Tag Archives: siswa

Provinsi Mana Saja yang Masih Buka 2025?



Jakarta

Bantuan pendidikan atau beasiswa sangat dibutuhkan bagi mahasiswa yang tengah terkendala pembiayaan kuliah. Untungnya, beberapa pemerintah provinsi menyediakan beasiswa bagi warganya.

Sejak awal tahun 2025, sudah banyak pemerintah daerah yang membuka beasiswa untuk mahasiswa. Namun, per Juli 2025 hanya ada beberapa beasiswa pemerintah yang masih buka.

Ada beasiswa dari provinsi mana saja? Berikut detikEdu telah merangkum informasinya bagi detikers.


1. Jawa Timur

Pemerintah Jawa Timur menyediakan beasiswa program S1 bagi mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi keagamaan Islam. Sasaran beasiswa ini adalah siswa di pesantren.

Syarat utama mendaftar beasiswa ini antara lain berdomisili di Jawa Timur, lulus MA/PDF ‘Ulya/SPM ‘Ulya/SMA/SMK/sederajat, hafal Al-Qur’an minimal 5 juz, berusia maksimal 35 tahun, bisa membaca kitab Fathul Qorib dan lulus seleksi ujian internal PTKI.

Selain S1, Pemprov Jawa Timur juga menyediakan beasiswa program S2. Syarat untuk pendaftar beasiswa S2 antara lain lulusan S1, hafal Al-Qur’an minimal 15 juz, lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in , dan berusia maksimal 45 tahun.

Adapun untuk S3 syarat utama yang harus dipenuhi yakni lulusan S1 dan S2, berusia maksimal 50 tahun lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in dan ujian proposal disertasi yang diselenggarakan LPPD Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pendaftaran Beasiswa Jawa Timur masih dibuka hingga 17 Juli 2025. Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat https://simba.lppdjatim.org/.

2. Kalimantan Timur

Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur menggelontorkan bantuan pendidikan berupa Beasiswa Fratispol untuk mahasiswa S1, S2, dan S3. Mengutip Instagram @gocsrkaltim, beasiswa berlaku untuk studi di dalam maupun luar negeri.

Beberapa kampus dalam negeri mitra beasiswa ini antara lain Universitas Mulawarman, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Institut Teknologi Kalimantan, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.

Untuk menerima beasiswa ini, pelamar harus berdomisili di Kalimantan Timur dan memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM). Pendaftaran beasiswa ini tidak ada batas waktunya, selagi kuota masih tersedia pendaftaran tetap dibuka.

Penasaran dengan beasiswa ini? Kunjungi https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/ untuk mendapatkan informasi terkini.

3. Banten

Pemerintah Provinsi Banten akan menggelontorkan dana sebesar Rp 100 juta untuk warga kurang mampu. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk beasiswa S1 bernama “Satu Desa Satu Sarjana.”

Akan ada 100 warga penerima beasiswa ini. Program beasiswa dikhususkan mahasiswa yang menempuh program studi pertanian.

Syarat penerima beasiswa Satu Desa Satu Sarjana harus berasal dari keluarga miskin dan punya keinginan kuat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Beasiswa akan dibuka mulai Juli 2025 ini. Untuk mengetahui informasi pembukaan pendaftaran, pantai terus website Pemerintah Banten ya.

Itulah beberapa beasiswa dari pemerintah provinsi yang masih buka hingga saat ini. Selamat mencoba.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

KIP Kuliah Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab Umum dan Solusinya


Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dapat didaftar secara online oleh siswa sendiri (mandiri). Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) juga telah memberikan alamat akses akun melalui https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/siswa/auth/login.

Oleh sebab itu bagi mahasiswa penting untuk memiliki koneksi internet yang bagus jika ingin mengakses akun KIP Kuliah kalian. Selain itu, bagi penerima manfaat yang masih baru, kalian mungkin perlu mengetahui beberapa hal yang terkadang menjadi kendala dalam penggunaan KIP Kuliah.

Penyebab Umum KIP Kuliah Tak Bisa Digunakan dan Solusinya

Ada Pemeliharaan Sistem

Apabila dilakukan pemeliharaan sistem, mahasiswa perlu melakukan reklaim akun. Hal ini seperti yang terjadi pada tahun lalu.


Ketika melakukan reklaim akun, kalian perlu mengakses https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/. Kalian perlu cek ulang data yang disimpan dan mengunggah ulang dokumen, serta data dukung pendaftaran KIP Kuliah pada periode tertentu saat dilakukannya pemeliharaan sistem.

NISN Tidak terdaftar

Dikutip dari laman Puslapdik Kemendikdasmen, ada beberapa kemungkinan mengapa NISN tidak terdaftar. Sebagai contoh, NISN yang dipakai saat mendaftar berbeda dengan NISN yang tercatat di Kemendikbudristek.

Siswa yang bersangkutan mempunyai NPSN berbeda dengan sekolah yang mengusulkan karena belum ter-update misalnya. Maka, siswa yang bersangkutan perlu melakukan update data ke Dapodik.

E-mail Reset Password Tidak Terkirim

Salah satu penyebab KIP Kuliah tidak dapat digunakan adalah e-mail reset kode akses yang tidak diterima. Biasanya hal ini disebabkan e-mail masuk folder spam.

Maka, sebaiknya kalian cek folder spam. Sebaiknya, kurangi beban pada folder kotak masuk (inbox) atau bertanya ke helpdesk KIP Kuliah.

Demikian beberapa hal yang bisa menyebabkan KIP Kuliah tidak dapat digunakan. Khususnya jika sedang dilakukan pemeliharaan sistem, maka kalian perlu terus memantau informasi resmi dari kanal-kanal informasi KIP Kuliah dan Kemdiktisaintek.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Apakah KIP Bisa Digunakan untuk Kuliah di PTS? Ini Aturannya


Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan bantuan sosial bidang pendidikan bagi mahasiswa. Bentuknya berupa biaya pendidikan dan biaya hidup.

Dana KIP Kuliah bersumber dari anggaran pemerintah. Lantas, apakah KIP Kuliah bisa digunakan untuk menjalani pendidikan tinggi di perguruan tinggi swasta (PTS)?

Apakah KIP Bisa Digunakan untuk Kuliah di PTS?

Berdasarkan pedoman pendaftaran KIP Kuliah 2025 yang diterbitkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), penerima KIP Kuliah disyaratkan sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk perguruan tinggi akademik atau perguruan tinggi vokasi baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun PTS.


Catatannya, program studi penerima calon mahasiswa bersangkutan harus sudah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.

Calon Mahasiswa PTS Masuk Prioritas KIP Kuliah 2025

Tahun ini, kebijakan KIP Kuliah juga memperkuat prioritas penerima KIP Kuliah untuk PTN dan PTS. Langkah ini bertujuan untuk mendorong calon mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin dapat kuliah pada program studi unggulan di PTN dan PTS terbaik se-Indonesia dan agar penyaluran bantuan ini tepat sasaran.

Berikut kriteria calon mahasiswa yang masuk prioritas KIP Kuliah 2025:

1. Pemegang KIP SMA yang lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), atau seleksi mandiri di PTN.

2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN.

3. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS.

4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTS.

5. Termasuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS.

6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS.

7. Calon mahasiswa yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:

– Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

– Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

Program Pendidikan

KIP Kuliah dapat diberikan bagi mahasiswa:

– S1

– D4, D3, D2, D1

– Pendidikan profesi dokter, dokter gigi, dokter hewan, ners, apoteker

– Pendidikan profesi bidan

– Pendidikan profesi guru

Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

Berikut kondisi ekonomi mahasiswa yang dapat menerima KIP Kuliah 2025:

– Pemegang KIP Pendidikan Menengah

– Mahasiswa dari keluarga yang termasuk DTKS

– Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3

– Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan

– Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

Besaran KIP Kuliah 2025

Berikut besaran biaya pendidikan dan biaya hidup yang ditanggung KIP Kuliah 2025.

Biaya Kuliah

– Prodi terakreditasi A/Unggul/internasional: Maksimal Rp 8 juta, khusus prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta

– Prodi terakreditasi B/Baik Sekali: Maksimal Rp 4 juta

– Prodi terakreditasi C/Baik: Maksimal Rp 2,4 juta

Perguruan tinggi dilarang meminta tambahan biaya operasional. Namun, biaya diatas tidak termasuk biaya jas almamater, baju praktikum, biaya asrama, biaya pendukung pelaksanaan kuliah kerja nyata (KKN), praktik kerja lapangan (PKL), magang, biaya kegiatan pembelajaran dan penelitian yang dilaksanakan mandiri, dan wisuda.

Biaya Hidup

Berikut besaran biaya hidup yang dibagi ke dalam 5 klaster wilayah perguruan tinggi berdasarkan hasil survei Badan Pusat Statistik:

– Rp 800 ribu

– Rp 950 ribu

– Rp 1,1 juta

– Rp 1,25 juta

– Rp 1,4 juta.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

Pendaftaran KIP Kuliah dibuka sampai 31 Oktober 2025. Berikut cara mendaftar KIP Kuliah 2025:

  • Masuk ke laman KIP Kuliah dan pilih jalur seleksi yang diikuti, misalnya jalur mandiri
  • Jika validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirim nomor pendaftaran dan kodek akses ke email
  • Lakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN, serta kelayakan mendapat KIP Kuliah
  • Buat akun di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan email aktif
  • Selesaikan proses pendaftaran di laman KIP Kuliah dan lengkapi dokumen.
  • Jika dinyatakan diterima di PTS tujuan, kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut
  • Pendaftar KIP Kuliah yang lolos verifikasi PTS akan diusulkan kampus sebagai calon penerima KIP Kuliah
  • Kemdiktisaintek akan menetapkan mahasiswa bersangkutan sebagai penerima KIP Kuliah.

Informasi KIP Kuliah 2025 bisa diakses di laman resmi https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dan panduannya, klik DI SINI.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Ini Lho Jalur Non-Akademik yang Bisa Dapat Bantuan Pendidikan



Jakarta

Bantuan pendidikan atau beasiswa biasanya menyasar pelajar berprestasi secara akademik atau kurang mampu ekonominya. Namun detikers harus tahu, ternyata prestasi non-akademik pun bisa digunakan untuk memperoleh beasiswa.

Ada berbagai macam prestasi non-akademik yang bisa diajukan untuk mendapatkan bantuan pendidikan. Sumber bantuannya dapat berasal dari kampus, sekolah, pemerintah atau swasta.

Penasaran apa saja prestasi non-akademik yang bisa digunakan untuk apply beasiswa? Berikut detikEdu telah merangkumnya:


1. Ekstrakurikuler

Mengikuti ekstrakulikuler bukan sekadar untuk mengisi waktu kosong lho. Jika detikers aktif hingga memegang posisi ketua atau wakil ketua, bisa dijadikan modal untuk dapat bantuan.

Contoh bantuan pendidikan untuk pegiat ekstrakurikuler adalah Beasiswa Amartha Cendekia. Dilansir laman resminya, beasiswa ini akan membantu siswa kelas 12 selama satu tahun penuh.

Bahkan, prestasi ekstrakurikuler bisa digunakan untuk masuk perguruan tinggi. Beberapa kampus menyediakan jalur Ketua OSIS atau Pramuka misalnya IPB dan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

2. Prestasi Olahraga

Prestasi sebagai atlet saat ini tidak bisa disepelekan. Meski bukan berupa bidang akademik, tetapi prestasi di kejuaraan olahraga sangat dihargai oleh pemerintah maupun satuan pendidikan.

Detikers bisa memperoleh bantuan pendidikan jika punya prestasi di bidang ini. Salah satu beasiswa yang bisa contohnya yang disediakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Bekerja sama dengan LPDP, Kemenpora menyediakan beasiswa atlet bahkan untuk mantan atlet. Selain itu, beberapa universitas juga akan mengapresiasi mahasiswanya yang berprestasi di bidang ini.

Misalnya di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Budi Luhur, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surabaya dan masih banyak lagi.

3. Prestasi Kesenian

Jalur selanjutnya untuk meraih bantuan pendidikan adalah berprestasi dalam bidang kesenian. Jika detikers pernah memenangkan kejuaraan menyanyi, menari, melukis bisa menggunakannya untuk apply beasiswa.

Saat ini sudah banyak instansi yang menawarkan beasiswa bagi mahasiswa dengan prestasi seni. Contohnya Universitas Kristen Maranatha, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, STEAM Fellowship Amartha, Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dari pemerintah, dan lainnya.

Prestasi seni juga bisa dimanfaatkan pelajar saat ingin masuk jurusan kuliah seni dan budaya. Peluang diterima di kampus impian akan lebih besar jika punya pernah memenangkan lomba kesenian.

4. Penghafal Kitab Suci

Kitab suci adalah petunjuk hidup yang sangat sakral bagi umat beragama. Sehingga penghafalnya kerap dimuliakan.

Mereka seringkali diapresiasi juga lewat bantuan pendidikan. Di Surabaya, pemerintah setempat menyediakan Beasiswa Penghafal Kitab Suci untuk pelajar SD-SMP.

Badan/lembaga yang bergerak di bidang keagamaan juga punya budget untuk memberikan beasiswa ini. Contohnya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kementerian Agama (Kemenag), dan lainnya.

Itulah jenis-jenis bidang non-akademik yang bisa menjadi syarat meraih bantuan pendidikan bagi pelajar. Detikers aktif di bidang apa?

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Materi, Syarat Peserta, Jadwal, dan Cara Daftarnya


Jakarta

Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 resmi akan digelar pada November mendatang. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis pedoman resmi penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kepmendikdasmen) Nomor 95/M/2025.

Perlu diketahui jikaTKA bukanlah penggantiAsesmen Nasional (AN). Keduanya juga mempunyai aplikasi dan materi yang berbeda.

TKA adalah sistem evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman akademik siswa pada mata pelajaran tertentu. Adapun berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025, TKA ini berlaku bagi siswa SD/sederajat, SMP/sederajat dan SMA/SMK/sederajat tingkat akhir (kelas 6, 9 dan 12).


Materi TKA 2025

Mata pelajaran yang diuji pada TKA akan berbeda untuk siswa kelas 6, 9, dan 12. Berikut rinciannya:

Materi TKA Kelas 6 SD/MI/Paket A/sederajat dan kelas 9 SMP/MTs/Paket B/sederajat

Bahasa Indonesia
matematika

Materi TKA Kelas 12 SMA/MA/Paket C/SMK/MAK

Bahasa Indonesia
Matematika
Bahasa Inggris
Mata pelajaran pilihan, seperti:
Matematika lanjutan
Bahasa Indonesia lanjutan
Bahasa Inggris lanjutan
Fisika
Kimia
Biologi
Sosiologi
Geografi
Sejarah
Antropologi
PPKn/Pendidikan Pancasila
Bahasa Arab
Bahasa Prancis
Bahasa Jepang
Bahasa Korea
Bahasa Mandarin
Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
Ekonomi
Bahasa Jerman.

Sebagai informasi tambahan, siswa SMA/MA/Paket C/sederajat bisa memilih sebanyak 2 mata pelajaran pilihan. Adapun mata pelajaran pilihan SMK/MAK harus memenuhi syarat sebagai berikut:
-Pilihan pertama mata pelajaran produk/projek kreatif dan kewirausahaan.
-Pilihan kedua merupakan mata pelajaran pilihan lain.
-Bentuk soalTKA adalah soal objektif yakni pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks.

Syarat Peserta TKA 2025

Siswa jalur pendidikan formal, nonformal, dan informal yang memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) valid dan aktif pada satuan pendidikan.
Siswa kelas 6 SD/MI/sederajat pada jalur pendidikan formal.
Siswa kelas 6 program Paket A/PKPPS Ula/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
Berada pada semester terakhir pada program pendidikan SD/MI/sederajat yang memiliki laporan hasil belajar kelas 5 dan kelas 6 semester gasal.
Siswa kelas 9 SMP/MTs/sederajat pada jalur pendidikan formal.
Siswa kelas 9 program Paket B/PKPPS Wustha/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMP/MTs.sederajat yang memiliki laporan hasil belajar setiap tingkat kelas.
Siswa kelas 12 SMA/MA/sederajat pada jalur pendidikan formal.
Siswa kelas 12 SMK/MAK pada program 3 tahun.
Siswa kelas 13 SMK pada program 4 tahun.
Siswa kelas 12 program Paket C/PKPPS Ulya/sederajat pada jalur pendidikan nonformal.
Berada pada semester terakhir pada akhir program pendidikan SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK yang memiliki laporan hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 11 semester genap.
Pada jenjang SMK program 4 tahun memiliki hasil belajar dari kelas 10 semester gasal hingga kelas 12 semester genap.
Siswa kebutuhan khusus dapat mengikuti TKA selama tidak memiliki hambatan intelektual.

Mekanisme Pendaftaran TKA 2025

Menyerahkan Surat Pernyataan Keikutsertaan TKA yang ditandatangani oleh orang tua/wali siswa dan disimpan di sekolah.
Surat pernyataan itu mencantumkan mata uji pilihan untuk jenjang SMA/MA/Paket C/sederajat dan SMK/MAK.
Melampirkan pas foto terbaru 6 bulan terakhir dalam bentuk dokumen digital ke sekolah.
Pendaftaran dilakukan oleh operator sekolah.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan Daftar Nominasi Sementara (DNS) untuk dilakukan verifikasi dan validasi data calon peserta TKA oleh sekolah.
Calon peserta memverifikasi biodata pada lembar DNS.
Calon peserta memverifikasi biodata dan mata uji pilihan untuk SMA/SMK/sederajat pada lembar DNS.
Kepala sekolah menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bermeterai dan stempel sekolah lalu diunggah ke laman TKA setelah DNS divalidasi serta tidak ada perubahan.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama memvalidasi SPTJM yang diunggah ke laman TKA.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama melakukan penomoran peserta setelah SPTJM divalidasi melalui laman pendataan.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama mendistribusikan Daftar Nominasi Tetap (DNT) ke sekolah setelah penomoran peserta selesai.
Dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota, dan kantor kementerian agama menerbitkan kartu peserta dan mendistribusikan kepada calon peserta TKA.
Mekanisme pendaftaran calon peserta TKA akan diatur lebih lanjut dalam petunjuk teknis.

JadwalTKA 2025

Saat ini, jadwal TKA yang baru keluar adalah untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK pada 1-9 November 2025 sebagaimana diumumkan lewat unggahan Instagram @pusmendik, Kamis (10/7/2025). Sebelum ujian, siswa peserta TKA juga akan mengikuti simulasi ujian pada 6-12 Oktober 2025.

TKA untuk jenjang SMA/SMK/MA/MAK akan berlangsung selama 2 hari dengan ketentuan:
Hari pertama: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris
Hari kedua: Mata pelajaran pilihan.

Sedangkan untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat adalah 1 hari.

Waktu pengerjaan soal:
SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat: Bahasa Indonesia (60 menit), Matematika (60 menit).
SMA/SMK/sederajat: Bahasa Indonesia (45 menit), Matematika (50 menit), Bahasa Inggris (45 menit), mata pelajaran pilihan (60 menit).
Setiap ujian dilengkapi dengan sesi latihan selama 10 menit.

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa BCA PPBP dan PPTI Khusus Siswa Dibuka, Ada Uang Saku-Kesempatan Kerja



Jakarta

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali membuka Beasiswa BCA Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) dan Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Pendaftaran dibuka hingga 22 September 2025.

Program BeasiswaPPBP danPPTI merupakan program yang telah berjalan sejak 1996. Hingga akhir 2024, jumlah peserta aktifPPBP danPPTI mencapai 572 orang. Sebanyak 99 persen lulusan beasiswaPPBP danPPTI pada 2024 bergabung menjadi karyawan tetapBCA.

Kali ini, kuota beasiswa yang dibuka adalah sebesar 195 orang. Para penerima Beasiswa PPBP dan PPTI akan menempuh pendidikan intensif selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute, Sentul, Jawa Barat.

Penerima beasiswa PPBP akan dibekali pendidikan mengenai manajemen bisnis di sektor perbankan. Kemudian penerima PPTI akan mendapatkan pendidikan terkait pemanfaatan teknologi informasi dalam dunia perbankan.

Gratis Plus Fasilitas Asrama

Untuk memastikan program berjalan optimal, BCA tidak mengenakan biaya pendidikan. BCA juga memberikan fasilitas penunjang lainnya, seperti uang saku bulanan, asrama, makan siang, buku pembelajaran, hingga laptop (khusus penerima beasiswa PPTI).

Tak hanya itu, para penerima beasiswa juga berkesempatan berkarier di BCA. Tertarik mendaftar? Berikut komponen dan syarat beasiswa BCA PPBP dan PPTI.

Komponen Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026

Pendidikan gratis

Uang saku

Fasilitas penunjang belajar yang lengkap

Fasilitas dormitory

Penawaran kerja diBCA

Syarat Pendaftaran Beasiswa BCA PPBP dan PPTI 2026

Siswa SMA/SMK yang akan berkuliah di tahun ajaran 2025 an 2026

Usia maksimal 19 tahun

Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

Nilai rata-rata rapor minimal 75

Siswa yang tertarik mendaftar bisa mendaftarkan diri melalui laman resmi https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca. Semoga berhasil!

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap II Dibuka, Cek Syarat & Jadwalnya!



Jakarta

Pendaftaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus 2025 Tahap II telah dibuka. Siswa bisa mendaftar pada hari ini, 30 Juli hingga terakhir 8 Agustus 2025.

KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada siswa yang tinggal di Jakarta dan memiliki kondisi ekonomi yang kurang. Bantuan ini digelontorkan untuk menekan angka putus sekolah.

KJP Plus berlaku bagi siswa SD, SMP, dan SMA/SMK. Dana yang diterima siswa nantinya boleh dibelanjakan keperluan sekolah seperti tas, sepatu, buku, alat tulis, dan sebagainya.


Bagaimana cara bisa jadi penerima KJP Plus? Mengutip unggahan Instagram @upt.p4op pada Selasa (30/7/2025) berikut penjelasan lengkapnya.

Syarat Daftar Penerima KJP Plus 2025 Tahap II

Syarat Umum

  • Siswa yang berusia 6-21 tahun
  • Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk DKI Jakarta
  • Berdomisili di DKI Jakarta
  • Terdaftar sebagai murid pada satuan pendidikan negeri atau swasta di DKI Jakarta
  • Mempunyai kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial.

Syarat Khusus

  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Anak panti asuhan sosial berdasarkan SK Kepada Dinas Sosial
  • Anak penyandang disabilitas dan anak dari penyandang disabilitas yang terdaftar dalam DTKS.

Cara Daftar KJP Plus 2025 Tahap II

Pengajuan penerima KJP Plus dilakukan oleh pihak sekolah baik itu guru atau kepala sekolah dengan cara berikut:

  1. Download aplikasi JakEdu
  2. Buka aplikasi dan buat akun sekolah
  3. Masuk menggunakan nomor pokok sekolah nasional (NPSN)
  4. Masukkan kata sandi yang sebelumnya sudah dibuat
  5. Pilih menu “Bantuan Sosial KJP Plus”
  6. Klik “Pendaftaran”
  7. Isikan data siswa yang diajukan sebagai penerima KJP Plus
  8. Tunggu pihak Pemprov DKI memverifikasi data.

Jadwal Pendaftaran KJP Plus 2025 Tahap II

  • 26-28 Juli 2025: Persiapan berkas persyaratan oleh orang tua/wali siswa
  • 30 Juli-7 Agustus 2025: Pendaftaran
  • 30 Juli-8 Agustus 2025: Verifikasi dan unggah SPTJM
  • 11-16 Agustus 2025: Verifikasi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta
  • 18 Agustus-30 September 2025: Penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur

Besaran Bantuan KJP Plus 2025 Tahap II

1. SMA/MA

Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

2. SMK

Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

3. SMP/MTs

Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

4. SD/MI

Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

Itulah panduan daftar KJP Plus beserta syarat-syarat penerima yang harus dipenuhi siswa yang ingin mendaftar. Selamat mencoba dan semoga beruntung.

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com

Kemenag Buka Beasiswa Bahasa Inggris untuk Guru MI, Klik https://s.id/KursusguruMI



Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah membuka program kursus bahasa Inggris untuk guru madrasah ibtidaiyah (MI). Kemenag akan memberikan beasiswa untuk 300 guru yang terpilih.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MI dalam pengajaran bahasa Inggris supaya selaras dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan peserta didik.

“Ini adalah bentuk ikhtiar serius kami untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang tepat, menyenangkan, dan berbasis kebutuhan anak,” kata Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar di Jakarta (25/7/2025), dikutip dari keterangan resmi dalam situs Kemenag RI.


Ia menyebut dengan penguasaan metodologi dan alat asesmen yang baik, maka guru akan lebih percaya diri dan terampil dalam menyalurkan keterampilan bahasa kepada peserta didik.

Program ini dilaksanakan secara daring dan terbuka untuk semua guru MI dari seluruh wilayah Indonesia. Pendaftarannya dibuka pada 24-31 Juli 2025 melalui https://s.id/KursusguruMI.

Apa Saja yang Akan Dipelajari?

Pada program ini, guru akan dibekali keterampilan memetakan kebutuhan bahasa Inggris siswa, menguasai teknik pengajaran keterampilan bahasa (listening, speaking, reading, dan writing), kosakata, tata bahasa, dan memahami pendekatan pembelajaran serta asesmen yang sesuai perkembangan usia.

Thobib menyebut program ini merupakan kolaborasi antara Direktorat GTK Madrasah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta melalui Regional English Language Office (RELO), serta kerja sama dengan asosiasi pengajar Bahasa Inggris internasional, TESOL.

Ia menyebut, kolaborasi ini merupakan bukti penguatan guru madrasah tak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh dukungan jejaring global. Maka, dengan melibatkan RELO-TESOL, pihaknya ingin memastikan standar pelatihan terbaik untuk guru MI.

Direktorat GTK Madrasah berharap program ini mampu membuat ekosistem pembelajaran bahasa Inggris di MI semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan globalisasi sejak dini.

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com

4 Bank Penyalur Beasiswa KIP Kuliah 2025, Mahasiswa Catat!



Jakarta

Penyaluran dana KIP Kuliah 2025 akan dilakukan melalui salah satu dari empat bank ini. Lantas, apa saja bank penyalur beasiswa KIP Kuliah?

Seperti diketahui, perguruan tinggi hanya menyalurkan dana KIP Kuliah melalui bank mitra yang telah ditunjuk. Dana dapat ditransfer melalui rekening atau diambil secara langsung.

Lalu, apa saja empat bank penyalur Beasiswa KIP Kuliah 2025?

4 Bank Penyalur Beasiswa KIP Kuliah 2025

Berdasarkan penelurusan detikEdu, bank mitra penyalur KIP Kuliah pada setiap perguruan tinggi dapat berbeda. Contohnya, Universitas Diponegoro (Undip) menyalurkan dana KIP Kuliah melalui BNI.

Kemudian Universitas Muhammadiyah Gresik menyalurkan dana menggunakan BRI. Melansir dari laman resmi beberapa universitas dan LLDikti7, berikut bank penyalur beasiswa KIP Kuliah 2025:

1. Bank Mandiri

2. BRI

3. BNI

4. BTN

Syarat Pencairan Dana KIP Kuliah

Dana KIP Kuliah dapat dikirimkan langsung ke rekening penerima atau dicairkan ke bank penyalur. Syarat pencairan dana KIP Kuliah adalah sebagai berikut:

1. Bukti identitas diri
2. SK penerima dana bantuan KIP Kuliah
3. Surat keterangan nomor KIP Kuliah dan nomor rekening bank penyalur.

Besaran KIP Kuliah 2025

Besaran dana yang didapat akan dibagi dalam beberapa komponen biaya. Rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa non-KIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

Cara Melihat Pencairan Dana KIP Kuliah

1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Klik Login Siswa

3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik nomor berapa, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur beasiswa KIP Kuliah 2025 dan bisa diterima mahasiswa.

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

4 Bank Penyalur Beasiswa KIP Kuliah 2025, Mahasiswa Catat!



Jakarta

Penyaluran dana KIP Kuliah 2025 akan dilakukan melalui salah satu dari empat bank ini. Lantas, apa saja bank penyalur beasiswa KIP Kuliah?

Seperti diketahui, perguruan tinggi hanya menyalurkan dana KIP Kuliah melalui bank mitra yang telah ditunjuk. Dana dapat ditransfer melalui rekening atau diambil secara langsung.

Lalu, apa saja empat bank penyalur Beasiswa KIP Kuliah 2025?

4 Bank Penyalur Beasiswa KIP Kuliah 2025

Berdasarkan penelurusan detikEdu, bank mitra penyalur KIP Kuliah pada setiap perguruan tinggi dapat berbeda. Contohnya, Universitas Diponegoro (Undip) menyalurkan dana KIP Kuliah melalui BNI.

Kemudian Universitas Muhammadiyah Gresik menyalurkan dana menggunakan BRI. Melansir dari laman resmi beberapa universitas dan LLDikti7, berikut bank penyalur beasiswa KIP Kuliah 2025:

1. Bank Mandiri

2. BRI

3. BNI

4. BTN

Syarat Pencairan Dana KIP Kuliah

Dana KIP Kuliah dapat dikirimkan langsung ke rekening penerima atau dicairkan ke bank penyalur. Syarat pencairan dana KIP Kuliah adalah sebagai berikut:

1. Bukti identitas diri
2. SK penerima dana bantuan KIP Kuliah
3. Surat keterangan nomor KIP Kuliah dan nomor rekening bank penyalur.

Besaran KIP Kuliah 2025

Besaran dana yang didapat akan dibagi dalam beberapa komponen biaya. Rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa non-KIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

Cara Melihat Pencairan Dana KIP Kuliah

1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Klik Login Siswa

3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik nomor berapa, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur beasiswa KIP Kuliah 2025 dan bisa diterima mahasiswa.

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com