Tag Archives: beasiswa

Program Beasiswa S3 Dosen Bisa Disambi Mengajar


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Beasiswa doktor di dalam negeri program joint degree dan dual degree ini disediakan dalam skema penyelenggaraan program doktor by research dan program doktor by coursework.

Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan program doktor by research memungkinkan dosen untuk tetap mengajar dengan porsi lebih sedikit sambil menjalani riset dan bimbingan.

“(Contohnya) ketika semester break, break mengajar, mereka (yang) misalnya dari Sumatera (lalu) bersekolah di ITB. Misalnya dia tinggal 1-2 bulan di ITB. Kemudian ketika masa mengajar, dia kembali lagi ke sana (kampus tempat mengajar),” ucapnya di peluncuran beasiswa di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (2/6/2025).


Brian menambahkan, kendati porsi mengajar dikurangi dan perlu usaha lebih dalam meneliti, bimbingan, sambil mengajar, skema ini memungkinkan dosen dapat tetap menerima pendapatan. Diharapkan, skema ini memotivasi dosen untuk tidak khawatir dengan pemasukan semasa studi dan mau meningkatkan kualifikasi pendidikan.

“Intinya adalah pendapatan yang diterima oleh dosen asal itu tetap dia bisa terima. Betul-betul itu tetap bisa diterima sehingga tadi yang kondisi awalnya bahwa dosen-dosen itu tidak mau sekolah karena dia (terkendala) motivasi itu kita atasi dengan cara seperti itu. Harapannya teman-teman dosen tidak perlu khawatir,” ucapnya.

Syarat Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

  • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau paspor
  • Memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) atau nomor induk dosen khusus (NIDK) bagi dosen tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek
  • Usia maksimal 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 48 tahun bagi program doktor 4 tahun
  • Sudah diterima pada perguruan tinggi dalam negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT)
  • Merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026
  • IPK program magister paling rendah 3,25 dari 4,00
  • Memiliki ijazah atau bukti setara ijazah dan transkrip akademik program pendidikan tinggi sebelumnya
  • Mendapat paling sedikit 1 rekomendasi dari dosen
    Memiliki surat izin mengikuti pendaftaran dan seleksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang bagi ASN atau pimpinan instansi yang berwenang bagi non-ASN
  • Melampirkan surat izin dari pemimpin PTN asal atau dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) jika berasal dari PTS
  • Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang paling lama 6 bulan terhitung dari tanggal pendaftaran dengan ketentuan:
    • – Surat keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik
    • – Surat keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik/lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba
  • Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa PDDI sesuai dengan format yang disediakan oleh PPAPT
  • Tidak sedang menjalani pendidikan pada satuan pendidikan lain
  • Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat
  • Tidak berstatus sebagai calon penerima atau penerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan atau mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap beasiswa doktor untuk dosen ini
  • Tidak mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa
  • Tidak sedang mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) sampai ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
  • Khusus pendaftar penyandang disabilitas:
    • – Melampirkan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit atau dokter sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
    • – Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp l0.000
    • – Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai dengan kebutuhan aktivitas disabilitas.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk pendaftar yang melaksanakan pendidikan jalur masuk reguler pada perguruan tinggi yang ditetapkan PPAPT dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • – Kelas eksekutif
    • – Kelas khusus
    • – Kelas karyawan
    • – Kelas jarak jauh
    • – Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
    • – Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara, kecuali untuk program joint degree/dual degree
    • – Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
    • – Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan standar pelaksanaan kelas reguler.
  • Esai atau karangan berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dilakukan, deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dan penilaian diri (kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, dan hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali) dengan jumlah kata 1500-2000.
  • Proposal penelitian, dengan ketentuan:
    • – Minimal memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka
    • – Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk dalam negeri dan Bahasa Inggris untuk tujuan luar negeri
    • – Panjang 1500 – 2000 kata.

Syarat Khusus

  • Penerima Beasiswa PDDI bagi pendaftar program joint degree/dual degree menyertakan perjanjian kerja sama/MoU program joint degree/dual degree.
  • Bagi yang menjalani program doktor joint degree/dual degree berdurasi 4 tahun , maka opsi polanya yakni:
    • – Pola 2+2: Tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
    • – Pola 3+1: Tahun ke-1 hingga ke-3 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
  • Pola program doktor joint degree/dual degree berdurasi kurang dari 4 tahun dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara 2 perguruan tinggi penyelenggara.

Tahap Seleksi

  • Seleksi administrasi: Validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen
  • Seleksi substansi: Wawancara yang menilai aspek kemampuan akademik atau keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaan.

Informasi beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek lebih lanjut dapat diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kuliah Aperti BUMN 2025, Peluang Studi Gratis sampai Lulus


Jakarta

Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara (Aperti BUMN) membuka pendaftaran beasiswa kuliah hingga lulus sesuai ketentuan. Tahun ini, beasiswa Aperti BUMN dibuka di enam perguruan tinggi yang berafiliasi dengan BUMN mulai 2-16 Juni 2025.

Ketua Umum Aperti BUMN dan Rektor Institut Teknologi (IT) PLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK MT IPU ASEAN Eng APEC Eng mengatakan beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau yang sederajat pada 2025 atau 2024 yang ingin menempuh pendidikan program sarjana atau vokasi Peluang beasiswa program magister (S2) juga dapat dibuka kampus anggota.

Ia merinci, beasiswa Aperti BUMN 2025 terdiri dari beasiswa penuh dan beasiswa parsial. Kuota total yakni sebanyak 301 mahasiswa.


“Peserta yang lolos seleksi ada yang mendapatkan beasiswa penuh, tidak membayar biaya sekolah (pendidikan) sama sekali; ada yang kita sebut parsial, ini tergantung perguruan tinggi masing-masing,” ucapnya di Universitas Pertamina, Jakarta, Senin (2/6/2025), dikutip dari kanal YouTube Universitas Pertamina, Selasa (3/6/2025).

Di samping dukungan biaya kuliah dan fasilitas akademik, penerima beasiswa berkesempatan untuk menjadi peserta prioritas pada program magang BUMN afiliasi kampus. Penerima beasiswa juga berkesempatan menjalani pelatihan soft skills dan hard skills yang relevan dengan dunia kerja serta berjejaring dengan alumni serta profesional di bidangnya.

Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa Aperti BUMN

Pendaftar dikenakan biaya Rp 100.000 dengan ketentuan mendaftar ke maksimal 1 perguruan tinggi Aperti BUMN saja. Berikut anggota Aperti BUMN saat ini yang dapat dilamar dengan beasiswa Aperti BUMN beserta kuota beasiswanya:

Telkom University

  • Afiliasi: PT Telkom Indonesia Tbk
  • Kuota beasiswa penuh: 25
  • Kuota beasiswa parsial: 30

Institut Teknologi (IT) PLN

  • Afiliasi: PT PLN (Persero)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 100

Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

  • Afiliasi: Semen Indonesia Group (SIG)
  • Kuota beasiswa penuh: 10
  • Kuota beasiswa parsial: 20

Universitas Pertamina

  • Afiliasi: PT Pertamina (Persero)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 10

Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

  • Afiliasi: PT Pos Indonesia (Persero)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 50

Politeknik Semen Indonesia

  • Afiliasi: Semen Indonesia Group (SIG)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 36

Iwa mengatakan, Aperti BUMN juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi afiliasi BUMN Malaysia. Lewat kerja sama ini, mahasiswa berkesempatan untuk menjalani student exchange dan kolaborasi riset.

Syarat Beasiswa Aperti BUMN 2025

  • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat lulusan 2024 atau 2025
  • Memilih satu perguruan tinggi Aperti BUMN
  • Melampirkan:
    • Nilai rapor semester 1-5
    • Sertifikat prestasi akademik dan/atau nonakademik yang diraih selama SMA/sederajat (diutamakan)
    • Surat rekomendasi sekolah (diutamakan).

Jadwal Beasiswa Aperti BUMN 2025

  • Pendaftaran: 2-16 Juni 2025
  • Seleksi administrasi: 17-20 Juni 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 21 Juni 2025
  • Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kecerdasan Majemuk (TKM): 23 Juni 2025
  • Pengumuman lolos ujian masuk: 24 Juni 2025
  • Seleksi wawancara: 25-26 Juni 2028
  • Pengumuman penerima beasiswa Aperti BUMN: 1 Juli 2025

Unggah berkas pendaftaran di website Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) kampus tujuan masing-masing. Semoga berhasil, detikers!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Penuh dan Parsial Aperti BUMN 2025, Begini Bedanya


Jakarta

Enam perguruan tinggi afiliasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka penerimaan mahasiswa baru jalur Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi (Aperti) BUMN 2025. Periode pendaftaran berlangsung sampai 16 Juni mendatang.

Ketua Umum Aperti BUMN dan Rektor Institut Teknologi (IT) PLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK MT IPU ASEAN Eng APEC Eng mengatakan, beasiswa Aperti BUMN 2025 terdiri dari dua skema yakni beasiswa penuh dan parsial.

“Peserta yang lolos seleksi ada yang mendapatkan beasiswa penuh, tidak membayar biaya sekolah (pendidikan) sama sekali; ada yang kita sebut parsial, ini tergantung perguruan tinggi masing-masing,” ucapnya di Universitas Pertamina, Jakarta, Senin (2/6/2025), dikutip dari kanal YouTube Universitas Pertamina, Selasa (3/6/2025).


Beasiswa Aperti BUMN 2025: Penuh dan Parsial

Sebagai contoh, Institut Teknologi PLN membuka beasiswa penuh hingga lulus di Prodi D3 Teknologi Listrik dan Prodi D3 Teknik Mesin. Periode beasiswa yakni maksimal 6 semester, seperti dikutip dari laman Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IT PLN.

Sementara itu, beasiswa parsial berupa potongan Biaya Pengembangan dan Pembangunan Pendidikan (BP3). Skema ini dibuka bagi pelamar prodi Sarjana (S1) apapun di IT PLN.

Adapun biaya kuliah IT PLN kelas reguler tahun akademik 2025/2026 terdiri dari uang pangkal dan BP3 yang dibayarkan 1 kali di awal kuliah, serta biaya uang kuliah yang dibayarkan setiap semester.

Uang pangkal berbeda-beda setiap prodi, mulai dari Rp 3,6 juta sampai Rp 6 juta. Sementara itu, BP3 sebesar Rp 8 juta atau Rp 10 juta, tergantung prodinya. Adapun uang kuliah prodinya berkisar dari Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per semester.

Beda halnya dengan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI). Kampus yang berafiliasi dengan PT Pos Indonesia (Persero) menerapkan beasiswa parsial berupa pembebasan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) dan pembebasan biaya Sumbangan Pengembangan Pendidikan SPP pada 1 semester terakhir.

Adapun beasiswa penuh ULBI jalur Aperti BUMN merupakan pembebasan biaya pendidikan sampai lulus, baik DPP maupun SPP. Beasiswa penuh dan parsial ULBI ini berlaku pada semua prodi.

DPP ULBI dibayarkan 1 kali, berkisar Rp 5 juta – Rp 10 juta. Sedangkan SPP ULBI tahun akademik 2025/2026 mulai dari Rp 5,5 juta-Rp 9,8 juta.

Kuota Beasiswa Aperti BUMN 2025 Penuh dan Parsial

Total sebanyak 301 kursi kuliah dengan beasiswa dibuka melalui Beasiswa Aperti BUMN 2025. Setiap kampus juga menerapkan kuota yang berbeda pada skema beasiswa penuh dan beasiswa parsial.

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Telkom University

  • Kuota beasiswa penuh: 25
  • Kuota beasiswa parsial: 30

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Institut Teknologi (IT) PLN

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 100

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

  • Kuota beasiswa penuh: 10
  • Kuota beasiswa parsial: 20

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Pertamina

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 10

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 50

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Politeknik Semen Indonesia

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 36

Pantau ketentuan beasiswa penuh dan parsial masing-masing perguruan tinggi untuk Beasiswa Aperti BUMN 2025 di laman resminya. Semoga berhasil pada seleksi tahun ini!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP Georgetown 2025, S2 di Jakarta, AS, dan Qatar


Jakarta

Pendaftaran beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia Pacific (GSAP) Program Master 2025 dibuka mulai 4-26 Juni 2025. Kuota beasiswa yang ditawarkan yakni sebanyak 35 orang. Warga umum, CPNS atau PNS, serta anggota TNI/Polri boleh mendaftar.

Beasiswa LPDP ini merupakan kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Georgetown University. Prodi yang ditawarkan yakni Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA).

Penerima beasiswa akan kuliah 1 tahun atau maksimal 12 bulan, dengan semester musim gugur di Jakarta, semester musim semi di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat, dan 1 pekan modul di Georgetown University kampus Qatar.


Beasiswa LPDP Georgetown 2025

Dikutip dari panduan resminya, beasiswa ini meliputi:

  • Biaya kuliah (tuition fee)
  • Dana pendaftaran
  • Tunjangan buku
  • Dana bantuan penelitian tesis
  • Dana bantuan seminar internasional
  • Dana publikasi jurnal internasional
  • Dana transportasi PP Jakarta-Washington DC
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan di Washington DC
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana keadaan darurat jika diperlukan

Syarat Beasiswa LPDP Georgetown 2025

  • WNI, termasuk CPNS/PNS dan anggota TNI/Polri
  • Usia maksimal 42 tahun per 31 Desember 2025
  • Sudah menyelesaikan studi S1/D4
  • Belum pernah lulus S2
  • Pendaftar yang sedang kuliah S2 dapat mendaftar jika lolos seleksi substansi dengan menyerahkan dokumen persyaratan sesuai ketentuan
  • Skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 7.0, dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku pada 18 Juli 2025

Tahapan Pendaftaran

Jadwal Beasiswa LPDP Georgetown 2025

  • Pendaftaran: 2-26 Juni 2025
  • Seleksi administrasi: 30 Juni-7 Juli 2025
  • Pengumuman hasil administrasi sementara: 8 Juli 2025
  • Masa sanggah: 9-10 Juli 2025
  • Proses sanggah: 11-17 Juli 2025
  • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 18 Juli 2025
  • Seleksi substansi: 22-25 Juli 2025
  • Penyampaian LoA Unconditional dari GSAP: 24-26 Juli 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 31 Juli 2025
  • Mulai kuliah: Agustus 2025

Informasi beasiswa LPDP Georgetown 2025 lebih lanjut dapat diakses dengan klik DI SINI.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Pos Indonesia Buka Beasiswa D3-S1 untuk Anak Karyawan/Pensiunan, Cek Syaratnya!



Jakarta

PT Pos Indonesia (Persero) menyediakan beasiswa D3, D4 dan S1 bagi putra/putri karyawan hingga pensiunan. Beasiswa ini berlaku untuk tujuan kuliah di Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI).

Dijelaskan oleh Direktur Human Capital Management PT Pos Indonesia, Asih Kurniasari Komar, untuk mendapatkan beasiswa ini pelamar harus mempunyai orang tua yang bekerja di PT Pos Indonesia secara aktif atau pensiun serta tercatat dalam kartu keluarga.

“Beasiswa ini diperuntukkan secara khusus bagi anak-anak karyawan aktif dan pensiunan PT Pos Indonesia Group yang tercantum dalam kartu keluarga (KK). Kami ingin memastikan bahwa keluarga besar Pos Indonesia memiliki akses yang mudah dan berkualitas untuk melanjutkan pendidikan tinggi di ULBI, baik untuk jenjang D3, D4, maupun S1,” dikutip dari laman ULBI, Minggu (22/6/2025).


Apa saja keuntungan memperoleh beasiswa PT Pos Indonesia ini?

Keuntungan Beasiswa Pos Indonesia

  • Beasiswa berupa bantuan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) sebesar 60 persen.
  • Beasiswa berupa diskon 60 persen SPP, juga termasuk biaya proyek, PKL atau praktikum.
  • Pencicilan DPP atau SPP setiap bulan
  • Peluang bekerja di PT Pos Indonesia, BUMN cluster logistik dan mitra industri

Syarat Daftar Beasiswa Pos Indonesia

  • Lulusan SMA/sederajat tahun ajaran 2023-2025
  • Mengunggah scan rapor semester 1-5
  • Mengunggah pasfoto berlatar merah
  • Mengunggah kartu keluarga
  • Mengunggah surat keterangan orang tua

Daftar Program Studi di ULBI

  1. D3 Administrasi Logistik
  2. D3 Manajemen Pemasaran
  3. D3 Teknik Informatika
  4. D4/S1 Logistik Bisnis
  5. D4/S1 Manajemen Perusahaan
  6. D4/S1 Akuntansi Keuangan
  7. D4/S1 Teknik Informatika
  8. D4/S1 Logistik Niaga
  9. S1 Manajemen Logistik
  10. S1 Manajemen Transportasi
  11. S2 Bisnis Digital
  12. S2 Manajemen Rekayasa
  13. S1 Sains Data

Jadwal Seleksi Beasiswa Pos Indonesia

  • Pembukaan program: 18 Juni-2 September 2025
  • Pengumuman kelulusan: 3 hari setelah berkas lengkap
  • Daftar ulang: 19 Juni-4 September 2025
  • Orientasi mahasiswa: 29 September 2025
  • Kuliah perdana: 3 Oktober 2025

Demikian informasi beasiswa Pos Indonesia untuk kuliah di ULBI. Informasi lengkap bisa dilihat di join.ulbi.ac.id

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Garuda ACE Diperpanjang sampai 30 Juni 2025, Langsung Daftar di Link Ini!



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 atau Garuda ACE 2025 Gelombang diperpanjang hingga 30 Juni 2025. Mahasiswa S1 dan S2 serta lulusan S1 bisa mendaftar.

Beasiswa Garuda ACE adalah program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memberikan pelatihan bahasa dan riset bagi mahasiswa sarjana/lulusan sarjana yang ingin melanjutkan program magister di kampus luar negeri.

Beasiswa diperuntukkan bagi yang ingin mendapatkan pendidikan di bidang ilmu atau teknik komputer dan terkait, seperti ilmu atau teknik informasi, data, elektro, dan telekomunikasi.


Pada gelombang 2, kuota Beasiswa Garuda ACE sebanyak 50 peserta. Awardee nantinya akan mengikuti pelatihan secara intensif selama enam bulan.

Para alumni Beasiswa Garuda ACE sebelumnya kini sudah diterima di berbagai kampus luar negeri. Mulai dari University of Virginia, University of Washington, Duke University, Arizona State University, dan masih banyak lagi.

Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Mengutip panduan pendaftaran beasiswa, ini ketentuannya.

Beasiswa Garuda ACE 2025

Beasiswa Garuda ACE 2025 meliputi pembiayaan berikut:

  • Biaya pelatihan riset dan Bahasa Inggris
  • Biaya paket data internet
  • Biaya transportasi dan per-diem untuk pertemuan tatap muka
  • Biaya Tes TOEFL dan GRE
  • Biaya masuk program Magister/PhD

Sasaran Program Studi Peserta Beasiswa Garuda ACE 2025

Untuk dapat mendaftar beasiswa, calon peserta harus berasal dari program studi berikut:

  • Informatika/teknik informatika/ilmu komputer (computer science)
  • Teknik komputer (computer engineering)
  • Teknik elektro/ilmu elektronika (electrical engineering)
  • Sistem informasi (information systems)
  • Teknik telekomunikasi (telecommunication engineering)

Syarat Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

  • Mahasiswa sarjana semester 5 pada periode Juli-Desember 2025.
  • Mahasiswa sarjana semester 7 atau sudah/akan diterima di program magister tujuan terkait (perguruan tinggi dalam negeri boleh daftar karena masih ada waktu 1-2 bulan untuk mengubah pilihan kampus).
  • Mahasiswa magister yang baru/akan memasuki semester 1 atau 2.
  • Mempunyai keinginan melanjutkan pendidikan dan riset ke jenjang PhD pada perguruan tinggi terkemuka.
  • Berkeinginan untuk melakukan riset/pelatihan sebagai karir masa depan.
  • Setelah menyelesaikan program pelatihan 6 bulan, yakni dalam periode pascapelatihan, peserta harus mempunyai waktu setidaknya satu tahun dalam kampus untuk melakukan riset sebelum wisuda.
  • Mempunyai kemampuan bahasa yang bagus.
  • Kriteria tambahan dapat dilihat DI SINI.

Link & Cara Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

  1. Detikers bisa mendaftar lewat link https://pmdsu.kemdiktisaintek.go.id/garuda-ace/. Sebelum daftar, calon peserta bisa melihat petunjuk teknis dan ketentuan lengkap DI SINI agar tidak salah selama proses pendaftaran.
  2. Membuat resume dengan template sesuai dengan ketentuan. Ditulis dalam bahasa Inggris dengan format PDF dan besar file tidak lebih dari 10 MB.
  3. Unggah transkrip nilai dalam bahasa Inggris. Jika pelamar sudah magister, transkrip S1 dan S2 bisa digabungkan.
  4. Mengunggah video presentasi selama 15 menit di YouTube. Isi presentasi bisa tentang proyek magang atau luar kelas yang pernah dikerjakan, terkait dengan bidang yang dituju.

Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda ACE 2025

  • Pendaftaran: terakhir 30 Juni 2025
  • Tahap seleksi: Juni 2025
  • Wawancara: Juni 2025
  • Pengumuman: diinformasikan kemudian
  • Pelatihan riset : Juli-September 2025
  • Pelatihan bahasa: Oktober-Desember 2025

Demikian informasi perpanjangan masa pendaftaran Beasiswa ACE Garuda 2025 Gelombang 2. Selamat mencoba!

(cyu/twu)



Sumber : www.detik.com

Tips Menghindari Penipuan Beasiswa Palsu di Media Sosial


Jakarta

Mimpi untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi melalui beasiswa pada masa kini menjadi suatu hal yang mudah tetapi susah. Mengapa?

Pada dasarnya begitu banyak peluang untuk melamar beasiswa. Mengingat sekarang sudah informasi beasiswa bisa ditemukan dengan mudah, termasuk lewat media sosial.

Namun, begitu banyak pula penipuan yang dilakukan oknum-oknum mengatasnamakan sebuah beasiswa. Penipu beasiswa sering kali mengincar mahasiswa yang sangat menginginkan bantuan keuangan.


Mereka tak ragu memberikan janji-janji yang biasanya terdengar sangat meyakinkan untuk menjadi nyata. Berbagai praktik penipu beasiswa pada dasarnya bisa dihindari lo detikers.

Dikutip dari laman Tiffin University dan Kansas State University, berikut informasinya.

Tips Menghindari Penipuan Beasiswa Palsu

Dengan mengetahui cara menghindari penipuan beasiswa, detikers bisa menghemat waktu, uang dan risiko lainnya. Adapun tipsnya yakni:

1. Lewat Sumber Terpercaya

Pastikan sumber informasi dari mana beasiswa itu didapatkan. Bila melalui media sosial, pastikan lembaga yang memberinya sudah terverifikasi dan memiliki rekam jejak yang baik.

Jangan ragu minta bantuan ke bagian administrasi sekolah/kampus untuk mencari tahu apakah benar ada beasiswa tersebut. Pencarian informasi juga bisa melalui website yang memiliki basis data dengan reputasi baik, seperti Fastweb, Scholarship.com, dan College Board.

2. Riset

Jika suatu beasiswa tampak mencurigakan, carilah ulasan atau peringatan penipuan di internet mengenai bantuan tersebut.

3. Jangan Pernah Keluarkan Uang!

Jangan pernah membayar untuk mencari informasi atau mendaftar sebuah beasiswa. Informasi beasiswa seharusnya gratis dan dapat diakses oleh semua siswa.

4. Verifikasi Organisasi

Carilah situs web profesional terkait organisasi/lembaga yang mengeluarkan beasiswa tersebut. Sebelum mendaftar calon awardee perlu mengetahui segala informasi kontak yang sah hingga riwayat penerima sebelumnya.

5. Bermain Logika

Jika suatu informasi terasa aneh atau terlalu bagus menjadi kenyataan, kamu perlu mengeceknya berkali-kali. Gunakan akal sehat dan percayalah pada instingmu!

Tanda Penipuan Beasiswa Palsu

Penipuan beasiswa cenderung memiliki karakteristik atau tanda yang sama. Berikut daftarnya menurut Kansas State University, Amerika Serikat:

1. Punya Biaya Pendaftaran

Waspadalah bila beasiswa meminta biaya pendaftaran, meski murah. Sebagian besar sponsor beasiswa yang sah tidak mensyaratkan biaya pendaftaran.

2. Biaya Lainnya

Satu kata kunci yang perlu diingat adalah beasiswa tidak mengharuskan penerima mengeluarkan biaya sepeserpun. Jika detikers harus membayar sejumlah uang untuk mendapatkan informasi, mengajukan beasiswa, itu bisa dipastikan penipuan.

3. Dijamin Dapat Beasiswa

Tidak ada sponsor beasiswa sah yang akan menjamin seseorang mendapatkan bantuan. Waspada juga bila detikers dijamin menerima jumlah bantuan keuangan yang minimum.

Biasanya jaminan tersebut adalah program bantuan mahasiswa federal atau program pinjaman mahasiswa swasta. Tanpa perlu beasiswa, jaminan itu biasanya bisa diikuti semua orang.

4. Permintaan Informasi Pribadi Berlebihan

Jika ketika mendaftar detikers diminta memasukan nomor rekening bank, nomor kartu kredit, nomor jaminan sosial, dan dokumen lain yang tidak biasa, kemungkinan besar itu adalah penipuan. Data itu memungkinkan penipu mengetahui nama bank untuk menarik uang dari rekeningmu.

5. Beasiswa Tidak Untuk Semua Orang

Sponsor beasiswa tidak akan memberikan bantuan kepada siswa hanya karena mereka hidup dan bernapas. Tetapi ada berbagai ketentuan yang harus dipenuhi dan sesuai dengan tujuan beasiswa.

6. Peluang yang Tidak Diminta

Sebagian besar sponsor beasiswa hanya akan menghubung awardee untuk meminta tanggapan atas pertanyaan sebelumnya. Jika detikers belum pernah mendengar organisasi atau lembaga penyelenggara beasiswa, kemungkinan besar itu adalah penipuan.

7. Kesalahan Pengetikan dan Ejaan

Jika materi lamaran atau website remi mengandung kesalahan pengetikan dan ejaan, atau tidak memiliki tampilan yang profesional, bisa jadi itu penipuan.

8. Tekanan Waktu

Jika detikers harus merespons dengan cepat dan tidak mendengar hasilnya selama beberapa bulan, itu adalah penipuan. Penipu mungkin mengatakan bahwa hibah akan diberikan kepada mereka yang datang pertama.

Hal ini membuat penipu mendesak awardee untuk bertindak cepat. Termasuk memberikan sejumlah uang, dan ingat bila beasiswa tidak meminta uang dari awardee.

9. Pemberitahuan Melalui Telepon

Pengumuman beasiswa akan dilakukan secara tertulis melalui surat atau website, bukan telepon. Jika sponsor menelpon dan memberi selamat, mereka akan menindaklanjuti dengan surat melalui pos.

Jika panggilan telepon itu berujung meminta uang, jangan ragu untuk tutup telepon tersebut.

10. Tingkat Lolos Beasiswa Tinggi

Seluruh pendaftar beasiswa memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan bantuan. Jika lembaga mengklaim tingkat keberhasilan tinggi, mereka mungkin menghitung jumlah klien yang berhasil mendapatkan beasiswa dalam basis data.

Bukan sejumlah awardee yang menerima uang. Apabila detikers mendengar rayuan yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, kemungkinan besar sebuah penipuan.

Demikianlah tips untuk menghindari penipuan beasiswa palsu di media sosial. Semoga bermanfaat detikers!

(det/faz)



Sumber : www.detik.com

Kemendiktisaintek Kenalkan Pengganti Beasiswa Indonesia Maju, Apa Itu?


Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengenalkan pengganti Beasiswa Indonesia Maju (BIM) untuk calon mahasiswa baru. Diketahui, beasiswa penggantinya yang bernama Beasiswa Garuda sudah memulai pendaftaran pada April lalu.

Sebagai informasi, BIM merupakan beasiswa studi sarjana yang diluncurkan untuk calon mahasiswa baru. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan dan tunjangan hidup.

Setelah empat angkatan, beasiswa ini akan ditutup. Namun, siswa tak perlu cemas karena Kemendiktisaintek telah meluncurkan penggantinya.


Wamendiktisaintek Stella Christie pada Senin (21/4/2025) menyebut program Beasiswa Garuda merupakan wujud gagasan Asta Cita nomor 4.

Gagasan Asta Cita nomor 4 berbunyi, ” Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.”

Beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa yang sedang berada di kelas 12 jenjang SMA/sederajat. Penerima manfaat akan mendapat beasiswa untuk berkuliah jenjang S1/D4 di luar negeri.

Perlu diketahui, pendaftaran Beasiswa Garuda telah dibuka pada 21 April hingga 23 April 2025. Total, ada 256 siswa yang berhasil menjadi penerima beasiswa.

Para penerima beasiswa diketahui telah diterima di universitas top dunia, seperti Singapore National University, Nanyang Technological University, hingga University of California Berkeley.

“Beasiswa Garuda adalah program bagi sebagai bagian dari Sekolah Unggul Garuda. Bila BIM sudah selesai dan tidak dibuka lagi, maka Beasiswa Garuda akan dibuka lagi untuk tahun seterusnya,” ujar Ahmad Najib Burhani selaku Direktorat Jenderal Pendidikan Sains dan Teknologi di Pembekalan Penerima Beasiswa Garuda dan BIM di Gedung D Komplek Kemendiktisaintek, Senin (16/6/2025).

“Dan semoga terus berlanjut sampai kita terus mendapatkan talenta-talenta,” imbuhnya.

Komponen Pembiayaan Beasiswa Garuda

1. Bantuan Biaya Pendidikan

  • Dana SPP
  • Dana pendaftaran
  • Dana tunjangan buku

2. Bantuan Biaya Pendukung

  • Dana transportasi
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana keadaan darurat.

Syarat Beasiswa Garuda

  • WNI
  • Tengah menempuh kelas 12 jenjang SMA atau sederajat.
  • Diterima di program sarjana atau sarjana terapan/diploma 4 di salah satu perguruan tinggi luar negeri dalam daftar yang ditetapkan Kemendiktisaintek.
  • Bersedia melaporkan setiap beasiswa non gelar pada komponen pendanaan yang sama atau beasiswa bergelar dari sumber lain sebelum dan setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

Dokumen Syarat Beasiswa Garuda

  • Data Dukung dan Data Ekonomi
  • Salinan digital kartu keluarga
  • Salinan digital KTP/KIA/akta kelahiran
  • Slip gaji ayah dan ibu apabila ada
  • Rekening koran orang tua dalam tiga bulan terakhir
  • Foto meteran listrik, terlihat kode CL
  • Surat pertanggungjawaban mutlak dengan meterai Rp 10 ribu.
  • LoA
  • Rincian biaya studi (tuition fee saja).

Dokumen Pendukung untuk Penyandang Disabilitas

  • Surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dan ragam disabilitasnya dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit, atau dokter sesuai ketentuan UU.
  • Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp 10 ribu.
  • Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai kebutuhan aktivitas disabilitas.

Jadwal Beasiswa Garuda

  • Submit dokumen ekonomi: 21-23 April 2025
  • Pengisian data LoA: Gelombang 1 (21-23 April 2025), gelombang 2 (2-24 Mei 2025)
  • Proses seleksi administrasi: Gelombang 1 (24-27 April 2025), gelombang 2 (5-15 Juni 2025)
  • Pengumuman seleksi: Gelombang 1 (28 April 2025), gelombang 2 (16 Juni 2025).

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Garuda dapat dicek melalui https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id. Selamat bagi para penerima beasiswa!

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Ditunda, Sampai Kapan?



Jakarta

Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan penundaan pengumuman hasil seleksi administrasi program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Diketahui beberapa skema BIB sudah memasuki tahap pengumuman.

Dalam unggahan media sosial Instagram @puspenma.kemenag_official, dijelaskan penundaan ini dikarenakan proses verifikasi dan evaluasi dokumen peserta masih berlangsung. Oleh karena itu, pengumuman mengalami keterlambatan.

“Sehubungan dengan masih berlangsungnya proses verifikasi dan evaluasi dokumen para pendaftar, maka kami informasikan bahwa pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Indonesia Bangkit mengalami perpanjangan waktu. Kami mohon pengertian dari seluruh peserta seleksi atas keterlambatan ini,” tulis unggahan tersebut, dikutip Sabtu (14/6/2025).


Kapan Hasil Pengumuman Akan Diinformasikan?

Terkait waktu penundaan, panitia tidak menyebutkan hingga kapan. Peserta diminta untuk terus memantau informasi baik lewat website atau media sosial Beasiswa Indonesia Bangkit atau Kemenag.

“Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2025 ditunda hingga waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut,” tulis pengumuman.

Cara Cek Hasil Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

  1. Buka laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/login
  2. Masuk dengan email dan kata sandi yang dipakai saat pendaftaran
  3. Setelah berhasil masuk, akan muncul status kelulusan administrasi peserta

Alur Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

1. Setelah dinyatakan lulus seleksi wawancara peserta mengisi formulir permohonan Letter of Sponsorship/Surat Keterangan Dukungan Pendanaan yang tersedia pada dashboard pendaftaran. Pengajuan Letter of Sponsorship harus memperhatikan hal ini:

– Daftar perguruan tinggi dan prodi yang diajukan sesuai dengan tujuan studi yang tertera di akun pendaftaran.
– Tanggal awal studi memperhatikan intake/mulai studi minimal pada ketentuan tahun studi di Beasiswa Indonesia Bangkit
– Tanggal akhir studi merupakan estimasi tanggal akhir studi dengan ketentuan maksimal S1 (48 bulan), S2 (24 bulan), S3 (48 bulan)

2. Verifikasi ajuan dan pengajuan berkas LoS/SKDP untuk ditandatangani pejabat berwenang oleh panitia seleksi.
3. Pengiriman Letter of Sponsorship/Surat Keterangan Dukungan Pendanaan kepada Calon Penerima Beasiswa melalui email yang didaftarkan pada akun pendaftaran.
4. Jika peserta telah mendapatkan Letter of Acceptance / Surat Keterangan Lulus pada salah satu dari prodi dan kampus selanjutnya mengajukan permohonan Surat Pernyataan dan Surat Perjanjian Beasiswa.

5. Penerima akan menerima Surat Pernyataan dan Surat Perjanjian Beasiswa lewat email, kemudian peserta harus menandatanganinya sebagai komitmen dan kontrak antara Manajemen Pelaksana Beasiswa Indonesia Bangkit dan calon penerima beasiswa.

6. Mengunggah kembali seluruh dokumen yang dikirimkan (bukan hanya bagian tanda tangan)
7. Manajemen Pelaksana Beasiswa akan melakukan verifikasi terhadap Surat Pernyataan dan Surat Perjanjian Beasiswa. Jika sesuai, maka data calon penerima beasiswa diteruskan untuk proses SK penerima beasiswa.
8. Pengurusan SK Penerima Beasiswa melalui beberapa tahapan hingga ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.
9. Setelah SK penerima beasiswa ditandatangani, dilanjutkan proses penerbitan Letter of Guarantee / Surat Keterangan Jaminan Pendanaan.
11. SK Penerima Beasiswa dan LoG akan dikirimkan kepada penerima beasiswa bersamaan dengan informasi akun pencairan keuangan yang dikirimkan melalui email yang didaftarkan pada akun pendaftaran.

Sudah siap menerima hasil seleksi administrasinya detikers?

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes, Bisa untuk S1 dan S2


Jakarta

Tak melulu dengan ujian, sebagian beasiswa untuk S1 dan S2 bisa didaftar tanpa tes. Mekanisme seperti ini tentunya akan memudahkan detikers yang sedang mencari beasiswa.

Kalian hanya perlu mengetahui caranya dan apa saja beasiswa yang menyediakannya.

Untuk itu, berikut ini detikEdu akan memaparkan beberapa cara memperoleh beasiswa tanpa tes. Simak ya!


Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes

1. Memiliki LoA Unconditional

Beberapa jenis beasiswa memiliki persyaratan LoA unconditional dan sisanya kalian hanya perlu mendaftarkan untuk beasiswanya saja. Namun, tidak berarti kalian tidak akan melewati seleksi sama sekali.

Pihak penyelenggara beasiswa bisa saja mengadakan seleksi substansi dan wawancara untuk menyaring kandidat.

Salah satunya, kalian bisa mencoba beasiswa LPDP tanpa tes bakat skolastik (TBS). Jika ingin mendaftar beasiswa ini tanpa tes, kalian perlu memiliki LoA unconditional sesuai ketentuan LPDP terlebih dulu. Selain itu, kampus tujuan juga harus terdaftar dalam daftar LPDP atau memenuhi kriteria khusus misalnya masuk pemeringkatan dunia.

Beasiswa LPDP yang bisa didaftar tanpa TBS adalah beasiswa Reguler, Afirmasi, Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Dikutip dari Monash University Indonesia, langkah mendaftar Beasiswa LPDP tanpa TBS adalah mempersiapkan LoA unconditional, mendaftar online di situs LPDP, melewati tahap TBS dan langsung ke seleksi substansi.

2. Mendaftar Beasiswa Tanpa Tes Non-LPDP

Selain LPDP, ada banyak beasiswa lain yang menyediakan jalur tanpa tes, salah satunya adalah INPEX Scholarship Foundation. Berdasarkan panduan tahun ini, seleksi untuk beasiswa ini dilakukan di antaranya dengan memeriksa formulir aplikasi; catatan sekolah sebelumnya; rencana penelitian; surat rekomendasi; LoA; skor tes kemampuan bahasa Inggris; serta dokumen lainnya.

Penyaringan beasiswa ini dilakukan dengan seleksi utama dan seleksi akhir.

Pada seleksi utama, dokumen peserta akan diperiksa dan yang bersangkutan akan diwawancarai. Kemudian, seleksi akhir akan dilakukan melalui rapat Dewan Direksi Yayasan.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com