Tag Archives: detikers

Berapa Skor Minimal TOEFL dan IELTS untuk Beasiswa LPDP?



Jakarta

Sertifikasi kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL dan IELTS sering menjadi salah satu syarat beasiswa, termasuk beasiswa LPDP. Lantas, berapa skor minimal TOEFL dan IELTS untuk beasiswa LPDP?

BeasiswaLPDP adalah beasiswa di bawah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan untuk studi pascasarjana. Tak hanya kuliah dalam negeri, beasiswa ini juga membuka kesempatan beasiswa ke perguruan tinggi luar negeri.

Agar dapat menjadi awardee LPDP, pendaftar harus memenuhi skor minimal TOEFL dan IELTS. Seperti apa ketentuannya?


Skor Minimal TOEFL dan IELTS untuk Beasiswa LPDP

Jika dilihat dari laman resmi LPDP, setiap jenis beasiswa LPDP mensyaratkan skor minimal kemampuan bahasa Inggris yang berbeda. Namun, semua sertifikat kemampuan bahasa Inggris ini wajib berlaku paling lambat 2 tahun sebelum periode pendaftaran dibuka.

Selain TOEFL dan IELTS, LPDP juga membuka kesempatan sertifikat bahasa Inggris dari ETS dan Duolingo.

Berikut beberapa ketentuan skor minimal sertifikat kemampuan bahasa Inggris beasiswa LPDP:

1. Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD)

Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.

2. Beasiswa PNS, TNI, dan POLRI

Pendaftar program Magister Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS™ 6,5.
Pendaftar program Doktor Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL ITP® 530, TOEFL iBT® 70, PTE Academic 50, IELTS™ 6,0.
Pendaftar program Doktor Luar Negeri skor minimal kemampuan bahasa InggrisTOEFLiBT® 80,PTE Academic 58,IELTS™ 6,5.

3. Beasiswa Reguler

Pendaftar program Magister Dalam Negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL® iBT 61, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
Pendaftar program Doktor Dalam Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 530, TOEFL® iBT 70, PTE Academic 50; atau IELTS™ 6,0.
Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.

4. Beasiswa Daerah Afirmasi

Pendaftar program Magister Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 500.
Pendaftar program Doktor Luar Negeri, skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL® ITP 500, TOEFL iBT® 61; PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, TOEP 500.

Skor minimal TOEFL dan IELTS untuk beasiswa LPDP lainnya dapat dicek dalam laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Bagaimana detikers, siap mendaftar LPDP?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025, IPK 2,5 Bisa Daftar


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tengah membuka pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 2025 di berbagai program. Sejumlah beasiswa targeted LPDP di berbagai kampus mitra juga sedang dibuka.

Program-program beasiswa LPDP pada umumnya mensyaratkan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3 untuk mendaftar jenjang magister (S2) dan 3,25 untuk mendaftar jenjang doktor (S3). Namun, ada juga yang mensyaratkan batas minimal IPK di bawah 3.

Sebagai contoh, Beasiswa Kewirausahaan 2025, salah satu program beasiswa targeted LPDP, dapat dilamar lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 2,5. Begitu juga Beasiswa Daerah Afirmasi dan Beasiswa Penyandang Disabilitas.


Sementara itu, pendaftar Beasiswa Putra-Putri Papua dan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) tidak mensyaratkan batas minimal IPK bagi pendaftar S2. Perlu digarisbawahi, kampus tujuan dapat tetap mensyaratkan IPK minimal atau angka penyetaraannya, serta batas skor hasil ujian masuk sesuai ketentuan.

Syarat IPK Beasiswa LPDP 2025

Berikut batas minimal IPK beasiswa LPDP setiap jalur pada jenjang pendidikan sebelumnya dirangkum dari laman LPDP Kemenkeu.

Syarat IPK Beasiswa Daerah Afirmasi 2025

  • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
  • Pendaftar S3: 3 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Prasejahtera 2025

Syarat IPK Beasiswa Penyandang Disabilitas 2025

  • Pendaftar S2: 2,5 dari 4
  • Pendaftar S3: 3 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Putra-Putri Papua 2025

  • Pendaftar S2: –
  • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

Syarat IPK Beasiswa Reguler 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD) 2025

  • Pendaftar S2: –
  • Pendaftar jenjang doktor pada semua program beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis/subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat IPK pada masing-masing program.

Syarat IPK Beasiswa Parsial 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa PNS, TNI, dan Polri 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 khusus anggota TNI/Polri: 3 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Kewirausahaan 2025

Syarat IPK Beasiswa Pendidikan Kader Ulama 2025

  • Pendaftar S2: 3 dari 4
  • Pendaftar S3: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Doktor Untuk Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN 2025

  • Pendaftar S3 dan S2 Fast Track: 3,25 dari 4
  • Pendaftar S3 dari program magister tanpa IPK wajib menyertakan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.

Syarat IPK Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis 2025

  • Pendaftar pendidikan dokter spesialis/subspesialis: 3 dari 4

Syarat IPK Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2025

  • Pendaftar beasiswa fellowship: –

Syarat IPK Beasiswa LPDP – King’s College London Singhasari Program Master Tahun 2025

Syarat IPK Beasiswa Indonesia-Tiongkok Program Master di Central South University (CSU) 2025

Syarat IPK Beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia-Pacific Program Master 2025

Syarat IPK Beasiswa LPDP – University College Dublin Program Master Tahun 2025

Informasi jadwal, syarat dan panduan selengkapnya terkait program-program beasiswa LPDP tahap 2 2025 bisa diunduh di https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Semoga berhasil, detikers.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 Bulan Mei Akhirnya Cair, Cek Rekening!


Jakarta

Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (Disdik DKI Jakarta) umumkan pencairan dana Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 bulan Mei. Sudah cek rekening milikmu?

Pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 telah dilakukan secara bertahap sejak Jumat, 4 Juli 2025 kemarin. Adapun jumlah penerima bantuan sebanyak 707.622 peserta didik.

Sama seperti pencairan bulan-bulan sebelumnya, KJP plus bisa digunakan secara tunai dan nontunai. Namun, penggunaan tunai hanya bisa dipakai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan.


Penyelenggara KJP Plus berharap dana bantuan sosial tersebut bisa digunakan dengan bijak. Terutama penggunaan yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan peserta didik.

“Yuk, cek saldo kamu dan gunakan dana KJP Plus dengan bijak untuk kebutuhan pendidikan!,” kata panitia KJP Plus dalam pernyataan tertulis dikutip dari postingan Instagram JakOne Mobile, Sabtu (5/7/2025).

Besaran Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Mei

Adapun besaran dana yang diterima murid setiap jenjangnya adalah:

1. SD/MI

  • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

2. SMP/MTs

  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

3. SMA/MA

  • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

4. SMK

  • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

Cara Pengambilan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 Bulan Mei

Pencairan dana langsung terkirim ke rekening Bank Jakarta masing-masing penerima. Untuk mengambil dana bantuan, ada dua cara yang bisa dilakukan, yakni:

1. Lewat teller

  • Datang ke Bank Jakarta lalu menuju teller bank.
  • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus.
  • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara non-tunai.

2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

  • Datang ke ATM Bank Jakarta terdekat
  • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening.
  • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara non-tunai.

Dana KJP Plus baru bisa diterima jika penerima sudah menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

Adapun tahapannya yakni:

  • Datang ke Bank Jakarta terdekat
  • Bank Jakarta akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
  • Bank Jakarta akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai
  • Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru
  • Barulah murid bisa mengambil dana melalui teller ataupun ATM Bank Jakarta terdekat.

KJP Plus Bisa Digunakan Kunjungi Tempat Wisata Edukatif

Pada dasarnya, penggunaan dana KJP Plus hanya bisa ditujukan untuk memenuhi kebutuhan peserta didik, seperti:

  • Buku tulis
  • Buku gambar
  • Buku pelajaran
  • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
  • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
  • Alat dan atau bahan praktik
  • Seragam sekolah dan kelengkapannya
  • Sepatu dan kaos kaki sekolah
  • Tas sekolah
  • Pakaian olahraga sekolah
  • Buku pelajaran penunjang
  • Kudapan bergizi
  • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
  • Alat bantu pendengaran
  • Kalkulator scientific
  • USB flashdisk sebagai alat simpan data
  • Seragam pramuka dan kelengkapannya
  • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
  • Komputer/Laptop

Namun, kini banyak tempat wisata di Jakarta juga menerima KJP Plus. Sehingga, pelajar penerima KJP Plus bisa liburan ke tempat wisata edukatif secara gratis yang berlaku pada hari Sabtu, Minggu, hari libur nasional, dan momen libur sekolah.

Daftar tempat wisata gratis yang bisa masuk dengan KJP Plus, adalah:

1. Ancol Taman Impian (pantai ancol, ecopark, dan pasar seni ancol).

2. Taman Mini Indonesia Indah (TMII) (anjungan daerah dan museum).

3. Taman Margasatwa Ragunan.

4. Monumen Nasional (Monas).

5. Museum Sejarah Jakarta.

6. Museum Taman Prasasti.

7. Museum MH Thamrin.

8. MUseum Joang ’45.

9. Museum Seni Rupa dan Keramik.

10. Museum Tekstil.

11. Museum Bahari.

12. Museum Betawi.

13. Rumah Si Pitung.

14. Museum Arkeologi Onrust.

15. Gratis untuk naik transportasi umum di Jakarta termasuk MRT.

Cara Pakai KJP Plus Masuk ke Tempat Wisata Edukatif

1. Bawa KJP Plus dan kartu pelajar yang masih berlaku serta sesuai dengan nama di kartu.

2. Tunjukkan kartu di pintu masuk.

3. Simpan bukti penggunaan (seperti tiket atau struk sebagai bukti).

Itulah informasi terkait pencairan dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 bulan Mei. jangan lupa cek rekeningmu ya detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Pendidikan Jarak Jauh Guru PAI-Bahasa Arab, Ini Syaratnya



Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) menyediakan beasiswa Sarjana (S1) untuk guru. Nantinya, guru dapat menempuh kuliah PJJ secara gratis di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

“Pemberikan beasiswa untuk guru dan calon guru sangat penting, termasuk beasiswa S1 PJJ untuk merespon kompleksitas persoalan kehidupan yang serba digital,” kata Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal, Kementerian Agama, Ruchman Basori dikutip dari laman Kemenag, Jumat (18/7/2025).

Penerima beasiswa dapat melanjutkan pendidikan untuk prodi S1 PJJ Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).


“Guru dan calon guru harus terus-meneruskan ditingkatkan kualitasnya. Pemberian beasiswa Prodi PJJ Guru PAI, Guru Bahasa Arab dan PGMI pada UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, menjadi pilot project Kementerian Agama,” kata Ruchman.

Ada 2 Ribu Lebih Pendaftar Beasiswa Tahun Ini

Berdasarkan catatan pendaftar tahun ini, ada sebanyak 2.451 yang melamar beasiswa. Hingga saat ini, sudah ada 3.313 orang yang memperoleh beasiswa sejak dibuka pada tahun 2022.

Penyedia dana beasiswa kuliah PJJ ini adalah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Adapun Kemenag menjadi pengelola dan perancang desain beasiswanya.

Ruchman menyebut pengadaaan beasiswa PJJ ini adalah mandat dari UU Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Guru tak hanya diberikan pelatihan tetapi juga studi lanjut.

Syarat Daftar Beasiswa PJJ Guru PAI-Bahasa Arab

Adapun syarat pendaftaran beasiswa PJJ Kemenag tahun ini adalah sebagai berikut:

  • Warga negara Indonesia
  • Berusia maksimal 47 tahun
  • Mempunyai ijazah atau surat tanda tamat belajar
  • Berstatus sebagai guru madrasah, guru sekolah, guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), atau guru pondok pesantren.
  • Mempunyai SK penempatan mengajar
  • Tidak sedang mendaftar sebagai PPPK atau PNS
  • Wajib mengikuti pendidikan dan menyelesaikan studi sesuai program beasiswa
  • Tidak sedang mendapat atau mendaftar beasiswa S1 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri
  • Direkomendasikan oleh pimpinan lembaga pendidikan
  • Mengisi data diri lengkap selama pendaftaran
  • Menandatangani surat pernyataan komitmen dan integritas di atas materai Rp 10.000

Jika detikers tertarik mendaftar, bisa terus pantau informasi pembukaanya via website https://beasiswa.kemenag.go.id/ ya.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Dirjen Pendis Kemenag Ungkap PIP Madrasah Tahap I Sudah 100 Persen Tersalurkan



Jakarta

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis Kemenag) Amien Suyitno ungkap dana Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah tahap I tahun 2025 sudah dicairkan seluruhnya. Bahkan sekarang kini Kemenag tengah membuka pendaftaran PIP untuk tahap kedua.

“PIP tahap I sudah cair, sekarang sudah di rekeningnya masing-masing. Sekarang sudah (mulai) masuk tahap II, sudah mulai pendaftaran lagi,” ucap Amien Suyitno usai acara Rakornas “Pembentukan Karakter Anak Bangsa melalui Efektivitas Penerapan Pendidikan Pancasila dan Pendidikan Agama pada Satuan Pendidikan RA, MI, MTs, MA/MAK” di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2025).


Cara Ambil Dana PIP Tahap I

Lebih lanjut Amien menyatakan penerima PIP Madrasah merupakan siswa yang berasal dari keluarga dengan kategori miskin. Bila seluruh syarat telah dipenuhi, siswa sudah memiliki rekening dan masuk dalam daftar penerima, maka ia pasti mendapat dana PIP tahap I.

Dalam petunjuk teknis (juknis) PIP Madrasah 2025, cara penarikan dana bantuan bisa dilakukan dengan cara:

  • Penarikan dana PIP dapat langsung dilakukan setelah aktivasi rekening dari masing-masing siswa.
  • Penarikan dana PIP dapat dilakukan dengan menggunakan buku tabungan SimPel atau kartu debit ATM.
  • Penarikan dana PIP dapat dilakukan secara langsung oleh peserta didik yang bersangkutan didampingi guru/orang tua/wali/kepala madrasah di kantor bank penyalur.
  • Penarikan dana PIP bisa dilakukan secara kolektif oleh kuasa peserta didik melalui kuasa penerima dana PIP ke unit kerja operasional atau petugas unit kerja operasional bank penyaluran.
  • Dana PIP yang ditarik secara kolektif harus segera disalurkan kepada peserta didik yang bersangkutan dibuktikan dengan tanda terima kwitansi/daftar tanda tangan oleh peserta didik.
  • Penarikan baik secara individu atau kolektif tidak dikenakan pemotongan dana dalam bentuk apapun ataupun biaya administrasi perbankan.

Ketika artikel ini ditulis pada Kamis (31/7/2025) pukul 18.42 WIB, laman PIP Kemenag pada tautan https://pipmadrasah.kemenag.go.id/ sedang mengalami eror. Ketika disampaikan kepada Amien Suyitno, ia menyatakan pihaknya akan mengecek dan memperbaiki kembali.

“Hari ini aja mungkin (sedang eror). Nanti saya cek lagi,” tegasnya.

Cara Daftar PIP Madrasah Tahap II

Usai pencairan dana PIP Madrasah tahap I, Kemenag segera membuka pendaftaran PIP Madrasah tahap kedua. Adapun syarat dan cara mendaftarnya berdasarkan aturan terkait, yakni:

1. Ditujukan bagi siswa madrasah berusia 6-21 tahun dari keluarga miskin/rentan miskin.

2. Siswa tercatat aktif di satuan pendidikan Madrasah yang memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM).

3. Siswa madrasah memiliki NISN dan NIK yang valid dari Education Management Information System (EMIS).

4. Siswa dari keluarga miskin/rentan miskin yang diusulkan oleh madrasah melalui persetujuan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Kepala Desa/Kelurahan dengan mempertimbangkan kriteria:

  • Siswa berstatus yatim/piatu/yatim piatu/anak yang tinggal di panti asuhan.
  • Siswa berasal dari daerah yang terdampak bencana alam.
  • Siswa berkebutuhan khusus.
  • Siswa yang orang tua/walinya berstatus narapidana di lembaga pemasyarakatan.
  • Siswa yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan.
  • Siswa putus sekolah yang kembali bersekolah.
  • Siswa yang mendapat rekomendasi tidak mampu dari Kepala Madrasah dibuktikan dengan Surat Pertanggungjawaban Mutlak (SPTJM).

Siswa didaftarkan atau diusulkan oleh pemangku kepentingan yang bersumber melalui EMIS.

Demikianlah informasi terbaru tentang PIP Madrasah Kemenag 2025. Semoga bermanfaat ya detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Cendekia Baznas 2025 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini



Jakarta

Beasiswa Cendekia Baznas Kerja Sama Perguruan Tinggi Dalam Negeri 2025 resmi dibuka. Kali ini, pendaftaran beasiswa dibuka di Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

Sebagai informasi, Beasiswa CendekiaBaznas adalah bantuan dana pendidikan demi terjaminnya keberlangsungan program Pendidikan sebagai pertanggungjawaban antar generasi dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki kedalaman ilmu pengetahuan, akhlak yang luhur, unggul dan berdaya saing.

Jadwal pendaftaran beasiswa ini akan berbeda pada tiap universitas. Oleh karena itu, penting untuk mengecek secara berkala informasi beasiswa di perguruan tinggimu.

Apa saja komponen beasiswa yang diberikan? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari Pengumuman Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Nomor : 3773/Un.22/WR.3/07/2025.

Komponen Beasiswa Cendekia Baznas 2025

Subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga Rp4 juta per semester

Beasiswa diberikan selama 4 semester, dari semester 5 sampai dengan semester 8 atau hingga mahasiswa sampai lulus jika lulus sebelum semester 8.

Pengembangan diri bersama mentor beasiswa Baznas

Syarat Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

Warga Negara Indonesia (WNI)

Mahasiswa S1/D4 semester 5 program reguler di kampus mitra Baznas ditunjukkan dengan Kartu Rencana Studi (KRS) Semester 5 atau Kartu Hasil Studi Semester 4 (KHS)

Diutamakan jurusan prioritas bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering and
Mathematics)

Memenuhi salah satu dari kategori beasiswa berikut:
a. Kategori Prestasi: Memiliki prestasi nasional dan/atau internasional (lebih direkomendasikan yang telah tercatat pada database Manajemen Talenta
Nasional (MTN), Bappenas RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikti selama 2 tahun terakhir)
b. Kategori Aktivis: Aktif menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan minimal tingkat jurusan atau organisasi kepemudaan/ Masyarakat selama 2 tahun
terakhir
c. Kategori Khusus Disabilitas : Ditujukan untuk mahasiswa penyandang disabilitas Fisik, Intelektual, Mental, Sensorik, Ganda atau Multi. Ditunjukkan dengan surat keterangan dokter.

IPK minimal 3,00 (skala 4,00)

Melengkapi berkas
a. Pas foto terbaru/berwarna
b. KTP dan Kartu Keluarga
c. Transkrip nilai IPK terakhir
d. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau Surat rekomendasi dari Baznas Kabupaten/Kota (pilih salah satu saja)
e. Surat pernyataan
f. Melengkapi Akad Penerima Beasiswa Cendekia Baznas
g. Esai dengan tema “Kontribusiku menjadi generasi zakat”
Ketentuan esai adalah sebagai berikut:
-Diketik dengan font Calibri 12, spasi 1,15.
-Panjang tulisan minimal 1 halaman maksimal 2 halaman A4 spasi 1,15
-Isi tulisan memuat kekuatan diri, rencana pasca lulus, dan kontribusi untuk zakat dan Indonesia

Pendaftar dapatmengunduh (download) Surat rekomendasi dan surat pernyataan di: https://bazn.as/panduanbcbdn25

Alur Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025

Pendaftar mengunggah seluruh berkas pendaftaran ke link https://sister.uinkhas.ac.id/ pilih role SIM AKADEMIK

Klik menu Portal lalu pilih Beasiswa

Klik tombol Tambah lalu pilih Periode Beasiswa “BEASISWA CENDEKIA BAZNAS (BCB) TAHUN 2025” kemudian simpan

Setelah itu, masuk ke pilihan Lampiran Beasiswa lalu klik Edit dan pilih file yang akan diunggah

Semua berkas persyaratan dijadikan dalam satu file .pdf maksimal ukuran 2MB

Klik Simpan kemudian Finalisasi

Pendaftar juga wajib mengirimkan berkas fisik pendaftaran ke Bagian Akademik Rektorat UIN KHAS Jember. Seluruh berkas pendaftaran dimasukkan ke dalam amplop coklat dan diberi identitas. pendaftar (Nama, NIM, Prodi, dan Fakultas) di print dengan judul “Berkas Pendaftaran Beasiswa CENDEKIA BAZNAS 2025” di bagian depan map.

Jadwal Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas 2025

Pendaftaran dilakukan di masing-masing kampus: 4 – 12 Agustus 2025
Seleksi administrasi kampus: 18 – 22 Agustus 2025
Pengumuman Lulus Administrasi: 25 Agustus 2025
Seleksi Wawancara: 25 – 29 Agustus 2025
Masa sanggah: 1 – 14 September 2025
Pengumuman akhir: 22 September 2025

Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas 2025 di UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Syarat, Jadwal, dan Link Resmi


Jakarta

Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan yang disalurkan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berupa uang tunai. Bantuan ini ditujukan untuk perluasan akses dan kesempatan belajar bagi anak-anak Indonesia.

Pada dasarnya, ada dua kriteria umum penerima PIP. Pertama, siswa pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sedangkan kriteria kedua adalah siswa dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan berbagai pertimbangan khusus.

Penyaluran dana PIP dilakukan melalui rekening SimPel (Simpanan Pelajar) yang dibuat oleh bank penyalur. Mereka yang menerima bantuan ditetapkan Kemendikdasmen dalam SK Penerima KIP, SK Nominasi PIP, dan SK Pemberian PIP Dikdasmen.


Lalu, bagaimana cara cek bila peserta didik adalah penerima bantuan PIP 2025? Dikutip dari laman resmi PIP, Selasa (29/7/2025) berikut informasinya.

Cara Cek Bantuan PIP 2025

Pengecekan penerima bantuan PIP 2025 dilakukan melalui laman Sistem Informasi Program Indonesia Pintar (Sipintar) Enterprise. Sipintar bisa diakses melalui ponsel ataupun komputer dengan cara:

  • Buka website resmi PIP di https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1
  • Klik bagian “Cari Penerima PIP”
  • Masukkan nomor induk kependudukan (NIK)
  • Masukkan nomor induk siswa nasional (NISN)
  • Masukkan hasil perhitungan yang tertera
  • Klik “Cari Penerima PIP”
  • Status siswa akan tampil.

Syarat Penerima Bantuan PIP 2025

Berdasarkan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 14 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, syarat untuk menjadi penerima bantuan PIP adalah:

1. PIP Dikdasmen diperuntukkan bagi anak berusia 6-21 tahun dari keluarga miskin/rentan miskin.

2. Penerima PIP diprioritaskan untuk sasaran tertentu, yakni:

  • Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP)
  • Siswa dengan pertimbangan khusus, seperti:
    • Berstatus yatim dan/atau piatu termasuk yang berada di panti sosial atau panti asuhan
    • Berpotensi putus sekolah dan baru kembali bersekolah setelah putus sekolah (drop out)
    • Terkena dampak bencana alam
    • Korban musibah di daerah konflik
    • Berkebutuhan khusus (disabilitas)
    • Orang tua/walinya sedang berstatus narapidana di lembaga pemasyarakatan
    • Siswa yang berstatus sebagai tersangka atau narapidana di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan.

3. Calon penerima PIP dengan pertimbangan khusus merupakan usulan yang diberikan oleh:

  • Dinas pendidikan provinsi
  • Dinas pendidikan kabupaten/kota
  • Pemangku kepentingan.

Jadwal Pencairan Bantuan PIP 2025

Masih dari aturan yang sama, penyaluran dana PIP dilakukan dengan jadwal sebagai berikut:

Termin 1: Februari hingga April

Penerima PIP termin satu adalah pemegang kartu KIP yang sumber datanya berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Termin 2: Mei hingga September

Penerima PIP termin kedua merupakan siswa yang diusulkan oleh:

  • Dinas Pendidikan
  • Pemangku kepentingan
  • Hasil aktivitas SK Nominasi

Termin 3: Oktober hingga Desember

Penerima PIP yang masuk dalam termin ini adalah:

  • Penerima KIP
  • Usulan dari dinas pendidikan
  • Usulan dari pemangku kepentingan
  • Hasil aktivasi SK Nominasi

Berdasarkan jadwal tersebut, pencairan PIP Juli 2025 masuk dalam jadwal penyaluran termin kedua. Untuk mengetahui pencairannya, detikers bisa mengecek melalui laman Sipintar.

Link resmi bantuan PIP 2025 adalah laman Sipintar pada tautan https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1.

Namun, jika detikers mengalami kendala selama pencairan, kamu bisa menghubungi kontak pelayanan PIP di:

Demikianlah informasi tentang cara cek bantuan PIP 2025. Semoga bermanfaat ya detikers!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

H-2 LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Ketentuan dan Jadwalnya!


Jakarta

Penutupan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 tinggal menghitung hari. Beasiswa bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah Indonesia ini akan ditutup pada Kamis, 31 Juli 2025 mendatang.

Untuk itu, masih ada kesempatan bagi calon awardee untuk menyelesaikan pendaftaran di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebagai informasi, untuk mendaftar beasiswa LPDP, peserta harus melalui setidaknya 13 tahapan.

Tahapan ini dimulai dengan registrasi akun pendaftaran, login ke akun, hingga terakhir submit pendaftaran. Di pertengahan tahap, ada proses pendaftaran beasiswa yang harus dipahami dengan baik oleh calon awardee.


Dikutip dari User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2025, ketahui lagi yuk tahapan pendaftaran beasiswa LPDP selengkapnya. Cek di sini ya!

Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan setelah calon awardee memiliki akun dan mengupdate informasi data diri serta keluarga. Setelahnya, tahapan yang harus dilakukan adalah:

1. Pastikan sudah login di akun pendaftaran LPDP melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

2. Pilih menu “Beasiswa” yang terletak di pojok kiri atas, kemudian klik dan pilih “Daftar Beasiswa”.

3. Baca terlebih dahulu semua ketentuan terkait persyaratan masing-masing program beasiswa LPDP. Jika sudah yakin dan melanjutkan proses klik “OK”.

4. Calon awardee akan diarahkan pada halaman informasi jenis-jenis beasiswa LPDP yang terdiri dari Prioritas, Afirmasi, Program Umum, dan Targeted Group yang sudah dibuka. Pilih jenis beasiswa yang sesuai dan klik tombol “Daftar”

5. Akan muncul halaman Validasi Foto, silangkan unggah foto diri terbaru yang memenuhi kriteria. Jika sudah, checklist kotak pernyataan dan klik “Daftar Beasiswa”.

6. Lengkapi data pada Form Daftar Beasiswa dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan calon awardee.

7. Pada bagian pertama, pernyataan akan berbunyi: Apakah Anda seorang CPNS/PNS/TNI/Polri, jika jawaban “IYA” maka harus melengkapi informasi instansi asal lalu klik “Berikutnya”. Namun, jika jawaban “Tidak”, langsung klik “Berikutnya”.

8. Pilih apakah calon awardee sudah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan LPDP. Jika sudah ada, dokumen harus diunggah pada aplikasi pendaftaran.

9. Isi informasi tentang kapan akan memulai studi dengan memilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi.

10. Isi “Subjek” dan “Bidang Keilmuan” yang akan ditempuh, jika sudah klik “Berikutnya”.

11. Bagi pendaftar program beasiswa Prioritas dapat memilih Negara, Universitas Tujuan, dan Program Studi yang telah bekerja sama dengan LPDP serta dapat memilih 3 negara, perguruan tinggi tujuan, dan prodi tujuan pada program beasiswa Afirmasi/Umum/Targeted. Jika sudah memiliki LoA maka pendaftar harus memilih 1 negara sesuai dengan LoA yang dimiliki.

12. Khusus bagi pendaftar Program Beasiswa Prioritas, sistem akan menampilkan peringatan “Pernyataan Program Beasiswa Prioritas” yang perlu dipahami pendaftar.

13. Jika sudah menyetujui pernyataan tersebut, klik kota persetujuan dan klik “Setuju”

14. Isi form status pendidikan saat ini sesuai keadaan.

15. Jika pada pendaftaran beasiswa calon awardee belum memiliki LoA Unconditional, maka akan tampil peringatan tambahan.

16. Khusus program prioritas, sistem akan menampilkan Surat Pernyataan Program Prioritas yang memerlukan persetujuan.

17. Jika sudah setuju klik “Saya Setuju” pada bagian bawah surat.

18. Pendaftar siap melakukan tahap pendaftaran selanjutnya hingga akhir, yakni:

  • Lengkapi informasi penilaian diri.
  • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
  • Lengkapi informasi pengalaman organisasi.
  • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya.
  • Unggah atau isi surat rekomendasi.
  • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
  • Unggah dokumen persyaratan.
  • Isi surat pernyataan dan submit pendaftaran.
  • Memeriksa status pendaftaran.
  • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

  • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
  • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
  • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
  • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
  • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
  • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
  • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

Masih ada 2 hari untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

H-2 LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Ketentuan dan Jadwalnya!


Jakarta

Penutupan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 tinggal menghitung hari. Beasiswa bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah Indonesia ini akan ditutup pada Kamis, 31 Juli 2025 mendatang.

Untuk itu, masih ada kesempatan bagi calon awardee untuk menyelesaikan pendaftaran di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebagai informasi, untuk mendaftar beasiswa LPDP, peserta harus melalui setidaknya 13 tahapan.

Tahapan ini dimulai dengan registrasi akun pendaftaran, login ke akun, hingga terakhir submit pendaftaran. Di pertengahan tahap, ada proses pendaftaran beasiswa yang harus dipahami dengan baik oleh calon awardee.


Dikutip dari User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2025, ketahui lagi yuk tahapan pendaftaran beasiswa LPDP selengkapnya. Cek di sini ya!

Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan setelah calon awardee memiliki akun dan mengupdate informasi data diri serta keluarga. Setelahnya, tahapan yang harus dilakukan adalah:

1. Pastikan sudah login di akun pendaftaran LPDP melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

2. Pilih menu “Beasiswa” yang terletak di pojok kiri atas, kemudian klik dan pilih “Daftar Beasiswa”.

3. Baca terlebih dahulu semua ketentuan terkait persyaratan masing-masing program beasiswa LPDP. Jika sudah yakin dan melanjutkan proses klik “OK”.

4. Calon awardee akan diarahkan pada halaman informasi jenis-jenis beasiswa LPDP yang terdiri dari Prioritas, Afirmasi, Program Umum, dan Targeted Group yang sudah dibuka. Pilih jenis beasiswa yang sesuai dan klik tombol “Daftar”

5. Akan muncul halaman Validasi Foto, silangkan unggah foto diri terbaru yang memenuhi kriteria. Jika sudah, checklist kotak pernyataan dan klik “Daftar Beasiswa”.

6. Lengkapi data pada Form Daftar Beasiswa dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan calon awardee.

7. Pada bagian pertama, pernyataan akan berbunyi: Apakah Anda seorang CPNS/PNS/TNI/Polri, jika jawaban “IYA” maka harus melengkapi informasi instansi asal lalu klik “Berikutnya”. Namun, jika jawaban “Tidak”, langsung klik “Berikutnya”.

8. Pilih apakah calon awardee sudah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan LPDP. Jika sudah ada, dokumen harus diunggah pada aplikasi pendaftaran.

9. Isi informasi tentang kapan akan memulai studi dengan memilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi.

10. Isi “Subjek” dan “Bidang Keilmuan” yang akan ditempuh, jika sudah klik “Berikutnya”.

11. Bagi pendaftar program beasiswa Prioritas dapat memilih Negara, Universitas Tujuan, dan Program Studi yang telah bekerja sama dengan LPDP serta dapat memilih 3 negara, perguruan tinggi tujuan, dan prodi tujuan pada program beasiswa Afirmasi/Umum/Targeted. Jika sudah memiliki LoA maka pendaftar harus memilih 1 negara sesuai dengan LoA yang dimiliki.

12. Khusus bagi pendaftar Program Beasiswa Prioritas, sistem akan menampilkan peringatan “Pernyataan Program Beasiswa Prioritas” yang perlu dipahami pendaftar.

13. Jika sudah menyetujui pernyataan tersebut, klik kota persetujuan dan klik “Setuju”

14. Isi form status pendidikan saat ini sesuai keadaan.

15. Jika pada pendaftaran beasiswa calon awardee belum memiliki LoA Unconditional, maka akan tampil peringatan tambahan.

16. Khusus program prioritas, sistem akan menampilkan Surat Pernyataan Program Prioritas yang memerlukan persetujuan.

17. Jika sudah setuju klik “Saya Setuju” pada bagian bawah surat.

18. Pendaftar siap melakukan tahap pendaftaran selanjutnya hingga akhir, yakni:

  • Lengkapi informasi penilaian diri.
  • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
  • Lengkapi informasi pengalaman organisasi.
  • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya.
  • Unggah atau isi surat rekomendasi.
  • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
  • Unggah dokumen persyaratan.
  • Isi surat pernyataan dan submit pendaftaran.
  • Memeriksa status pendaftaran.
  • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

  • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
  • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
  • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
  • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
  • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
  • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
  • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

Masih ada 2 hari untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

H-6 Pendaftaran LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Dokumen Syaratnya!


Jakarta

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 segera ditutup pada 31 Juli 2025 mendatang. Setidaknya, detikers masih punya waktu 6 hari untuk menyelesaikan pendaftaran.

Seperti yang diketahui, proses pendaftaran LPDP dilakukan secara daring melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Pada tahap pertama, calon awardee akan menghadapi seleksi administrasi.

Seleksi ini akan menilai kesesuaian dokumen dengan syarat pendaftaran. Untuk kembali mengingatkanmu, berikut ini berbagai dokumen yang perlu dipenuhi pendaftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025 dikutip dari laman resminya, Jumat (25/7/2025). Cek di sini ya!


Dokumen Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

1. Diisi Melalui Online Form

  • Biodata diri
  • Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa
  • Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit profil diri pada formulir pendaftaran online
  • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
  • Proposal penelitian (khusus doktor)
  • Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi.

2. Dokumen Perlu Diunggah

  • Kartu tanda penduduk (KTP).
  • Scan ijazah S1/D4/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus (SKL)
  • Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi)
  • Scan transkrip nilai S1/D4/S2 (bukan transkrip profesi)
  • Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemdiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan
  • Dokumen konversi IPK dari Kemdiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan
  • Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
  • Letter of acceptance (LoA) unconditional yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
  • Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat
  • Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan
  • Dokumen nomor induk dosen nasional (NIDN) bagi pendaftar berprofesi dosen tetap
  • Surat pernyataan promotor bagi pendaftar jenjang doktor (opsional)
  • Surat keterangan pimpinan instansi/lembaga/perusahaan bagi pendaftar jenjang doktor (opsional).

Cara Daftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025

  • Mendaftar secara online di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  • Registrasi akun pendaftaran
  • Verifikasi akun pendaftaran di email masing-masing
  • Login ke akun menggunakan email dan password yang sudah didaftarkan sebelumnya
  • Update informasi data diri dan keluarga
  • Pendaftaran beasiswa
  • Lengkapi informasi penilaian diri
  • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan
  • Lengkapi informasi pengalaman organisasi
  • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya
  • Unggah atau isi surat rekomendasi
  • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI
  • Unggah dokumen persyaratan
  • isi surat pernyataan dan submit pendaftaran
  • Memeriksa status pendaftaran
  • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

  • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
  • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
  • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
  • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
  • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
  • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
  • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
  • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026.

Informasi lain bisa dilihat dengan mengunjungi laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Ingat pendaftaran sebentar lagi ditutup, jadi segera selesaikan ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com