All posts by 22

Elon Musk Ungkap Alasan Tak Jual Bitcoin, ETH dan Dogecoin saat Inflasi

CEO Tesla, Elon Musk mengakui sejumlah aset kripto dalam portofolionya, mulai dari Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Pria terkaya nomor dua di dunia itu punya menyatakan tidak akan menjual kriptonya saat inflasi terjadi.

Situasi geopolitik Rusia-Ukraina memang rentan menimbulkan inflasi. Perusahaan Tesla dan SpaceX melihat adanya tekanan inflasi yang signifikan baru-baru ini, dalam bahan baku dan logistik. Biasanya saat inflasi, investor akan menjual aset yang berisiko, seperti kripto dan beralih ke aset fisik atau saham sebagai tempat berlindung.

“Umumnya lebih baik memiliki barang fisik seperti rumah atau saham di perusahaan yang menurut Anda menghasilkan produk bagus, daripada dolar saat inflasi tinggi,” kata Musk dalam cuitan di akun Twitter-nya.

Baca juga: Perbedaan Stablecoin dan Aset Kripto Lain, Lebih Untung?

Elon Musk Yakin dengan Nilai Aset Kripto

Selanjutnya, dalam rangkaian tweet-nya itu Musk membagikan pemikirannya tentang aset kripto dan bersumpah bahwa dia tidak akan menjual kepemilikannya atas Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Musk masih yakin dengan nilai aset kripto miliknya itu untuk naik dan memiliki masa depan yang cerah.

Komentar Musk tentang kripto secara singkat menggerakkan harga Bitcoin lebih tinggi, sebelum aset digital itu memangkas keuntungan. Bitcoin hampir datar di $ 38.940,47 pada Selasa (15/3) pukul 7:30 WIB.

Musk memang dikenal sebagai tokoh terkemuka di industri kripto. Ia telah menambahkan portofolio Bitcoin ke neraca perusahaan. Komentar Musk di masa lalu, juga secara teratur menggerakkan harga koin digital.

illustrasi token bitcoin sebagai aset kripto

Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: Pendiri Apple, Steve Wozniak Yakin Harga Bitcoin Bisa Capai $ 100.000

Elon Musk dan Kripto

Elon Musk mungkin satu-satunya CEO perusahaan yang menyarankan untuk menahan Dogecoin untuk mengatasi kenaikan harga, di mana perusahaan di seluruh dunia terus mengawasi kenaikan inflasi. Pada satu titik Musk menjadi “Dogefather” dari Dogecoin.

Perusahaan yang dipimpin Musk, Tesla mungkin adalah perusahaan terbesar yang memegang Bitcoin aktual di neraca mereka. Tesla telah menginvestasikan $1,5 miliar dalam Bitcoin Februari 2021 lalu.

Pabrikan mobil listrik itu, bahkan melangkah lebih jauh dengan menerima Bitcoin untuk pembayaran, namun berbalik arah tak lama setelah itu, dengan alasan masalah lingkungan seputar Bitcoin.





Sumber : news.tokocrypto.com

Blockchain Bisa Ciptakan Peluang Ekonomi Digital Baru di RI

Perkembangan aset kripto dan ekosistem blockchain semakin menarik perhatian. Presiden Indonesia, Joko Widodo, bahkan sempat menyinggung teknologi blockchain dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (1/3).

“TNI-Polri juga harus memiliki talent digital, karena eranya sudah era seperti ini, harus punya jago-jago AI (artificial intelligence), cloud computing, digital design, mengerti mengenai masalah blockchain,” ujar Jokowi saat memberi sambutan dalam acara itu.

Presiden Jokowi juga menyatakan sektor ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang besar. Pada 2025, potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan menyentuh angka 146 miliar dolar AS atau sekitar Rp 2.000 triliun.

Selain itu, kontribusi Indonesia di dunia ekonomi digital juga diproyeksikan mengalami kenaikan hingga delapan kali pada 2030, yakni senilai Rp 4.531 triliun. Faktor pendorong ekonomi digital tersebut, tidak lain adalah teknologi 5G, Internet of Things (IoT), blockchain, kecerdasan buatan, dan cloud computing.

Ilustrasi blockchain.

Ilustrasi blockchain.

Baca juga: Belajar dari Joe Biden Soal Kripto: Langkah Besar ke Arah yang Benar

Peluang Blockchain Ciptakan Ekonomi Digital Baru

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan teknologi blockchain, di mana termasuk aset kripto dan NFT bisa menciptakan multiplier effect positif yang meluas yang dapat mempengaruhi peningkatan pendapatan dan konsumsi.

“Blockchain saat ini sudah menjadi salah satu teknologi yang krusial secara global. Teknologi ini dapat diaplikasikan di banyak sektor dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat secara langsung maupun tidak. Langkah baiknya, blockchain memberi harapan dukungan efisiensi dan transparansi sehingga Indonesia dapat mengantisipasi perubahan dunia yang sangat cepat,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Lebih lanjut, Manda mengatakan perkembangan teknologi blockchain begitu cepat dan saat ini masih dalam tahap awal atau early. Indonesia seharusnya bisa mengadopsinya lebih cepat dan memimpin perkembangan teknologi blockchain di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

“Peluang pengaplikasian project blockchain di Indonesia juga luar biasa luasnya. Blockchain bisa diimplementasikan dalam berbagai sektor, meliputi perbankan, media sosial, periklanan, hiburan, kesehatan, asuransi, properti, olahraga, energi, pemerintahan, dan berbagai industri lainnya,” ungkapnya.

Blockchain dan aset kripto masih dalam tahap pertumbuhan dan memerlukan waktu yang panjang untuk adopsi massal. Keuntungan menjadi yang awal adalah, peluang untuk mendapat manfaat masih cukup besar. Tantangannya kemudian, bagaimana menyeleksi project yang benar-benar akan bertahan dan diadopsi oleh masyarakat luas.

Baca juga: Mengenal NanoByte, Token Kripto Lokal Didukung Sinar Mas & Tokocrypto

Literasi dan Lapangan Pekerjaan Sektor Blockchain di Indonesia

Salah satu hambatan perkembangan teknologi blockchain di Indonesia adalah persoalan literasi. Sebagian masyarakat awam masih memandang blockchain adalah aset kripto atau bahkan menyebutnya dengan Bitcoin. Faktanya kedua hal itu berbeda, walaupun saling berkaitan.

Peningkatan pemahaman literasi konsep teknologi blockchain juga beriringan dengan menciptakan kualitas sumber daya manusia. Pemanfaatan teknologi blockchain membutuhkan akselerasi penguasaan teknologi digital, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru yang lebih luas dan masif.

Ragam Jenis NFT yang Diperjualbelikan

Ilustrasi blockchain.

“Menelisik lebih jauh, tak bisa dipungkiri seiring dengan meningkatnya pamor aset kripto, banyak orang yang ingin terlibat lebih jauh dalam pekerjaan di bidang blockchain, dalam berbagai proyek serta yang tak kalah penting peran teknologi di belakangnya yang bahkan mampu menggeser pekerjaan di sektor konvensional,” tutur Manda.

Pertumbuhan investasi aset kripto yang eksponensial turut membuat masyarakat semakin tertarik dengan teknologi blockchain. Maka demikian, bisa dibilang perdagangan aset kripto di Indonesia sebagai perintis penggunaan blockchain yang telah diatur resmi oleh Bappebti di bawah Kementerian Perdagangan.

Kepastian regulasi dan literasi yang masif tidak menutup kemungkinan banyak pemangku kepentingan yang akan lebih terbuka menerima teknologi ini di masa mendatang. “Percayalah bahwa semua akan ter-blockchain pada waktunya,” pungkas Manda.

Baca juga: Dunia Blockchain, Kripto dan NFT Bisa Jadi Tempat Ramah Perempuan



Sumber : news.tokocrypto.com

Belajar dari Joe Biden Soal Kripto: Langkah Besar ke Arah yang Benar

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden akhirnya mengeluarkan perintah eksekutif tentang aset kripto yang telah lama ditunggu-tunggu. Seketika surat perintah eksekutif itu dirilis, market aset kripto bersuka cita dan masuk zona hijau dalam 24 jam terakhir pada Kamis (10/3).

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, menganggap surat perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Joe Biden ini tak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan aset kripto di AS, tapi bisa berdampak di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

“Saya sangat optimis tentang perkembangan aset kripto. Sikap Joe Biden ini merupakan arahan yang telah lama ditunggu yang telah membuat industri kripto gelisah secara berlarut-larut. Ini adalah pengakuan bahwa kripto adalah ruang yang berkembang dan penting. Pada akhirnya, kita berada pada titik di mana kegunaan aset kripto dan blockchain di belakangnya telah terbukti sangat jelas,” kata pria yang akrab disapa Manda.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

Baca juga: Efek Kebijakan Kripto Presiden Joe Biden, Market Bisa Bull Run?

Ubah Cara Pandang Aset kripto

Lebih lanjut, Manda mengungkap sikap pemerintah Amerika Serikat dalam melihat perkembangan aset kripto bisa dijadikan referensi dan pembelajaran banyak pihak. Perintah eksekutif ini mengubah cara pandang sebuah pemerintah mendekati sektor aset kripto dan akan membantu menciptakan jalan menuju kejelasan peraturan yang diperlukan untuk adopsi institusional massal bagi Bitcoin dan aset digital lainnya.

“Pesan yang saya ambil dari perintah eksekutif ini adalah bahwa pemerintah AS melihat aset kripto sebagai bagian yang sah, serius, dan penting bagi ekonomi dan masyarakat. Saya pikir ini sebuah langkah ke arah yang benar dan sikap ini baik untuk diikuti oleh institusi maupun pemerintah negara lain untuk serius melihat aset kripto dari berbagai perspektif dengan pandangan terbuka,” ungkapnya.

Lindungi Investor dan Penggiat Aset Kripto

Pemerintah AS telah mengambil pendekatan yang lebih terukur dan umumnya terbuka untuk aset digital sebagai landasan untuk sistem keuangan masa depan. Ini sangat bertentangan dengan pandangan naif, bahwa kripto hanya sesuatu yang digunakan untuk tindakan kejahatan dan mengancam stabilitas keuangan nasional.

illustrasi token bitcoin sebagai aset kripto

Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: NanoByte Listing di Tokocrypto, Ikuti Kompetisi Trading Hadiah Rp 1 Miliar

Langkah ini juga membuka diskrusus yang mendalam untuk mempelajari aset kripto dan menemukan ide-ide tentang cara untuk melindungi investor dan masyarakat dari risiko keuangan dibanding jenis aset lainnya.

Dalam membangun industri aset kripto di Indoneisa, Aspakrindo pun selalu menyambut diskusi dengan semua stakeholder dan akan terus berkontribusi untuk membangun pemahaman yang lebih dalam dengan berbagai perspektif lebih luas.

“Bersamaan dengan itu, upaya edukasi terus dilakukan untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang manfaat industri aset kripto yang sehat,” jelas Manda.

Data Investor Aset Kripto di Indonesia

Saat ini sudah ada lebh dari 11 juta investor aset kripto sampai akhir tahun 2021. Persentase kenaikan 180% YoY dari tahun 2020 yang hanya 4 juta. Sementara, jumlah investor pasar modal pada akhir tahun 2021, sebesar 7,48 juta menurut data Single Investor Identification (SID) Kustodian Sentral Efek Indonesia.

Nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang tahun 2021 telah mencapai Rp 859,4 triliun atau rata-rata Rp 2,35 triliun per hari. Adapun, rata-rata pertumbuhan nilai transaksi mencapai sebesar 16,2% per bulannya.

Baca juga: Perdagangan NFT Naik 21.000% Capai Rp 242,8 Triliun di Tahun 2021



Sumber : news.tokocrypto.com

Efek Kebijakan Kripto Presiden Joe Biden, Market Bisa Bull Run?

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden telah menandatangani perintah eksekutif yang meminta pemerintahannya untuk memeriksa risiko dan manfaat aset kripto. Perintah eksekutif ini mencoba untuk memperbaiki kurangnya kerangka kerja untuk pengembangan aset kripto di AS, yang telah disambut secara luas oleh industri dan investornya.

Pelaku pasar menganggap hal ini sebagai dukungan terhadap perkembangan aset kripto di AS. Imbasnya market kembali bergairah, sejumlah kripto big cap terpantau masuk zona hijau pada Kamis (10/3), bahkan Bitcoin mengalami kenaikan hingga 10%.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengakui adanya sentimen positif di market kripto, pasca kebijakan baru dari Joe Biden. Market sempat pull back dengan rata-rata kenaikan sejumlah aset kripto mulai dari 8-10%.

“Dalam jangka pendek, langkah pemerintah AS dapat menciptakan “kebisingan” dan volatilitas di pasar kripto. Investor bisa diuntungkan oleh situasi ini. Namun, saran bagi investor tidak langsung membuat perubahan pada strategi investasi jangka panjang mereka. Investor harus lihat lagi sentimen lainnya yang bisa menggerakan market,” kata Afid.

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

Market Aset Kripto Bisa Tertahan

Afid menjelaskan sudah sewajarnya market aset kripto dipengaruhi oleh sentimen dari pemberitaan global. Jika, ada pemberitaan bagus, market akan langsung cenderung reli. Begitu, pula sebaliknya saat terjadi pemberitaan yang merugikan kripto, market akan langsung anjlok.

kebijakan baru dari Joe Biden bisa menyebabkan sedikit bull run, namun tertahan seiring kabar yang kurang baik dari sisi makroekonomi. Investor saat ini, sepertinya bereaksi keras dengan sikap bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) pada pertemuan Kamis (10/2/) yang akan melakukan tapering total pada September mendatang.

“Melonjaknya inflasi menempatkan ECB di bawah tekanan untuk mengikuti bank-bank sentral AS dan Inggris mengakhiri stimulus ekonominya dan segera menaikkan suku bunga. Pasalnya, jika semakin banyak bank sentral bersikap hawkish, maka investor tentu akan memilih keluar di pasar aset spekulatif. Akibatnya, aksi jual berjamaah di pasar kripto akan susah dibendung,” ungkap Afid.

Investor juga dalam waktu dekat juga masih tampak ragu-ragu menggairahkan pasar kripto, seiring resolusi damai Ukraina dan Rusia yang menemui jalan buntu, karena kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan tentang gencatan senjata.

“Investor cenderung mengurangi eksposur mereka terhadap risiko selama masa tekanan pasar. Akhirnya, mereka pun memilih menyalurkan dana di pasar aset yang terbilang safe heaven,” pungkas Afid.



Sumber : news.tokocrypto.com

NanoByte Listing di Tokocrypto, Ikuti Kompetisi Trading Hadiah Rp 1 Miliar

NanoByte (NBT), aset kripto lokal asli buatan Indonesia kini telah resmi listing atau diperjualbelikan di Tokocrypto. Kehadiran NanoByte menjawab kebutuhan para penggiat investasi aset kripto di Indonesia yang membutuhkan pembaruan pada project berkaitan dengan Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).

Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, menyambut hangat kehadiran NanoByte di platform exchange, Tokocrypto. Menurutnya NanoByte bisa menjadi salah satu motor penggerak untuk kemajuan industri aset kripto lokal di Indonesia. Terlebih saat ini, aset kripto sedang menjadi perhatian publik sebagai instrumen investasi yang memberikan peluang keuntungan jangka panjang.

“Investasi aset kripto kini dalam pertumbuhan yang cepat. Project aset kripto lokal berbasis teknologi blockchain yang bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat sedang dinanti. NanoByte diharapkan menjadi salah satu role model untuk menggerakan industri kripto di Indonesia ke arah lebih baik,” kata Kai.

Kompetisi Trading TKO x NBT Hadiah Rp 1 Miliar

Dalam rangka listing Nanobyte, Tokocrypto menggelar kompetisi trading dengan total hadiah Rp 1 miliar. Selain itu, ada trading cashback yang berlaku untuk pembelian NanoByte dan TKO di platform Tokocrypto. 

Adapun syarat mengikuti kompetisi trading ini adalah pengguna Tokocrypto yang sudah lolos verifikasi KYC (Know Your Customer) level 1. Trading berlaku untuk pairing TKO dan NanoByte. Periode kompetisi berlangsung mulai 11-24 Maret 2022. Untuk informasi lengkap bisa buka link di sini.

NanoByte sendiri adalah aset kripto yang didukung oleh Sinar Mas Group, menyediakan model token hybrid unik yang mengkombinasikan CeFi dan DeFi. Token NBT merupakan proyek kripto berbasis token yang dibangun diatas ekosistem Binance Smart Chain (BSC) dan menggunakan standar BEP-20 dengan total suplai maksimal yang beredar sebanyak 10 miliar token.

NanoByte, Token Kripto Asli Indonesia

Hutama Pastika, CEO Nanobyte Token, mengatakan NanoByte punya visi yang besar untuk mendorong adopsi aset kripto dan menjadikannya mainstream di Indonesia. Tidak hanya itu, proyek NanoByte juga akan terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. 

“Kami sangat senang mengumumkan kemitraan dengan Tokocrypto untuk memperluas komunitas NanoByte Squad. Kami berharap NanoByte tidak hanya dapat membuka akses finansial tetapi juga bisa menjadi solusi untuk berbagai industri ke seluruh lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun global,” ungkap Hutama.

NanoByte tercatat telah sukses menjalankan public sale atau listing di platform Decentralized Exchange (DEX) PancakeSwap pada hari Jumat, 25 Februari 2022 lalu. Kesuksesan listing ini ditandai dengan volume perdagangan lebih dari 7 juta dolar AS.





Sumber : news.tokocrypto.com

Perdagangan NFT Naik 21.000% Capai Rp 242,8 Triliun di Tahun 2021

Pertumbuhan industri non-fungible token (NFT) meroket sangat cepat. Terbukti dengan laporan terbaru penjualan NFT secara global melonjak mencapai lebih dari 17 miliar dolar AS atau sekitar Rp 242,8 triliun pada tahun 2021.

Menurut laporan dari perusahaan data NFT, Nonfungible.com, pencapaian penjualan NFT tersebut meroket secara signifikan sekitar 21.000% dari total tahun sebelumnya, pada 2020 yang hanya sebesar 82 juta dolar AS.

“Kami telah melihat pertumbuhan eksponensial selama setahun terakhir,” Gauthier Zuppinger, salah satu pendiri Nonfungible.com, dilansir CNBC.

Meski begitu terbilang tumbuh, perkiraan penjualan NFT pada tahun 2021 itu, sebenarnya masih di bawah proyeksi analisis blockchain, Chainalysis yang diperkirakan bisa mencapai lebih dari 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 571,9 triliun.

Ilustrasi penjualan NFT.

Ilustrasi penjualan NFT.

Baca juga: Presiden AS, Joe Biden Rilis Aturan Baru Aset Kripto Disambut Suka Cita

Menurut Zuppinger, prediksi angka penjualan NFT tergantung metodologi yang dipakai, seperti mengukur volume perdagangan ang sah. Data Nonfungible.com mengesampingkan transaksi yang melibatkan bot, serta praktik investor secara bersamaan membeli dan menjual aset untuk meningkatkan aktivitas pasar secara artifisial.Pembeli NFT Melonjak

Nonfungible.com pun mencatat, lebih dari 2,5 juta pemilik dompet kripto terlibat untuk memperdagangkan NFT pada tahun lalu. Jumlahnya naik dari 89 ribu pada 2020. Sedangkan, jumlah pembeli NFT melonjak dari 75 ribu menjadi 2,3 juta.

Menurut laporan itu, orang-orang juga menjadi lebih baik dalam menghasilkan uang dari NFT. Investor bisa menghasilkan total keuntungan 5,4 miliar dolar AS dari penjualan NFT tahun lalu. Lebih dari 470 dompet berhasil menghasilkan keuntungan lebih dari 1 juta dolar AS, kata Nonfungible.com.

Kategori NFT yang paling populer adalah collectible, yang menghasilkan penjualan senilai 8,4 miliar dolar AS. NFT game seperti Axie Infinity mewakili kategori terbesar kedua, mengumpulkan 5,2 miliar dolar AS dalam penjualan.

illustrasi user metaverse di masa depan

Ilustrasi Metaverse.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 9 Maret 2022: Pasar Perlahan Bangkit, tapi…

Investor Lirik Dunia Metaverse

Laporan Nonfungible.com melihat ada pergeseran fokus di akhir tahun, ke item Metaverse, dengan penjualan tanah digital dan proyek lain di dunia virtual mencapai 514 juta dolar AS. Hype di sekitar dunia Metaverse meningkat setelah perubahan nama perusahaan Facebook menjadi Meta di akhir tahun 2021.

Ke depan, Zuppinger tidak mengharapkan nilai keseluruhan transaksi NFT meningkat secara dramatis di tahun 2022. Sejauh ini, Volume penjualan rata-rata berada di sekitar 687 juta dolar AS per minggu di awal tahun ini, sedikit naik dari rata-rata 620 juta dolar AS per Minggu pada kuartal keempat tahun 2021.

“Yang menarik adalah kami melihat lebih sedikit pembeli dan penjualan. Komunitas global mungkin telah menurun karena spekulasi dan hilangnya minat pada koleksi. Tetapi pasar global masih sangat tinggi dan nilai dari beberapa aset ini terus meningkat,” ungkap Zuppinger.

Zuppinger memperkirakan akan lebih banyak perusahaan besar dan lembaga keuangan akan memasuki pasar, sementara lebih banyak aset spekulatif mulai menghilang. Sejumlah merek besar, termasuk Visa dan Nike, ikut serta dalam pertumbuhan NFT pada tahun 2021.

Baca juga: Survei: Orang Punya Aset Kripto dan NFT Lebih Gampang Dapat Pacar



Sumber : news.tokocrypto.com

Presiden AS, Joe Biden Rilis Aturan Baru Aset Kripto Disambut Suka Cita

Market kripto bersuka cita, pasca Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengumumkan perintah eksekutif yang sangat dinanti pada aset digital dan akhirnya mengambil sikap mendukung terhadap industri tersebut.

Di dalam siaran pers bertanggal 9 Maret 2021, Joe Biden menyatakan dukungannya terhadap inovasi aset digital kripto yang bertanggung jawab. Selain itu, Departemen Keuangan AS juga akan bekerja sama dengan otoritas lainnya untuk menentukan masa depan uang fiat dan sistem pembayaran.

Pelaku pasar menganggap hal ini sebagai dukungan terhadap perkembangan aset kripto di AS. Imbasnya market kembali bergairah, sejumlah kripto big cap terpantau masuk zona hijau pada Kamis (10/3) pagi pukul 08.00 WIB, bahkan Bitcoin alami kenaikan hingga 8%.

Ilustrasi aset kripto.

Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: Tokocrypto Market Signal 9 Maret 2022: Pasar Perlahan Bangkit, tapi…

Dukung Manfaat Aset Kripto

Presiden AS, Joe Biden telah menandatangani perintah eksekutif yang meminta pemerintahannya untuk memeriksa risiko dan manfaat aset kripto. Ini merupakan arahan yang telah lama ditunggu-tunggu yang telah membuat industri kripto gelisah.

Perintah eksekutif ini mencoba untuk memperbaiki kurangnya kerangka kerja untuk pengembangan aset kripto di AS, yang telah disambut secara luas oleh industri dan investornya.

Para kritikus mengatakan kurangnya kejelasan peraturan dapat menahan laju AS, ketika kripto sudah diterima oleh seluruh dunia. Kurangnya kejelasan peraturan juga sering disebut sebagai penghalang untuk adopsi institusional yang lebih besar di pasar crypto.

“Sangat mudah untuk melupakan seberapa banyak landasan yang telah dicakup oleh ekosistem ini dalam dua tahun terakhir, dalam hal legitimasi dan pendirian dari pemerintah AS. Tetapi perintah eksekutif ini menjelaskan bahwa pemerintah AS tidak melarang crypto, melainkan merangkulnya,” kata Travis Kling, CEO Ikigai Asset Management dilansir CNBC.

Ilustrasi aset kripto.

Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: 5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI

Melindungi Konsumen Aset Kripto

Dalam perintah eksekutif yang ditanda tangani oleh Joe Biden, setidaknya ada enam hal yang jadi fokus utama. Tujuannya memastikan pengawasan dan perlindungan yang memadai terhadap risiko keuangan sistemik yang ditimbulkan oleh aset digital.

Keenam fokus utama tersebut adalah:

  1. Perlindungan konsumen dan investor.
  2. Stabilitas keuangan.
  3. Membasmi aktivitas ilegal di ruang kripto.
  4. Tingkat Daya saing AS di panggung global.
  5. Ciptakan Inklusi keuangan.
  6. Inovasi yang bertanggung jawab.

Dalam instruksinya, Biden mengatakan bahwa AS harus tetap mempertahankan kepemimpinannya di bidang teknologi di tengah pertumbuhan yang pesat.

“Membangun kerangka kerja untuk mendorong daya saing dan kepemimpinan AS, dan memanfaatkan teknologi aset digital,” tegasnya.

Baca juga: Perempuan Semakin Tertarik Investasi Kripto, tapi Minim Ilmu



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Market Signal 9 Maret 2022: Pasar Perlahan Bangkit, tapi…

Kondisi pasar kripto melaju perlahan pada tengah pekan kedua Maret 2022. Terpantau pada Rabu (9/3) pagi pukul 08.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses masuk ke zona hijau dalam 24 jam terakhir.

Kripto seperti Bitcoin, Ethereum dan altcoin pun naik hingga rata-rata mencapai 3%. Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, kenaikan nilai kripto ini disebabkan oleh aksi buy the dip investor. Selain itu, sebagian besar pelaku pasar, nampaknya sudah banyak melirik market kripto sebagai alternatif investasi saat ini.

Meski begitu, Afid melihat sejatinya pasar kripto masih tergolong bearish dan akan terus terjadi selama beberapa waktu ke depan. Butuh sentimen positif yang besar atau bombastis untuk menggerakan market ke zona hijau secara terus menerus.

“Kondisi market kripto pekan ini sejatinya masih diterpa sentimen negatif, ada beberapa penyebab utamanya. Mulai dari rencana Presiden AS, Joe Biden yang bakal mengeluarkan perintah eksekutif meregulasi aset kripto pada akhir pekan nanti hingga masih terkait kondisi geopolitik Rusia-Ukraina,” kata Afid.

Afid menambahkan regulasi aset kripto di Amerika Serikat bakal mempengaruhi pelaku pasar. Mereka khawatir bahwa aturan itu tidak akan mengatur stablecoins dan mata uang digital bank sentral (CBDC) saja, tetapi aset kripto pada umumnya.

Selama belum ada sentimen yang besar mempengaruhi pasar, Afid memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

Daftar 5 Aset Kripto Bullish

1. Elrond (EGLD)

Ilustrasi teknikal analisis Elrond (EGLD).

Ilustrasi teknikal analisis Elrond (EGLD).

Elrond adalah platform berbasis blockchain yang dibangun untuk menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things

Blockchain memiliki token asli yang dikenal sebagai eGold, atau EGLD, yang digunakan untuk membayar biaya jaringan, mempertaruhkan, dan memberi penghargaan kepada validator. Menurut Afid, EGLD bisa berpeluang bullish dengan sentimen dari peluncuran Metabonding, program bootstrap komunitas terbaik untuk startup Web3.

“Metabonding ini adalah program bootstrap dari Elrond untuk mengembangkan startup-startup berbasis Web3. Peluncurannya sendiri akan berlangsung pada 15 Maret mendatang. Namun, sudah ada sentimen positif, karena EGLD menjalankan staking yang bisa mendapatkan rewards token baru,” kata Afid.

Peringkat EGLD di CoinMarketCap saat ini adalah #44, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.876.284.053. Pasokan yang beredar 21.613.841 koin EGLD dan maksimal pasokan 31.415.926 koin EGLD.

Baca juga: NFT Jadi Ruang Ekspresi Seniman Perempuan Maksimalkan Karyanya

2. Harmony (ONE)

Ilustrasi teknikal analisis Harmony (ONE).

Ilustrasi teknikal analisis Harmony (ONE).

Harmony (ONE) berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE dampak dari kabar peluncuran Chrome Extention Wallet pada 15 Maret mendatang. Extention ini akan memperluas ekosistem Harmony yang sebelumnya tidak bisa menggunakan wallet MetaMask.

“MetaMask ini tadinya tidak bisa digunakan pakai jaringan blockchain Harmony (ONE). Nanti tanggal 15 Maret akan diintegrasikan, jadi orang-orang yang pakai MetaMask, bisa menggunakan Mainnet-nya ONE,” kata Afid.

Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #59, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.534.377.096. Pasokan yang beredar 11.815.871.260 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

3. Theta Network (THETA)

Ilustrasi teknikal analisis Theta Network (THETA)

Ilustrasi teknikal analisis Theta Network (THETA)

Theta Network (THETA) berpotensi bullish karena akan merilis Hard fork V3.3 pada 14 Maret nanti. Hard fork sendiri adalah perubahan protocol pada aset kripto tertentu yang menyebabkan versi lama menjadi tidak valid.

“Theta Network Hard fork v3.3 akan menambah peningkatan ekosistem. Keuntungan bagi investor, Hard fork pada THETA ini adalah menurunkan ambang batas staking, sehingga bisa mendapatkan bunga lebih tinggi,” jelas Afid.

Theta Network sendiri adalah native blockchain yang menggunakan protokol open-source yang bisa Anda gunakan untuk melakukan video streaming. THETA ini merupakan token asli di dalam jaringan yang bisa digunakan sebagai pembayaran.

Peringkat THETA di CoinMarketCap saat ini adalah #43, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.872.263.374. Pasokan yang beredar 1.000.000.000 koin THETA dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin THETA.

4. Verge (XVG)

Ilustrasi teknikal analisis Verge (XVG).

Ilustrasi teknikal analisis Verge (XVG).

Verge (XVG) berpotensi bullish karena akan ada Block Reward Halving pada tanggal 14 Maret 2022. Hal ini memikat investor untuk membeli atau HODL koin mereka, sehingga nilai XVG akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

“XVG akan kembali melakukan pembagian hadiah blok untuk menaikan harga pada tanggal 14 Maret mendatang. Ini merupakan rangkaian dari  Block reward halving sebelumnya 8 Maret. Nilai XVG pun dalam sepekan terakhir meningkat 10-20 persen,” kata Afid.

Verge (XVG) adalah aset kripto terdesentralisasi yang open-source dan mengklaim bisa memungkinkan transaksi anonim 100% dengan mengaburkan lokasi dan alamat Internet Protocol (IP) dari pihak yang bertransaksi. Verge memiliki kesamaan dengan Bitcoin karena menggunakan konsep Proof of Work (PoW).

Koin Verge jauh lebih bisa diperbesar (scalable) daripada Bitcoin, karena dapat memproses maksimum sebanyak 100 transaksi per detik, dengan Bitcoin hanya mampu mengelola 7 transaksi.

Peringkat XVG di CoinMarketCap saat ini adalah #278, dengan kapitalisasi pasar US$ 149.795.674. Pasokan yang beredar 16.499.392.938 koin XVG dan maksimal pasokan 16.555.000.000 koin XVG.

5. Celo (CELO)

Ilustrasi teknikal analisis Celo (CELO).

Ilustrasi teknikal analisis Celo (CELO).

CELO masih dalam fase bearish diakibatkan oleh Hard fork Espresso yang sudah aktif pada 8 Maret lalu. Menurut Afid, investor masih memanfaatkan sentimen positif ini untuk meng-HODL token CELO dalam sepekan terakhir nilainya sudah bergerak naik dikisaran 8-15%.

“Hard fork Espresso membuat CELO menarik banyak investor dan komunitas ya. Perbaruan ini membuat project yang menggunakan platform CELO sepenuhnya kompatibel dengan peningkatan terbaru ke jaringan Ethereum,” kata Afid.

CELO sendiri adalah aset asli ekosistem blockchain Celo. Proyek ini bertujuan memperkenalkan kenyamanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) kepada pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening bank di seluruh dunia. Token CELO dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan proses tata kelola di platform.

Peringkat CELO di CoinMarketCap saat ini adalah #69, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.233.832.541. Pasokan yang beredar 427.388.610 koin CELO dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CELO.

Baca juga: 5 Perempuan Hebat di Balik Industri Teknologi Blockchain Indonesia

Daftar 5 Aset Kripto Bearish

1. MovieBloc (MBL)

Ilustrasi teknikal analisis MovieBloc (MBL).

Ilustrasi teknikal analisis MovieBloc (MBL).

MovieBloc (MBL) adalah platform distribusi film dan konten terdesentralisasi berbasis blockchain. Teknologi Blockchain yang sedang dikembangkan oleh MovieBloc, sebagai sarana untuk mengatasi masalah monopoli konglomerat hiburan di pasar teater dan hiburan rumah. 

Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat pergerakan MBL sudah overbought, kondisi di mana sudah terlalu banyak trader yang membuka dan menahan posisi beli, di sisi lain sudah tidak ada lagi yang membeli lagi. Kenaikan MBL selama sepekan terakhir terhitung meroket capai kisaran 160 persen.

“MBL sudah posisi overbought dengan kenaikan yang melonjak tinggi. Ke depannya akan terjadi koreksi sedikit, untuk membuatnya “sehat”. Penurunan bisa terjadi hingga 20-30 persen,” kata Afid.

Peringkat MBL di CoinMarketCap saat ini adalah #275, dengan kapitalisasi pasar US$ 150.974.904. Pasokan yang beredar 13.527.667.870 koin MBL dan maksimal pasokan 30.000.000.000 koin MBL.

2. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

Ilustrasi teknikal analisis Kyber Network Crystal v2 (KNC).

Ilustrasi teknikal analisis Kyber Network Crystal v2 (KNC).

Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.

Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. Menurut Afid, KNC akan berpotensi bearish. Posisinya tidak jauh berbeda dengan MBL yang sudah overbought.

“Kyber Network kemungkinan akan mengalami penurunan setelah overbought selama sepekan terakhir. Dari teknik analisisnya, Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Sehingga tinggal menunggu koreksi sedikit,” tutur Afid.

Peringkat KNC di CoinMarketCap saat ini adalah #107, dengan kapitalisasi pasar US$ 544.892.574. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin KNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: Survei: Orang Punya Aset Kripto dan NFT Lebih Gampang Dapat Pacar

3. Voxies (VOXEL)

Ilustrasi teknikal analisis Voxies (VOXEL).

Ilustrasi teknikal analisis Voxies (VOXEL).

VOXEL adalah mata uang utilitas asli dari Voxie Tactics, game RPG taktis berbasis giliran 3D yang dibangun di atas blockchain. Token VOXEL, yang memungkinkan pemain membeli senjata, baju besi dan item lainnya.

Token VOXEL juga akan dapat diakses di pasar sekunder, di mana pemain memperdagangkan token di luar permainan. Afid melihat kondisi pergerakan VOXEL akan menurun selama sepekan ke depan.

“Token VOXEL diprediksi akan alami penurunan, salah satu penyebabnya mungkin adalah karena kejenuhan para pemain dari game Voxie Tactics. Game tersebut tidak mengeluarkan pembaruan yang bisa mendobrak pasar dari nilai tokennya,” kata Afid.

Peringkat VOXEL di CoinMarketCap saat ini adalah #411, dengan kapitalisasi pasar US$ 735.822.555.296. Pasokan yang beredar 57.449.187 koin VOXEL dan maksimal pasokan 300.000.000 koin VOXEL.

4. Bitcoin (BTC)

Ilustrasi teknikal analisis Bitcoin (BTC).

Ilustrasi teknikal analisis Bitcoin (BTC).

Bitcoin dan Ethereum memang terpantau sama-sama meroket masing-masing 5,18 persen dan 5,30 persen pada Rabu (9/3) pagi. Namun, selama pekan ini pergerakan keduanya tidak akan menunjukan bullish.

“Bitcoin walaupun sudah terlihat masuk zona hijau dalam beberapa hari terakhir, namun belum bisa dikatakan bullish. BTC masih terus koreksi sedikit dan pullback, kemudian akan lanjut bearsih,” prediksi Afid.

Lebih lanjut Afid, melihat nilai BTC bisa turun dan berada dikisaran harga $ 32.000. Penurunan ini disebabkan oleh sentimen ketegangan Rusia-Ukraina dan rumor perintah eksklusif Presiden AS, Joe Biden soal aturan aset kripto.

Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 75.323.846. Pasokan yang beredar 18.977.625 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

5. Ethereum (ETH)

Ilustrasi teknikal analisis Ethereum (ETH).

Ilustrasi teknikal analisis Ethereum (ETH).

Senasib dengan Bitcoin, Ethereum juga berpeluang bearish. Dari teknikal analisisnya, ETH memang akan ada sedikit pullback, di mana nilai akan bergerak menyentuh titik level support, kemudian naik kembali setela beradi di titik support-nya.

“Pola pullback sudah terlihat, namun akan sedikit koreksi lalu terjadi penurunan. Diprediksi penurunan bisa di kisaran harga $ 1.942,” jelas Afid.

Peringkat ETH di CoinMarketCap saat ini adalah #2, dengan kapitalisasi pasar US$ 308.320.962.608. Pasokan yang beredar 119.875.907 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

Baca juga: 5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI

Disclaimer:

Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Indikator MACD dalam Analisis Teknikal Kripto

Jika membahas mengenai analisis teknikal kripto, maka indikator MACD akan menjadi salah satu indikator yang sering digunakan. Lalu, apa itu indikator MACD dan bagaimana cara menggunakannya untuk analisis teknikal kripto?

Mengenal Indikator MACD 

MACD adalah singkatan dari “Moving Average Convergence Divergence“, adalah indikator yang bersifat momentum untuk memperkirakan arah tren harga, apakah bullish atau bearish, dengan menggunakan dua moving average.

Tentu saja, tidak hanya untuk membaca arah pergerakan tren, MACD juga bisa digunakan oleh trader untuk melihat apakah harga sedang dalam pergerakan yang kuat atau lemah dalam minat transaksi para trader.

Indikator ini diciptakan pada tahun 1960-an oleh Gerald Appel, pendiri Signalert Asset Management.

Baca jugaUkraina Terima Donasi Kripto, Capai US$50 Juta Dalam Sepekan

Rumus MACD 

Untuk perhitungan indikator ini, rumusnya tidaklah begitu sulit karena bertumpu pada dua moving average yang menjadi “pemeran utama” dalam penggunaannya.

Moving average (MA) yang digunakan di sini adalah yang berjenis “Eksponensial” alias EMA, yakni yang jangka pendek (12 hari) dan jangka panjang (26 hari).

Mengapa yang eksponensial? Itu karena MA jenis ini menempatkan bobot dan signifikansi lebih besar pada titik data terbaru. Tentu ini adalah penggunaan yang lebih terlihat update dengan dinamika harga, terlebih yang punya volatilitas tinggi.

Jika dilihat berdasarkan perumusan matematik, maka akan seperti ini:

Garis MACD = EMA12 – EMA26

Elemen Utama 

Sebelum mengetahui cara penggunaannya untuk analisis teknikal kripto, kita perlu mengetahui dulu elemen utama yang ada pada indikator MACD.

Seperti yang telah disebutkan di atas, indikator ini menggunakan dua EMA, yang juga menggunakan satu histogram.

  • Signal line secara umum akan berwarna merah, yang dibentuk dari EMA9 sebagai titik persilangan yang akan diduetkan dengan MACD line, namun nilai EMA dan warnanya masih bisa diubah sesuai kebutuhan pengguna.
  • MACD line adalah garis yang didapat dari pengurangan EMA26 dan EMA12 yang menjadi titik utama pembacaan sinyal tren. Dalam pengaturan umum, ini akan berwarna biru. Untuk nilai EMA dan warna juga bisa diubah sesuai kebutuhan.
  • Histogram adalah grafik berbentuk bar yang perhitungannya berasal dari pengurangan antara nilai MACD line dengan signal line.

Ketiganya adalah elemen utama yang harus dipahami terlebihh dahulu agar memudahkan kita mengetahui “alasan” di balik sinyal yang diberikan nantinya dalam melakukan analisis teknikal menggunakan indikator MACD.

Baca jugaSurvei: Orang Punya Aset Kripto dan NFT Lebih Gampang Dapat Pacar

Cara Menggunakan Indikator MACD di Aset Kripto

Akhirnya, kita sampai di bagian cara menggunakan indikator MACD untuk melakukan analisis dan trading aset.

Indikator MACD adalah alat yang bersifat global, sehingga bisa digunakan dibanyak aset seperti saham, valuta asing (forex), komoditas dan bahkan kripto.

Karena ini menganut sifat momentum pada harga dan juga pergerakan di masa lampau, maka selama aset tersebut memiliki grafik harga, maka MACD akan dapat digunakan dengan baik.

Untuk penggunaannya, berikut kita ambil contoh untuk analisis teknikal pada koin utama kita, Bitcoin (BTC).

Pada contoh ini, kami menggunakan grafik harga Bitcoin dalam time frame mingguan, alias weekly.

Untuk melakukan analisis teknikal dan trading menggunakan indikator MACD ini sangat mudah dan sederhana.

Titik utama dalam menentukan sinyal tren adalah saat MACD line memotong signal line, di mana arah MACD line yang menjadi dasaran untuk arah harga.

Misalkan, jika melihat indikator MACD pada gambar, di kotak sell, MACD (garis biru) memotong signal line ke arah bawah, yang artinya posisi jual (sell) siap untuk diambil karena menjadi tren bearish.

Begitupun sebaliknya, saat MACD memotong signal line ke arah atas, maka posisi buy siap untuk diambil karena menjadi tren bullish.

Untuk meningkatkan akurasi, kita bisa mengkombinasikan dengan histogram, yakni saat bar memasuki titik nol (0).

Misalkan, pada kotak buy pada gambar, histogram menyusut dari warna merah ke titik nol dan beralih ke bar hijau. Ini adalah momen yang tepat jika terjadi pemotongan MACD line.

Pada kotak buy, MACD line memotong signal line ke arah atas dan histogram beralih dari bar merah ke bar hijau. Ini memperkuat sinyal beli (buy) yang terbukti dengan kenaikan harga yang cukup manis untuk memberikan keuntungan.

Pada bagian “tanda tanya” pada gambar, ini adalah tugas Anda untuk memprediksi arah harga menggunakan MACD. Apakah akan membentuk sinyal buy dalam beberapa minggu ke depan atau justru bearish kembali berlanjut.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com

5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI

Pekan ini pasar crypto nampaknya masih stagnan setelah mengalami koreksi yang cukup signifikan beberapa hari terakhir.

Walaupun masih ada potensi koreksi lanjutan, pekan ini dapat memberikan keuntungan singkat akibat umumnya setelah koreksi besar akan terjadi pemulihan kecil.

Dalam potensi pemulihan kecil tersebut, terdapat lima crypto yang memiliki kabar potensial sehingga dapat memberi kemungkinan keuntungan pekan ini.

Terra (LUNA)

Pertama adalah LUNA yang dikabarkan akan menambah ekosistem blockchainnya dengan peluncuran aplikasi crypto baru yaitu Prism Protocol.

Prism Protocol akan memulai fitur farming atau liquidity mining pada 7 Maret 2022 dan dikabarkan farmingnya akan membutuhkan LUNA.

Adanya fitur tersebut dapat mempermudah LUNA untuk menjadi semakin langka karena sebagian akan terkunci untuk farming.

Saat ini Blockchain Terra juga masih menjadi ekosistem Decentralized Finance atau DeFi yang cukup kuat dibandingkan blockchain lain.

Menurut data dari DeFillama saat ini Terra Blockchain masih menduduki peringkat kedua dengan jumlah dana crypto terkunci terbanyak di blockchainnya.

Baca juga: Kalahkan ETH, LUNA Jadi Jaringan Terbesar Kedua dalam Staking Value

Bertambahnya ekosistem ini dapat membuat kedudukan Terra semakin kuat yang dapat menjadi sentimen positif untuk LUNA.

Dari sisi teknikal nampaknya koreksi masih akan terjadi hingga batas bawah tersentuh dan kemudian baru bergerak naik.

5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI
Grafik Harian LUNAUSD

Selama batas bawah pada $76 hingga $63 masih terjaga, kemungkinan besar LUNA dapat kembali naik menuju $99 pada pekan ini.

Kava (KAVA)

Kedua adalah KAVA yang akan mengalami tiga sentimen positif dari internal jaringan blockchain yaitu pembaruan dan bertambahnya crypto dalam ekosistem DeFi.

Dikabarkan bahwa kabar terbesar akan datang pada 8 Maret 2022 dimana Kava akan membuat jaringan kedua untuk membangun jembatan untuk dua blockchain besar.

Kava akan membangun “co-chain” yang merupakan sebuah jaringan dimana Cosmos dan Ethereum akan bergerak bersamaan untuk transaksi crypto dalam satu jaringan.

Adopsi ini menjadi kabar positif karena dapat meningkatkan volume transaksi Kava terutama dengan adanya dua sentimen positif lain.

Dua sentimen positif ini adalah masuknya Autofarm dan Beefy Finance ke dalam ekosistem Kava untuk memperluas ekosistem DeFi.

Bersama besarnya dana yang akan masuk ke KAVA dari kedua ekosistem DeFi tersebut. Kemungkinan besar harga KAVA akan naik karena permintaannya.

Dari sisi teknikal, saat ini KAVA masih terlihat koreksi namun jika hanya menguji kembali zona koreksi sebelumnya. Ada kemungkinan harganya dapat naik.

5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI
Grafik Harian KAVAUSD

Selama batas bawah pada $2.9 hingga $2.7 masih terjaga. Kemungkinan besar KAVA dapat kembali naik menuju $5.2 dalam beberapa hari ke depan.

IoTeX (IOTX)

Ketiga adalah IOTX yang akan melaksanakan pertemuan penting untuk para investor secara digital pada tanggal 8 Maret 2022 hingga 10 Maret 2022.

Dikabarkan dalam pertemuan tersebut akan hadir beberapa pemimpin industri seperti McKinsey, Microsoft, Exxon Mobile, Mitsubishi, dan beberapa perusahaan besar lain.

Dalam pertemuan tersebut kemungkinan besar akan ada beberapa sentimen positif yang merupakan kabar baru dari IOTX terkait kerja sama dengan beberapa perusahaan tersebut.

Akibatnya kemungkinan besar permintaan terhadap IOTX dapat meningkat dan membuat harganya naik cukup signifikan dalam beberapa hari ke depan.

Dari sisi teknikal, kemungkinan besar IOTX masih akan koreksi namun memiliki potensi untuk bergerak naik kembali.

5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI
Grafik Harian IOTXUSD

Selama batas bawah pada $0.06 masih terjaga, IOTX masih bisa bergerak naik menuju $0.085 dalam beberapa hari ke depan.

Filecoin (FIL)

Keempat adalah FIL yang juga akan melaksanakan acara summit atau pertemuan untuk mendiskusikan potensi perkembangan Filecoin ke depannya.

Acara ini akan dilaksanakan pada 13 Maret 2022 dan kemungkinan akan ada beberapa kabar positif terkait pengembangan teknologi Filecoin.

Hal ini disebabkan selain akan adanya masukan dan saran dari para investor yang datang, pihak Filecoin juga akan memberikan beberapa informasi baru.

Baca jugaMengenal Indikator MACD dalam Analisis Teknikal Kripto

Dari sisi teknikal, saat ini FIL masih terlihat bergerak turun namun memiliki kemungkinan untuk bergerak naik dalam beberapa hari ke depan.

5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI
Grafik Harian FILUSD

Selama batas bawah pada $17.85 masih terjaga, FIL bisa kembali bergerak naik menuju $20.5 dalam beberapa hari ke depan.

Position Token (POSI)

Kelima adalah POSI yang merupakan sebuah token yang relatif baru namun memiliki potensi bersama dengan beberapa kabar positif yang akan datang.

Salah satu kabar sentimen positif terbesar yang akan datang adalah peluncuran launchpad atau penerbitan token untuk menerbitkan surat utang atau bonds.

Dikabarkan bahwa POSI akan meluncurkan fitur baru ini pada 12 Maret 2022 setelah adanya publikasi dari AMA yang dilaksanakan pada 7 Maret 2022.

Dengan adanya fitur ini investor dapat menerbitkan dan memperdagangkan obligasi atau surat utang secara terdesentralisasi dan tanpa harus menunggu waktu kedaluwarsa.

Fitur ini berbeda dengan perdagangan obligasi pada umumnya dimana membutuhkan pihak ketiga dan umumnya keuntungan akan didapatkan setelah surat tersebut kedaluwarsa.

Bersama kabar positif ini, kemungkinan besar akan ada sentimen positif yang membuat ketertarikan terhadap POSI. Hal ini disebabkan fitur obligasi di dunia DeFi masih relatif sedikit sehingga masih langka.

Dari sisi teknikal, saat ini POSI sedang berusaha bergerak naik untuk keluar dari zona koreksi sebelumnya namun sedang menguji kembali zona tersebut.

5 Crypto dengan Kabar Potensial Pekan Ini: LUNA, KAVA, IOTX, FIL, POSI
Grafik Harian POSIUSD

Kemungkinan besar selama batas bawah pada $1.71 masih terjaga, POSI dapat bergerak menuju $1.8 dalam beberapa hari ke depan.

*Disclaimer

Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

sumber.



Sumber : news.tokocrypto.com