Tag Archives: ugm

15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP, Mayoritas dari Pulau Jawa



Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah mengeluarkan daftar provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Apa provinsi terbanyak?

Menurut laporan tersebut, per 31 Desember 2024 ada 54.149 orang. penerima beasiswaLPDP yang telah memiliki kontrak dengan universitas di 45 negara di seluruh dunia. Negara dengan tujuan terbanyak penerimaLPDP 2024 adalah Indonesia yaitu 25.473 orang.


Putra-putri terbaik bangsa itu tersebar dari seluruh provinsi di Indonesia. Namun, ada 15 provinsi terbanyak penyumbang penerima beasiswa LPDP 2024.

15 Provinsi Terbanyak Penerima Beasiswa LPDP

Menurut unggahan Instagram @lpdp_ri, berikut 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024:

1. Jawa Barat (17,3%)
Sebanyak 9.317 orang

2. Jawa Timur (12,7%)
Sebanyak 6.902 orang

3. DKI Jakarta (11,8%)
Sebanyak 6.412 orang

4. Jawa Tengah (10,3%)
Sebanyak 5.570 orang

5. Daerah Istimewa Yogyakarta (5,3%)
Sebanyak 2.852 orang

6. Banten (4,7%)
Sebanyak 2.564 orang

7. Nusa Tenggara Timur (4,3%)
Sebanyak 2.335 orang

8. Sulawesi Selatan (4,3%)
Sebanyak 2.337 orang

9. Sumatera Utara (2,7%)
Sebanyak 1.489 orang

10. Sumatera Barat (2,5%)
Sebanyak 1.358 orang

11. Aceh (2,1%)
Sebanyak 1.126 orang

12. Maluku (1,9%)
Sebanyak 1.010 orang

13. Nusa Tenggara Barat (1,9%)
Sebanyak 1.103 orang

14. Lampung (1,6%)
Sebanyak 886 orang

15. Papua (1,6%)
Sebanyak 865 orang

10 Negara Favorit untuk Studi LPDP 2024

Negara tujuan terbanyak penerima LPDP 2024 adalah Indonesia dengan total 25.473 orang. Jika melihat ke luar negeri, ada 10 negara lainnya yang menjadi negara favorit untuk studi LPDP, berikut daftarnya:

1. Inggris Raya (United Kingdom/UK): 6.966 orang

2. Australia: 4.373 orang

3. Amerika Serikat: 2.624 orang

4. Belanda: 2.479 orang

5. Jepang: 714 orang

6. Swedia: 373 orang

7. Selandia Baru: 351 orang

8. Jerman: 308 orang

9. Singapura: 290 orang

10. China: 248 orang

10 Kampus Tujuan Studi LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

Jika di dalam negeri, penerima LPDP paling banyak memilih UGM sebagai kampus untuk melanjutkan studi pasca sarjana mereka. Diikuti dengan UI, ITB, dan IPB University. Berikut daftarnya:

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 6.187 orang

2. Universitas Indonesia (UI)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 4.055 orang

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 2.433 orang

4. IPB University

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.636 orang

5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.227 orang

6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.151 orang

7. Universitas Airlangga (Unair)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 1.001 orang

8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 957 orang

9. Universitas Brawijaya (UB)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 785 orang

10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Jumlah mahasiswa penerima LPDP: 671 orang

Itulah 15 provinsi terbanyak penerima beasiswa LPDP 2024. Ada wilayahmu?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

20 Kampus Tujuan Awardee LPDP Terbanyak di Dalam Negeri Tahun 2024, Cek!


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengeluarkan laporan tahunan atau annual report LPDP 2024, Kamis (21/8/2025). Laporan ini memuat seluruh rangkaian perjalanan dan pencapaian LPDP selama 2024, termasuk tentang kampus tujuan yang menerima peserta terbanyak.

Secara garis besar ada tujuh pekerjaan yang telah dikerjakan LPDP selama 2024. Seperti, mengelola Rp 154,11 triliun dana abadi di bidang pendidikan, merekrut 8.952 orang calon penerima beasiswa LPDP dalam 2 gelombang seleksi, mendukung keberlanjutan riset dengan dana Rp 443,831 miliar, hingga menyalurkan manfaat LPDP kepada 348 orang seniman dan budayawan.

Selain itu, laporan ini juga memuat daftar 20 kampus tujuan dalam dan luar negeri yang menerima peserta LPDP terbanyak di 2024. Dikutip dari dokumen terkait, Kamis (21/8/2025) berikut ini daftar kampus tersebut khusus tujuan dalam negeri selengkapnya.


20 Kampus Tujuan Studi Awardee LPDP Dalam Negeri Tahun 2024

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

  • Jumlah awardee LPDP: 6.187 orang

2. Universitas Indonesia (UI)

  • Jumlah awardee LPDP: 4.055 orang

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

  • Jumlah awardee LPDP: 2.433 orang

4. IPB University

  • Jumlah awardee LPDP: 1.636 orang

5. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

  • Jumlah awardee LPDP: 1.227 orang

6. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

  • Jumlah awardee LPDP: 1.151 orang

7. Universitas Airlangga (Unair)

  • Jumlah awardee LPDP: 1.001 orang

8. Universitas Padjadjaran (Unpad)

  • Jumlah awardee LPDP: 957 orang

9. Universitas Brawijaya (UB)

  • Jumlah awardee LPDP: 785 orang

10. Universitas Hasanuddin (Unhas)

  • Jumlah awardee LPDP: 671 orang

11. Universitas Negeri Malang (UM)

  • Jumlah awardee LPDP: 637 orang

12. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

  • Jumlah awardee LPDP: 596 orang

13. Universitas Diponegoro (Undip)

  • Jumlah awardee LPDP: 521 orang

14. Institut PTIQ Jakarta

  • Jumlah awardee LPDP: 460 orang

15. Universitas Sebelas Maret (UNS)

  • Jumlah awardee LPDP: 440 orang

16. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

  • Jumlah awardee LPDP: 319 orang

17. Universitas Udayana

  • Jumlah awardee LPDP: 228 orang

18. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

  • Jumlah awardee LPDP: 206 orang

19. Universitas Negeri Makassar (UNM)

  • Jumlah awardee LPDP: 191 orang

20. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

  • Jumlah awardee LPDP: 139 orang

Bila ingin melihat laporan tahunan LPDP 2024 secara lebih lengkap, detikers bisa mengujungi tautan http://s.kemenkeu.go.id/ARLPDP.

Demikianlah daftar 20 kampus penerima peserta LPDP terbanyak di dalam negeri tahun 2024. Apakah salah satunya ada kampus impianmu detikers?

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Piknik di Pantai-Kulineran di Pasar



Yogyakarta

Tahun Baru 2025 sudah di depan mata. Traveler yang ingin menghabiskannya di Yogyakarta simak ide liburan tahun baru berikut ini:

Yogyakarta memiliki banyak pilihan liburan seru yang bisa dilakukan tanpa harus meninggalkan kota. Dari menikmati alam hingga mengeksplorasi budaya.

Selain itu, ada berbagai aktivitas menarik yang bisa mengisi waktu liburan traveler.


Berikut sederet ide liburan tahun baru di Yogyakarta yang menarik:

1. Wisata Edukasi di Kebun Binatang

Liburan yang menyenangkan dan edukatif sering kali menjadi pilihan terbaik bagi keluarga, terutama yang membawa anak-anak. Mengunjungi kebun binatang bukan hanya menawarkan pengalaman menyaksikan hewan-hewan yang menarik, tetapi juga memberikan kesempatan untuk belajar tentang berbagai jenis hewan.

Di Jogja, Anda bisa mengunjungi Gembira Loka Zoo, sebuah kebun binatang yang memiliki koleksi satwa dari berbagai belahan dunia. Selain itu, Suraloka Interactive Zoo juga bisa menjadi alternatif yang menawarkan suasana yang berbeda.

2. Berkeliling Taman

Bagi yang ingin menikmati udara segar dan suasana hijau, mengunjungi taman kota adalah pilihan yang tepat. Di taman kota, traveler bisa berjalan-jalan santai, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati pemandangan.

Aktivitas ini memberikan kesempatan untuk melepaskan penat setelah rutinitas yang padat. Wisdom Park UGM, bisa menjadi pilihan yang tepat bagi traveler untuk melakukan aktivitas ini. Suasananya yang sangat asri dan teduh cocok untuk traveler yang ingin melakukan aktivitas outdoor namun tetap santai.

3. Wisata Budaya di Museum

Museum Benteng VredeburgMuseum Benteng Vredeburg (dok. IHA)

Jika traveler tertarik mengenal lebih dalam tentang sejarah dan budaya lokal, mengunjungi museum bisa menjadi pilihan yang menyenangkan. Di museum, traveler tidak hanya akan mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga menikmati atmosfer yang lebih tenang dan reflektif.

Museum Sonobudoyo, yang menyajikan koleksi seni dan budaya Jawa, adalah tempat yang sempurna bagi detikers yang ingin lebih mengenal warisan budaya Jogja. Selain itu, detikers juga bisa mengunjungi Museum Benteng Vredeburg atau Museum Sandi yang terletak strategis di tengah kota.

4. Staycation di Hotel

Tidak semua liburan harus menghabiskan waktu di luar kota. Staycation atau menginap di hotel lokal bisa menjadi alternatif yang menarik. detikers bisa menikmati fasilitas hotel, bersantai, dan menikmati waktu bersama keluarga tanpa harus bepergian jauh.

Beberapa hotel di Jogja menawarkan nuansa lawas yang kental, seperti The Phoenix Hotel, yang memiliki arsitektur kolonial yang indah, atau Hotel Tentrem yang menggabungkan kemewahan modern dengan sentuhan tradisional mungkin akan menjadi sensasi baru untuk detikers saat staycation.

5. Piknik di Pantai

Bagi traveler yang ingin liburan santai namun tetap menikmati alam terbuka, piknik di pantai atau danau bisa menjadi pilihan yang menyegarkan. Jogja memiliki beberapa pantai dan danau yang indah untuk dijadikan tempat piknik.

Contohnya seperti Pantai Parangtritis yang terkenal dengan pasir hitamnya dan pantai-pantai di Gunungkidul seperti Pantai Ngetun dan Wediombo. Nikmati suasana tenang sambil menikmati makanan ringan atau sekadar menikmati alam.

6. Jelajahi Kuliner Khas Jogja

Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (26/12/2023).Suasana di Pasar Beringharjo, Jogja (Adji G Rinepta/detikJogja)

Liburan Tahun Baru juga bisa menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi kuliner lokal yang menggugah selera. Jogja dikenal dengan berbagai hidangan lezat yang sayang untuk dilewatkan.

Traveler bisa mengunjungi pasar tradisional untuk mencicipi makanan khas, atau menjelajahi tempat makan yang populer di kota ini. Pasar Beringharjo, Pasar Kotagede dan Pasar Ngasem adalah tiga contoh rekomendasi tempat yang sempurna untuk berburu makanan lokal.

Ada gudeg, bakpia, dan aneka jajanan tradisional khas Jogja yang bisa dicoba traveler. Bagi traveler yang ingin berburu makanan dan jajanan otentik khas Jogja, maka pilihan ini cukup menarik untuk dimasukkan dalam rencana liburan.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/fem)

Sumber : travel.detik.com

Alhamdulillah wisata mobil اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / Thomas Tucker

Terancam Punah, Punya Kembaran di Meksiko



Yogyakarta

Gumuk Pasir Parangtritis terancam punah karena terus mengalami penyusutan. Destinasi seperti gumuk pasir ini cuma ada 2 di dunia. Satu lagi ada di Meksiko.

Gumuk Pasir Parangtritis ternyata cukup langka, karena tipe yang sejenis itu cuma ada dua di dunia. Namun gumuk pasir itu kini terancam punah. Luasannya kini tinggal tersisa 17 hektar saja.

General Manager Badan Pengelola Geopark Jogja, Dihin Abrijanto menerangkan upaya konservasi terhadap gumuk pasir sedang dilakukan. Dia menyebut pada 1976 area gumuk pasir tercatat seluas 417 hektare dan kini hanya tersisa 17 hektare.


“Sekarang kita kerja sama dengan pengelola kita sedang proses menyusun percepatan konservasi gumuk pasir karena gumuk pasir Parangtritis istimewa, karena tipe barchan hanya ada dua di dunia, DIY dan Meksiko,” kata Dihin saat ditemui di Situs Gunung Gamping, Sleman, Senin (22/7/2024).

Dihin menerangkan pada masa 1976 silam, tinggi gumuk pasir Parangtritis mencapai 30 meter. Dia menduga menyusutkan kawasan gumuk pasir ini karena keberadaan jip wisata dan kendaraan ATV, permukiman, los usaha hingga kesalahan pengelolaan kebijakan era terdahulu.

Dia menyebut jika tidak segera melakukan konservasi, maka lahan gumuk pasir itu bakal hilang. Pihaknya pun menggandeng pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melakukan kajian akademis.

“Dari UGM mengatakan kalau gumuk pasir didiamkan atas kondisi saat ini, maka 20 tahun lagi kita tidak punya gumuk pasir, tinggal cerita akan hilang. Hilang untuk permukiman, lalu vegetasi, dan kegiatan wisata berupa jip dan ATV,” ujarnya.

Dihin menerangkan karakter gumuk pasir berupa lahan yang gersang, kering, dan banyak angin. Namun, aktivitas wisata itu dinilai membuatnya sulit terbentuk gumuk pasir.

“Aktivitas jip bisa sampai pinggir pantai itu membuat tambah padat. Tipe barchan itu terbentuk karena arah angin, kalau dibiarkan tanpa penghalang akan membentuk bulan sabit, tapi tidak akan terbentuk selama ada kendaraan lewat situ. Mau terbentuk kelindes,” katanya.

Di sisi lain, keberadaan gumuk pasir Parangtritis juga dinilai unik. Sebab, material pasir itu ternyata berasal dari Gunung Merapi yang terbawa aliran sungai hingga akhirnya bermuara di pantai selatan.

“Buktinya bahwa semua material gumuk pasir itu asalnya dari perut Merapi dan sampai hari ini proses geologinya masih terbentuk, masih berjalan. Sejak zaman Pangeran Mangkubumi atau Sultan HB I poros Merapi gumuk pasir selalu diuri-uri dengan labuhan Merapi dan Parangkusumo,” jelas dia.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Menikmati Sisi Lain Jogja dari Ketinggian HeHa Sky View



Yogyakarta

Libur long weekend Isra Miraj dan Imlek, traveler bisa menikmati sisi lain keindahan Jogja dari ketinggian di destinasi wisata HeHa Sky View. Simak ulasannya berikut ini:

HeHa Sky View adalah tempat wisata yang tidak boleh kamu lewatkan jika liburan di Jogja. Destinasi ini hanya berjarak 40 menit dari pusat kota Yogyakarta, dan 30 menit dari gerbang tol Prambanan.

Dari atas ketinggian bukit, traveler bisa menikmati keindahan Jogja yang tidak ada di tempat lainnya. Bagi pecinta sunset, kamu bisa datang ke tempat ini pada sore hari. Kamu akan disuguhkan pemandangan langit kuning keemasan disertai landskap Gunung Merapi yang mempesona.


Selain itu, kamu juga bisa menikmati citylight Kota Yogya yang menawan pada malam hari. Kamu bisa menikmati citylight sambil merebahkan diri di bean bag dan menyeruput segelas minuman hangat rasanya asyik juga.

Traveler juga bisa foto-foto di beberapa spot kece seperti Sky Glass, Sky Balloon, Sky Swing, HeHa Aeroplane, dan Macrame. Di setiap spot foto sudah ada fotografer yang menawarkan jasa dengan tarif Rp 5.000. Kamu bisa langsung minta file copy foto yang diambil fotografer.

Lokasi dan Rute Menuju HeHa Sky View

HeHa Sky View berlokasi di Jalan Dlingo-Patuk Nomor 2, Bukit Patuk, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari Tugu Yogya, kamu hanya perlu berkendara ke arah timur (arah Solo). Sesampainya pada lampu merah kedua (perempatan Gramedia), belok kiri, lalu berjalan lurus sampai ke Bundaran UGM.

Dari Bundaran UGM, kamu bisa belok kanan (menuju arah timur), lalu berjalan lurus sampai ujung jalan dan menemukan pertigaan lampu merah. Dari situ, kamu bisa berbelok ke kanan sampai lampu merah berikutnya. Setelah itu, belok kiri dengan menyusuri jalan Solo ke arah timur.

Harga Tiket & Jam Buka HeHa Sky View

Di akun Instagram HeHa Sky View, tercantum harga tiket terbaru yang berlaku mulai 2 Januari 2025. Setiap pengunjung dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 25.000 per orang.

Untuk jam operasionalnya, HeHa Sky View buka mulai pukul 10.00 sampai 21.00 WIB untuk weekdays. Sedangkan untuk weekend Sabtu-Minggu, jam bukanya mulai 08.00 hingga 21.00 WIB.

Aneka Acara Seru di HeHa Sky View

Untuk merayakan kemeriahan Imlek, acara bertajuk Bertabur Cahaya di Atas Awan #TamanLangitnyaJogja akan digelar di HeHa Sky View pada 26 dan 29 Januari 2025.

Libur panjang akhir pekan traveler akan dimeriahkan dengan pertunjukan atraktif mulai dari musik perkusi, tari kreasi, fire dance, dan barongsai.

Wisatawan menikmati pemandangan alam yang disajikan di tempat wisata Heha Sky View, Dlingo, Gunung Kidul, Yogyakarta, Sabtu (18/9/2021). Geliat tempat wisata mulai terlihat setelah penurunan level PPKM.Wisatawan menikmati pemandangan alam yang disajikan di tempat wisata Heha Sky View, Dlingo, Gunung Kidul Foto: PIUS ERLANGGA

Setelah perayaan Imlek usai, kemeriahan di HeHa Sky View akan berlanjut dengan acara Pasar Raya Durian Gunungkidul di bulan Februari 2025 dan Kampung Ramadan, festival kuliner seru selama bulan suci di bulan Maret 2025.

Di bulan April, ada acara HeHa Run, fun run dengan track perbukitan Patuk di Gunungkidul yang punya pemandangan memukau. Berlanjut di bulan Mei 2025, ada acara Festival Bintang, sebuah konser musik di ketinggian dengan view hamparan bintang di langit.

Memeriahkan bulan Juni 2025, akan digelar Festival Sate, sebuah acara pasar kuliner aneka sate yang dimeriahkan juga dengan lomba masak. Sedangkan di bulan Juli ada Nikah Massal 24 Jam, acara ini merupakan wujud wedding tourism, yaitu pagelaran nikah bareng secara nasional dengan peserta dari berbagai daerah.

Di bulan Agustus, HeHa akan menggelar Paws Wonder Sky The Ultimate Pet Show, sebuah pameran hewan peliharaan terlengkap untuk para komunitas pecinta anjing dan kucing di Yogyakarta dan sekitarnya.

Memeriahkan bulan September, ada acara melukis di Taman Langit, lomba lukis dan berbagai lomba untuk anak-anak dalam bulan ulang tahun HeHa Sky View. Sedangkan di bulan Oktober ada HeHaunted, petualangan horor seru ala Halloween di wahana Gua Hantu HeHa Sky View.

Bulan Desember akan ditutup dengan HeHa Hore, event tahunan spektakuler berupa pertunjukan kembang api dengan rangkaian acara seru untuk menyambut malam tahun baru. Traveler bisa juga mengikuti Instagram @hehaskyview untuk mendapat informasi terbaru dari destinasi ini.

——-

Artikel ini telah naik di detikJogja.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

7 Tempat Ngabuburit Asyik di Jogja, Catat Biar Tidak Lupa



Yogyakarta

Mengisi waktu untuk mengunggu berbuka puasa, traveler bisa ngabuburit asyik di 7 destinasi wisata di Yogyakarta ini. Apa saja? Catat dulu biar tidak lupa.

Ngabuburit menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berburu takjil, maupun menikmati suasana khas Ramadan. Di berbagai daerah, termasuk Yogyakarta, tradisi ini semakin meriah dengan beragam pilihan tempat yang bisa dikunjungi.

Bagi traveler yang sedang mencari tempat ngabuburit yang seru di Yogyakarta, ada beberapa lokasi yang bisa menjadi pilihan.


Dikutip dari Antara, Selasa (4/3/2025), berikut 7 rekomendasi tempat ngabuburit di Yogyakarta:

1. Jalan Malioboro

Pertama tentu saja Malioboro. Jalan Malioboro merupakan ikon Yogyakarta yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sambil menunggu waktu berbuka, Anda dapat berjalan-jalan menikmati suasana khas.

Traveler bisa mencuci mata dengan melihat deretan toko, pedagang kaki lima, dan seniman jalanan yang sedang beraksi. Selain itu, terdapat banyak penjual makanan tradisional yang dapat dijadikan pilihan untuk takjil berbuka puasa.

2. Titik Nol Kilometer

Titik Nol Kilometer adalah pusat kota yang dikelilingi oleh bangunan bersejarah seperti Kantor Pos Besar dan Benteng Vredeburg. Tempat ini sering dijadikan lokasi berkumpulnya komunitas dan pertunjukan seni jalanan, sehingga cocok untuk ngabuburit sambil menikmati suasana kota.

3. Garrya Bianti

Bagi yang ingin menghabiskan bulan Puasa di Jogja, Garrya Bianti Yogyakarta siap menyambut para tamu dengan pengalaman yang nyaman, tenang, dan penuh makna. Punya konsep slow living yang menenangkan, destinasi ini menghadirkan berbagai pengalaman istimewa selama musim liburan.

Traveler dapat menikmati kuliner khas Nusantara dan Thailand di Refresh All-Day Dining, mengikuti sesi wellness seperti sound healing di tengah alam, water sound healing, kelas eco-pounding, membuat jamu, atau bersantai dengan pemandangan taman tropis yang asri.

Wisatawan bisa juga berkeliling desa di Sleman Utara sambil mengendarai mobil klasik dan berkunjung ke kebun jamur. Tentunya ini akan jadi pengalaman yang berbeda bagi keluarga.

“Kami ingin menghadirkan suasana yang nyaman dan penuh kehangatan bagi para tamu yang merayakan bulan Puasa bersama keluarga, maupun mencari ketenangan setelah perjalanan panjang,” ujar Ridwan Heriyadi, General Manager Garrya BiantiYogyakarta.

4. Kampung Ramadan Jogokariyan

Setiap bulan Ramadan, Kampung Jogokariyan mengadakan pasar sore yang menjajakan berbagai kuliner khas untuk berbuka puasa. Suasana religius dan kekeluargaan sangat terasa di sini, menjadikannya tempat yang tepat untuk ngabuburit sambil berburu takjil.

5. Lembah UGM

Kawasan Lembah Universitas Gadjah Mada menjadi ramai saat Ramadan dengan adanya pasar takjil yang menjual berbagai makanan dan minuman untuk berbuka. Lokasinya yang strategis dan dekat dengan masjid memudahkan pengunjung untuk melaksanakan ibadah setelah berbuka.

6. Pantai Parangtritis

Bagi yang ingin menikmati suasana pantai, Pantai Parangtritis bisa menjadi pilihan untuk ngabuburit. Menjelang senja, pemandangan matahari terbenam di pantai ini sangat memukau. Anda juga dapat menyewa ATV atau delman untuk berkeliling pantai sambil menunggu waktu berbuka.

7. Obelix Hills

Obelix Hills menawarkan pemandangan alam dari ketinggian yang menawan. Tempat ini cocok untuk ngabuburit sambil menikmati panorama matahari terbenam dan berfoto di spot-spot yang disediakan. Selain itu, terdapat kafe yang menyajikan berbagai menu untuk berbuka puasa.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pogung, Kawasan Kuliner Favorit di Jogja



Yogyakarta

Pogung merupakan sebuah daerah yang berlokasi di utara Universitas Gadjah Mada (UGM), masuk ke Kelurahan Sinduadi, Sleman. Kawasan ini merupakan pemukiman padat dengan banyak gang. Bahkan, Pogung dijuluki sebagai ‘labirin-nya Yogyakarta’.

Di antara gang dan jalan, terdapat banyak rumah makan dengan ragam menu dan harga. Tak ayal, Pogung menjadi destinasi wisata kuliner Jogja.

Berikut beberapa aspek yang menjadikan Pogung sebagai destinasi wisata kuliner:


1. Ragam pilihan makanan

Jajanan Kaki Lima

Pogung terkenal dengan banyaknya penjual makanan kaki lima yang menawarkan berbagai macam jajanan, mulai dari gorengan, sate, hingga makanan ringan lainnya yang bisa dinikmati sambil berjalan-jalan.

Restoran dan Warung Makan

Selain jajanan, terdapat banyak warung makan dan restoran dengan menu tradisional hingga menu internasional, serta berbagai pilihan kopi dan minuman kekinian. Contohnya Lotek Pandega Putri, Bara Bakery dan Gelato, Mie ayam dan Bakso Woyo-woyo, Broklat dan Seblak Mang Een.

Pilihan Harga Terjangkau

Berada di lingkungan kampus, mayoritas tempat makan di Pogung menawarkan harga yang relatif terjangkau. Wisata kuliner di sini akan membuat perut kenyang tanpa membuat kocek berat.

2. Lokasi dan Suasana

Terletak di Dekat Kampus

Kawasan ini banyak dihuni oleh mahasiswa, sehingga suasana di Pogung sangat hidup dan dinamis dengan banyaknya tempat makan yang buka hingga larut malam.

Akses Mudah

Lokasinya yang strategis di tengah-tengah kota Yogyakarta memudahkan akses bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan mencicipi makanan di sini.

3. Pengalaman Wisata Kuliner Otentik

Nuansa Lokal

Pogung memberikan pengalaman kuliner yang otentik, di mana pengunjung bisa merasakan kehidupan sehari-hari masyarakat Yogyakarta sambil menikmati hidangan lokal yang lezat.

Kreativitas Kuliner

Banyak tempat makan di Pogung yang menawarkan kreasi makanan yang unik dan inovatif, menggabungkan cita rasa lokal dengan sentuhan modern.

4. Dampak Ekonomi Lokal

Mendukung Usaha Lokal

Keberadaan Pogung sebagai pusat kuliner mendorong pertumbuhan usaha makanan dan minuman di daerah tersebut, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.

(bnl/wsw)



Sumber : travel.detik.com

IPK Sempurna 7 Semester, Tegar Anak Kedokteran UGM Terapkan Strategi Belajar Ini



Jakarta

Tekad kuat dan kerja keras menjadi kunci kesuksesan Tegar Inang Pratama, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) yang konsisten meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00 dari semester 1 hingga 7.

Di balik prestasinya tersebut, Tegar menyimpan kisah inspiratif dalam berjuang untuk hidup dan kuliah. Sejak kecil, Tegar diasuh oleh kakek dan neneknya.

Namun, kondisi ekonomi keluarga yang terbatas tak pernah menjadi alasan baginya untuk menyerah pada keadaan. Ia berhasil menembus Fakultas Kedokteran UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan mendapat beasiswa KIP Kuliah (KIP-K).


“Cara belajarnya adalah manajemen waktu sih. Jadi setiap minggu tuh kita harus tahu mau ngapain aja terus kalau belajar mau di mana,” ungkap Tegar dikutip dari unggahan Instagram @kemdiktisaintek.ri, Selasa (14/10/2025).

Ingin Jadi Dokter gegara Suka Anime

Kemauannya menjadi seorang dokter saat kecil berangkat dari alasan sederhana. Tegar senang menonton anime dengan tema medis.

“Menonton anime medis, di sana berkembang rasa kepedulian saya untuk bisa berguna, dan bermanfaat untuk banyak orang, saya suka untuk menolong sesama,” katanya dikutip dari laman Kemendiktisaintek.

Selama ini, Tegar tumbuh dengan prinsip kerja keras dan doa. Ia yakin dan sudah membuktikan kedua hal itu sudah membawanya sejauh ini.

“Saya bukan orang yang punya privilege. Jadi saya belajar untuk tidak menyerah. Kalau bukan saya yang berjuang untuk masa depan saya, siapa lagi,” katanya.

Tips Pertama, Pilih Pertemanan Positif di Kampus!

Tegar menekankan pentingnya konsistensi dan lingkungan pertemanan yang positif. Ia mengaku beruntung karena memiliki teman-teman yang ingin saling bertumbuh.

“Pertemanan menentukan prestasi. Pilih circle yang positif yang saling dukung untuk belajar. Jadi setiap ketemu itu yang ngomonginnya ‘udah belajar sampai mana?’ terus yang ‘paham materi apa?’,” katanya.

Konsisten & Manajemen Waktu Tak Kalah Penting

Menurut Tegar, kesadaran sosial menjadi motivasi terbesarnya dalam menuntut ilmu. Tak lupa, Tegar juga senantiasa konsisten dalam menjalani kuliah.

“Terus konsisten aja selama 7 semester, insyaallah dapat 4,” katanya.

Menurut Tegar, kuliah kedokteran memang cukup menantang. Ritme akademiknya cukup padat.

Setiap dua pekan, ia harus mengikuti ujian. Belum ditambah tumpukan bahan belajar yang harus dipahami, membuat Tegar akhirnya membuat strategi manajemen waktu.

“Biasanya saya langsung fokus pada jadwal kuliah saya, kemudian setelah itu saya akan menuliskan pada seminggu ke depan, saya ingin melakukan kegiatan apa, dan saya mau belajar di mana,” ungkap Tegar.

Bagi Tegar, KIP-K adalah Nyawa Selama Kuliah

Tegar mengaku sadar bahwa ia bisa berkuliah dengan bantuan beasiswa KIP-Kuliah. Di mana beasiswa tersebut berasal dari pemerintah atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari rakyat.

“Terus belajar dan sadar bahwa semua pembiayaan kalian di kuliah itu dari rakyat, jadi kalian harus belajar dan punya mimpi untuk mengembalikan itu kepada negara,” tuturnya.

Baginya, beasiswa tersebut adalah nyawa. Ia bisa melanjutkan kuliah kedokteran tanpa harus dibebani biaya yang fantastis.

“Ketika lolos KIP Kuliah, ya enggak nyangka juga sih, soalnya siapa yang nyangka kuliah kedokteran gratis, sampai jadi dokter, dan enggak cuma saya, mungkin orang-orang di sekitar saya pun juga kaget,” ujar Tegar dalam laman Kemendiktisaintek.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Meteor Jatuh Bisa Sebabkan Tsunami? Ini Kata Ahli Geologi UGM



Jakarta

Sebuah meteor berdiameter sekitar 3-5 meter terpantau melintas di langit Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa (7/10). Fenomena langka ini sontak memancing rasa ingin tahu publik, apa yang akan terjadi jika benda langit semacam itu benar-benar jatuh ke wilayah Indonesia?

Secara astronomis, Indonesia memang berada di kawasan strategis di sekitar garis ekuator, jalur yang kerap dilintasi oleh sejumlah asteroid dan meteoroid kecil. Kondisi ini, ditambah dengan prediksi adanya asteroid yang diperkirakan melintasi orbit Bumi pada tahun 2032, membuat banyak pihak mulai menaruh perhatian pada benda dari luar angkasa tersebut.


Dosen Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada, Dr. Nugroho Imam Setiawan, menuturkan kejatuhan meteor dapat membawa dampak positif maupun negatif. Di sisi negatif, jatuhnya meteor berpotensi menyebabkan tsunami. Tumbukan asteroid berukuran besar yang jatuh ke laut berpotensi memicu gelombang tsunami akibat energi yang dilepaskan ke permukaan air.

Namun, Nugroho menegaskan kemungkinan terjadinya skenario tersebut sangat kecil. Bumi memiliki sistem pertahanan alami berupa lapisan atmosfer yang berfungsi memperlambat dan mengurangi ukuran benda langit yang memasuki orbitnya. Akibatnya, sebagian besar meteor terbakar habis sebelum mencapai permukaan tanah.

Namun, apabila jatuhan meteor tetap terjadi, maka diharapkan tidak menimbulkan dampak yang besar. “Tentu saja potensi jatuhan meteorit itu masih ada karena kita memiliki asteroid yang ada di sekitar bumi,” ujarnya dalam laman UGM dikutip Kamis (16/10/2025).

Dampak Positif Jatuhnya Meteor

Jatuhan meteor juga bisa menjadi berkah terutama dalam bidang ilmiah. Melalui meteorit, ilmuwan dapat mengetahui informasi batuan dari tata surya dan yang ada di sekitar Bumi, komposisi batuan, dan kandungannya.

“Kita jadi tahu komposisi batuan yang ada di sekitar bumi, umur dari meteorit bisa menjadi informasi umur bumi, kemudian kita juga bisa mengetahui bagaimana sistem tata surya yang terjadi, serta memanfaatkan kandungan dari meteorit tersebut,” jelasnya.

Untuk memastikan keaslian kandungan dalam meteorit tersebut, ilmuwan harus menggunakan cara khusus dalam pengambilannya. Sampel meteorit lebih banyak diambil dari kutub selatan, karena disana permukaan dari Benua Antartika sebagian besar tertutupi salju, sehingga ketika ada benda langit yang warnanya lebih gelap bisa terlihat dengan jelas.

“Semakin cepat mengambil sampel dari masa jatuhnya itu semakin baik, kalau semakin lama meteorit sudah bercampur dengan tanah, dan lapuk tentu akan mengurangi keaslian meteorit tersebut,” ujarnya.

Nugroho menambahkan, salah satu kandungan organik yang ditemukan di dalam meteorit adalah asam amino. Namun, asam amino juga bisa menghilang sebelum sampai di Bumi.

“Ketika meteorit memiliki pori untuk menyimpan asam amino, dia akan lebih aman tetapi kalau tidak berpori dan asam amino hanya terselubung di bagian luar, tidak akan survive lagi ketika jatuh di bumi,” tambahnya.

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Prabowo Minta UI Bisa Masuk Top 100 Kampus Terbaik Dunia, ITB-UGM-ITS Menyusul


Jakarta

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian Universitas Indonesia (UI) masuk Top 200 QS World University Rankings 2026. Capaian ini menurutnya simbol kemajuan pendidikan tinggi nasional.

Hal ini disampaikan Prabowo pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia meminta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto beserta wakil menterinya (wamen) untuk memastikan UI selanjutnya dapat masuk peringkat 100 besar universitas terbaik dunia.


Target ini, menurut Prabowo, dapat memacu perguruan tinggi lainnya seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut melesat di pemeringkatan universitas global.

“Tapi Menteri Dikti, Wamen, saya minta top 100. Bisa? Bisa? Pasti nanti akan disusul oleh ITB, UGM, ITS, dan sebagainya,” ucapnya optimistis, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Capaian Top 200 QS WUR 2026 merupakan kali pertama bagi UI. Pada pemeringkatan universitas global tersebut, UI menduduki peringkat 189, naik dari peringkat 206 pada QS WUR 2025.

Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

Berikut peringkat universitas di Indonesia pada tingkat global versi QS WUR 2026:

1. Universitas Indonesia (UI)

Peringkat dunia: 189

2. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Peringkat dunia: 224

3. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Peringkat dunia: 255

4. Universitas Airlangga (Unair)

Peringkat dunia: 287

5. IPB University

Peringkat dunia: 399

6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Peringkat dunia: 509

7. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Peringkat dunia: 515

8. Universitas Diponegoro (Undip)

Peringkat dunia: 624

9. Universitas Brawijaya (UB)

Peringkat dunia: 680

10. Binus University

Peringkat dunia: 851-900

11. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Peringkat dunia: 951-1.000

12. Telkom University

Peringkat dunia: 1.001-1.200

13. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Peringkat dunia: 1.001-1.200

14. Universitas Sumatera Utara (USU)

Peringkat dunia: 1.001-1.200

15. Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung

Peringkat dunia: 1.201-1.400

16. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)

Peringkat dunia: 1.201-1.400

17. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Peringkat dunia: 1.201-1.400

18. Universitas Trisakti (Usakti)

Peringkat dunia: 1.201-1.400

19. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Peringkat dunia: 1.201-1.400

20. Universitas Kristen Indonesia (Unika) Atma Jaya

Peringkat dunia: 1.400+

21. Universitas Negeri Padang (UNP)

Peringkat dunia: 1.400+

22. Universitas Negeri Malang (UM)

Peringkat dunia: 1.400+

23. Universitas Syiah Kuala (USK)

Peringkat dunia: 1.400+

24. Universitas Andalas (Unand)

Peringkat dunia: 1.400+

25. Universitas Islam Indonesia (UII)

Peringkat dunia: 1.400+

26. Universitas Kristen Petra

Peringkat dunia: 1.400+

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com