Tag Archives: beasiswa

ITPLN Tawarkan Beasiswa untuk Anak Guru, Simak Informasinya!


Jakarta

Ada kabar baik untuk para anak guru! Institut Teknologi PLN (ITPLN) menawarkan beasiswa 50% Biaya Pengembangan, Pembangunan dan Pendidikan (BP3).

Program beasiswa ini diberikan untuk anak-anak guru jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA atau SMK/sederajat.

Rektor ITPLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK, MT, IPU, Asean Eng seperti dikutip dari laman resmi kampus mengatakan program ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para guru yang telah berdedikasi dan mengabdi untuk mencerdaskan bangsa.


“Para guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Dengan memberikan beasiswa ini, ITPLN ingin memberikan penghargaan kepada para guru melalui kesempatan bagi anak-anak guru untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas di ITPLN,” jelas Prof Iwa.

Beasiswa ini dibuka untuk semua anak guru di Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai program studi (prodi) di ITPLN. Beasiswa dibuka hingga 25 Januari 2025.

Ketentuan Beasiswa Anak Guru ITPLN

  • Anak kandung guru SMA/sederajat yang mendaftar di ITPLN pada gelombang 1.
  • Potongan 50% BP3, tidak mencakup UKT dan biaya pendaftaran.
  • Kuota terbatas dan diprioritaskan untuk pendaftar lebih awal, sebagaimana hasil seleksi.
  • Pilih jalur beasiswa anak guru saat mendaftar.
  • Dokumen yang dibutuhkan di antaranya KTP calon mahasiswa, kartu keluarga, surat keterangan anak guru.
  • Penerima beasiswa akan diumumkan melalui email resmi ITPLN.
  • ITPLN berhak membatalkan beasiswa apabila ditemukan ketidaksesuaian dokumen.

Demikian informasi mengenai beasiswa anak guru dari ITPLN. Apabila detikers tertarik, pendaftarannya dapat dilakukan di https://infopmb.itpln.ac.id/beasiswa-anak-guru/.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Apakah KIP Kuliah 2025 Termasuk Biaya Hidup dan Uang Kuliah? Mendikti Bilang Begini



Jakarta

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengalokasikan Rp 724 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 untuk pendidikan. Sebanyak Rp 297,2 triliun di antaranya dialokasikan untuk Belanja Pemerintah Pusat (BPP), termasuk Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan tunjangan profesi guru non-PNS.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) menyatakan pihaknya tengah mengupayakan kenaikan besaran KIP Kuliah per mahasiswa, jumlah mahasiswa yang dibiayai, dan skenario komponen pembiayaannya.

Ia mengatakan skenario KIP Kuliah paling efektif jika diberikan penuh pada komponen uang kuliah maupun biaya hidup.


“Kalau hanya sepotong-sepotong, itu kadang-kadang nanti tanggung, gitu. Hanya biaya hidup, nanti nggak bisa kuliah karena nggak punya uang kuliah,” kata Satryo pada detikEdu di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Jumat (10/1/2025).

“Jadi memang kita sedang susun lagi skenarionya supaya bermanfaat secara penuh. Yang paling bagus, ya utuh, gitu. KIP kuliah yang utuh,” imbuhnya.

Satryo mengatakan, negara bisa membiayai calon mahasiswa kurang mampu yang untuk dapat melanjutkan pendidikan tinggi. Salah satunya melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

“Kan tidak boleh ada anak yang tidak mampu nggak bisa kuliah, gitu. Negara pasti bisa bayar. Nah, kita ingin dapat datanya yang baik, ya kalau memang itu kita bantu. Kita fokus dana itu untuk pendidikan. Untuk beasiswa, misalnya, bisa,” ucapnya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro saat menerima wawancara khusus detikcom di Kemendiktisaintek, Jakarta Jumat (10/1/2024)Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro saat menerima wawancara khusus detikcom di Kemendiktisaintek, Jakarta Jumat (10/1/2024) Foto: Ari Saputra/detikfoto

Calon mahasiswa kurang mampu yang diterima di jalur mandiri menurut Satryo juga akan berkesempatan untuk lanjut pendidikan tinggi dengan KIP Kuliah. Perguruan tinggi dapat mengajukan kebutuhan pembiayaan untuk mahasiswa yang akan diterima dengan KIP Kuliah.

“Iya, bisa. Ya mereka mengusulkan, butuh berapa, dia. Kita lihat. Kalau kita bisa beri semua, kita beri semua. Kalau nggak kita berikan, ya kalau nggak semua, ya kita di sebagian, mereka milih. Prioritas mana yang dahulukan,” ucapnya.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Syarat, Cara Pengajuan, hingga Besarannya


Jakarta

Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) bisa memberikan bantuan pendidikan atau beasiswa kepada anak-anaknya lo. Tetapi ada syarat yang harus diperhatikan.

Mengutip Antara, BPJS Ketenagakerjaan adalah program pemerintah yang menetapkan iuran bagi para pekerja. Program ini dibuat untuk menjamin pekerja Indonesia mendapat perlindungan terbaik.

Baik terhadap risiko bahaya di tempat kerja hingga kesejahteraan pasca kerja. BPJS Ketenagakerjaan memiliki sejumlah program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), dan Jaminan Kematian (JK).


Nah, beasiswa pendidikan anak peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa diberikan apabila orang tuanya mengikuti program JKK ataupun JK. Sehingga beasiswa itu bisa diklaim jika orang tuanya meninggal dunia ataupun mengalami kecelakaan kerja yang fatal.

Untuk mengetahui syarat, cara pengajuan, dan besaran beasiswa yang didapatkan berikut informasinya dirangkum detikEdu, Minggu (12/1/2025).

Syarat Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

Syarat Utama

Pemberian beasiswa pendidikan tersebut didasarkan PP Nomor 82 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Aturan ini telah berlaku secara efektif sejak 1 April 2023.

Selain itu program ini juga disempurnakan melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No 5 tahun 2021 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua.

Hasilnya, syarat utama untuk memperoleh manfaat beasiswa pendidikan BPJS Ketenagakerjaan adalah anak peserta yang mengalami dua klausul khusus.

Yakni meninggal dunia atau cacat total akibat kecelakaan kerja bagi JKK dan anak peserta yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja bagi program JK.

Syarat Umum

Setelah memenuhi syarat utama, ada syarat lain yang harus dipenuhi yakni:

  • Pekerja memiliki anak usia sekolah
  • Umur anak pekerja maksimal 23 tahun
  • Berlaku hanya untuk 2 (dua) orang anak
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Surat keterangan dari sekolah/ perguruan tinggi
  • Anak pekerja belum menikah
  • Dalam hal perusahaan menunggak iuran lebih dari 3 bulan, manfaat beasiswa diberikan setelah Pemberi Kerja melunasi tunggakan iuran beserta denda.

Ketentuan Lainnya

  • Pengajuan klaim beasiswa bisa dilakukan setiap tahunnya.
  • Bila anak peserta BPJS Ketenagakerjaan belum memasuki usia sekolah pada saat peserta meninggal dunia tau cacat total, beasiswa bisa diberikan saat anak memasuki usia sekolah.
  • Beasiswa berakhir saat anak peserta mencapai usia 23 tahun atau menikah atau bekerja.

Cara Pengajuan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

Ahli waris peserta yang meninggal dunia dapat mendatangi kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat dengan membawa persyaratan dokumen yang dibutuhkan. Berbagai dokumen yang diperlukan untuk mengklaim JKK dan JK yaitu:

  • Formulir Beasiswa
  • Surat Keterangan dari sekolah atau universitas bahwa anak tersebut masih menempuh pendidikan
  • E-KTP Anak atau Kartu Pelajar
  • Akta Kelahiran
  • Kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • Fotokopi E-KTP tenaga kerja dan ahli waris
  • Akta kematian
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Surat Keterangan ahli waris dari pejabat yang berwenang.

Besaran Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan

Besaran beasiswa pendidikan JKK dan JK BPJS Ketenagakerjaan, yakni:

  • Pendidikan taman kanak-kanak (TK) sampai dengan SD: Rp1,5 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan selama 8 tahun.
  • Pendidikan SMP/sederajat: Rp2 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun.
  • Pendidikan SMA/sederajat: Rp3 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 3 tahun.
  • Pendidikan tinggi paling tinggi S1: Rp12 juta per orang per tahun. Maksimal menyelesaikan pendidikan 5 tahun.

Informasi lebih lengkap tentang beasiswa BPJS Ketenagakerjaan bisa di cek pada laman resminya melalui tautan INI. Semoga informasi ini bermanfaat ya detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP Tahap 1 Tahun 2025 Dibuka Mulai 17 Januari, Siap-siap!


Jakarta – Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan tahap 1 2025 akan dibuka mulai Jumat, 17 Januari. Periode seleksinya berlangsung pada Januari hingga Juni 2025.

Program beasiswa yang dibuka di antaranya beasiswa umum, afirmasi, dan targeted. Pada saat ini, informasi lengkap mengenai pendaftaran LPDP tahap 1 2025 masih belum diperlihatkan dalam situs resmi LPDP, tetapi detikers yang ingin mendaftar bisa melihat informasi tahun lalu sebagai referensi.

Jenis-jenis Beasiswa LPDP

1. Program Beasiswa Umum

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
  • Beasiswa Parsial

2. Program Afirmasi

  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Putra-putri papua
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
  • Beasiswa Prasejahtera

3. Program Targeted

  • Beasiswa PNS, TNI, POLRI
  • Beasiswa Kewirausahaan
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
  • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
  • Beasiswa prioritas kerja sama LPDP dengan institusi luar negeri.

Syarat Daftar Beasiswa LPDP 2024

  • Warga Negara Indonesia
  • Lulus D4/S1 dan ingin mengambil beasiswa master, S2 untuk doktor, atau D4/S1 langsung doktor
  • Pendaftar D4/S1 langsung doktor wajib mempunyai LoA unconditional dari kampus tujuan.
  • Pendaftar yang sudah lulus S2 tidak diizinkan mendaftar beasiswa S2, demikian juga pada pendaftar lulusan S3.
  • Pendaftar beasiswa doktor yang merupakan lulusan dokter spesialis/subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai sebagai syarat bukti IPK.
  • Lulusan luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah, hasil konversi IPK, tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK dan/atau konversi IPK untuk pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
  • Memilih kampus dan prodi tujuan sesuai ketentuan LPDP
  • Menulis profil diri
  • Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia (berdasarkan pendaftaran beasiswa LPDP 2024), rencana pascastudi, dan rencana kontribusi di Indonesia
  • Menulis proposal penelitian untuk pendaftar program doktor
  • Apabila memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/nonkejuaraan, pengalaman organisasi, maka perlu dituliskan saat daftar.
  • Pendaftar yang pernah menempuh studi, tetapi tidak menyelesaikannya, boleh mendaftar pada jenjang studi yang sama.
  • Melampirkan surat rekomendasi sesuai syarat program, yang diterbitkan maksimal 1 tahun pada bulan yang sama dengan waktu pendaftaran.
  • Pendaftar PNS dan CPNS wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM di kementerian/lembaga/pemda.
  • Pendaftar TNI wajib melampirkan surat usulan/rekomendasi minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.
  • Pendaftar berstatus Polri wajib melampirkan surat usulan minimal dari pejabat yang membidangi pembinaan SDM di Mabes Polri.
  • Pendaftar yang tengah menempuh studi bisa mendaftar dengan ketentuan yakni mendaftar di prodi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda, membuat, dan menandatangani surat pengunduran diri yang diajukan ke kampus atas prodi yang sedang ditempuh dan menyampaikan ke LPDP maksimal 2 pekan setelah pengumuman kelulusan seleksi substansi, kemudian wajib menyerahkan surat pemberhentian resmi dari prodi/kampus. Pendaftar yang memperoleh gelar sebelum seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai penerima beasiswa.
  • Beasiswa tidak ditujukan untuk kelas eksekutif, kelas khusus, karyawan, jarak jauh, yang diselenggarakan bukan di kampus induk, kelas internasional untuk pendaftar tujuan studi dalam negeri, kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi, kelas lain yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.

Cara Daftar Beasiswa LPDP

  • Mendaftar melalui link https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  • Lengkapi dan unggah semua dokumen syarat pada aplikasi pendaftaran
  • Pastikan melakukan submit di aplikasi pendaftaran agar dapat memperoleh kode registrasi/pendaftaran.
  • Pastikan berbagai dokumen pendukung seperti surat rekomendasi, surat keterangan, atau yang sejenisnya masih berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

Itulah informasi sementara mengenai beasiswa LPDP tahap 1 2025. Persiapkan diri kalian dan semoga berhasil!

(nah/twu)



Sumber : www.detik.com

Kabar Gembira! Ada Beasiswa LPDP -UIII untuk S2 dan S3, Cek Syaratnya!


Jakarta

Kabar gembira untuk para pencari beasiswa S2 dan S3! Ada Beasiswa LPDP- Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang berlokasi di Depok.

Kini seluruh program magister dan doktor UIII sudah masuk ke dalam daftar Beasiswa LPDP Dalam Negeri, baik jalur reguler ataupun afirmasi. Beasiswa LPDP-UIII turut membuka pendaftaran untuk program dual degree yang bekerja sama dengan universitas di Inggris dan Australia.

Batas waktu pendaftaran beasiswa ini hanya sampai 17 Februari 2025. Ayo cek prodi yang ditawarkan dan syarat-syaratnya!


Program Studi Beasiswa LPDP-UIII

Bahasa pengantar untuk perkuliahan ini sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Arab untuk program tertentu.

1. Fakultas Studi Islam

  • Magister Studi Islam
  • Doktoral Studi Islam

2. Fakultas Ilmu Sosial

  • Magister Ilmu Politik
  • Magister Kebijakan Publik-Perubahan Iklim
  • Doktoral Ilmu Politik

3. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

  • Magister Ekonomi
  • Magister Keuangan-Keuangan Berkelanjutan
  • Doktoral Ekonomi PhD in Economics

4. Fakultas Ilmu Pendidikan

  • Magister Pendidikan A in Education
  • Doktoral Pendidikan

Dual Degree LPDP-UIII

Program Beasiswa LPDP-UIII dual degree memungkinkan penerima beasiswa memperoleh gelar dari UIII dan universitas mitra di luar negeri. Beasiswa ini menyediakan tahun pertama studi di UIII. Kemudian, tahun kedua akan diselenggarakan di universitas mitra, baik di Inggris atau Australia.

Universitas mitra luar negeri yang saat ini bekerja sama dengan UIII adalah:

  1. University of Edinburgh, UK
  2. SOAS University of London, UK
  3. University of Dundee, UK
  4. Deakin University, Australia.

Cara Daftar Beasiswa LPDP-UIII

  1. Buka laman resmi LPDP di https://lpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Pilih kategori beasiswa yang akan dilamar: reguler, farmasi, atau dual degree.
  3. Pilih UIII sebagai tujuan kuliah dan pilih juga prodi yang ingin diambil.
  4. Bagi pendaftar luar negeri, pilih universitas mitra UIII dan prodi luar negeri yang akan ditempuh.
  5. Lengkapi formulir pendaftaran dan unggah dokumen yang dibutuhkan.
  6. Ikuti tahapan seleksi yang ditentukan LPDP.

Nah, bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Bocoran! Ini Rahasia Lolos Beasiswa LPDP dari Unair


Jakarta

Pendaftaran beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah dibuka sejak 17 Januari 2025 hingga 17 Februari 2025 mendatang. Sebelum daftar, detikers harus tahu langkah jitu agar bisa lolos beasiswa dengan peminat tinggi ini.

Beasiswa LPDP termasuk beasiswa yang punya banyak jenisnya. Selain itu, jangkauan tujuan studi tak hanya berada di kampus dalam negeri tetapi juga luar negeri.

Dalam seminar Universitas Airlangga (Unair) yakni “Langkah Jitu Seleksi Beasiswa LPDP 2025”, pembicara Wulandari sekaligus tim LPDP dari Universitas Airlangga (Unair), membeberkan beberapa tips agar bisa lolos beasiswa LPDP untuk tahun ini.


Bagaimana kiat-kiatnya?

Tips Agar Bisa Lolos Beasiswa LPDP

Ketahui Tujuan dari Beasiswa LPDP

Wulandari mengatakan beasiswa LPDP disediakan pemerintah untuk masyarakat secara tak cuma-cuma. Pemerintah mengharapkan timbal balik dan kontribusi awardee bagi negeri selekas pendidikan.

“LPDP adalah lembaga pengelola dana pemerintah yang bertujuan mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan. Demi mendukung inovasi menuju Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan,” jelasnya dikutip dari laman Unair, Sabtu (1/2/2025).

Dana yang disediakan LPDP mencakup berbagai hal, mulai dari biaya daftar kampus, biaya pendidikan, tunjangan hidup, tunjangan buku, biaya tesis, dana seminar internasional hingga publikasi di jurnal internasional.

“Sementara itu, dana pendukung mencakup transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan tunjangan hidup bulanan, yang jumlahnya bervariasi tergantung lokasi pendidikan, serta ada juga biaya pendukung bagi penyandang disabilitas,” ujar Wulandari.

Pahami Tahapan Seleksi Beasiswa LPDP

Wulandari menjabarkan ada tiga tahap utama dalam seleksi beasiswa LPDP yakni administrasi, tes bakat skolastik dan wawancara. Pada tahap awal pendaftaran, ia menekankan pentingnya menyiapkan dokumen persyaratan.

Dokumen-dokumen tersebut yakni KTP, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, sertifikat TOEFL/IELTS resmi dari lembaga penyelenggara. Khusus bagi yang akan memilih studi doktor, maka proposal riset wajib dibuat.

“Pastikan semua dokumen terunggah dengan benar sebelum batas akhir. Kemudian, hindari melakukan submit pada menit-menit terakhir karena risiko gangguan teknis pada situs pendaftaran,” ucapnya.

Rajin Meninjau Informasi Soal Beasiswa LPDP

Wulandari mengingatkan kepada yang ingin lolos LPDP untuk menyiapkan semuanya dengan matang. Salah satunya mencari informasi sebanyak-banyaknya soal beasiswa LPDP.

Misalnya dengan mengikuti program mentoring atau menyiapkan self assessment. Tak lupa juga, pelamar harus membuat esai yang baik karena dokumen ini merupakan berkas kunci kelulusan pelamar dalam tahap administrasi.

“Perjalanan untuk mendapatkan beasiswa LPDP memang panjang dan penuh tantangan, tetapi dengan persiapan yang baik, peluang untuk berhasil semakin besar,” tutupnya.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset Dibuka, Cek Yuk!


Jakarta

Beasiswa Global Korea Scholarship for Graduate Degrees (GKS-G) 2025 dibuka Pemerintah Korea Selatan untuk program S2, S3, dan riset. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

Ada dua jalur pendaftaran yang dibuka pada program ini. Jalur pertama yakni jalur kedutaan, dengan mendaftar ke Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia. Jalur kedua yakni jalur universitas, dengan langsung mendaftar ke salah satu universitas yang ditunjuk.

Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2 dan S3

Beasiswa Pemerintah Korea Selatan ini meliputi:


  • Tiket penerbangan kelas ekonomi
  • Biaya pendaftaran kuliah (ditanggung universitas) bagi peserta program gelar
  • Biaya kuliah (hingga 5 juta won) bagi peserta program gelar
  • Kursus bahasa Korea 1 tahun senilai 5,2 juta won bagi peserta program gelar
  • Uang saku:
    • – Kursus bahasa Korea: 14,16 juta won per tahun (Rp 160,19 juta per tahun)
    • – S2 dan S3: 15,72 juta won per tahun (Rp 177,84 juta per tahun)
    • – Program riset: 19,8 juta per won per tahun (Rp 224 juta per tahun)

Periode Beasiswa

  • S2: 1 tahun belajar bahasa Korea, 2 tahun studi
  • S3: 1 tahun belajar bahasa Korea, 3 tahun studi
  • Riset: 6 bulan atau 1 tahun

Kuota Beasiswa

  • Jalur kedutaan umum: 30 orang asal Indonesia
  • Jalur universitas:
    • – Umum: 9 orang asal Indonesia
    • – R-GKS: 59 orang asa Indonesia
  • Riset: 5 orang dari 157 negara/wilayah yang diundang (termasuk Indonesia)
  • R&D: 300 orang dari semua negara di dunia
  • Global Network: 80 orang dari semua negara di dunia

Syarat Umum

  • Pelamar dan orang tua pelamar tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali yang melamar program R&D, International Organization program
  • Minimal sudah lulus per 31 Juli 2025 pada jenjang berikut:
    • – Pelamar S2: Lulusan S1/sederajat
    • – Pelamar S3: Lulusan S2
    • – Pelamar Postdoctoral: Lulusan S3
    • – Pelamar exchange professor: Lulusan S2, wajib tengah menjadi dosen akademik
    • – Pelamar research program for education, science, culture, or international cooperation professionals: S2, Wajib merupakan profesional di bidang pendidikan, sains, budaya, atau international cooperation.
  • IPK satu jenjang pendidikan sebelumnya wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:
    • – Persentil skor minimal 80 persen, atau termasuk 20 persen teratas di angkatan
    • – IPK minimal setara dengan 2,64 dari 4,00 atau 2,80 dari 4,300 atau 2,91 dari 4,500 atau 3,23 dari 5,00
  • IPK dibuktikan dengan transkrip akademik yang mencantumkan IPK atau informasi peringkat, atau transkrip yang nilainya dikonversi ke skala di atas
  • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
  • Usia di bawah 40 tahun atau lahir setelah 1 September 1985
  • Khusus dosen akademik di wilayah penerima Official Development Assistance (ODA) dapat melamar jika berusia di bawah 45 tahun/lahir setelah 1 September 1980, cek daftar wilayah di www.oecd.org
  • Pelamar yang akan menyelesaikan program bahasa Korea IRTS per 2025 dapat melamar jika mendapat:
    • – Sertifikat skor TOPIK dari ujian ke-87 sampai ke-100
    • – Sertifikat skor TOPIK IBT Level 3 dari ujian ke-1 sampai ke-7
  • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
  • Sehat mental dan fisik untuk studi di Korea sepanjang durasi program.

Batas waktu pendaftaran, cara pendaftaran, dokumen tambahan yang diperlukan, dan lain-lain bisa dicek dengan membaca laman resmi serta mengontak Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia dan universitas yang dilamar. Pihak kedutaan dan universitas akan melakukan seleksi tahap pertama.

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset bisa dicek lebih lanjut DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 Dibuka, Lulusan SMA yang Mau Kuliah ke Jepang Merapat!


Jakarta

Beasiswa Mitsui-Bussan Scholarship Program For Indonesia 2025 kembali buka pendaftaran. Bantuan pendidikan untuk jenjang S1 ini memungkinkan calon mahasiswa asal Indonesia belajar bahasa Jepang selama 1,5 tahun dan kuliah di Negeri Sakura selama 4 tahun.

Melansir laman resminya, beasiswa yang hadir sejak tahun 1992 ini telah mendapat persetujuan Kementerian Pendidikan Jepang dengan pendanaan dari Mitsui & Co Ltd. Di 2025, beasiswa ini juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

Selama program berlangsung, calon mahasiswa akan mendapat tunjangan hingga 145.000 yen Jepang (JPY) atau sekitar Rp 15 juta per bulan untuk biaya hidup, transportasi, dan tempat tinggal.


Penerima beasiswa juga akan mendapat tunjangan keberangkatan sebesar 50.000 JPY atau sekitar Rp 5 juta (per kurs 1 JPY= Rp 103,93) dan berbagai manfaat lainnya.

Berminat mendaftar? Berikut informasi tentang syarat hingga jadwal pendaftaran Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 selengkapnya.

Syarat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia di bawah 20 tahun per 1 April 2025
  3. Belum menikah dan tidak akan menikah selama beasiswa berlangsung
  4. Lulusan SMA/Madrasah Aliyah program IPA atau IPS
  5. Bagi lulusan IPA, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  6. Bagi lulusan IPS, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Geografi, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  7. Lulusan SMA Bahasa dan SMK tidak diperkenankan mendaftar
  8. Harus bersedia mempelajari bahasa Jepang dan menerima pendidikan di kampus dalam bahasa Jepang. Setiap level skor JLPT (N1-N5) akan dihitung sebagai nilai tambah untuk seleksi.
  9. Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki penyakit menular.

Program Studi Tujuan

Berbagai program studi yang bisa dipilih calon mahasiswa adalah:

1. Program Studi Sains dan Teknik

  • Matematika, fisika, kimia, ilmu komputer dan informasi, biologi, biofisika dan biokimia, geologi, dan lainnya
  • Teknik sipil, arsitektur, teknik urban, teknik lingkungan, dan lainnya
  • Teknik mesin, teknik presisi, dan lainnya
  • Teknik perkapalan dan kelautan, aeronautika, dan lainnya
  • Teknik elektro, elektronika, teknik komunikasi dan informasi, dan lainnya
  • Metalurgi, ilmu material, dan lainnya
  • Kimia terapan, teknik kimia, dan lainnya
  • Teknik industri, manajemen produksi dan pabrik, manajemen plant, dan lainnya
  • Teknik pertanian, ilmu kehutanan dan perikanan, kimia pertanian, agrobiologi, teknik pangan, dan lainnya

2. Ilmu Sosial

  • Hukum perdata, hukum publik, ilmu politik, dan lainnya
  • Teori ekonomi, sejarah ekonomi, kebijakan ekonomi, dan lainnya
  • Manajemen perusahaan, akuntansi, pemasaran dan perdagangan, keuangan, asuransi, hubungan industri, ekonometrika, ekonomi internasional

Masa Beasiswa

Lama program Beasiswa S1 Mitsui-Bussan adalah 66 bulan atau 5,5 tahun dari Oktober 2025 hingga Maret 2031, dengan penjabaran:

  • Belajar bahasa Jepang: 1,5 tahun (18 bulan)
  • Studi di universitas: 4 tahun (48 bulan)
  • Total: 5,5 tahun (66 bulan).

Manfaat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  • Biaya hidup: 145.000 JPY setara Rp 15 juta per bulan
  • Biaya pesawat
    • Pesawat Indonesia-Jepang sebelum keberangkatan
    • Pesawat Jepang-Indonesia 1 tahun setelah berakhirnya ketentuan beasiswa
  • Tunjangan kedatangan: 50 ribu JPY atau setara Rp 5 juta
  • Biaya kuliah di Pusat Bahasa Jepang dan universitas
  • Biaya tempat tinggal, transportasi, dan lainnya
  • Selama belajar bahasa Jepang, penerima beasiswa akan mendapat subsidi penginapan sebesar 5 ribu JPY atau sekitar Rp 500 ribu per bulan.
  • Ketika sudah kuliah, biaya tempat tinggal dinaikan sebesar 25 ribu JPY atau Rp 2,5 juta per bulan
  • Biaya buku sudah termasuk dalam program
  • Biaya makan, transportasi dan pengeluaran lainnya masuk dalam biaya hidup.

Cara Daftar Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  1. Pendaftaran dilakukan melalui tautan https://www.mbkscholarship-id.com/, klik “Start Now”
  2. Gulir ke bawah hingga menemukan tombol “Register”
  3. Isi formulir pendaftaran sesuai yang ditentukan
  4. Unggah berbagai dokumen yang dibutuhkan seperti:
    • Fotokopi formulir pendaftaran yang berisi data dan tertera nomor registrasi pelamar
    • Pas foto ukuran 4 x 3 cm yang diambil dalam kurun waktu 6 bulan terakhir
    • Rapor kelas 10-12 SMA
    • Surat rekomendasi dari kepala sekolah dalam bahasa Inggris

Jika lolos Seleksi 1, peserta harus menyertakan dokumen berikut untuk ikut Seleksi 2:

  • Salinan ijazah SMA dan nilai ujian akhir
  • Salinan KTP atau Kartu Pelajar
  • Surat persetujuan dalam bahasa Inggris, ditandatangani orang tua atau wali
  • Sertifikat TOEFL, TOEIC, IELTS, JLPT, atau sertifikat skor bahasa yang dikeluarkan institusi bahasa bereputasi internasional lain
  • Sertifikat prestasi atau penghargaan dari organisasi internasional bereputasi jika ada
  • Esai dalam bahasa Inggris

Jadwal Seleksi Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  • Pendaftaran dan seleksi administrasi: Hingga 14 Februari 2025
  • Seleksi I (ujian tertulis matematika dan bahasa Inggris): 20 April 2025
  • Seleksi II (tes bakat): 7 Mei 2025
  • Seleksi II (pemeriksaan kesehatan): Paling lambat 20 Mei 2025
  • Seleksi III (wawancara): 17 Juni 2025
  • Pengumuman akhir: Diberitahukan kemudian

Informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini bisa dilihat melalui laman https://www.mbkscholarship-id.com/. Jangan lupa daftar ya detikers!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S2 Manaaki Selandia Baru Dibuka, Ada Gratis Tes Bahasa Inggris


Jakarta

Pemerintah Selandia Baru membuka beasiswa Manaaki New Zealand Scholarships untuk pemuda Asia Pasifik mulai 1-28 Februari 2025. Pelamar asal Indonesia diutamakan berasal dari sejumlah kawasan di Indonesia Timur.

Setelah dinyatakan masuk daftar kandidat penerima beasiswa, peserta seleksi baru perlu menyertakan dokumen skor kemampuan bahasa Inggris IELTS, TOEFL, PTE Academics, atau Cambridge Academic English yang diperoleh dari 12 bulan terakhir.

Jika belum punya sertifikat skor bahasa Inggris, pihak panitia beasiswa akan mengorganisir dan mendanai biaya tes bahasa Inggris kandidat penerima beasiswa. Khusus peserta yang memilih tes IELTS wajib memiliki paspor.


Calon penerima beasiswa S2 dengan skor bahasa Inggris hampir memenuhi syarat dapat diberikan pelatihan bahasa Inggris di Indonesia maksimal 1 tahun.

Berminat mendaftar? Simak syarat dan ketentuannya di bawah ini untuk pelamar asal Indonesia.

Beasiswa S2 Selandia Baru Manaaki

Beasiswa Pemerintah Selandia Baru ini meliputi:

  • Biaya tes bahasa Inggris
  • Pelatihan bahasa Inggris (bagi kandidat yang dinilai membutuhkan)
  • Biaya kuliah penuh
  • Tunjangan hidup
  • Tunjangan kedatangan (bisa untuk akomodasi, buku teks, dan bahan belajar lain)
  • Asuransi kesehatan
  • Biaya bimbingan belajar jika diperlukan
  • Tiket pesawat PP
  • Asuransi perjalanan
  • Uang penggantian pengajuan visa dan immigration levy
  • Uang penggantian biaya pengecekan kesehatan imigrasi
  • Perjalanan pulang selama beasiswa jika menempuh pendidikan selama 1,6 tahun (1-2 kali perjalanan, tergantung durasi)
  • Tunjangan reintegrasi untuk biaya persiapan kembali ke negara asal
  • Bantuan biaya penelitian dan tesis

Syarat Beasiswa Manaaki Selandia Baru

  • Usia minimal 18 tahun saat mulai menjalani program beasiswa
  • Usia maksimal diutamakan di bawah 40 tahun
  • Pelamar asal Indonesia diutamakan dari:
    – Maluku
    – Maluku Utara
    – Nusa Tenggara Barat
    – Nusa Tenggara Timur
    – Papua
    – Sulawesi
  • Wajib berkontribusi pada negara asal di bidang pembangunan sosial atau ekonomi selama minimal 2 tahun setelah merampungkan kuliah dengan beasiswa.
  • Wajib tinggal di Indonesia selama 2 tahun sebelum mendaftar beasiswa, kecuali:
    – Tengah bekerja untuk negara asal dalam tugas diplomatik
    – Tengah kuliah di luar negeri
  • Wajib memenuhi syarat akademik dan bahasa Inggris yang ditetapkan oleh kampus pilihan masing-masing
  • Memilih prodi yang sesuai ketentuan beasiswa sebelum mendaftar

Syarat Pengalaman Kerja

  • Pelamar program pascasarjana wajib memiliki pengalaman kerja relevan, baik yang digaji, tidak digaji, atau sukarela (volunteer) dan memenuhi salah satu kriteria berikut:
    – Minimal 1 tahun kerja penuh waktu (30 jam per minggu atau lebih)
    – MInimal 2 kerja paruh waktu (hingga 29 jam per minggu)
  • Pelamar program pascasarjana diutamakan yang akan melanjutkan kerja di bidang/sektor relevan setelah rampung kuliah dengan beasiswa
  • Khusus pelamar yang sedang bekerja maupun yang dalam ikatan kerja tanpa gaji tidak dikenakan syarat pengalaman kerja relevan.

Daftar Bidang Prodi

Berikut daftar bidang prodi S2 yang dapat dilamar peserta seleksi asal Indonesia:

1. Climate Change and Resilience

Climate Change and The Environment

  • Civil engineering
  • Climate change
  • Climate change science
  • Environmental law
  • Environmental policy and planning
  • Natural resource management
  • Water management
Disaster Risk Management
  • Disaster management
  • Emergency management
  • Geology
  • Geotechnical engineering
Food Security and Agriculture
  • Agribusiness
  • Agricultural science
  • Agricultural technology
  • Aquaculture
  • Biosecurity
  • Farm management
  • Food technology
  • Supply chain management

2. Good Governance

Renewable Energy
  • Energy distribution systems and technologies
  • Energy management
  • Energy policy
  • Geothermal, hydroelectric, hydrothermal, solar and wind energy
Governance
  • Cyber security
  • E-government
  • Government services: public policy, public service management
  • HR management
  • Human rights
  • International law
  • International relations
  • Peace and conflict studies

Pendaftaran dapat ditutup lebih dini jika volume pendaftaran dari Indonesia tinggi. Informasi beasiswa S2 Selandia Baru Manaaki New Zealand Scholarship bisa diakses dengan klik https://www.nzscholarships.govt.nz/. Semoga bermanfaat!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

KIP Kuliah 2025 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Jadwal, hingga Cara Daftarnya


Jakarta

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro resmi membuka KIP Kuliah 2025 pada Selasa (4/2/2025). Pada kesempatan ini ia mengungkap kebijakan ini akan berganti nama baru.

Pergantian nama tersebut dikarenakan penyesuaian terhadap kabinet yang tengah berjalan.

“Untuk yang sekarang sedang kita diskusikan dengan Pak Presiden, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita punya nama yang akan kita gunakan di sini. Tentu dengan semangat yang sama, yaitu memberikan beasiswa untuk anak-anak Indonesia yang berpotensi pintar untuk dapat berkuliah di perguruan tinggi di Indonesia,” kata Satryo.


Bagi detikers yang hendak mendaftar KIP Kuliah, cek apa saja syarat hingga cara mendaftar KIP Kuliah 2025!

Syarat KIP Kuliah 2025

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023.
  • Lulus seleksi mahasiswa baru melalui semua jalur masuk, baik PTN atau PTS pada program studi (prodi) yang sudah terakreditasi resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

  • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
  • Berasal dari keluarga yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bansos Kementerian Sosial, yang lulus SNBP/SNBT/jalur mandiri PTN.
  • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTS.
  • Termasuk kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTN.
  • Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus seleksi mandiri PTS.
  • Berasal dari panti sosial/asuhan yang lulus melalui jalur seleksi mana pun di PTN maupun PTS.
  • Lulus seleksi melalui jalur masuk mana pun di PTN dan PTS dan memenuhi syarat miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, yang dibuktikan dengan:

– Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

– Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan dengan disertai bukti dukung dan akan diverifikasi perguruan tinggi.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri atau didaftarkan oleh perguruan tinggi penerima. Artinya, kampus mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan registrasi ulang.

Jika mendaftar secara mandiri, berikut ini tahap-tahapannya:

1. Mendaftar

Siswa mendaftar di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan memasukkan NISN, NPSN, NIK, dan alamat email.

2. Validasi

Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN ke Dapodik.

3. Pengiriman Nomor Pendaftaran

Apabila validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email yang didaftarkan.

4. Finalisasi

Siswa melengkapi berkas pendaftaran dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri).

5. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

Siswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP/SNBT/Mandiri).

6. Verifikasi Perguruan Tinggi

Calon penerima KIP Kuliah yang lulus masuk perguruan tinggi akan diverifikasi lebih lanjut oleh kampus sebelum diusulkan sebagai calon penerima.

Jadwal KIP Kuliah 2025

Pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025

Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Demikian informasi KIP Kuliah 2025 dari syarat hingga cara mendaftar. Semoga beruntung!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com