Tag Archives: serikat

Siswa Sekolah Garuda Otomatis Dapat Beasiswa Kuliah? Wamen Stella Jawab Begini


Jakarta

Sebanyak 12 sekolah dan madrasah terpilih di berbagai daerah di Indonesia bergabung dalam payung SMA Garuda Transformasi mulai 2025. Sementara itu, empat Sekolah Garuda baru akan beroperasi mulai 2026.

Berdasarkan laman resminya, SMA Garuda Transformasi mendapat pembinaan dari pemerintah untuk mendorong siswanya diterima di perguruan tinggi terbaik dunia di dalam dan luar negeri.

Selaras, siswa Sekolah Garuda baru nantinya juga disiapkan untuk lanjut ke pendidikan tinggi di kampus terbaik dunia. Sekolah berasrama ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC/Quick Win) Presiden Prabowo untuk mengembangkan talenta sains dan teknologi RI.


Lantas, apakah siswa Sekolah Garuda, baik SMA Garuda Transformasi maupun Sekolah Garuda baru, akan otomatis memperoleh Beasiswa Garuda untuk lanjut kuliah?

Kriteria Penerima Beasiswa Garuda

Dalam laman Beasiswa Garuda Kemdiktisaintek dijelaskan, beasiswa bergelar ini merupakan bagian dari ekosistem Sekolah Unggul Garuda untuk pengembangan ekosistem sains dan teknologi Indonesia. Beasiswa Garuda diberikan terutama bagi putra-putri dari latar belakang yang belum terrepresentasikan.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menjelaskan, Beasiswa Garuda dirancang khusus bagi siswa Sekolah Garuda sebagai kelanjutan strategis.

“Sehingga beasiswa Garuda ini diprioritaskan untuk mereka yang berasal dari sekolah Garuda. Namun tidak otomatis, ya. Jadi harus diperjuangkan,” ucapnya pada detikEdu di kantornya, Grha Kemdiktisaintek, Jl Pintu Satu Senayan, Jumat (18/7/2025).

Stella menjelaskan, siswa pada dasarnya harus memperjuangkan beasiswa kuliah ini dengan prestasi. Siswa bersangkutan harus dinyatakan diterima di perguruan terbaik dunia di dalam dan luar negeri. Ia menambahkan, seleksi beasiswa juga didasarkan pada latar ekonomi siswa.

“Di Beasiswa Garuda ini, kita tetap akan mencanangkan asas ekonomi. Apakah mereka membutuhkan? Kalau mereka tidak membutuhkan, walaupun mereka berprestasi, menurut saya kita harus mengoptimalkan uang negara dan memberikan terutama kepada mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Persiapan Beasiswa S1 Baru dengan LPDP

Bagi yang tidak tersaring lantaran latar ekonomi, maupun yang tidak bersekolah di Sekolah Garuda, pihaknya menyiapkan kerja sama beasiswa lain dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu). Langkah ini menurutnya penting agar lulusan SMA dapat lanjut kuliah dengan beasiswa.

“Selain Beasiswa Garuda ini, kita juga akan tetap memikirkan bagaimana kita bisa membuat beasiswa-beasiswa lainnya bekerjasama dengan mitra kami LPDP agar memperbanyak beasiswa untuk S1. Karena pada saat ini kita masih jauh lebih banyak beasiswa untuk S2. Padahal sebenarnya S1 ini sangat perlu didukung juga. Kita terus bekerja sama dengan mitra kami LPDP agar kita bisa juga membuat kesempatan dan mengalokasikan ini untuk S1,” kata Stella.

Ia menggarisbawahi, amanat untuk memperbanyak beasiswa kuliah jenjang sarjana datang dari Presiden Prabowo Subianto.

“Dan Bapak Presiden berpesan bahwa penting sekali LPDP ini juga dipertinggi dan dioptimalkan untuk bidang S1. Itu pesan Bapak Presiden. Dan ini kami akan bekerja sama dengan LPDP untuk meningkatkan ini,” ucapnya.

Beasiswa S1 untuk Siswa Berprestasi di Sekolah Lain

Stella menjelaskan, Beasiswa Garuda sebelumnya juga dibuka bagi pelajar berprestasi yang bukan siswa Sekolah Garuda. Sementara itu, ke depannya, para pelajar luar Sekolah Garuda akan disediakan program beasiswa S1 tersendiri.

“Untuk tahun ini memang dibuka karena masih sedikit dari Sekolah Garuda Transformasi. Jadi, Beasiswa Garuda, karena ada anggarannya, kami buka (untuk semua pelajar). Namun untuk tahun-tahun berikutnya itu akan kami khususkan untuk Sekolah Garuda. Tetapi pada saat yang bersamaan kami juga akan rancang program untuk membuka lebih banyak beasiswa S1,” ucapnya.

Per Senin (16/6/2025) lalu, sebanyak 337 putra-putri asal berbagai SMA menerima beasiswa program Beasiswa Indonesia Maju (BIM) dan Beasiswa Garuda. Sebanyak 325 penerima beasiswa akan kuliah di luar negeri, sedangkan 12 lainnya di dalam negeri.

Mayoritas penerima beasiswa memilih program studi bidang science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Pilihan ini selaras dengan arah kebijakan pemerintah untuk memperkuat kapasitas talenta sektor strategis menuju kemandirian bangsa lewat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berdasarkan catatan Kemdiktisaintek, negara tujuan terbanyak siswa antara lain Kanada, Australia, Amerika Serikat, dan Singapura. Keberangkatan pertama dijadwalkan Juli 2025 dengan sekitar 50 pelajar mulai studi di Australia.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

Beasiswa YSEALI 2025 ke AS Dibuka, Mahasiswa dan Fresh Graduate Dicari!



Jakarta

Program Beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellows kembali dibuka untuk kaum muda di kawasan Asia Tenggara. Pendaftaran ini dibuka mulai dari 23 Juni hingga 21 Juli 2025.

Beasiswa YSEALI merupakan beasiswa kuliah singkat ke Amerika Serikat (AS) untuk mahasiswa dan fresh graduate. Nantinya, program ini akan berlangsung sekitar lima minggu.

YSEALI disponsori oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dengan tujuan mempertemukan para pemimpin muda yang berasal dari Asia Tenggara. Tujuannya agar para pemuda mampu membangun jejaring kepemimpinan.


“Pemerintah AS berkomitmen untuk memberdayakan para pemimpin muda dan mempererat hubungan antara masyarakat Amerika Serikat dan Asia Tenggara yang berjumlah satu miliar,” kata Juru Bicara Kedutaan Besar AS, Jamie Ravetz, dilansir id.usembassy.gov.

“Melalui Program YSEALI Academic Fellows, kami tidak hanya berinvestasi pada potensi individu-kami berinvestasi pada masa depan kawasan ini,” imbuhnya.

Lantas apa saja syarat beasiswa YSEALI 2025?

Syarat Beasiswa YSEALI 2025

1. Berusia antara 18 dan 25 tahun pada batas waktu pendaftaran, meskipun pelamar luar biasa yang berusia di atas 25 tahun dapat dipertimbangkan jika mereka memenuhi semua persyaratan kelayakan lainnya

2. Warga negara dari: Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam

3. Seorang mahasiswa sarjana penuh waktu atau paruh waktu dari perguruan tinggi, universitas, atau lembaga pendidikan tinggi lainnya; atau telah lulus dengan gelar sarjana dalam empat tahun terakhir

4. Mahir dalam membaca, menulis, dan berbicara bahasa Inggris

5. Bukan warga negara AS atau penduduk tetap Amerika Serikat

6. Bukan pegawai atau anggota keluarga langsung pegawai Pemerintah AS (termasuk kedutaan atau konsulat AS, USAID, atau entitas Pemerintah AS lainnya)

7. Bukan alumni Program Beasiswa Akademik YSEALI

8. Memenuhi syarat untuk menerima visa J-1 AS.

9. Biaya visa dibayar oleh program

10. Tidak ada biaya bagi mereka yang terpilih sebagai Fellow.

Kewajiban bagi Pelamar yang Lolos

– Menunjukkan minat, pengetahuan, atau pengalaman profesional dalam keterlibatan masyarakat; sumber daya alam; inovasi dan kewirausahaan; atau masyarakat dan tata kelola.

– Menunjukkan kualitas kepemimpinan yang kuat dan potensi di universitas, tempat kerja, dan/atau komunitas mereka;

– Menunjukkan komitmen atau minat dalam pelayanan masyarakat, kesukarelaan, atau bimbingan;

– Menunjukkan minat serius untuk mempelajari tentang Amerika Serikat dan Asia Tenggara sebagai suatu kawasan;

– Bersedia berpartisipasi aktif dalam program akademik intensif, pengabdian kepada masyarakat, dan kunjungan studi;

– Memiliki komitmen untuk kembali ke negara asal untuk menerapkan keterampilan dan pelatihan kepemimpinan guna memberi manfaat bagi komunitas, negara, atau kawasan Asia Tenggara; dan

– Memiliki sedikit atau tidak memiliki pengalaman studi atau perjalanan sebelumnya di Amerika Serikat.

Bagi detikers yang berminat bisa lamar DI SINI. Informasi atau pertanyaan tentang akomodasi, kelayakan, atau topik lainnya, bisa menghubungi ysealiafp@umontana.edu.

(faz/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

45 Awardee Beasiswa Garuda di AS Bisa Pindah ke UK



Jakarta

Sebanyak 45 awardee Beasiswa Garuda akan segera berangkat ke Amerika Serikat (AS) untuk menempuh studi mereka. Namun, ada kemungkinan mereka dipindahkan ke Inggris Raya atau United Kingdom (UK) karena kebijakan Presiden Trump.

Seperti diketahui, pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump telah melarang penerbitan visa, baik untuk pelajar asing maupun peserta pertukaran pelajar.

“Untuk seluruh dunia itu pada saat ini visa untuk ke Amerika Serikat, appointment atau new appointment untuk visa ke Amerika Serikat, visa pelajar dan exchange program itu semuanya dihentikan,” jelas Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, kepada wartawan di Gedung D Komplek Kemendiktisaintek, Jakarta, Senin (16/6/2025).


Stella menuturkan, dari 256 siswa penerima Beasiswa Garuda, sebanyak 45 orang diterima di kampus AS. Usai kebijakan baru Trump keluar, Kemendiktisaintek langsung menindaklanjuti pemberangkatan ini.

“Dan pada hari setelahnya, kebetulan Bapak Presiden memang waktu itu mengundang (pihak) UK, dari Russell Group University, untuk berbicara dengan beliau untuk membangun secara keseluruhan ekosistem sains dan teknologi bangsa di negara ini,” tutur Stella.

“Dan pada malam harinya, saya berbicara dengan mereka juga untuk melihat bagaimana, apakah bisa diakomodir mereka yang tadinya ke US untuk mungkin dipindahkan ke UK,” imbuhnya.

Stella menambahkan, proses pemindahan mahasiswa ini sudah berjalan dan para siswa bisa dipindahkan. Asalkan, siswa yang bersangkutan mau pindah universitas.

“Dan itu sudah berjalan, dan alhamdulillah syukurlah kita sudah bisa mendapatkan itu, dan sedang berjalan dan akan bisa dipindahkan jika siswanya mau pindah,” ujarnya.

Tentang Beasiswa Garuda

Beasiswa Garuda merupakan pengganti Beasiswa Indonesia Maju (BIM) yang diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat. Para siswa akan berkesempatan untuk dibiayai kuliah di universitas top dunia.

Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi para siswa-siswi berprestasi, tetapi diprioritaskan untuk yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu.

Pendaftaran Beasiswa Garuda 2025 dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama telah ditutup dan diumumkan pada April kemarin. Sementara itu, hasil akhir gelombang kedua diumumkan pada Jumat, 6 Juni 2025.

(nir/twu)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey

360 Siswa-Mahasiswa RI Dapat Beasiswa Belajar Bahasa Inggris dari Kedubes AS



Jakarta

200 Siswa SMA dan 160 mahasiswa tak mampu di Indonesia mendapatkan beasiswa belajar bahasa Inggris dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS). Mereka akan belajar bahasa Inggris selama 360 jam selama dua tahun.

Beasiswa bahasa Inggris ini dalam rangka memperingati 20 tahun Program English Access Scholarship, Regional English Language Office (RELO) Kedubes AS, demikian rilis yang diterima Senin (23/12/2024). Melalui prakarsa ini, RELO mendukung upaya Indonesia untuk memperkenalkan bahasa Inggris mulai dari kelas tiga SMA dan meningkatkan pengajaran bahasa Inggris di seluruh wilayah Indonesia.

“Program English Access Scholarship adalah bukti kemitraan yang langgeng antara Amerika Serikat dan Indonesia,” kata juru bicara Kedubes AS Jamie W Ravetz.


Tujuan Beasiswa

Beasiswa ini dirancang untuk mendukung keterampilan bahasa Inggris siswa agar mereka dapat mendapatkan pekerjaan yang baik dan mendaftar ke universitas atau program beasiswa lainnya. Selain itu juga untuk mendukung pertukaran atau studi di luar negeri serta memungkinkan siswa untuk berpartisipasi lebih penuh dalam ekonomi global.

“Dengan membekali pemuda Indonesia dengan keterampilan bahasa Inggris, kita membuka pintu untuk pendidikan, pekerjaan, dan peluang global, sekaligus memperkuat hubungan antara negara kita,” papar Ravetz.

Program English Access Scholarship di Indonesia dikelola oleh Indonesian International Education Foundation (IIEF), dan dilaksanakan oleh universitas-universitas mitra di Ambon, Balikpapan, Batam, Jakarta, dan Kendari, Medan, Malang, Padang, Surabaya, Yogyakarta.

Guru-guru dari kota-kota tersebut berkumpul di Jakarta pada bulan Agustus untuk lokakarya pelatihan selama satu minggu dan akan kembali pada akhir Januari untuk kegiatan tambahan selama tiga hari yang sepenuhnya didanai oleh Kedutaan Besar AS.

Lebih dari 212 Ribu Siswa Lulus dari Program Access

Kedutaan Besar AS juga menyediakan pelatihan dan dukungan untuk alumni program ini. Pada bulan Oktober 2024 lalu, sepuluh alumni berpartisipasi dalam International Visitor Leadership Program yang sepenuhnya didanai Amerika Serikat.

Pada bulan Mei, RELO mendanai lokakarya pelatihan selama satu minggu untuk 90 alumni guna membantu mereka merancang dan melaksanakan proyek layanan masyarakat.

Sejak tahun 2004, lebih dari 212.000 siswa di 80 negara di seluruh dunia telah lulus dari program Access. Di Indonesia, Kedutaan Besar AS telah mendukung program Access sejak tahun 2007 dan telah meluluskan total 4.424 peserta dari 42 kota di Indonesia. Kemudian, 360 siswa untuk program 2024-2026 akan meningkatkan jumlah total menjadi hampir 5.000 orang.

(nwk/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa Pertukaran Pelajar 2025 TechGirls, Belajar STEM di AS


Jakarta

Beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat TechGirls 2025 sedang membuka pendaftaran. Siswa perempuan usia 15-17 tahun dari Indonesia bisa mendaftar sebelum 6 Desember 2024.

Beasiswa TechGirls adalah program pertukaran musim panas di AS bagi siswa perempuan. Program ini diinisiasi Biro Pendidikan dan Kebudayaan, Departemen Luar Negeri AS, seperti dilansir laman resminya.

Rangkaian pelatihan pengembangan keterampilan langsung di TechGirls mendukung potensi mengenyam pendidikan tinggi dan karier di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM). Sebanyak 111 siswa perempuan berbagai negara akan dibimbing selama tiga minggu di AS dan total tujuh bulan termasuk pra dan pascapertukaran.


Program Pertukaran ke Amerika Serikat 2025 TechGirls

Para peserta TechGirls akan menjalani perkemahan teknologi dengan bimbingan dari Pusat Peningkatan Keanekaragaman Teknik (CEED) milik perguruan tinggi Virginia Tech. Pendidikan ini antara lain meliputi 38 jam pendidikan dasar STEM dan kunjungan ke laboratorium untuk mempelajari penelitian inovatif.

Sejak 2019, kegiatan TechGirls juga meliputi kunjungan ke Pusat Penerbangan Antariksa Goddard milik Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA). Peserta dapat mengenal dan menanyakan saran tentang karier di bidang STEM secara langsung dari para wanita karier di NASA.

Di samping itu, Smithsonian Institution juga bekerja sama dengan TechGirls untuk memungkinkan peserta bicara langsung dengan ilmuwan kelautan hingga ruang angkasa. Kunjungan ke pameran interaktif di National Museum of Natural History AS juga membuka kesempatan bagi siswa untuk mengenal peluangnya di dunia STEM dan sinerginya dengan disiplin ilmu lain.

Sejumlah manfaat rangkaian pertukaran pelajar ke AS ini yaitu:

  • Mengenal jenis pendidikan yang dibutuhkan untuk memasuki karier yang diminati.
  • Berjejaring dengan calon pemberi kerja di masa depan.
  • Mengetahui apakah karier yang diinginkan sesuai dengan minat dan kemampuan
  • Membuka peluang untuk membimbing sesama perempuan di bidang teknologi
  • Membangun kepercayaan diri siswa perempuan untuk kuliah dan berkarier di bidang teknologi
  • Mengenal dunia kerja dan kehidupan di AS
  • Menjajal lingkungan kerja yang kolaboratif dan berlatih berpikir inovatif.

Tahap Seleksi

  • Peninjauan lamaran
  • Wawancara bersama personel Kedutaan Besar AS untuk Indonesia bagi kandidat semifinalis terpilih

Syarat Pendaftaran

  • Warga Negara Indonesia dan penduduk tetap
  • Usia 15-17 tahun pada awal pertukaran pada tanggal 12 Juli 2025
  • Lahir pada atau antara 13 Juli 2007 dan 12 Juli 2010
  • Punya keterampilan tingkat lanjut dan minat serius terhadap sains, teknologi, teknik, dan/atau matematika dalam studi akademis
  • Berniat untuk mengejar pendidikan tinggi dan/atau karier di bidang STEM, khususnya teknologi
  • Memiliki keterampilan bahasa Inggris menengah tingkat lanjut
  • Menunjukkan kedewasaan, fleksibilitas, dan keterbukaan pikiran
  • Memiliki setidaknya satu semester sisa di sekolah menengah setelah kembali ke Indonesia
  • Berkomitmen untuk menyelesaikan proyek berbasis komunitas setelah kembali ke rumah
  • Pendaftar yang memiliki pengalaman terbatas atau belum pernah ke Amerika Serikat akan diprioritaskan
  • Calon pendaftar yang sudah pernah melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dalam tiga tahun terakhir sebagai bagian dari program pertukaran Biro Pendidikan dan Kebudayaan Deplu AS tidak boleh melamar.
  • Bukan anggota keluarga staf Kedutaan Besar atau Konsulat AS atau karyawan Departemen Luar Negeri AS, anggota keluarga staf Legacy International atau organisasi mitra
  • Warga Amerika yang memiliki kewarganegaraan ganda dan tinggal di luar negeri tidak memenuhi syarat untuk bepergian ke AS melalui program ini atau mendapatkan visa J-1.
  • Siswa penyandang disabilitas didorong melamar.

Komponen Beasiswa TechGirls

  • Biaya visa
  • Tiket pesawat pulang pergi dari negara asal peserta ke Amerika Serikat
  • Tiket pesawat pulang pergi domestik dari kota asal peserta
  • Tempat tinggal selama program
  • Akomodasi asrama di Virginia Tech
  • Akomodasi hunian di hotel di Washington, DC
  • Makanan selama program
  • Sarapan, makan siang, dan makan malam
  • Transportasi lokal ke acara program kelompok
  • Acara budaya yang diselenggarakan oleh Legacy International
  • Asuransi kesehatan darurat
  • Jaminan lingkungan aman:
    • – Pengawasan 24 jam sehari termasuk pertolongan pertama dan CPR
    • – Waktu dan ruang ibadah pada Jumat dan Minggu
    • – Kafetaria universitas dan prasmanan hotel sesuai keyakinan masing-masing

Berminat ikut pertukaran pelajar ke AS, detikers? Cek informasi pendaftaran beasiswa TechGirls 2025 lebih lanjut di https://techgirlsglobal.org/.

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Pendaftaran Beasiswa YSEALI 2025 Dibuka, Kuliah Singkat di Kampus Top AS



Jakarta

Young South East Asia Leaders Initiative (YSEALI) tahun ini kembali membuka pendaftaran beasiswa kuliah singkat di kampus Amerika Serikat (AS) pada 2025. Pendaftaran sudah dibuka mulai 3 September 2024.

Beasiswa YSEALI ini bisa dicoba oleh mahasiswa S1 atau fresh graduation yang berusia 18-25 tahun. Awardee beasiswa akan mendapatkan kesempatan kuliah di kampus AS selama lima minggu.

Tak sekadar belajar di kampus, penerima beasiswa juga akan diberikan pelatihan pengembangan kepemimpinan dan studi wisata edukasi. Nantinya mahasiswa akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk melakukan pengabdian masyarakat.


Selain itu, penerima tak perlu memikirkan urusan biaya. Beasiswa ini telah mencakup pembiayaan perjalanan, visa, dan biaya hidup selama di AS.

Apa saja syarat daftar Beasiswa YSEALI 2025 dan bagaimana cara daftarnya? Mengutip laman resminya, berikut selengkapnya:

Pilihan Tema Beasiswa YSEALI 2025

Sebelum memilih kampus, pelamar beasiswa harus menentukan tema yang akan mereka pilih, yakni:

  • Keterlibatan masyarakat
  • Keberlanjutan dan lingkungan
  • Inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi
  • Masyarakat dan tata kelola

Syarat Daftar Beasiswa YSEALI 2025

  • Warga di negara Brunei, Burma, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Timor-Leste, atau Vietnam.
  • Sedang menempuh pendidikan sarjana atau pascasarjana, atau telah lulus dalam empat tahun terakhir.
  • Berusia antara 18 – 25 tahun pada saat melamar, meskipun pelamar berusia di atas 25 tahun dapat dipertimbangkan jika mereka memenuhi semua persyaratan kelayakan lainnya.
  • Mahir dalam membaca, menulis, dan berbicara bahasa Inggris.
  • Memenuhi syarat untuk menerima visa J-1 Amerika Serikat.
  • Peserta dipilih berdasarkan latar belakang, pengalaman, catatan kepemimpinan, dan komitmen mereka terhadap pelayanan.

Kriteria Pemilihan Penerima Beasiswa YSEALI 2025

  • Mempunyai kualitas kepemimpinan yang kuat dan rekam jejak di universitas, tempat kerja, dan/atau komunitas mereka.
  • Mempunyai pengetahuan atau pengalaman profesional dalam salah satu tema YSEALI: keterlibatan masyarakat, lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam, atau kewirausahaan dan pembangunan ekonomi.
  • Menunjukkan komitmen terhadap pelayanan masyarakat, kesukarelaan, atau bimbingan.
  • Memiliki minat serius untuk mempelajari Amerika Serikat, ASEAN, dan Asia Tenggara sebagai suatu kawasan.
  • Bersedia berpartisipasi aktif dalam program akademik intensif, pengabdian kepada masyarakat, dan kunjungan studi.
  • Memiliki komitmen untuk kembali ke negara asal untuk menerapkan keterampilan dan pelatihan kepemimpinan guna memberi manfaat bagi komunitas, negara, atau kawasan mereka.
  • Memiliki pengalaman studi atau perjalanan sebelumnya di Amerika Serikat.

Pilihan Kampus dalam Beasiswa YSEALI 2025

  1. University of Montana
  2. Northern Arizona University
  3. Portland State University
  4. University of Nebraska
  5. University of Connecticut
  6. The University of Kansas
  7. University of Nevada
  8. California State University Chico
  9. James Madison University
  10. Syracuse University

Demikian informasi seputar Beasiswa YSEALI 2025. Bagi detikers yang tertarik, bisa melakukan pendaftaran pada laman https://www.ysealiafp.org/ ya.

(cyu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 Dibuka, Siswa Bisa ke Amerika Gratis!



Jakarta

Program pertukaran pelajar KL-YES 2025 telah dibuka hingga 23 Agustus 2024 mendatang. Siswa bisa ke Amerika Serikat gratis!

Program KL-YES atau KL Kennedy Lugar Youth Exchange and Study adalah beasiswa pemerintah Amerika Serikat berbasis prestasi di mana siswa SMA mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat dengan tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi pada masyarakat.

Beasiswa ini dibuat oleh Senator Amerika Serikat Kennedy dan Lugar untuk mempertemukan kaum muda dari negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan, termasuk Indonesia, ke Amerika Serikat. Program yang diluncurkan mulai 2003 ini telah mengirimkan hampir 2.000 siswa Indonesia.


Tahun ini, Pertukaran Pelajar KL-YES ditujukan siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008-15 Agustus 2009. Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syarat Pertukaran Pelajar KL-Yes seperti dilansir dari laman resminya.

Syarat Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

  1. Siswa SMA di Indonesia kelas 10-11 (SMA/SMK/MA/sederajat)
  2. Lahir antara 15 Januari 2007 – 1 Agustus 2008
  3. Warga Negara Indonesia (bukan pemegang paspor AS, tidak lahir di AS, salah satu orang tua bukan warga negara Amerika)
  4. Mendapat persetujuan dan izin dari orang tua dan sekolah
  5. Tidak memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai staf Kedutaan Besar AS atau Organisasi Bina Antarbudaya
  6. Tidak memiliki anggota keluarga yang sebelumnya mengikuti Program YES (orang tua, saudara kandung)
  7. Sehat secara fisik dan mental untuk program ini (program YES mendorong siswa penyandang disabilitas untuk mendaftar)
  8. Memiliki prestasi akademik atau non-akademik, yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau Surat Keterangan:
  9. Prestasi akademik dan non akademik minimal skala kota/kabupaten, atau
  10. Pengurus OSIS dan/atau MPK (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara)

Syarat Akademik Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

  1. Kelas 10 dan kelas 11 SMA/SMK/MA
  2. Nilai rata-rata rapor minimal 80 untuk semua mata pelajaran

Cara Mendaftar Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

Pendaftaran Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 dibuka secra online melalui https://seleksibinaantarbudaya.or.id/. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, detikers bisa menghubungi Instagram @binaantarbudaya dan nomor telepon +6221 7222291, +6221 7235832.

Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Cara Dapat Beasiswa di University of Pennsylvania, Simak!



Jakarta

University of Pennsylvania (UPenn) sedang ramai dibahas di media sosial. Kampus yang terletak di Amerika Serikat ini memang termasuk ke dalam universitas top.

Berdasarkan pemeringkatan QS WUR 2025, UPenn menjadi kampus terbaik di dunia urutan ke-11. UPenn mempunyai 52 program sarjana dan 15 program pascasarjana.

Selain itu, kampus UPenn menyediakan berbagai beasiswa bagi mahasiswanya. Baik beasiswa dari pemerintah, organisasi, alumni, perusahaan, dan masing-masing negara asal (mahasiswa internasional).


Lantas, bagaimana cara mendapatkan beasiswa di UPenn? Mengutip berbagai sumber, ini langkah-langkahnya:

Lewat Beasiswa Dalam Negeri

Cara lazim dicoba oleh mahasiswa untuk meraih beasiswa di UPenn adalah lewat bantuan yang disediakan Pemerintah Indonesia sendiri. Berikut beberapa beasiswa dalam negari dengan pilihan kampus UPenn:

1. Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP disediakan oleh pemerintah RI lewat Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Jika detikers ingin meraih beasiswa pendanaan di UPenn bisa mencoba daftar beasiswa LPDP.

Dikutip dari laman LPDP, kampus UPenn termasuk perguruan tinggi tujuan paling banyak dipilih. UPenn menduduki urutan ke-13 sebagai kampus luar negeri paling banyak dipilih dalam beasiswa LPDP.

2. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) merupakan skema beasiswa yang disediakan oleh Kementerian Agama dan LPDP bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengembangakan karier, pengalaman, dan jaringan kampus di dalam dan luar negeri.

Ada berbagai banyak pilihan program dalam BIB yakni S1, S2, S3, kemitraan, dan double degree. Pelamar beasiswa BIB bisa memilih UPenn sebagai pilihan kampus luar negeri.

3. Beasiswa Indonesia Maju

Beasiswa Indonesia Maju (BIM) juga menyediakan banyak pilihan kampus tujuan luar negeri bagi mahasiswa Indonesia. Salah satunya University of Pennsylvania.

BIM bisa dicoba untuk beberapa kalangan seperti calon guru SMK, dosen, dan pelaku budaya. Salah satu syarat untuk mendapat beasiswa BIM adalah sudah diterima di UPenn dibuktikan lewat Letter of Acceptance.

Lewat Beasiswa dari Pemerintah AS

Pemerintah AS menyediakan dana pendidikan bagi mahasiswa internasional termasuk Indonesia. Bantuan tersebut disalurkan lewat beasiswa Fulbright.

Beasiswa Fulbright bisa dicoba bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi master maupun doktoral. UPenn pun termasuk ke dalam salah satu pilihan kampus di beasiswa ini lho.

Lewat Beasiswa Langsung di UPenn

Mengutip laman resminya, UPenn menyediakan berbagai beasiswa untuk mahasiswa sarjana hingga pascasarjana. Berikut beberapa beasiswa yang tersedia:

1. Penn Grant

Penn Grant ditujukan bagi mahasiswa sarjana. Beasiswa ini dapat membiayai kuliah mahasiswa hingga semester 8.

2. Named Scholarship

Beasiswa jenis ini dibiayai oleh para alumni UPenn. Named Scholarship berlaku bagi mahasiswa S1.

3. Graduate Grants and Scholarships

Beasiswa ini tersedia di 12 sekolah pascasarjana UPenn, tapi dengan kuota terbatas. Penilaian beasiswa berdasarkan pada prestasi akademis dan profesional. Informasi lebih lengkapnya bisa dilihat di https://srfs.upenn.edu/financial-aid/grants-and-scholarships ya.

Itulah beberapa cara memperoleh beasiswa di University of Pennsylvania. Semoga membantu ya!

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Kedubes AS Buka Beasiswa Pertukaran Mahasiswa 2025, Yuk Daftar!



Jakarta

Bagian Hubungan Masyarakat Kedutaan Besar Amerika membuka pendaftaran untuk Studi Institut AS (SUSI) 2025 hingga 22 November 2024. Kandidat terpilih akan diberangkatkan pada 24 Juni 2025.

SUSI adalah program akademik intensif jangka pendek yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang Amerika Serikat kepada mahasiswa sarjana. Program ini juga diharapkan meningkatkan keterampilan kepemimpinan para peserta.

Program ini terdiri dari kegiatan akademik selama 4 minggu dengan serangkaian diskusi seminar, bacaan, presentasi dan ceramah kelompok. Peserta juga akan menjalani kunjungan lapangan, pengembangan kepemimpinan, kegiatan budaya, dan pengabdian masyarakat.


Tema Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Adapun mahasiswa diminta untuk memilih salah satu dari dua tema SUSI 2025, yakni:

  • Perubahan Iklim dan Lingkungan diselenggarakan oleh Northern Nevada International Center di University of Nevada, Reno
  • Keragaman Agama dan Demokrasi diselenggarakan oleh Dialogue Institute di Temple University, Philadelphia

Cakupan Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Departemen Luar Negeri AS akan menanggung semua biaya peserta, termasuk:

  • Biaya perjalanan internasional
  • Visa
  • Tunjangan perjalanan
  • Perjalanan domestik dan transportasi darat
  • Materi dan tunjangan insidental
  • Akomodasi.

Syarat Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Pendaftar pertukaran mahasiswa SUSI 2025 harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Kemampuan bahasa Inggris yang kuat
  2. Berusia antara 18 dan 25 tahun
  3. Memiliki setidaknya 1 semester tersisa dari studi sarjana mereka
  4. Berkomitmen untuk kembali ke universitas asal setelah menyelesaikan program
  5. Mahasiswa dari kota-kota berikut:Takengon,Meulaboh,Bukittinggi, Padang Panjang,Bengkulu, Tanjung Pinang,Pekanbaru, Pangkal Pinang,Tarakan, TanjungSelor,Malinau,Balikpapan,Singkawang, Serang,Salatiga,Wonogiri,Jember, Kupang,Kendari,Manado,Mamuju,Gorontalo, Ambon,Ternate, Sorong,Manokwari, Biak,Nabire,Jayapura, danMerauke
  6. Menunjukkan minat pada salah satu atau kedua tema
  7. Menunjukkan kualitas dan potensi kepemimpinan yang kuat dalam kegiatan universitas dan masyarakat
  8. Prestasi akademik yang tinggi
  9. Bersedia dan mampu untuk berpartisipasi penuh dalam program akademik intensif dan pengabdian masyarakat
  10. Merasa nyaman dengan kehidupan kampus, siap untuk berbagi akomodasi tempat tinggal, dan mampu menyesuaikan diri dengan praktik budaya dan sosial yang berbeda dari negara asal.

Detikers yang berminat bisa langsung mendaftarkan diri melalui https://bit.ly/SUSIStudentLeaders-2025. Adapun informasi lebih lanjut mengenai Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025 dapat dicek pada https://id.usembassy.gov/study-of-the-u-s-institutes-susi/. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com