Tag Archives: detikers

11 Hal yang Ditanyakan Saat Wawancara Beasiswa dan Tipsnya


Jakarta

Untuk mendapatkan beasiswa perguruan tinggi, salah satu tahap yang harus dilewati adalah wawancara. Wawancara beasiswa ini mirip dengan wawancara kerja, tetapi ada hal-hal yang sedikit berbeda.

Di bawah ini kita ulas 11 hal yang ditanyakan saat wawancara beasiswa dan cara menjawabnya, lengkap dengan tips agar wawancara bisa berlangsung dengan lancar.

11 Pertanyaan Wawancara Beasiswa

Berikut 11 pertanyaan yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, dikutip dari situs Universitas Multimedia Nusantara dan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara:


1. Ceritakan Tentang Diri Kamu

Hal paling umum saat wawancara adalah perkenalan diri. Detikers pasti akan diminta menceritakan tentang diri kamu.

Jangan membuang waktu untuk menjelaskan hal-hal yang sudah ada di CV. Jelaskan keunikan kamu yang tidak disebutkan di dalam CV.

2. Motivasi Mengikuti Program Beasiswa

Selanjutnya, pewawancara ingin menguji motivasi kamu mengikuti program beasiswa ini. Ceritakan tentang pengalaman, mimpi, atau cita-cita yang mendorong kamu mengambil kesempatan ini.

3. Alasan Memilih Universitas

Kamu juga akan ditanya alasan memilih perguruan tinggi tersebut. Kamu bisa menjawab, misalnya karena berkaitan dengan bidang yang ingin kamu tekuni.

4. Gambaran Rencana Penelitian

Jika beasiswa ditujukan untuk jenjang magister atau doktor, biasanya pewawancara akan menanyakan gambaran rencana penelitian yang akan dilakukan nanti. Pertanyaan ini penting untuk mengetahui kesiapan calon mahasiswa. Pastikan jawaban kamu rasional dan beralasan.

5. Tantangan Terbesar yang Pernah Dihadapi

Selanjutnya, detikers juga mungkin ditanya mengenai tantangan terbesar dalam hidup dan cara menanganinya. Ini adalah kesempatan kamu menunjukkan ketangguhan dan kemampuan kamu dalam menghadapi tantangan atau kegagalan.

6. Pengalaman Kepemimpinan atau Pengabdian Masyarakat

Sampaikan mengenai peran kamu dalam organisasi, proyek, atau kegiatan di masyarakat. Akan semakin baik jika peran kamu menunjukkan kemampuan kepemimpinan. Sampaikan contoh konkret yang menunjukkan dampak positif bagi masyarakat.

7. Orang yang Menjadi Inspirasi

Pewawancara juga mungkin menanyakan siapa orang yang inspiratif dalam hidupmu. Jawabannya bisa siapa pun, misalnya ayah, ibu, keluarga, atau idola kamu. Yang terpenting, sampaikan hal apa saja yang bisa dicontoh.

8. Pencapaian Terbesar dalam Hidup

Sampaikan pencapaian terbesar dalam hidupmu yang relevan dengan bidang studi atau tujuan kamu. Sampaikan cara kamu mencapainya, hambatan, dan dampaknya.

9. Rencana Setelah Lulus

Ceritakan rencana kamu selanjutnya setelah menyelesaikan pendidikan kamu di universitas tersebut. Sampaikan visi dan ambisi yang bermanfaat untuk berkembang lebih jauh.

10. Apa yang Membuat kamu Layak?

Pertanyaan yang pasti ditanyakan adalah apa yang membuat kamu layak menerima beasiswa. Jawab dengan cara menyoroti pencapaian, keterampilan, atau kontribusi yang relevan dengan bidang studi, dan berikan contoh konkret.

11. Adakah yang Ingin Ditanyakan?

Terakhir, biasanya kandidat ditanyai apakah ingin menanyakan sesuatu. Hal ini untuk mengetes apakah kandidat benar-benar antusias atau tidak. Jadi kamu harus menanyakan, seperti tentang program atau fasilitas di sana.

Tips Wawancara Beasiswa

Dikutip dari situs Kemdikbud, berikut ini sejumlah tips wawancara beasiswa agar prosesnya berjalan lancar.

1. Simulasi Wawancara

Tips pertama adalah detikers bisa mencoba simulasi wawancara dengan teman atau keluargamu. Hal ini bisa memberi gambaran kira-kira respons apa yang akan diberikan pewawancara, sehingga kita bisa memperkirakan respons balik yang akan kita berikan.

2. Riset tentang Beasiswa

Kalian harus riset terlebih dahulu tentang beasiswa yang ingin dilamar, mulai dari visi, misi, tujuan, lembaga pemberi beasiswa, dan sebagainya.

3. Riset tentang Jurusan dan Kampus

Riset juga mengenai program studi dan kampus yang kamu tuju. Riset juga mengenai budaya negara lain jika kamu memilih kampus luar negeri.

4. Mengenali Diri Sendiri

Kenali dirimu sendiri secara mendalam. Hal ini bisa berkaitan tentang pencapaian, masalah terbesar, dan pengalaman lain. Jangan mengarang jawaban, karena kamu akan kesulitan jika pewawancara terus mengejar jawaban kamu.

5. Berpakaian Rapi

Penting untuk berpakaian rapi saat wawancara beasiswa. Penampilan memberi kesan di awal pertemuan. Terkadang pakaian ini sudah diatur warna atau jenisnya, sehingga harus dipersiapkan.

6. Datang Tepat Waktu

Datang tepat waktu adalah hal penting yang wajib dilakukan kandidat. Sebab jika kalian datang terlambat, hal ini akan memberikan kesan buruk bagi pewawancara.

7. Usahakan Berjabat Tangan

Usahakan untuk berjabat tangan dengan pewawancara. Ini menunjukkan kepercayaan diri kalian. Jangan bersalaman terlalu longgar maupun terlalu kuat.

8. Gestur Tubuh

Gestur tubuh juga harus diperhatikan selama wawancara. Duduklah dengan tegak tetapi tidak terlalu kaku. Jangan bertopang dagu dan hindari meletakkan tangan di meja. Lakukan kontak mata dengan pewawancara agar terkesan antusias.

9. Siapkan Pertanyaan

Siapkan pertanyaan yang kira-kira penting ditanyakan untuk menunjukkan bahwa kamu antusias.

10. Siapkan Dokumen Pendukung

Jangan lupa untuk membawa dokumen-dokumen penting yang barang kali dibutuhkan saat wawancara, misalnya CV, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan portofolio yang relevan.

Nah, itulah tadi 11 hal yang sering ditanyakan saat wawancara beasiswa, lengkap dengan tips agar wawancara berlangsung lebih lancar.

(bai/row)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa Pemprov Riau 2024 untuk D4-S3 Dibuka, Cek Syaratnya!



Jakarta

Pemerintah Provinsi Riau kembali menawarkan beasiswa bagi masyarakat setempat yang tengah mengenyam pendidikan D4, S1, S2, S3, dan Profesi. Pendaftaran dibuka mulai 1 Juli 2024 – 30 Agustus 2024.

“Jadi bantuan beasiswa yang dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Riau bagi putra-putri Riau bertujuan untuk terciptanya potensi Sumber Daya Manusia di Provinsi Riau yang berdaya saing dan berintegritas sebagai usaha dalam pembangunan daerah,” kata Kepala Biro Kesra Setdaprov Riau, Imron Rosyadi dalam laman Media Center Riau, dilansir Senin (1/7/2024).

Beasiswa ini ditujukan kepada masyarakat Riau kurang mampu yang kemudian disebut beasiswa Bidikmisi Bhakti Negeri. Selain itu, beasiswa juga disalurkan kepada mahasiswa berprestasi.


Ada berbagai jenis beasiswa Pemprov Riau yang dibuka tahun ini. Berikut penjelasan selengkapnya:

Persyaratan Daftar Beasiswa Pemprov Riau 2024

1. Beasiswa Bidikmisi D4-S1

  • Mahasiswa baru angkatan 2024
  • Mahasiswa D4 atau S1 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau. Kemudian, Universitas Lancang Kuning, Universitas Muhammadiyah Riau, Universitas Abdurrab, Politeknik Caltex Riau, Politeknik Bengkalis, atau Universitas Pahlawan
  • Berasal dari keluarga kurang mampu di Provinsi Riau dibuktikan surat keterangan
  • Pendapatan kedua orang tua maksimal Rp 4 juta (pendapatan kotor gabungan kedua orang tua)

2. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau S2

  • Tengah menempuh pendidikan S2 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau, atau Universitas Lancang Kuning
  • Mempunyai transkrip nilai dengan IPK S1 minimal 3.25
  • Memiliki sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor minimal 500/IBT 61 atau sertifikat IELTS dengan skor minimal 5.5

3. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau S3

  • Tengah menempuh pendidikan S3 di Universitas Riau,Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, atau Universitas Islam Riau
  • Mempunyai transkrip nilai S2 dengan IPK minimal 3.30
  • Memiliki sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor minimal 500/IBT 61 atau sertifikat IELTS dengan skor minimal 5.5

4. Beasiswa Prestasi Dalam Provinsi Riau Jalur Tahfidz D4-S1

  • Menempuh pendidikan D4 atau S1 di Universitas Riau, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau, Universitas Islam Riau, Universitas Lancang Kuning, atau Universitas Muhammadiyah
  • Mempunyai hafalan minimal 3 juz dan tidak boleh tidak berurutan dibuktikan dengan piagam/sertifikat/syahadah/surat keterangan dari lembaga kompeten
  • Bersedia menambah hafalan 2 juz per tahun
  • Persyaratan lainnya ditentukan oleh perguruan tinggi tempat pelamar berkuliah

5. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi Riau D4-S1

  • Menempuh pendidikan D4 atau S1 di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta, Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Tangerang, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Diponegoro (Undip).
  • Mempunyai IPK semester genap minimal 3.10 bagi yang mengambil prodi ilmu sosial dan minimal 3.00 bagi yang mengambil prodi ilmu eksakta

6. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi S2 dan S3

  • Menempuh pendidikan S2 atau S3 di Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Brawijaya (UB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Universitas Diponegoro (Undip).
  • Mahasiswa semester 1 angkatan 2024
  • Mempunyai IPK S1 minimal 3.25 untuk pelamar S2
  • Mempunyai IPK S2 minimal 3.30 untuk pelamar S3
  • Mempunyai sertifikat TOEFL ITP yang dikeluarkan oleh ETS dengan skor 500/IBT 61 atau IELTS minimal skor 5.5

7. Beasiswa Prestasi Luar Provinsi untuk Profesi

  • Menempuh pendidikan Profesi di Universitas Indonesia, dan Universitas Gadjah Mada
  • Mahasiswa program profesi S1 lanjutan bidang dokter spesialis, perawat, atau apoteker

Cara Daftar Beasiswa Pemprov Riau 2024

Untuk bisa lolos sebagai penerima Beasiswa Pemprov Riau 2024, tentunya pelamar harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ada. Setelah memenuhi syarat, calon penerima beasiswa di luar daerah bisa langsung mendaftarkan diri lewat laman https://bit.ly/BeasiswaRiauCerdas2024.

Sementara bagi calon penerima beasiswa dalam Provinsi Riau, bisa mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Riau.

Jika detikers tertarik mencoba beasiswa ini, pantau terus informasi lebih lanjutnya pada laman http://birokesra.riau.go.id/ atau Instagram @birokesra_provriau. Semoga berhasil ya!

(cyu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Baru! Batas Usia Pelamar Beasiswa LPDP Khusus Dosen yang Punya NIDN Berubah



Jakarta

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan masih membuka pendaftaran untuk tahap II tahun 2024 hingga 18 Juli mendatang. Berbeda dengan seleksi tahap sebelumnya, ada dua ketentuan baru yang ditetapkan.

Ketentuan pertama berkaitan dengan tak wajibnya sertifikat bahasa Inggris pada pendaftar LPDP jalur afirmasi kampus dalam negeri. Sedangkan aturan kedua berkaitan dengan relaksasi pada batasan usia khusus bagi pelamar berprofesi dosen yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).

Untuk diingat, ketentuan ini hanya berlaku bagi pelamar yang berprofesi sebagai dosen ya detikers. Berikut informasi lebih lengkap terkait ketentuan terbaru LPDP dikutip dari postingan Instagram resminya @lpdp_ri, Selasa (2/7/2024).


Alasan Batas Usia Ditentukan Pada Beasiswa LPDP

Sebelumnya, panduan beasiswa LPDP menjelaskan bila pendaftar S2 pada program reguler harus berusia paling tinggi 35 tahun pada 31 Desember 2024. Sehingga jika peserta berulang tahun ke-36 sepanjang tahun 2023 maka ia tidak bisa mendaftar bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia ini.

“Sistem pendaftaran akan secara otomatis menolak bila usia LPDPrens tidak sesuai dengan ketentuan yang disyaratkan,” kata Endowmin (tim LPDP RI) dalam keterangan tertulis.

Pada dasarnya, beasiswa LPDP memiliki sumber pendanaan yang terbatas lantaran berasal dari pajak masyarakat dengan nilai nominal pembiayaan studi yang tidak sedikit. Untuk itulah, proses seleksi yang berlangsung sangat ketat dan berhati-hati termasuk dalam hal batasan usia.

Batasan usia yang ditetapkan dalam buku panduan resmi dipilih setelah proses pertimbangan dan rasionalisasi. Khususnya dengan usia produktif. Sehingga nantinya sosok-sosok terpilih ini bisa kembali produktif dalam membangun masyarakat dan bangsa.

Terkait kelonggaran batasan usia ini dilakukan untuk program afirmasi dan targeted. Hal ini merupakan wujud aksi afirmatif dan keberpihakan kepada kelompok yang memerlukan.

Daftar Batas Usia Pelamar LPDP Tahap 2 2024

Adapun daftar batas usia pelamar LPDP, yakni:

1. Beasiswa Umum Program Reguler, Parsial dan Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

  • S2: 35 tahun
  • S2 untuk profesi dosen ber-NIDN: 42 tahun
  • S3: 40 tahun
  • S3 untuk profesi dosen ber-NIDN: 47 tahun

2. Beasiswa Afirmasi

Program Daerah Afirmasi dan Putra-putri Papua

Program Penyandang Disabilitas

Program Prasejahtera

3. Beasiswa Targeted

Program Kewirausahaan

Program Pendidikan Kader Ulama

Program Dokter Spesialis

  • Belum punya LoA: 35 tahun
  • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

Program Dokter Subspesialis

  • Belum punya LoA: 45 tahun
  • Sudah punya LoA: Mengikuti ketentuan kampus

Program PNS/TNI/Polri

  • S2 untuk PNS: 37 tahun
  • S3 untuk PNS: 42 tahun
  • S2 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
  • S3 untuk PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
  • S2 untuk prajurit TNI/Polri: 40 tahun
  • S3 untuk prajurit TNI/Polri: 45 tahun

4. Beasiswa Targeted-Prioritas

Prioritas LPDP dengan NTU, UNSW, dan University of Dundee program Doktor

  • Masyarakat umum: 40 tahun
  • PNS: 42 tahun
  • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 47 tahun
  • TNI/Polri: 45 tahun

Prioritas LPDP dengan NUS Business School program Master

  • Masyarakat umum: 35 tahun
  • PNS: 37 tahun
  • PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun
  • TNI/Polri: 40 tahun

5. Beasiswa Kerjasama

Program Doktor untuk Talenta RIset dan Inovasi Nasional BRIN

  • S3 jalur fast track: 25 tahun
  • S3 jalur non-fast track: 27 tahun

Kerja Sama bidang ekonomi dan perdagangan internasional bidang transportasi CSU & bidang metallurgical engineering USTB

  • S2 Masyarakat umum: 35 tahun
  • S2 CPNS/PNS: 37 tahun
  • S2 PNS jabatan peneliti/perekayasa/medis/paramedis/pendidik: 42 tahun

(det/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Ini Tahapan Daftar KIP Kuliah 2024 Jalur Mandiri, Jangan Ada yang Terlewat!



Jakarta

Bagi calon mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan biaya kuliah, mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah bisa jadi solusi. Saat ini, pendaftaran KIP Kuliah bagi mahasiswa jalur seleksi mandiri masih buka.

Syarat utama agar bisa menjadi penerima KIP Kuliah adalah lulusan SMA/SMK/sederajat dan memiliki keterbatasan ekonomi. Status ekonomi mahasiswa dapat dibuktikan lewat KIP Pendidikan Menengah, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan lainnya.

“Kalau tidak memiliki KIP saat di SMA, juga tidak terdaftar di DTKS atau PPKE, serta bukan peserta PKH dan bukan pemilik KKS, masih berpeluang mendapatkan KIP Kuliah dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan kelurahan atau kantor desa,” kata Penanggung Jawab Program KIP Kuliah Puslapdik, Muni Ika dikutip dari laman Puslapdik, Kamis (4/7/2024).


Tahun ini, kuota KIP Kuliah bertambah yakni sebanyak 200 ribu orang. Sedangkan pada tahun 2023, kuota KIP Kuliah adalah 161 ribu orang.

Hingga 31 Oktober 2024, pendaftaran KIP Kuliah masih buka bagi mahasiswa jalur seleksi mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Namun, pendaftarannya baru bisa dilakukan mulai 29 Juli 2024.

Penundaan pendaftaran dilakukan akibat imbas dari peretasan data Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) yang sempat terjadi. Selagi menunggu, detikers bisa menyimak syarat dan tahapan daftar KIP Kuliah berikut agar menghindari kesalahan saat registrasi nanti.

Persyaratan Penerima KIP Kuliah 2024

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat pada tahun 2024/2023/2022.
  • Sudah dinyatakan lulus lewat semua jalur masuk PTN/PTS/perguruan tinggi vokasi yang terakreditasi dan di prodi yang juga sudah terakreditasi pada sistem akreditasi nasional.
  • Mempunyai potensi akademik tetapi terbatas secara ekonomi atau berasal dari keluarga miskin, dibuktikan dengan:
    – Pemegang atau pemilik KIP pendidikan menengah
    – Tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau penerima program bantuan sosial yang ditetapkan kementerian yang berurusan dengan bidang sosial misalnya mahasiswa adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH) atau pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
    – Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (PPKE) yang ditetapkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
    – Mahasiswa berasal dari panti asuhan/panti sosial.
  • Jika tidak memenuhi kelayakan salah satu syarat kelayakan di atas, maka mahasiswa bisa tetap mendaftar jika syarat ekonomi berikut terpenuhi:
    – Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
    – Bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimum tingkat desa/kelurahan

Tahapan Daftar KIP Kuliah 2024

  1. Membuat akun KIP Kuliah di laman https://kip-kuliah.kemidkbud.go.id
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dengan benar, serta alamat email yang valid dan aktif
  3. Jika nomor-nomor tersebut valid, maka sistem KIP Kuliah akan mengirimkan password akun KIP Kuliah ke email yang didaftarkan (khusus pendaftar lulusan tahun 2024)
  4. Bagi pendaftar lulusan tahun 2022 atau 2023 yang sudah mempunyai akun KIP Kuliah bisa melakukan pembaruan akun
  5. Masuk ke laman KIP Kuliah kembali menggunakan akun yang dibuat
  6. Unggah dokumen-dokumen yang diperlukan
  7. Setelah berkas lengkap, pilih jalur seleksi mandiri atau seleksi PTS
  8. Bagi pendaftar yang tercatat di DTKS atau PPKE desil 1-3 hanya perlu mengisi biodata, data keluarga, prestasi, dan rencana saat kuliah
  9. Sedangkan pendaftar yang tidak terdata, maka harus mengisi tiga formulir tambahan yakni informasi ekonomi, rumah, dan aset
  10. Pendaftar menunggu hasil seleksi masuk perguruan tinggi
  11. Jika pendaftar lolos di perguruan tinggi tujuan, tahap berikutnya adalah lakukan verifikasi dan validasi oleh perguruan tinggi
  12. Nantinya mahasiswa akan ditetapkan apakah layak atau tidak menerima KIP Kuliah oleh perguruan tinggi, kemudian diusulkan kepada Puslapdik
  13. Bagi pendaftar yang tak lolos, maka bisa mencoba kembali di seleksi masuk tahun berikutnya

Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2024

  • Pendaftaran akun siswa KIP Kuliah: 12 Februari – 31 Oktober 2024
  • SNBP: 13 – 27 Februari 2024
  • UTBK SNBT: 21 Maret – 4 April 2024
  • Seleksi mandiri PTN: 7 Juni – 31 Oktober 2024
  • Seleksi mandiri PTS: 11 Juni – 31 Oktober 2024

Itulah tahapan daftar KIP Kuliah 2024 untuk jalur seleksi mandiri di PTN maupun di PTS. Semoga bermanfaat ya.

(cyu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

6 Tips Menulis Esai untuk Daftar Beasiswa Unggulan 2024, Jangan Asal!



Jakarta

Beasiswa Unggulan Berprestasi 2024 sudah dibuka pendaftarannya mulai 1 – 15 Juli 2024. Beasiswa ini menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan S3.

Salah satu syarat yang harus dipersiapkan pelamar mulai dari sekarang adalah esai. Kualitas esai yang dibuat akan menentukan apakah pelamar lolos seleksi administrasi atau tidak.

Sehingga, pelamar perlu mengetahui ketentuan hingga format penulisan esai yang benar. Mengutip laman Beasiswa Unggulan Kemdikbud dan Puslapdik Kemdikbud, berikut ketentuan dan tips menulis esai untuk daftar Beasiswa Unggulan 2024:


Ketentuan Penulisan Esai Beasiswa Unggulan 2024

1. Beasiswa Program Sarjana

  • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
  • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.000 kata dan paling banyak 1.500 kata
  • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

2. Beasiswa Program Magister

  • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
  • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata
  • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

3. Beasiswa Program Doktor

  • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
  • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata
  • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

4. Beasiswa Penyandang Disabilitas

  • Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”
  • Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata
  • Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia

Tips Menulis Esai untuk Daftar Beasiswa Unggulan 2024

Agar esai yang dibuat detikers bisa memiliki bobot besar dalam seleksi Beasiswa Unggulan 2024, Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek dalam bukunya yang berjudul “Beasiswa Pemutus Mata Rantai Kemiskinan” (2022) telah membagikan tipsnya. Simak yuk!

1. Hindari Membuat Esai di Hari Terakhir

Dikarenakan berbagai kesibukkan atau alasan, terkadang pelamar beasiswa baru membuat esai saat mendekati hari terakhir pendaftaran. Menurut Abdul, hal ini perlu dihindari.

Pelamar lebih baik membuatnya jauh-jauh hari. Hal tersebut dikarenakan esai perlu dirancang dengan baik agar isinya dapat menarik perhatian penilai.

2. Kenali Tim Seleksi

Tips ini jarang disadari oleh pelamar tetapi menjadi penting untuk mengetahui akan dibuat seperti apa esainya. Detikers bisa melihat tim seleksi di website penyedia beasiswa.

Setelah mengetahui siapa saja tim seleksi beasiswa, tuliskan esai yang sesuai dengan keilmuan mereka. Jelaskan bahwa kepribadian hingga kemampuanmu memenuhi kriteria tim seleksi.

3. Pilih Topik yang Dikuasai

Meskipun tema esai sudah ditentukan, tetapi pelamar bisa memilih topik relevan yang sesuai dengan minat atau bakat pelamar. Jangan lupa, kaitkan juga topik dengan tujuan prodi yang dipilih.

4. Tidak Bertele-tele

Esai yang baik berisikan informasi yang jelas dan padat. Tulislah kontribusi yang ada hubungannya dengan prodi yang dipilih. Setelah itu, jabarkan strategi konkretnya.

Abdul mengatakan biasanya tim seleksi mencari kandidat yang bisa menjelaskan visi, misi, dan strategi masa depannya secara jelas.

5. Hindari Kesalahan Ejaan-Tulisan

Tak cuma topik yang dipilih, tim seleksi juga akan menilai ejaan hingga tanda baca penulisan. Oleh karena itu, perhatian teknis menulis dengan baik.

Begitu juga pada format penulisan. Usahakan mengecek kembali ketentuan format tulisan hingga jumlah maksimal dan minimal kata.

6. Buat Kerangka

Kerangka dapat memudahkan penulis esai dalam mencari data hingga pokok kalimat. Dengan begitu, susunan esai bisa lebih runtut dan tidak loncat-loncat.

Itulah beberapa tips menulis esai untuk daftar Beasiswa Unggulan 2024. Jangan sampai ada salah ya!

(cyu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden

Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 Dibuka, Gratis Kuliah S2-S3 untuk Tenaga Kependidikan



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) buka pendaftaran Beasiswa Tut Wuri Handayani 2024 hingga 26 Juli mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Beasiswa Dosen Kemendikbud pada tautan http://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/.

Beasiswa Tut Wuri Handayani adalah bantuan pendidikan pascasarjana jenjang magister (S2) dan doktor (S3) pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Penerimaan ini khusus diberikan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tenaga kependidikan (tendik) pada satuan di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).

Mahasiswa baru ataupun on going diperkenankan mendaftar. Durasi maksimal pendanaan ditetapkan 24 bulan untuk program S2 dan 48 bulan bagi S3.


Awardee terpilih akan mendapatkan manfaat biaya pendidikan yang meliputi biaya pendaftaran, uang kuliah, buku, dan penelitian. Tidak hanya itu, mahasiswa juga akan mendapat biaya pendukung dengan komponen tiket perjalanan, visa (khusus studi luar negeri), asuransi kesehatan, biaya hidup, biaya darurat, serta tunjangan keluarga (khusus studi luar negeri).

Siap mendaftar? Yuk pahami syarat Beasiswa Tut Wuri Handayani dikutip dari booklet resminya.

Persyaratan Beasiswa Tut Wuri Handayani

Persyaratan umum Beasiswa Tut Wuri Handayani yang harus dipenuhi pendaftar yakni:

1. Tendik yang berstatus PNS pada satuan di bawah pembinaan Ditjen Diktiristek.

2. Batas usia bagi pendaftar program adalah t-1 atau kurang 1 tahun dari ketentuan yang tertuang dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Nomor 3 Tahun 2023. Adapun batas usianya yakni:

Program Magister

  • Belum memasuki usia 47 tahun bagi untuk jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, jabatan fungsional jenjang pertama dan jenjang muda.
  • Belum memasuki usia 49 tahun untuk jabatan fungsional jenjang madya.
  • Belum memasuki usia 51 tahun untuk jabatan fungsional jenjang utama.

Program Doktor

1. Pendaftar dengan jabatan pelaksana, jabatan fungsional keterampilan, dan jabatan fungsional keahlian jenjang pertama dan muda belum memasuki usia:

  • 44 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
  • 41 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
  • 38 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
  • 35 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
  • 32 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

2. Pendaftar dengan jabatan fungsional keahlian jenjang marya belum memasuki usia:

  • 46 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 3 tahun.
  • 43 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 4 tahun.
  • 40 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 5 tahun.
  • 37 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 6 tahun.
  • 34 tahun bagi yang batas waktu normatif prodi selama 7 tahun.

3. Telah menyelesaikan studi program D4/S1 untuk pendaftar jenjang S2 dan sudah menyelesaikan studi program S2 bagi pendaftar jenjang S3. Penyelesaian studi sebelumnya dilakukan pada perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan ketentuan:

  • Perguruan tinggi dalam negeri di bawah pembinaan Kemendikbudristek, kementerian lain atau lembaga pemerintah non-kementerian yang terdaftar di PDDikti dan memiliki akreditas minimal B atau Baik Sekali.
  • Perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kemendikbudristek atau Kedutaan Besar RI di negara asal kampus.

4. Diutamakan sudah diterima tanpa syarat di perguruan tinggi tujuan.

5. Belum pernah menempuh studi jenjang yang sama.

6. Bagi pelamar on going telah menempuh semester 2 dan akan/atau sedang menempuh semester 3.

7. Menyertakan Surat Izin Melanjutkan Studi sesuai format yang ditentukan dan telah ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.

8. Memiliki Personal Statement.

9. Memiliki proposal penelitian untuk peserta pendaftar program doktor.

10. Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftaran Program Beasiswa.

11. Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari rumah sakit pemerintah.

12. Berkomitmen untuk segera kembali dan mengabdi ke institusi asal.

13. Khusus untuk tujuan kampus dalam negeri, pendaftar diwajibkan mengikuti program kelas reguler bukan karyawan.

14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain (double funding)

Jadwal Seleksi Beasiswa Tut Wuri Handayani

  • Pendaftaran: hingga 26 Juli 2024
  • Seleksi: Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi: September 2024
  • Pencairan dana: September 2024
  • Monitoring: Juli 2025

Informasi lebih lengkap terkait syarat khusus dan format dokumen bisa detikers lihat di sini. Yuk segera penuhi persyaratan dan selamat mendaftar detikers!

(det/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia Diperpanjang, Peserta Unggah Ulang Dokumen


Jakarta

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek mengumumkan layanan elektronik Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dapat diakses kembali. Sebelumnya, layanan ini terdampak oleh masalah Pusat Data Nasional (PDN).

Sehubungan dengan masalah PDN tersebut, masa pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia Dalam Negeri dan BPI Pathway Program Doktoral Luar Negeri bagi dosen LPTK/PPG dan vokasi 2024 diperpanjang menjadi 18-31 Juli 2024.

Jika sudah memiliki akun, pendaftar BPI Dalam Negeri dan BPI Pathway Program Doktoral tersebut diminta untuk reset password. Kemudian, log in di portal BPI dan lengkapi semua berkas pendaftaran.


Sedangkan bagi peminat BPI Dalam Negeri dan BPI Pathway Program Doktoral di atas yang belum memiliki akun, maka diminta untuk membuat akun dan log in di portal pendaftaran. Kemudian, lengkapi semua berkas pendaftaran.

Peserta BPI Luar Negeri Diminta Unggah Ulang Dokumen

Sedangkan pendaftar Beasiswa Pendidikan Indonesia Luar Negeri Tahun 2024 diminta untuk unggah ulang dokumen persyaratan pendaftaran. Dalam hal ini, pendaftar juga diminta mengecek akun dan surel masing-masing.

Jenis Beasiswa Pendidikan Indonesia Dalam Negeri 2024

Dikutip dari laman resminya, berikut jenis-jenis BPI Dalam Negeri:

  • BPI Calon Guru SMK S1/D4
  • BPI Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) S1/D4
  • BPI Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) S1/D4
  • BPI Pelaku Budaya S1/D4, S2, dan S3
  • Beasiswa Indonesia Maju S1/D4
  • BPI Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) S1/D4
  • BPI Pendidikan PTA S2 dan S3
  • BPI Pendidikan PTV S2 dan S3
  • BPI Pendidik dan Tenaga Kependidikan S2

Informasi pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia 2024 bisa diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id. Jangan terlewat, detikers!

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Beasiswa Girls Fund Diperpanjang, Gratis Kuliah S1 hingga Biaya Wisuda


Jakarta

Yayasan Plan International Indonesia dan IPMI International Business School memperpanjang masa pendaftaran Beasiswa Girls Fund hingga 27 Juli 2024. Calon mahasiswa perempuan maupun laki-laki yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan gender bisa mendaftar.

Girls Fund: Scholarship 2024 merupakan beasiswa S1 Administrasi Bisnis di IPMI International Business School selama 8 semester. Beasiswa ini meliputi biaya kuliah, biaya konfirmasi pendaftaran dan pengembangan, serta biaya wisuda.

Beasiswa ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa lulusan 2022, 2023, atau 2024 dengan keterbatasan ekonomi tetapi memiliki nilai akademik baik dan kemampuan kepemimpinan. Berikut syarat selengkapnya.


Syarat Beasiswa Girls Fund 2024

  1. Perempuan atau laki-laki
  2. Lulusan SMA, SMK, MA, atau yang sederajat, serta Paket C tahun 2022, 2023, atau 2024
  3. Nilai rata-rata minimal 8 pada rapor kelas 10-12.
  4. Terdaftar sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah atau mendaftarkan diri secara mandiri melalui situs https://kip.kuliah.kemdikbud.go.id atau melalui KIP Mobile Apps, sertakan bukti hasil pendaftaran.
  5. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau berasal dari keluarga dengan penghasilan di bawah Rp 4 juta per bulan, dibuktikan melalui dokumen terkait.
  6. Tertarik pada bidang manajemen dan bisnis.
  7. Memiliki kemampuan bahasa Inggris secara verbal dan tulisan, perkuliahan akan menggunakan bahasa Inggris.
  8. Memiliki kemampuan kepemimpinan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesetaraan gender.

Jadwal Seleksi

  • Pendaftaran: hingga 27 Juli 2024
  • Seleksi administrasi: 27 Juli – 7 Agustus 2024
  • Pengumuman seleksi administrasi dan undangan wawancara: 7-10 Agustus 2024
  • Wawancara: 10-12 Agustus 2024
  • Seleksi akhir dan verifikasi data: 12-15 Agustus 2024
  • Pengumuman penerima beasiswa IPMI: 15-16 Agustus 2024
  • Konfirmasi penerimaan beasiswa: 16-17 Agustus 2024

Pendaftaran beasiswa dalam negeri ini dibuka secara daring di https://bit.ly/GirlsFundScholarshipIPMI2024. Informasi lebih lanjut dapat dipantau di akun Instagram @planindonesia dan @ipmi.bachelor atau kontak 085210745110 (Retno). Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 Ditutup Besok, Cek Cara Daftarnya di Sini!



Jakarta

Pendaftaran beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 akan ditutup besok, 18 Juli 2024. Bagi detikers yang masih belum melakukan registrasi bisa segera menyelesaikannya hari ini.

Beasiswa LPDP ini sayang apabila dilewatkan karena mempunyai banyak program pilihan serta kampus tujuan dari dalam juga luar negeri. Beasiswa ini sendiri disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Dengan begitu, bagi calon mahasiswa yang kini ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang master atau doktor bisa mencoba beasiswa LPDP. Pendaftar yang lolos beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 ini akan menerima bantuan mulai Januari 2025.


Bagaimana, tidak mau ketinggalan bukan? Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, berikut informasi lengkapnya seputar pendaftaran beasiswa:

Jenis Beasiswa LPDP 2024

1. Program Umum

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
  • Beasiswa Parsial

2. Program Afirmasi

  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Putra-putri Papua
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
  • Beasiswa Prasejahtera

3. Program Targeted

  • Beasiswa PNS, TNI, POLRI
  • Beasiswa Kewirausahaan
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
  • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

4. Program Prioritas

  • Beasiswa Prioritas LPDP – NTU Program Doktor
  • Beasiswa Prioritas LPDP – UNSW Program Doktor
  • Beasiswa Prioritas LPDP – NUS Program Master Bidang Kewirausahaan
  • Beasiswa Prioritas LPDP – University of Dundee Program Doktor

5. Program Kerja Sama

  • Beasiswa Kerja Sama – BRIN
  • Beasiswa Kerja Sama – USTB
  • Beasiswa Kerja Sama – Bidang Ekonomi dan Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi

6. Program Double Degree/Joint Degree

Syarat Daftar Beasiswa LPDP 2024

  • WNI
  • Lulus D4/S1 dan ingin mengambil beasiswa master, S2 untuk doktor, atau D4/S1 langsung doktor
  • Pendaftar D4/S1 langsung doktor wajib mempunyai LoA unconditional dari kampus tujuan
  • Pendaftar yang lulus S2 tidak diizinkan mendaftar beasiswa S2, demikian juga pada pendaftar lulusan S3
  • Pendaftar beasiswa doktor yang lulusan dokter spesialis/subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai sebagai syarat bukti IPK
  • Lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah, hasil konversi IPK, tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK dan/atau konversi IPK untuk pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
  • Menyetujui surat pernyataan yang sudah disediakan
  • Menulis profil diri
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
  • Menulis proposal penelitian untuk pendaftar program doktor
  • Jika memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non-kejuaraan, pengalaman organisasi, maka perlu dituliskan saat daftar
  • Pendaftar yang pernah menempuh studi, tetapi tidak menyelesaikannya, bisa mendaftar di jenjang studi yang sama.
  • Melampirkan surat rekomendasi sesuai syarat program yang diterbitkan maksimal 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran
  • Pendaftar yang sedang menempuh studi bisa mendaftar dengan ketentuan yaitu mendaftar di prodi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda, membuat, dan menandatangani surat pengunduran diri yang diajukan ke kampus atas prodi yang sedang ditempuh dan menyampaikan ke LPDP maksimal 2 pekan setelah pengumuman kelulusan seleksi substansi, wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari prodi/kampus, pendaftar yang mendapat gelar sebelum seleksi substansi, maka LPDP bisa membatalkan statusnya sebagai penerima beasiswa
  • Pendaftar PNS dan CPNS wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM di kementerian/lembaga/pemda.
  • Pendaftar TNI wajib melampirkan surat usulan/rekomendasi minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU
  • Pendaftar berstatus Polri wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes Polri
  • Memilih kampus dan prodi tujuan sesuai ketentuan LPDP
  • Beasiswa tidak ditujukan untuk kelas eksekutif, kelas khusus, karyawan, jarak jauh, yang diselenggarakan bukan di kampus induk, kelas internasional untuk pendaftar tujuan studi dalam negeri, kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi, kelas lain yang tidak memenuhi ketentuan LPDP

Cara Daftar Beasiswa LPDP 2024

  1. Mendaftar secara online pada situs https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
  3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
  4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan atau yang sejenis masih dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

  • Pendaftaran: 19 Juni – 18 Juli 2024
  • Seleksi administrasi: 22 Juli – 7 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
  • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 – 11 Agustus 2024
  • Proses sanggah hasil seleksi administrasi: 12 – 16 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
  • Seleksi bakat skolastik: 27 – 31 Agustus 2024
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
  • Seleksi substansi: 10 September – 25 Oktober 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

Itulah informasi seputar pendaftaran beasiswa LPDP 2024 tahap 2. Ayo buruan daftar sebelum ketinggalan!

(cyu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey

Siap-siap Beasiswa S2 di ETH Zurich, Kampus Terbaik Versi QS WUR 2025: Europe



Jakarta

Swiss Federal Institute of Technology Zurich atau ETH Zurich akan membuka beasiswa S2 dalam program Excellence Scholarship & Opportunity Programme (ESOP). Sebelum pembukaan pendaftaran secara daring pada 1-30 November 2024 mendatang, detikers bisa mulai menyiapkan persyaratannya.

Beasiswa ESOP adalah beasiswa jenjang magister bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di ETH Zurich. Mahasiswa S2 on-going di kampus ini tidak dapat mendaftar.

Beasiswa ESOP ETH Zurich meliputi biaya hidup dan studi CHF 12 ribu (Rp 216 juta) per semester, gratis biaya kuliah, mentorship, dan kesempatan berjejaring dengan ETH Foundation.


Syarat Beasiswa S2 ESOP ETH Zurich

  1. Hasil akademik S1 yang memuaskan, dengan pendaftar merupakan 10 persen teratas di prodi (grade A).
  2. Dapat dikontek melalui kontak telepon yang disampaikan di CV, seleksi dapat termasuk wawancara via telepon atau video conference pada Februari.
  3. Pemilik gelar Master atau sedang kuliah S2 di ETH ZUrich tidak diperkenankan mendaftar beasiswa ESOP.
  4. Mendaftar pada masa pendaftaran pertama, yakni pada 1-30 November 2024.
  5. Menyiapkan dokumen preproposal tesis jenjang Magister.
  6. Preproposal tesis Magister wajib dikembangkan oleh pendaftar sendiri dan menggunakan tata cara pengutipan ilmiah yang berlaku.
  7. Tidak melakukan plagiasi, pengabaian, atau misinformasi secara sengaja; jika diketahui maka akan dikeluarkan dari proses seleksi atau ditarik dari program beasiswa apapun.
  8. Jika prodi tujuan tidak meminta dua tokoh referensi, sertakan data dan kontak 2 tokoh referensi (dosen) pada pendaftaran beasiswa ESOP.
  9. Tokoh referensi yang disertakan pada pendaftaran akan dikirim email oleh sistem dan wajib mengunggah surat referensi.

    Pendaftaran para calon penerima beasiswa akan ditinjau oleh Admissions Committees di tiap program Magister tujuan. Keputusan akhir pemberian beasiswa ESOP merupakan kewenangan rektor ETH Zurich.

Informasi pendaftaran beasiswa S2 ETH Zurich 2024/2025 lebih lanjut dapat diakses di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey