Tag Archives: jakarta

Segini Biaya Sewa Kontrakan yang Ideal biar Nggak Boncos



Jakarta

Salah satu pertimbangan saat memilih kontrakan adalah harga sewa per bulannya. Tentu ini harus dipikirkan dengan matang agar tidak menunggak di tengah jalan.

Sayangnya tidak ada patokan harga sewa yang murah dan mahal itu seperti apa. Semuanya tergantung pada penghasilan masing-masing. Biasanya kontrakan yang mahal memiliki fasilitas dan lokasi yang mendukung. Namun, tidak sedikit kontrakan dengan harga terjangkau juga memiliki fasilitas yang lengkap dan tetap nyaman ditempati.

Lantas, bagaimana cara menentukan harga sewa yang aman di kantong? Apakah ada besaran pengeluaran yang disarankan?


Menurut pengamat properti sekaligus Direktur PT Global Asset Management Steve Sudijanto biaya sewa kontrakan tidak boleh lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan. Hal ini berlaku untuk pasangan atau yang masih single. Bahkan untuk penyewa yang masih single sebaiknya mencari kontrakan dengan harga semurah murah.

Kira-kira berapa sih 30 persen itu? Tentu nilainya berbeda-beda tergantung pada penghasilan per bulan. Sebagai contoh penghasilan suami Rp 8 juta, sementara penghasilan istrinya Rp 10 juta. Jika penghasilan mereka digabung, 30 persen dari Rp 18 juta adalah Rp 5,4 juta. Pasangan tersebut bisa mencari kontrakan dengan biaya sewa maksimal Rp 5,4 juta per bulan.

Kemudian, untuk yang masih single dengan penghasilannya UMR Jakarta sekitar Rp 5,5 juta, batas maksimal biaya kontrakan yang boleh dikeluarkan adalah Rp 1,65 juta per bulan. Dengan pengeluaran uang sewa segitu, pria A tetap bisa memiliki tabungan, pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari termasuk membeli hal-hal hiburan.

“Kalo belum menikah (kalau mau) agak lebih dikit (dari 30 persen) solusinya ya cari roommate (teman sekamar). Cari kawan yang bisa diajak urunan (patungan),” kata Steve saat dihubungi detikProperti, Jumat (12/9/2025).

Steve mengingatkan bagi pasangan muda yang memilih mengontrak dahulu sebelum membeli rumah, usahakan maksimal mengontrak paling lama 5 tahun. Setelah itu, mereka harus berusaha membeli rumah baik secara cash maupun cicilan seperti KPR.

“Dalam waktu kerja 5 tahun itu harus bisa beli rumah, jangan ngontrak terus karena rumah itu kan kebutuhan dasar. Harus ada niat dan celengan untuk membeli rumah biarpun lewat KPR. Bisa selaraskan besar KPR-nya mungkin dengan cicilannya 30 persen dari total gaji,” ujarnya.

Cara menabung untuk membeli rumah sembari mengontrak adalah menyisihkan 20 persen dari gaji untuk tabungan rumah. Proses menabung dimulai sejak bulan pertama mengontrak sehingga nanti memiliki uang untuk membayar DP atau uang muka yang biasanya tidak ditanggung oleh KPR.

“30 persen itu maksimum (bayar kontrakan). Biasanya tabung itu minimal disisihkan 20 persen dari hitungan finance. Jadi 5 tahun kita punya 100 persen celengan,” jelasnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Kuliah ke London untuk 2026, Cek Persyaratannya!


Jakarta

Beasiswa Arryman 2026 dibuka untuk lulusan yang ingin mengejar gelar magister dan doktor ekonomi. Beasiswa ini masih dibuka hingga 31 Januari 2026 mendatang.

Beasiswa Arryman merupakan beasiswa kolaborasi dari Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF) dan SOAS University of London untuk gelar S2 dan S3. ISRSF sendiri merupakan organisasi yang didirikan oleh para akademisi Indonesia dan Amerika pada 2012 untuk mendorong penelitian ilmu sosial oleh warga RI.

Beasiswa ini memiliki tujuan untuk membina generasi baru ilmuwan indonesia yang terlatih di universitas terkemuka dunia dan menghasilkan penelitian berkelas. Nantinya, lulusan penerima beasiswa Arryman akan menjadi pakar di bidang ekonomi, kebijakan ekonomi, ekonomi pembangunan, atau studi pembangunan internasional.


Cakupan Beasiswa Arryman

Mengutip laman resmi ISRSF, berikut cakupan beasiswanya:

– Biaya kuliah penuh

– Beasiswa (tunjangan perumahan dan biaya hidup)

– Satu tiket pesawat pulang pergi Jakarta-London-Jakarta

– Biaya visa

– Asuransi kesehatan

– Postdoc di Institutes for Advanced Research (Konsorsium IFAR) setelah lulus.

Persyaratan Beasiswa

1. Warga Negara Indonesia

2. Berusia maksimal 35 tahun

3. Berkomitmen yang kuat untuk kembali ke Indonesia sebagai peneliti penuh waktu setelah menyelesaikan program doktor

4. Memiliki gelar sarjana (strata 1) dengan IPK minimal 3,0 (skala 4,0).

5. Bahasa Inggris:

– IELTS akademik/untuk UKVI/indikator: Skor minimal 5.0 secara keseluruhan, dengan 5.0 di semua sub-skor

– PTE akademik: minimal 50 keseluruhan, dengan 50 di semua sub-skor; atau

– TOEFL iBT: minimal 87 keseluruhan, dengan setidaknya 20 di semua sub-skor (‘skor terbaik saya’ tidak diterima)

6. Setelah terpilih oleh ISRSF, SOAS University of London mungkin memerlukan bukti tambahan kemampuan bahasa Inggris

7. Lengkapi formulir aplikasi daring, termasuk esai publikasi akademis atau profesional dan dua rekomendasi

8. Setelah dipilih oleh ISRSF, kandidat menandatangani perjanjian dengan ISRSF yang menetapkan ketentuan beasiswa

9. Kandidat terpilih diterima secara resmi oleh Departemen Ekonomi SOAS Universitas London.

Data dan Informasi yang Dibutuhkan

1. Nomor paspor dan tanggal kedaluwarsa (tidak apa-apa jika belum memilikinya)

2. Nomor NIK

3. Alamat email atasan atau pemberi kerja Anda saat ini

4. IPK untuk semua gelar yang telah Anda peroleh

5. Judul tesis apa pun yang Anda tulis untuk gelar Anda

6. Skor bahasa Inggris dan tanggal tes (IELTS, TOEFL iBT, atau PTE)

7. Kutipan lengkap untuk setiap publikasi akademis, publikasi profesional, laporan penelitian, atau makalah kerja yang telah Anda tulis atau ikut tulis (dengan tautan jika tersedia)

8. Nama, jabatan, institusi, dan alamat email institusi dari dua pemberi rekomendasi.

Dokumen yang Dibutuhkan

1. Curriculum vitae [pdf atau Word]

2. ID [pdf atau jpg]

3. Paspor – hanya halaman nama dan foto [pdf atau jpg]

4. Transkrip universitas untuk setiap gelar (bukan diploma) [pdf atau jpg]

5. Sertifikat nilai ujian bahasa Inggris [pdf atau jpg]

6. Esai 1: Pernyataan Tujuan [pdf atau Word]

7. Esai 2: Pernyataan Penelitian [pdf atau Word]

8. Esai 3: Pengaruh Intelektual [pdf atau Word]

9. Contoh Penulisan Analitis [pdf atau Word]

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Arryman

– Batas waktu pendaftaran: 31 Januari 2026

– Tinjauan Administratif: Februari 2026

– Wawancara: Maret 2026

– Pengumuman kandidat terpilih (melalui email) 31 Maret 2026

Cara daftar bisa cek di sini. https://isrsf.org/arryman-scholarship-instructions

Untuk informasi lebih lanjut terkait pendaftaran Beasiswa Arryman bisa cek di https://isrsf.org/arryman-scholarship-page. Semoga bermanfaat, detikers!

(faz/nah)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Pemerintah Godok Beasiswa Kursus buat Lulusan SMA/SMK yang Mau Kerja di Luar Negeri


Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan, pemerintah akan memperbanyak beasiswa kursus untuk lulusan SMA dan SMK yang akan bekerja ke luar negeri.

Beberapa keterampilan yang disiapkan di antaranya welder (juru las), caregiver (perawat), hospitality (jasa perhotelan), hingga kebahasaan. Pemerintah akan mempersiapkan Rp 12 triliun untuk agenda ini.

Kapan Beasiswa Dimulai?

Cak Imin mengatakan pasar luar negeri sangat besar jumlahnya.


“Insya Allah akan disiapkan Rp 12 triliun untuk pelatihan dan peningkatan mutu bahasa para calon-calon tenaga kerja yang bekerja dengan pasar luar negeri,” ujarnya di kompleks Istana Merdeka, Jakarta, setelah rapat terbatas dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Selasa (4/11/2025), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Namun, Cak Imin belum merinci berapa kuota beasiswa tersebut. Ia menyampaikan jumlah penerima beasiswa akan dimaksimalkan. Beasiswa mulai berjalan pada akhir tahun ini.

“Untuk beasiswa dimulai akhir tahun ini dengan jumlah tertentu semaksimal mungkin dan akan dimulai lebih besar lagi pada bulan Januari,” kata Cak Imin, dikutip dari detikFinance.

Beda dengan Program Kementerian P2MI

Ia turut menerangkan penyiapan anggaran Rp 12 triliun ini berbeda dengan program tenaga kerja yang disiapkan Kemenko Perekonomian dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).

Program Kemenko Perekonomian tersebut disiapkan untuk 500 ribu orang dengan anggaran sebesar Rp 8 triliun. Programnya adalah untuk menghasilkan tenaga kerja di bidang welder dan hospitality ke luar negeri.

“Beda (dengan program Kemenko Perekonomian),” kata Cak Imin.

Program tenaga kerja baru 500 ribu orang itu sebelumnya disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto.

“Bapak Presiden di dalam sindang kabinet kemarin (memerintahkan) untuk mempersiapkan 500 ribu tenaga kerja kita yang di bidang welder dan hospitality,” jelas Airlangga melalui konferensi pers di Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta pada Rabu (22/10/2025).

“Ini tadi dalam pembahasan, Menteri P2MI diminta mengkoordinasikan dan anggaran yang disediakan sekitar Rp 8 triliun,” imbuhnya.

Program itu juga akan melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan. Airlangga menuturkan keterlibatan Kementerian P2MI dalam program ini bertujuan agar pekerja yang bersangkutan memiliki kesempatan bekerja di luar negeri.

(nah/twu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Beasiswa MA-JICA 2026 Dibuka, Kuliah S2 Hukum Gratis di Kampus Jepang



Jakarta

Badan Strajak Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) membuka beasiswa S2 untuk mahasiswa Indonesia. Program dinamakan JICA Knowledge Co-Creation (JFY) 2026.

Beasiswa ini menyediakan bantuan pendidikan dengan kampus tujuan di Jepang. Sasaran penerima beasiswa ini adalah pejabat pemerintah di sektor hukum dan peradilan.

Durasi pembiayaan beasiswa selama 2 tahun atau maksimal 2,5 tahun jika menjadi research student terlebih dahulu. Batas pendaftaran JFY 2026 adalah 8 Oktober 2025.


Mengutip Instagram @pusdiklat.teknis.ma, berikut ketentuan lengkap seputar beasiswa JFY 2026:

Komponen Pembiayaan Beasiswa MA-JICA 2026

  1. Biaya pendidikan: sesuai dengan besar biaya kampus masing-masing
  2. Tunjangan hidup: JPY 143.000-147.000 (Rp 16,1 juta-Rp 16,5 juta per bulan)
  3. Tiket pesawat: sesuai tiket kedatangan dan kembali ke negara asal
  4. Tunjangan pakaian: JPY 100.000 (Rp 11,2 juta)
  5. Tunjangan perpindahan: up to JPY 164.000-224.000 (Rp 18,5 juta-Rp 25,2 juta)
  6. Tunjangan penelitian: up to JPY 360.000 per tahun (Rp 40,6 juta)
  7. Asuransi kesehatan

Syarat Pelamar Beasiswa MA-JICA 2026

  • Bertanggung jawab dan memiliki pengalaman dalam pekerjaan terkait hukum atau peradilan di berbagai sektor dengan potensi memimpin reformasi hukum dan peradilan
  • Memiliki pengalaman lebih dari 2 tahun di bidang hukum atau peradilan
  • Memiliki pengetahuan yang cukup di bidang penelitian hukum persaingan usaha atau hukum secara umum
  • Berusia kurang dari 40 tahun per 1 April 2026
  • Mahir dalam bahasa Inggris dengan skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 6.0
  • Kondisi kesehatan baik secara fisik dan mental
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain dari pemerintah Jepang atau Japan Student Service Organization (JASSO), Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), Japan Science and Technology Agency (JST), maupun The Japan Foundation (JF)
  • Pelamar sangat perempuan direkomendasikan.

Dokumen Pendaftaran Beasiswa MA-JICA 206

1. Formulir pendaftaran

Isi formulir meliputi:

  • Informasi pribadi
  • Latar belakang pendidikan
  • Organisasi saat ini dan nominasi
  • Pengalaman kerja
  • Pernyataan (syarat dan ketentuan yang harus disetujui oleh pelamar)
  • Rencana penelitian
  • Rencana karier
  • 2 foto identitas (ukuran 4 cm x 3 cm) ditempel pada formulir pendaftaran (asli dan salinan)

2. Fotokopi paspor

Fotokopi harus memuat informasi berikut:

  • Nama
  • Tanggal lahir
  • Kewarganegaraan
  • Jenis kelamin
  • Nomor paspor
  • Tanggal kedaluwarsa paspor

3. Bukti skor kemampuan bahasa Inggris

Diserahkan bersama formulir pendaftaran, apabila pelamar memiliki dokumen resmi kemampuan bahasa Inggris (misalnya TOEFL, IELTS)

4. Ijazah kelulusan

Ditulis dalam bahasa Inggris atau dilampiri dengan terjemahan resmi.

5. Transkrip nilai

  • Transkrip akademik resmi
  • Harus memuat seluruh nilai yang diperoleh di universitas tempat pelamar menempuh pendidikan. Ditulis dalam bahasa Inggris atau dilampiri terjemahan resmi dalam bahasa Inggris.

6. Sertifikat kesehatan dalam format JICA

  • Sertifikat kesehatan dalam format JICA (diserahkan kemudian)
  • Pelamar wajib menyerahkan Sertifikat Kesehatan beserta Riwayat Medis dalam format JICA ke kantor JICA di negaranya masing-masing dengan biaya sendiri, paling lambat 30 April 2026.
  • Biaya pemeriksaan tidak akan diganti oleh JICA.
  • Sertifikat kesehatan dengan format JICA adalah syarat wajib. Tanpa sertifikat tersebut, pendaftaran dapat ditolak.

7. Rencana Penelitian

Harus diserahkan bersama formulir pendaftaran.

Lamaran beasiswa MA-JICA 2026 ini bisa diajukan langsung ke kantor JICA di Jakarta. Selamat mencoba.

(cyu/nah)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Harus Jujur, Personal, dan Bikin ‘Malu’



Jakarta

Menulis esai beasiswa sering kali menjadi tantangan besar bagi calon mahasiswa. Penulis sekaligus aktivis muda pendidikan, Abigail Limuria, menyampaikan kunci membuat esai yang baik bukan sekadar kalimat indah, tapi juga kejujuran dan sisi personal penulis.

“Esai yang bagus itu tuh adalah esai yang menurut aku ya, yang merupakan teman-teman hampir malu tulisnya. Karena itu personal, dan benar-benar menggambarkan seseorang kayak apa sih,” ujar Abigail dalam acara The Future Festival yang diselenggarakan LPDP di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu (28/9/2025).

Menurutnya, pendaftar harus bisa menempatkan diri sebagai reviewer. Dengan begitu, pelamar bisa menilai apakah esai yang ditulis memberi kesan kuat bagi pembacanya.


“Nah itu tuh harus bisa taruh di posisi reviewer-nya juga gitu ya. Tapi lagi-lagi aku juga saranin, dalam menulis esai coba refleksi yang banyak, apa sih kehidupan teman-teman tuh yang masa-masa paling challenging untuk teman-teman. Atau misalnya pencapaian yang paling mengembangkan,” sarannya.

Belajar dari Kegagalan dan Penolakan

Abigail juga menekankan pentingnya menerima kegagalan dalam proses seleksi beasiswa atau masuk kampus. Rasa sakit akibat ditolak menurutnya justru bisa menjadi ‘otot mental’ yang melatih keberanian.

“Semakin sering kita gagal, semakin kita terbiasa bangkit lagi. Justru kalau kita nggak pernah gagal, bisa jadi kita kurang berani mencoba hal-hal menantang,” jelas penulis buku Makanya, Mikir! itu.

Bagi Abigail, kegagalan bisa dilihat sebagai “badge of honor”. Artinya, kegagalan adalah tanda keberanian seseorang melangkah keluar dari zona nyaman.

Turunkan Ego, Siap Bertumbuh

Di akhir sesi, Abigail menekankan pentingnya menurunkan ego saat menghadapi kegagalan melamar beasiswa. Ego yang terlalu tinggi menurutnya hanya bisa membuat penolakan terasa lebih menyakitkan.

“Walaupun tentu keliru, pasti masih sakit, pasti menakutkan, pasti memalukan kadang-kadang. Tapi nggak lama ya, ini dari pengalaman aku juga, semakin ego aku tinggi, semakin ditolak dan gagal itu rasanya sakit,” kata Abigail.

Abigail menegaskan, berpikir kritis, reflektif, dan jujur pada diri sendiri adalah bekal utama bagi pelajar. Prinsip itu juga yang mendukung penulisan esai beasiswa menjadi lebih berbobot

“Jadi ketika kita menerima informasi, kita tidak langsung melakukan apa-apa, tapi kita bisa olah. Jadi kita ada pertanyaan yang selanjutnya tidak terlalu menarik. Dan di atasnya itu lagi adalah berpikir secara kreatif,” tutupnya.

(cyu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Penerima Beasiswa LPDP 2025 & 2026 Dibatasi, Begini Alasannya



Jakarta

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto mengatakan pihaknya membatasi jumlah penerima beasiswa LPDP 2025 menjadi maksimal 4.000 orang. Kebijakan ini diambil kendati jumlah pendaftar meningkat tajam menjadi 78.000 orang pada 2025.

“2025 ini pendaftarnya 78.000, tetapi yang kita terima awardee-nya hanya sekitar 4.000. Mengapa? Karena di tahun-tahun sebelumnya itu LPDP bersama Kemdiktisaintek dan Kemenag itu menerima jumlah awardee yang mungkin sangat banyak sebelumnya,” kata Sudarto pada Rapat Dengar Pendapat Komisi XI dengan Dirut LPDP dan Dirut BLU PKN STAN di Jakarta, Selasa (16/9/2025), disiarkan di kanal YouTube TVR Parlemen.

Sudarto mengatakan, kebijakan pembatasan penerima beasiswa LPDP rencananya juga akan berlaku pada seleksi 2026.


“Sehingga 2 tahun ini, 2025 dan 2026, mungkin kami akan sangat terbatas untuk menerima jumlah pendaftar tersebut meskipun jumlah pendaftarnya naik sangat tajam sekali,” imbuhnya.

Berdasarkan data LPDP, pendaftar beasiswa LPDP 2023 sebanyak 33.398 orang. Sebanyak 9.358 pendaftar dinyatakan sebagai penerima beasiswa.

Sementara itu pada 2024, jumlah pendaftar naik menjadi 52.842 orang. Sebanyak 8.592 orang dinyatakan sebagai penerima beasiswa. Artinya, jumlah penerima beasiswa LPDP 2025 dan 2026 dipangkas setengahnya dari tahun lalu.

Ia menjelaskan, jumlah penerima beasiswa kolaborasi dengan Kemendikbudristek (kini Kemendikdasmen dan Kemdiktisaintek) juga turun pada 2024 (sekitar 134.000 orang) dan 2025 (491 orang) dari 2023 (319.145 orang). Penurunan juga terjadi pada beasiswa LPDP Kemenag dari 2023 (17.101 orang) ke 2024 (959 orang).

Sudarto mengatakan, berdasarkan proyeksi arus kas, LPDP baru akan menaikkan jumlah awardee (penerima beasiswa) LPDP pada 2027.

“Artinya bahwa dengan proyeksi cashflow yang kami lakukan, di tahun 2025-2026 ini memang kami akan membatasi jumlah awardee baru, kami akan maintain yang saat ini sudah ongoing,” kata Sudarto.

“Nanti tahun 2027 akan kami lakukan lagi untuk peningkatan jumlah awardee kembali,” imbuhnya.

(twu/nah)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Penerima Beasiswa LPDP Mau Diarahkan ke Industri Strategis, Begini Rencananya



Jakarta

Direktur Utama (Dirut) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto mengatakan pihaknya akan melakukan reformasi skema beasiswa sesuai kebutuhan pembangunan bersama Kemdiktisaintek, Kemendikdasmen, dan Kemenag. Salah satunya yakni akselerasi pengembangan SDM unggul dan industri strategis masa depan.

Rencana peningkatan dampak LPDP 2026 ini disampaikan Sudarto pada Rapat Dengar Pendapat Komisi XI DPR dengan Dirut LPDP dan Dirut BLU PKN STAN di Jakarta, Selasa (16/9/2025), disiarkan pada kanal YouTube TVR Parlemen.

“Kalau saat ini LPDP hanya fokus di proses penerimaan, nanti kami bersama (Kementerian) Diktisaintek, Dikdasmen, dan juga Kemenag untuk mulai grooming dari awal sehingga nanti peserta atau calon pendaftar tadi sudah akan tahu kaitannya dengan industri strategisnya, termasuk dengan universitasnya nanti dan sebagainya,” kata Sudarto.


Sudarto mengatakan, langkahnya antara lain beasiswa LPDP akan fokus pada science, technology, engineering, and mathemathics (STEM) dan non-STEM with STEM adjective untuk mendukung delapan industri prioritas nasional. Kedelapannya yaitu pangan, energi, maritim, kesehatan, digitalisasi, pertahanan, hilirisasi, dan manufaktur maju.

Kemudian, penetapan prioritas program studi (prodi) dan universitas kelas dunia sesuai dengan kepentingan nasional, termasuk lewat program joint, dual, atau double degree prioritas (co-funding) sehingga meningkatkan kapasitas penerima manfaat.

Sudarto menambahkan, beasiswa LPDP juga dialokasikan secara tematik sesuai kebutuhan industri prioritas nasional. Kemudian, lulusan LPDP dalam dan luar negeri disinergikan agar sesuai dengan kebutuhan stakeholder industri.

Beasiswa LPDP ke depannya juga memungkinkan pengembangan keahlian prioritas, termasuk melalui program nondegree.

Sudarto mengatakan pengelolaan beasiswa LPDP ke depan akan meliputi sosialisasi, seleksi, pembekalan, pelayanan, dan pengelolaan alumni.

Di samping itu, kontribusi alumni pada sektor industri strategis juga akan dimaksimalkan agar optimal mendukung peningkatan PDB.

Sudarto menambahkan, alumni LPDP juga akan didayagunakan melalui kerja sama pada tahap yang lebih awal dengan industri, Danantara atau BUMN, dan kementerian atau lembaga. Contohnya melalui ikatan dinas.

Di samping itu, pendayagunaan alumni LPDP menurut Sudarto rencananya juga akan merangkul alumni beasiswa LPDP Putra-Putri Papua dan daerah afirmasi lain.

(twu/nwk)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Beasiswa LPDP 2026 Buka Kuota 4.000 Mahasiswa, Bidang STEM Diprioritaskan



Jakarta

Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) 2026 akan segera dibuka pada Januari mendatang. Pada tahun depan, kuota beasiswa disediakan untuk 4.000 orang.

Jumlah tersebut sama halnya dengan kuota yang diberlakukan pada tahun 2025. Dikatakan oleh Kepala Subdivisi Komunikasi LPDP, Ari Kuncoro jumlah tersebut telah sesuai dengan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Tahun ini sesuai arahan Presiden 4.000 (kuotanya),” kata Ari dalam acara The Future Festival oleh LPDP di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu (28/9/2025).


Ari mengatakan pihaknya sejauh ini baru diberi instruksi agar kuota LPDP tahun 2026 disamakan dengan tahun ini yakni 4.000.

“Saya belum diinfo kalau untuk detailnya. Cuman kita ikutin aja arahan presidennya, udah ada 4.000,” jelas Ari.

Ari menyebut jumlah kuota ini telah disesuaikan dengan anggaran. Seperti pada tahun ini, anggaran LPDP sebesar Rp 11,92 triliun.

“Itu kita ikutin yang anggaran yang ada aja. Kalau misalnya sekarang 4.000 kan kemarin juga udah dilulusin ya batch 1, tinggal batch 2 nanti 27 November,” kata Ari.

Sementara untuk dana abadi di bidang pendidikan dituturkan Ari saat ini terhimpun sebanyak Rp 154,107 triliun. Berdasarkan data per Juni 2025, dana LPDP telah disalurkan kepada 90.640 orang (degree) dan 578.721 orang (non degree).

Beasiswa LPDP 2026 Fokus pada Bidang STEM

Sama seperti yang telah dijelaskan oleh Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP sebelumnya, Mohammad Lukmanul, bidang yang akan lebih diprioritaskan tahun 2026 adalah science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

“2026 akan ada perubahan kebijakan diprioritaskan STEM yang non STEM tetap ada,” kata Ari.

Ari menegaskan pendaftar non-STEM tetap memiliki kuotanya. Sehingga kebijakan baru ini menurutnya jangan sampai mengecilkan hati para pendaftar LPDP dengan tujuan non-STEM.

“Misalnya saat ini yang non-STEM mau daftar ya silahkan, tetap dibuka LPDP tetap buka yang non-STEM. Tapi untuk jelasnya berapa proporsi dan prosentasenya silahkan mengacu ke penjelasan Direktur Beasiswa,” katanya.

Ia menambahkan baik kampus dalam negeri maupun luar negeri akan difokuskan pada STEM. Adapun skema LPDP tahun 2026 tidak jauh berbeda dengan 2025.

“Masih sama sih programnya masih sama, tadi yang dijelaskan nanti ada afirmasi targeted dan juga reguler ya. Ada tiga cluster, terus kalau untuk yang prioritas nanti ditunggu saja di batch pembukaan nanti akan diumumkan resmi oleh LPDP,” ujar Ari.

Penegasan terkait fokus LPDP di bidang STEM ini sebelumnya telah disampaikan oleh Plt Direktur LPDP Sudarto dalam acara Apresiasi Talenta Unggul Indonesia Innovator Award dan Indonesia Innovator Lecture 2025.

“Jadi intinya bahwa, kita nanti akan fokus kepada STEM dan non-STEM. Karena pada saat ini memang fokus pembangunan kita kan lebih ke arah sana,” ujar Sudarto (11/8/2025) lalu.

Ditegaskan juga oleh Lukmanul bahwa kuota beasiswa nantinya tidak akan kaku. Pihak LPDP telah menyusun formula untuk penyeleksiannya.

“Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi ada formula, orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” ujar Lukmanul.

(cyu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Jangan Asal! Ini Pentingnya Berpikir Kritis Sebelum Pilih Kampus



Jakarta

Memilih jurusan kuliah, kampus, atau beasiswa sering dianggap sekadar formalitas. Padahal, menurut Abigail Limuria, seorang penulis dan aktivitis muda pendidikan hingga isu sosial politik, keputusan ini adalah salah satu titik paling besar dalam hidup seorang pelajar.

Ia menekankan pentingnya berpikir kritis sebelum menentukan arah agar tidak menyesal di kemudian hari. Langkah ini terutama berlaku bagi calon mahasiswa.

“Pilih jurusan atau pilih tempat kuliah atau pilih beasiswa itu adalah sebuah keputusan yang menurut aku sangat besar,” ujar Abigail dalam seminar The Future Festival di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu (28/9/2025).


Berpikir Kritis dalam Tentukan Pilihan Kuliah

Abigail menjelaskan bahwa berpikir kritis bukan sekadar menjadi “si paling kritis” yang selalu mempertanyakan segala hal. Lebih dari itu, berpikir kritis berarti mampu menganalisa data secara akurat.

Kritis juga berarti bersikap skeptis terhadap informasi yang diterima. Lalu mengolahnya menjadi keputusan tepat.

“Harus sangat dianalisa dan dibuat dengan hati-hati. Yang paling pertama, yang menurut aku paling penting dan teman-teman harus tanya ke diri dulu. Itu adalah, apa sih yang teman-teman tujuan kehidupan teman-teman itu apa?” jelasnya.

Menurutnya, berpikir kritis juga membuka ruang untuk berpikir kreatif. Dari analisis yang akurat, seseorang bisa mengembangkan pertanyaan lanjutan dan menemukan cara baru mengaplikasikan informasi sesuai situasi masing-masing.

Pilih Kampus Sesuai Tujuan Hidup

Salah satu contoh nyata penerapan berpikir kritis adalah saat memilih kampus atau jurusan. Penulis buku Makanya, Mikir! tersebut menilai ada anggapan bahwa kuliah di luar negeri pasti lebih baik daripada di dalam negeri. Namun, itu belum tentu benar.

“Kalau misalnya goal atau tujuan kita itu misalnya jadi menteri atau jadi bagian dari pemerintahan di Indonesia. Apakah benar kuliah luar negeri lebih oke daripada di dalam negeri? I would argue belum bener. Karena di dalam negeri teman-teman bisa ada koneksi,” katanya.

Ia juga menekankan setiap individu punya kebutuhan berbeda. Ada yang membutuhkan suasana belajar kolaboratif, ada pula yang bisa bertahan di lingkungan yang sangat kompetitif.

“Nah itu mungkin teman-teman harus cari tentang kuliah yang di mana kulturnya gak terlalu individualis. Karena ada loh, universal sector tapi kulturnya sangat kompetitif, sangat individualis, dan akhirnya banyak yang gak masuk loh,” tambahnya.

Bangun Komunitas yang Mendukung

Namun, Abigail juga mengakui bahwa berpikir kritis kadang mendapat stigma negatif di lingkungan tertentu. Ada yang menganggap sikap kritis terlalu banyak bertanya atau bahkan merepotkan.

“Kalau kita berada di lingkungan yang tidak mendukung, cobalah cari komunitas baru yang lebih sehat. Itu bisa lewat online, organisasi, atau sekadar punya sahabat yang mendukung,” katanya.

Selain komunitas, ia juga menekankan pentingnya membaca buku dan menyerap wawasan dari berbagai sumber. Menurutnya, lima orang atau figur yang paling sering kita ‘ajak bicara’, termasuk lewat buku atau konten, sangat memengaruhi cara berpikir.

(cyu/cyu)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer

Menkeu Sebut Jurusan-Kampus Beasiswa LPDP Akan Ditentukan Menko PMK-Mendiktisaintek



Jakarta

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan jurusan dan kampus beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), terutama program perguruan tinggi utama dunia (World’s Top University), nanti akan ditentukan. Fokusnya ke STEM (Science-Technology-Engineering-Math) dan mendukung industri strategis nasional.

“Saya akan berharap lebih banyak lagi (anak Indonesia yang dapat beasiswa LPDP). Walaupun Pak Brian (Mendiktisaintek Brian Yuliarto) dan Pak Pratik (Menko PMK Pratikno), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination, dan bidang apa,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan di pembukaan Konvensi Sains, Teknologi dan Industri (KSTI) Indonesia di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/8/2025).

“Saya kira itu adalah policy dari setiap pemangku kepentingan, kami yang mengelola dananya supaya bisa sesuai dengan kepentingan dari masing-masing sektor,” jelas Sri Mulyani.

Berdasarkan data yang dibacakan Sri Mulyani, untuk STEM, beasiswa mencapai 58.597 penerima. Sedangkan industri strategis yang akan difokuskan yakni:

  • Industri Pertahanan
  • Industri Transportasi dan Telekomunikasi
  • Industri Digital/Kreatif
  • Industri Maritim
  • Industri Pangan
  • Industri Kesehatan/Farmasi
  • Industri Energi
  • Penelitian Dasar, Terapan dan R&D

Dilansir dari laman Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) pada Jumat (1/8/2025) lalu, Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa transformasi LPDP akan diarahkan untuk memperkuat talenta nasional di bidang STEM meningkatkan efektivitas riset, dan mengoptimalkan beasiswa strategis nasional selaras dengan Asta Cita Presiden.

Hal itu disampaikan Menko PMK saat memimpin Rapat Dewan Penyantun LPDP di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, pada Kamis (31/7/2025).

“LPDP harus menjadi mesin akselerasi SDM unggul yang mampu menopang industri strategis masa depan, memperkuat daya saing teknologi, dan mendukung kebutuhan pembangunan nasional,” ujar Menko PMK.

Transformasi kebijakan beasiswa dilakukan melalui sinergi antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Agama (Kemenag).

Menko PMK menjelaskan bahwa beasiswa akan dirancang lebih tepat sasaran melalui:

  • Perluasan program joint degree dan double degree dengan perguruan tinggi luar negeri bereputasi
  • Penentuan jurusan sejak awal sesuai kebutuhan SDM
  • Pemberian beasiswa bagi guru bimbingan konseling, guru bahasa Inggris, guru di bidang STEM, kader ulama dan pemuka agama, anak berbakat istimewa, hingga aparatur kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

“Kita ingin beasiswa LPDP benar-benar menyasar kebutuhan nyata di lapangan. Tidak hanya akademisi atau profesional di STEM, tapi juga guru, kader ulama, pemuka agama, aparatur pemerintah, dan anak-anak berbakat istimewa. Mereka semua adalah bagian dari ekosistem talenta yang harus kita dukung,” ujar Menko PMK.

(nwk/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / jess bailey