Saat registrasi di suatu exchange kripto, pengguna harus melewati suatu tahap yang disebut KYC atau Know Your Customer. Tahap ini sebenarnya tak hanya dilakukan pada ranah kripto saja, melainkan juga di berbagai bidang bisnis. KYC adalah tahap yang sangat penting, sehingga menjadi pondasi bagi bisnis yang berurusan langsung dengan pelanggan, termasuk dalam dunia kripto. Memangnya, apa itu KYC dan mengapa hal ini penting? Untuk mengetahui jawabannya, simak penjelasan berikut!
Apa itu KYC?
KYC (Know Your Customer) adalah prosedur standar yang dilakukan oleh sebuah bank atau instansi jasa keuangan untuk melindungi, mengetahui dan memantau kegiatan transaksi nasabahnya.
Penjelasan KYC dan dasar hukum KYC juga dapat dilihat dalam video ini:
KYC dilakukan oleh perusahaan dengan cara mengenali lebih dalam mengenai pelanggan atau customer yang akan mendaftar di platformnya.
Untuk melewati tahap ini, pengguna atau customer harus menyerahkan beberapa dokumen penting, mulai dari KTP, SIM, dan alamat rumah. Bahkan, ada beberapa perusahaan yang meminta dokumen pendukung lainnya, seperti paspor dan dokumen terkait perpajakan. Semua dokumen ini diperlukan untuk menjamin keamanan, termasuk saat berinvestasi pada bursa.
KYC merupakan proses yang banyak digunakan oleh perusahaan investasi, demikian halnya dalam investasi kripto. Sebelum berselancar bebas di pasar kripto, pengguna harus melewati tahap KYC saat mendaftarkan diri di sebuah exchange kripto. Proses ini pada dasarnya dilakukan dengan tiga tahapan. Yuk, ketahui tahapannya berikut ini!
Para pengguna yang mendaftar dalam sebuah platform investasi harus menyerahkan dokumen persyaratan seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Pada tahap ini, perusahaan berusaha mengidentifikasi apakah pengguna merupakan orang yang sebenarnya atau fiktif belaka.
Verifikasi identitas
Kedua, setelah perusahaan menerima dokumen-dokumen persyaratan dari pengguna, proses selanjutnya adalah perusahaan menganalisis apakah pengguna tersebut dapat dipercaya dan potensial. Proses ini dilakukan dengan tujuan meminimalisir risiko perusahaan atas perbuatan-perbuatan ilegal yang dilakukan calon pengguna.
Monitor berkelanjutan
Sesuai dengan namanya, proses ini dilakukan secara berlanjut untuk memantau kinerja pengguna, seperti seberapa aktif pengguna dalam menggunakan platform tersebut, apakah pengguna masih mempunyai tingkat risiko transaksi yang sama dengan pertama kali mendaftar, dan sebagainya. Tahap ini juga digunakan untuk melihat aktivitas yang dilakukan pengguna, apakah mematuhi atau justru melanggar aturan.
3 Manfaat Penerapan KYC dalam Dunia Kripto
Seperti yang telah dijelaskan di atas, KYC bertujuan untuk melindungi pihak perusahaan maupun penggunanya, demikian halnya dalam dunia kripto. Sebelum memulai investasi kripto, data-data Anda akan terlebih dahulu diperiksa oleh pemilik platform sebelum akhirnya bisa bebas jual-beli aset di pasar kripto. Sehingga, terdapat beberapa manfaat yang akan diperoleh dari penerapan KYC dalam dunia kripto, yaitu:
Meningkatkan sistem keamanan
Manfaat pertama dari adanya KYC adalah dapat meningkatkan sistem keamanan saat Anda berinvestasi dalam platform exchange kripto. Meskipun transaksi kripto sudah dibekali dengan teknologi blockchain yang sangat rumit dan memiliki standar keamanan tinggi, KYC dapat menjadi sebuah prosedur standar untuk lebih meningkatkan kepercayaan satu sama lain, terutama antara pemilik platform dan penggunanya. Apabila sebuah platform menjamin keamanan transaksinya, pengguna pasti akan menaruh kepercayaan lebih.
Meminimalisasi terjadinya kejahatan
Proses KYC atau yang juga biasa disebut sebagai Know Your Customer juga bermanfaat untuk meminimalisir tindak kriminal yang mungkin bisa terjadi. Meskipun telah dibekali dengan sistem yang canggih seperti blockchain, KYC memiliki peran penting untuk menyeleksi di awal. Jadi, pemilik platform dapat terhindar dari identitas palsu yang mengarah pada tindak penipuan.
Memudahkan proses pencatatan identitas dan transaksi
Terakhir, manfaat dari adanya proses KYC adalah memudahkan proses pencatatan identitas dan transaksi yang dilakukan oleh pengguna tersebut. Di zaman yang semakin maju, jejak digital merupakan hal yang sangat penting. Satu tindakan dapat berimbas pada tindakan-tindakan lain yang membuat pengguna mungkin tidak akan diverifikasi saat melakukan proses pendaftaran. Maka dari itu, penting untuk mencatat setiap transaksi yang dilakukan, termasuk dalam investasi kripto.
Jadi, itulah penjelasan mengenai KYC adalah proses yang seperti apa dan ternyata bisa membawa banyak manfaat bagi dunia kripto, baik untuk platform exchangedan juga para investor aset kripto. Untuk itu, pastikan Anda berinvestasi di Tokocrypto, ya, sebagai exchange yang sudah dilengkapi dengan proses KYC yang membuat sistem keamanannya pun meningkat. Yuk, segera selesaikan KYC Anda dan gabung juga dengan Komunitas Resmi Tokocrypto!
Tidak bisa dipungkiri, ketertarikan masyarakat terhadap NFT semakin meningkat, khususnya di Indonesia. Bisa dikatakan, peristiwa ini masih menjadi awal dari euforia NFT yang masih panjang, sehingga akan terus berdatangan orang yang ingin mengetahui bagaimana cara terjun ke dunia NFT. Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan dalam memulai cara membuat NFT Art? Ternyata, hanya ada 4 langkah saja, lho, alias sangat mudah dan sederhana!
Penasaran? Yuk, baca terus artikel ini untuk mengenal NFT art beserta cara membuat dan menjualnya!
Kenalan Lebih Dekat dengan NFT
NFT (Non-Fungible Token) adalah suatu aset digital yang berkembang dari aset kripto, di mana tiap asetnya memiliki kode unik yang membuat hanya ada satu di dunia, sehingga seseorang yang memilikinya berarti punya kuasa penuh atas NFT tersebut.
Sederhananya, NFT merupakan sebuah item berbasis digital yang dipatenkan di jaringan blockchain. Seperti yang kita ketahui, NFT bisa sangat beragam bentuknya, mulai dari karya seni visual hingga sebuah item collectible yang bisa didapatkan dalam sebuah game.
Karena sifatnya mirip dengan karya seni yang ada di pasar konvensional, nilai yang dimiliki suatu NFT tidak bisa diseragamkan. Tetapi, bergantung pada preferensi kolektornya dan dilihat juga melalui track record seniman di belakangnya.
Satu yang menjadi pembedanya adalah tiap NFT yang ada di pasar punya nilai kepemilikannya masing-masing. Jadi, saat seseorang membeli NFT, itu berarti mereka memiliki karya seni tersebut seutuhnya. Meskipun orang lain masih bisa mengunduh dan menyimpan gambar yang sama, tetapi pemilik utamanya tetaplah sang kolektor NFT dan kepemilikan ini bisa diverifikasi.
Dari sekian banyak bentuknya, NFT yang paling diminati dan populer saat ini adalah NFT art. Selain karena pembuatannya cenderung paling sederhana, permulaan NFT yang muncul ke permukaan adalah NFT art.
Awal Mula Kepopuleran NFT Art
Jika membahas mengenai asal muasal kemunculan NFT art di blockchain, maka NFT yang diberi nama “Quantum” adalah jawabannya. Melansir Hyperallergic, NFT ini merupakan NFT pertama yang di-mintingdi blockchain oleh Kevin McCoy pada 2 Mei 2014. Meski sudah ada sejak 8 tahun lalu, “Quantum” baru berhasil terjual pada tahun 2021 melalui rumah lelang ternama Sotheby’s dan meraup harga yang fantastis, yaitu 1.4 juta USD!
Meski “Quantum” merupakan NFT pertama yang ada di blockchain, hal itu tidak menjadikan NFT tersebut sebagai pionir dari awal mula maraknya penjualan NFT. Sebab, NFT yang pertama kali terjual dan meraup harga yang amat tinggi adalah “Everydays: The First 5000 Days” karya Beeple pada Maret 2021. Tak main-main, karya seni kolase ini terjual di angka 69.3 juta USD di rumah lelang Christie’s, lho!
Walaupun bukan merupakan NFT yang pertama kali di-minting dalam blockchain, NFT ini justru tercatat sebagai NFT art yang pertama kali berhasil terjual lewat pelelangan sepanjang sejarah. Keberhasilan ini juga lah yang membuka pintu gerbang NFT hingga popularitasnya mendunia sampai sekarang, termasuk mendorong penjualan NFT yang pertama ada di blockchain yaitu “Quantum” setelah 7 tahun lamanya berada di blockchain tetapi tidak berhasil menemukan kolektornya.
Kesuksesan NFT hasil karya Beeple inilah yang menarik perhatian masyarakat terhadap NFT. Mengutip CNN, sejak pelelangan NFT tersebut, banyak sekali yang mulai ikut serta membuat dan menjual NFT. Mulai dari karya seni digital, GIF, hingga sebuah tangkapan layar berupa tweet pertama oleh mantan CEO Twitter, Jack Dorsey, yang terjual seharga 2.9 juta USD.
Dari sana, semakin banyak seniman juga orang biasa yang mulai minting NFT terbaiknya. Harganya pun beragam, mulai dari yang terjangkau hingga yang tidak masuk akal. Hingga artikel ini ditulis, NFT yang memiliki harga termahal masih dipegang oleh “Merge”, hasil karya seorang desainer dan developer bernama Pak. NFT ini berhasil terjual di harga yang amat tinggi, yaitu 91.8 USD pada Desember 2021. Selain “Merge”, masih banyak koleksi Pak lainnya yang juga tinggi harganya, membuat ia menjadi salah satu NFT artist termahal yang pernah ada.
4 Hal yang Harus Dipersiapkan dalam Cara Membuat NFT Art
Setelah mengetahui lebih dalam mengenai sepak terjang NFT art, saatnya mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan dalam cara membuat NFTart. Berikut di antaranya:
Pilih seni digital terbaik
Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam membuat NFT adalah memilih seni digital terbaik yang Anda miliki. Istilah ‘seni digital’ ini tidak hanya mengacu pada karya seni saja, bisa juga fotografi hingga memorabilia seperti tiket atau setlist konser. Namun, pastikan sudah dibuat dalam bentuk digital dan original, ya.
Tentukan blockchain yang akan digunakan
Selanjutnya adalah memilih blockchain mana yang akan dijadikan ‘tempat’ untuk minting NFT pertama Anda. Sebab, tiap blockchain memiliki karakteristik yang berbeda-beda pula. Jika Anda masih bingung, Anda bisa memilih blockchain yang banyak digunakan yaitu Ethereum. Selain itu, ada juga Tezos, Solana, dan juga Polkadot.
Setelah memilih seni digital dan blockchain, saatnya Anda membuat wallet NFT. Pasalnya, Anda akan dikenakan biaya awal alias gas feepada saat minting, dan pembayarannya hanya bisa dilakukan dengan aset kripto. Umumnya, wallet yang digunakan adalah MetaMask.
Jika Anda belum punya wallet Metamask, bisa buat terlebih dahulu dengan mengikuti panduan berikut:
Setelah membuat wallet, jangan lupa untuk depositkan dana dengan membeli sejumlah aset kripto, ya.
Jika semua hal sudah Anda lengkapi, berarti Anda sudah siap untuk menjual NFT di marketplace. Banyak marketplace NFT yang tersedia dengan keunikannya masing-masing. Namun, yang terpenting, selain menyesuaikan dengan pasar, Anda juga harus memilih marketplace yang resmi dan terpercaya seperti TokoMall, ya.
Sebagai salah satu pionir marketplace NFT di Indonesia, TokoMall menawarkan kemudahan bagi Anda yang ingin langsung menjual NFT perdana Anda, lho! Berikut langkah-langkahnya:
Registrasi akun
Pertama, tentu saja Anda harus memiliki akun terlebih dahulu. Anda bisa mendaftar sebagai Kreator/Kolektor atau Mitra Resmi. Bedanya, proses registrasi Mitra Resmi lebih panjang karena membutuhkan verifikasi. Setelah itu, Anda juga wajib menyambungkan akun dengan wallet MetaMask Anda, ya.
Setelah mengetahui cara membuat NFT, apakah Anda tertarik untuk ikut meramaikan dunia NFT ini? Sebelum itu, pastikan Anda selalu melakukan riset mengenai cara kerja NFT dan bergabung dengan Komunitas NFT TokoMall di Telegram dan Discord agar tidak salah informasi, ya. Yuk, segera registrasi dan minting NFT pertama Anda di TokoMall!
Saat ini, jenis aset kripto yang tersebar di berbagai platform sudah mencapai ribuan. Biasanya, kebanyakan investor hanya melihat mata uang yang terkenal dan memiliki kapitalisasi besar seperti Bitcoin, Ethereum, dan lain sebagainya. Padahal, banyak aset kripto lainnya yang memiliki potensial untuk memberikan keuntungan yang disebut koin micin
Sebuah istilah unik tengah ramai jadi perbincangan di antara para crypto geek akhir-akhir ini, yakni koin micin. Koin micin kini tengah menjadi incaran para crypto geek. Kira-kira kenapa koin micin kini banyak diminati hingga popularitasnya meningkat, ya? Yuk, kenalan lebih lanjut dengan koin micin lewat ulasan di bawah ini!
Apa itu Koin Micin?
Koin micin adalah aset kripto yang bisa membuat pemiliknya kaya jika strategi yang digunakan berhasil, tetapi bisa juga sebaliknya.
Aslinya, micin merupakan sebuah penyedap rasa untuk membuat masakan terasa lebih enak meski harganya murah. Istilah “micin” digunakan pada dunia kripto untuk menggambarkan hal serupa.
Koin micin merujuk pada aset kripto yang berkapitalisasi pasar sangat rendah dengan harga murah, tetapi suplai tokennya sangat besar. Biasanya, koin micin merujuk pada koin atau token yang baru dirilis dan sering kali tidak punya tujuan.
Mengapa Orang Tertarik dengan Koin Micin?
Banyak orang yang mulai menaruh minat pada koin micin karena harganya yang sangat terjangkau. Hanya dengan mengeluarkan uang beberapa ratus ribu Rupiah, Anda bisa mendapatkan ratusan ribu koin atau token.
Selain itu, meski harganya sangat murah, koin micin tetap memiliki potensi keuntungan yang besar. Bayangkan jika Anda memiliki satu juta koin, maka kenaikan nol koma sepersekian Dolar tentu akan sangat terasa.
Cara Memilih Koin Micin yang Potensial
Koin micin memang tampak menggiurkan dengan harganya yang murah dan potensi keuntungan yang besar. Namun, Anda tetap harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli koin micin, lho! Berikut kiat dalam memilih koin micin yang potensial:
1. Up to date dengan mengikuti berita
Bergabunglah dalam komunitas kripto dan selalu perhatikan berita terbarunya. Biasanya orang-orang yang rajin memantau industri mata uang kripto ini akan mendapatkan lebih banyak informasi soal koin yang berpotensi membawa keuntungan.
2. Pilih koin yang memiliki fundamental kuat
Sebuah aset kripto yang bagus adalah yang memiliki tujuan jelas, bukan hanya berfokus pada keuntungan. Artinya, koin micin berpotensial adalah koin yang memiliki fundamental kuat. Anda perlu melihat program dan tujuan apa yang akan dibuat pengembang koin di masa depan. Biasanya hal tersebut bisa Anda temukan di website resmi koin.
3. Pilih koin atau token dengan supply yang tidak berlebihan
Tips berikutnya adalah memilih koin micin dengan supply yang tidak berlebihan. Jumlah supply koin atau token ini akan sangat memengaruhi perkembangan harga koin. Semakin sedikit supply koin atau token, maka akan semakin bagus untuk dimiliki.
4. Perhatikan komunitas yang ada di dalamnya
Kripto yang baru berkembang biasanya masih sangat bergantung pada komunitasnya. Komunitas atau kelompok ini mampu membawa dan mengubah pergerakan grafik harga koin dalam jangka panjang. Jika Anda ingin berinvestasi pada koin micin, pilihlah koin atau token micin yang memiliki komunitas solid.
5. Pakai uang dingin
Dalam berinvestasi koin micin, usahakan untuk memakai uang dingin. Jadi, seandainya Anda tidak mendapatkan keuntungan, maka finansial Anda tidak akan terganggu. Perlu diingat kembali bahwa setiap jenis investasi memiliki risikonya masing-masing, termasuk koin micin.
Rekomendasi Koin Micin
Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi pada koin micin, berikut ini beberapa rekomendasinya untuk Anda:
1. SafeMoon
Koin micin pertama datang dari token yang bernama SafeMoon. SafeMoon sendiri diluncurkan pada Maret 2021 dan merupakan token DeFi yang berjalan di protokol Safemoon sendiri. SafeMoon dapat menarik perhatian para crypto geek. Setidaknya berdasarkan Coinmarketcap (17/11), SafeMoon memiliki watchlist sebanyak 1.689.346 dan harga Safemoon adalah Rp0.04847 per tokennya.
2. Shiba Inu
Shiba Inu menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, dilihat dari jumlah pemiliknya yang hampir mencapai 60.000. Saat ini, Shiba Inu sudah memiliki ShibaSwap, sebuah platform pertukaran terdesentralisasi (DEX). Pada bulan Oktober lalu, berdasarkan data dari Coinmarketcap, Shiba-Inu mampu mencapai all time high pada nilai US$0,00004853 dan berhasil menjadi aset kripto terbesar di peringkat 11.
Satu hal yang membuat Hoge Finance menarik adalah proyek platformcrowdfunding kripto. Proyek ini sangat jarang dilakukan oleh sebuah aset kripto. Selain itu, Hoge Finance juga menjalankan proyek lainnya seperti walletstaking untuk kegiatan donasi kemanusiaan.
Itu dia penjelasan mengenai koin micin dan beberapa rekomendasinya untuk Anda. Meski tampak menggiurkan, tetap pahami risiko dari investasi yang Anda lakukan, ya. Untuk kegiatan investasi kripto yang lebih aman dan mudah, sebaiknya gunakan platform yang terpercaya seperti Tokocrypto.
Kunjungi website Tokocrypto untuk mendapatkan berbagai informasi terbaru mengenai dunia kripto. Jangan lupa juga untuk followInstagram dan Twitter Tokocrypto agar Anda tidak ketinggalan berbagai informasi dan promo menarik. Nah, kalau Anda masih bingung dengan investasi/trading kripto, yuk, gabung di Group Telegram Tokocryptosekarang juga!
Analis Satoshi Labs, Josef Tetek, berkata Bitcoin (BTC) menawarkan investor jalur investasi terbaik untuk menyimpan kekayaan dalam jangka panjang, selama disimpan secara mandiri. Dilansir dari Forkast, Tetek memberikan analisa soal investasi Bitcoin dan inflasi.
Inflasi di Uni Eropa menembus rekor 8,1 persen pada bulan Mei, sementara inflasi di AS mencapai rekor 40 tahun setinggi 9,1 persen. Asia Pasifik mulai menyusul dan mengalami inflasi rata-rata 4,5 persen antara Januari dan Maret 2022.
Penyebab inflasi adalah harga kebutuhan pokok dan BBM yang meningkat disertai permasalahan rantai pasokan. Inflasi diperkirakan bertambah parah dengan adanya konflik Rusia Ukraina serta keberlanjutan pandemi COVID-19.
Selain itu, inflasi terutama dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral. Di tengah kondisi pasar yang melesu dikarenakan inflasi, Bitcoin bisa menjadi instrumen investasi yang aman.
Kebijakan moneter bertujuan memicu inflasi melalui pencetakan uang (quantitave easing) dan menjaga tingkat suku bunga dekat nol persen.
Setelah berjalan, mengendalikan inflasi bukan hal mudah. Selama berdekade, mandat utama bank sentral adalah menjaga kestabilan harga dan tingkat inflasi tahunan pada angka dua persen.
Tetapi Bank Sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve (FED) mengubah sikap terhadap inflasi. The Fed memakai strategi inflasi fleksibel sedangkan ECB mengabaikan mandat kestabilan harga tersebut.
Kebijakan yang dianut saat ini untuk menghindari keruntuhan pasar modal dan kebangkrutan karena inflasi liar adalah memicu kepailitan halus melalui pelemahan mata uang. Hal tersebut merupakan kabar buruk bagi penabung, pekerja upah dan pensiunan sebab daya beli melemah.
Investasi Bitcoin untuk Jangka Panjang
Bitcoin merupakan aset yang aman dari pelemahan daya beli akibat kebijakan moneter. Bitcoin memiliki karakteristik uang yang kuat, yaitu tahan lama, dapat dibagi, mudah dipindahkan dan diverifikasi.
Bitcoin dapat disimpan secara aman oleh individu demi menjamin kekayaan yang didapat melalui kerja terlindungi dari pelemahan mata uang dan inflasi.
Demi mencapai tujuan tersebut, penyimpanan Bitcoin secara mandiri sangat penting. Beragam kasus seperti Celsius Network, perusahaan peminjaman kripto, membekukan penarikan nasabah dengan dalih kondisi pasar yang ekstrim.
Bitcoin milik nasabah yang disimpan pada bursa sentralistik seperti Coinbase atau platform seperti Celsius diambil alih perusahaan ketika masalah mulai bermunculan. Investor dapat menyimpan Bitcoin secara mandiri memakai hardware wallet.
Kendati demikian, Bitcoin mengalami periode volatilitas tinggi dan tren bearish. Hal tersebut merupakan bagian dari perjalanan Bitcoin menjadi standar moneter global yang netral.
Dengan mempertimbangkan faktor bear market, Bitcoin menjadi pilihan investasi konservatif bagi investor yang ingin menumbuhkan kekayaan secara jangka panjang. [ed]
Pergerakan market aset kripto kini sedang anomali. Nilai Bitcoin kembali naik di atas US$ 20.000, meskipun ada pembacaan inflasi AS yang semakin panas. Apa penyebabnya?
Harga Bitcoin (BTC) terpantau melonjak lebih tinggi untuk pertama kalinya dalam enam hari dan mendapatkan kembali ke level psikologisnya di US$ 20.000. Padahal, BTC sempet turun US$ 800 dalam beberapa menit saat data inflasi AS untuk Juni melonjak hingga 9,1% jauh di atas perkiraan.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan banyak investor yang berekspektasi bahwa angka inflasi AS yang tinggi untuk bulan Juni akan mendorong The Fed menjadi lebih agresif dalam pengetatan kondisi moneter untuk memperlambat kenaikan inflasi. Dampaknya akan memberikan tekanan negatif pada harga untuk aset berisiko, dari saham ke Bitcoin.
“Indeks saham AS mengakhiri sesi lebih rendah, sehingga kenaikan Bitcoin memicu beberapa kritik, karena tidak biasa hal ini terjadi. Biasanya, berita buruk bagi ekonomi dan pasar akan menekan harga Bitcoin dan kripto lainnya,” kata Afid.
Dari laporan trio indeks saham AS melemah di perdagangan Rabu (14/7), tercatat, nilai indeks Nasdaq melemah 0,1%, sementara nilai indeks S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) masing-masing turun 0,5% dan 0,7%. Ini akibat inflasi AS tahunan telah capai 9,1% pada Juni.
Sementara, kondisi berbeda justru ditunjukkan oleh aset kripto. Terpantau di situs CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar berada di zona hijau dalam 24 jam terakhir.
Ethereum (ETH) bahkan naik sampai 5,29% ke US$ 1.115,08 sehari terakhir. Altcoin lain juga tak kalah perkasa. Misalnya nilai Solana (SOL), Cardano (ADA) dan BNB naik lebih dari 3%.
“Penyebab pergerakan yang anomali ini masih banyak spekulasi. Pasalnya, melihat data historis, biasanya nilai market kripto akan langsung tertekan ketika terdapat perilisan data penting makroekonomi seperti inflasi. Sehingga investor akan menangkap tingginya inflasi memicu The Fed untuk mengerek suku bunga acuannya lebih tinggi,” jelas Afid.
Lebih lanjut, jika The Fed mengambil langkah tersebut, tentu selera risiko investor perlahan akan pudar. Namun, kali ini, situasi market malah terbalik.
“Bisa jadi investor kripto mulai acuh terhadap data inflasi AS dan tetap ingin Bitcoin berada di kisaran level support-nya di US$ 19.000-US$ 20.000. Di samping itu, banyak whales yang melakukan buy the dip dan mengaitkan kondisi market kripto yang mulai kondusif,” ungkap Afid.
Sentimen Positif Market Kripto
Sentimen positif lain di ekosistem kripto yang membuat market kembali tumbuh datang dari beberapa kabar, mulai dari Binance yang menyelesaikan burn periode triwulanan ke-20 dari token aslinya, BNB sekitar hampir 1,96 juta BNB (sekitar US$ 444,6 juta).
Selain itu, ada Polygon Network yang memperluas cakupan infrastruktur web3 miliknya dengan Walt Disney Company. Dampaknya nilai Polygon (MATIC) meroket 18,39% dalam 24 jam terakhir. Kemudian, platform Celsius dikabarkan juga telah melunasi utangnya kepada platform keuangan terdesentralisasi, Aave.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono, baru saja membuat pernyataan positif terkait kripto dan mata uang digital bank sentral Indonesia. Pernyataan ini diberikan pada acara pengantar G20 yang dilaksanakan 12 Juli 2022 pada pukul 08.00 WIB di Badung, Bali.
Gubernur Bank Indonesia Dukung Kripto
Acara dengan judul “Synergistic and Inclusive Ecosystem for Accelerated Recovery – Digital Currency” yang disiarkan juga secara langsung di YouTube adalah rangkaian acara pengantar G20 yang berjalan sejak 11 Juli 2022 hingga 15 Juli 2022.
Presentasi Deputi Gubernur Bank Indonesia di Acara Pengantar G20
Dalam acara pada 12 Juli 2022 tersebut, terlihat bahwa salah satu topik bahasan utama adalah mata uang digital dan kripto. Terdapat satu pernyataan menarik dari Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono, yang menarik perhatian pasar kripto.
Pada acara tersebut, beliau memberikan satu presentasi mengenai perkembangan kripto di Indonesia dan proses peluncuran mata uang digital bank sentral Rupiah atau CBDC Rupiah.
Beliau menyatakan bahwa pertumbuhan kripto di Indonesia sudah tumbuh secara tinggi namun membutuhkan kerangka regulasi yang jelas untuk mengakomodir sifat kripto yang berisiko.
“Aset kripto berpotensi memberi risiko baru kepada perekonomian, sistem moneter, dan stabilitas sistem keuangan.”
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P. Joewono
Tapi walau memberi pernyataan tersebut, beliau juga memberikan pernyataan bahwa kripto dapat membantu meningkatkan inklusi keuangan dan efisiensi sistem keuangan. Maksud dari pernyataan tersebut adalah karena kripto, semua orang jadi memiliki akses terhadap jasa keuangan, walau ditolak oleh sistem konvensional seperti bank.
Jadi walau beliau merasa bahwa kripto memiliki risiko yang tinggi sebagai sebuah aset, terdapat asumsi bahwa Deputi Gubernur Bank Indonesia mendukung sistem teknologi keuangan berbasis kripto dan blockchain.
Dalam presentasi tersebut, beliau juga memberikan pernyataan bahwa pertumbuhan kripto di Indonesia dan seluruh dunia semakin marak karena adanya pandemi COVID-19. Pandemi COVID-19 telah memaksa masyarakat untuk mengadopsi teknologi digital untuk mempermudah mayoritas aktivitasnya, terutama untuk menghindari kontak fisik.
Fenomena meningkatnya adopsi teknologi digital ini telah membuat kripto semakin terkenal, mengingat kripto adalah inovasi digital terbaru di dunia keuangan. Pernyataan ini juga disetujui oleh Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia pada acara rangkaian pengantar G20, 11 Juli 2022. Beliau menyatakan:
“Bapak Presiden telah menyampaikan, tiga area besar kepemimpinan Indonesia di G20. Ini meliputi kesehatan, digital, dan green and inclusive. Digitalisasi juga telah menyelamatkan Indonesia selama pandemi, dan sekarang menjadi pilar Indonesia maju.”
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P. Joewono
Oleh karena itu, terlihat bahwa Indonesia saat ini mengayomi pertumbuhan inovasi digital termasuk kripto dan teknologi blockchain.
Melihat adanya kekurangan dari kripto yaitu volatilitas tinggi, pemerintah membuat inovasi baru sebagai alternatif adopsi dari teknologi blockchain yaitu mata uang digital bank sentral atau CBDC Rupiah.
Dalam acara tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia menyatakan beberapa alasan mengenai proses peluncuran CBDC.
CBDC Rupiah Segera Meluncur
Tiga Dasar Penciptaan CBDC Menurut Bank Indonesia
Beliau menjelaskan tiga prinsip yang menjadi dasar utama penciptaan CBDC Rupiah dalam presentasinya.
Prinsip pertama adalah CBDC dianggap tidak merusak stabilitas sistem keuangan terutama di Indonesia. Hal ini disebabkan CBDC masih berada di bawah pantauan Rupiah yang diregulasi oleh lembaga moneter yang ada di Indonesia.
Prinsip kedua adalah CBDC menggunakan infrastruktur yang digunakan oleh Rupiah saat ini sehingga bersifat terintegrasi dengan sistem pembayaran yang ada serta dapat beroperasi dengan mudah dalam transaksi nasional dan internasional.
Prinsip ketiga adalah keleluasaan CBDC yang bisa bergerak dengan teknologi Distributed Ledger atau Blockchain serta Non Distributed Ledger atau jaringan yang digunakan secara umum pada sistem pembayaran saat ini.
Kemungkinan besar dalam waktu dekat, Bank Indonesia akan segera meluncurkan whitepaper untuk memberi kejelasan mengenai CBDC.
“Dalam waktu dekat, BI akan menerbitkan whitepaper yang kemudian akan diikuti oleh consultative paper. Hal tersebut merupakan langkah besar sebelum memasuki bukti konsep dan memulai langkah penerbitan CBDC.”
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P. Joewono
Jika kedua publikasi tersebut telah terjadi, maka kemungkinan besar tahap perkembangan CBDC akan semakin cepat karena membuka ruang untuk konsultasi dengan publik dan penerimaan saran dari pakar di bidang teknologi ini.
Untuk saat ini CBDC Rupiah masih dalam tahap perkembangan secara internal dan belum ada peluncuran dokumen serta versi uji coba sama sekali.
Pergerakan aset kripto masih tak berdaya pada Rabu (13/7) siang. Bahkan, nilai Bitcoin (BTC) jatuh untuk hari kelima berturut-turut dan investor mulai khawatir dengan tekanan data inflasi AS yang diprediksi semakin tinggi.
Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB, 8 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap kompak terjerembab ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Hanya stablecoin Tether (USDT) dan Binance USD (BUSD) yang masih bergerak hijau.
Nilai Bitcoin (BTC) anjlok 2,21% ke US$ 19.497 per keping dalam sehari terakhir. Sementara, nasib Ethereum (ETH) lebih buruk, turun 3,26% ke US$ 1.055 di waktu yang sama. Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) juga mengalami penurunan masing-masing 3,87%, 2,24% dan 2,85%.
Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat banyak investor kripto yang kurang bersemangat untuk melakukan aksi beli. Secara umum, mereka tampaknya masih menghindari pasar kripto menyusul redupnya selera risiko investasi di aset berisiko.
“Sejak awal pekan lalu, banyak investor yang memilih jaga jarak dari market untuk mengantisipasi data inflasi AS pada Juni yang akan dirilis pada hari ini. Kemudian, penguatan nilai Dolar AS tampaknya juga masih menekan kinerja market kripto keseluruhan untuk beberapa hari mendatang,” kata Afid.
Afid menerangkan kenaikan nilai Dolar AS tentu akan membuat investor merasa lebih untung untuk menyimpan uang tunai ketimbang mengoleksi aset kripto. Hasilnya, investor akan semakin getol melakukan aksi jual. Di samping itu, investor sepertinya bakal terus melirik ke Dolar AS setelah melihat paritas antara mata uang Euro dan Dolar AS kini sudah mencapai 1:1.
“Kenaikan permintaan Dolar AS yang kencang tentu akan menghantam harga aset kripto. Apalagi, beberapa analisis menunjukkan bahwa laju Dolar AS kini punya korelasi negatif yang sangat kuat dengan laju harga aset kripto,” ujarnya.
Selain itu, sentimen negatif lainnya juga datang dari pemerintah negara bagian AS, California, tengah menginvestigasi beberapa platform pinjam meminjam aset kripto menyusul aksi penghentian withdrawals dan transfer antar pengguna yang dilakukan secara sepihak.
Di samping perkara makroekonomi, kinerja pasar kripto juga terganggu oleh kabar buruk yang terjadi di sekitaran jaringan blockchain, seperti dari Uniswap yang melaporkan terjadinya serangan phishing.
Awan mendung tampaknya masih akan menyelimuti market kripto sepanjang pekan ini. Salah satu faktor besarnya adalah perilisan data inflasi AS untuk bulan Juni yang diumumkan pada Rabu (13/7) waktu setempat.
Sejauh ini, banyak analis yang memprediksi bahwa AS telah mencatat inflasi tahunan sekitar 8,7-8,8% pada bulan Juni lalu. Jika nantinya data inflasi AS pada Juni sesuai dengan prediksi tersebut, maka investor harus siap-siap melihat nilai Dolar AS yang semakin meroket dan kripto terpuruk.
“Data inflasi yang terus meninggi tentu akan direspons keras oleh The Fed dengan pengetatan suku bunga acuan. Peningkatannya bisa sangat agresif. Khawatirnya akan memukul market kripto dengan keras. Hal tersebut tentu akan membuat investor kabur dan memilih mengamankan asetnya ke aset safe haven seperti Dolar AS dan obligasi,” terang Afid.
Ilustrasi Bank Sentral AS, The Fed. Foto: Shutterstock.
Di sisi lain, dua bank sentral di Asia Pasifik menaikkan suku bunga 50bps hari Rabu (13/7) ini. Bank Sentral Korea (BoK) menaikkan suku bunga 50bps ke 2,25%. Sementara Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) juga menaikkan suku bunga 50bps ke 2,5%.
Sementara itu dari analisis pergerakan Bitcoin secara garis besar masih berada pada area konsolidasi dengan area harga US$ 23.268-US$ 17.557. Data ini belum mempertimbangkan imbas dari perilisan data inflasi AS bulan Juni nantinya.
Saat artikel ini dibuat harga Bitcoin terkonfirmasi kembali bergerak dibawah EMA20 yaitu berada pada harga US$ 19.515. Apabila pada titik tersebut tidak dapat menahan laju penurunan harga Bitcoin, maka kemungkinan harga Bitcoin akan terkoreksi dan menyentuh support di kisaran harga US$ 18.605-US$ 17.305.
Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearishdi pekan ketiga bulan Juli ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.
Daftar 5 Aset Kripto Bullish
1. Polygon (MATIC)
Analisis teknikal Polygon (MATIC).
Polygon (MATIC) membuka daftar aset kripto yang berpotensi bullish pada pekan ketiga Juli 2022 ini. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan sentimen positif yang menggerakan harga MATIC datang dari kabar bahwa ada lebih dari 48 proyek yang dulu berjalan di blockchain Terra telah dimigrasikan bersama ke ekosistem Polygon.
“Langkah itu menarik. Karena Polygon bekerja sama dengan berbagai proyek Terra untuk membantu mereka bermigrasi dengan cepat ke jaringan blockchain mereka. Itu disambut baik oleh para pengembang dan komunitas,” kata Afid.
Lebih lanjut, dari analisis teknikalnya pergerakan MATIC kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,55 masih terjaga, MATIC dapat naik hingga US$ 0,67 atau naik 23% dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 4.427.205.447. Jumlah koin yang beredar 8.006.803.853 koin MATIC dan maksimal pasokan 10.000.000.000 koin MATIC.
2. Cardano (ADA)
Analisis teknikal Cardano (ADA).
Selanjutnya ada Cardano (ADA) yang kemungkinan punya potensi bullish pada pekan ini. Kripto Cardano ada kemungkinan akan bersinar dengan Vasil Hardfork yang dijadwalkan untuk ditayangkan di mainnet sekitar akhir bulan ini
Afid mengatakan Cardano masih memiliki kesempatan untuk mengambil kembali apa yang hilang dari kepercayaan para investor, asalkan Vasil benar-benar membawa perubahan.
“Vasil Hardfork adalah update besar dalam jaringan Cardano yang akan berdampak pada stabilitas dan konektivitas jaringan secara keseluruhan. Hal tersebut akan meningkatkan sentimen positif pada pergerakan ADA dan mengembalikan kepercayaan investornya. Cardano juga tidak kehilangan popularitasnya berkat potensi besar dan peta jalan untuk pengembangan,” ujar Afid.
Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar selama batas bawah pada US$ 0,42 masih terjaga, ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,46 atau naik 11% dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 14.329.294.670. Jumlah koin yang beredar 33.739.028.516 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.
Aset kripto metaverse, The Sandbox (SAND) kemungkinan besar akan bullish dengan pergerakan harga yang cukup signifikan. Afid melihat kabar The Sandbox yang menjalin kemitraan dengan bank Korea Selatan, Hana Bank, untuk masuk ke proyek metaverse sebagai mitra global bikin harga SAND merangkak naik.
“Metaverse telah terbukti menjadi peluang yang sangat beragam bagi lembaga keuangan. Hal itu yang dilihat dari KEB Hana Bank untuk kerja sama dengan The Sandbox. Sebelumnya, Sandbox telah bermitra dengan taman hiburan terbesar di Korea Selatan, LOTTE WORLD,” tutur Afid.
Dari analisis teknikalnya, pergerakan nilai SAND selama batas bawah pada $ 1 masih terjaga, kemungkinan besar konsolidasi akan berlanjut dan SAND dapat bergerak naik menuju US$ 1,24 atau naik 16 % dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat SAND di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #35, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.405.447.753. Jumlah koin yang beredar 1.258.626.081 koin SAND dan maksimal pasokan 3.000.000.000 koin SAND.
4. Aave (AAVE)
Analisis teknikal Aave (AAVE).
Aave adalah protokol keuangan terdesentralisasi yang memungkinkan orang untuk melakukan transaksi pinjam dan meminjam aset kripto. Sentimen positif untuk AAVE datang dari kabar bahwa Aave berencana untuk meluncurkan stablecoin yang akan menyaingi MakerDAO DAI. Menurut laporan, stablecoin baru Aave akan diberi nama GHO.
“Pergerakan AAVE bakal disambut baik oleh investor setelah adanya rencana merilis stablecoin baru yang didesentralisasi dan didukung jaminan, asli dari ekosistem Aave,” jelas Afid.
Dari analisis teknikalnya, pergerakan nilai AAVE kemungkinan besar akan terkonsolidasi dan dapat bergerak naik menuju US$ 82,5 atau naik 22% dari harga US$ 70,6 dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat AAVE di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #46, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 981.728.198. Jumlah koin yang beredar 13.915.774 koin AAVE dan maksimal pasokan 16.000.000 koin AAVE.
5. Ethereum (ETH)
Analisis teknikal Ethereum (ETH).
Ethereum menjadi satu-satunya kripto big cap yang diperkirakan akan bullish pekan ini. Afid melihat adanya event Ethereum Community Conference (EthCC) yang akan berlangsung tanggal 19-21 Juli mendatang. Acara tersebut akan menjadi ajang berkumpulnya komunitas kripto yang besar untuk membahas penggantian protokol proof-of-work dengan proof-of-stake untuk ETH.
“Sudah jelas mungkin akan ada pembahasan untuk komunitas Ethereum, di mana semua mata tertuju pada penggabungan yang akan menggantikan protokol proof-of-work dengan proof-of-stake, yang memungkinkan pengurangan energi potensial sebesar 99,95%. Nilai ETH kemungkinan naik dengan “Buy the rumor, sell the news”,” ungkap Afid.
Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar ETH masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 1.270 atau naik 19% dari US$ 1.060 dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 128.851.877.834. Jumlah koin yang beredar 121.524.783 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Voyager Token adalah broker yang memberi investor titik akses tepercaya dan aman ke perdagangan aset kripto. Voyager dibangun untuk melayani investor ritel dan institusional dengan solusi instan untuk memperdagangkan aset kripto.
Afid mengungkap VGX akan mengalami penurunan pada pekan ini sehingga bisa dikatakan akan masuk fase bearish. Ini masih berkaitan dengan perusahaan pialang dan pemberi pinjaman kripto, Voyager Digital (VOYG) yang mengajukan proses kebangkrutan pada 6 Juli 2022 setelah dana lindung nilai yang sekarang tidak berfungsi, karena Three Arrows Capital (3AC) gagal membayar pinjaman senilai lebih dari US$ 650 juta.
“VGX telah mengikuti garis resistensi yang menurun. VGX telah jatuh sejak mencapai harga tertinggi sepanjang masa US$ 5,91 pada 23 November. Pergerakan ke bawah sejauh ini menyebabkan harga terendah sepanjang masa sebesar US$ 0,179 pada 6 Juli,” kata Afid.
Dari analisis teknikalnya, pergerakan nilai VGX kemungkinan besar akan terkoresksi lebih lanjut dan dapat bergerak turun menuju US$ 0,300 atau anjlok 32% dari harga US$ 0,445 dalam beberapa hari ke depan.
Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #176, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 102.008.555. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.
2. REI Network (REI)
Analisis teknikal REI Network (REI).
REI Network dikembangkan untuk tren evolusi Blockchain, untuk mencapai kerangka kerja jaringan yang ringan, kompatibel dengan EVM, kinerja lebih tinggi dan tanpa biaya. Afid melihat REI relatif lebih fluktuatif daripada sejumlah aset kripto di market dalam beberapa hari belakangan ini.
“REI punya potensi untuk bearish dalam pekan ini. Harga REI Network diperdagangkan mendekati resistance. Dengan dukungan pada US$ 0,03209 dan resistance ditetapkan pada US$ 0,03544. Ini memposisikan REI Network dengan potensi tekanan jual dalam waktu dekat ke depan,” terang Afid.
Peringkat REI di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #352, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 50.149.309. Jumlah koin yang beredar 950.000.000 koin REI dan maksimal pasokan tidak tersedia.
3. Helium (HNT)
Analisis teknikal Helium (HNT).
Helium (HNT) adalah jaringan blockchain terdesentralisasi untuk perangkat Internet of Things (IoT). HNT memiliki utilitas yang menarik. Afid melihat HNT punya potensi untuk bearish pada pekan ini.
Menurutnya sentimen buruk dari kabar jaringan IoT blockchain Helium ditutup selama sekitar 4 jam karena pemadaman validator dari pembaruan software, sehingga menyebabkan finalitas transaksi tertunda.
“Dampak dari pemadaman itu nilai Helium anjlok. HNT turun 4,1% selama 24 jam terakhir, diperdagangan pada US$ 8,66. Ini turun 84% dari tertinggi sepanjang masa saat ATH di November 2021 lalu,” ungkap Afid.
Dari analisis teknikalnya, nilai HNT kemungkinan besar akan turun lagi sebesar 19% dari harga US$ 8,70 ke US$ 7,80 dalam beberapa hari ke depan. pergerakan HNT juga sudah menunjukan pola reserved cup and handle yang menjadi sinyal bearish.
Peringkat HNT di CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #44, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.057.694.969. Jumlah koin yang beredar 121.695.579 koin HNT dan maksimal pasokan 223.000.000 koin HNT.
Uniswap (UNI) potensi masuk zona bearish-nya pada pekan ini. Sentimen negatif datang, pasca laporan penipuan phishing yang menawarkan airdrop palsu berhasil merampok dana pengguna Uniswap hampir US$ 8 juta.
Penipuan phishing ini menjanjikan airdrop gratis sebesar 400 token UNI (senilai sekitar US$ 2.200). Pengguna diminta untuk menghubungkan dompet kripto mereka dan menandatangani transaksi untuk mengklaim airdrop berbahaya. Alhasil, sentimen buruk terus berlanjut.
“Analisis teknikal melihat harga UNI bisa terjun dari harga US$ 5,6 ke US$ 4,30 atau turun 16%. UNI belum bisa lepas dari tekan kabar miring mengenai token nativenya yang ternyata digunakan untuk penipuan,” ungkap Afid.
Peringkat UNI di situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #19, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 4.106.521.469. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 734.135.451 koin UNI dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin UNI.
5. WINkLink (WIN)
Analisis teknikal WINkLink (WIN).
WINkLink adalah proyek oracle terdesentralisasi yang berjalan di jaringan TRON, menyediakan data on-chain yang stabil dan andal ke berbagai ekosistem DeFi. WIN kemungkinan besar akan masuk fase bearish pada pekan ini.
“WIN sudah membentuk overbought dengan kenaikan 15% dalam 24 jam terakhir. Titik jenuh ini akan membuat WIN harganya terkoreksi. Kemungkinan ada penurunan sekitar 10% dari harga US$ 0,0001239 ke US$ 0,0001198 dalam waktu dekat,” ungkap Afid.
Peringkat WIN di situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) pukul 12.00 WIB adalah #160, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 119.628.342. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 961.737.300.000 koin WIN dan maksimal pasokan 999.000.000.000 koin WIN.
Disclaimer
Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.
The Saudis menjadi non-fungible token (NFT) terpopuler pekan lalu setelah ludes terjual hanya dalam beberapa jam usai resmi diluncurkan pada 9 Juli 2022.
The Saudis merupakan NFT turunan dari CryptoPunks yang berisi avatar dalam piksel 2D berbagai karakter yang seluruhnya mengenakan penutup kepala khas Arab Saudi. Ada total 5.555 NFT yang dirilis.
Harga terendah atau floor price NFT The Saudis saat ini 0,73 ETH (sekitar Rp 12 juta) di OpenSea. Harga ini mencapai puncaknya di 1,3 ETH (sekitar Rp21,2 juta) pada Sabtu lalu.
Di awal peluncurannya, NFT The Saudis sempat diserang bot yang secara diam-diam menurunkan floor price. Beruntung, tim pengembang berhasil mengatasinya.
The Saudis juga memiliki banyak pendukung di Twitter yang membantu mempromosikan proyeknya. Salah satu pendukungnya adalah influencer NFT, Farokh, yang berhasil menjual NFT The Saudis senilai 30 ETH di pasar sekunder.
NFT yang berada dalam blockchain Ethereum tersebut hingga 12 Juni 2022 berhasil meraih volume penjualan 6.700 ETH (Rp 109 miliar). Selama penjualan, The Saudis memberlakukan free to mint.
Bagi para pemegang NFT, The Saudis memberikan utilitas berupa akses eksklusif ke semua proyeknya yang akan datang. Kolektor NFT ini juga mendapatkan status Syeikh di dalam ‘kerajaan’ yang dibangun proyek tersebut.
Kesuksesan NFT ini menjadi angin segar mengingat kondisi pasar NFT sedang lesu, sejalan dengan turunnya pasar kripto. The Saudis menjadi proyek populer pertama yang diluncurkan sejak harga ETH jatuh hingga 50% pada awal Juni lalu.
Pengembang The Saudis diduga sama dengan pengembang yang ada di balik NFT GoblinTown. GoblinTown, meski tanpa utilitas yang jelas, tercatat berhasil mencetak rekor penjualan bulan lalu.
Artikel kali ini akan membahas aset kripto Aion (AION) dan OG Fan Token (OG) yang sudah listing di Tokocrypto. Keduanya punya project dengan utilitas yang masing-masing berbeda.
Misalnya, Aion merupakan pengembangan jaringan open source di dunia desentralisasi. Sementara, OG adalah Fan Token yang dirilis khusus untuk penggemar OG Esports Team.
So, untuk mengenal lebih jauh kripto Aion (AION) dan OG Fan Token (OG) bisa baca artikel selengkapnya di bawah ini.
Aion (AION)
Apa Itu Aion (AION)?
Aion adalah token yang digunakan untuk mengamankan dan mengakses jaringan Open Application Network (OAN). Diluncurkan pada tahun 2018 di Kanada, The OAN adalah jaringan publik yang tersedia untuk semua orang.
OAN dikelola oleh The Open Foundation, sebuah organisasi nirlaba terdaftar yang bertujuan untuk memberikan lingkungan kepada publik untuk membuat platform open source. The Open Application Network dijalankan oleh Matthew Spoke sebagai CEO dan Ian Chan yang didapuk menjadi COO.
Tujuan utama dari The OAN adalah untuk memfasilitasi interoperabilitas antara blockchain yang berbeda, sehingga memungkinkan pengguna dan pengembang untuk membuat berbagai aplikasi. Dengan menjadikan token AION sebagai inti jaringan, OAN memungkinkan pengguna untuk mengeksekusi smart contracts, menyimpan data, dan membagikannya di antara jaringan yang berbeda.
Blockchain OAN dan token AION diamankan dengan kombinasi metode konsensus proof-of-stake (DPoS) dan proof-of-importance (PoI). Salah satu karakteristik penting dari blockchain adalah ia bergantung pada Byzantine Fault Tolerance untuk keamanan tambahan.
Apa yang Membuat Aion (AION) Unik?
The Open Application Network bisa menjadi platform penting di dunia aset kripto, karena bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara berbagai blockchain.
Token AION pada dasarnya dirancang untuk memungkinkan pengembang dan pembeli mentransfer dari satu blockchain ke blockchain lainnya dengan mudah. Tidak hanya itu, AION menyediakan eksekusi transfer data dan smart contracts pada blockchain seperti Ethereum dan NEO.
Kurangnya interoperabilitas antar blockchain masih menjadi salah satu faktor yang mencegah teknologi memasuki dunia keuangan arus utama. AION bertujuan untuk menciptakan platform yang secara efektif dapat menggantikan cara bank menjalankan keuangan global saat ini.
OAN telah bermitra dengan banyak nama besar di industri seperti CryptoCurve, Nodesmith, dan BlockX Labs. Tidak hanya itu, AION adalah anggota dari Blockchain Interoperability Alliance.
Ada total pasokan 487.496.874 token AION. Saat ini, seluruh total pasokan telah memasuki pasar dan aktif diperdagangkan. Tidak ada informasi apakah OAN berencana untuk merilis lebih banyak token di masa depan atau apakah total pasokan saat ini juga akan menjadi pasokan maksimum untuk AION.
Pendiri dan anggota tim lainnya menerima sekitar 40% dari total pasokan token AION. 51,5% token AION lainnya diarahkan ke Token Release Schedule Contracts, yang secara bertahap akan tersedia untuk umum seiring waktu. Akhirnya, sisa 8,5% token didistribusikan di antara investor swasta yang tertarik pada fase awal peluncuran AION.
Peringkat AION di situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) jam 08.00 WIB adalah #646, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 14.787.969. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 501.505.081 koin AION dan maksimal pasokan tidak tersedia.
OG Fan Token (OG)
Apa Itu OG Fan Token (OG)?
OG menjadi klub esports pertama di dunia yang menggunakan blockchain untuk berinteraksi lebih baik dengan para penggemarnya. OG melakukan kemitraan strategis jangka panjang dengan aplikasi blockchain, Socios.com, yang didukung oleh $CHZ. Kedua perusahaan akan bekerja sama untuk memanfaatkan teknologi ini sebaik mungkin untuk mengoptimalkan dan mengembangkan keterlibatan penggemar OG.
OG yang merupakan juara dunia Dota 2 adalah klub esports pertama yang bergabung dengan Socios.com, dan bersama-sama mereka akan mengembangkan OG Fan Token untuk basis penggemar mereka yang berjumlah 850.000 orang di seluruh dunia. Mereka bergabung dengan klub sepak bola internasional seperti Juventus, Paris Saint-Germain dan West-Ham United.
OG Fan Token (OG) akan memungkinkan tim untuk melibatkan penggemarnya dalam kehidupan klub, termasuk memberikan suara pada jajak pendapat di aplikasi. Fan Token akan menerima hadiah eksklusif, pengalaman yang berbeda, serta konten terbaik.
Apa yang Membuat OG Fan Token (OG) Unik?
OG yang menjadi tim esports pertama kami di platform Socios.com telah mengalami pertumbuhan yang fenomenal selama beberapa tahun terakhir, dan dengan basis penggemar yang mengesankan. Diprediksi pertumbuhan ini akan terus berlanjut.
OG sedang membangun ekosistem kuat dari banyak vertikal olahraga yang berbeda dan sangat senang memiliki OG Fan Token untuk mendorong evolusi keterlibatan penggemar esports. Menyertakan esports sebagai Fan Token di aplikasi, berarti dapat mengedukasi banyak sekali konsumen arus utama tentang manfaat blockchain dan aset kripto.
Dibentuk pada tahun 2015, OG telah menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan di Dota 2. Tim OG dominan di level tertinggi permainan esports. Mereka menjadi organisasi pertama dan satu-satunya yang meraih kemenangan di The International dua kali pada 2018 dan 2019. Sekarang ambisi OG adalah membuat roster dalam game di luar Dota 2 dan terus berkembang.
Peringkat OG di situs CoinMarketCap pada Rabu (13/7) jam 08.00 WIB adalah #942, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 4.288.881. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 1.274.535 koin OG dan maksimal pasokan tidak tersedia.
Aion (AION) dan OG Fan Token (OG) Listing di Tokocrypto
Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Aion (AION) dan OG Fan Token (OG).
Trading AION/USDT, AION/BTC, OG/USDT, OG/BUSD dan OG/BTC dapat dilakukan mulai tanggal 12 Juli 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran AION dan OG di Tokocrypto sebagai persiapan trading.
DISCLAIMER : Bukan ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.
Aset kripto berupa non-fungible token atau yang biasa disingkat NFT sangat identik dengan karya seni yang dihasilkan melalui teknik ilustrasi digital. Berbagai karya seni NFT yang terkenal seperti Bored Ape Yacht Club, merupakan karya seni digital yang kemudian diproses menjadi aset kripto NFT melalui prosesminting.
Lantas, apa yang dimaksud dengan ilustrasi digital? Bagaimana proses pertemuannya dengan NFT? Baca terus artikel ini, yuk!
ilustrasi digital adalahteknik menggambar yang memanfaatkan perangkat lunak komputer (software) untuk menghasilkan sebuah karya dalam bentuk gambar. Teknik ini berbeda dengan cara konvensional yang memanfaatkan media fisik seperti kertas dan cat kuas untuk menghasilkan sebuah ilustrasi.
Dengan adanya teknologi yang mendukung digitalisasi karya seni ilustrasi, para kreator dan artis mendapatkan banyak manfaat dan peluang baru untuk menjelajahi berbagai gaya baru dalam membuat karya mereka. Karya digital satu ini menghasilkan berbagai teknik baru dalam membuat karya seni yang mana memanfaatkan berbagai perangkat lunak dan perangkat keras komputer.
Ragam Gaya Karya Seni Ilustrasi Digital
Ilustrasi digital dengan teknik freehand memungkinkan para seniman untuk menghasilkan komposisi gambar yang lebih kompleks. Ada berbagai jenis gaya gambar yang digandrungi oleh banyak artis, yaitu:
1. Komikal
Sebuah buku komik terdiri dari beberapa adegan yang dibagi ke dalam panel-panel. Sebuah panel dilengkapi dengan teks narasi dan dialog yang ditampilkan dengan kontainer berbentuk balon. Komik dapat dibuat dengan teknik ilustrasi digital di mana adegan digambar dengan komposisi sesuai keinginan sang seniman komik atau biasa disebut komikus.
2. Realisme
Realisme merupakan salah satu gaya ilustrasi digital modern yang cukup populer di kalangan para seniman. Ciri khas dari realisme adalah kecenderungan gambar yang sangat mirip dengan objek nyata dengan detail-detail dan komposisi kompleks, yang bertujuan untuk merepresentasikan keadaan dunia nyata dan bentuk manusia semirip mungkin.
3. Ilustrasi Flat
Gaya ilustrasi digital ini menduduki puncak tren desain di tahun 2020 seiring dengan kehadiran NFT dan masih bertahan hingga saat ini. Berbagai brand mengadopsi gaya ilustrasi flat hampir di setiap platform komunikasi visual mereka seperti logo, aplikasi, situs web, ilustrasi, dan lain-lain.
Memiliki ciri khas yakni gambar dua dimensi dengan detail yang sedikit, Para seniman ilustrasi digital flat lebih mementingkan perspektif yang menarik dan pergerakan yang unik untuk menciptakan gambar yang memiliki makna dan terlihat ‘hidup.’
Ilustrasi Digital dan Pasar NFT
Tidak sekadar menghasilkan karya, kehadiran teknologi ilustrasi digital juga memberikan kesempatan bagi para seniman untuk memasarkan karya seni mereka dengan cara baru. Sebab, NFT merupakantoken digital yang tersimpan dalam jaringan blockchain yang menjadikan sebuah karya menjadi unik dan tidak dapat diduplikasi.
Ilustrasi digital cenderung digandrungi oleh para kreator dan artis yang ingin memasarkan karya seni mereka di pasar NFT karena output yang dihasilkan dari teknik menggambar ini berbentuk digital yang mana mempermudah proses minting.
Secara global, sudah banyak nama-nama ilustrator yang berhasil menjual karya seni miliknya ke dalam bentuk NFT. Sebut saja Blake Kathryn, ilustrator yang menjual beragam ilustrasi digital dan seni visualnya dalam bentuk NFT. Saat ini, koleksi NFT miliknya mencatat floor pricedi angka 1,444 ETH yang senilai dengan 1630 USD, lho! Salah satu keping NFT termahal miliknya berjudul “Onye Nota Bust #4/25”.
Selain itu, ada juga seniman bernama E Merlin Murray yang juga berhasil menjadikan ilustrasi digital miliknya ke dalam bentuk NFT. Bahkan, ia telah merilis lebih dari satu proyek proyek NFT, lho! Antara lain “Madame Sofia’s Oracle Of Wisdom” yang terdiri dari 8888 keping, lalu “Space Goats On Acid”, dan terakhir ada “Satoshi Faces”. Masing-masing proyek tersebut memiliki ciri khas dan gaya ilustrasi yang berbeda dan unik, sukses menarik perhatian banyak penikmat seni.
TokoMall melakukan wawancara eksklusif dengan beberapa seniman dan ilustrator asal Indonesia yang saat ini juga terjun ke dunia NFT.
Dhany Pramataadalah seorang seniman ilustrasi kartun asal Indonesia yang karyanya terkenal di media sosial Instagram dan Twitter. Dirinya menjelaskan bahwa riset pasar merupakan proses yang sangat krusial sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia NFT.
“Kita benar-benar harus tau siapa target pembeli karya-karya kita. Nah, banyak kasus beberapa kreator yang memulai NFT tanpa riset, akhirnya mereka stuck,” ungkap Dhany yang kerap disapa dengan ‘Bang Dhan’.
Heyapriliaa, seorang ilustrator yang juga terjun ke dunia NFT dan memasarkan hasil karyanya di TokoMall memaparkan bahwa riset dapat dilakukan dengan memerhatikan jenis karya seni NFT yang laku di pasaran, serta memiliki kemampuan untuk memetakan karakteristik kolektor NFT.
Isa Indra Permana, seorang ilustrator yang mengusung tema musik, mitologi, dan kehidupan sehari-hari pada karyanya menuturkan proses eksekusi membuat karya seni langsung dilakukan tanpa perlu membuat sketsa karena ide akan mengalir dengan sendirinya seiring proses membuat karya.
Namun, berbeda dengan karya bertema khusus, dirinya memulai proses awal yakni membuat checklist untuk keseluruhan karya yang akan menjadi sebuah series.
Seorang kreator harus memilih platform untuk memasarkan karya seni berbentuk NFT mereka. Dhany Pramata menjelaskan bahwa dirinya memilih pasar NFT lokal karena menyesuaikan jenis konten yang ia buat yang mana sangat berkaitan erat dengan kebiasaan dan budaya masyarakat Indonesia.
Promosi juga menjadi proses eksekusi yang penting bagi seorang kreator agar karya seni mereka dikenali oleh khalayak dan menjangkau pasar yang meminati karya mereka. Salah satu mekanisme promosi yang kerap dilakukan adalah melalui media sosial. Kolektor NFT biasanya memantau perkembangan seputar dunia NFT di Twitter atau Instagram.
Cara lain untuk mempromosikan diri dan karya seni NFT adalah melalui komunitas. Tidak sekadar mempromosikan karya seni, para anggota komunitas sering berdiskusi dan saling memberikan informasi terkait dunia NFT. Ada berbagai komunitas NFT yang mana terbuka bagi para kreator dan kolektor untuk bergabung.
Bagi kamu para kreator dan artis yang ingin menjual karyamu dalam bentuk NFT, yuk bergabung menjadi Official Partner (Kreator) dari TokoMall. Kalau kamu kolektor yang suka mengoleksi karya seni NFT, kamu bisa membeli NFT dari berbagai seniman NFT terkemuka di TokoMall dengan mendaftar sebagai Creator (Kolektor). Biar nggak ketinggalan berita seputar NFT, join juga komunitas Discord atau Telegram TokoMall, ya!