Tag Archives: jurusan

Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025 Dibuka, Kuliah Gratis Plus Tunjangan Hidup di Oxford University



Jakarta

Beasiswa dan Program Kepemimpinan Oxford-Weidenfeld dan Hoffmann telah berdiri sejak 2015. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Pascasarjana Oxford, yang didirikan melalui inisiatif untuk menciptakan beasiswa yang didanai penuh bagi mahasiswa pascasarjana.

Oxford University menyumbangkan 40% dari dana untuk beasiswa ini, sementara sisanya diberikan oleh para pendukung YayasanWeidenfeld-Hoffmann.

Beasiswa akan menanggung 100% biaya studi dan hibah untuk tunjangan hidup dengan minimal £19.237 atau Rp 325 juta.


Ketentuan Jurusan Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025

Perlu dipahami jika tidak semua jurusan bisa diterima dalam beasiswa ini. Melansir dari laman resminya, berikut jurusan yang dibuka untuk Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025:

BCL Bachelor of Civil Law
MBA Master of Business Administration
MJur Magister Juris
MPP Master of Public Policy
MSc Advanced Computer Science
MSc African Studies
MSt Asian and Middle Eastern Studies
MSc Biodiversity, Conservation and Management
MSc Comparative Social Policy
MSc Contemporary Chinese Studies
MSc Criminology and Criminal Justice
MSt Diplomatic Studies
MSc Economics for Development
MSc Education (Comparative and International Education)
MSc Education (Digital and Social Change)
MSc Education (Higher Education)
MSc Energy Systems
MSc Environmental Change and Management
MSc Evidence-Based Social Intervention and Policy Evaluation
MSc Financial Economics
MSc Global Governance and Diplomacy
MSc Global Health Science and Epidemiology
MSc Health Service Improvement and Evaluation
MSc International Health and Tropical Medicine
MSt Islamic Studies and History
MSt Jewish Studies
MSt Japanese Studies
MSt Korean Studies
MSc Latin American Studies
MSc Law and Finance
MSc Mathematical Modelling and Scientific Computing
MSc Migration Studies
MSc Modern Middle Eastern Studies
MSc Modern South Asian Studies
MSc Nature, Society and Environmental Governance
MSc Refugee and Forced Migration Studies
MSc Russian and East European Studies
MSt Slavonic Studies
MSc Social Data Science
MSc Social Science of the Internet
MSc Sustainability, Enterprise and the Environment
MSc Water Science, Policy and Management
MSt Women’s Gender, and Sexuality Studies

Syarat Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025

  1. Curriculum Vitae (CV)
  2. Sertifikat Keterampilan Bahasa Inggris
  3. Sertifikat GRE (Graduate Record Examination)
  4. Portfolio
  5. Transkrip nilai akademik

Tata Cara Mendaftar BeasiswaWeidenfeld-Hoffmann 2025

Untuk mengikuti program Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann 2025, pendaftar haruslah melewati mendaftarkan diri pada program studi tujuan. Adapun saat mendaftarkan diri, pendaftar diwajibkan melampirkan surat pendaftaran Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann.

Apabila pendaftar berhasil lolos seleksi administrasi, pendaftar akan diminta mengikuti seleksi wawancara di bulan Maret hingga Juni 2025. Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Weidenfeld-Hoffmann dapat dicek DI SINI.

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Baznas ke Rusia Dibuka! Kuota 100 Mahasiswa-Dapat Rp 1 Juta Tiap Bulan



Jakarta

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka beasiswa khusus mahasiswa yang tengah berkuliah di Rusia. Beasiswa ini mencakup pembinaan, seragam, hingga uang saku sebesar Rp 1 juta per bulan selama 2 tahun.

Direktur Pendistribusian Baznas RI Ahmad Fikri mengatakan jika salah satu latar belakang program adalah untuk mendukung Indonesia Emas 2045. Diharapkan mahasiswa yang tengah menekuni studi di berbagai bidang kelak dapat menyongsong Indonesia Emas.

Selain itu, pihaknya juga mengaku banyak mendengar kabar mengenai beasiswa dari para penerima. Penerima beasiswa mengatakan jika beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Rusia hanya menawarkan bantuan pendidikan dan asrama. Hal ini membuat para mahasiswa harus mencari uang saku sendiri atau bergantung pada keluarga di Indonesia.


“Terdapat 530 mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1, S2, dan S3 yang tersebar di 11 kota. Mayoritas Beasiswa Rusia berupa tuition fee dan dormitory sehingga belum termasuk allowance atau living cost. Mahasiswa harus mencari sendiri,” ujar Ahmad dalam Peluncuran Beasiswa Cendekia BAZNAS Rusia Tahun 2024 disiarkan via Youtube Baznas TV dikutip Jumat (11/10/2024).

Tak hanya itu, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan juga belum membuka tawaran beasiswa di Rusia. Melihat hal ini, Baznas memutuskan untuk membuka beasiswa khusus mahasiswa Indonesia di Rusia bernama BCB Rusia.

“Beasiswa Cendekia Baznas Rusia adalah program beasiswa sarjana dan pascasarjana yang diperuntukkan bagi mahasiswa khususnya alumni pesantren yang sedang menempuh pendidikan di Rusia. Beasiswa ini diprioritaskan pada jurusan STEM,” jelas Ahmad.

Beasiswa akan diberikan selama maksimal 2 tahun dan akan dilakukan evaluasi per 6 bulan (1 semester). Penilaian dilakukan untuk mengevaluasi dan monitoring terhadap kelanjutan beasiswa peserta.

Cakupan Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

  1. Pembinaan/Mentoring
  2. Uang Saku Rp 1.000.000,00/bulan selama maksimal 2 tahun
  3. SeragamPDH

Syarat Umum Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Muslim
  3. Laki-laki/Perempuan
  4. Tidak sedang menerima beasiswa yang mencakup biaya hidup (living cost)
  5. Diutamakan alumni pesantren
  6. Diutamakan dari jurusan STEM
  7. Berprestasi baik secara akademik maupun non akademik
  8. Melampirkan ijazah dan transkrip nilai
  9. Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat
  10. Surat Pernyataan
  11. Membuat esai “Kuliah di Rusia dan Kontribusi Pasca Lulus”
  12. Mengikuti rangkaian proses seleksi beasiswa
  13. Melengkapi seluruh dokumen persyaratan yang tertera

Dokumen Pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

  1. Formulir pendaftaran
  2. KTP
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Surat keterangan aktif
  5. Transkrip nilai
  6. Ijazah pendidikan terakhir
  7. Surat rekomendasi
  8. Surat pernyataan
  9. Esai “Mengapa “Kuliah di Rusia dan Kontribusi Pasca Lulus”

Jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Rusia 2024

Pendaftaran: 11-18 Oktober 2024
Seleksi administrasi: 19-25 Oktober 2024
Pengumuman seleksi administrasi: 29 Oktober 2024
Seleksi wawancara: 4-5 November 2024
Pengumuman SK Kelulusan: 15 November 2024
Daftar ulang: 18-20 November 2024
Temu perdana dan pembinaan di Moskow, Rusia: 9 Desember 2024

Pendaftaran Beasiswa Baznas ke Rusia dapat dilakukan pada https://bazn.as/PendaftaranBCBRusia2024. Selamat mendaftar!

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S2-S3 King Fahd University 2025, Ada Asrama dan Tunjangan Per Bulan


Jakarta

King Fahd University of Petroleum & Minerals (KFUPM) membuka beasiswa S2 dan S3 reguler tahun akademik 2025 di Arab Saudi. Masa pendaftaran sedang berlangsung hingga 12 Desember 2024.

Beasiswa penuh ini meliputi uang kuliah penuh, uang saku untuk biaya hidup per bulan, asrama, berobat dan perawatan gigi gratis, buku kuliah gratis, dan subsidi makanan di kantin kampus.

Penerima beasiswa juga berhak atas pendanaan proyek oleh kampus, ongkos pesawat PP Indonesia-Arab Saudi, dan lain-lain.


Dikutip dari laman resminya, beasiswa KFUPM 2025 tidak mengenakan biaya pendaftaran. Peminat beasiswa bisa memilih beragam jurusan bidang teknik, sains, ilmu komputer, ilmu Bumi, hingga bisnis.

Syarat Beasiswa King Fahd University of Petroleum & Minerals 2025

  • Sudah lulus S1 yang berdurasi 4 tahun untuk melamar S2 atau lulus S2 berdurasi 2 tahun dari kampus terakreditasi untuk melamar S3
  • IPK minimal 3.00
  • Skor minimal TOEFL PBT 520, CBT 190, IBT 70; IELTS 6.0; Duolingo English Test (New Test, online) 105
  • Lulusan negara berbahasa Inggris seperti AS, Kanada, UK, Australia, dan Selandia Baru tidak perlu menyertakan skor minimal kemampuan bahasa Inggris.
  • Dua surat rekomendasi

Syarat Dokumen

  • Fotokopi identitas seperti paspor.
  • Transkrip akademik resmi.
  • Dua surat rekomendasi dari pemberi rekomendasi akademik.
  • Statement of Purpose.
  • Foto paspor berlatar putih.
  • CV yang meliputi informasi tentang pendidikan dan pengalaman kerja.
  • TOEFL, IELTS, GRE, dan GMAT dapat disertakan sesuai ketentuan.

Berminat mendaftar, detikers? Cek informasi beasiswa King Fahd University of Petroleum and Minerals 2025 di laman https://kfupm.edu.sa. Semoga bermanfaat!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Soal Lulusan LPDP Tak Harus Pulang ke RI, Pakar BRIN dan Awardee Beri Tanggapan


Jakarta

Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan pernyataan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro yang menegaskan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tidak harus kembali ke Indonesia.

Hal ini bisa dilakukan karena menurutnya Indonesia belum bisa menjamin pekerjaan bagi para alumni. Oleh karena itu, ia menyarankan agar mereka bisa berkembang di luar negeri.

“Kasihan dia nanti. Ilmunya tinggi, di sini tidak ada wadahnya. Lebih baik kamu teruskan ke sana saja. Yang penting merah putih,” kata Satryo, sebagaimana dikutip dari arsip detikEdu, Senin (25/11/2024).


Mahasiswa diberikan kebebasan di luar negeri untuk meniti karier dan prestasi yang baik di perusahaan internasional atau bahkan multinasional. Kemudian ketika suatu hari ia menemukan inovasi, bisa ikut membanggakan Indonesia.

“Kemudian, dia suatu hari menemukan inovasi. Kan kita bilang, Indonesia yang menemukan inovasi itu. Meskipun di luar negeri. Kan masih merah putih dia,” sambungnya.

Respons dari Pakar BRIN

Menanggapinya, Kepala Pusat Riset Kebijakan Publik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yanuar F Wismayanti PhD menjelaskan memang ada multitafsir dari pernyataan Mendiktisaintek. Bukan serta-merta tidak pulang ke RI, lulusan LPDP kini diberikan kesempatan untuk menjalin kolaborasi.

“Dalam artian nggak pulang ke Indonesia itu maksudnya memang diberikan kesempatan untuk menjalin kolaborasi. Ke depannya (untuk) membangun bangsa kembali gitu, bukan berarti melepaskan,” kata Yanuar kepada detikEdu usai acara Berembuk Berdampak 10 tahun Seruni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) di Balai Sidang UI, Depok, Senin (25/11/2024).

Lebih lanjut, Yanuar menjelaskan pemerintah Indonesia memiliki salah satu program bernama manajemen talenta atau pembangunan talenta. Pengalaman alumni LPDP yang bekerja di luar negeri bisa menjadi sebuah investasi.

“Investasi tidak selalu dengan bisnis ekonomi dan seterusnya. Tetapi investasi supaya nanti begitu kita ada di sana akan bisa membawa 10 orang lagi ke sana. Manajemen talenta balik lagi ke Indonesia. Jadi sebenarnya prosesnya seperti itu,” sambung Yanuar.

Menguntungkan Awardee LPDP

Sementara dari sisi penerima beasiswa, Fathia Fairuza awardee LPDP 2022, menjelaskan bahwa keputusan pemerintah memperbolehkan alumni berkembang di luar negeri membuka banyak opsi. Karena saat kembali ke Indonesia, banyak sekali awardee yang justru sulit mencari pekerjaan.

Terlebih bagi mereka yang mengambil bidang studi yang belum memiliki industri di Indonesia. Kondisi ini membuat mereka kebingungan ketika kembali ke Tanah Air.

“Nah harapannya sih dengan adanya opsi tersebut kita bisa explore karier yang lebih luas,” ucap Fathia pada acara yang sama.

Ketika keputusan ini berjalan, Fathia memberikan catatan bagi para awardee. Menurutnya, mereka (awardee) tetap harus memberikan kontribusi dengan cara apapun ke Indonesia.

Selanjutnya, ia juga menegaskan bahwa awardee LPDP jangan sampai pindah kewarganegaraan ketika sudah bekerja di luar negeri.

“Karena bagaimanapun juga kita bisa menempuh pendidikan tinggi S2 atau S3 dibiayai negara yang mana itu juga uang rakyat, uang pajak rakyat,” ungkapnya.

“Jadi aku setuju kalau misalnya boleh berkarier di luar (negeri) tapi harus tetap berkontribusi. Jangan sampai pindah kewarganegaraan,” sambung Fathia dengan tegas.

Evaluasi LPDP

Yanuar menilai penyelenggaraan LPDP saat ini sudah tepat dan tidak ada masalah bila dilihat dari soal pengelolaan keuangannya ataupun mekanismenya. Sebab LPDP tidak bergantung pada APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara).

“LPDP sudah mempunyai mekanisme yang bagus dan itu dirasakan teman-teman penerima beasiswa. Secara pengelolaan keuangannya (juga) sudah cukup bagus,” ungkap Yuniar.

Alih-alih LPDP, Yuniar menyarankan untuk melakukan evaluasi pada penyelenggaraan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). Karena BPI menggunakan anggaran APBN.

Sedangkan dari sisi awardee, Fathia menilai perlu dilakukannya evaluasi terkait penerima LPDP. Menurutnya, banyak oknum-oknum yang malah memanfaatkan dana beasiswa bukan untuk pendidikan.

“Masih ada oknum-oknum yang memanfaatkan beasiswa, (bukan) untuk pendidikan tapi misalnya flexing atau batu loncatan untuk berkarier di sana (luar negeri) dan keluar dari Indonesia,” urai Fathia.

Evaluasi juga diperlukan perihal monitoring lulusan LPDP. Alumnus Columbia University jurusan Human Right Study itu menjelaskan setelah lulus, awardee hanya mengisi satu formulir tracer study.

“Jadi, setelah lulus kita diberikan form dari LPDP. Padahal kan siapa tahu saat form itu dibagikan kita belum dapat pekerjaan. Lalu 2 tahun padahal masa baktinya itu misalnya 4 tahun kan gak ke track lagi, karena formnya itu hanya sekali,” ceritanya.

“Nah mungkin bisa ditingkatkan lagi monitoring prosesnya setelah awardee lulus,” tambahnya lagi.

Kalaupun nanti kebijakan tetap mengharuskan awardee pulang ke Indonesia, Fathia berharap agar pemerintah bisa memberikan rekomendasi pekerjaan yang sesuai bagi alumni. Agar tidak menambah angka pengangguran di Indonesia.

Minta LPDP Dikaji

Sebagai alumni LPDP, Fathia berharap agar beasiswa ini kembali dikaji ulang. Sehingga awardee-awardee bisa menciptakan kontribusi yang luar biasa di masa mendatang.

“Aku sangat menantikan kontribusi awardee LPDP apalagi kalau misalnya bidangnya mirip dengan keilmuan ku. Aku sangat ingin sekali bekerja sama, berkolaborasi, dan bisa berjejaring dengan awardee LPDP lainnya,” ungkapnya.

Fathia juga berharap agar Mata Garuda atau ikatan alumni LPDP bisa lebih aktif lagi, sehingga awardee pada tahun terbaru bisa mengenal alumni lain tahun-tahun sebelumnya.

“Kebanyakan kenalnya yang satu angkatan atau di bawah angkatan. Tapi yang dahulu kurang kenal karena kurangnya ada acara bersama, sehingga nggak bisa networking ke angkatan yang jauh,” pungkas Fathia.

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Syarat, Cara Daftar, Ketentuan Jurusan, dan Jadwal



Jakarta

Pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2025 akan segera dibuka. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

SPAN-PTKIN adalah seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio tanpa ujian tertulis. Satuan Pendidikan yang berhak mendaftarkan siswanya dalam SPAN-PTKIN adalah MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah yang secara sah memperoleh izin penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah.

Adapun siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang didaftarkan oleh Kepala Satuan Pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah masing-masing.


Tercatat, kuota SPAN-PTKIN terbuka untuk 74.337 orang. Siap mengikuti SPAN-PTKIN 2025? Simak syarat-syaratnya seperti dilansir dari laman resmi SPAN-PTKIN berikut.

Syarat SPAN-PTKIN 2025

  • Siswa-siswa MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah kelas terakhir pada tahun 2025
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Memiliki nilai rapor Kelas X/Semester 1, Kelas X/Semester 2, Kelas XI/Semester 1, Kelas XI/Semester 2 dan Kelas XII/Semester 1 yang telah diisikan di PDSS.

Tata Cara Daftar SPAN-PTKIN 2025

1. Sekolah

  • Input atau Cek Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  • Registrasi Akun Sekolah di PDSS dengan melakukan input Email Sekolah, Email Kepala Sekolah, nomor Whatsapp Kepala Sekolah.
  • Validasi Akun akan dikirim ke Email Sekolah dan Kepala Sekolah
  • Setelah melakukan validasi, sekolah bisa melakukan login pada pdss.ptkin.ac.id menggunakan akun yang diperoleh sebelumnya
  • Cek data siswa kelas 12 serta input nilai siswa

2. Siswa

  • Registrasi menggunakan NISN, NPSN, dan email aktif siswa
  • Validasi akan dikirim ke Email Siswa
  • Setelah menerima kode validasi, siswa bisa melakukan login pada siswa.ptkin.ac.id
  • Cek kebenaran data siswa dan nilai rapot
  • Upload rapor kelas 10 semester 1, kelas 10 semester 2, kelas 11 semester 1, kelas 11 semester 2, dan kelas 12 semester 1, dan prestasi tambahan.
  • Pilih program studi pada PTKIN pilihan 1 dan PTKIN pilihan 2
  • Cetak Bukti Pendaftaran

Ketentuan Program Studi SPAN-PTKIN 2025

  • Siswa wajib memilih dua PTKIN yang diminati
  • Siswa memilih dua program studi yang diminati pada masing-masing PTKIN
  • Urutan pilihan PTKIN dan program studi menyatakan prioritas pilihan

Jadwal SPAN-PTKIN 2025

Pengisian PDSS : 6 – 25 Januari 2025
Verifikasi PDSS: 6 – 30 Januari 2025
Pendaftaran: 1 Februari – 6 Maret 2025
Pengumuman Hasil Seleksi: 27 Maret 2025
Proses verifikasi dan/atau pendaftaran ulang di PTKIN masing-masing bagi yang lulus seleksi: Ditetapkan di masing-masing PTKIN

Demikian informasi mengenai SPAN-PTKIN 2025. Siap menjadi mahasiswa baru, detikers?

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 buat Mahasiswa, Belajar Bahasa dan Budaya Jepang


Jakarta

Beasiswa belajar bahasa Jepang dibuka Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (MEXT). Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 dan D4 jurusan sastra/pendidikan bahasa Jepang.

Dikutip dari laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, beasiswa non gelar ini berdurasi 1 tahun. Penerima beasiswa akan mendalami bahasa dan kebudayaan Jepang di universitas Jepang pada September/Oktober 2025-Agustus/September 2026. Di akhir program, penerima beasiswa akan mendapat sertifikat.

Syarat Beasiswa MEXT Belajar Bahasa Jepang 2025

  • Mahasiswa aktif S1/D4 sastra/pendidikan/budaya/bahasa Jepang, minimal semester 3.
  • Sehat jasmani dan rohani untuk menjalani perkuliahan di Jepang.
  • Menguasai bahasa Jepang, sertakan sertifikat Nihongo Noryoku Shiken atau JLPT yang terbit pada/setelah Januari 2023 jika ada.
  • Usia maksimal 29 tahun pada tanggal 1 April 2025, atau lahir antara 2 April 1995 sampai 1 April 2007.
  • Direkomendasikan oleh institusi tempat berkuliah saat ini, berdasarkan seleksi internal di institusi masing-masing.
  • Belum akan mengikuti sidang skripsi selama proses seleksi berlangsung maupun saat sudah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
  • Pendaftar wajib segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan kuliah setelah program beasiswa ini berakhir. Jika melanggar, maka wajib mengembalikan seluruh tunjangan beasiswa yang telah diterima.
  • Khusus pendaftar yang mengikuti double degree di universitas di Indonesia dan di Jepang dan akan melanjutkan studinya di Jepang, maka tidak perlu kembali ke Indonesia, tetapi tidak akan secara langsung mendapatkan visa “Student” ataupun visa “Temporary Visitor” usai program beasiswa.

Cara Daftar

  1. Registrasi di https://daftar.beasiswamext.com.
  2. Cek email konfirmasi dan simpan nomor ujian.
  3. Jika tidak menerima email konfirmasi dalam 5 menit, hubungi beasiswa@dj.mofa.go.jp dengan menyertakan nama lengkap, program yang dipilih, dan salinan transkrip nilai sementara.
  4. Lengkapi dokumen persyaratan.
  5. Institusi perekomendasi mengirimkan berkas dengan kode di kanan atas amplop “Japanese Studies 2025” ke alamat: Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan), Kedutaan Besar Jepang, Jl MH Thamrin No 24 Jakarta, 10350.
  6. Jika mengirim dengan ojek online, serahkan ke pihak security Kedubes Jepang.
  7. Pastikan berkas sudah diterima Kedubes Jepang di Jakarta paling lambat 22 Januari 2025.

Jadwal Seleksi Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025

  • Pendaftaran: 24 Desember-22 Januari 2025
  • Pengumuman hasil seleksi dokumen: 7 Februari 2025
  • Seleksi ujian tulis: Pertengahan Februari 2025
  • Pengumuman hasil ujian tulis: Akhir Februari 2025*
  • Seleksi wawancara: Akhir Februari 2025*
  • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Awal Maret 2025*
  • Secondary screening: Maret-Juli/Pertengahan Agustus 2025*
  • Pengumuman hasil akhir dari MEXT: Juli-pertengahan Agustus 2025*
  • Berangkat ke Jepang: September/Oktober 2025*

Informasi beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 bisa diakses lebih lanjut dengan klik di sini Informasi Beasiswa MEXT Program Japanese Studies (Non-Degree) | Embassy of Japan in Indonesia. Berminat, detikers?


(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Telkom University 2025, Ada Gratis Kuliah 4 Tahun


Jakarta

Sejumlah beasiswa tengah dibuka di Telkom University bagi calon mahasiswa 2025. Di samping Telkom University Bandung, calon mahasiswa kampus Telkom University Purwokerto, Jakarta, dan Surabaya berkesempatan memperoleh beasiswa.

Dirangkum dari laman resminya, simak daftar beasiswa Telkom University yang sedang dibuka di bawah ini.

Beasiswa Telkom University IDCloudHost

Beasiswa IDCloudHost meliputi biaya kuliah selama 4 tahun, kesempatan magang industri teknologi, dan berjejaring profesional lewat seminar, workshop, dan program komunitas.


Calon peserta seleksi beasiswa IDCloudHost tidak dikenakan biaya pendaftaran. Peserta seleksi bebas memilih prodi yang dibuka di kampus Telkom University Bandung, Telkom University Jakarta, dan Telkom University Surabaya.

Setelah lulus, tidak ada ikatan kerja dengan IDCloudHost. Namun, penerima beasiswa dilarang bekerja di perusahaan industri sejenis IDCloudHost dalam kurun 5 tahun setelah lulus.

Alur Beasiswa

  • Mendaftar beasiswa di https://idcloudhost.com/beasiswa/
  • Menjalani seleksi awal berdasarkan nilai rapor sekolah yang diunggah
  • Menjalani tes online
  • Peserta yang lolos tes online akan menjalani tes wawancara

Jadwal Beasiswa IDCloudHost

  • Pendaftaran: 3 Februari-4 Juni 2025
  • Test online 1: 5-13 Juni 2025
  • Test online 2: 18-20 Juni 2025
  • Test wawancara: 25-27 Juni 2025
  • Pengumuman hasil: 1 Juli 2025

Jalur Beasiswa Telkom University

Jalur beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Indonesia. Jalur ini juga menerapkan tes online bagi peserta seleksi.

Sedangkan skema beasiswanya terbagi atas:

  • Beasiswa Unggulan: Bebas biaya pendidikan sampai lulus sesuai syarat dan ketentuan
  • Beasiswa Pintar: Potongan biaya pendidikan pada tahun pertama senilai Rp 8 juta-Rp 15 juta

Syarat Beasiswa

  • Siswa SMA, SMK, atau MA semua jurusan
  • Usia paling tinggi 25 tahun
  • Mendaftar di https://smb.telkomuniversity.ac.id
  • Membeli PIN Pendaftaran dengan harga Rp 200 ribu untuk maksimal 5 prodi
  • Mengikuti tes online, akses tertera pada kartu peserta seleksi masing-masing

Syarat Khusus Prodi

Berikut daftar prodi yang memberlakukan syarat khusus tidak buta warna bagi pendaftarnya:

  • D3 Teknologi Telekomunikasi
  • S1 Teknik Elektro
  • S1 Teknik Telekomunikasi
  • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
  • S1 Desain Interior
  • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
  • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
  • S1 Film dan Animasi

Syarat Khusus Portofolio

Berikut prodi yang memberlakukan syarat khusus portofolio:

  • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
  • S1 Desain Interior
  • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
  • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
  • S1 Film dan Animasi

Jadwal Beasiswa

  • Pendaftaran: 7 Februari-11 April 2025
  • Tes online: 13 April 2025
  • Pengumuman kelulusan: Diberitahukan kemudian, dapat diakses di aplikasi SITU Admission menu Laporan Kelulusan

Materi Tes

  • Penalaran Umum
  • Pengetahuan Kuantitatif
  • Pengetahuan dan Pemahaman Umum
  • Memahami Bacaan dan Menulis
  • Literasi dalam Bahasa Indonesia
  • Literasi dalam Bahasa Inggris
  • Penalaran Matematika

Berminat mendaftar, detikers? Informasi lebih lanjut dapat diakses di https://smb.telkomuniversity.ac.id/. Semoga bermanfaat!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Ramai #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI



Jakarta

Tagar #KabuAjaDulu ramai dibahas oleh anak muda di media sosial. Tagar ini menunjukan sebuah tren kuliah atau bekerja di luar negeri karena situasi di Indonesia tak sesuai dengan harapan mereka.

#KaburAjaDulu ini juga dapat bermakna kesempatan bagi pelajar di Indonesia untuk pergi ke luar negeri beberapa lama misalnya untuk kuliah. Bagi detikers yang berniat belajar di luar negeri, sejumlah beasiswa ini tak mensyaratkan mahasiswa harus kembali ke Indonesia setelah selesai studi.

Ada beasiswa apa saja? Melansir masing-masing laman resmi beasiswa, berikut daftarnya:


Daftar Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI

1. Global Korean Scholarship (GKS)

Apakah detikers ingin menetap di Korea? Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) bisa jadi solusi agar bisa tinggal di sana sementara sekaligus melanjutkan kuliah.

GKS menawarkan beasiswa untuk jenjang mulai dari D2, S1, S2 hingga S3. Komponen pembiayaan yang ditanggung beasiswa ini antara lain biaya daftar, biaya kuliah, uang saku tahunan sampai Rp 224 juta dan biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun.

Syarat daftar beasiswa ini yakni sebagai berikut:

  • Tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali jika melamar program R&D, International Organization program.
  • Sehat mental dan fisik.
  • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
  • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
  • Syarat lengkapnya bisa dilihat di sini https://www.studyinkorea.go.kr/ko/scholarship ya.

2. Ministry of Education (MoE) Taiwan

Kementerian Taiwan menawarkan beasiswa MoE Taiwan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Awardee beasiswa ini dapat menerima bantuan pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta.

Tak ada syarat usia dalam beasiswa ini. Lebih jelasnya berikut syarat yang harus dipenuhi pelamar:

  • Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
  • Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
  • Tidak mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
  • Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
  • Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
  • Tidak menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
  • Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.

3. MEXT Research Jepang

Beasiswa MEXT Research Jepang ini bisa dicoba bagi yang ingin melanjutkan D4, S1 atau S2. Pendanaan berlaku hingga 2 tahun masa studi.

Beasiswa MEXT ini bersifat fully funded. Awardee akan ditanggung biaya kuliahnya, tunjangan hidup. tiket pesawat hingga pengurusan visa pelajar.

Namun, pelamar sebelumnya harus memenuhi syarat ini agar dapat lolos:

  • Mempunyai IPK minimal 3,2
  • Memilih jurusan yang sesuai dengan jenjang pendidikan sebelumnya
  • Sehat secara jasmani dan rohani
  • Siap belajar bahasa Jepang
  • Mempunyai skor TOEFL-PBT/ITP: minimal 543, TOEFL-iBT: minimal 72, IELTS: minimal 5.5, TOEIC L&R: minimal 785, TOEIC S&W: minimal 310, dan JLPT: minimal N2

4. Singapore International Graduate Award (Singa)

Beasiswa Singa disediakan oleh Agency for Science, Technology, and Research Singapore. Jenis beasiswa yang tersedia dapat memungkinan awardee melanjutkan studi S2 langsung ke S3.

Adapun tujuan kampus yang bisa dipilih di beasiswa Singa antara lain
Nanyang Technological University, The National University of Singapore, The Singapore University of Technology and Design dan The Singapore Management University.

Apa saja syarat bisa ikut beasiswa Singa? Berikut di antaranya:

  • Mempunyai semangat dalam penelitian dan berprestasi secara akademik
  • Ijazah atau surat keterangan lulus S1 atau S2
  • Transkrip akademik S1 atau S2
  • Mempunyai paspor
  • Foto ukuran paspor terbaru berformat JPEG atau PNG
  • Dua surat rekomendasi (dikirim secara daring oleh pemberi rekomendasi)
  • Hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I&II/GATE yang bisa diminta dari pihak kampus

5. Turkiye Burslari

Turki merupakan salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Jika detikers ingin ke sana, maka beasiswa Turkiye Burslari bisa jadi pilihan.

Cakupan pembiayaan beasiswa ini terdiri dari uang kuliah, uang saku per bulan, tiket pesawat hingga tempat tinggal. Ada empat jenis beasiswa yang tersedia yakni beasiswa S1, S2, S3 dan beasiswa riset.

Beberapa syarat khusus berdasarkan jenjang dapat dilihat selengkapnya di sini ya https://www.turkiyeburslari.gov.tr/.

6. Stipendium Hungaricum Scholarship Program

Beasiswa ini sediakan oleh Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme. Beasiswa menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan kursus pelatihan.

Beasiswa ini menanggung biaya kuliah secara penuh dan tunjangan hidup bulanan. Jika ingin mendaftar beasiswa ini, pelamar harus memenuhi syarat umum ini:

  • Melakukan pendaftaran di laman registrasi.
  • Mengunggah foto terbaru pelamar.
  • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
  • Membuat motivation letter.
  • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa.
  • Sementara syarat khusus setiap jenjang bisa dilihat di sini https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ ya.

7. Ministry of Entrepreneurship and Tourism Romania

Pemerintah Romania menawarkan kesempatan warga Indonesia belajar di negaranya lewat beasiswa ini. Salah satu hal yang berbeda dari beasiswa ini adalah pelamar tak disyaratkan minimal IPK dan tak perlu melampirkan skor TOEFL atau IELTS.

Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya latihan bahasa selama satu tahun, biaya hidup bulanan, asrama, bantuan layanan kesehatan hingga biaya transportasi lokal.

Jika detikers tertarik daftar beasiswa dari pemerintah Romania ini dapat mendaftar di sini ya https://jakarta.mae.ro/en/local-news/1310.

Itulah beberapa beasiswa yang tak mewajibkan awardee kembali ke Indonesia. Ada yang menarik minatmu?

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa S2 LPDP-AAS 2025 Dibuka, Tanpa Seleksi Bakat Skolastik!



Jakarta

Beasiswa LPDP-Australia Awards Scholarships (AAS) telah dibuka hingga 5 Mei 2025. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi Master ke Australia.

Beasiswa LPDP-AAS merupakan program beasiswa pendanaan bersama antara LPDP dan AAS yang memberikan kesempatan studi program master bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology pada 22 perguruan tinggi di Australia.

Beasiswa ini dibuka untuk WNI baik umum atau CPNS/PNS. Untuk saat ini, Beasiswa LPDP-AAS tidak membuka pendaftaran bagi TNI/POLRI.


Cakupan studi di Beasiswa LPDP-AAS mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi.

Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, Pendaftar Beasiswa LPDP-AAS akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan tinggi tujuan pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.

Pendaftar tidak diwajibkan mengunggah dokumen LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan. Selain itu, pelamar hanya dibolehkan memilih maksimal 3 jurusan atau universitas.

Komponen Beasiswa LPDP-AAS 2025

Melansir dari laman resminya, komponen Beasiswa LPDP-AAS 2025 adalah:

Dana Pendidikan

  • Tuition Fee
  • Dana Pendaftaran
  • Dana Tunjangan Buku
  • Dana Penelitian Tesis
  • Dana Seminar Internasional (di supplementary academic support)
  • Dana Publikasi Jurnal Internasional

Dana Pendukung

  • Dana Transportasi
  • Dana Aplikasi Visa
  • Dana Asuransi Kesehatan
  • Dana Kedatangan
  • Dana Hidup Bulanan
  • Dana Lomba Internasional
  • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
  • Dana Tambahan (sepanjang memenuhi kriteria)
  • Pre-course Departure Training
  • Dana Dukung Disabilitas
  • Introductory Academic Program
  • Medical Check-up saat pembuatan Visa
  • Supplementary Academic Support
  • Reunion Airfare

Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025

Tertarik mendaftar Beasiswa LPDP-AAS? Berikut syarat-syaratnya:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
  • Usia paling tinggi 42 tahun pada 31 Desember 2025
  • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.
  • Minimal IPK 3,00 dari skala 4,00 pada jenjang S1 atau D4
  • Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
  • Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (8 Oktober 2024). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
    PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),
    TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau
    IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-AAS 2025

  1. Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
  3. Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
  4. Pengisian Profil Diri, Essa, dan Surat Rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam Bahasa Inggris.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025

Pendaftaran: 18 Februari-5 Mei 2025
Seleksi Administrasi: 6-22 Mei 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 23 Mei 2025
Masa Sanggah: 24-25 Mei 2025
Pengumuman Hasil Sanggah: 3 Juni 2025
Seleksi Substansi I (Proses Shortlisted Peserta Wawancara): 4-16 Juni 2025
Pengumuman Shortlisted Peserta Wawancara: 17 Juni 2025
Seleksi Substansi II (Pelaksanaan Wawancara): 18 Juli 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi II: 18 Juli 2025
Perkuliahan Paling Cepat: Januari 2026

Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025. Tertarik mendaftar?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Semesta S1-S2 untuk Mahasiswa IT, Kuliah Gratis Sambil Digaji



Jakarta

Beasiswa Semesta kembali dibuka pada tahun ini bagi mahasiswa S1 dan S2 di bidang information technology (IT). Pendaftaran beasiswa masih dibuka hingga 20 Mei 2025.

Beasiswa Semesta bersifat fully funded. Selain itu, awardee beasiswa berkesempatan lulus langsung kerja di perusahaan edutech Sevima yang mengadakan beasiswa ini.

Dalam enam tahun terakhir, Beasiswa Semesta telah diikuti oleh 27.000 pendaftar. Di balik antusiasme tersebut, hanya akan ada 10 orang saja yang terpilih.


Bagi detikers yang berminat, harus benar-benar dalam melakukan pendaftaran. Mengutip laman Sevima, berikut ketentuannya:

Pilihan Jurusan dan Kampus Tujuan

Saat mendaftar, pelamar bisa memilih salah satu dari jurusan di kampus-kampus berikut:

  • S1 Teknik Informatika, Binus University
  • S1 Sistem Informasi, Binus University
  • S2 Teknik Informatika, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  • S2 Sistem Informasi, ITS

Keuntungan Memperoleh Beasiswa Semesta

  • Pembiayaan pendidikan (fully funded)
  • Kesempatan bekerja di kantor Sevima
  • Gaji bulanan dan tunjangan kerja
  • Dapat mentoring langsung dari profesional IT
  • Pengalaman kerja nyata sambil kuliah

Syarat Daftar Beasiswa Semesta 2025

  • Bagi pendaftar beasiswa S1 adalah lulusan atau alumni SMA/SMK/sederajat
  • Bagi pendaftar beasiswa S2 adalah lulusan atau alumni D4/S1 di bidang IT (fresh graduate, masih yudisium maupun sudah berpengalaman kerja)
  • Mempunyai keahlian di bidang IT dibuktikan dengan portofolio project, link Github atau bukti file lain
  • Siap bekerja dan berkuliah di daerah Surabaya, Jawa Timur secara work from office (WFC)

Cara Daftar Beasiswa Semesta 2025

  1. Buka laman resmi pendaftaran beasiswa di https://maukuliah.id/beasiswa-semesta
  2. Klik “Daftar Beasiswa” dan pilih “Buat Akun”
  3. Isi formulir pendaftaran secara lengkap
  4. Pilih jurusan, jenjang pendidikan, dan kampus yang ingin dituju
  5. Ikuti tes psikotes dan tes akademik (computer based test) secara online
  6. Pelamar yang lolos akan memperoleh undangan mengikuti hackathon dan wawancara secara offline di Surabaya

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Semesta 2025

  • Pendaftaran: hingga 20 Mei 2025
  • Tes online: hingga 20 Mei 2025
  • Hackayho: 30 Juni 2025
  • Wawancara online: 30 Juni 2025
  • Pengumuman penerima beasiswa: 28 Oktober 2025

Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Yuk coba!

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com