Tag Archives: kesehatan

Berapa Gaji Orang Tua untuk KIP Kuliah 2025? Simak Kriteria Ekonominya!


Jakarta

Pada pendaftaran KIP Kuliah, terdapat ketentuan pendapatan kotor orang tua agar bisa mendaftar. Berapa gaji orang tua untuk bisa mendaftar KIP Kuliah?

Pendaftaran akun KIP Kuliah sendiri ditutup hingga 31 Oktober 2025. Untuk peserta yang mendaftar KIP Kuliah dengan jalur UTBK SNBT, pendaftarannya sudah ditutup pada 27 Maret 2025.

Namun, pendaftaran KIP Kuliah jalur mandiri belum dibuka. Maka dari itu, detikers dapat menyimak terlebih dulu ketentuan gaji orang tua sebelum mendaftarkan diri.


Nominal Gaji Orang Tua untuk KIP Kuliah

Calon mahasiswa baru dapat mendaftar KIP Kuliah apabila memenuhi kriteria tidak mampu secara ekonomi. Kriterianya adalah:

  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan.
  • Jika pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi dengan jumlah anggota keluarga, maksimal Rp 750 ribu.
  • Calon penerima dengan kriteria ini wajib mengunggah surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Persyaratan di atas wajib dipenuhi apabila calon mahasiswa tidak dapat memenuhi syarat-syarat yaitu:

  • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
  • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos), seperti:

– Program Keluarga Harapan (PKH)

– Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)

– Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

  • Tergolong dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
  • Berasal dari panti sosial atau panti asuhan.

Syarat KIP Kuliah 2025

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023.
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mana pun, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta pada program studi (prodi) yang sudah diakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi perguruan tinggi.
  • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen sah.

Itulah besaran gaji orang tua untuk bisa ikut KIP Kuliah dan informasi persyaratan ekonomi lainnya.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Provinsi Mana Saja yang Masih Buka 2025?



Jakarta

Bantuan pendidikan atau beasiswa sangat dibutuhkan bagi mahasiswa yang tengah terkendala pembiayaan kuliah. Untungnya, beberapa pemerintah provinsi menyediakan beasiswa bagi warganya.

Sejak awal tahun 2025, sudah banyak pemerintah daerah yang membuka beasiswa untuk mahasiswa. Namun, per Juli 2025 hanya ada beberapa beasiswa pemerintah yang masih buka.

Ada beasiswa dari provinsi mana saja? Berikut detikEdu telah merangkum informasinya bagi detikers.


1. Jawa Timur

Pemerintah Jawa Timur menyediakan beasiswa program S1 bagi mahasiswa yang berkuliah di perguruan tinggi keagamaan Islam. Sasaran beasiswa ini adalah siswa di pesantren.

Syarat utama mendaftar beasiswa ini antara lain berdomisili di Jawa Timur, lulus MA/PDF ‘Ulya/SPM ‘Ulya/SMA/SMK/sederajat, hafal Al-Qur’an minimal 5 juz, berusia maksimal 35 tahun, bisa membaca kitab Fathul Qorib dan lulus seleksi ujian internal PTKI.

Selain S1, Pemprov Jawa Timur juga menyediakan beasiswa program S2. Syarat untuk pendaftar beasiswa S2 antara lain lulusan S1, hafal Al-Qur’an minimal 15 juz, lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in , dan berusia maksimal 45 tahun.

Adapun untuk S3 syarat utama yang harus dipenuhi yakni lulusan S1 dan S2, berusia maksimal 50 tahun lulus ujian membaca kitab Fathul Mu’in dan ujian proposal disertasi yang diselenggarakan LPPD Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pendaftaran Beasiswa Jawa Timur masih dibuka hingga 17 Juli 2025. Pendaftaran bisa dilakukan secara online lewat https://simba.lppdjatim.org/.

2. Kalimantan Timur

Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur menggelontorkan bantuan pendidikan berupa Beasiswa Fratispol untuk mahasiswa S1, S2, dan S3. Mengutip Instagram @gocsrkaltim, beasiswa berlaku untuk studi di dalam maupun luar negeri.

Beberapa kampus dalam negeri mitra beasiswa ini antara lain Universitas Mulawarman, Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris, Institut Teknologi Kalimantan, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Negeri Balikpapan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kalimantan Timur, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.

Untuk menerima beasiswa ini, pelamar harus berdomisili di Kalimantan Timur dan memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM). Pendaftaran beasiswa ini tidak ada batas waktunya, selagi kuota masih tersedia pendaftaran tetap dibuka.

Penasaran dengan beasiswa ini? Kunjungi https://pendidikan.gratispol.kaltimprov.go.id/ untuk mendapatkan informasi terkini.

3. Banten

Pemerintah Provinsi Banten akan menggelontorkan dana sebesar Rp 100 juta untuk warga kurang mampu. Dana tersebut disalurkan dalam bentuk beasiswa S1 bernama “Satu Desa Satu Sarjana.”

Akan ada 100 warga penerima beasiswa ini. Program beasiswa dikhususkan mahasiswa yang menempuh program studi pertanian.

Syarat penerima beasiswa Satu Desa Satu Sarjana harus berasal dari keluarga miskin dan punya keinginan kuat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Beasiswa akan dibuka mulai Juli 2025 ini. Untuk mengetahui informasi pembukaan pendaftaran, pantai terus website Pemerintah Banten ya.

Itulah beberapa beasiswa dari pemerintah provinsi yang masih buka hingga saat ini. Selamat mencoba.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka Mulai 14 Juli, Siapkan Dokumen Ini untuk Daftar!



Jakarta

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan jadwal pembukaan Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan mulai 14 Juli 2025.

“Halo sobat Puslapdik. Jangan sampai terlewat ya, Beasiswa Unggulan akan dibuka pada 14 Juli 2025,” tulis unggahan Instagram @puslapdik_dikbud dilansir Kamis (10/7/2025).

Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang banyak dinanti masyarakat. Beasiswa ini disediakan bagi masyarakat berprestasi, penyandang disabilitas serta pegawai Kemendikdasmen.


Memangnya apa saja keuntungan mendapatkan beasiswa ini? Simak penjelasannya berikut!

Jenis & Sasaran Penerima Beasiswa Unggulan 2025

  • Beasiswa Berprestasi: Putra-putri terbaik bangsa yang diterima di perguruan tinggi dalam atau luar negeri
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik tunggal, ganda, maupun multi.
  • Beasiswa Unggulan Pegawai: Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikdasmen

Cakupan Pembiayaan Beasiswa Unggulan 2025

1. Beasiswa Berprestasi

  • Dalam negeri: Biaya pendidikan, hidup, buku.
  • Luar negeri: Biaya pendidikan, hidup.

2. Beasiswa Penyandang disabilitas

Biaya pendidikan, hidup, buku, penelitian, hidup pendamping.

3. Beasiswa Pegawai

  • Biaya pendidikan
  • Biaya buku
  • Biaya penelitian
  • Biaya hidup
  • Tiket pesawat
  • Biaya dokumen perjalanan
  • Asuransi kesehatan (untuk luar negeri)
  • Komponen lain yang ditetapkan dalam perjanjian

Jangka Pemberian Beasiswa Unggulan 2025

  • S1/D4: Maksimal 8 semester
  • S2: Maksimal 4 semester
  • S3: Maksimal 6 semester

Syarat & Dokumen Daftar Beasiswa Unggulan 2025

Ada beberapa syarat utama yang perlu dipenuhi pendaftar beasiswa, yakni:

1. Beasiswa Berprestasi

  • Bukan dosen, guru, tenaga kependidikan, atau pelaku budaya.
  • Mahasiswa di kampus terakreditasi minimal B/Baik Sekali atau diakui Kemendiktisaintek untuk luar negeri.
  • Mempunyai surat rekomendasi dari kampus.
  • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari sumber lain.
  • Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.
  • Memiliki sertifikat prestasi nasional/internasional.

2. Beasiswa Penyandang Disabilitas

  • Surat keterangan disabilitas dari dokter/ahli/lembaga.
  • Surat pernyataan mahasiswa berkebutuhan khusus.
  • Sertifikat prestasi (jika ada).
  • Mendapatkan rekomendasi dari kampus.
  • Tidak sedang menerima beasiswa sejenis.
  • Mempunyai LoA/surat aktif kuliah
  • IPK minimal 3,25 (S2) dan 3,40 (S3) untuk on-going.
  • Membuat esai 1.500-2.000 kata.
  • Berusia maksimal 32-33 tahun (S2) dan 46-47 tahun (S3)
  • Membuat rencana studi/proposal disertasi.

3. Beasiswa Pegawai

  • Berstatus PNS di Kemendikdasmen
  • Diusulkan pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
  • Mendapatkan persetujuan tugas belajar
  • Memiliki prestasi

Demikian informasi seputar Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran bisa dilakukan pada laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/. Selamat mencoba!

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 Khusus Perempuan Dibuka, Bantuan Dana sampai Rp10 Juta!



Jakarta

Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 khusus perempuan resmi dibuka hingga 8 Agustus mendatang. Mahasiswi bisa mendapat bantuan dana sampai Rp10 juta.

Melansir Buku Panduan Beasiswa Sehat Khusus Mahasiswi Jenjang D3PoltekkesKemenkes, Beasiswa SEHAT (Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan) adalah program kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan YayasanKhouwKalbe (YKK) untuk mendukung pendidikan calon tenaga kesehatan perempuan. Khususnya mereka yang berasal dari wilayah dengan keterbatasan layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Program ini dibuka bagi mahasiswi aktif semester 1 jenjang Diploma 3 (D3) di Poltekkes Kemenkes yang memenuhi syarat. Selain itu, pendaftaran dibuka bagi mahasiswa dari seluruh provinsi di Indonesia.


Manfaat Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 Khusus Perempuan

Penerima beasiswa akan mendapatkan manfaat finansial dan non finansial berupa:

Finansial

1. Bantuan dana pendidikan berupa UKT, praktek, uji kompetensi dan
2. Bantuan dana penelitian dengan nominal maksimal Rp10 juta per semester hingga lulus, di mana batas maksimal bantuan biaya penelitian sebesar Rp3 juta hanya diberikan pada semester akhir.

Non-Finansial

1. Pelatihan pengembangan kapasitas dengan empat fokus meliputi kepemimpinan, komunikasi, inovasi serta kesehatan, dan gender
2. Mentoring
3. Jejaring nasional dan internasional dari ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe
4. Kesempatan mengikuti seleksi penugasan khusus Kemenkes RI

Syarat Pendaftaran Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 Khusus Perempuan

Syarat Umum

Warga Negara Indonesia (WNI)

Perempuan

Usia 18 – 23 Tahun

Belum menikah

Mahasiswi baru Semester 1, jenjang D3 Poltekkes Kemenkes seluruh Indonesia

Aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi/ kemasyarakatan/kompetisi sesuai program studi

Berkomitmen untuk berpartisipasi aktif pada seluruh rangkaian pelatihan pengembangan kapasitas yang disediakan beasiswa

Tidak sedang menerima beasiswa dengan skema yang sama dari institusi lain

Syarat Akademik

Nilai rapor pengetahuan dan keterampilan sekolah lanjutan tingkat lanjut (SLTA) Kelas 10-12 minimal 80 per semester

Menulis esai Pendaftaran sesuai ketentuan:
– Esai refleksi diri bertemakan “Jalanku sebagai Penerima Beasiswa dalam Membangun Kompetensi untuk Masa Depan” atau “Demi Mengabdi ke Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) di Indonesia”
– Esai ditulis dengan minimal 350 kata pada maksimal 2 halaman kertas berukuran A4 dan tulisan tangan (bukan diketik)
– Plagiarisme dan penggunaan kecerdasan buatan tidak diperbolehkan dalam penulisan esai.

Syarat Dokumen Administratif

Melengkapi formulir pendaftaran secara daring melalui tautan bit.ly/DaftarBeasiswaSEHATD3

Scan kartu tanda penduduk (KTP)

Scan kartu keluarga

Pasfoto (ukuran 4×6 cm, warna latar bebas, format jpg)

Scan tulisan esai pendaftaran

Scan rapor SLTA kelas 10-12 (total 6 semester)

Scan surat keterangan mahasiswa aktif (resmi dikeluarkan dari institusi pendidikan)

Scan surat rekomendasi dari dosen pembimbing akademik/ketua program studi dengan ketentuan:
-Wajib menggunakan template surat rekomendasi yang telah disediakan
– Template dapat diunduh pada tautan https://bit.ly/SuratRekomendasiBS
– Pastikan melengkapi rekomendasi dengan mengisi seluruh data, kop surat resmi institusi, dan ditandatangani oleh pemberi rekomendasi dan diberi cap institusi.

Cara Mendaftar Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 Khusus Perempuan

Pendaftaran Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 dilakukan secara online melalui LAMAN BERIKUT.

Adapun pendaftar tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Jadwal Seleksi Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 Khusus Perempuan

Pendaftaran dan seleksi administrasi: 15 Juli-8 Agustus 2025
Pengumuman seleksi administrasi: 11-12 Agustus 2025
Tes wawancara: 13-20 Agustus 2025
Pengumuman seleksi wawancara: 22 Agustus 2025
Pertemuan induksi: 23 Agustus 2025
Registrasi ulang: 23 Agustus – 5 September
Orientasi: September 2025.

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Sehat Kemenkes 2025 dapat diakses melalui WA Admin YKK 0812-1200-4937 atau mengunjungi halaman resmi www.yayasankhouwkalbe.org/beasiswa-sehat

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Pre-Doctoral 2025 Dibuka, Bantuan Biaya untuk Persiapan S3



Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali menawarkan beasiswa Pre-Doctoral Course Program bagi dosen. Beasiswa ini dapat membantu dosen dalam mempersiapkan pendidikan S3.

Pre-Doctoral Course Program berlaku selama dua bulan. Penerima akan mendapatkan pelatihan pra-doktoral dan calon pembimbing akademik sesuai dengan sasaran program doktor yang dituju.

Bagaimana cara mendapatkan beasiswa ini? Sesuai buku panduan, ini syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi pelamar beasiswa.


Komponen Pembiayaan Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  1. Biaya pendidikan (satu kali dibayarkan sesuai tagihan)
  2. Biaya hidup (per bulan)
  3. Biaya asuransi kesehatan (satu kali)
  4. Biaya aplikasi visa (satu kali)
  5. Biaya keadaan darurat (satu kali)
  6. Tiket perjalanan dari daerah asal ke bandara internasional (pulang pergi).

Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Mempunyai kartu tanda kependudukan (KTP) atau paspor
  • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2025
  • Dosen di kampus binaan Kemdiktisaintek
  • Mempunyai nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi
  • Sudah lulus program magister
  • Belum mempunyai gelar doktor dan tidak sedang menempuh pendidikan doktor
  • Mempunyai surat izin mengikuti pelatihan beasiswa dari pimpinan instansi
  • Membuat personal statement
  • Mengajukan proposal penelitian untuk studi jenjang doktor sesuai format
  • Melampirkan surat pernyataan pendaftar beasiswa
  • Melampirkan surat keterangan sehat
  • Mempunyai curriculum vitae (CV)
  • Tidak boleh menerima beasiswa lain jika lolos sebagai awardee Pre-Doctoral Course Program.

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  • Biodata diri
  • Kartu tanda penduduk (KTP)
  • Surat izin dari atasan langsung
  • Transkrip nilai S2 (asli atau legalisir)
  • Ijazah S2 atau surat keterangan lulus (asli atau legalisir)
  • Proposal penelitian untuk studi doktor dalam bahasa Inggris
  • Curriculum vitae (CV)
  • Dokumen sertifikat bahasa Inggris yang masih berlaku (2 tahun terakhir)
  • Personal statement sesuai format
  • Surat pernyataan sesuai format (bermeterai)
  • Surat keterangan dari dokter.

Cara Daftar Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  1. Penuhi syarat dan dokumen di atas sebelum daftar.
  2. Daftar secara online via laman https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/
  3. Unggah dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.
  4. pastikan data benar saat finalisasi data.
  5. Setelah melalui seleksi administrasi, kandidat terpilih akan mengikuti wawancara dalam bahasa Inggris.

Tanggal dan Alur Seleksi Beasiswa Pre-Doctoral 2025

  • Pendaftaran: Juli-Agustus 2025
  • Seleksi beasiswa: Agustus 2025
  • Pengumuman hasil seleksi: September 2025
  • Pembekalan: September 2025
  • Pelaksanaan program: Oktober-November 2025

Demikian informasi penawaran beasiswa Pre-Doctoral 2025 bagi dosen. Selamat mencoba.

(cyu/cyu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Sehat 2025 D3, Uang Pendidikan hingga Rp 10 Juta Per Semester


Jakarta

Kementerian Kesehatan dan Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran Beasiswa Sehat D3 2025. Mahasiswa baru jenjang D3 di Poltekkes Kemenkes se-Indonesia bisa mendaftar paling lambat 8 Agustus 2025.

Dikutip dari laman resminya, Beasiswa Sehat dibuka untuk merespons ketimpangan distribusi tenaga kesehatan di wilayah daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Mahasiswa Poltekkes dari luar Pulau Jawa dan Bali sangat direkomendasikan untuk mendaftar beasiswa ini.

Mahasiswa penerima Beasiswa Sehat D3 2025 akan memperoleh bantuan dana pendidikan sebesar maksimal Rp 10 juta per semester hingga lulus. Dana ini meliputi uang kuliah tunggal (UKT), praktik, uji kompetensi, dan bantuan dana penelitian.


Khusu dana penelitian dibatasi maksimal Rp 3 juta. Komponen ini diberikan khusus pada semester akhir.

Di samping itu, penerima beasiswa akan menjalani program pengembangan kapasitas dan mentoring dari Yayasan Khouw Kalbe secara daring. Mahasiswa juga berkesempatan mengikuti seleksi Penugasan Khusus Kemenkes RI.

Syarat Beasiswa Sehat D3 2025

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Perempuan
  • Usia 18-23 tahun
  • Belum menikah
  • Berasal dari 38 provinsi di Indonesia
  • Mahasiswa baru semester 1 jenjang D3 Poltekkes Kemenkes se-Indonesia
  • Aktif berpartisipasi dalam kegiatan organisasi, kemasyarakatan, atau kompetisi, sesuai dengan program studi
  • Berkomitmen untuk berpartisipasi aktif pada seluruh rangkaian pelatihan pengembangan kapasitas yang disediakan beasiswa
  • Tidak sedang menerima beasiswa dengan skema yang sama dari institusi lain.

Syarat Akademik

  • Nilai rapor pengetahuan dan keterampilan SLTA kelas 10-12 minimal 80 per semester
  • Menulis esai refleksi diri bertema Jalanku sebagai Penerima Beasiswa dalam Membangun Kompetensi untuk Masa Depan Demi Mengabdi ke Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan (DTPK), minimal 350 kata, tulisan tangan, kertas A4 maksimal 2 halaman; dilarang menggunakan AI dan memplagiasi.

Dokumen Persyaratan

  • Formulir pendaftaran daring, dilengkapi di https://bit.ly/DaftarBeasiswaSEHATD3
  • Hasil scan KTP
  • Hasil scan KK
  • Pasfoto 4×6, warna latar bebas, format JPG
  • Hasil scan tulisan esai pendaftaran
  • Hasil scan rapor SLTA kelas 10-12 (total 6 semester0
  • Hasil scan surat keterangan mahasiswa aktif resmi dari institusi pendidikan
  • Hasil scan surat rekomendasi dari dosen pembimbing akademik atau ketua program studi sesuai template pada https://bit.ly/SuratRekomendasiBS, pastikan diisi lengkap dengan menyertakan kop surat resmi institusi, tanda tangan pemberi rekomendasi, dan cap institusi.

Jadwal Beasiswa Sehat 2025 Jenjang D3

  • Pendaftaran dan seleksi administrasi: 15 Juli-8 Agustus 2025
  • Pengumuman seleksi administrasi: 11-12 Agustus 2025
  • Tes wawancara: 13-20 Agustus 2025
  • Pengumuman seleksi wawancara: 22 Agustus 2025
  • Pertemuan induksi: 23 Agustus 2025
  • Registrasi ulang: 23 Agustus-5 September 2025
  • Orientasi: September 2025

Sebelumnya, Beasiswa Sehat 2025 jenjang D4 sudah dibuka sampai 23 Juni 2025 lalu.

Informasi Beasiswa Sehat 2025 jenjang D3 lebih lanjut bisa diakses di link https://www.yayasankhouwkalbe.org/beasiswa-sehat/SEHATD3. Unduh panduannya dengan klik DI SINI.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa 2026 Fokus di Bidang STEM & Prodi Tertentu



Jakarta

Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Mohammad Lukmanul membocorkan tentang skema pendanaan beasiswa 2026. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

Hal ini juga termasuk penyediaan kuota dan penentuan perguruan tinggi. Daya tampung akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi.

Lukmanul mengatakan pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.


“Jika Kemdiktisaintek melihat program beasiswa LPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kata Lukmanul saat ditemui di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

Menurutnya, skema tersebut belum bisa direalisasikan tahun ini. Pasalnya, seleksi LPDP 2025 sudah berlangsung.

“Tentu ini baru informasi yang kami dapat, mudah-mudahan ini akan bisa berjalan di tahun depan. Tidak di tahun ini, karena di tahun ini memang sudah berjalan seleksinya,” katanya.

Pendaftar Bidang STEM Diprioritaskan

Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering, and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar tujuan perguruan tingginya.

“Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi ada formula, orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

“Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

Adapun bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK

“Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

Lukmanul menjamin pengguliran dana LPDP untuk beasiswa akan terus berjalan. Sekalipun ada efisiensi, LPDP tetap membuka beasiswa karena adanya dana abadi.

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Unggulan 2025 Ditunda, Jadi Kapan?



Jakarta

Hari Minggu, 10 Agustus 2025 dijadwalkan sebagai tanggal pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan 2025. Namun, panitia menginformasikan bahwa pengumuman ditunda.

“Pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan Tahun 2025 ditunda karena banyaknya pendaftar. Mohon maaf atas penundaan ini,” tulis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada website Beasiswa Unggulan, dikutip Senin (11/8/2025).

Pendaftaran beasiswa telah dibuka sejak 14 Juli 2025 lalu. Saat ini, rangkaian seleksi sudah memasuki pengumuman hasil seleksi administrasi untuk kemudian dilanjutkan ke seleksi wawancara.


Dengan adanya penundaan pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan, maka jadwal tahapan selanjutnya pun mengalami perubahan yang akan diinformasikan segera.

Adapun tanggal pasti pengumuman tidak disebutkan. Namun, peserta bisa memantau secara berkala website https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/ untuk memastikannya.

Tahapan Seleksi Beasiswa Unggulan 2025

Setelah seleksi administrasi, peserta yang lolos akan mengikuti tahapan berikut ini:

  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera
  • Seleksi wawancara: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera
  • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera
  • Pembekalan dan penjelasan teknik penanda: Akan diinformasikan pada laman Beasiswa Unggulan segera

Penetapan Penerima Beasiswa Unggulan 2025

Dalam laman FAQ Beasiswa Unggulan, penetapan penerima Beasiswa Unggulan 2025 akan dilakukan oleh Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemendikdasmen. Sedangkan seleksi dilakukan Tim Seleksi Beasiswa Unggulan Puslapdik.

Nantinya, penerima akan dimonitor oleh Puslapdik selama menerima manfaat beasiswa. Jika awardee terbukti melakukan pelanggaran, maka hak beasiswa bisa dicabut.

Beasiswa juga menjadi tidak berlaku jika awardee meninggal, mengundurkan diri, menerima beasiswa lain dengan komponen sama, dokumen tidak benar, berhenti kuliah, tidak melaporkan hasil studi, terkena pidana, atau pindah prodi dan kampus atas kemauan sendiri.

Komponen Pembiayaan Beasiswa Unggulan 2025

1. Beasiswa Unggulan Berprestasi

Luar negeri: Biaya pendidikan, biaya hidup.
Dalam negeri: Biaya pendidikan, biaya hidup, buku.

2. Beasiswa Unggulan Penyandang disabilitas: Biaya pendidikan, biaya hidup, buku, penelitian, biaya hidup pendamping.

3. Beasiswa Unggulan Pegawai: Biaya pendidikan, buku, penelitian, biaya hidup, tiket pesawat, dokumen perjalanan, asuransi kesehatan, dan komponen lainnya.

Demikian pemberitahuan tentang penundaan pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Unggulan 2025. Cek berkala website https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/ untuk mengetahui pengumumannya ya, detikers

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP 2026 Lebih Fokus pada Prodi STEM, Kerja Sama dengan BRIN?



Jakarta

Pemilihan bidang studi beasiswa LPDP 2026 akan berfokus pada science, technology, engineering and mathematics (STEM). Hal itu disampaikan Plt. Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Sudarto usai menghadiri Apresiasi Talenta Unggul Indonesia Innovator Award dan Indonesia Innovator Lecture 2025 di Gedung BRIN, Jakarta, Senin (11/8).

“Jadi intinya bahwa kita nanti akan fokus kepada STEM dan non-STEM. Karena pada saat ini memang fokus pembangunan kita kan lebih ke arah sana,” ujarSudarto.

Mengenai teknis dan skema ke depan, Sudarto mengatakan pihaknya masih akan membahas lebih lanjut. Namun, tidak menutup kemungkinan ada kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

“Tapi nanti detail dan sebagainya, setelah kami kerjakan bersama dengan Pak Handoko (Kepala BRIN) dan juga dengan tim desain teknis dan kementerian/lembaga terkait,” tuturnya.

Sebelumnya, kabar skema beasiswa LPDP 2026 yang berfokus pada STEM muncul dari Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul. Ia mengatakan beasiswa LPDP akan difokuskan untuk bidang tertentu.

Daya tampung penerima beasiswa juga akan disesuaikan dengan kebutuhan bidang serta prodi. Pihaknya akan meminta hasil pemetaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam menyelaraskan kebutuhan beasiswa.

“JikaKemdiktisaintek melihat program beasiswaLPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu yang perlu diakselerasi, kami mendukung. Penyesuaian mungkin dimulai tahun 2026,” kataLukmanul saat ditemui di GedungSasana BudayaGanesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (9/8/2025).

Selain itu, ia juga mengatakan bidang yang difokuskan negara yakni science, technology, engineering and mathematics (STEM). Meski demikian, pendaftar masih bisa bebas mendaftar perguruan tinggi tujuannya.

“Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi, ada formula orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” kata Lukmanul.

“Pendaftar akan diarahkan untuk memilih bidang-bidang keahlian yang dibutuhkan negara,” tambahnya.

Bidang STEM yang jadi fokus riset dan pengembangan antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk AI dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

Dalam penentuan bidang spesifik yang lebih jelas serta jurusan apa saja yang difokuskan, LPDP menyerahkannya kepada Kemendiktisaintek dan Kemenko PMK.

“Pak Brian (Mendiktisaintek) dan Pak Pratikno (Menko PMK), beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa,” tutur Lukmanul.

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum untuk Mahasiswa S1-S3, Benefit Capai Rp 10 Juta



Jakarta

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka Program Beasiswa Riset Baznas Kategori Umum yang pendaftarannya akan ditutup pada 1 September 2025.

Program Beasiswa Riset Baznas merupakan program pembiayaan riset untuk mahasiswa/i dari jenjang sarjana, magister, dan doktoral serta tim peneliti yang berasal dari lembaga/kelompok yang terdaftar di Kemenkumham atau telah memperoleh pengesahan dari instansi/lembaga/perusahaan yang menaungi/tempat bekerja.

Beasiswa yang diberikan berupa dana untuk menunjang kebutuhan riset/tugas akhir dengan nominal yang berbeda pada setiap jenjang pendidikan. Nominal beasiswa yang akan diberikan berdasarkan kategori riset, yaitu :


  • S1/D4: Rp4.000.000
  • S2: Rp7.000.000
  • S3: Rp10.000.000
  • Tim/Kelompok: Rp30.000.000

Selain dana riset tersebut, diberikan pula benefit fasilitas tambahan berupa pengembangan diri seperti pelatihan kepenulisan menuju jurnal dan media massa, pemaparan kepada publik terhadap hasil riset yang telah diteliti dan peserta beasiswa yang telah menyelesaikan riset tugas akhir serta dinyatakan lulus akan menjadi bagian dari ikatan alumni beasiswa Baznas.

Beasiswa Riset Baznas akan diberikan kepada 15 Kelompok Riset dan 204 mahasiswa/I terpilih yang terdiri dari jenjang S1, S2 S3 dengan rincian program S1 sebanyak 64 mahasiswa/i, S2 sebanyak 70 mahasiswa/i, dan S3 sebanyak 70 mahasiswa/i.

Persyaratan

Kategori Mahasiswa (S1, S2, S3):

  • WNI dan mahasiswa aktif minimal semester akhir yang akan mengerjakan tugas akhir
  • IPK minimal 3,35.
  • Kampus dan jurusan terakreditasi minimal A BAN-PT
  • Dokumen wajib: Formulir, KTP, KK, KTM, transkrip nilai, surat aktif kuliah/KRS, akreditasi kampus/jurusan, surat rekomendasi tokoh, surat pernyataan, proposal riset, hasil tes plagiarisme, PPT riset, CV/portofolio (untuk desain/film)

Kategori Kelompok/Lembaga Riset:

  • Berasal dari lembaga riset terdaftar di BRIN atau memiliki pengesahan resmi.
  • Tim maksimal 5 orang dengan izin dari instansi terkait.
  • Dokumen wajib: CV semua anggota, KTP, kartu pegawai, akta Kemenkumham, rekomendasi HRD/pimpinan, RAB riset, surat rekomendasi tokoh, surat pernyataan kesediaan, draft proposal, hasil tes plagiarisme, PPT/video presentasi.

Tanggal Penting

  • Pendaftaran : 22 Agustus-01 September 2025
  • Seleksi Berkas : 4-15 September 2025
  • Pengumuman Tahap 1 : 19- 21 September 2025
  • Seleksi Substansi : 24 September-13 Oktober 2025
  • Pengumuman Final : 17 Oktober 2025

Tema Prioritas Riset Kategori Umum

  1. Peran BAZNAS dalam meningkatkan akses layanan kesehatan primer bagi mustahik di daerah 3T.
  2. Efektivitas program zakat untuk penyintas kronis dan keluarganya di Indonesia.
  3. Analisis potensi big data dalam pengelolaan dan transparansi dana zakat di era digital.
  4. Pengembangan aplikasi berbasis AI untuk pemetaan mustahik dan distribusi zakat efektif.
  5. Pemanfaatan dana zakat untuk resiliensi ekonomi korban bencana alam.
  6. Efektivitas penyaluran zakat oleh BAZNAS dalam tanggap darurat bencana.
  7. Peran zakat dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dari kelompok rentan.
  8. Analisis aksesibilitas layanan zakat bagi komunitas disabilitas di Indonesia.
  9. Pemberdayaan ekonomi perempuan kepala keluarga melalui program zakat produktif BAZNAS.
  10. Green Accountability: transparansi dan pelaporan dampak lingkungan dari program zakat.
  11. Integrasi nilai-nilai ekoteologi Islam dalam pengelolaan zakat.
  12. Analisis pengelolaan dana haji oleh BPKH: antara prinsip syariah dan optimalisasi return.
  13. Strategi diversifikasi portofolio investasi dana haji berbasis syariah.
  14. Dampak penggunaan dana haji untuk pembiayaan infrastruktur terhadap keberlanjutan dana jemaah.
  15. Sistem pelaporan keuangan haji berbasis real-time: kebutuhan dan tantangan implementasi.

(pal/faz)



Sumber : www.detik.com