Tag Archives: kesehatan

3 Rekomendasi Olahraga Beginner Friendly untuk Dicoba!


Jakarta

Berolahraga penting untuk menjaga tubuh tetap bugar. Memulai rutinitas olahraga nggak harus berat kok. Kamu bisa memilih jenis olahraga yang ringan dan sesuai kebutuhan tubuh.

Buat para wanita yang ingin mulai aktif bergerak, berikut 3 rekomendasi olahraga ramah pemula yang bisa dicoba.

Pilates


Pilates termasuk jenis olahraga low-impact yang berfokus pada kekuatan inti dan fleksibilitas. Olahraga ini cocok untuk kamu yang ingin memperbaiki postur dan membentuk tubuh tanpa harus olahraga berat.

Padel

Olahraga padel kini tengah menjadi tren. Banyak selebriti di Tanah Air yang ikut terkena ‘demam’ padel. Bahkan olahraga ini diprediksi akan semakin populer lagi ke depan, lantaran tergolong mudah dimainkan dan minim risiko cedera.

Lari

Lari merupakan olahraga yang sangat mudah dan murah. Selain baik untuk kesehatan jantung, lari juga efektif meningkatkan metabolisme tubuh dan menurunkan berat badan.

Itulah tadi pilihan olahraga yang beginner friendly. Nggak ada kata terlambat untuk mencoba! Counterpain siap #DukungTerusAksimu untuk jadi lebih fit dan sehat.

(prf/ega)

Sumber : sport.detik.com

Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh

Sirnas Padel 2025 Lagi Sambangi Surabaya, Makin Meriah


Surabaya

Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel 2025 lagi menyambangi kota Surabaya. Penyelenggara pun mencoba mengemas acara semenarik mungkin.

PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia) menggelar Sirnas Padel 2025 di 3 kota, Bandung (25-27 Juli), Surabaya (28-31 Agustus), dan puncaknya di Bali (11-14 September_.

Ajang ini digelar di tengah hype padel yang lagi menanjak di Indonesia. Sirnas Padel 2025 juga menggandeng GoFood sebagai mitra resminya.


Selain GoFood, PBPI juga menggandeng beberapa mitra di daerah tempat sirnas berlangsung. Kebetulan saat ini karena Surabaya lagi jadi tuan rumah, maka salah satu perusahaan otomotif terkemuka ikut menyemarakkan acara itu.

Adalah PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer otomotif terkemuka di Indonesia, yang berpartisipasi mendukung Sirnas Padel di Graha Padel Club, Dukuhpakis, Surabaya.

Kehadiran MPMX dalam turnamen padel ini menjadi simbol kedekatan perusahaan dengan komunitas di sekitar wilayah operasional, sekaligus mencerminkan komitmen untuk mendukung gaya hidup sehat, aktif, dan berkelanjutan.

“Popularitas padel meningkat pesat di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Olahraga ini bukan hanya sekadar tren baru, tetapi juga mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat urban yang semakin peduli pada kesehatan, kebersamaan, dan aktivitas rekreasi yang berkualitas,” ujar CFO MPMX Group Beatrice Kartika dalam rilis kepada detikSport.

“Dukungan MPMX terhadap turnamen ini sejalan dengan komitmen kami untuk hadir dekat dengan masyarakat, mendukung gaya hidup aktif, sekaligus membangun semangat kebersamaan melalui olahraga,” sambungnya.

Sirnas Padel 2025 lagi sambangi Surabaya 28-31 Agustus.Sirnas Padel 2025 lagi sambangi Surabaya 28-31 Agustus. (Foto: dok.MPMX)

Partisipasi MPMX dalam turnamen ini diwujudkan tidak hanya melalui dukungan terhadap jalannya kompetisi, tapi juga lewat kehadiran booth MPM Honda Jatim yang menghadirkan aktivitas dan promosi menarik.

Kehadiran booth ini menjadi sarana interaksi langsung dengan pengunjung dan komunitas olahraga, sekaligus menambah semarak penyelenggaraan turnamen.

MPMX ingin partisipasinya di Sirnas Padel 2025 tidak hanya menjadi bentuk dukungan pada perkembangan olahraga padel, tetapi juga mencerminkan sinergi bisnis perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah yang relevan dengan tren gaya hidup masyarakat saat ini.

(mrp/bay)

Sumber : sport.detik.com

Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh

Yuk Daftar Mandatalam Earth Run 2025, Lari 5K & 10K Sekaligus Tanam Pohon!


Jakarta

Gaya hidup aktif dan kesadaran akan lingkungan kini jadi dua hal yang semakin saling terhubung. Di tengah meningkatnya kepedulian terhadap perubahan iklim dan pentingnya menjaga bumi, event lari bertema lingkungan kini bukan hanya jadi tren, tapi juga solusi nyata untuk bergerak bersama demi masa depan yang lebih hijau.

Salah satu ajang yang menghadirkan semangat itu adalah Mandatalam Earth Run 2025, dengan kampanye kuat bertajuk “All Eyes On Earth”.

Event tahunan ini akan berlangsung pada Minggu, 26 Oktober 2025 di kawasan asri Kota Baru Parahyangan, Bandung. Mengusung konsep “1 BIB, 1 Bibit”, setiap peserta yang mendaftar otomatis berkontribusi pada gerakan penghijauan dengan menyumbang satu bibit pohon. Kamu tidak cuma lari dan berkeringat, tapi juga ikut menanam harapan untuk bumi yang lebih baik.


Mandatalam Earth Run hadir untuk kamu yang cinta alam dan ingin hidup sehat. Dengan dua kategori yang bisa dipilih, yaitu 5K dan 10K Road Run, event ini terbuka untuk semua usia dan level kebugaran. Ini bukan sekadar lari, tapi perayaan keberagaman, kerukunan, dan cinta terhadap lingkungan. Bersama ribuan peserta lainnya, kamu bisa merasakan atmosfer kebersamaan yang menginspirasi, menyenangkan, dan tak terlupakan.

Salah satu yang bikin event ini beda dari lomba lari lain adalah komitmennya terhadap keberlanjutan. Selain donasi bibit pohon, kamu juga akan menikmati pengalaman seru di Plant-Based Bazaar, tempat kamu bisa mencicipi makanan ramah lingkungan yang lezat dan sehat. Lebih dari itu, ada juga doorprize menarik yang bisa kamu menangkan.

Setiap peserta akan mendapatkan:

  • Jersey eksklusif Earth Run 2025
  • Medali finisher
  • Eco shoe bag
  • Tumbler
  • Racepack berisi exclusive sponsored goodies

Agar kamu tetap stylish, sadar lingkungan, dan termotivasi menjalani gaya hidup aktif. Dengan racepack ramah lingkungan dan semangat keberlanjutan, Mandatalam Earth Run ingin menghadirkan pengalaman lari yang bermakna dari start hingga finis.

Menurut data dari RunRepeat, partisipasi dalam lomba lari dengan tujuan sosial dan lingkungan meningkat 30% dalam lima tahun terakhir. Ini menunjukkan bahwa orang-orang seperti kamu semakin mencari kegiatan yang tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga berdampak positif secara sosial dan ekologis.

Kalau kamu sedang mencari cara untuk mulai membuat perubahan, Mandatalam Earth Run adalah jawabannya. Daftar sekarang, pilih jarak lari yang paling cocok, dan siapkan diri kamu untuk pengalaman yang menyegarkan, baik untuk tubuh, jiwa, maupun bumi.

Yuk, jangan sampai ketinggalan, beli tiketnya sekarang hanya melalui detikevent!

(krs/krs)

Sumber : sport.detik.com

Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh

Cara Mulai Olahraga Lari untuk Pemula, Konsistensi Jadi Kunci

Jakarta

detikers punya rencana menggeluti hobi olahraga lari tapi masih ragu-ragu memulai? Yuk simak bagaimana caranya. Yang pasti, konsistensi jadi kunci!

Lari relatif menjadi olahraga yang praktis untuk dilakukan. Kian menarik karena banyak manfaat yang bisa didapat dari olahraga yang satu ini, termasuk aspek kesehatan mental dan fisik.

Sebagai awalan, untuk memulai, yang dibutuhkan adalah keinginan untuk bisa berolahraga lari secara konsisten. Artinya, bukan cuma ikut-ikutan atau kena FOMO di tengah merebaknya tren lari.


Nah, itu mengapa konsistensi menjadi kunci cara mulai olahraga lari untuk pemula. Butuh konsistensi untuk bikin olahraga lari menjadi sesuatu yang detikers lakukan sebagai kebutuhan, alias dilakukan dengan rutin.

Sehubungan dengan itu, bagaimana sih caranya agar bisa menumbuhkan konsistensi itu? Tenang, ini ada beberapa hal yang bisa detikers lakukan!

Tips Lari agar Konsisten bagi Pemula

1. Buat goals/target

Sebelum melakukan olahraga lagi, ada baiknya detikers menyusun terlebih dulu goals atau target yang hendak dicapai. Bisa diawali dengan beberapa hari ke depan, lalu beberapa pekan ke depan, sampai beberapa bulan ke depan.

Untuk pemula, goals ini bisa dibuat dengan simpel dulu. Misalkan, diawali dengan target sederhana “aku ingin berlari rutin setiap hari selama satu minggu ke depan!”.

Jika konsistensi sudah mulai tertanam, dari situ detikers bisa membuat goals berikutnya semisal akan berlari sejauh 2 kilometer bulan depan, lalu 4 kilometer di bulan berikutnya, dan seterusnya.

2. Susun sendiri jadwalmu

Perkara waktu acapkali juga menjadi kendala dalam urusan konsistensi. Di tengah kesibukan, terkadang tidak mudah mencari waktu luang untuk bisa konsisten berlari.

Untuk itu, detikers bisa mencoba buat jadwal lari yang sesuai dengan aktivitas keseharian. Di awal-awal, bisa saja dibuat sebanyak dua kali dalam seminggu dengan jarak/target tertentu.

Nah, jika sudah terbiasa, detikers perlahan-lahan bisa membuat penyesuaian lebih lanjut dalam jadwal itu demi menciptakan konsistensi.

3. Jalan santai dulu

Bagi detikers yang terbilang jarang beraktivitas fisik, memulai olahraga lari untuk pemula berpotensi bikin tubuh “kaget”. Untuk itu terkadang diperlukan fase penyesuaian/transisi terlebih dulu.

Hal itu bisa detikers lakukan dengan mencoba berjalan santai dulu. Cara ini dapat “menyiapkan” fisik, terutama tubuh bagian bawah, untuk lebih siap menempuh jarak yang lebih jauh.

Apalagi bisa dibilang aktivitas jalan santai ini termasuk ke dalam pemanasan sebagai peregangan kaki. Jika tubuh dirasa sudah siap, detikers bisa menambah kecepatan secara perlahan.

4. Cari teman

Bagi pemula, konsistensi menjalani olahraga lari juga bisa tumbuh manakala ada “teman barengan”. Bisa saja teman yang sama-sama ingin memulai olahraga lari, atau yang sudah punya jam terbang lebih banyak.

Berteman dengan orang yang sudah sering berlari bukan cuma bisa tempat menggali motivasi. detikers juga jadi bisa bertanya-tanya tentang saran lari yang aman dan nyaman.

Seiring waktu, detikers juga bergabung dengan komunitas lari yang banyak ditemukan di kota-kota besar.

5. Niat kuat, jangan cari Alasan

Dalam memulai olahraga lari untuk pemula, detikers harus terlebih dulu punya niat agar bisa konsisten. Untuk itu, cobalah hindari memunculkan alasan-alasan yang membuat detikers batal berlari.

Memang, sih, mendapat waktu luang di tengah kesibukan terkadang bikin mager alias malas gerak. Tapi detikers harus punya niat kuat untuk menepikan pikiran-pikiran semacam, “rebahan dulu deh, larinya bisa nanti…”.

Ingat, jika kamu sudah memiliki goals yang ingin dicapai maka konsistensi adalah kuncinya. Lawan rasa malas dan alasan-alasan yang membuatmu mengurungkan niat untuk lari.

(krs/nds)

Sumber : sport.detik.com

Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh

Berapa Kalori Terbakar Saat Lari 30 Menit? Yuk Hitung


Jakarta

Pernah penasaran dengan berapa kalori yang terbakar saat lari selama 30 menit? Jawabannya bervariasi, alias bergantung pada sejumlah aspek. Tapi ada estimasinya kok. Yuk coba hitung!

Pada dasarnya jumlah kalori yang terbakar saat melakukan aktivitas seperti lari bergantung pada sejumlah aspek. Antara lain berat badan, kecepatan lari, durasi, tingkat elevasi medan, dan lainnya.

Merujuk Harvard Health Publishing, berlari dengan kecepatan 8 km/jam (sekitar 7 menit, 27 detik per km) bisa membakar kalori secara variatif yakni 240 kalori (berat badan 57 kg), 155 (70 kg), dan 185 (83 kg).


Estimasi itu akan berubah lagi jika lari dilakukan dengan kecepatan 9,6 km/jam (sekitar 6 menit, 12 detik per km). Ada 495 kalori terbakar (57 kg), 360 (70 kg), dan 420 (83 kg).

Merujuk data American Council on Exercise, dicontohkan bahwa seseorang yang memiliki bobot 54 kg akan membakar 11,4 kalori per menit pada saat berlari.

Patut dicatat bahwa ini pun sejatinya masih sekadar estimasi. Menurut peneliti Université Côte d’Azur, Prancis, pada dasarnya semakin banyak tenaga yang dikeluarkan, maka semakin banyak pengeluaran kalori dari tubuh.

Pada dasarnya, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi pembakaran kalori saat berlari. Antara lain berat badan, kecepatan lari, durasi lari, dan intensitas lari.

Untuk mengestimasikan itu semua, detikers bisa memakai sejumlah kalkulator kalori. Di runbundle, misalnya. Mari kita hitung berapa kalori yang terbakar saat beraktivitas lari selama 30 menit!

Hitung KaloriMenghitung kalori lari selama 30 menit. Foto: Dok. Runbundle

Di situs itu detikers terlebih dulu akan diminta untuk memasukkan berat badan, jarak lari, durasi/kecepatan lari, dan tingkat elevasi medan lari yang dilalui.

Sebagai contoh, jika seseorang dengan berat badan 170 kg berlari sepanjang 1,5 km dalam waktu 30 menit dengan medan lari datar, kalori yang terbakar berada di kisaran 251 kcal.

Tak cuma situs tersebut, ada sejumlah aplikasi yang bisa detikers pakai buat menghitung estimasi kalori terbakar saat lari 30 menit. Apalagi fitur calorie tracking semacam itu juga sudah dibenamkan ke sejumlah aplikasi lari populer.

(krs/krs)

Sumber : sport.detik.com

Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh

Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan dan Waktu Terbaik Jogging

Jakarta

Ada banyak manfaat yang bisa detikers dapatkan dari aktivitas lari pagi, khususnya bagi kesehatan. Apa saja?

Lari pagi atau jogging punya sejumlah manfaat bagi tubuh dan mental. Selain meningkatkan stamina, manfaat lari pagi antara lain adalah mengurangi stres.

Olahraga lari pagi juga terbilang relatif hemat waktu. Healthline menyebut, detikers tidak perlu berlama-lama lari pagi. Manfaat lari pagi sudah bisa didapat dengan durasi minimal 10 menit, dengan catatan dilakukan secara rutin.


Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan

Seperti dirangkum dari detikHealth dan detikBali, ada banyak manfaat lari pagi untuk kesehatan. Bukan cuma kesehatan fisik, tapi juga mental. Apa saja?

1. Lari pagi bisa mengurangi stres

Dengan lari pagi, suasana hati dan pikiran bisa menjadi lebih segar. Ini dikarenakan lari pagi dapat melepaskan hormon bahagia dan mengurangi level kortisol.

2. Lari demi hindari potensi serangan jantung

Saat detikers berolahraga, hormon kortisol bakal menjalankan fungsinya sebagai pengatur gula darah agar gula bisa diolah menjadi sumber energi.

Kenapa hal itu penting? Pada saat hormon kortisol berlebih, tubuh akan menyimpan banyak lemak yang bisa memicu peningkatan berat badan dan obesitas yang jika terus dibiarkan, bisa menjadi penyebab penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, serangan jantung, dan stroke.

Dengan kata lain, jogging setiap pagi juga bikin detikers bisa menjaga kesehatan jantung. Pada saat jogging, jantung akan terus terpompa, meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh.

Lewat olahraga lari, paru-paru juga akan terus bekerja untuk memasok oksigen tambahan yang dibutuhkan otot. Hal itu bisa membuat paru-paru menjadi lebih kuat.

3. Lari pagi guna meningkatkan kinerja otak

detikers bisa lebih fokus dalam melakukan aktivitas harian karena lari lagi dapat meningkatkan kinerja otak. Lari pagi rutin melancarkan sirkulasi darah ke otak, akibatnya jaringan frontal dan parietal pun semakin terhubung dengan kuat sehingga kemampuan kontrol diri dan daya ingat akan semakin baik.

4. Lari pagi bikin tidur lebih nyenyak

Aktivitas lari pagi membuat badan aktif sejak pagi hari sehingga berpotensi lebih segar di siang harinya. Hal itu, pada akhirnya berpeluang membantu detikers tidur lebih cepat dan nyenyak.

Ilustrasi tidurLari pagi rutin bisa membuatmu tidur lebih nyenyak. Foto: Getty Images/fizkes

5. Lari pagi menguatkan tulang

Jika tidak pernah atau jarang olahraga, pada awalnya aktivitas lari pagi akan bikin badan detikers pegal-pegal. Tapi kalau terus dilakukan secara rutin, tulang dan otot bakal semakin kuat.

Nah, tulang kuat akan bermanfaat untuk mencegah osteoporosis, osteoarthritis, dan penyakit tulang lain. Tapi jika detikers merasa sakit yang tidak wajar karena olahraga lari, hentikan dulu aktivitas itu dan segera konsultasikan dengan ahlinya ya!

Buat yang kesehariannya banyak duduk, olahraga fisik seperti lari pagi juga bisa menjaga fleksibilitas tulang belakang karena duduk lama dapat meningkatkan tekanan pada diskus (bantalan pelindung tulang belakang).

6. Lari pagi untuk anti penuaan

Melakukan jogging secara rutin membuat detikers berpotensi menghirup udara lebih segar dan paparan sinar Matahari yang masih kaya manfaat di pagi hari. Di saat bersamaan, kulit akan mendapat lebih banyak oksigen dan pasokan darah.

Waktu terbaik lari pagi atau jogging

Idealnya, lari pagi dilakukan secara rutin setiap hari. Tapi jika tidak bisa, detikers bisa mengusahakannya 3-4 kali dalam sepekan.

Untuk pemilihan waktu, detikers bisa menyesuaikan dengan situasi-kondisi lingkungan masing-masing. Tapi disarankan agar olahraga lagi pagi dilakukan sebelum pukul 08.00 WIB atau 09.00 WIB.

Hal itu dilakukan demi mendapatkan paparan terbaik dari sinar Matahari, yang merupakan sumber vitamin D. Sehingga, akan ideal jika lari pagi dilakukan mulai pukul 05.30 WIB atau 06.00 WIB. Tapi tetap waspada dan berhati-hati ya!

(krs/nds)



Sumber : sport.detik.com

Event Lari yang Wajib Masuk List Kamu di Bali: KedokteRUN 2025

Jakarta

Olahraga lari kini bukan hanya soal menjaga kesehatan, tapi juga sudah menjadi tren gaya hidup yang digemari banyak orang. Dari komunitas pelari di kota besar hingga event maraton berskala internasional, setiap ajang lari selalu menghadirkan cerita dan pengalaman baru.

Di antara banyak pilihan, hadir satu kegiatan spesial yang siap menyemarakkan kalender olahraga tahun ini, yaitu KedokteRUN 2025, ajang lari sejauh 7 km yang akan berlangsung di Singaraja, Bali, pada Minggu, 14 September 2025.

KedokteRUN 2025 digelar dalam rangka merayakan ulang tahun Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). Selain menghadirkan kompetisi yang menantang, event ini juga ingin menyampaikan pesan penting tentang gaya hidup sehat, kebersamaan, dan sportivitas. Bukan hanya sekadar lomba lari, KedokteRUN adalah momen untuk menyatukan energi positif dari para peserta.


Kenapa Harus Ikut KedokteRUN 2025?

Ada beberapa alasan kenapa kamu wajib ikut ajang lari sejauh 7 km ini

Rute Unik di Singaraja

Berlari di KedokteRUN bukan hanya soal menguji fisik, tapi juga pengalaman menikmati keindahan kota Singaraja. Rute yang dipilih melewati kawasan yang sarat dengan nilai budaya lokal, memberikan nuansa berbeda dari ajang lari lainnya.

Momen Perayaan Ulang Tahun Fakultas Kedokteran Undiksha

KedokteRUN menjadi bagian dari perayaan ulang tahun, sehingga atmosfernya akan lebih meriah. Kamu bisa merasakan semangat kebersamaan dari mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat yang ikut terlibat.

Olahraga yang Menyehatkan

Lari sejauh 7 km termasuk kategori jarak menengah yang ideal untuk semua level, baik pemula maupun pelari berpengalaman. Selain melatih stamina, lari juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, pernapasan, hingga menjaga kebugaran tubuh.

Kompetisi dengan Podium Pemenang

Untuk kamu yang ingin menantang diri, tersedia podium bagi peserta tercepat. Ini menjadi kesempatan untuk unjuk kemampuan sekaligus membawa pulang kebanggaan.

Detail Acara KedokteRUN 2025

  • Hari, Tanggal: Minggu, 14 September 2025
  • Waktu: 04.30 – 08.45 WITA
  • Lokasi: Gedung Fakultas Kedokteran Undiksha (Jl. Udayana No. 11, Singaraja, Buleleng, Bali)

Untuk kamu yang mencari ajang lari sejauh 7 km yang seru, sehat, dan penuh makna, KedokteRUN 2025 adalah pilihan tepat.

Daftar segera agar kamu tidak melewatkan kesempatan untuk merayakan momen istimewa ini bersama komunitas pelari dan masyarakat Singaraja. Yuk, persiapkan sepatu terbaikmu dan jadilah bagian dari perayaan sehat penuh energi! Daftar sekarang juga melalui detikEvent.

(krs/pur)



Sumber : sport.detik.com

East Kemang Padel, Lapangan Strategis & Privat di Kawasan Jaksel

Jakarta

Sedang cari lapangan padel yang berlokasi strategis dan bisa menjadi tempat berolahraga yang nyaman? East Kemang Padel Court bisa jadi pilihan!

East Kemang Padel Court bisa menjadi pusat energi positif yang mengedepankan kesehatan, kebersamaan, dan gaya hidup sehat buat detikers yang sedang mencari lapangan padel.

Peresmian lapangan ini sendiri dipimpin oleh Ir. Dewi Arimbi Soeharto H. Alamsjah RPN, Wakil Ketua Umum Srikandi Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya. Ia memperkenalkan East Kemang Padel Court sebagai destinasi olahraga privat dengan fasilitas modern di kawasan Kemang.


Menurut Dewi Arimbi, padel bukan sekadar tren melainkan wadah penting untuk menjaga kesehatan jasmani, ketenangan rohani, sekaligus mempererat interaksi sosial.

Fasilitas Lengkap untuk Keluarga dan Komunitas

East Kemang Padel Court dirancang sebagai pusat gaya hidup sehat. Fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Lapangan padel dengan standar internasional
  • Restoran sehat dengan menu bergizi
  • Studio yoga untuk relaksasi dan kebugaran

Rencana pembangunan playground anak agar seluruh anggota keluarga bisa ikut menikmati waktu bersama
Konsep ini menjadikan East Kemang Padel Court sebagai ruang aman bagi figur publik, masyarakat urban, maupun komunitas yang ingin berolahraga dengan nyaman tanpa gangguan.

Daya tarik utama dari East Kemang Padel Court adalah konsep privat yang memberikan kenyamanan lebih, terutama bagi pengunjung dari kalangan figur publik yang mencari ruang aman untuk berolahraga.

Keseruan Padel Connect juga hadir berkat dukungan partner dari Penerbit Erlangga yang membawa semangat edukasi, Fraser Residence dengan kenyamanan modern untuk gaya hidup aktif, dan juga Peanut Coffee yang siap jadi teman ngopi penuh energi setelah main padel.

(krs/aff)



Sumber : sport.detik.com

Yoga in the City untuk Kampanye Hidup Sehat


Jakarta

Ada banyak cara untuk mengampanyekan hidup sehat di era modern saat ini. Salah satunya lewat Yoga in the City, apa itu?

Yoga in the City adalah salah satu perayaan tahunan yang hadir sejak 2023, digagas oleh Evolution Wellness yang membawahi tiga brand pusat kebugaran ternama di Indonesia.

Acara ini digelar untuk merayakan World Wellness Weekend, sebuah gerakan global yang dirayakan di lebih dari 150 negara. Di Indonesia sendiri, ada tiga acara.


Selain Yoga in the City yang digelar di Jakarta, ada juga Yoga in the Park di Bandung dan Surabaya, serta festival kebugaran yakni Fitness for Fame di Yogyakarta, Semarang, dan Bali.

Untuk tahun ini, Yoga in the City digelar di pinggir pantai Ancol, Minggu (21/9) dengan dihadiri lebih dari 250 peserta, menjadikannya salah satu event yoga terbesar di Jakarta.

Tidak hanya rangkaian gerakan yoga, peserta juga merasakan pengalaman sound healing yang menghadirkan relaksasi tubuh dan pikiran. Sesi yoga di tepi pantai saat matahari terbenam semakin menambah ketenangan, menciptakan momen yoga yang lebih intim dan penuh makna.

Di saat bersamaan, Yoga in the Park juga digelar di Bumi Surabaya City Resort Surabaya 20 September, yang diikuti lebih dari 100 peserta. Selanjutnya, Yoga in the Park hadir di InterContinental Bandung, juga dengan 100 peserta yang antusias mengikuti sesi yoga outdoor.

Lalu, Fitness for Fame yang digelar di Yogyakarta, Semarang, dan Bali, menghadirkan beragam aktivitas kebugaran seperti BodyCombat, Core Motion (cardio dance), Saltar (trampoline), hingga Hyrox yang menggabungkan keseruan, energi, dan komunitas dalam satu perayaan kebugaran yang inklusif.

“Melalui rangkaian acara ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk memulai, menjaga konsistensi, dan menginspirasi lingkungan sekitarnya melalui aktivitas olahraga. Dengan begitu, setiap individu dapat merasakan peningkatan kualitas hidup, baik dari sisi kesehatan, kebugaran fisik, maupun kesejahteraan mental,” ujar Triesca Ariesandy selaku Head of Fitness Celebrity Fitness, Fitness First Indonesia dan GoFit Indonesia dalam rilis kepada detikSport.

Untuk mengikuti perkembangan World Wellness Weekend, dapat mengunjungi akun instagram @celebrityfitnessindonesia dan @fitnessfirst_id.

(mrp/pur)



Sumber : sport.detik.com

Fun Run Kian Ramai, Demi Gaya Hidup Sehat


Tangerang

Fun run belakangan makin ramai seiring naiknya pamor olahraga lari. Ini jadi cara termudah untuk mengkampanyekan hidup sehat.

Jika selama ini ajang lomba lari yang digelar bertujuan untuk mencatatkan waktu terbaik dan naik podium, fun run memberikan atmosfer berbeda bagi para penikmatnya.

Biasanya fun run identik dengan lari jarak pendek di bawah 10 KM, kebanyakan 5 KM. Sebab acara ini biasanya digunakan untuk memberikan tutorial soal gaya hidup sehat.


Salah satunya adalah Pharmaphoria Fun Run 2025 yang digelar di Paramount Petals, Tangerang, Minggu (28/9). Acara fun run ini merupakan kolaborasi antara Paramount Petals dan juga Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Tangerang.

Bertema ‘Langkah Sehat Bersama Apoteker’, kegiatan ini bertujuan mewujudkan gaya hidup sehat melalui olahraga bersama, sekaligus ajang silaturahmi para apoteker dalam rangka memperingati World Pharmacist Day pada 25 September 2025.

Rangkaian acara Pharmaphoria Fun Run 2025 terdiri dari olahraga lari 5K dan edukasi kesehatan untuk masyarakat umum. Dengan biaya pendaftaran Rp 175.000 (early bird) dan Rp 225.000 (normal), peserta mendapatkan race pack, jersey, medali finisher, dan kesempatan doorprize.

Peserta yang terdiri dari apoteker, komunitas farmasi, dan masyarakat umum akan berlari sejauh 5 km mengelilingi boulevard Paramount Petals yang asri dan nyaman, dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan yang terdiri dari Zumba, live music, dan edukasi kesehatan.

Kegiatan ini juga didukung oleh Bethsaida Hospital dan dimeriahkan band performance, bazaar, dan lainnya.

“Paramount Petals mendukung kebutuhan masyarakat akan kegiatan publik yang bernilai positif dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menjadi latar belakang bagi kami untuk menggelar berbagai kegiatan positif yang terbuka untuk umum secara rutin, mulai dari Petals Urban Market, kompetisi
olahraga, pesta rakyat, food truck, hingga fun run seperti hari ini,” ujar Chrissandy Dave selaku Direktur Sales & Marketing Paramount Land dalam rilis kepada detikSport.

“Kiranya kegiatan ‘Pharmaphoria Fun Run 2025’ dapat menjadi sarana untuk membangun gaya hidup sehat, serta ajang hiburan dan interaksi sosial bagi warga dan masyarakat sekitar di ruang terbuka yang asri dan nyaman di Paramount Petals, sesuai komitmen kami dalam menghadirkan kota mandiri yang menyenangkan untuk tinggal dan beraktivitas bagi penghuni maupun masyarakat sekitar.”

(mrp/pur)



Sumber : sport.detik.com