan diolah dengan cara yang kurang tepat, maka kandungan nutrisinya bisa hilang.

Maka dari itu, muncul program clean eating agar mendorong masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang masih segar tanpa proses pengolahan yang panjang.

Lantas, apa saja menu clean eating yang cocok untuk pemula? Dilansir situs Eating Well, berikut daftar menunya:

1. Buah

Buah menjadi menu andalan bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan. Dalam program clean eating, detikers juga dianjurkan untuk perbanyak makan buah.

Sebab, buah kaya akan vitamin, mineral, dan serat yang sangat dibutuhkan tubuh. Selain itu, terdapat gula alami di dalam buah yang mampu memberikan energi tambahan.

Selain dimakan secara langsung, buah-buahan segar juga bisa diolah menjadi jus. Buah-buahan yang umum diolah menjadi jus di antaranya mangga, pisang, strawberry, blueberry, jeruk, alpukat, dan lain sebagainya.

Agar kandungan nutrisinya tetap terjaga, sebaiknya hindari menggunakan gula pasir atau pemanis lainnya. Kalau terlalu banyak menambah pemanis, berarti jus tersebut bukan termasuk menu ‘clean eating’ lagi.

2. Sayuran

Selain buah, detikers juga wajib perbanyak mengkonsumsi sayuran segar. Soalnya, sayuran mengandung vitamin, mineral, dan serat tinggi yang sangat baik untuk kesehatan.

Beberapa jenis sayuran yang bisa dicoba dalam menu clean eating adalah wortel, kangkung, bayam, brokoli, jagung, kacang hijau, jamur, kol putih hingga selada.

Beberapa jenis sayuran mungkin bisa dimakan dalam kondisi mentah, seperti selada atau kol putih. Jika sayur harus dimasak, sebaiknya diolah dengan cara direbus sekitar 2-3 menit saja. Cara ini dilakukan agar kandungan nutrisi di dalam sayur tidak lenyap.

3. Protein

Tubuh manusia juga membutuhkan protein agar tetap sehat. Salah satu sumber protein tinggi bisa didapat dari daging, meliputi daging sapi atau daging ayam.

Selain itu, ikan dan telur ayam juga kaya akan protein yang baik untuk tubuh. Beberapa jenis ikan yang mengandung protein tinggi ada salmon, tuna, atau kod.

Beberapa jenis kacang-kacangan seperti kacang almond, mete, hazelnut, dan walnut juga bisa dijadikan pilihan alternatif untuk menambah protein.

4. Biji-bijian

Biji-bijian merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk tubuh. Soalnya, biji-bijian mengandung serat dan nutrisi tinggi, sehingga sangat cocok untuk detikers yang ingin memulai program clean eating.

Beberapa jenis biji-bijian utuh seperti beras merah, barley, oats, farro, quinoa, atau millet bisa dicoba sebagai menu clean eating untuk pemula. Sebab, biji-bijian tersebut relatif belum melalui proses pengolahan yang panjang.

Variasi biji-bijian utuh lainnya yang baik dikonsumsi ada pasta gandum utuh, roti gandum utuh, atau adonan pizza dengan gandum utuh.

5. Produk Susu

Sejumlah produk susu seperti keju, plain yogurt, greek yogurt, dan susu tanpa pemanis tambahan juga bisa dimasukkan ke dalam menu clean eating untuk pemula. Selain itu, ada opsi alternatif non-susu yang cocok untuk clean eating, mulai dari susu kedelai, air kelapa, dan kacang almond.

Pastikan cek komposisi dan informasi nilai gizi sebelum membeli produk susu di minimarket atau supermarket. Usahakan jangan pilih yang banyak mengandung gula.

6. Camilan Sehat

Selama menjalani program clean eating, bukan berarti detikers tidak boleh konsumsi camilan. Meski kebanyakan camilan terbuat dari bahan pengawet, tepung, dan kandungan gula tinggi, kamu masih bisa membuat camilan yang sehat di rumah.

Camilan seperti yoghurt dengan potongan buah segar, rujak, atau salad sayuran bisa menjadi opsi camilan sehat. Pastikan hindari penggunaan gula tambahan agar makanan yang dikonsumsi tetap ‘bersih’.

7. Minuman Tanpa Gula

Saat ini, ada banyak jenis minuman yang mengandung gula tinggi. Meski terasa nikmat di mulut, tetapi berisiko memicu masalah kesehatan di kemudian hari.

Maka dari itu, hindari mengkonsumsi minuman seperti soda, teh manis, kopi, atau minuman kekinian yang mengandung gula tinggi. Sebaiknya ganti minuman tersebut dengan teh dan kopi tanpa pemanis, atau pilih air mineral saja yang sudah dijamin sehat.

Itu dia tujuh menu clean eating untuk pemula agar bisa turunkan berat badan. Tertarik untuk mencobanya?

(ilf/fds)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto

5 Kesalahan saat Sarapan yang Tak Disadari Bikin Gampang Gemuk

Jakarta

Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Hal ini mungkin ada benarnya, karena sarapan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan sepanjang hari.

Mengonsumsi makanan yang tepat saat sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Sebaliknya, menu yang buruk atau kebiasaan sarapan yang tidak sehat bisa menghambat diet.

Dikutip dari The Sun, berikut kesalahan saat sarapan yang bisa menyabotase penurunan berat badan.


1.⁠ ⁠Berlebihan Mengonsumsi Kalori Kosong

Mengonsumsi makanan atau minuman berkalori, terutama yang mengandung kalori kosong, juga dapat mengganggu program diet. Ahli fisiologi dan gizi olahraga dr Mayur Ranchordas mengungkapkan makanan-makanan tersebut dapat membuat seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori sepanjang hari, sehingga meningkatkan risiko penambahan berat badan.

“Jika Anda minum latte atau cappuccino penuh lemak dengan muffin, Anda mungkin berpikir ‘Saya hanya minum kopi dan muffin untuk sarapan’. Tapi itu kalori tinggi, dan tidak ada nilai gizinya. Itu sama dengan 700-800 kalori saat sarapan,” ungkapnya.

“Jika Anda kemudian makan sandwich ayam dan bacon saat makan siang, Anda bisa melebihi asupan kalori harian Anda sebelum makan malam,” sambung Ranchordas

2.⁠ ⁠Tidak Mengonsumsi Cukup Protein dan Lemak Sehat

Sarapan yang sehat mengandung tiga komponen utama, yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Sayangnya, banyak menu sarapan yang gagal menyertakan ketiganya, sehingga membuat seseorang cepat merasa lapar dan makan berlebihan.

“Aturan umum bagi para atlet adalah apakah makanan tersebut memberi Anda lemak sehat, protein yang baik, mineral dan vitamin, serta karbohidrat dalam jumlah sedang? Jika jawabannya ya, 9/10 mungkin itu makanan sehat,” kata Ranchordas.

3.⁠ ⁠Mengonsumsi Gorengan Berminyak

Mengonsumsi gorengan saat sarapan juga menjadi salah satu kesalahan yang bisa menyabotase penurunan berat badan. Hobson mengatakan gorengan cenderung mengandung banyak lemak jenuh dan kalori, sehingga membuat tubuh merasa lesu.

Tak hanya itu, mengonsumsi gorengan secara berlebihan juga dikaitkan dengan risiko kanker usus.

“Jumlah yang lebih kecil tidak apa-apa. Namun, ada banyak kaitan antara daging olahan dan kanker usus. Bacon dan sosis, misalnya, juga penuh garam yang tidak baik untuk tekanan darah,” terangnya.

4.⁠ ⁠Makan Sambil Jalan

Rutinitas yang padat kerap memaksa banyak orang untuk sarapan sambil berangkat kerja atau beraktivitas. Namun, kebiasaan ini ternyata bisa memberikan dampak buruk terhadap pengelolaan berat badan.

“Ada kemungkinan Anda makan berlebihan jika tidak fokus pada makanan, dan jika terburu-buru, Anda berisiko mengalami gangguan pencernaan,” kata Hobson.

Setiap orang memiliki waktu sarapan idealnya masing-masing. Beberapa orang mungkin sarapan sesaat setelah bangun tidur, sementara yang lain memilih menunggu 30 menit sampai satu jam setelah bangun tidur untuk sarapan.

Hal itu sah-sah saja. Namun Hobson mengingatkan agar tidak menunggu sampai benar-benar merasa lapar untuk sarapan.

“Menunggu hingga Anda kelaparan dapat membuat Anda mencari sesuatu yang tidak sehat,” pungkasnya.

(ath/naf)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto

Ahli Gizi Soal Tantangan Diet 30 Hari Tanpa Gula, Aman Nggak?

Jakarta

Tantangan diet 30 hari tanpa gula sempat menjadi tren kesehatan. Pola diet ini sebetulnya tidak masalah namun ada beberapa hal yang patut diperhatikan.

Menurut ahli gizi klinik, dr Davie Muhamad, SpGK, tantangan diet 30 hari tanpa gula bisa dikatakan aman. Namun sebaiknya dilakukan pengecekan kondisi gula darah masing-masing untuk mengetahui kebutuhan tubuh terhadap gula.

Namun secara umum, membatasi konsumsi gula memang menjadi cara hidup agar lebih sehat. Mengonsumsi banyak gula,terlebih dengan pemanis buatan, bisa berdampak buruk pada tubuh.


“Kalau tujuannya untuk sehat, asupan gulanya harus dibatasi per hari. Tapi, kalau tujuannya untuk diet, itu sebenarnya masih bisa juga, karena sebenarnya gula itu isinya glukosa. Glukosa itu adalah bentuk sederhana dari karbohidrat,” kata dr Davie seperti dikutip detikHealth.

Menurutnya, tanpa mengonsumsi minuman gula pun sebetulnya tubuh sudah mendapat asupan glukosa dari makanan berkarbohidrat seperti nasi, ubi, dan kentang. Hal yang perlu dikhawatirkan adalah glukosa yang terkandung dari gula pasir, sirup dan minuman kemasan mengandung fruktosa, karena bisa berubah menjadi lemak.

“Itu yang menyebabkan peningkatan berat badan atau peningkatan massa lemak,” ujarnya.

Pesan Ahli Gizi untuk Pelaku Diet Gula

Dokter Davie menambahkan, pelaku diet gula tetap diminta untuk memperhatikan pola makannya. Hal ini mencakup wajib sarapan, hingga mengatur komposisi makanan agar tetap mendapatkan gizi seimbang.

“Saya lebih menekankan ke sarapan itu wajib. Jadi kalau kita misalnya tipikal orang yang suka makan gula yang manis-manis, tiba-tiba mau diet tanpa gula, perbaiki dulu makanan utamanya atau makan besarnya,” ujar dr Davie.

“Makan pagi, siang, malamnya diperbaiki dulu dari komposisinya, jumlahnya, dari jenisnya. Kalau sudah diperbaiki, nggak ada itu rasa ingin makan gula-gula, nafsu makannya bisa terkontrol. Jadi diet gizi seimbang itu bisa menjadi tips untuk membantu diet tanpa gula tadi,” katanya.

Efek Diet 30 Hari Tanpa Gula

Inti dari tantangan 30 hari tanpa gula adalah menjaga konsistensi terhadap komitmen berdiet. Dengan membiasakan diri selama sebulan, diharapkan tubuh akan terbiasa nyaman tanpa memerlukan gula tambahan.

Berikut ini 6 efek dari diet 30 hari tanpa gula yang dilansir dari Healthline:

Diet tanpa gula akan memberikan dampak penurunan pada tingkat gula darah dan insulin. Hal ini dapat mencegah risiko diabetes tipe-2 yang bisa menyebabkan sejumlah penyakit, seperti demensia, penyakit ginjal kronis, sindrom ovarium polikistik, penyakit hati dan jantung.

2. Berat Badan Turun

Makanan dan minuman dengan tambahan gula cenderung mengandung kalori yang tinggi dan nutrisi yang rendah, tanpa memberikan serat yang baik. Hal ini akan dengan mudah meningkatkan berat badan dan obesitas. Sebaliknya, mengurangi konsumsi gula bisa membantu menurunkan berat badan.

3. Jantung Lebih Sehat

Diet 30 hari tanpa gula dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kematian akibat penyakit jantung. Ini termasuk tekanan darah tinggi, peningkatan trigliserida, dan kolesterol tinggi.

4. Kesehatan Hati

Diet gula, terutama diet fruktosa, dapat mengurangi risiko penumpukan lemak di hati atau NAFLD (Nonalcoholic Fatty Liver Disease). Hasil studi pada 2021 menunjukkan 29 remaja laki-laki dengan NAFLD mengalami penurunan 10,5 persen lemak di hati. Hal ini tentu akan meningkatkan kesehatan hati.

5. Kesehatan Mulut

Tingginya asupan gula tambahan dari minuman manis sangat mempengaruhi kesehatan mulut. Hal ini bisa meningkatkan risiko gigi berlubang dan kerusakan gigi karena bakteri di dalam mulut memecah gula dan menghasilkan asam yang dapat merusak gigi.

6. Manfaat Potensial Lain

Selain itu, terdapat beberapa potensi manfaat lain dari diet gula, antara lain mengurangi kecemasan dan gejala depresi, menyehatkan kulit, serta mencegah penuaan kulit secara dini.

Jadi, detikers boleh-boleh saja ikut tantangan diet 30 hari tanpa gula, karena banyak manfaatnya buat kesehatan. Tapi sebaiknya cek dulu kondisi gula darah kamu dan jangan segan berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai diet.

(bai/row)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Makan Buah Sebelum Vs Setelah Makan, Mana Lebih Sehat? Ini Faktanya

Jakarta

Dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, serat, dan antioksidan, dari mulai meningkatkan sistem imun, membantu pencernaan, sampai menurunkan risiko anemia, obesitas, hingga penyakit kronis seperti diabetes dan jantung, buah memiliki banyak khasiat.

Namun, satu pertanyaan klasik masih sering bikin bingung: lebih sehat makan buah sebelum makan, atau setelah makan?

Sebagian orang percaya buah sebaiknya dimakan di perut kosong agar nutrisinya terserap maksimal. Ada pula yang terbiasa menjadikan buah sebagai pencuci mulut terbaik setelah makan berat. Mana yang benar?


Buah Sebelum Makan: Bantu Kenyang Lebih Cepat

Konsep makan buah sebelum makan sering dikaitkan dengan efek kenyang lebih cepat. Hal ini pernah dibuktikan dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Appetite.

Dalam studi tersebut menunjukkan makan buah utuh sebelum makan bisa menurunkan total asupan kalori hingga sekitar 15 persen.

Mengapa bisa begitu? Kuncinya ada pada serat yang ada di dalam buah. Ketika memakan buah sebelum makan, maka lambung sudah terisi oleh buah. Sehingga makanan utama yang akan dikonsumsi jadi lebih sedikit.

Selain itu, Studi lain di tahun 2019, menemukan bahwa konsumsi buah sebelum makan dapat meningkatkan hormon yang berhubungan dengan rasa kenyang. Akibatnya, tubuh lebih cepat merasa cukup dan asupan kalori total berkurang.

Artinya, kalau tujuannya adalah menjaga berat badan atau mengontrol nafsu makan berlebih, makan buah sebelum makan bisa menjadi strategi sederhana yang efektif

@detikhealth_official detikers tim kopi atau tim teh, nih? ☕🍵 Pasti punya alasan unik masing-masing kenapa pilih kopi atau teh… Ada yang bilang biar semangat, ada juga yang bilang biar happy. Tapi, ternyata, nggak semua alasan itu bener lho. Penasaran mana yang tepat? Cek videonya sampe abis yaa! 😉✨ Creator: Aldrian #detikHealth #Kopi #Teh #KopiVsTeh ♬ suara asli – detikHealth

Buah Setelah Makan: Aman dan Sehat

Di sisi lain, banyak orang terbiasa makan buah setelah makanan utama sebagai pencuci mulut. Kebiasaan ini ternyata tidak salah. Buah tetap memberi tambahan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan.

Khususnya, buah kaya vitamin C seperti jeruk, jambu biji, atau kiwi, punya peran penting bila dikonsumsi setelah makanan utama yang mengandung zat besi (misalnya dari daging, ikan, sayur atau kacang-kacangan). Vitamin C dapat membantu mengubah bentuk zat besi agar lebih mudah diserap tubuh. Sehingga dapat bermanfaat agar terhindar dari anemia.

Ada juga mitos yang menyebut buah sebaiknya tidak dimakan setelah makan karena bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut dan mengganggu pencernaan. Faktanya, hal ini tidak benar dan tidak memiliki dasar ilmiah. Penelitian menunjukkan, masalah kembung atau begah setelah makan buah biasanya lebih terkait dengan porsi makanan yang berlebihan, bukan karena makan buah setelah makan.

Beberapa jenis buah bahkan mengandung enzim yang membantu pencernaan menjadi lebih lancar yaitu:

  • papaya
  • alpukat
  • pisang
  • mangga
  • dan nanas.

Kesimpulan: Mana yang Lebih Baik?

Jadi, lebih baik makan buah sebelum atau sesudah makan? Sampai saat ini belum ada penelitian yang menyebutkan lebih baik makan buah sebelum atau sesudah makan utama. Semuanya kembali pada tujuan dan kondisi tubuh saat konsumsi buah. Keduanya tetap sehat, hanya efeknya sedikit berbeda.

Kalau ingin menekan nafsu makan berlebih, mengontrol gula darah, dan menjaga berat badan, makan buah sebelum makan bisa jadi pilihan dan solusi yang efektif.
Kalau ingin melengkapi nutrisi dan mendapatkan manfaat vitamin C untuk penyerapan zat besi, makan buah setelah makan pun tak ada masalah.

Tidak perlu bingung, boleh makan buah kapan saja, baik sebelum atau sesudah makan. Karena kuncinya bukan soal kapan, melainkan apakah kita cukup dan konsisten makan buah setiap hari.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merekomendasikan minimal 200-300 gram buah per hari, atau setara dengan 2-3 porsi. Asupan buah rutin inilah yang terbukti menurunkan risiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, obesitas, anemia dan kanker. Dengan begitu, manfaat buah bisa dirasakan maksimal untuk kesehatan jangka panjang.

(mal/up)



Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Indonesia Vs Obesitas, ‘Double Burden’ di Tengah Masalah Gizi Anak


Jakarta

Obesitas pada anak kini jadi sorotan serius dunia. Laporan terbaru UNICEF menyebutkan sedikitnya satu dari sepuluh anak di dunia mengalami obesitas. Kondisi ini tak hanya dipicu minimnya edukasi gizi di keluarga, tetapi juga gempuran makanan dengan pemrosesan ultra atau Ultra Processed Food (UPF) yang semakin mudah diakses dan kerap lebih murah dibanding buah serta sayur.

Fenomena ini nyata terjadi di Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan, Indonesia menghadapi situasi yang disebut double burden. Artinya, anak-anak tak hanya berisiko mengalami kekurangan gizi hingga stunting, tetapi juga obesitas. Bahkan, di kota besar, prevalensi obesitas anak tercatat lebih tinggi.

“Kita (Indonesia) menghadapi double burden, disatu sisi kita kekurangan gizi yang menyebabkan terjadinya stunting, di sisi lain, anak-anak itu ternyata obesitas,” tuturnya saat ditemui di ASEAN Car Free Day, di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (24/9/2025).


Definisi Obesitas pada Anak

Obesitas pada anak bukan sekadar masalah badan gemuk, melainkan kondisi saat lemak tubuh menumpuk secara berlebihan sehingga bisa mengganggu kesehatan. Cara menentukannya pun berbeda dengan orang dewasa. Jika pada orang dewasa cukup dengan menggunakan angka Indeks Massa Tubuh (IMT), pada anak lebih spesifik ukurannya, yaitu dengan menggunakan grafik pertumbuhan yang disesuaikan dengan umur dan jenis kelamin.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak usia 5-19 tahun dikategorikan obesitas bila nilai IMT-nya berada di atas persentil 97 dibanding anak seusianya. Singkatnya, jika berat badan dan tinggi badan seorang anak jauh melampaui sebagian besar teman sebayanya, ada kemungkinan ia sudah masuk kategori obesitas.

WamenkesWamenkes Dante Saksono Harbuwono bicara soal obesitas pada anak. Foto: detikhealth/Nafilah Sri Sagita

Belajar dari Negara Lain

Beberapa negara telah berhasil menurunkan angka obesitas anak melalui kebijakan yang tegas. Meksiko misalnya, sejak 2014 memberlakukan pajak 10 persen untuk minuman manis. Jurnal BMC Public Health, mencatat bahwa kebijakan ini menurunkan konsumsi minuman berpemanis hingga 7,6 persen hanya dalam dua tahun.

Inggris memiliki kebijakan Universal Infant Free School Meal yaitu makan siang gratis untuk anak usia empat sampai tujuh tahun di sekolah dasar sejak tahun 2014. Menu yang disajikan di sekolah mengandung gizi seimbang dan membatasi asupan kalori yang tinggi. Inggris juga menerapkan kebijakan lain di tahun 2018 yaitu Soft Drinks Industry Levy. Alih-alih hanya mengurangi konsumsi, kebijakan ini mendorong produsen untuk reformulasi produk minuman agar kadar gulanya lebih rendah. Hasilnya kadar gula pada minuman ringan berkurang rata-rata 29 persen hanya dalam tiga tahun.

Chile mengambil langkah lebih progresif dengan mewajibkan label peringatan hitam di depan kemasan untuk produk tinggi gula, garam, dan lemak. Studi ilmiah yang terangkum pada Jurnal Nutrients 2025 menunjukkan kebijakan ini efektif menurunkan konsumsi minuman berpemanis pada anak sebesar 23,7 persen dalam 18 bulan pertama, ditambah lagi larangan iklan junk food di jam tayang anak yang semakin membatasi paparan.

Singapura juga menjadi contoh menarik dengan program “Healthier Choice Symbol” yang memberi tanda khusus pada produk lebih sehat dan memberi Nutri-grade Label untuk minuman manis. Pemerintah Negeri Singa bahkan melarang semua iklan minuman berpemanis sejak tahun 2020. Pemerintah Singapura juga aktif dalam memberikan edukasi ke sekolah tentang gaya hidup sehat. Keterlibatan komunitas, sekolah, orang tua pada program yang dijalankan pemerintah Singapura menjadi salah satu faktor penting tercapainya tujuan program. Menurut laporan Ministry of Health (MoH) Singapura tahun 2022, kebijakan ini berhasil menahan laju peningkatan obesitas anak.

Korea Selatan juga menunjukkan langkah strategis. Negara ini melarang iklan junk food di jam tayang anak sejak tahun 2010 dan memperkenalkan konsep Green Food Zones, yaitu area 200 meter di sekitar sekolah, di mana penjualan makanan tinggi gula, garam, dan lemak dilarang.

Jepang menempuh jalur berbeda melalui pendidikan gizi nasional atau Shokuiku sejak 2005. Setiap sekolah dasar dan menengah wajib menyediakan menu sehat untuk makan siang yang mengikuti standar gizi nasional.

Upaya Indonesia Mengatasi Obesitas Anak

Indonesia sebenarnya tidak tinggal diam. Sejumlah program telah digulirkan, meskipun fokus besar pemerintah masih tertuju pada stunting. Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) mengajak masyarakat untuk lebih aktif bergerak, rutin mengkonsumsi buah dan sayur, serta melakukan pemeriksaan kesehatan. Di sekolah, Program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) menjadi wadah integrasi edukasi gizi, olahraga, dan pemeriksaan kesehatan anak. Selain itu, pedoman gizi seimbang merupakan program edukasi gizi di sekolah, posyandu, dan fasilitas kesehatan melalui konsep “Isi Piringku” diperkenalkan sebagai pengganti 4 Sehat 5 Sempurna.

KEMENKES juga meresmikan “Kantin Sehat” sekolah agar anak-anak tidak terbiasa mengkonsumsi jajanan tinggi gula, garam, dan lemak. Lebih jauh, Rencana Aksi Nasional Pangan dan Gizi (RAN-PG) 2021-2025 bahkan secara eksplisit memasukkan target penurunan prevalensi obesitas anak yang berfokus pada perbaikan pola konsumsi, peningkatan aktivitas fisik, dan pembatasan pemasaran pangan tidak sehat untuk anak.

Namun, data riset terbaru menunjukkan prevalensi obesitas anak di Indonesia belum mengalami penurunan signifikan, sehingga implementasi kebijakan ini dinilai belum sekuat negara lain.

Apa yang Bisa Dipelajari dari Negara Lain?

Pengalaman negara lain menunjukkan bahwa kombinasi regulasi tegas dan edukasi gizi sejak dini adalah kunci. Indonesia bisa mencontoh Meksiko dan Inggris yang berhasil menekan konsumsi gula dengan pajak minuman berpemanis.
Dante menyinggung rencana penerapan regulasi sugar tax pada makanan dan minuman manis di Indonesia sedang dibahas dan segera diproses.

“Nanti kita sedang membuat regulasi, untuk melakukan sugar tax pada makanan. Sugar tax pada makanan ini akan memberlakukan pajak kepada sejumlah tertentu gula yang ada. Tapi masih dalam pembahasan, masih dalam proses, nanti akan kita wujudkan kalo sudah diselesaikan,” pungkasnya.

Pengalaman negara juga Chile membuktikan bahwa label gizi yang jelas di depan kemasan sangat membantu orang tua dalam memilih makanan yang lebih sehat. Di Indonesia, saat ini label gula, garam, lemak (GGL) berada di belakang kemasan, kecil, dan sulit dipahami. Agar lebih sederhana dan tegas, diperlukan adanya front of pack label. Front of pack label adalah informasi sederhana dari nutrisi makanan yang ada di depan kemasan.

Dari Korea Selatan, Indonesia bisa belajar pentingnya pembatasan iklan dan penjualan junk food di sekitar sekolah. Sementara Jepang memberi teladan lewat program makan siang sekolah yang konsisten menanamkan kebiasaan makan sehat sejak kecil. Saat ini Indonesia sudah ada program Kantin Sehat dan Makan Bergizi Gratis (MBG), hanya tinggal meningkatkan monitoring pelaksanaannya lebih baik lagi.

Singapura memperlihatkan bagaimana kampanye nasional yang terintegrasi, melibatkan sekolah, industri, hingga masyarakat, mampu mengubah perilaku konsumsi secara bertahap. Jika Indonesia mampu menggabungkan regulasi ketat dengan edukasi dan pengawasan di sekolah, peluang menekan angka obesitas anak akan jauh lebih besar.

(mal/up)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

7 Rekomendasi Asupan Segar Bernutrisi, Bantu Jaga Kondisi Saat Cuaca Terik Menyengat

Jakarta

Suhu di banyak wilayah Indonesia terasa menyengat dalam beberapa hari terakhir. Siang hari bisa mencapai lebih dari 35 derajat Celsius, membuat tubuh gampang lelah dan dehidrasi.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi panas ekstrem ini diperkirakan mulai berkurang menjelang akhir Oktober hingga awal November 2025, seiring bertambahnya tutupan awan dan datangnya hujan ringan di sejumlah daerah.

Selama cuaca masih panas, menjaga pola makan sangat penting agar tubuh tetap segar dan tidak mudah drop. Konsumsi jenis makanan ini sehari-hari memberikan pengaruh besar pada daya tahan tubuh, keseimbangan cairan, dan kenyamanan pencernaan.


Pentingnya Makanan yang Tepat Saat Cuaca Terik

Tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga suhu tetap normal saat suhu udara meningkat. Proses pendinginan tubuh dilakukan dengan cara berkeringat, membuat cairan serta elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium ikut berkurang. Jika tidak digantikan melalui makanan dan minuman yang sesuai, konsentrasi menurun, tubuh gampang lemas, pusing, bahkan dehidrasi.

Selain itu, panas berlebih juga memicu stres oksidatif di dalam sel tubuh. Kondisi ini terjadi ketika produksi radikal bebas meningkat akibat paparan panas dan sinar ultraviolet. Karena itu, tubuh membutuhkan makanan kaya air, vitamin, dan antioksidan untuk membantu menjaga metabolisme tubuh tetap stabil di tengah cuaca terik.

Beberapa jenis makanan dan minuman justru bisa membuat tubuh semakin lelah saat suhu udara panas. Makanan tinggi garam bisa membuat tubuh menyerap dan menahan air lebih banyak dan cepat merasa haus. Begitu juga dengan makanan berlemak dan gorengan yang bikin tenggorokan tidak nyaman dan tubuh butuh waktu lama untuk mencerna.

Hindari minuman berkafein tinggi, karena dapat meningkatkan pengeluaran urine dan memperparah dehidrasi. Sementara itu, minuman manis berlebihan justru menghambat penyerapan cairan.

Rekomendasi Makanan dan Minuman Sehat Saat Cuaca Terik

Makanan yang sesuai untuk kondisi panas memiliki kandungan air tinggi, kaya vitamin dan mineral, serta mudah dicerna. Kandungan air di dalam buah dan sayur membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang. Vitamin C dan antioksidan berperan melindungi sel dari kerusakan akibat stres panas, sementara kalium dan magnesium membantu menyeimbangkan cairan dalam tubuh.

Pilih makanan yang segar dan alami tanpa banyak pemanis tambahan. Konsumsi langsung atau dibuat jus tanpa gula lebih dianjurkan agar nutrisi tidak rusak oleh panas.

1. Semangka

Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI) Semangka mengandung sekitar 92 persen air dan kaya akan elektrolit alami seperti kalium dan magnesium. Semangka bisa bantu menurunkan suhu tubuh dan mempercepat pemulihan cairan tubuh setelah melakukan aktivitas fisik di cuaca panas. Kandungan likopen dan vitamin C di dalamnya juga berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel dari stres oksidatif.

2. Melon

Buah ini juga termasuk kelompok buah tinggi air dengan kadar air hingga 91 persen. Melon mengandung vitamin A dan C yang baik untuk imunitas, serta kalium yang menjaga keseimbangan elektrolit.

3. Jeruk dan Lemon

Buah sitrus kaya akan vitamin C dan flavonoid, yang berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi efek oksidatif akibat paparan sinar matahari. Kandungan air jeruk mencapai 87 persen, sehingga efektif membantu hidrasi tubuh. Asam sitrat di dalamnya juga membantu menyeimbangkan pH tubuh saat cuaca ekstrem.

4. Timun (Ketimun)

Meski sering dianggap sayur, timun secara botani termasuk buah. Kandungan airnya mencapai 98%, salah satu yang tertinggi di antara tanaman segar. Timun mengandung antioksidan seperti cucurbitacin dan lignan yang berperan menurunkan inflamasi ringan akibat panas.

5. Air Kelapa

Kandungan elektrolit alami seperti kalium dan magnesium yang penting untuk mengganti cairan tubuh yang hilang lewat keringat. Menurut studi dari Jurnal Sports tahun 2023, efektivitas air kelapa dalam menjaga hidrasi sebanding dengan minuman olahraga komersial, dengan keunggulan alami tanpa tambahan pemanis buatan.

6. Infused Water

Air mineral dengan tambahan irisan buah seperti lemon, timun, apel, kiwi, atau strawberi memberi sensasi segar sekaligus membantu tubuh lebih mudah memenuhi kebutuhan cairan harian. Aroma buah di dalamnya membuat tubuh terasa lebih relaks saat cuaca sedang sangat terik.

7. Teh dingin

Teh mengandung antioksidan katekin dan polifenol yang membantu melawan radikal bebas akibat panas berlebih. Tambahan sedikit gula ke dalam teh dingin membantu mengembalikan energi yang hilang akibat termoregulasi yang dilakukan tubuh.

(mal/up)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied