Tag Archives: penerima

Beasiswa Chevening Dibuka 6 Agustus 2024 Tanpa Syarat Usia, Cek Jadwal di Sini!


Jakarta

Beasiswa Chevening 2025/2026 buka pendaftaran mulai 6 Agustus – 5 November 2024. Tidak ada syarat usia dalam beasiswa ini.

Beasiswa Chevening adalah beasiswa pemerintah Inggris Raya (UK) untuk calon mahasiswa internasional, termasuk Indonesia. Beasiswa ini didanai oleh Foreign, Commonwealth, and Development Office UK dan organisasi mitra.

Beasiswa Chevening 2025

Beasiswa kuliah S2 di Inggris Raya ini berdurasi satu tahun. Selama berkuliah, penerima beasiswa Chevening mendapat pembebasan biaya pendidikan, tunjangan bulanan, hingga dukungan biaya transportasi pergi-pulang ke UK.


Dikutip dari laman resminya, berikut syarat hingga jadwal Beasiswa Chevening 2025.

Persyaratan Beasiswa

  • Warga negara yang eligible mendaftar, termasuk Indonesia.
  • Berkomitmen untuk kembali ke Indonesia minimal selama 2 tahun setelah beasiswa Anda berakhir.
  • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun (2.800 jam).
  • Pengalaman kerja dapat berbentuk:
    • – Pekerjaan penuh waktu
    • – Pekerjaan paruh waktu
    • – Kerja sukarela
    • – Magang berbayar atau tidak berbayar
  • Pengalaman kerja yang diperoleh selama masa kerja wajib untuk memperoleh gelar jenjang sebelumnya tidak dihitung.
  • Pelamar boleh menggabungkan hingga 15 periode kerja yang berbeda untuk memenuhi persyaratan.
  • Dapat melamar sambil bekerja, tidak perlu mengundurkan diri dari pekerjaan, tetapi sebaiknya mendiskusikan lamaran dengan atasan dan memperlihatkan laman resmi Chevening.
  • Memiliki gelar sarjana yang memenuhi syarat prodi di Inggris.
  • Memenuhi syarat dan mendaftar ke 3 prodi di universitas-universitas Inggris.
  • Mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional, minimal dari 1 prodi pilihan sebelum batas waktu pengiriman referensi dan dokumen pendidikannya.
  • Tidak memiliki kewarganegaraan Inggris atau kewarganegaraan ganda Inggris.
  • Tidak berstatus sebagai pengungsi di negara yang tidak memenuhi syarat untuk Beasiswa Chevening.
  • Bukan karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan pemerintah Inggris, Kedutaan Besar/Komisi Tinggi Inggris, British Council, Asosiasi Universitas Persemakmuran, atau universitas sponsor Inggris.
  • Karyawan, mantan karyawan, atau kerabat dari karyawan organisasi Mitra Chevening berhak untuk melamar.
  • Tidak pernah belajar di Inggris dengan beasiswa yang didanai Pemerintah Inggris.
  • Pemilik gelar master boleh mendaftar jenjang master kedua di Inggris dengan Beasiswa Chevening, asalkan bisa menjelaskan bagaimana gelar tersebut selaras dengan tujuan karier dan akan bantu mendorong perubahan positif di Indonesia.

Syarat Prodi

Prodi yang dipilih wajib memenuhi syarat ini:

  • Penuh waktu.
  • Dimulai pada semester musim gugur, biasanya September atau Oktober.
  • Program master, bukan master riset (research focused/MRes).
  • Lulusan meraih gelar Master.
  • Berlokasi di Inggris Raya.
  • Bukan paruh waktu dan bukan pendidikan jarak jauh.
  • Tidak berdurasi kurang dari 9 bulan dan lebih dari 12 bulan.
  • Bukan program gelar PhD atau DPhil.
  • Tidak diajarkan lebih dari 1 bulan di luar Inggris Raya.

Cara Cek Prodi

Begini cara meriset dan melihat prodi yang eligible untuk dilamar pada Beasiswa Chevening:

  1. Cari informasi prodi, syarat, dan batas waktu pendaftaran prodi di situs kampus tujuan masing-masing atau klik di sini.
  2. Cari 3 prodi senada di kampus berbeda sebagai backup, atau cari 3 prodi berbeda di satu kampus tujuan; pastikan konten pendidikan di prodi tersebut mirip kendati nomenklaturnya berbeda.
  3. Cari tahu apakah prodi yang diminati merupakan prodi eligible Beasiswa Chevening, klik di sini.

Jadwal Beasiswa

  • Pendaftaran: 6 Agustus 2024 12.00 BST (18.00 WIB) – 5 November 2024 11.59 UTC (18.59 WIB)
  • Asesmen lamaran oleh Reading Committee: Tengah November 2024 – Januari 2025
  • Shortlist pelamar untuk tahap wawancara: Tengah Februari 2025
  • Pengiriman dua orang referensi dan dokumen pendidikannya: 19 Februari 2025
  • Wawancara: 25 Februari – 25 April 2025
  • Pengumuman hasil seleksi: Mulai Juni 2025
  • Batas waktu pengiriman Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang diterbitkan kampus UK: 11 Juli 2025 pukul 17.00 BST (23.00 WIB)
  • Mulai kuliah di UK: September/Oktober 2025

Nah, itulah informasi mengenai Beasiswa Chevening 2025/2026 yang segera buka pendaftaran. Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa S2 ini dapat disimak di https://chevening.org dan https://www.chevening.org/scholarship/indonesia/.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Sistem KIP Kuliah Sudah Bisa Diakses Lagi! Mahasiswa Harus Lakukan Ini pada Akun


Jakarta

Sistem Kartu Indonesia Pintar Kuliah sudah bisa diakses lagi mulai hari ini, Senin (29/7/2024). Sebelumnya, proses pemindahan dan pemulihan sistem dilakukan karena terdampak gangguan Pusat Data Nasional Sementara 2.

Meskipun saat ini sistem KIP Kuliah sudah bisa diakses, para mahasiswa diminta untuk memeriksa situs secara berkala. Penerima atau pelamar KIP Kuliah juga sebaiknya mengantisipasi situs yang berjalan lambat karena lonjakan jumlah pengguna yang mengakses pada waktu yang bersamaan.

Selain itu, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI mengimbau beberapa hal kepada mahasiswa maupun calon mahasiswa baru.


Lakukan Ini pada Sistem KIP Kuliah

Dikutip dari unggahan Instagram Puslapdik Kemendikbudristek, berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan para mahasiswa dan calon mahasiswa baru yang bermaksud mengakses KIP Kuliah:

  • Untuk penerima KIP Kuliah periode sebelumnya: Akses layanan seperti biasa dengan cara masuk ke akun masing-masing.
  • Untuk calon mahasiswa/mahasiswa baru peserta seleksi periode Januari-Juni 2024: Lakukan klaim akun, lengkapi data pada formulir KIP Kuliah dan cetak formulir serta kartu peserta.
  • Untuk calon peserta yang belum pernah mendaftar KIP Kuliah: Lakukan pendaftaran untuk membuat akun baru.

Sementara, perlu dicatat kembali jadwal pendaftaran akun KIP Kuliah untuk tahun ini dibuka hingga 31 Oktober 2024.

Yang Sudah Daftar KIP Kuliah Harus Bagaimana?

Sebelumnya, Puslapdik melakukan pemulihan sistem KIP Kuliah menggunakan cadangan data pada pusat data Kemendikbudristek. Telah diumumkan pula sistem KIP Kuliah akan kembali beroperasi maksimal 29 Juli 2024.

Walaupun demikian, seluruh proses pencairan KIP KUliah untuk mahasiswa penerima ongoing semester genap 2023/2024 akan dilakukan sesuai jadwal. Seleksi pendaftaran KIP Kuliah juga akan tetap berlangsung setelah layanan dipulihkan.

Bagi yang telah mendaftar KIP Kuliah 2024 sebelum sistem terkendala, maka harus melakukan beberapa hal ini:

  1. Klaim ulang akun KIP Kuliah masing-masing dengan mengakses sistem KIP Kuliah
  2. Melakukan verifikasi ulang data yang tersimpan
  3. Unggah kembali dokumen dan data dukung pendaftaran KIP Kuliah mulai 29 Juli 2024 hingga 31 Agustus 2024.

(nah/nah)



Sumber : www.detik.com

Cara Klaim Ulang KIP Kuliah 2024 Bagi Mahasiswa On Going, Cek di Sini



Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah menjadi salah satu layanan pemerintah yang terdampak serangan siber ransomware di Pusat Data Nasional (PDN). Untuk mendapatkan KIP Kuliah kembali, mahasiswa perlu melakukan klaim ulang dengan cara berikut.

Seperti diketahui, data penerima KIP Kuliah tersimpan dalam PDN tersebut. Melalui pernyataan resminya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan, jika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mengonfirmasi bahwa data KIP Kuliah pada Pusat Data Nasional Sementara 2 (PDNS2) tidak bisa dipulihkan.

“Kemenkominfo tidak memiliki cadangan terhadap sistem dan data KIP Kuliah pada PDNS2,” tulis Surat Pemberitahuan Terkait Masalah PDN yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Suharti, dan diunggah dalam laman resmi Kemdikbud dikutip Senin (29/7//2024).


Kendati demikian, Kemendikbudristek menyatakan jika pemulihan sistem KIP Kuliah akan menggunakan data cadangan yang telah tersimpan dalam pusat data Kemendikbudristek.

“Berdasarkan hal tersebut, Kemendikbudristek menindaklanjuti dengan melakukan pemulihan sistem KIP Kuliah menggunakan cadangan data penerima dan pendaftar KIP Kuliah pada pusat data Kemendikbudristek,” ujar Kemdikbud.

Adapun proses pemindahan, pemulihan, dan rekonfigurasi interkoneksi sistem KIP Kuliah dengan sistem lain akan membutuhkan waktu. Oleh karena itu, sistem KIP Kuliah akan kembali beroperasi sepenuhnya paling lambat pada
29 Juli 2024.

Hingga saat ini, proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah pada semester genap 2024/2024 sudah mencapai 98,8 persen. Tercatat, ada 16.316 mahasiswa yang belum diajukan pencairannya oleh perguruan tinggi atau sedang dalam proses pencairan saat terjadi gangguan.

Bagi seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah nantinya wajib untuk melakukan pendaftaran ulang melalui laman resmi. Bagaimana cara klaim ulang KIP Kuliah 2024? Simak cara berikut.

Cara Klaim Ulang KIP Kuliah 2024

1. Masuk ke laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id;
2. Klaim akun menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
3. Unggah dokumen dan data pendukung pendaftaran KIP Kuliah

Perguruan tinggi juga diminta untuk terus berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbud dalam memproses pencairan

“Kami akan terus memberikan kabar terbaru mengenai status layanan KIP Kuliah melalui kanal komunikasi resmi Kemendikbudristek,” tutup Kemendikbud.

Informasi lebih lanjut harap menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud pada laman https://ult.kemdikbud.go.id/ atau pusat panggilan 177.

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Soal Nasib Mahasiswa KIP Kuliah Usai Serangan Siber, Ini Arahan Kemendikbudristek



Jakarta

Serangan siber ransomware pada Pusat Dana Nasional (PDN) berimbas pada data penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Bagaimana nasib para penerima beasiswa tersebut?

Seperti diketahui, PDN diserang oleh serangan siber ransomware mengakibatkan lumpuhnya beragam layanan masyarakat. Salah satunya adalah data yang menyimpan ribuan penerima beasiswa KIP Kuliah.

Kemendikbudristek dalam Surat Pemberitahuan Terkait Masalah PDN yang diunggah dalam laman resminya menyatakan pencairan dana KIP Kuliah mahasiswa ongoing pada semester genap 2023/2024 sudah mencapai 98,8 persen.


Pada saat gangguan sistem KIP Kuliah mulai terjadi, masih ada 16.316 mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum diajukan pencairannya oleh perguruan tinggi atau sedang dalam proses pencairan. Bagaimana nasib dari 16.316 mahasiswa ini?

Arahan Kemendikbudristek untuk Pencairan KIP Kuliah

Meski sempat terhenti, Kemendikbudristek memastikan pengajuan dan pencairan KIP Kuliah bagi mahasiswa on going masih terus berlangsung. Proses pengajuan dan pencairan akan dibuka secara manual.

Kemendikbudristek mengarahkan pihak perguruan tinggi agar segera:

  • Melakukan identifikasi dan verifikasi data mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2024
  • Berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek untuk memproses pencairan

Kemendikbudrsitek menyatakan pihaknya memastikan agar semua proses pencairan KIP Kuliah masih sesuai dengan jadwal. Targetnya, KIP Kuliah cair paling lambat Agustus 2024.

“Semua proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing semester genap 2023/2024 akan selesai sesuai jadwal dan tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024,” bunyi pengumuman resminya.

Kemendikbudristek menegaskan akan terus memberikan kabar terbaru mengenai status layanan KIP Kuliah melalui kanal komunikasi resmi Kemendikbudristek.

“Untuk informasi lebih lanjut harap menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud pada laman https://ult.kemdikbud.go.id/ atau pusat panggilan 177,” tutupnya.

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Kemdikbudristek Tegaskan Data KIP Kuliah Tak Bisa Dipulihkan Imbas Serangan Siber, Tapi…



Jakarta

Serangan ransomware beberapa waktu telah melumpuhkan Pusat Data Nasional (PDN). Imbas serangan ini mengganggu berbagai layanan masyarakat, termasuk bantuan KIP Kuliah.

Data penerima KIP Kuliah tersimpan dalam pusat data tersebut. Melalui pernyataan resminya, Kemendikbudristek menyatakan jika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mengonfirmasi bahwa data KIP Kuliah pada PDNS2 tidak bisa dipulihkan.

“Kemenkominfo tidak memiliki cadangan terhadap sistem dan data KIP Kuliah pada PDNS2,” tulis Surat Pemberitahuan Terkait Masalah PDN yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, dan diunggah dalam laman resmi Kemendikbudristek dikutip Rabu (24/7/2024).


Kendati demikian, Kemendikbudristek menyatakan jika pemulihan sistem KIP Kuliah akan menggunakan data cadangan yang telah tersimpan dalam pusat data Kemendikbudristek.

“Berdasarkan hal tersebut, Kemendikbudristek menindaklanjuti dengan melakukan pemulihan sistem KIP Kuliah menggunakan cadangan data penerima dan pendaftar KIP Kuliah pada pusat data Kemendikbudristek,” ujar Kemendikbudristek.

Proses pemindahan, pemulihan, dan rekonfigurasi interkoneksi sistem KIP Kuliah dengan sistem lain akan membutuhkan waktu. Oleh karena itu, sistem KIP Kuliah akan kembali beroperasi sepenuhnya paling lambat pada 29 Juli 2024.

Arahan Buat Perguruan Tinggi

Lebih lanjut, Kemendikbudristek memberikan arahan yang wajib diikuti oleh perguruan tinggi. Arahan tersebut termasuk:

  1. Mengikuti bimbingan teknis dari Kemendikbudristek pada awal Agustus 2024 untuk melakukan seleksi penerima KIP Kuliah
  2. Memundurkan tenggat waktu pembayaran uang kuliah bagi pendaftar KIP Kuliah yang diterima melalui SNBP dan SNBT sampai proses seleksi penerima KIP Kuliah selesai
  3. Menyesuaikan linimasa penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri untuk memberikan kesempatan kepada pendaftar KIP Kuliah
  4. Memastikan agar tidak ada mahasiswa baru yang kehilangan hak untuk mengikuti seleksi penerima kIP Kuliah

Pencairan Dana Bagi Mahasiswa On Going

Proses pencairan KIP Kuliah untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing pada semester genap 2024/2024 sudah mencapai 98,8 persen. Tercatat, ada 16.316 mahasiswa yang belum belum diajukan pencairannya oleh perguruan tinggi atau sedang dalam proses pencairan saat terjadi gangguan.

Dalam hal ini, pencairan pengajuan dan pencairan untuk mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing akan diproses secara manual. Pengelola KIP Kuliah pada perguruan tinggi diminta untuk segera:

  • Melakukan identifikasi dan verifikasi data mahasiswa penerima KIP Kuliah ongoing yang belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2024
  • Berkoordinasi dengan Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikbudristek untuk memproses pencairan

“Kami akan terus memberikan kabar terbaru mengenai status layanan KIP Kuliah melalui kanal komunikasi resmi Kemendikbudristek,” tutup Kemendikbudristek.

Informasi lebih lanjut harap menghubungi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbudristek pada laman https://ult.Kemendikbudristek.go.id/ atau pusat panggilan 177.

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Informasi Terkini KIP Kuliah Usai Terdampak PDN, Mahasiswa Baru Wajib Cek!



Jakarta

Layanan bantuan pendidikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sempat terganggu usai peretasan Pusat Data Nasional (PDN). Dalam proses pemulihan layanan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan beberapa informasi terbaru yang wajib diikuti mahasiswa baru, mahasiswa on going, hingga perguruan tinggi.

Melalui laman KIP Kuliah, Kemendikburistek salah satunya meminta mahasiswa baru untuk melakukan hal-hal berikut. Berikut informasinya sebagaimana diakses pada Rabu (24/7/2024).

Informasi Terkini KIP Kuliah Usai Serangan PDN

1. Laporkan Kampus yang Tidak Undur Tenggat Pembayaran Uang Kuliah

Mahasiswa baru yang telah diterima melalui SNBP, SNBT, atau Jalur Mandiri perlu memperhatikan tenggat waktu pembayaran uang kuliah. Apabila perguruan tinggi tidak memundurkan tenggat waktu pembayaran uang kuliah hingga proses seleksi penerima KIP Kuliah selesai, maka mahasiswa wajib mengajukan laporan.


Tenggat waktu pembayaran uang kuliah bagi pendaftar KIP Kuliah yang diterima melalui jalur SNBP dan SNBT akan ditunda sampai proses seleksi penerima KIP Kuliah selesai.

“Jika perguruan tinggi tempat Anda mendaftar tidak memundurkan tenggat waktu pembayaran uang kuliah hingga proses seleksi penerima KIP Kuliah selesai, sesuai dengan himbauan Surat Sesjen Kemendikbudristek no. Manual.065/A.J5/LP.01.01/2024, dimohon mengajukan laporan ke: Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbudristek melalui laman https://ult.kemdikbud.go.id/ atau pusat panggilan 177,” bunyi pengumuman Kemendikdbudristek di laman KIP Kuliah.

2. Klaim & Unggah Ulang Akun KIP Kuliah

Proses seleksi KIP Kuliah akan tetap berlangsung setelah layanan dipulihkan. Perguruan Tinggi akan memastikan agar tidak ada mahasiswa baru yang kehilangan hak untuk mengikuti seleksi penerima KIP Kuliah.

Apabila mahasiswa sudah melakukan pendaftaran KIP Kuliah 2024 sebelum sistem mengalami kendala, mereka wajib melakukan re-claim (mengklaim ulang) akun KIP Kuliah masing-masing dengan mengakses sistem KIP Kuliah di (https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/). Kemudian, lakukan pengecekan ulang data yang tersimpan. Lalu, unggah ulang dokumen dan data dukung pendaftaran KIP Kuliah mulai tanggal 29 Juli 2024 sampai dengan 31 Agustus 2024.

Beberapa waktu lalu, Indonesia menghadapi serangan siber dengan virus ransomware yang melumpuhkan PDN. Serangan ini berimbas pada 239 layanan instansi, termasuk layanan-layanan di Kemendikbudristek.

Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbudristek melalui postingan Instagram resminya @ult.kemdikbud menyatakan 47 domain layanan Kemendikbudristek terdampak gangguan PDN. Domain ini termasuk KIP Kuliah, Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), Beasiswa Pendidikan, dan pelayanan perizinan film belum bisa diakses.

Dalam hal KIP Kuliah, peretasan ini mengakibatkan pendaftaran KIP Kuliah bagi mahasiswa baru sempat terhenti. Laman resmi KIP Kuliah juga tak bisa diakses dalam beberapa waktu.

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Jadwal, Syarat, dan Daftar RS


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Dokter Spesialis Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (DS RSPPU) hingga 23 September 2024. Penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di salah satu dari enam RS pendidikan tersebut.

Beasiswa LPDP Targeted dari kerja sama dengan Kementerian Kesehatan ini bertujuan untuk mendorong ketersediaan sumber daya manusia (SDM) dokter spesialis di Indonesia. Para awardee LPDP dokter spesialis terutama didorong agar mau pulang dan bekerja di RS daerah masing-masing.

Dokter pegawai negeri sipil (PNS) maupun non-PNS yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) aktif bisa mendaftar beasiswa LPDP dokter spesialis ini. Dikutip dari laman resmi LPDP Kemenkeu, berikut daftar RS pendidikan yang dapat dipilih, syarat, komponen beasiswa, dan jadwal beasiswa LPDP dokter spesialis selengkapnya.


Daftar RS Beasiswa LPDP Dokter Spesialis 2024

RSPPU adalah RS pendidikan yang menjadi penyelenggara utama pendidikan tinggi tenaga medis serta tenaga kesehatan spesialis dan subspesialis. Pendaftar bisa memilih prodi sesuai spesialisasi yang tercantum pada daftar RS RSPPU berikut:

  1. RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita
  2. RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono
  3. RS Ortopedi Soeharso Surakarta
  4. RS Anak dan Bunda Harapan Kita
  5. RS Mata Cicendo
  6. RS Kanker Dharmais.

Komponen Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU

Dana Pendidikan

  1. Dana biaya operasional pendidikan (BOP)/dana SPP
  2. Dana penugasan jejaring
  3. Dana bantuan penelitian tesis/disertasi
  4. Dana bantuan seminar/konferensi internasional
  5. Dana bantuan publikasi jurnal internasional
  6. Dana pelatihan kursus wajib
  7. Dana ujian keterampilan
  8. Dana uji kompetensi.

Dana Pendukung

  1. Dana transportasi
  2. Dana asuransi kesehatan
  3. Dana kedatangan
  4. Dana hidup bulanan
  5. Dana lomba internasional
  6. Dana tunjangan keluarga
  7. Insentif kelulusan
  8. Dana keadaan darurat (force majure)
  9. Dana transportasi dan akomodasi selama pelatihan kursus wajib
  10. Dana transportasi dan akomodasi selama ujian keterampilan
  11. Dana transportasi dan akomodasi selama uji kompetensi

Syarat Beasiswa LPDP Dokter Spesialis RSPPU

  1. WNI.
  2. Dokter aktif dengan pengalaman kerja klinis minimal 1 tahun, tidak termasuk masa internship, dibuktikan dengan Surat Izin Praktik (SIP).
  3. Memiliki dan mengunggah Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter Umum terbitan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) yang masih berlaku.
  4. Memiliki dan mengunggah Surat Izin Praktik (SIP) aktif yang telah berlaku paling sedikit 1 tahun, tidak termasuk masa internship.
  5. Dokter PNS bersedia kembali daerah tugas sebagai pelaksanaan penempatan pascapendidikan.
  6. Dokter non-PNS bersedia melaksanakan penempatan pascapendidikan di daerah prioritas atau Daerah Tertinggal, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) sesuai kebutuhan dan ketentuan.
  7. Peminat beasiswa yang sedang menempuh studi (on going) atau sudah menyelesaikan pendidikan dokter spesialis atau dokter subspesialis tidak dapat mendaftar beasiswa ini.
  8. Peminat beasiswa yang telah selesai menempuh progam magister dan/atau doktor dapat mendaftar pada program beasiswa LPDP dokter spesialis 2024.
  9. Jika pernah menempuh studi tetapi tidak menyelesaikan studi dokter spesialis, peminat beasiswa dapat mendaftar di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan surat pemberhentian/sejenisnya sebagai mahasiswa/peserta didik yang diterbitkan oleh RSPPU/perguruan tinggi.
  10. Awardee bersedia tidak menerima beasiswa studi dengan jenjang bergelar dari sumber lain untuk menghindari potensi double funding.
  11. Usia maksimal 35 tahun per 31 September 2024.
  12. Ijazah pendidikan profesi.
  13. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan:
  14. Indeks prestasi kumulatif (IPK) S1 dan/atau Profesi Dokter minimal 2,75 dari skala 4,00, dibuktikan dengan transkrip.
  15. Lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan:
    • – Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ mengenai penyetaraan ijazah dan konversi IPK atau tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kemendikburistek pada laman tersebut jika hasil penyetaraan belum terbit.
    • – Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat
  16. Dokter PNS danCPNS wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi pada saat pendaftaran beasiswaLPDP, minimal dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah (pemda) tempat pendaftar bekerja dengan:
    • – Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP
    • – Mencantumkan nama lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP).
  17. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku paling lambat pada 2 tahun terakhir dari tahun pendaftaran yang diterbitkanETS,PTE Academic, atauIELTS dengan ketentuan skor minimal:
    • – TOEFL ITP: 450
    • – TOEFL iBT: 45
    • – PTE Academic 36.
  18. Sertifikat TOEFL ITP yang berlaku adalah yang dikeluarkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes TOEFL ITP di Indonesia.
  19. Sertakan riwayat riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi jika ada

Ketentuan Beasiswa

  1. Pendaftaran beasiswa LPDP dokter spesialis 2024 dibuka secara daring melalui aplikasi SATUSEHAT SDMK Kemenkes dan beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id, lakukan pendaftaran pada kedua portal.
  2. Khusus bagi Calon Penerima Beasiswa Dokter Spesialis LPDP yang belum mendapat Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi maka diperbolehkan mendaftar beasiswa LPDP dokter spesialis di RSPPU dengan cara mendaftar hanya pada sistem SATUSEHAT SDMK Kementerian Kesehatan, lalu lengkapi persyaratan dan ikuti tahapan seleksi/tes sesuai ketentuan Kemenkes, tidak perlu mendaftar pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP.
  3. Memilih maksimal 2 pilihan RSPPU tujuan dan prodi tujuan sesuai ketentuan.
  4. Mengikuti seleksi oleh Kementerian Kesehatan maupun seleksi oleh LPDP.
  5. Pendaftar Beasiswa LPDP DS RSPPU ditetapkan menjadi Calon Penerima Beasiswa LPDP apabila dinyatakan lulus seleksi oleh Kementerian Kesehatan dan LPDP.
  6. Calon Penerima Beasiswa tidak dapat melakukan perubahan RSPPU dan atau prodi tujuan.
  7. Wajib mematuhi ketentuan pendayagunaan yang diatur oleh Kementerian Kesehatan dan LPDP.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Dokter Spesialis

  • Pendaftaran seleksi: 19 Agustus-23 September 2024, submit mulai 10 September 2024
  • Seleksi administrasi: 24-27 September 2024
  • Pengumuman hasil Seleksi Administrasi: 30 September 2024
  • Seleksi Substansi: 25 November – 16 Desember 2024
  • Pengumuman hasil Seleksi Substansi: Menyesuaikan dengan jadwal Kemenkes

Informasi beasiswa LPDP dokter spesialis lebih lanjut dapat dicek di laman LPDP Kemenkeu bagian Beasiswa Targeted, atau klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com

KJP September 2024 Kapan Cair? Cek Jadwalnya di Sini!


Jakarta

Apakah bantuan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2024 bulan September sudah cair? Ini jawabannya.

Mengutip laman Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (5/9/2024) pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2024 September sudah mulai dilakukan sejak 4 September kemarin. Prosesnya akan dilakukan secara bertahap mengingat ada 533.649 peserta didik penerima KJP Plus.

Seluruh siswa penerima KJP Plus ini tersebar di jenjang SD/MI hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Untuk itu, yuk simak besaran bantuan pendidikan yang didapatkan penerima KJP pada bulan September 2024 tiap jenjang di bawah ini!


Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2024 Bulan September

1. Jenjang SD/MI

  • Besaran dana per bulan: Rp 135.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130.000
  • Jumlah penerima: 240.966 peserta didik

2. Jenjang SMP/MTs

  • Besaran dana per bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170.000
  • Jumlah Penerima: 152.854 peserta didik

3. Jenjang SMA/MA

  • Besaran dana per bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 185.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290.000
  • Jumlah penerima: 50.843 peserta didik

4. Jenjang SMK

  • Besaran dana per bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 215.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240.000
  • Jumlah penerima: 87.906 peserta didik

5. PKBM

  • Besaran dana per bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Jumlah Penerima: 1.080 peserta didik

Penggunaan Dana KJP PLus

Sebagai catatan, penggunaan biaya rutin yang bisa digunakan orang tua siswa secara tunai maksimal sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisanya, penggunaan KJP hanya bisa dilakukan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Penerima KJP Plus dapat memanfaatkan dana bantuan pendidikan ini untuk kebutuhan seperti:

  • Uang saku
  • Transport
  • Alat tulis dan perlengkapan sekolah
  • Buku dan penunjang pelajaran
  • Alat dan/atau bahan praktik
  • Seragam sekolah dan kelengkapannya
  • Pangan bersubsidi
  • Kacamata
  • Alat bantu pendengaran
  • Kalkulator scientific
  • Alat simpan data elektronik
  • Obat-obatan yang tidak tergolong dalam zat adiktif
  • Sepeda
  • Komputer/laptop
  • Alat bantu disabilitas untuk peserta didik berkebutuhan khusus

Pendaftaran KJP Plus Tahap II Kapan?

KJP Plus merupakan program strategis andalan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam ranah pendidikan. Melalui KJP, anak-anak Jakarta yang berasal dari keluarga tidak mampu diharapkan bisa menuntaskan pendidikan wajib belajar 12 tahun.

Ada dua pembukaan pendaftaran sebagai penerima KJP setiap tahunnya. Bila melihat jadwal tahun lalu, seleksi akan dibuka untuk tahap kedua tahun 2024 sekitar bulan September-Oktober mendatang.

Sebelum mendaftar, pastikan kamu memahami persyaratan menerima KJP Plus. Berikut informasinya, dikutip dari Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta.

1. Peserta didik usia 6-21 tahun.

2. Terdaftar sebagai siswa di sekolah negeri atau swasta di Provinsi DKI Jakarta.

3. Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk DKI Jakarta.

4. Berdomisili di Provinsi DKI Jakarta.

5. Memenuhi satu kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial seperti:

  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Anak panti sosial
  • Anak penyandang disabilitas
  • Anak dari penyandang disabilitas
  • Anak dari pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans
  • Anak dari penerima Kartu Pekerja Jakarta (KPJ)
  • Anak Tidak Sekolah (ATS) yang sudah kembali bersekolah.

Cara Mendapatkan KJP Plus

1. Terdaftar dalam DTKS yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan dinyatakan layak menerima bantuan.

2. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadanan data DTKS dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) milik Kemendikbudristek dan Education Management Information System (EMIS) milik Kemenag.

Pemadanan ini dilakukan untuk memastikan status siswa benar-benar terdaftar sebagai peserta didik aktif pada sekolah di Provinsi DKI Jakarta.

3. Data siswa yang sudah melalui pemadanan dikirimkan ke sekolah untuk dilakukan verifikasi.

4. Sekolah mengumumkan siswa yang lolos verifikasi untuk melengkapi berkas persyaratan sebagai penerima KJP Plus.

5. Sekolah mengunggah berkas persyaratan ke sistem KJP.

6. Dinas pendidikan melalui UPT P4OP melakukan verifikasi dan validasi calon penerima KJP Plus dari hasil verifikasi sekolah.

7. Penerima KJP Plus ditetapkan dengan Keputusan Gubernur.

Namun sebagai catatan, belum ada informasi resmi kapan pembukaan pendaftaran KJP Plus Tahap II Tahun 2024. Kita tunggu informasinya ya, detikers!

Begitulah informasi terkait pencairan dana KJP Plus Tahap I bulan September 2024. Untuk itu, yuk segera cek rekeningmu!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Utama LPS 2024 Dibuka, Mahasiswa Cek!


Jakarta

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membuka pendaftaran Beasiswa Utama LPS 2024 bagi mahasiswa aktif. Masa pendaftaran sedang dibuka sampai 4 Oktober 2024.

LPS adalah lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia. LPS bertanggung jawab pada presiden.

Ada tiga jalur pada Beasiswa Utama LPS 2024, yaitu Berprestasi, Tidak Mampu dan 3T. Simak syarat dan jadwal seleksinya di bawah ini.


Syarat Beasiswa Utama LPS 2024

  • Usia kurang dari 24 tahun saat pendaftaran
  • Sedang kuliah S1 semester 3-5
  • Sudah menempuh minimal 40 SKS
  • Surat rekomendasi dari kampus
  • Surat pernyataan tidak sedang memperoleh beasiswa lain

Syarat Fakultas/Prodi Asal

  • Fakultas Ekonomi dan Bisnis
  • Fakultas Hukum
  • Jurusan Teknik Elektro
  • Jurusan Teknik Industri
  • Jurusan Sistem Informasi
  • Jurusan Aktuaria
  • Jurusan Matematika
  • Jurusan Statistika
  • Jurusan Hubungan Internasional

Syarat Khusus Jalur Berprestasi

  • Skor TOEFL minimal 500 atau yang setara
  • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,5
  • Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam bahasa Inggris

Syarat Khusus Jalur Tidak Mampu

  • IPK minimal 3,25
  • Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam bahasa Indonesia
  • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) minimal dari desa atau kelurahan daerah asal

Syarat Khusus Jalur 3T

  • IPK minimal 3,25
  • KTP atau Kartu Keluarga yang membuktikan pendaftar lahir atau tinggal di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sesuai Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020

Komponen Beasiswa

  • Dana dukungan beasiswa Rp 1,5 juta per bulan selama 12 bulan
  • Pelatihan soft skill
  • Capacity building dan champion camp
  • Sosialisasi komunitas

Jadwal Seleksi

  • Pengumpulan berkas administrasi: 17 September-4 Oktober 2024
  • Seleksi berkas: 7-11 Oktober 2024
  • Wawancara: 14-25 Oktober 2024
  • Pengumuman hasil akhir: 4 November 2024

Berikut sejumlah link pendaftaran Beasiswa Utama LPS 2024 pada beberapa perguruan tinggi:

  • Universitas Brawijaya: https://s.ub.ac.id/beasiswautamalps2024
  • Universitas Sebelas Maret: https://sibea.integrasi.uns.ac.id/
  • Universitas Airlangga: https://bit.ly/BeasiswaUtamaLPS2024
  • Institut Teknologi Bandung; Email berkas dalam 1 file, format subjek Beasiswa Prestasi/Beasiswa Tidak Mampu/ Beasiswa 3T- Nama Mahasiswa, ke beasiswanonpemerintah@gmail.com
  • Universitas Sumatera Utara: Serahkan berkas pendaftaran ke Bagian Kemahasiswaan tiap fakultas
    Universitas Gadjah Mada: http://simaster.ugm.ac.id/ (surat rekomendasi dari wakil dekan akademik dan kemahasiswaaan, formulir pengajuan beasiswa unduh di sini)

Informasi lebih lanjut terkait beasiswa LPS 2024 dapat ditanyakan lebih lanjut pada pihak kampus masing-masing dan akun Instagram @lps_idic.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Bakti BCA 2025 Dibuka, Ada 3 Kategori Bantuan Tersedia!


Jakarta

Beasiswa Bakti BCA periode 2025 telah dibuka. Periode pendaftaran berlangsung mulai 9 September hingga 31 Oktober 2024.

Ada tiga kategori Beasiswa Bakti BCA yaitu bantuan finansial, prestasi akademis, serta prestasi non-akademis. Beasiswa prestasi non-akademis ditujukan untuk mahasiswa yang mempunyai prestasi non-akademis minimal tingkat provinsi dalam tiga tahun terakhir seperti di bidang olahraga, seni, kebudayaan, atau lainnya.

Manfaat Beasiswa Bakti BCA adalah berupa dana pendidikan dan pengembangan diri selama satu tahun melalui Bakti Champions Program. Program Bakti Champions di antara lain meliputi Transformational Program, National Bootcamp, Company Visit, Financial Planning, dan lain-lain.


Penerima beasiswa akan memperoleh uang saku sebesar Rp 500.000 per bulan dan dana bantuan uang kuliah tunggal (UKT) sebesar minimal Rp 2.000.000 per semester. Selain itu, perlu juga diketahui BCA tidak memberikan ikatan dinas bagi para penerima beasiswa.

Syarat Beasiswa Bakti BCA 2025

Dikutip dari situs resmi, berikut ini persyaratannya:

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Mahasiswa berstatus aktif yang sedang menempuh program sarjana dan berada di semester 3 perguruan tinggi negeri.
  • Tidak tengah menerima beasiswa lainnya
  • Umur maksimal 22 tahun dan belum menikah
  • Mempunyai kepedulian sosial dan komitmen belajar
  • Aktif dalam kepanitiaan atau organisasi, kecuali untuk kategori beasiswa prestasi non akademis
  • Tidak sedang bekerja full-time dan tidak dalam ikatan dinas lembaga/instansi/yayasan lain
  • Berkomitmen ikut seluruh rangkaian program pengembangan selama 1 tahun
  • Memenuhi syarat kriteria khusus salah satu kategori Beasiswa Bakti BCA
  • Lulus proses tahapan seleksi Beasiswa Bakti BCA.

Syarat Khusus

1. IPK

  • Kategori bantuan finansial: 3,0
  • Kategori prestasi akademis: 3,25
  • Kategori prestasi non akademis: Tidak ada syarat IPK

2. Dokumen Pendukung

  • Kategori bantuan finansial: Surat rekomendasi terkendala finansial, minimal dari RT/RW domisili asal. Format surat bebas.
  • Kategori prestasi akademis: Sertifikat prestasi/penghargaan di bidang akademis, misalnya sertifikat lomba ilmiah dan sebagainya.
  • Kategori prestasi non akademis: Video keahlian/talenta dengan durasi maksimal 30 detik. Video dikumpulkan dalam bentuk link YouTube/Google Drive/OneDrive/lainnya.

Jadwal Seleksi Beasiswa Bakti BCA

Manfaat beasiswa berlaku mulai Januari hingga Desember 2025 untuk mahasiswa semester 4 dan 5. Berikut ini jadwal tahapan seleksinya:

  • Pendaftaran secara online: 9 September-31 Oktober 2024
  • Seleksi administrasi: 1-5 November 2024
  • Asesmen dan interviu secara online: 12-14 November 2024
  • Pengumuman: 20 Desember 2024

Itulah informasi mengenai Beasiswa Bakti BCA 2025. Detikers bisa mendaftar melalui https://beasiswabaktibca.bca.co.id/.

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com