Tag Archives: inggris

Kapan Beasiswa Chevening 2025 Dibuka? Cek Informasinya di Sini



Jakarta

Beasiswa Chevening menjadi salah satu beasiswa incaran pelajar Indonesia. Lantas, kapan pendaftaran Beasiswa Chevening 2025 dibuka?

Beasiswa Chevening merupakan beasiswa yang dibuka oleh pemerintah Inggris untuk pelajar di seluruh dunia. Tak sedikit anak bangsa yang menerima beasiswa ini. Salah satunya adalah sutradara Petualangan Sherina dan Ada Apa dengan Cinta, Riri Riza.

Beasiswa ini juga dikenal akan keketatannya. Mengutip dari laman resminya, hanya 2-3% pendaftar yang terpilih sebagai penerima Beasiswa Chevening.


Adapun penerima Beasiswa Chevening akan mendapat bantuan berupa biaya kuliah, biaya tunjangan per bulan, biaya transport ke dan dari Inggris, tunjangan kedatangan, tunjangan keberangkatan pulang, biaya permohonan visa, biaya transport perjalanan untuk menghadiri acara Chevening di Inggris.

Penasaran kapan Beasiswa Chevening 2025 dibuka? Simak berikut ini.

Kapan Beasiswa Chevening 2025 Dibuka?

Pendaftaran Beasiswa Chevening dibuka satu tahun sebelum tahun ajaran baru dimulai. Jika berniat untuk melanjutkan studi di Inggris pada tahun 2025, maka kamu bisa mengikuti pendaftaran Beasiswa Chevening 2025 yang akan dibuka pada akhir 2024.

Mengenai pendaftaran Beasiswa Chevening 2025, belum ada informasi yang dikeluarkan dalam laman resminya seperti pantauan detikcom pada Senin (13/5).

Namun, mengacu pada pendaftaran tahun lalu, Beasiswa Chevening 2025 bisa membuka pendaftaran pada bulan November mendatang. Jadi, masih banyak waktu untuk menyiapkan berkas pendaftaran.

Syarat Beasiswa Chevening

  1. WNI
  2. Sudah menamatkan studi jenjang S1
  3. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun atau setara 2.800 jam
  4. Mendaftar ke tiga program studi di perguruan tinggi di Inggris Raya. Daftar bisa dilihat di laman https://www.chevening.org/scholarships/guidance/courses.
  5. Mendapat tawaran bebas syarat dari salah satu prodi pilihan
  6. Melampirkan penjelasan terkait bagaimana Beasiswa Chevening dapat membantu rencana karier dirimu dalam mendukung perubahan positif di Indonesia.

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Chevening bisa kamu cek melalui https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa S3 untuk Dosen di Coventry University Inggris Nih, Cek Syaratnya!


Jakarta

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) membuka pendaftaran program beasiswa Dikti dan Coventry University 2024. Beasiswa ini ditujukan khusus untuk seluruh dosen yang ada di perguruan tinggi baik negeri ataupun swasta di bawah Diktiristek.

Pendaftaran dibuka sampai 14 Juli 2024 melalui laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id/. Berbeda dengan beasiswa S3 lainnya, ada dua program yang akan dilalui dosen.

Program pertama adalah persiapan jenjang doktor (pre-doctoral course program) dan kedua program doktor itu sendiri (doctoral scholarship program). Kedua program ini mendapat pendanaan penuh dari Diktiristek baik biaya studi atau biaya pendukung lainnya termasuk biaya hidup.


Untuk itu, yuk simak informasi lengkap terkait beasiswa S3 khusus dosen di Coventry University, Inggris dikutip dari laman resmi Ditjen Diktiristek, Minggu (16/6/2024).

Program Beasiswa S3 Dosen Coventry University

Seperti yang disebutkan sebelumnya, beasiswa ini terdiri atas dua program, yakni:

1. Program persiapan jenjang doktor (pre-doctoral course program)

Peserta yang terpilih awalnya akan mengikuti pre-doctoral course program selama maksimal dua bulan di Conventry University. Berbagai materi yang akan didapatkan seperti:

  • Kegiatan matchmaking dengan calon promotor termasuk mendiskusikan dan mereview proposal riset
  • Academic writing untuk meningkatkan kualitas proposal riset untuk studi doktor
  • English for academic purpose untuk tujuan riset studi doktoral
  • Pre-doctoral development activities yang terdiri dari berbagai kegiatan seperti orientasi, penulisan personal statement, research skill hingga tentang draf proposal riset studi doktor yang baik.

2. Beasiswa program doktor (doctoral scholarship program)

Setelah mengikuti pre-doctoral course program, peserta akan diseleksi lebih lanjut untuk mendapat beasiswa program doktor di Coventry University, Inggris.

Syarat Program Beasiswa S3 Dosen Coventry University

Pre-doctoral Course Program

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan KTP atau paspor yang masih berlaku.
  2. Berusia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
  3. Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah binaan Ditjen Diktiristek.
  4. Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
  5. Telah lulus program magister S2 dibuktikan dengan ijazah magister.
  6. Tidak sedang menjalani studi atau telah lulus program doktor.
  7. Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku.
  8. Melampirkan Curriculum Vitae dalam Bahasa Inggris.
  9. Memiliki Surat Izin Melanjutkan Studi dari pimpinan instansi asal sesuai formal yang disediakan.
  10. Memiliki personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format yang disedikan.
  11. Memiliki proposal penelitian untuk studi jenjang doktor
  12. Melampirkan surat pernyataan pendaftar program beasiswa Dikti-Coventry University sesuai format yang disediakan.
  13. Melampirkan surat keterangan sehat.
  14. Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain.

Doctoral Scholarship Program

  • Sudah menyelesaikan program Pre-doctoral Course Program di Conventry University.
  • Mendapat surat rekomendasi dari calon promotor di Conventry University
  • Memiliki proposal riset yang telah disetujui oleh calon promotor di Conventry University
  • Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) tanpa syarat dari Coventry University.

Informasi selanjutnya bisa dilihat di sini. Yuk manfaatkan kesempatan baik ini dan selamat mendaftar, detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Mengapa Harus Daftar Beasiswa Chevening 2025? Ini Kata Dubes Inggris



Jakarta

Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey mengajak warga Indonesia untuk merasakan kesempatan belajar di Inggris lewat beasiswa Chevening 2025. Pendaftaran beasiswa ini terbuka hingga 5 November 2024.

“Di bulan Agustus, Chevening juga membuka pendaftaran untuk program beasiswa. Beasiswa ini menawarkan dukungan finansial penuh bagi para sarjana untuk mengejar gelar master yang memenuhi syarat di lebih dari 150 universitas di Inggris,” kata Jermey dalam unggahan Instagram @ukinindonesia, dikutip Kamis (15/8/2024).

Jermey menjamin bahwa negara Inggris aman dan ramah bagi mahasiswa asal Indonesia. Selain itu, awardee tak perlu khawatir karena Inggris terkenal dengan toleransinya yang tinggi.


“Pelajar internasional termasuk dari Indonesia sangat diterima di Inggris dan kami menghargai kontribusi Anda terhadap universitas, komunitas, dan negara kami,” tuturnya.

Dia berharap warga Indonesia dapat memanfaatkan beasiswa Chevening dengan baik. Lewat beasiswa ini, awardee akan memperoleh bantuan dana, pengalaman dalam hal akademis, profesionalisme, dan budaya secara eksklusif.

Apa syarat daftar beasiswa ini dan bagaimana caranya? Melansir laman resmi Chevening, berikut informasinya:

Komponen Pembiayaan Beasiswa Chevening 2025

  1. Biaya kuliah
  2. Biaya tunjangan per bulan
  3. Biaya transport ke dan dari Inggris
  4. Tunjangan kedatangan
  5. Tunjangan keberangkatan pulang
  6. Biaya permohonan visa
  7. Biaya transport perjalanan untuk menghadiri acara Chevening di Inggris

Syarat Daftar Beasiswa Chevening 2025

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berkomitmen kembali ke Indonesia minimal 2 tahun setelah beasiswa berakhir.
  • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun baik dalam bentuk penuh waktu, paruh waktu, sukarela, atau magang berbayar/tidak berbayar
  • Pelamar boleh daftar meski sedang bekerja.
  • Memiliki gelar sarjana yang memenuhi syarat prodi di Inggris.
  • Memenuhi syarat dan mendaftar ke 3 prodi di universitas-universitas Inggris.
  • Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, minimal dari 1 prodi pilihan sebelum batas waktu pengiriman referensi dan dokumen pendidikannya.
  • Tidak berstatus warga negara Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
  • Bukan pengungsi di negara yang tidak memenuhi syarat untuk Beasiswa Chevening.
  • Bukan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan pemerintah Inggris, Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, British Council, Asosiasi Universitas Persemakmuran, atau universitas sponsor Inggris.
  • Karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan organisasi Mitra Chevening berhak untuk melamar.
  • Tidak pernah belajar di Inggris dengan beasiswa yang didanai Pemerintah Inggris.
  • Pemilik gelar master boleh mendaftar jenjang master kedua di Inggris dengan Beasiswa Chevening, asalkan bisa menjelaskan bagaimana gelar tersebut selaras dengan tujuan karier dan akan bantu mendorong perubahan positif di Indonesia.

Jadwal Seleksi Beasiswa Chevening 2025

  • Pendaftaran: 6 Agustus 2024 – 5 November 2024
  • Asesmen lamaran oleh Reading Committee: pertengahan November 2024 – Januari 2025
  • Shortlist dan wawancara: pertengahan Februari 2025
  • Pengiriman dua orang referensi dan dokumen pendidikannya: 19 Februari 2025
  • Wawancara: 25 Februari – 25 April 2025
  • Pengumuman hasil seleksi: Juni 2025
  • Batas waktu pengiriman Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang diterbitkan kampus UK: 11 Juli 2025
  • Mulai kuliah di UK: September/Oktober 2025

Bagaimana, detikers tertarik daftar beasiswa Chevening, tidak? Jika minat, segera lakukan registrasi di https://www.chevening.org/apply/ ya.

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

LPDP-AAS Buka Beasiswa S2 ke Australia, Batas Usia Pendaftar hingga 42 Tahun!



Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama Australia Awards Scholarship (AAS) membuka beasiswa magister (S2) ke Australia bagi warga Indonesia. Pendaftaran telah dibuka dan berlaku hingga 13 September 2024.

Beasiswa ini bisa dicoba oleh detikers yang tertarik melanjutkan pendidikan di bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology. Mengutip laman LPDP, ada sebanyak 22 perguruan tinggi pilihan di Australia dalam beasiswa ini.

Skema dari beasiswa LPDP-AAS ini bersifat co-funding. Pembiayaan yang disediakan beasiswa mencakup dana pendidikan, biaya hidup, visa, dan masih banyak lagi.


Jika penasaran dengan beasiswa ini, simak dahulu syarat hingga cara daftarnya berikut ini!

Komponen Pembiayaan Beasiswa LPDP-AAS 2024

1. Dana Pendidikan

  • Tuition fee
  • Dana pendaftaran
  • Dana tunjangan buku
  • Dana penelitian tesis
  • Dana seminar internasional (di supplementary academic support)
  • Dana publikasi jurnal internasional

2. Dana Pendukung

  • Dana transportasi
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

3. Dana Tambahan (sepanjang memenuhi kriteria)

  • Pre-course departure training
  • Dana dukung disabilitas
  • Introductory academic program
  • Medical check-up saat pembuatan visa
  • Supplementary academic support
  • Reunion airfare

Syarat Umum Daftar Beasiswa LPDP-AAS 2024

1. Warga Negara Indonesia.

2. Lulusan diploma empat (D4) atau sarjana (S1) dan bukan lulusan magister (S2)

3. Lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

4. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan melampirkan surat pemberhentian /sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.

5. Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama satu tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.

6. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

7. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas lain yang ditetapkan oleh LPDP.Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).

8. Menulis profil diri (dalam Bahasa Inggris) termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.

9. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (dalam Bahasa Inggris).

10. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.

11. Beasiswa hanya untuk Program Master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.

12. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.

13. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (Diploma Empat/D4 atau Sarjana/S1) sekurang – kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. Bagi pendaftar lulusan D4 dari studi lanjutan D3, wajib menyertakan transkrip yang memuat seluruh proses studi D3 dan D4.

14. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada dua tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (8 Oktober 2024). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
– PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),
– TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau
– IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

15. Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama satu tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan dua cara:
– Surat Rekomendasi Online Form, disampaikan dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
– Surat Rekomendasi Offline Form (unggahan) yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, disampaikan dengan cara mengunggah dokumen pada aplikasi pendaftaran serta mengisikan data bulan dan tahun surat tersebut diterbitkan atau ditandatangani (contoh format terlampir).

Syarat Khusus Daftar Beasiswa LPDP-AAS 2024

1. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
– Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh.
– Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat dua pekan setelah diumumkan lulus seleksi substansi.
– Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
– Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
– Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.

2. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister, dengan ketentuan:
– Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib menyelesaikan jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
– Pendaftar wajib menyerahkan ijazah atau surat keterangan lulus dari perguruan tinggi jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
– Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa jika telah melebihi batas waktu penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa, yang telah ditetapkan oleh LPDP.

3. Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS, wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi pada saat pendaftaran beasiswa LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
– Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
– Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar.

Tata Cara Daftar Beasiswa LPDP-AAS 2024

  1. Buka laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Isi data diri yang ada mulai dari nama, alamat, dan lainnya.
  3. Unggah semua dokumen yang menjadi syarat berkas.
  4. Pastikan melakukan submit tepat waktu pada formulir pendaftaran.
  5. Jangan lupa, isi profil diri, esai, dan surat rekomendasi dalam bahasa Inggris.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP-AAS 2024

  • Pendaftaran seleksi: 26 Agustus – 13 September 2024
  • Seleksi administrasi: 16 – 25 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 27 September 2024
  • Pengajuan sanggah: 28- 29 September 2024
  • Pengumuman hasil sanggah: 8 Oktober 2024
  • Seleksi substansi I: 9 – 24 Oktober 2024
  • Pengumuman shortlisted seleksi substansi: 25 Oktober 2024
  • Seleksi substansi II: 28 Oktober – 1 November 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 November 2024
  • Periode perkuliahan: 2025

Bagaimana detikers, tertarik kah daftar beasiswa ini? Yuk buruan isi formulir pendaftaran sebelum ketinggalan!

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Kemenag Buka 4 Beasiswa Non-Degree Khusus Santri, Bisa Studi di 3 Benua!



Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) tengah membuka empat beasiswa non-degree khusus santri. Dibuka sampai 7 September, santri bisa melanjutkan studi di tiga benua.

Beasiswa ini merupakan hasil kerja sama Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Melalui alokasi Dana Abadi Pesantren 2024, program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren, membuka peluang bagi santri, mahasantri, ustadz/ustadzah, mudir, dan pengasuh pondok pesantren.

Program ini menawarkan empat beasiswa non-degree, yaitu: Penulisan Karya Ilmiah Turots di Maroko (Benua Afrika), Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma’had Aly di Maroko, Micro Credential di Benua Amerika, dan Santri International Fellowship di Inggris (Benua Eropa).


“Setiap program memiliki tujuan spesifik yang selaras dengan kebutuhan zaman dan tantangan yang dihadapi oleh dunia pesantren,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dikutip dari laman Kemenag Kamis (5/9/2024).

Menurut Gus Men, panggilan akrabnya, Kemenag terus berupaya mengoptimalkan pemanfaatan Dana Abadi Pesantren dalam meningkatkan kualitas SDM di lingkungan pesantren.

“Dana Abadi Pesantren adalah investasi dan akselerasi peningkatan kualitas SDM di bidang pendidikan melalui skema beasiswa degree dan non-degree kepada para santri dan pendidik di pesantren. Kami ingin memastikan bahwa santri kita mendapat pendidikan berkualitas di dalam dan luar negeri,” ujarnya.

Seperti apa empat beasiswa non-degree khusus santri itu? Simak penjelasannya berikut ini seperti dilansir dari laman Nahdlatul Ulama (NU).

4 Beasiswa Non-Degree Khusus Santri dari Kemenag

1. Penulisan Karya Ilmiah Turots di Maroko (Benua Afrika)

Program Penulisan Karya Ilmiah Turots adalah program beasiswa non-gelar untuk meningkatkan kompetensi para Santri, Alumni Aktif, Pengasuh, Tenaga pendidik yang aktif di Ma’had Aly sehingga mampu mengeksplorasi menjadi karya ilmiah. Program ini akan bekerja sama dengan Markaz al-Inma Li Al-Abhast Wa Ad-Dirasah Al-Mustaqbaliyah, Maroko, dan akan berfokus pada kajian turots serta pengaruhnya pada isu-isu di era kontemporer.

Adapun komponen pendanaan beasiswa yang didapatkan meliputi biaya pendidikan, biaya mobilisasi, living allowance, biaya transportasi, dan biaya Asuransi. Untuk peminat, dapat mengecek syarat dan ketentuan selengkapnya pada laman bit.ly/bookletdng08. Adapun pendaftaran dapat diakses melalui pusaka.kemenag.go.id.

2. Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma’had Aly di Maroko

Beasiswa Penguatan Kapasitas Manajemen Sanad Keilmuan Ma’had Aly bertujuan untuk menghasilkan kurikulum pembelajaran yang efektif dan terintegrasi, serta memperkaya sanad keilmuan sebagai basis pembelajaran di setiap Ma’had Aly. Harapannya, program ini dapat menjembatani adanya pertukaran gagasan tentang sistem kurikulum dan sanad keilmuan.

Peserta yang lolos akan mendapatkan pendanaan mulai dari biaya pendidikan, biaya mobilisasi, biaya asuransi, tunjangan hidup, hingga biaya transportasi. Pendaftaran bisa dilakukan melalui pusaka.kemenag.go.id

3. Micro Credential di Benua Amerika

Program Beasiswa Non-Degree Micro Credential di Amerika dibuka untuk pengasuh, guru, mahasantri, para santri pondok pesantren, khususnya yang telah lulus pendidikan pada jenjang ulya/aliyah/menengah atas. Program beasiswa ini akan diadakan di American Islamic College (AIC), Chicago, Amerika Serikat.

Program akan dilaksanakan secara luring di Institusi AIC selama 2 Bulan. Para santri yang lolos beasiswa akan mendapatkan pendanaan berupa biaya pendidikan, biaya mobilisasi, tunjangan hidup, biaya transportasi, dan biaya Asuransi. Info selengkapnya dapat dicek melalui bit.ly/bookletdng06. Apabila sudah yakin dengan beasiswa yang dipilih, dapat mendaftarkan diri melalui pusaka.kemenag.go.id

4. Santri International Fellowship di Inggris

Program Beasiswa Non-Degree Santri International Fellowship ke Inggris telah dibuka pada 26 Agustus 2024 hingga 31 Agustus 2024 lalu. Beasiswa ini bekerja sama dengan Conventry University, Inggris.

Adapun cakupan beasiswa di benua Eropa itu meliputi biaya program pendidikan, tunjangan hidup, biaya transportasi, serta biaya asuransi.

Demikian empat beasiswa non-degree khusus santri yang dibuka Kemenag. Jangan sampai terlewat, ya!

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM untuk Guru SD & SMP, Cek Syaratnya!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan membuka pendaftaran beasiswa Microcredential bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Pendaftaran dibuka hingga 19 November 2024 melalui tautan https://s.id/MicroSTEM2024.

Beasiswa kali ini mengambil tema “Climate Change and Environmental Sustainability” yang bekerja sama dengan Korea National University of Education. Program ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru SD dan guru SMP dalam menangani isu-isu terkait perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan.

Sehingga para guru mampu merancang pembelajaran yang baik di kelas terutama terkait penyebab dan konsekuensi perubahan iklim. Hal ini untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku peserta didik guna mengurangi dampak perubahan iklim di masa depan.


Target peserta beasiswa ini adalah guru SD kelas 4, 5, dan 6 serta guru SMP yang mengampu mata pelajaran IPA. Dikutip dari Portal Beasiswa GTK Kemendikbduristek, Jumat (11/10/2024) berikut syarat dan cara daftarnya.

Syarat Daftar Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM

Syarat Utama

  1. Mengisi formulite pendaftaran pada laman https://gtk.kemdikbud.go.id/microcredential
  2. Warga Negara Indonesia (WNI)
  3. Berusia paling tinggi 55 tahun per-31 Desember pada tahun pendaftaran
  4. Berstatus sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru tetap yayasan
  5. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  6. Memiliki kualifikasi akademik S1 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 skala 4,00
  7. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun berturut-turut di satuan pendidikan PAUD/SD/SMP/SMA/SMK Non Kejuruan/SLB
  8. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku

Syarat Dokumen

  • Hasil pindai Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Hasil pindai Surat Keputusan Pengangkatan guru ASN atau Surat Keputusan Pengangkatan guru tetap Yayasan
  • Hasil pindai NUPTK
  • Hasil pindai ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir
  • Hasil pindai surat tugas mengajar
  • Hasil pindah sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 450/Duolingo 75/TOEFL IBT 45/IELTS 5.0/TOEIC 440/English Score 290
  • Hasil pindai Letter of Acceptance (LoA) setelah lulus seleksi
  • Hasil pindai surat pernyataan kesanggupan calon Peserta Penerima Program Pengembangan Kompetensi
  • Hasil pindai surat rekomendasi dari atasan
  • Hasil pindai esai/personal statement
  • Hasil pindai surat keterangan sehat

Cara Daftar Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM

  1. Buka laman https://gtk.kemdikbud.go.id/microcredential atau https://s.id/MicroSTEM2024
  2. Pahamai syarat dan siapkan berkas persyaratan beasiswa
  3. Daftar beasiswa dan lengkapi profil di Portal Beasiswa GTK Kemendikbudristek
  4. Unggah dokumen sesuai syarat beasiswa yang dituju
  5. Tunggu verifikasi dan pengumuman penerima beasiswa.

Pendaftaran dibuka hingga 19 November 2024. Informasi lebih lengkap dan format lampiran beasiswa bisa dilihat melalui tautan https://s.id/MicroSTEM2024. Selamat mendaftar detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa PhD dan Post Doctoral ke Austria untuk 2025, Minat Daftar?



Jakarta

Kementerian Pendidikan Austria menawarkan beasiswa pendidikan dan penelitian bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana, pascasarjana, PhD dan post doctoral (postdoc).

Detikers bisa mencoba program Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant atau Short-term Research Grant. Selain sokongan dana pendidikan dan penelitian, beasiswa juga menunjang biaya hidup selama di Austria.

Khusus bagi yang ingin melamar beasiswa Music Practice Grant, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2024. Sementara yang berminat mengambil Full PhD Grant dan Postdoc Grant batas pendaftaran masih sampai Maret 2025.


Adapun yang akan memilih program penelitian singkat pendaftaran dibuka selama 2-9 bulan sebelum pelamar melakukan kunjungan ke universitas tujuan. Apa saja persyaratan untuk bisa daftar beasiswa ini?

Mengutip laman Dikti Kemendikbudristek, berikut informasi lengkapnya:

1. Program Short Term Research Grant

Beasiswa untuk program Short Term Research Grant berlaku untuk jangka 1-2 bulan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan 1.300 Euro per bulan dan subsidi perjalanan hingga 1.200 Euro.

Pilihan Program Studi

  • Ilmu pengetahuan alam
  • Ilmu teknik
  • Kedokteran
  • Kesehatan
  • Ilmu pertanian
  • Ilmu sosial
  • Humaniora

Syarat Daftar

  • Pelamar Postdocs maksimal berusia 45 tahun (jika sedang mengasuh anak dapat diperhitungkan).
  • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dan Jerman yang baik
  • Pelamar tidak boleh pernah tinggal/belajar/menjalani penelitian/pekerjaan akademis di Austria pada tahun terakhir, enam bulan sebelum menerima hibah.
  • Pelamar yang tinggal secara permanen di Austria atau yang telah menyelesaikan pendidikan akademisnya terutama di Austria tidak berhak untuk mendaftar.
  • Mengirim lamaran online lewat laman https://www.scholarships.at/
  • Mempunyai surat rekomendasi dari supervisor di universitas pilihan di Austria
  • Surat rekomendasi tersebut dapat hanya dapat diterbitkan oleh peneliti atau dosen yang terafiliasi dengan universitas anggota ASEA-UNINET Austria dan yang memegang “Venia Docendi”, misalnya seorang Profesor Penuh atau Associate
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas Austria yang bekerja sama
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas ASEAN yang bekerja sama.
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator nasional ASEA-UNINET negara anggota ASEAN
  • Surat rekomendasi tidak boleh lebih dari enam bulan pada saat melamar.
  • Salinan paspor
  • Sertifikat PhD serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.

2. Program Full Ernst Mach Grant

Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa untuk studi PhD penuh, penelitian pasca doktoral dan untuk studi di bidang praktik musik di universitas anggota ASEA-UNINET di Austria. Durasi beasiswa bisa berlaku hingga tiga tahun.

Pilihan program yang bisa diambil dalam skema beasiswa full ini antara lain ilmu pengetahuan alam, ilmu teknik, kedokteran manusia, kesehatan, ilmu pertanian, ilmu sosial, dan humaniora.

Full PhD Grant

  • Kelompok sasaran: Mahasiswa pascasarjana yang ingin menyelesaikan program doktor/PhD penuh di Austria dan memenuhi persyaratan untuk masuk dan yang telah menyelesaikan studinya di universitas di luar Austria
  • Durasi: 36 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan, subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro, dan subsidi mobilitas sebesar 300 Euro per bulan

Postdoc Grant

  • Kelompok sasaran: Postdocs yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian di anggota ASEA-UNINET universitas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, atau Vietnam
  • Durasi: 4 – 9 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

Music Practice Grant

  • Kelompok sasaran: Sarjana (atau lebih tinggi) di bidang praktik musik (instrumental dan vokal pertunjukan, komposisi, dan konduktor)
  • Durasi: 9 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

Syarat Daftar

  • Pelamar sarjana dan pascasarjana maksimal berusia 35 tahun, sedangkan postdoc maksimal 45 tahun.
  • Mempunyai kemampuan baik dalam bahasa Inggris dan Jerman
  • Mengirim lamaran online lewat laman http://www.scholarships.at/
  • Mengajukan proposal penelitian bidang musik dokumen berupa CV & bukti pendaftaran audisi
  • Surat rekomendasi dari supervisor di universitas tuan rumah di Austria (bagi pelamar Music Practice Grant berupa letter of endorsement dari universitas musik Austria setelah proses audisi selesai)
  • Dua surat rekomendasi dari dosen universitas
  • Salinan paspor
  • Sertifikat kelulusan universitas serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.
  • Setelah dilakukan pemeriksaan persyaratan formal dan evaluasi lamaran oleh para ahli, kandidat akan diundang untuk wawancara pribadi (tatap muka)

Itulah informasi beasiswa PhD dan Postdoc di universitas Austria. Ayo coba daftar!

(cyu/cyu)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025 Dibuka, Ini Syaratnya



Jakarta

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Chevening membuka beasiswa S2 ke Inggris bagi warga Indonesia. Beasiswa ini memberikan bantuan pendidikan bagi yang tertarik di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Beasiswa S2 Kominfo x Chevening ini cocok bagi Aparatur Pemerintah Pusat/anggota TNI/POLRI dan non-PNS dari Kementerian/LPNK/BUMN/Swasta dengan latar belakang pekerjaan bidang TIK.

Nantinya peserta bisa memilih tiga prodi magister pada tiga perguruan tinggi di Inggris. Cakupan wilayahnya yakni Inggris, Skotlandia, Irlandia Utara, dan Wales.


Pendaftaran telah dibuka sejak 3 September 2024 dan akan ditutup pada 5 November 2024. Adapun masa perkuliahan dimulai pada September 2025 mendatang.

Detikers tertarik dengan beasiswa ini? Mengutip laman Beasiswa Kominfo, berikut informasi lengkapnya:

Komponen Dana Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

  • Dana pendidikan
  • Biaya hidup bulanan
  • Arrival allowance
  • Events and engagement travel allowance
  • Homework departure allowance
  • Tiket pesawat PP
  • Biaya visa
  • Biaya asuransi

Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Diutamakan berusia di bawah 40 tahun
  • Berkomitmen kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan
  • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun, yang dapat berupa pekerjaan full-time, part-time, magang, atau kerja sukarela.
  • Lulusan S1/DIV
  • Belum memiliki gelar Magister/S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan Magister/S2
  • Memenuhi persyaratan akademik serta bahasa inggris seperti IELTS, TOEFL IBT, dan Pearson PTE Academic.
  • Peserta mendaftar ke 3 program studi yang berbeda pada satu perguruan tinggi, atau mendaftar ke 3 program studi serupa di
    3 perguruan tinggi berbeda. Peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada program studi yang terkait dengan bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
  • Tidak pernah melakukan studi dengan menerima dana dari Pemerintah Inggris
  • Diutamakan bagi yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari Perguruan Tinggi di Inggris
  • Menyusun esai mengenai rencana studi dan kaitannya dengan bidang pekerjaan atau pengalaman profesional yang relevan dengan pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
  • Menyusun esai yang berisi mengenai career plan dan rencana kontribusi pasca studi khususnya kontribusi bagi pengembangan transformasi digital nasional (500 kata)
  • Menyertakan minimal 2 surat rekomendasi dalam bahasa inggris dari pimpinan/dosen pembimbing/atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas
  • Mendapatkan surat izin pimpinan yang berwenang dari tempat bekerja untuk menjalani pendidikan
  • Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, melampirkan:
    – Hasil penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
    – Hasil konversi IPK dari Kemendikbudristek melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kemenag melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
    – Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kemendikbudristek atau Kemenag mengenai penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK bagi pendaftar yang penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK-nya belum terbit.
  • Beasiswa ini tidak diperuntukan untuk Pegawai Kementerian Kominfo dan pelamar yang saat ini bekerja atau pernah bekerja dalam 2 tahun terakhir di Kantor Persemakmuran dan Pengembangan Luar Negeri, Kedutaan Besar Inggris, atau departemen terkait di Inggris, termasuk yang memiliki kerabat yang bekerja di sana

Dokumen Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

  • Scan KTP
  • Scan paspor hijau bagi masyarakat umum dan Paspor biru bagi PNS (jika telah tersedia)
  • Salinan SK PNS (bagi PNS)
  • Salinan SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi Karyawan Swasta) atau portofolio (bagi Wirausaha atau Pendiri startup);
  • Salinan ijazah S1/D4
  • Salinan transkrip akademik S1/D4
  • Scan sertifikat bahasa inggris: IELTS/TOEFL IBT/Pearson PTE Academic
  • Dokumen esai
  • Surat Izin Atasan (bagi PNS/anggota TNI/POLRI sesuai dengan format lampiran III) atau Surat Rekomendasi dari pimpinan, tokoh kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik.

Cara Daftar Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

  1. Pendaftaran beasiswa dilakukan secara paralel melalui laman https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/ dan laman https://beasiswa.kominfo.go.id/
  2. Daftar akun dan login pada laman tersebut
  3. Pilih menu dashboard dan isi data pendaftaran dengan benar dan lengkap
  4. Pilih beasiswa kemitraan – luar negeri, klik daftar baru dan pilih beasiswa Kominfo – Chevening
  5. Lanjutkan pendaftaran dan pastikan data pendaftaran sudah benar dan lengkap
  6. Submit aplikasi beasiswa dan tunggu informasi selanjutnya

Jadwal Pendaftaran Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025

  • Masa pendaftaran: 1 September – 5 November 2024
  • Seleksi komite independen: November – Januari 2025
  • Pengumuman shortlisted interview: Januari/Februari 2025
  • Seleksi interview: 26 Februari – 25 April 2025
  • Pengumuman beasiswa: Juni 2025
  • Batas waktu offering dan upload Unconditional LoA: Pertengahan Juli 2025
  • Mulai studi di Inggris: September/Oktober 2025

Demikian informasi soal Beasiswa S2 Kominfo x Chevening 2025. Yuk segera daftarkan dirimu!

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Kemdikbud Buka Pendaftaran Beasiswa ADik Disabilitas 2024, Sampai 27 September!


Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka pendaftaran Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Disabilitas Tahun 2024.

Calon penerima beasiswa dipersilakan mendaftar hingga 27 September 2024. Untuk mengajukan pendaftaran, calon peserta bisa menghubungi kampus masing-masing. Pengelola ADik Disabilitas di kampus akan mengusulkan sebagai penerima beasiswa.

Perlu diketahui, Beasiswa ADik Disabilitas diberikan kepada mahasiswa penyandang disabilitas, baik dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) yang ditetapkan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek sebagai penyelenggara ADik melalui usulan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah (LLDikti).


Syarat Beasiswa ADik Disabilitas 2024

Dikutip dari Pedoman Penyelenggaraan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Tahun 2024, berikut ini persyaratan Beasiswa ADik Disabilitas 2024:

Syarat Umum

  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur masuk mana pun di perguruan tinggi yang ditetapkan Puslapdik.
  • Nilai rapor rata-rata untuk enam mata pelajaran yang sesuai jurusan, minimal 75.
  • Mempunyai nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), dan nomor pokok sekolah nasional (NPSN).
  • Sehat jasmani dan rohani, dengan menyertakan surat dari dokter yang berwenang.
  • Terdaftar dalam sistem ADik melalui adik.kemdikbud.go.id.
  • Tidak tengah menerima beasiswa yang bersumber dari APBN.

Syarat Khusus

Mempunyai tingkat kesulitan dalam mengikuti pembelajaran dikarenakan keterbatasan berikut:

  • Penyandang disabilitas fisik
  • Penyandang disabilitas intelektual
  • Penyandang disabilitas mental
  • Penyandang disabilitas sensorik
  • Diusulkan oleh kampus dengan syarat:

– Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru dan telah kuliah maksimal semester 3.

– Mempunyai surat keterangan penilaian status penyandang disabilitas dari dokter THT/dokter mata/optician/psikiater/psikolog untuk gangguan komunikasi, sosial, emosi inteligensi/ahli ortopedi/ahli pendidikan khusus bagi gangguan gerak.

  • Terdata sebagai mahasiswa aktif dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kemendikbudristek.

Ketentuan Saat Mendaftar

  • Nilai rapor rata-rata untuk 6 mata pelajaran yang sesuai jurusan, minimal 75.
  • Ketentuan 6 mata pelajaran adalah:

– Jurusan IPA: Matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, kimia, fisika, biologi.

– Jurusan IPS: Matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sosiologi, ekonomi, geografi.

– Jurusan bahasa: Matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sastra Indonesia, antropologi, dan salah satu bahasa asing.

– SMK: Matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan kompetensi keahlian (teori dan praktik kejuruan).

  • Memilih maksimal dua perguruan tinggi dan paling banyak dua prodi di setiap perguruan tinggi.
  • Pilihan perguruan tinggi dan prodi menyatakan prioritas.
  • Dalam seleksi, penentuan penerimaan dilakukan pemimpin perguruan tinggi.

Komponen Pembiayaan Beasiswa ADik

  • Uang kuliah tunggal (UKT)
  • Biaya hidup yang disalurkan setiap 3 bulan sekali bersifat lumpsum dengan dokumen surat keterangan mahasiswa aktif (SKMA) dan kartu rencana studi
  • Dana kedatangan yang bersifat lumpsum, dengan ketentuan:

– Melampirkan KTP/KK

– Bagi yang kos/kontrak rumah, melampirkan surat domisili minimal tingkat RW yang ditandatangani dan cap

– Untuk yang tinggal di asrama perguruan tinggi, melampirkan surat domisili dari asrama yang ditandatangani pihak berwenang.

  • Dana transportasi untuk penerima beasiswa dari Papua
  • Dana darurat yang bersifat at cost.

Itulah informasi mengenai Beasiswa ADik Disabilitas 2024. Semoga berhasil, detikers!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S3 di Universitas Top Singapura, Dapat Biaya Hidup Sampai Rp 32 Juta Per Bulan!



Jakarta

Agency For Science, Technology and Research (A*STAR) bekerja sama dengan lima universitas top Singapura resmi membuka beasiswa SINGA Singapura. Apa saja persyaratannya?

Melansir dari laman resminya, Singapore International Graduate Award (SINGA) merupakan hasil kerja sama antara Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), Singapore University of Technology and Design (SUTD), Singapore Management University (SMU), dan Singapore Institute of Technology (SIT).

Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas kepada mahasiswa internasional yang berminat untuk meraih gelar doktor (PhD) atau EngD dalam bidang Sains dan Teknik di Universitas Singapura.


Mahasiswa yang berminat dapat memilih untuk mengikuti pelatihan PhD atau EngD di lembaga penelitian A*STAR, NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT. Setelah berhasil menyelesaikan riset, mahasiswa akan diberikan gelar PhD atau EngD oleh NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT.

Beasiswa SINGA dibuka untuk Ilmu Biomedis, Ilmu Komputasi dan Informasi, Teknik dan Teknologi, dan Ilmu Fisika. Adapun pendaftaran dibuka hingga 1 Desember 2024.

Syarat Beasiswa SINGA

  1. Terbuka untuk lulusan internasional yang memiliki minat pada penelitian
  2. Kemampuan dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan
  3. Laporan yang baik dari rekomendasi akademis

Syarat Dokumen Beasiswa SINGA

  1. Transkrip akademik Sarjana dan/atau Magister.
  2. Dua surat rekomendasi
  3. Pelamar yang melamar ke supervisor/proyek NUS diharuskan untuk menyerahkan skor GRE dalam formulir aplikasi SINGA
  4. Untuk semua pelamar lainnya, kamu mungkin diminta oleh universitas untuk menyerahkan skor GRE yang memuaskan sebagai bagian dari persyaratan penerimaan universitas
  5. Hasil IELTS / TOEFL / SAT I & II / GATE bersifat opsional dan dapat diminta kemudian oleh universitas untuk penerimaan

Cakupan Beasiswa SINGA

Beasiswa ini menyediakan dukungan hingga 4 tahun untuk studi PhD, termasuk:

  • Biaya kuliah
  • Biaya hidup bulanan sebesar SGD 2.700 atau Rp 32 juta
  • Beasiswa tiket pesawat satu kali hingga SGD 1.500 atau Rp 17 juta
  • Gaji untuk tempat tinggal satu kali sebesar SGD 1.000 atau Rp 11 juta

Tata Cara Daftar Beasiswa SINGA

1. Telusuri Proyek Penelitian S3
Kunjungi laman https://www.a-star.edu.sg/ untuk menelusuri proyek yang kamu minati.

2. Siapkan dokumen yang diperlukan
Selain syarat-syarat dokumen di atas, pendaftar juga wajib menyertakan:

a. Paspor yang masih berlaku
b. Foto ukuran paspor terbaru

4. Transkrip dan Laporan
Sebelum mengirim dokumen, pastikan kamu sudah menerjemahkan dokumen ke dalam bahasa Inggris.

5. Pendaftaran

Kumpulkan dokumen pendaftaran pada laman https://sms-applicant-app.a-star.edu.sg/. Kandidat terpilih akan diumumkan 12 minggu setelah penutupan pendaftaran

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa S3 SINGA dapat dicek melalui https://www.a-star.edu.sg/Scholarships/for-graduate-studies/singapore-international-graduate-award-singa. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com