Category Archives: Tempat makan

Sedap! Ayam Lada Hitam hingga Udang Asam Manis Enak


Jakarta

Kuliner pendatang baru di Blok M Square ini layak dicoba karena menyuguhkan makanan fusion Hong Kong dan Jepang. Ada Ayam Lada Hitam, Sapi Teriyaki, sampai Udang Asam Manis yang sayang dilewatkan.

Blok M Square kini semakin bergeliat seiring dengan berkembangnya kawasan Blok M sebagai pusat kuliner di selatan Jakarta. Secara berkala muncul tenant-tenant kuliner baru yang menyita perhatian foodies.

Salah satu yang terbaru, Kedai Penuh Nikmat. Lokasinya ‘ngumpet’ di bawah tangga Pintu Mutiara 3. Patokan mudahnya adalah pintu Blok M Square di seberang Fave Hotel.


Kedai Penuh Nikmat seolah jadi ‘wajah baru’ di antara deretan toko lain yang sudah menempati Blok M Square. Ada kedai makan hits di antara jejeran toko kosmetik, buku-buku, busana muslim, hingga aksesoris fashion.

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Kedai Penuh Nikmat
Alamat Blok M Square Lantai GF, Bawah Pintu Mutiara 3
Seberang Fave Hotel
Instagram kedaipenuhnikmat
Jam Operasional 11.00-21.00
Estimasi Harga mulai dari Rp 25 ribu
Tipe Kuliner masakan fusion Hong Kong dan Jepang
Fasilitas

Bisnis belum sebulan

Kedai Penuh NikmatKedai Penuh Nikmat jadi kuliner pendatang baru di kawasan Blok M. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Kedai Penuh Nikmat ternyata baru beroperasi sekitar 3 minggu ketika detikfood menyambanginya Selasa sore (3/12/2024). Seorang pegawai menuturkan bisnis kuliner ini dirintis 3 milenial berusia sekitar 30 tahun.

Pemiliknya ingin menyajikan masakan fusion Hong Kong dan Jepang yang diracik fresh setelah dipesan. Karenanya terlihat 4 wok di depan kedai yang apinya sering berkobar untuk masak sesuai bumbu.

Masakan di sini 100% halal, tanpa alkohol, lard (lemak babi), maupun mirin. Muslim pun bisa bersantap dengan tenang.

Untuk kapasitas meja dan kursi pengunjung tak terlalu banyak, sehingga kamu perlu sedikit antre jika datang pada jam-jam ramai. Namun proses masak dan penyajian menu yang cepat membuat waktu makan pengunjung sebenarnya tergolong cepat pula.

Tantangan bisnis 4 hari buka

Kedai Penuh NikmatArea memasak makanan ada di bagian depan dan bisa diintip pengunjung. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Melihat unggahan Instagram @kedaipenuhnikmat, seorang pemilik terlihat menceritakan tantangan bisnisnya yang baru dibuka. Ia mengaku terlalu percaya dengan pegawai baru.

Alhasil omzet kedainya yang bernilai belasan juta rupiah raib dibawa kabur pegawai. Padahal omzet itu ingin ia putar kembali untuk beli bahan baku.

Pemilik Kedai Penuh Nikmat sengaja mematok harga terjangkau agar bisa dijangkau semua kalangan. Harga menunya mulai dari Rp 25 ribu per porsi.

Hidangan di sini bisa jadi menu makan tengah untuk dinikmati 2-3 orang. Pilihannya cukup beragam, dari olahan ayam, sapi, dan udang.

Nasi dan teh ocha sepuasnya

Wujud fusion Hong Kong dan Jepang di Kedai Penuh Nikmat tercermin dari bumbu masakan yang ditawarkan. Ada asam manis, lada hitam, mentega, dan teriyaki yang bisa diolah bersama jenis daging pilihan.

Pilihan bumbu untuk ayam, ada asam manis, lada hitam, mentega, teriyaki, dan chicken katsu. Untuk daging sapi ada teriyaki dan lada hitam. Lalu untuk udang bisa pilih bumbu asam manis, mentega, atau lada hitam.

Menu lainnya adalah 2 macam sayur yaitu cah kangkung dan bayam crispy. Menariknya, di sini nasi putih dan teh ocha tersedia dengan harga Rp 5 ribu saja, tapi bisa dinikmati sepuasnya. Cocok bagi mereka yang benar-benar ingin menumpas lapar.

Bagaimana kenikmatan menu di Kedai Penuh Nikmat? Baca halaman selanjutnya.

Ayam Lada Hitam dan Chicken Katsu yang mantap

Kedai Penuh NikmatSeporsi ayam lada hitam yang jadi favorit di Kedai Penuh Nikmat. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Dari kategori daging ayam, Ayam Lada Hitam (Rp 25 ribu) jadi favorit. Ayamnya memakai potongan fillet ‘full’ daging yang dibalut tepung lalu digoreng sampai luarnya renyah.

Setelah itu baru dimasak dengan bumbu lada hitam cair yang sudah disiapkan sebelumnya. Proses masaknya di wok berapi besar sampai semua bumbunya meresap dan aroma sedap smokey-nya keluar.

Seporsi Ayam Lada Hitam juga dilengkapi irisan bawang bombai dan paprika hijau. Saat dinikmati hangat, tekstur ayamnya nikmat. Dengan sensasi renyah agak basah di bagian luar, tapi amat juicy di dalamnya.

Balutan bumbu lada hitamnya terasa pas antara sengatan pedas yang lembut dan gurihnya. Membalut sisian luar ayam goreng tepung dengan sempurna. Semakin enak saat dimakan dengan selingan bawang bombai dan paprika hijau yang masih renyah.

Kedai Penuh NikmatChicken katsu dengan potongan daging ayam yang tebal dan tepung yang renyah. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Kalau ke sini jangan lewatkan juga Chicken Katsu (Rp 35 ribu). Harganya lebih mahal sedikit, tapi porsinya juga lebih besar.

Olahan fillet ayam goreng tepung ala Jepang ini disajikan dengan salad pendamping. Berupa irisan wortel dan kol yang disirami saus mayonnaise dengan dominasi rasa manis.

Daging ayamnya tebal dan berserat, tapi empuk dan juicy sehingga tidak terasa ‘kesat’ saat melewati tenggorokan. Untuk tepungnya memakai lapisan tepung roti yang renyah. Lalu disirami bumbu cokelat kental yang rasanya juga dominan manis.

Manis enak Sapi Teriyaki dan Udang Asam Manis

Kedai Penuh NikmatSapi Teriyaki dengan balutan bumbu dominan manis. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Penasaran dengan menu lainnya, kami juga memesan Sapi Teriyaki (Rp 37 ribu) yang jadi favorit. Kedai Penuh Nikmat memakai daging lembaran (beef slice) yang cukup tebal.

Daging ini ditumis bersama mentega dan irisan bawang bombai sampai matang dan harum. Baru setelahnya ditambahkan saus teriyaki cair dan dimasak dengan api besar dalam waktu cukup singkat.

Tekstur daging sapinya masih kurang empuk menurut kami sehingga agak sulit dikunyah. Untuk bumbu teriyakinya punya rasa manis yang kuat sehingga rasanya justru mirip semur. Jika ada sedikit rasa asin gurih agaknya Sapi Teriyaki bisa lebih nikmat.

Kedai Penuh NikmatUdang asam manis yang puaskan selera dengan ukuran udang yang besar. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Dari kategori udang, Udang Asam Manis (Rp 37 ribu) sayang dilewatkan. Isinya 5 ekor udang goreng tepung. Ukuran udangnya lumayan besar dan masih dengan kulitnya.

Udang yang juicy ini dibalut bumbu asam manis yang rasa asam dan manisnya seimbang menurut kami. Semakin spesial karena Kedai Penuh Nikmat menyertakan potongan nanas. Sajian ini juga dilengkapi potongan wortel dan daun bawang ukuran besar.

Makin lengkap dengan sayuran

Kedai Penuh NikmatCah kangkung yang renyah gurih cocok jadi pendamping santapan. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Cah Kangkung (Rp 15 ribu) dan Bayam Crispy (Rp 15 ribu) patut dipesan untuk pelengkap makan di sini. Cah kangkung berwarna hijau tua cantik dengan bumbu cah kecokelatan yang menggenanginya.

Tekstur kangkungnya masih renyah sehingga nikmat disantap. Untuk bumbunya terasa gurih kuat dominan rasa saus tiram, tapi ada sedikit rasa manis yang melengkapinya.

Nah, bagi yang suka sayur renyah, wajib coba Bayam Crispy. Lembaran daun bayam ini digoreng dengan sedikit tepung. Teksturnya renyah garing, mirip keripik yang lembut. Namun kami merasa minyaknya masih agak banyak sehingga perlu ditiriskan lagi.

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal Matah


Jakarta

Pendatang baru di Blok M ini menawarkan nasi ayam goreng yang dimasak dengan bumbu bawang putih. Dipadukan dengan telur keju dan sambal matah, rasanya istimewa!

Pelaku bisnis kuliner semakin gencar mengembangkan kawasan Blok M dengan membangun berbagai tempat makan menarik. Salah satu kawasan terbaru yang mulai dipadati bisnis UMKM, Blok M Plaza 2. Dulunya populer sebagai tempat jualan baju, sepatu, hingga kacamata. Sering juga menjadi tempat lalu lalang orang sehabis naik angkutan umum dari terminal.

Kawasan ini sempat terbengkalai dan sepi. Namun, kini disulap oleh para pelaku bisnis UMKM sebagai pusat kuliner.


Nasi Matah Blok M menjadi salah satu tenant kuliner yang bisa ditemukan. Berada di pojokan, dekat pintu keluar masuk ke terminal bus. Gerainya tidak begitu luas, tetapi punya meja dan kursi yang cukup menampung kurang lebih 20 orang.

Dapurnya juga punya konsep open kitchen sehingga pelanggan bisa melihat proses masak dan penyajian makanan di gerai ini.

Menu makanan yang ditawarkan tidak sekadar ayam goreng bawang putih, tetapi juga telur keju, kulit, dan beberapa menu lain yang bisa jadi pelengkap.

1. Bikin Plaza Blok M 2 kembali hidup

Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBegini tampilan nasi matah blok M di plaza blok M 2. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Gerai Nasi Matah Blok M umurnya belum genap satu bulan. Namun, sudah berhasil menggaet banyak pelanggan.

Pemiliknya, Tri Atika awalnya membangun bisnis ini karena melihat kawasan Plaza Blok M 2 yang kosong dan terbengkalai. Tidak ada satupun ruko yang buka. Akhirnya ia berniat untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut dengan membangun bisnis kuliner ini.

“Aku pengen banget tempat ini bener-bener hidup lagi. Kasihan banget ada toko kayak gini padahal bisa banget dijadiin usaha tapi kosong,” jelasnya dalam salah satu unggahan video di akun TikTok @atikazzz17.

Demi menghidupkan kembali kawasan tersebut, Tika juga mengajak beberapa temannya untuk mendirikan bisnis kuliner UMKM makanan mereka di sini.

Saat ini sejumlah tenant makanan bisa ditemukan, mulai dari roti goreng Hohi Hoheng, Bubur Ayam H.Furoda, H Fruit, hingga creme brulee milik influencer Bella Tobbing. Beberapa tenant makanan pun masih dalam tahap pembangunan.

2. Ayam goreng bawang putih yang habiskan puluhan ekor

Ayam goreng bawang putih menjadi lauk andalan di sini. Mereka hanya menyajikan dua jenis potongan ayam, yaitu paha atas dan paha bawah. Diberi bumbu spesial bawang putih, lalu digoreng sampai cokelat keemasan.

Saat kami menyambangi gerainya, terlihat pegawai menggoreng ayam tanpa henti. Dalam satu hari mereka bisa menghabiskan kurang lebih 50 ekor ayam.

“Iya kita terus terusan goreng ayam dari mulai buka jam 2 jam 3 sampai malem gini,” jelas salah satu pegawai kepada detikFood.

Tidak hanya ayam goreng, tetapi bawang putih yang dihabiskan juga banyak. Kurang lebih 10 kilogram bawang putih dipakai untuk membuat hidangan ini. Terlebih, mereka juga menyajikan bawang putih utuh goreng gratis sebagai pelengkap.

3. Nasi Rame dengan tambahan kulit ayam crispy

Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBegini tampilan nasi ayam goreng bawang putih dengan kulit dan sambal matah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Beberapa paket menu bisa dipilih, mulai dari nasi dan ayam goreng bawang putih, nasi dengan telur keju, ayam bawang putihnya saja, atau kalau mau lengkap dan memuaskan, bisa pesan Nasi Rame.

Dengan harga Rp 30.000 satu piringnya terdiri dari nasi pilihan (nasi putih atau nasi jeruk), ayam bawang putih, kulit/telur keju.

Sayangnya, saat kami sambangi, nasi jeruknya sudah habis. Untuk piring pertama kami juga memilih kulit goreng sebagai pelengkapnya.

Penyajiannya tidak memakan banyak waktu karena masih tersedia sisa lauk yang sudah matang. Jadi, pegawai tinggal menyajikannya di piring.

Tampilan awalnya kurang begitu menggugah selera. Dalam satu piring hanya ada nasi putih, potongan timun, kulit goreng, dan satu potong ayam goreng bawang putih.

Potongan ayam goreng bawang putihnya juga tidak bisa pilih. Kami disajikan potongan paha bawah karena kebetulan hanya tersedia potongan tersebut.

Untuk sambal matah dan saus merahnya bisa diambil sendiri di dekat kasir. Disajikan dalam mangkuk stainless besar dan bisa diambil sepuasnya.

Potongan ayam gorengnya tergolong kecil, sepertinya berasal dari potongan ayam 10 bagian dan ukuran ayam yang memang tidak besar. Ukurannya sedikit lebih besar dari paha bawah yang biasa untuk chicken wings.

Ayam gorengnya tidak begitu berminyak. Proses penggorengan selama dua kali membuat bagian luar kulit ayam yang dibalut campuran tepung maizena dan tepung serbaguna ini menjadi renyah, tetapi tidak kering.

Karena menggunakan potongan paha, jadi bagian dalam ayam pun masih juicy dan lembut. Dagingnya juga cukup tebal, sekalipun potongan ayamnya kecil.

Ayam goreng ini didominasi rasa gurih dengan aroma bawang putih yang tidak begitu kuat. Dinikmati begitu saja sudah enak, tetapi kalau mau ada sensasi pedasnya, bisa cocol ke sambal matah.

Sambal matahnya tidak begitu berminyak, dengan rasa bawang merah, bawang putih, dan sereh yang agak kuat.

Saat awal dicocol, rasa pedasnya tidak begitu terasa di mulut, tetapi lama kelamaan rasa pedas yang kuat mulai muncul. Bahan-bahan sambal matahnya juga dipotong kasar, sehingga menghadirkan tekstur renyah saat dimakan.

Kulit gorengnya juga disajikan dalam potongan yang kecil-kecil, dengan rasa gurih kunyit yang lebih keluar. Teksturnya juga tidak basah, tetapi renyah crispy renyah.

4. Telur keju sebagai pelengkap nikmat

Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBegini tampilan nasi ayam goreng bawang putih yang dilengkapi telur keju. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Paket Nasi Rame juga bisa disajikan dengan pelengkap telur keju. Jadi satu porsi dilengkapi nasi, ayam goreng bawang putih, timun, dan telur keju.

Untuk piring kedua, kami memilih saus merah sebagai pelengkap. Tekstur sausnya agak kental. Rasanya perpaduan antara manis, pedas, asam, tetapi rasa manisnya agak lebih dominan.

Telur kejunya juga menjadi pelengkap yang pas. Berupa telur dadar yang digulung seperti tamagoyaki (telur dadar jepang), dan bagian dalamnya diberi keju cheddar.

Tekstur telurnya lembut dan bagian dalamnya lembab. Kejunya memang tidak begitu lumer, tetapi komposisinya pas karena membuat hidangan telur dadar sederhana ini menjadi lebih nikmat. Rasa gurih baik dari bumbu tambahan atau dari kejunya sangat pas, jadi tidak begitu gurih asin maupun hambar.

5. Bawang putih goreng yang jadi andalan

Nasi Matah Blok M: Harum Sedap! Ayam Goreng Bawang Putih Dicocol Sambal MatahBawang putih goreng ini juga jadi pelengkap andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau suka bawang putih goreng, bisa minta langsung ke pegawainya.

Bawang putihnya tidak digoreng begitu saja, karena dibalut dengan sedikit tepung maizena terlebih dahulu, barulah digoreng.

Awalnya kami skeptis merasa bawang putih tersebut rasanya akan sangat kuat. Ternyata tidak sama sekali.

Rasa dan aroma asli bawang putihnya memang ada, tetapi sangat ringan Tekstur yang agak renyah di luar dengan bagian dalam bawang yang lembab dan empuk menambah kenikmatannya. Aroma dan rasa bawang putihnya juga tidak begitu meninggalkan jejak rasa di mulut.

Sebenarnya mereka juga punya menu tambahan lain, seperti Corn Ribs dan Dakbal (ceker ayam). Sayangnya, saat. itu belum tersedia.

Kalau tertarik, bisa langsung mampir ke Nasi Matah Blok M, lokasinya ada di Plaza Mall Blok M 2, bisa masuk lewat pintu seberang tuku Blok M atau dari terminal bus.

Buka Selasa-Minggu, pukul 15.00-21.00 WIB. Lebih baik datang awal saat dibuka supaya bisa mencicipi menu yang komplet dan tidak begitu ramai.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Menyeruput Kopi Tubruk Segar dari Toko Kopi yang Berusia 81 Tahun


Jakarta

Di kawasan Jatinegara ada toko kopi legendaris yang masih menjadi andalan sejak 81 tahun silam. Biji kopi arabika hingga robustanya digililing dengan segar.

Budaya minum kopi di Indonesia sudah terjadi sejak masa lampau. Tak heran banyak toko kopi legendaris yang masih bisa ditemukan di beberapa tempat tertentu.

Uniknya ciri khas dari toko kopi legendaris ini ialah pada pilihan kopi dan cara penggilingan yang khusus. Pilihan tingkat kehalusannya tak banyak, begitu pula dengan varian biji kopi yang hanya fokus pada jenis arabika dan robusta.


Di kawasan Pasar Jatinegara atau Pasar Mester masih ada satu toko kopi legendaris yang tersisa. Namanya Kopi Sedap Djaja yang sudah buka sejak sebelum kemerdekaan.

Baca juga: 10 Restoran Sushi Bersertifikat Halal, Muslim Tak Perlu Khawatir

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Toko Sedap Djaja
Alamat Pasar Jatinegara Pintu Utama No.10, Bali Mester, Jatinegara, Jakarta Timur.
No Telp
Jam Operasional

Senin – Sabtu, 10.00 – 16.30 WIB

Minggu TUTUP

Estimasi Harga Rp 14.500 – Rp 200.000
Tipe Kuliner Kopi tubruk
Fasilitas
  • Bawa pulang
  • Area parkir
  • Pembayaran tunai
Menyeruput Kopi Tubruk Segar dari Toko Kopi yang Berusia 81 TahunToko Sedap Djaja menjual kopi di kawasan Jatinegara sejak 1943. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Sudah Ada Sejak 1943

Toko Sedap Djaja yang mengisi deretan toko di bagian Pintu Timur Pasar Jatinegara ini dikenal juga dengan istilah Kopi Bis Kota. Toko tersebut menjadi salah satu yang tertua karena telah buka sejak tahun 1943, tepat 2 tahun sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia menggenggam kemerdekaan yang berdaulat.

Toko ini didirikan oleh seorang pedagang keturunan Tionghoa yang bernama Wong Hin. Sepeninggal Wong Hin, tokonya kini telah dikelola oleh generasi ketiga dari pemiliknya langsung.

Dibantu oleh beberapa pekerja yang memanggang hingga menggiling kopi, Toko Sedap Djaja masih terus berjaya. Pilihan kopinya semakin banyak, tumpukan karung tampak ketika detikfood menyambanginya (12/12), bahkan pemiliknya kini tak lagi mengingat ada berapa kilogram persediaan kopinya.

Konon beberapa tahun saat pertama kali buka, toko ini masih mengisi Pasar Seng. Tetapi karena beberapa alasan tertentu toko ini akhirnya pindah dan menempati bangunan yang tampak mulai tua di kawasan Jatinegara.

Menyeruput Kopi Tubruk Segar dari Toko Kopi yang Berusia 81 TahunDikelola oleh generasi ketiga dari pemiliknya, toko ini tak pernah sepi tetapi sedang mengalami kelangkaan salah satu jenis biji kopinya. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Tak Pernah Sepi hingga Kopinya Langka

Bertahan selama lebih dari 80 tahun bukan hal yang mudah bagi Toko Sedap Djaja. Mempertahankan kualitas kopi untuk tetap menjaga hubungan dan kepercayaan dari pelanggannya menjadi prioritas nomor satu.

Berbeda dengan di masa lalu, toko ini diakui oleh pemiliknya sekarang lebih sepi dari sebelumnya. Walaupun begitu ketika disambangi kami tak pernah melihat toko ini sama sekali tak ada pembeli.

Setidaknya satu atau dua pembeli akan terus bergantian untuk memesan kopi yang mereka inginkan. Sayangnya akhir-akhir ini Toko Sedap Djaja mengalami kesulitan berupa harga yang naik hingga biji kopi yang langka.

Adalah kopi WB yang menjadi andalan dari Toko Sedap Djaja diakui sudah langka, bahkan tak ada pasokan sejak satu bulan yang lalu. WB sendiri ialah biji kopi yang belum terlalu matang dengan rasa sitrus tipis menuju tawar.

Pilihan kopi dan kualitas rasanya ada di halaman berikutnya.

Tawarkan Kopi Arabika dan Robusta Lokal

Menyeruput Kopi Tubruk Segar dari Toko Kopi yang Berusia 81 TahunHanya ada dua jenis biji kopi di sini, yaitu arabika dan robusta dari Lampung, Flores, dan Jawa Timur. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Layaknya kopi legendaris yang sederhana, hanya ada dua pilihan jenis biji kopi di sini. Yaitu Arabika dan Robusta. Arabikanya terbagi menjadi dua, arabika tunggal dari Jawa Timur dan arabika dari Flores.

Untuk jenis kopi robustanya, Toko Sedap Djaja menggunakan robusta istimewa yang didatangkan dari Lampung. Tetapi para pelanggan juga diperbolehkan untuk menyampur kedua jenis biji kopi tersebut dengan takaran yang sama rata.

Satu kilogram arabika tunggal dibanderol Rp 200.000 sementara untuk arabika Flores dipatok Rp 220.000 per kilogramnya. Robusta yang dijual di toko ini juga terdampak kenaikan harga kopi, per kilogramnya dijual Rp 142.000.

Aromanya harum menyengat, bahkan sudah terhirup dari jarak 10 meter sebelum memasuki area toko. Biji kopi yang dipanggang hingga dark roast disimpan dalam kondisi biji utuh dan baru akan digiling ketika pelanggan sudah sampai di toko dan hendak mengambilnya.

Rasa Kopi yang Kuat dengan Krema Pekat

Menyeruput Kopi Tubruk Segar dari Toko Kopi yang Berusia 81 TahunKremanya pekat dengan rasa kopi yang kuat berkat pemanggangan dark roast. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Sayangnya Toko Sedap Djaja tak menyediakan fasilitas untuk menyeduh kopi. Sehingga kami yang tak sabar mencicipinya harus melipir ke warung kopi yang berada di depannya.

Saat diseduh buih krema keluar banyak dan pekat. Krema yang tebal menandakan kesegaran biji kopi yang memang terjaga sejak disangrai sampai pengemasan berlangsung. Aroma kopi setelah diseduh juga tak sekuat ketika kopi masih menjadi bubuk.

Mencicipi gelas pertama berisi Robusta Istimewa, rasa pahit yang menusuk langsung terasa ketika pertama kali disesap. Aftertaste atau kesan rasa yang ditinggalkan pun tetap pahit tanpa ada notes lain.

Pada gelas kedua ada kopi arabika tunggal yang berasal dari Jawa Timur. Aromanya lebih lembut daripada robusta, dengan rasa yang menyeruak pahit diikuti rasa asam setelah dicecap. Kesan rasa yang ditinggalkan tipis asamnya dan clean atau tak terlalu menempel pada rongga mulut.

Kami juga mencicipi perpaduan robusta dan arabika dengan perbandingan 1:1, 125 gram biji kopi arabika Flores dan 125 gram robusta istimewa dari Lampung. Saat disesap rasa asli dan karakter kedua biji kopi tetap kuat.

Pahit yang lebih dahulu menyeruak ke seluruh rongga mulut. Tetapi setelah beberapa saat terasa asam yang sangat tipis dan meninggalkan kesan rasa asam yang juga sangat tipis.

Sedikit berbincang dengan warung kopi di dekat toko, penjualnya mengaku ia juga membeli kopi yang disajikan dari Toko Sedap Djaja. Tetapi untuk penjual warung kecil ada harga khusus yang harganya dipatok lebih rendah Rp 500 per 250 gramnya.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikcom? Kirim email ke foodreview@detik.com.

Baca juga: Gegara Tak Mau Makan, Penumpang Pesawat Diamankan Pramugari

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja


Jogja

Viral di media sosial, tempat makan ayam bakar pedas yang satu ini tak pernah sepi dari pengunjung. Padahal menunya hanya ayam bakar saja.

Liburan ke Jogja, tak lengkap rasanya jika tidak kulineran dan mampir ke tempat makan viral yang jadi incaran para wisatawan. Salah atunya ada Ayam Bakar Artomoro yang antreannya mengular di jam makan siang dan jam makan malam.

Lokasinya tepat di JL. Pelagan Tentara Pelajar KM 7,8, Yogyakarta. Banyak food vlogger seperti Dyodoran dan Mgdalenaf hingga artis seperti Raisa, Melki Bajaj hingga Imam Darto yang sudah makan di sini.


Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaPedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja Foto: detikFood

Tempat makan ayam bakar yang berdiri sejak tahun 2006 ini sekilas tampak biasa seperti rumah makan lainnya, menunya pun terbilang sederhana yaitu hanya Ayam Bakar Manis (Rp 24.000) dan Ayam Bakar Pedas (Rp 24.000) per potong.

Namun yang membuatnya istimewa jelas cita rasa ayam bakar pedas manis yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Menurut salah satu pegawai di Ayam Bakar Artomoro, semua ayam bakar di sini menggunakan ayam kampung.

Selain itu sebelumnya ayam diungkep dengan berbagai rempah seperti bawang merah, cabe sampai serai selama lima jam menggunakan api kecil. Agar rasa ayam lebih gurih dan meresap, ditambahkan santan untuk ungkepannya jadi rasanya semakin gurih.

Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaPedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja Foto: detikFood

Ayam yang sudah diungkep dengan berbagai bumbu itu kemudian ditaruh di atas meja panjang, pengunjung bisa memilih potongan paha atau dada untuk ayam bakarnya. Ayam kemudian dibakar dengan olesan bumbu pedas khas Artomoro. Ayam bakar yang sudah matang dilumuri lagi sambal merah hingga sambal kecap yang melimpah.

Tekstur daging ayamnya sangat empuk dan rasanya gurih berempah. Racikan sambal pedas yang sedikit berminyak justru menambah rasa lezat dari ayam bakar ini. Di sini pengunjung bebas ambil nasi sepuasnya dengan harga Rp 6.000 per orang.

Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaAyam Pedas. Foto: detikFood

Bagi yang tak suka pedas, bisa pesan Ayam Bakar Manisnya. Dominan rasa bumbu kecap tapi dengan tambahan rempah yang rasanya mirip seperti areh di gudeg. Rasanya tetap enak dan manis dari kecapnya diseimbangan dengan bumbu rempahnya yang pekat.

Bagi yang ingin makan di sini, perlu strategi khusus agar tidak perlu mengantre atau rebutan tempat duduk. Salah satunya dengan menghindari jam makan siang dan jam makan malam.

Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaAyam Bakar Manis. Foto: detikFood

Bisa datang ketika tempat makan ini baru buka atau setelah jam makan siang. Oh ya, tempat makan ini buka dari jam 07.00 – 21.30.

Selain menu ayam bakarnya yang juara, ada beberapa menu pelengkap lainnya seperti Pete Bakar, Tahu Goreng Bandoeng hingga Sayur Asem dengan harga Rp 15.000 saja.

Ayam Bakar Artomoro Yogyakarta
Jl.Palagan Tentara Pelajar Km.7,8 Yogyakarta.
Telp: 082130309192
Jam Buka: 07.00 – 21.30

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Cicip Senbei, Crepes Jumbo Isi Salmon dan Udang ala Jepang


Jakarta

Gerai sushi populer di Indonesia ini punya menu camilan Jepang yang menarik perhatian. Berupa crepes seafood yang ukurannya lebih besar dari kepala orang dewasa!

Meskipun restoran Jepang bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia, tetapi makanan yang ditawarkan kurang lebih sama. Mulai dari sushi, sashimi, atau ramen.

Sekalipun ada yang menawarkan kuliner kaki lima ala Jepang, makanan yang ditawarkan mungkin sekadar takoyaki, yakitori, atau katsu. Jarang sekali ada yang menawarkan camilan crepes gurih atau semacam keripik Jepang ini.


Namanya senbei yaitu makanan tradisional Jepang yang terbuat dari tepung beras. Teksturnya mirip seperti keripik, tetapi ukurannya agak lebih tebal.

Bentuk senbei sangat beragam, mulai dari yang bulat, kotak persegi, atau oval. Rasanya juga bervariasi, ada yang diisi dengan sayuran, daging, hingga aneka seafood.

Di Jakarta kini jajanan keripik renyah ala Jepang itu sudah bisa dicoba di gerai Sushi Tei cabang Mall Pacific Place. Biasanya Sushi Tei hanya terkenal dengan sushi, sashimi, ramen, atau donburinya, kini mereka memperkenalkan menu camilan Senbei ke masyarakat.

Menu ini sudah mulai diperkenalkan sejak November. Namun, baru tersedia di cabang Pacific Place saja karena mereka masih ingin melihat pasar konsumen terkait camilan ini.

Di cabang Pacific Place pun ada kios di bagian depan restoran yang khusus dipakai untuk menyajikan senbei. Konsepnya open kitchen, sehingga pelanggan bisa melihat langsung pembuatan crepes atau keripik gurih ala Jepang itu.

Sushi Tei menawarkan tiga jenis senbei, mulai dari Ikasen (isi cumi), Sakasen (isi salmon), dan Ebisen (isis udang). Semuaya dibanderol dengan harga Rp 25.000 saja.

Bagi pelanggan yang masih ragu, bisa mencobanya terlebih dahulu lewat tester yang sudah mereka siapkan, jika cocok bisa pesan dan langsung bayar di kasir.

DetikFood mencicipi langsung kenikmatan Senbei. Terlebih, tampilannya juga sangat menarik perhatian karena ukurannya besar.

Kami memesan Sakasen dan Ebisen dengan total Rp 50.000 saja. Setelah pesan dan bayar, salah satu pegawai langsung pergi ke kios untuk membuat keripik gurih ini.

Senbei Sushi TeiSenbei dimasak dalam mesin khusus seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Adonan senbei di Sushi Tei menggunakan tepung beras, dicampur bumbu ayam, bubuk cabai, dan aonori (nori atau rumput laut yang dipotong kecil-kecil). Adonannya lalu dicampur air dan diaduk.

Proses pembuatan dua jenis senbei ini berbeda. Untuk sakasen (isi salmon), irisan tipis salmon mentah dipanggang terlebih dahulu di mesin khusus. Kurang lebih 1 sampai 2 menit, salmon diangkat.

Barulah, mesin khusus tersebut dibaluri lagi sedikit minyak. Setelah panas, adonan tepung beras mulai dituangkan ke area baking plate.

Adonan itu diratakan sampai agak melebar. Setelah itu salmon diletakkan di bagian tengah adonan. Disusul tanuki (remah-remah tempura) yang ditaburi di atasnya.

Setelah itu, adonan senbei ditekan dan ditunggu kurang lebih tiga sampai lima menit. Proses ‘pressing’ tersebut membuat adonannya agak luber sampai ke area pinggir mesin.

Namun, hal ini tidak menjadi masalah karena adonan senbei tetap akan matang merata. Setelah matang, alat press itu dibuka dan adonan senbei dibalik perlahan. Adonannya kembali ditekan untuk mematangkan sisi lainnya.

Setelah kurang lebih 3 sampai 5 menit, senbei ini pun diangkat perlahan dari baking plate, dan disajikan di atas baking paper khusus untuk didinginkan.

Proses pembuatan ebisen tidak jauh berbeda. Namun udangnya langsung dimasukkan ke adonan, tanpa perlu dimasak terlebih dahulu.

Senbei Sushi TeiSetelah matang, senbei didiamkan terlebih dahulu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Senbei bisa dimakan langsung di tempat atau dibawa pulang. Kalau dibawa pulang, senbei akan dipotong kecil, lalu dikemas dalam bungkus plastik.

Dari segi tampilan dan tekstur, senbei mirip seperti crispy crepes. Ukurannya jumbo, bahkan lebih besar dari kepala orang dewasa. Kurang lebih berdiameter 30 cm.

Teksturnya tidak begitu tipis, tidak tebal juga. Namun, padat dan keras. Kalau tidak segera dimakan, crepes Jepang ini teksturnya menjadi sangat keras. Lebih enak dinikmati langsung saat teksturnya masih renyah.

Senbei Sushi TeiSenbei juga bisa dipotoing-potong menjadi kecil kalau mau dibawa pulang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pertama kali masuk mulut rasanya agak hambar, tetapi ketika dikunyah, mulai muncul rasa gurih yang cenderung asin, seperti asin kecap shoyu. Namun, jika sudah beberapa kali dikunyah, rasa gurihnya mulai bisa ditolerir. Sensasinya seperti menikmati keripik gurih saja.

Topping salmon dan udangnya memang sangat sedikit. Hanya ada di bagian tengah sehingga kurang terasa. Namun, membuat rasa crepes Jepang ini menjadi lebih kompleks.

Karena sudah dipress, daging salmonnya pun menjadi agak kering. Namun, rasa asli ikan salmonnya masih tercap di lidah.

Topping ebi atau udangnya punya aroma seafood khas yang lebih kuat dan lebih terasa di lidah. Bisa jadi pilihan tepat kalau kamu ingin menikmati senbei yang punya rasa seafood lebih menonjol.

Sebagai pelengkap rasa, senbei bisa dicocol ke dua saus yaitu saus hitam yang rasanya dominan gurih dengan sensasi sedikit pedas. Kalau mau yang agak manis, bisa cocol ke saus berwarna agak cokelat muda.

Senbei Sushi TeiMereka juga menawarkan dua jenis saus. Ini salah satu sausnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Sayangnya topping senbei menurut kami sangat sedikit. Untungnya, seafood yang melengkapi adonan ini memang benar-benar fresh.

Namun, untuk ukuran makanan yang ditawarkan oleh brand besar Sushi Tei, harga ini bisa terbilang lebih murah.

Jika antusiasme pelanggan baik, mereka pun berencana untuk menghadirkan senbei ini di cabang lainnya.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com

Ngeunahna Masakan Sunda yang Diantre Wargi Bandung


Bandung

Di Bandung ada tempat yang digandrungi sampai harus sabar antre di sini. Menu yang disajikan lauk pauk khas Sunda segar yang langsung diambil dari dapurnya.

Sebagai tanah Sunda yang punya banyak makanan enak, di Bandung tak henti-hentinya bermunculan tempat makan khas Sunda. Salah satu yang sedang populer dan banyak digandrungi adalah Dumuk Bareto.

Menghadirkan suasana pedesaan yang asri nan tenang, wargi Bandung dan para pelancong tetap bisa berada di tengah kota. Bangunan berupa saung hingga rumah gubuk juga menarik perhatian untuk sekadar bersantai sambil menunggu waktu makan siang.


Selain suasananya yang menyenangkan, menu-menu yang dihadirkan juga tak kalah menggiurkan. Lauk pauk yang komplet hingga tiga jenis sambal segar dimasak langsung di dapur yang terjaga kebersihannya.

Detail Informasi
Nama Tempat Makan Dumuk Bareto
Alamat Jl. Sukawangi No.1A, Gegerkalong,Sukasari, Kota Bandung.
No Telp 0822-9550-3530
Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 22.00 WIB
Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 50.000/porsi
Tipe Kuliner Tradisional Sunda
Fasilitas
  • Makan di Tempat
  • Area Parkir
  • Toilet
  • dll
Dumuk BaretoDumuk Bareto hadirkan konsep dapur terbuka yang bersih nan higienis. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Konsep Open Kitchen ala Pedesaan

Dumuk Bareto yang dalam bahasa Sunda berarti tempat tinggal zaman dahulu memiliki konsep yang unik. Sebagai rumah makan khas Sunda, tempat ini menghadirkan konsep dapur terbuka di mana para pelanggan dapat memilihsendiri makanannya dari dapur.

Saat memasuki area Dumuk Bareto pertama-tama rasanya akan seperti disambut masuk ke sebuah pedesaan. Padahal lokasinya masih berada di kota Bandung. Saung-saung hingga bangunan utama berbentuk rumah kuno seolah memanggil untuk segera memasukinya.

Konsep open kitchen atau dapur terbuka ini membiarkan para pelanggan dapat memilih makanan sendiri, menyerahkannya pada pegawai untuk digoreng, hingga menyesuaikan porsi makanannya sendiri. Hebatnya, walaupun memiliki konsep dapur terbuka tetapi Dumuk Bareto patut diacungi jempol atas kualitas kebersihannya.

Seluruh permukaan lantai plester tampak mengilap, tak ada bau sama sekali, maupun lalat yang beterbangan mengganggu makanan. Aroma harum dari setiap lauk pauk yang tengah disiapkan semakin memancing nafsu makan.

Antrean yang Mengular

Dumuk BaretoJam makan siang menjadi waktu terpadat yang sebaiknya para pelanggan datang lebih dahulu agar mendapat tempat duduk. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Dumuk Bareto yang buka pukul 10.00 WIB setiap harinya selalu ramai diantre pengunjung. Datang tepat pada jam makan siang ketika sedang ramai-ramainya, calon pelanggan mungkin saja tidak disarankan untuk masuk ke dalam.

Jangankan mengantre makanan, mendapatkan parkiran untuk kendaraan saja rasanya hampir mustahil saat sedang ramai. Salah satu tips yang bisa dilakukan untuk datang ke sini ialah datang lebih awal agar lebih mudah mendapatkan tempat duduk.

detikfood yang mendatangi Dumuk Bareto pada Sabtu (23/11) melihat sendiri bagaimana kepadatan pelanggan yang terjadi secara signifikan. Sekitar pukul 11.00 WIB mulai banyak berdatangan rombongan keluarga yang tak henti.

Bagi pelanggan yang hendak membawa rombongan dalam jumlah banyak, ada baiknya untuk memesan tempat jika tak ingin mengantre. Ketika sudah ramai, kunci utama untuk makan di sini adalah ekstra sabar.

Lezatnya hidangan di Dumuk Bareto dapat disaksikan di halaman berikutnya.

Suguhan ‘Warung’ Sebagai Pendamping

Dumuk BaretoSelain dapur utamanya, ada juga warung pendamping yang sajikan camilan jadul dan tradisional. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Selagi menunggu Dumuk Bareto yang memiliki dapur utama buka, pelanggan juga boleh melipir ke ‘warung’ di sisi kanan (dari arah pintu masuk). Warung yang bentuk layaknya gubuk atau toko pada zaman dahulu dilengkapi kursi-kursi kayu di bawah pohon untuk memberikan kesan teduh pada pelanggan yang datang.

Berbeda dengan dapur utama di Dumuk Bareto, warung buatan ini hanya menyajikan camilan dan makanan penutup. Misalnya seperti pisang goreng, uli dan tape, hingga bubur manis yang cocok untuk sarapan ringan maupun sebagai menu penutup setelah makan.

Warung tersebut diberi nama Warung Ma Ukah yang juga menjajakan camilan ringan kemasan tempo dulu. Menurut para pelanggan yang sempat melipir ke sini sebelum ke dapur utama Dumuk Bareto rasanya seperti nostalgia di kampung halaman semasa kecil.

Lauk Pauk yang Komplet

Dumuk BaretoMenu makanan bergaya Sunda yang komplet terasa nikmat di sini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Datang ke Dumuk Bareto tak perlu khawatir bosan atau merasa tak selera dengan lauk. Justru salah satu yang dikhawatirkan adalah khilaf untuk memilih semua lauk pauk komplet yang disajikan secara segar.

Mulai dari jengkol, berbagai jenis ikan asin, ikan goreng, udang goreng, ayam goreng, ayam bakar, jeroan ayam, lalapan, tumis sayur, hingga berbagai jenis sambal tersedia lengkap di sini. Berbeda dengan warung makan khas Sunda, Dumuk Bareto menjadi salah satu dari sekian tempat makan yang menyajikan nasi merah dengan tekstur pulen.

Aneka sate berupa usus dan paru yang telah diungkep dan dibacem digoreng garing hingga renyah dengan rasa yang gurih legit. Rasanya tak lengkap jika menikmati makanan Sunda tanpa ikan asin.

Ikan asin yang dimasak dengan sambal dihidangkan dengan kaya rasa, perpaduan gurih, sedikit pedas, dan manis terasa seimbang. Ada juga berbagai pilihan sayuran seperti lodeh, sayur asam, tumis bunga pepaya hingga sayur daun singkong yang rasanya tak pahit sama sekali.

Ayam bakar yang dihidangkan di sini menggunakan ayam kampung. Walaupun tak banyak dagingnya tetapi rasa bumbunya yang legit meresap hingga ke bagian tulang.

Menu tutut juga menarik perhatian kami. Hidangan khas Sunda yang berasal dari olahan keong sawah ini sangat jarang ditemui di restoran atau tempat makan, rata-rata seadar dijajakan pada pedagang kaki lima.

Harga yang Bersaing

Dumuk BaretoSeporsi lauk pauknya dibanderol mulai dari Rp 10.000an saja tergantung jenis lauk yang dipilih. Foto: detikcom/Diah Afrilian

Lengkapnya lauk pauk dengan rasa yang enak di sini diimbangi dengan harga yang masih masuk akal. Per porsi lauk pauknya dibanderol mulai dari Rp 10.000an tergantung jenis lauk yang diambil serta banyaknya porsi yang diinginkan.

Sekilas porsi lauk pauk di sini tampak kecil, tetapi para pegawai yang membantu mengambilkan lauk untuk pelanggan akan memberikan jumlah yang cukup. Ditambah dengan beragamnya lauk pauk yang dipilih akan tetap terasa mengenyangkan.

Selain menu makanan utama yang otentik ‘Sundaan’nya, ada juga minuman manis yang sayang dilewatkan. Es Dulang Indung yang royal isiannya dan tak terlalu manis cocok untuk membasuh mulut usai puas makan di sini.

Perpaduan antara susu dan santan dilengkapi alpukat, kelapa, tape singkong atau peuyeum, cendol, mutiara, dan masih banyak lainnya. Untuk rasa yang paling maksimal, pastikan seluruh isian diaduk dengan sempurna sehingga rasanya tercampur merata.

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

(dfl/odi)



Sumber : food.detik.com

Sengatan Sedap Sop Djanda dan Rawon Tersembunyi di Melawai Plaza


Jakarta

Di dalam Melawai Plaza yanglegendaris ada tempat makan baru yang menjual Sop Djanda hingga rawon dengan isian yang melimpah. Sedap segar!

Masih di satu kawasan dengan Plaza Blok M yang kini dipenuhi tempat makan viral dan kekinian. Dulunya Melawai Plaza dikenal sebagai kawasan perbelanjaan emas modern yang beroperasi pada tahun 1982.

Puluhan tahun berselang, Melawai Plaza tetap berdiri meski kini gedung perbelanjaan bersejarah itu tak hanya diisi toko emas saja. Tetapi juga beberapa gerai makanan yang menarik perhatian.


Mulai dari kopitiam sampai bakso bisa ditemukan di dalam Melawai Plaza, begitu juga KUAH KUAH by Amali. Tempat makan ini lokasinya cukup tersembunyi berada di antara toko emas di Melawai Plaza, spesial menyajikan masakan rumahan serba kuah seperti sop, rawon sampai soto.

Detail Informasi KUAH KUAH by Amali
Nama Tempat Makan KUAH KUAH by Amali
Alamat

Melawai Plazat, Unit T130.

Melawai, Jakarta Selatan.

No Telp 0852-1581-0291
Jam Operasional Senin-Sabtu (Minggu libur)
10.30 – 18.30
Estimasi Harga Rp 35.000 – Rp 100.000
Tipe Kuliner Sop dan soto
Fasilitas

1. Tempat Makan Anyar di Melawai Plaza

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Baru buka dalam hitungan bulan tapi KUAH KUAH by Amali sudah banyak diulas di TikTok dan Instagram. Tempat makan ini didirikan oleh Herry atau akrab disapa Om Well yang hobi masak masakan Indonesia.

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Meski tempat makannya tak terlalu luas, tapi suasananya nyaman seperti makan di rumah. Lengkap dengan foto-foto selebriti Hollywood yang terpampang menghiasi dindingnya.

Menu makanan yang ditawarkan cukup sederhana yaiu Sop Djanda, Rawon Daging dan Soto Koyor. Serta menu pelengkap seperti perkedel, telor asin serta tahu dan tempe bacem.

2. Sop Djanda yang dipadati potongan iga sapi

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Terkenal dengan Sop Djandanya, nama menu ini merupakan singkatan dari ‘Djawa Sunda’. Seporsi Sop Djanda di Amali harganya Rp 40.000 sudah dilengkapi dengan emping, sambal cabe hijau dan perasan jeruk nipis. Paket ini belum termasuk dengan nasi putih (Rp 6.000).

Keistimewaan dari menu ini terletak pada potongan daging iga sapi yang dipresto selama kurang lebih 15-30 menit. Kemudian diolah dengan kaldu sapi yang berempah. Kuahnya sedikit keruh dan berlemak, namun di situ letak kelezatan dari sop ini.

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Agar rasanya semakin enak, Sop Djanda ini terdapat ‘ranjau’ atau cabe rawit hijau yang pedasnya cukup menyengat. Tekstur daging iganya sangat empuk dan mudah sekali lepas dari tulangnya. Gurihnya kaldu menambah rasa umami dari sop yang satu ini.

Kalau mau lebih pedas bisa tambah sambal cabe ijonya yang digerus kasar dan terasa segarnya. Porsi iganya melimpah dan mengenyangkan.

Menu lainnya di Amali ada di Halaman Berikutnya!

3. Rawon Daging yang paling laris

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Digadang-gadang sebagai salah satu rawon daging terenak di Jakarta Selatan, menu ini laris manis dipesan di Amali. Harganya seporsi Rp 35.000 sudah lengkap dengan kerupuk udang, telur asin setengah, taugependek dan sambal terasi. Paket ini belum termasuk nasi putih (Rp 6.000).

Aroma harum gurih rawon ini langsung tercium saat disajikan. Warna kuahnya hitam pekat sedikit kecokelatan dari penggunaan kluwek dengan rempah lainnya. Isian dagingnya menggunakan daging sapi tanpa lemak dan sedikit koyor.

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Saat disantap dengan nasi putih dan tambahan toge serta sambalnya, rasa rawon ini memang enak. Tidak terlalu asin, tapi tetap gurih dengan daging sapi yang empuk. Rasa rawonnya mirip seperti rawon khas Surabaya yang gurih.

4. Menu Pelengkap di Amali

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Selain menu di atas, Amali memiliki menu pelengkap seperti tahu dan tempe bacem (Rp 3.000/biji), perkedel kentang (Rp 5.000/ biji) dan tambahan telur asin (Rp 6.000). Semua makanan di sini diolah segar seperti masakan di rumah.

Spesial di liburan akhir tahun baru, Amali meluncurkan menu rantangan spesial isinya Sop Djanda yang bisa disantap 3-4 orang dengan harga Rp 250.000.

KUAH KUAH by AmaliKUAH KUAH by Amali Foto: detikFood

Bagi yang tertarik ingin coba kuliner tersembunyi ini di Melawai Plaza, lokasinya ada di lantai 1 unit T 130. Oh ya karena tempatnya yang terbatas, bagi yang tak mau antre bisa mampir makan ke sini untuk sarapan atau setelah jam makan siang.

(sob/odi)



Sumber : food.detik.com

Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras Lembut


Jakarta

Di kawasan Menteng, ada warung makan khas Makassar yang tengah viral. Banyak orang rela antre demi mencicipi sop saudara hingga bandeng bakar sambal rica dan dabu-dabu yang pedas segar.

Makanan khas Makassar punya banyak penggemar di Jakarta, tapi umumnya ditawarkan di restoran atau rumah makan yang berkapasitas besar. Nah, pemandangan berbeda akan kamu temukan di Warung Ijo.

Aneka makanan khas Makassar justru ditawarkan di kedai mungil yang ada di area compound space hits di Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya di lantai dua Asatu Area yang terkenal dengan lapangan ‘mini soccer’ yang dapat disewa untuk umum.


Meski baru buka tahun ini, Warung Ijo sudah terkenal. Terbukti dari pemandangan antrean pelanggan sering terjadi di sini. Unggahan soal Warung Ijo di media sosial pun banyak mendapat respon positif.

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Warung Ijo
Alamat Asatu Area
Jalan RP. Soeroso No.1, RT.9/RW.5, Cikini, Kec. Menteng
Instagram warungijoasatu
Jam Operasional 11.00-21.00
Estimasi Harga mulai dari Rp 30 ribu
Tipe Kuliner makanan khas Makassar
Fasilitas

Didirikan Februari 2024 oleh orang Makassar

Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutWarung Ijo berlokasi di lantai 2 Asatu Area, Menteng. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Berbincang dengan kasir Warung Ijo (17/12/2024), detikfood mendapat informasi bahwa kedai ini baru berdiri Februari 2024. Pemiliknya adalah orang Makassar.

Ia mengatakan antrean pengunjung sering kali ramai, terutama pada jam makan siang dan makan malam. Menyiapkan menu di sini pun ada trik karena area dapur yang tak seberapa luas.

“Kita ada dapur besarnya di Cempaka Putih. Jadi di sini tinggal dipanasin aja. Cuma ada juga beberapa kondimen yang masaknya di sini,” ujar pegawai tersebut.

Ia terlihat ramah melayani setiap pengunjung yang ada di hadapannya. Jika bingung pun, pegawai kasir akan membantu mengarahkan dan menjelaskan setiap menunya dengan cukup detail.

Saat pesan di kasir, harus langsung bayar. Setelah itu diberikan struk sebagai bukti. Barulah pengunjung bisa pilih area bersantap. Mau indoor dengan pendingin udara atau outdoor dengan pemandangan lapangan mini soccer.

Sayangnya area indoor di sini kecil. Hanya bisa menampung sekitar 10 pengunjung sekaligus. Jadi kalau makan di sini, sebaiknya tak berlama-lama agar bisa bergantian dengan pengunjung lain saat jam ramai.

Sop saudara yang jadi andalan

Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutSop Saudara dengan isian potongan daging, paru sapi, soun, dan perkedel jadi favorit. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Menu di sini memakai resep dari pemiliknya. Salah satu yang jadi andalan, Sop Saudara (Rp 35.000). Banyak orang menjadikan menu ini sebagai favorit mereka.

Sop saudara disajikan dalam mangkuk stainless steel. Jadi kehangatannya benar-benar terjaga maksimal. Bahkan saat kami mengaduk isiannya masih mengeluarkan kepulan asap.

Selintas tampilan sop saudara mirip coto Makassar. Namun keduanya berbeda dari segi isian dimana pada sop saudara ditambahkan soun dan perkedel.

Sop saudara sendiri punya sejarah menarik. Mengutip detiksulsel (19/4/2022), nama ‘Saudara’ disematkan pemiliknya yang bernama H Abdullah yang pertama kali menjual sop ini sekitar tahun 1954.

Ia mencetuskan nama Sop Saudara yang memiliki arti “Saya Orang Pangkep Saudara”. H Abdullah sendiri merupakan pendatang di Makassar. Aslinya ia dari Kabupaten Pangkep dan menganggap semua orang di Kota Makassar, kala itu Ujung Pandang, adalah saudara.

Di Warung Ijo, Sop Saudara berisi potongan daging sapi, paru, soun, dan perkedel. Untuk harga Rp 35.000, menurut kami, jumlah potongan daging dan parunya cukup royal.

Keduanya punya tekstur empuk yang mudah digigit. Hanya saja untuk paru, sedikit lebih kenyal tapi tetap lembut.

Pelengkap sounnya terasa lembut mulur. Lalu untuk perkedel kentangnya berukuran mini. Teksturnya padat dan mudah hancur saat dikoyak, dengan rasa kentang dan lada yang kuat.

Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutSop Saudara yang gurih creamy enak disantap dengan buras. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Kuah sop saudara di sini juga memuaskan selera! Teksturnya sedikit kental dan memiliki rasa gurih creamy yang nikmat. Paduan rempah sebagai bumbu halus sop ini memiliki komposisi pas menurut kami. Jadi tak terdeteksi rasa yang menonjol.

Mengenai tekstur kental dan rasa creamy nikmat pada sop saudara di sini, ternyata ada pada penggunaan susu dan kacang sebagai campurannya. Namun kami tak mendeteksi aroma dan rasa ‘nutty’ yang kencang pada sajian ini. Lebih kepada creamy-nya yang terasa.

Kami paling suka menyantap sop saudara dengan buras (Rp 6.000). Ukurannya tak terlalu besar dengan tekstur lembut yang nikmat. Ada jejak rasa gurih santan yang kuat dan harum aroma daun pisang yang bikin buras di sini makin spesial.

Di Warung Ijo juga ada bandeng bakar hingga jalangkote. Baca halaman selanjutnya.

Bandeng bakar tanpa duri dengan 2 sambal

Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutBandeng bakar disajikan dengan sambal rica dan dabu-dabu. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Ke Warung Ijo belum lengkap tanpa pesan Bandeng Bakar (Rp 45.000) yang juga jadi favorit. Seporsinya bisa pilih mau bagian badan menuju kepala atau ekor menuju badan.

Penyajian bandeng bakar menarik selera karena dibelah dua, jadi terlihat lebar. Di sisiannya ada irisan jeruk nipis, sambal rica, dan sambal dabu-dabu.

Wah! Aroma dan rasa bandeng bakarnya juara. Sebab ada jejak smokey yang kuat karena bandeng benar-benar dibakar di arang. “(Penyajian) di sini nanti tinggal dipanaskan di teflon,” kata pegawai kasir.

Tekstur bandengnya masih kokoh, tapi tetap lembut. Lebih spesial lagi karena semua durinya sudah dibuang. Jadi kami bisa menyantapnya dengan puas, bahkan bersama kulitnya yang garing.

Sebagai cocolan, sambal rica punya pedas yang kuat karena didominasi cabai rawit. Untuk sambal dabu-dabunya terasa asam segar, diracik dari irisan tomat hijau, bawang merah, dan cabai rawit merah.

Aneka camilan Makassar yang enak

Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutWarung Ijo juga menawarkan aneka camilan khas Makassar. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Pada etalase kaca di sebelah kasir dipajang aneka camilan buatan sendiri hingga membuat kami tergoda. Kami pun mencicipi Jalangkote (Rp 8.500), Gogos (Rp 8.500), dan Otak-otak (Rp 12.500).

Semuanya langsung disajikan usai dipesan sehingga bisa dijadikan makanan pembuka, sambil menunggu makanan utama disiapkan.

Jalangkote tak ubahnya pastel dengan tekstur yang lebih besar dan gembung. Di dalamnya berisi irisan telur ayam, soun, kentang, dan wortel. Paling enak dimakan dengan saus merahnya yang khas dengan rasa asam pedas.

Kalau mau yang lebih mengenyangkan, bisa pesan Gogos (Rp 8.500). Tampilannya serupa lemper, tapi lebih kurus dan panjang. Adonan beras ketan yang empuk pulen ini membalut isian ikan cakalang suwir yang royal. Bumbunya terasa pedas, gurih, dan berempah.

Warung Ijo: Gurihnya Juara! Sop Saudara Khas Makassar Pakai Buras LembutGogos dengan isian cakalang suwir yang pedas gurih. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Jangan lupa juga cicip Otak-otak (Rp 12.500) per buah. Otak-otak Makassar yang terkenal padat, lembut, dan gurih terasa memuaskan di sini. Rasa khas ikan terasa, tapi tak amis. Paling enak mencocolnya ke sambal kacang.

Jika ingin makan siang atau makan malam di sini, pastikan datang lebih awal atau ketika bukan jam utama makan agar tidak terlalu ramai. Tak perlu takut kehabisan karena secara berkala Warung Ijo menambah stoknya. Selain makanan khas Makassar, di sini juga ada sup buntut hingga Ayam Afrika untuk dicoba.

Ingin tempat makan dan produk Anda direview oleh Detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com

(adr/odi)



Sumber : food.detik.com

Ngopi Americano Muscat dan Ngemil Corn Cheesecake di Kafe Goa


Jakarta

Di Pantai Indah Kapuk ada kafe dengan konsep dalam goa. Menunya juga tak kalah menarik, ada americano muscat hingga cheesecake topping jagung melimpah!

Kafe dengan konsep yang unik memang selalu menarik perhatian. Sebab, pengunjung bisa merasakan sensasi minum kopi dan makan dengan suasana berbeda.

Jika ingin merasakan pengalaman menarik seperti itu, bisa mampir ke kafe yang ada di Pantai Indah Kapuk ini. Namanya Blueline Coffee.


Kafe ini punya konsep suasana di dalam goa dengan sisi tembok kafe dari bebatuan. Area dalam kafenya juga agak gelap dengan pencahayaan yang hanya fokus pada area bar di tengah.

Kafenya juga tidak begitu luas, hanya bisa diisi kurang lebih 10 sampai 15 orang. Namun, pengunjung bisa menempati tempat duduk di luar atau di lantai dua.

Selain konsepnya yang unik, menu minuman dan makanan yang ditawarkan juga tidak kalah menarik perhatian. Terutama menu kopinya.

Kami memesan salah satu menu andalan mereka yaitu Green Muscat Americano (Rp 45.000). Tri racik dari biji kopi grotta blend dan sirup anggur Muscat.

Biji kopi grotta blendnya merupakan perpaduan antara Arabika dan Robusta. Punya karakter rasa dan aroma seperti cokelat, kacang, karamel dan semburat aroma vanilla.

Pertama disetujui terasa manis dan sedikit asam dari sirup anggur muscatnya. Seiring waktu sensasi rasa kopinya muncul, yang lebih didominasi dengan rasa asam. Barulah diiringi aftertaste yang pahit.

Americano Muscat bisa jadi pilihan kalau mau mencicipi kopi americano dengan sentuhan asam manis menyegarkan.Americano Muscat bisa jadi pilihan kalau mau mencicipi kopi americano dengan sentuhan asam manis menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Menu Strawberry Matcha Latte (Rp 50.000) juga tidak kalah enak jika kamu ingin menikmati minuman non-kopi. Minuman ini memadukan antara matcha, susu, dengan tambahan buah strawberry yang dimemarkan.

Sebelum diseruput, lebih baik diaduk rata terlebih dahulu agar semua komposisinya berpadu sempurna. Rasa pahit matcha terasa cukup kuat di lidah. Namun, menjadi seimbang karena ada rasa creamy susu segar dan asam manis stroberi.

Blueline coffeeStrawberry matcha latte tak kalah enak jika ingin minum minuman non-kopi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain itu ada juga tujuh pilihan single origin kopi yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Sebagai teman ngopi ada Corn Cheesecake (Rp 78.000). Komposisi cheesecake ini cukup unik karena terdiri dari beberapa lapisan.

Lapisan paling bawah diberikan crumble biskuit renyah, lalu bagian atasnya ada sponge cake vanilla yang tidak begitu manis. Di atasnya ada cream cheese dan tambahan topping jagung melimpah.

Blueline coffeeCorn Cheesecake di Blueline coffee bisa dipesan sebagai menu pendamping lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Bagian atasnya juga diberi tambahan serutan jagung yang dibakar dengan blow torch sehingga ada kesannya sedikit gosong.

Sesuai dengan namanya rasa jagung manis lebih dominan, diiringi rasa manis dari sponge cake. Barulah di akhir terasa sedikit sentuhan rasa gurih dari cream cheese.

Blueline coffeeBegini tampilan truffle croissant yang tak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau mau yang lebih gurih, bisa pesan Truffle Cheese Croissant (Rp 35.000). Bagian luar croissant flaky renyah dengan bagian dalam yang lembut.

Terdapat lumuran saus keju di bagian dalam croissant yang rasanya gurih, dengan sedikit sentuhan pedas. Aroma minyak truffle tipis-tipis tercium halus.

Masih ada sejumlah menu menarik yang bisa dicoba di Blueline Coffee, mulai dari Coffee Stout yang diproses dengan metode khusus hingga tiramisu.

Kalau tertarik, bisa mampir ke Blueline coffee di ruko Arcade unit PA Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara, Jakarta, Indonesia 14460. Buka Setiap hari pukul 07.00 sampai 20.00 WIB.

(aqr/odi)



Sumber : food.detik.com

Sedapnya Pecak Gurame dan Gabus Pucung di Warung Betawi-Sunda


Jakarta

Di Bekasi ada warung makan yang viral berkat kenikmatan masakannya. Mereka menawarkan masakan Betawi-Sunda yang dibuat dengan resep turun-temurun. Harganya terjangkau!

Menuju akhir tahun paling pas menghabiskan waktu bersama dengan keluarga. Selain menikmati makanan-makanan di mall atau restoran mewah, coba mampir ke warung makan tradisional yang menunya tak kalah enak.

Bekasi menjadi salah satu daerah yang dipenuhi kehadiran warung makan khas Betawi. Namun, belakangan ini ada salah satu warung yang menarik perhatian. Bahkan, warungnya tak pernah sepi pelanggan. Mereka harus rebutan kursi dan meja untuk makan di sana.


Menu makanan yang ditawarkan juga beragam, khas masakan Betawi-Sunda. Kamu bisa mencicipi pecak ikan, gabus pucung, sop iga, dan aneka sayur tumisan khas Betawi yang mungkin jarang ditemukan di warung makan Betawi lainnya.

Harga menu makanannya dibanderol mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 70.000an, tergantung jenis ikan dan potongan yang dipilih.

Berikut aneka menu sedap di Saung Matoa:

Detail Informasi (Nama Tempat Makan)
Nama Tempat Makan Saung Matoa
Alamat l. Wibawa Mukti II Jl. Sumur Binong, RT.002/RW.012, Jatisari, Kec. Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17426
No Telp 0812-8750-1204
Jam Operasional Senin-Kamis dan Sabtu-Minggu : 07.00 – 19.00 WIB
Estimasi Harga Rp 5.000 sampai Rp 70.000an
Tipe Kuliner Masakan Betawi-Sunda
Fasilitas
  • Area meja dan kursi cukup luas
  • Tempat parkir luas
  • Toilet
  • Mushalla

1. Warung makan sederhana buat kumpul keluarga

Saung MatoaSaung Matoa menjadi salah satu tempat makan tepat jika ingin menikmati kuliner Betawi bersama keluarga. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Seperti namanya, Saung Matoa, warung makan ini juga punya konsep seperti saung. Area makannya berada di dalam gubuk kecil yang semi outdoor.

Menurut pemiliknya, Pinkan, Saung Matoa mulai viral sejak 2 tahun lalu. Namun pelanggannya memang baru membludak belakangan ini.

Warung makan ini cukup ramai dipadati pengunjung, terlebih saat jam makan siang. Namun, tak perlu khawatir karena bisa menampung kurang lebih 50 pelanggan. Jadi, sangat cocok disambangi oleh rombongan keluarga.

Suasana di sini asri dikelilingi pohon-pohon rindang. Namun saat ramai pengunjung, warung makan ini menurut kami tetap panas dan agak sumpek karena tidak ada pendingin udara.

Dapur dan tempat pemesanannya juga berbeda dari area makan. Jadi kalau kesini, pengunjung bisa langsung pesan makanan di area saung bagian depan, barulah mencari meja dan kursi. Makanan akan diantar berdasarkan nama pemesan.

2. Habiskan ratusan kilogram ikan

Saung MatoaSaung Matoa bisa menghabiskan ratusan kilogram ikan dalam sehari. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Saung Matoa buka pukul 07.00 pagi, tetapi semua masakan baru siap sekitar pukul 09.00 pagi.

Beberapa masakan sudah dimasak dari pagi, tetapi ada juga yang baru dimasak setelah dipesan.

Seperti ikan pecak atau gabus pucung, biasa dibuat dadakan. Atau memang jika stok masakan sebelumnya sudah habis, mereka langsung membuat yang baru.

Ikan pecak dan gabus pucung jadi menu andalan di sini. Tak heran, jika dalam satu hari mereka bisa menghabiskan 100 kilogram campuran ikan gurame dan mujair saat akhir pekan.

Saat hari biasa, memang jumlahnya cukup jauh berbeda, tetapi masih terbilang banyak. Sekitar 40-45 kilogram ikan gurame dan mujair bisa ludes.

Untuk ayam dan ikan gabus pucung juga punya hitungan berbeda. Menurut Pinkan, mereka bisa menghabiskan kurang lebih 10 ekor ayam dan 10 kilogram gabus pucung berukuran jumbo.

Kenikmatan ikan pecak hingga sop iga bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

3. Sedapnya pecak gurame berbumbu kacang berempah

Saung MatoaPecak ikan gurame menjadi salah satu andalan di sini. Bisa pakai kacang atau tanpa kacang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pecak ikan bisa dibuat dari ikan gurame atau ikan nila. Kami memilih ikan gurame yang disiram dengan bumbu pecak kacang. Namun, pelanggan bisa juga pilih bumbu pecak bening.

Guramenya punya ukuran lumayan besar dengan berat kurang lebih 500-600 gram. Bisa dimakan untuk 2 sampai 3 orang. Disajikan dalam cobek batu dengan lumuran bumbu pecak melimpah dan potongan jeruk nipis

Ikannya digoreng terlebih dahulu, tetapi tidak sampai terlalu kering. Menurut kami daging ikan guramenya tebal, lembut, dan padat.

Meskipun masih ada aroma tanah, tetapi cukup tertutupi dengan balutan bumbu pecaknya yang berempah.

Bumbu itu gabungan kencur, jahe, kacang tanah, cabai, bawang, dan bumbu rahasia lainnya. Bumbu-bumbunya dipotong kasar sehingga teksturnya masih terasa ketika dikunyah.

Saat ikan guramenya dimakan dengan bumbu pecak, rasa rempah kencur langsung tercecap kuat di lidah. Disusul dengan rasa jahe dan kacang yang ringan di akhir. Bumbu pecaknya tidak terlalu pedas, dan menurut kami kurang gurih karena lebih dominan rasa rempahnya.

4. Gabus pucung jumbo yang layak dicoba

Saung MatoaBisa juga menikmati olahan ikan gabus pucung yang ukurannya jumbo. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Selain olahan pecak, kami juga mencoba olahan gabus pucung. Bisa pilih mau bagian kepala, bagian badan tengah, sampai ekor. Harganya juga bervariasi, tetapi paling mahal adalah bagian kepala yang dibanderol sekitar Rp 70.000an.

Saking besarnya, kepala ikan gabus ini sampai keluar melebihi mangkuk. Disajikan dengan siraman kuah pucung dengan warna cokelat kehitaman dari kluweknya dan taburan bawang goreng.

Ikannya gabusnya juga sudah digoreng dengan tekstur daging yang menurut kami lebih kering daripada gurame pecak. Tidak ada jejak aroma amis di olahan ikan ini.

Rasa kuahnya lebih dominan gurih, dengan sedikit sentuhan rasa asam dan pedas. Tercecap juga sedikit rasa pahit khas kluwek.

5. Sop iga dan tumis pepaya sebagai pelengkap

Saung MatoaOlahan sop iga yang gurih sedap juga bisa dicoba. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Kalau tidak suka ikan, coba pesan sop iga. Sop iganya juga menjadi salah satu andalan di sini karena cepat sekali habis. Beruntung, kami masih kebagian.

Sop iganya terdiri dari 3-4 potongan iga ukuran sedang, tidak full daging karena masih ada beberapa bagian berlemak.

Meskipun begitu, tekstur iganya sangat lembut. Lemak atau gajinya juga tidak begitu kenyal, sehingga mudah dikunyah.

Semakin nikmat dimakan dengan kuah kaldunya yang bening dengan rasa gurih dan sedikit pedas lada.

Saung MatoaSemua makanan di sini bisa dinikmati bersama dengan sambalnya yang pedas Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Lauk utama ini bisa dimakan dengan pelengkap tumis daun pepaya yang gurih dan sedikit pahit. Pilihan lain ada seporsi lalapan, terdiri dari selada, mentimun, dan leunca.

Jangan lupa pesan tambahan sambalnya yang segar, pedas, dan cocok dipadukan dengan aneka lauk.

Kalau tertarik, bisa mampir langsung ke Saung Matoa berlokasi di Wibawa Mukti II Jl. Sumur Binong, RT.002/RW.012, Jatisari, Kec. Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17426. Buka Senin-Kamis dan Sabtu-Minggu mulai pukul 07.00-19.00 WIB.

(aqr/adr)



Sumber : food.detik.com