Tag Archives: indonesia

Baznas Buka Beasiswa S2-S3 Filantropi untuk Kuliah di UIN, Ini Persyaratannya


Jakarta

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menawarkan beasiswa S2 dan S3 bagi masyarakat yang tengah bekerja di lembaga filantropi. Pendaftaran beasiswa dibuka selama 14-27 Desember 2024.

Kuota beasiswa ini sebanyak 23 peserta yang terdiri atas 19 mahasiswa S2 dan 4 mahasiswa S3. Penerima nantinya dapat menimba pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Durasi beasiswa berlaku selama 4 semester untuk mahasiswa S2. Sementara untuk mahasiswa S3 durasinya lebih lama yakni 7 semester.


Apa saja keuntungan mendapat beasiswa ini? Dan apa saja syarat untuk mendaftarnya? Mengutip buku Petunjuk Teknis Pendaftaran Beasiswa Pascasarjana Filantropi Islam Tahun 2024, berikut informasi lengkapnya.

Keuntungan Penerima Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

  1. Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)
  2. Biaya matrikulasi
  3. Layanan perpustakaan
  4. Layanan teknologi informasi
  5. Orientasi studi
  6. Kartu Tanda Mahasiswa (KTM)
  7. Biaya conference
  8. Biaya wisuda
  9. Biaya ujian tesis
  10. Biaya tes TOEFL di kampus
  11. Biaya tes IKLA di kampus
  12. Biaya bebas pustaka
  13. Pembinaan dan academic writing

Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

  • Warga negara Indonesia
  • Bekerja sebagai amil di Baznas/Laznas minimal tiga tahun
  • Mendapat rekomendasi dari pimpinan/bagian sumber daya manusia di lingkungan Baznas/Laznas tempat bekerja
  • Mendaftar di kampus UIN Jakarta atau UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • Tidak sedang mendapatkan beasiswa lain
  • Mempunyai ijazah/surat keterangan lulus dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya
  • Mempunyai IPK S1/S2 minimal 3,25
  • Mengikuti proses seleksi hingga akhir
  • Membuat proposal singkat tentang rencana penelitian
  • Menandatangani dan menjaga komitmen hingga beasiswa berakhir
  • Bersedia menanggung biaya pendaftaran masuk kampus

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

  • Pas foto berwarna terbaru ukuran 4×6
  • Fotokopi KTP/KK
  • Surat keterangan Pengangkatan amil tetap
  • Transkrip nilai pendidikan terakhir yang memuat nilai IPK terakhir
  • Surat rekomendasi pimpinan/SDM Baznas/Laznas
  • Surat keterangan izin belajar dari bagian SDM di Baznas/Laznas tempat bekerja
  • Akad peserta beasiswa filantropi islam
  • Proposal singkat rencana penelitian

Cara Daftar Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

Sebelum mendaftar, calon peserta bisa membaca informasi panduan mendaftar beasiswa lengkap pada link bazn.as/filantropibaznas2024. Link atau tautan tersebut juga mencakup rincian detail sistem dan pelaksanaan seleksi.

Bagi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bisa melakukan pendaftaran lewat bazn.as/filantropibaznas2024. Sementara untuk mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta lewat bazn.as/filantropibaznas2024.

Jadwal Seleksi Beasiswa S2-S3 Filantropi Baznas

  • Pendaftaran online: 14-27 Desember 2024
  • Seleksi administrasi: 28-29 Desember 2024
  • Pengumuman lulus seleksi administrasi: 30 Desember 2024
  • Seleksi wawancara: 2-3 Januari 2024
  • Penetapan SK penerima Beasiswa Baznas: 10 Januari 2024
  • Pengumuman & daftar ulang: 10-12 Januari 2024
  • Sospem dan matrikulasi: 14-15 Januari 2025
  • Perkuliahan blocking time 1 semester 1: 14-24 Januari 2024
  • Perkuliahan blocking time 2 Semester 1: 17-28 Maret 2024

Demikian informasi penawaran beasiswa Baznas bagi pekerja di sektor filantropi. Apakah detikers tertarik dafta

(cyu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF 2025 Dibuka, Cek Infonya di Sini


Jakarta

Beasiswa S2-S3 dibuka Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF) dalam program TaiwanICDF 2025 Higher Education Scholarship. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

Para awardee beasiswa TaiwanICDF diharapkan berkontribusi pada pembangunan negara asal setelah lulus kuliah. Selama berkuliah, beasiswa ini sendiri meliputi ongkos pesawat, asrama, uang kuliah, uang SKS, asuransi, uang buku, dan uang saku.

Syarat Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF

  • Warga negara mitra, termasuk Indonesia
  • Memenuhi syarat tiap perguruan tinggi mitra beasiswa
  • Mendaftar ke kampus mitra beasiswa dengan beasiswa TaiwanICDF
  • Memenuhi syarat visa residen dan sertifikat residen asing di Taiwan
  • Tidak sedang menjadi penerima beasiswa Pemerintah Taiwan di tahun akademik yang sama (2025-2026)
  • Tidak sedang mendaftar ke program beasiswa TaiwanICDF lainnya
  • Penerima beasiswa TaiwanICDF, Kementerian Luar Negeri Taiwan, atau Kementerian Pendidikan Taiwan yang ingin mendaftar beasiswa ini harus sudah lulus sebelum 31 Juli 2024
  • Menyertakan ijazah sebelum 31 Juli 2025
  • Tidak pernah dibatalkan beasiswanya oleh badan Pemerintah Taiwan atau institusi bersangkutan lainnya
  • Tidak pernah dikeluarkan dari universitas Taiwan.

Cara Daftar Beasiswa S2-S3 TaiwanICDF 2025

  1. Mendaftar secara online ke sistem beasiswa TaiwanICDF dan ke kampus tujuan.
  2. Mengunggah dokumen persyaratan dan menyiapkan berkas asli dari:
  3. Salinan paspor atau dokumen kependudukan/kebangsaan
  4. Salinan ijazah tertinggi dan transkrip akademik
  5. Salinan sertifikat kecakapan bahasa Inggris
  6. Informasi perekomendasi
  7. Kedutaan Besar Taiwan dapat meminta dokumen fisik asli atau salinan yang dibutuhkan kepada pelamar.

Jadwal Beasiswa

  • Pendaftaran: 1 Desember 2024-15 Maret 2025
  • Pengumuman hasil seleksi tahap awal: 31 Maret 2025
  • Pengumuman penerima beasiswa: 10 Juni 2025

Daftar Perguruan Tinggi Beaiswa TaiwanICDF 2025

Ada beragam perguruan tinggi dan prodi yang dapat dipilih calon pelamar. Berikut beberapa di antaranya:


1. National Pingtung University of Science and Technology (NPUST):

  • PhD in Tropical Agriculture.
  • Master in Tropical Agriculture.

2. National Yang Ming Chiao Tung University (NYCU):

  • PhD in International Health.
  • Master in International Health.

3. Taipei Medical University (TMU):

  • PhD in Global Health and Health Security.
  • International Master Program in Health Care Administration.
  • Master Program in School of Pharmacy.

4. National Taiwan Ocean University (NTOU):

  • International Master Program in Aquaculture Technology and Management.

5. National Chung Hsing University (NCHU):

  • International Master Program in Agriculture.

6. National Chengchi University (NCCU):

  • International Master Program in Business Administration in Technology Management.

7. National Taiwan Normal University (NTNU):

  • Graduate Institute of International Resource Development.

8. Ming Chuan University (MCU):

  • MBA Program of International Business and Trade.

Informasi beasiswa S2 dan S3 TaiwanICDF 2025 bisa dicek lebih lanjut di https://www.icdf.org atau klik DI SINI.

(twu/nah)

`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ mode: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}

async connectedCallback() {

if (elementType === ‘single’) return false;

const { default: Swiper } = await import(
“https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa BCA 2025 PPTI Dibuka, Kuliah Gratis Plus Penawaran Kerja


Jakarta

Bank Central Asia (BCA) kembali membuka pendaftaran beasiswa BCA 2025 untuk kuliah di Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) BCA. Siswa SMA dan SMK kelas 12 maupun yang sudah lulus bisa mendaftar mulai 26 November 2024 dan paling lambat 31 Januari 2025.

Beasiswa BCA Tahun Ajaran 2025 Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI) merupakan program kuliah gratis 2,4 tahun di bidang teknik informatika. Lulusan program ini akan mendapat penawaran kerja di bidang information technology atau IT di BCA.

Berminat mendaftar? Simak komponen beasiswa, syarat, dan cara daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI di bawah ini.


Komponen Beasiswa BCA 2025 PPTI

  • Pendidikan gratis 2,5 tahun.
  • Asrama (dormitory).
  • Uang saku per bulan.
  • Laptop.
  • Penawaran kerja di bidang IT BCA.

Syarat Beasiswa BCA 2025 PPTI

  • Warga negara Indonesia.
  • Siswa kelas 12 atau yang telah lulus dari SMA jurusan IPA dan SMK pada kompetensi keahlian terkait teknik informatika.
  • Usia maksimal 19 tahun saat mendaftar.
  • Memiliki keinginan belajar dan berprestasi.
  • Rata-rata nilai rapor kelas 10, 11, dan 12 minimal 7,50.
  • Rata-rata nilai matematika kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMA IPA SMA minimal 7,50.
  • Rata-rata nilai produktif kelas 10, 11, dan 12 bagi siswa/lulusan SMK minimal 7,50.
  • Jika nilai rapor belum keluar, isikan 0.00 pada kolom di laman pendaftaran.
  • Tidak pernah tinggal kelas dari SD sampai SMA/SMK.
  • Tidak pernah terlibat dengan narkoba dan pelanggaran hukum lainnya.
  • Lolos tahapan seleksi.

Cara Daftar Beasiswa BCA 2025 PPTI

  1. Buka browser.
  2. Buka https://form.jotform.com/243251211929048 atau klik di sini.
  3. Klik Next.
  4. Klik tombol drop down di kanan (bulat berisi segitiga) pada bagian Posisi Melamar.
  5. Klik kolom pilihan Posisi, lalu pilih Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI).
  6. Klik kolom pilihan Lokasi Tes, lalu pilih kota domisili atau kota terdekat dari domisili.
  7. Klik kolom Sumber Informasi Lowongan, lalu pilih Social Media atau lainnya.
  8. Klik tombol drop down Informasi Personal.
  9. Isikan identitas diri termasuk nomor KTP dan alamat domisili.
  10. Klik tombol drop down Kerabat yang Bisa Dihubungi.
  11. Isikan kontak kerabat yang bisa dihubungi.
  12. Klik tombol drop down Informasi Sekolah, isikan data pendidikan beserta nilai rata-rata.
  13. Pada kotak pilihan Bersedia Dipindahkan ke Posisi Lain, pilih Bersedia atau Tidak Bersedia.
  14. Unggah foto diri, ukuran maksimal 300 KB.
  15. Klik tombol drop down Pengalaman Organisasi (terakhir), isikan data pengalaman organisasi terakhir yang diikuti dengan posisi terbaik.
  16. Klik tombol drop down Privacy Notice, baca saksama ketentuan pendaftaran terkait perlindungan data pribadi.
  17. Centang atau klik kotak pernyataan bahwa data yang diisikan adalah data yang benar.
  18. Centang atau klik kota pernyataan bahwa sudah memahami dan menyetujui Privacy Notice pelamar beasiswa.
  19. Jika sudah yakin semua data terisi benar, klik Submit.
  20. Jika belum, klik baca kembali dan koreksi yang salah, lalu klik Submit.

Berminat mendaftar, detikers? Simak informasi lebih lanjut tentang pendaftaran Beasiswa BCA 2025 PPTI, klik https://bca.id/daftarpptibca.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek Dibuka, Cek Syaratnya di Sini!


Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) membuka pendaftaran beasiswa Pre-doctoral Course Program (PDCP) untuk dosen di lingkungan kementeriannya sampai 22 November 2024. Dosen peserta akan menjalani pelatihan intensif maksimal 2 bulan di Chung Yuan Christian University, Taiwan untuk persiapan kuliah jenjang doktor bidang sains, teknologi dan teknik di luar negeri.

Dikutip dari panduan resminya, dosen pre-doctoral di antaranya mempelajari academic writing, peningkatan kualitas proposal riset doktoral, dan bahasa Inggris akademik. Peserta juga kan menjalani matchmaking dengan calon promotor, termasuk diskusi dan peninjauan proposal riset, dan pengenalan fasilitas riset kampus luar negeri.

Lebih lanjut, dosen penerima beasiswa pre-doctoral akan belajar skill komunikasi dan akulturasi, keterampilan riset hingga pembelajaran lintas budaya, poster akademik draf proposal doktoral, dan lain-lain. Dikutip dari pengumuman Kemendiktisaintek dan panduan resminya, berikut syarat, komponen beasiswa, dan bidang riset yang dibuka.


Syarat Beasiswa Pre-doctoral Dosen Kemendiktisaintek

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan KTP yang masih berlaku.
  • Paspor dengan tanggal habis berlaku di atas Agustus 2025.
  • Usia maksimal 40 tahun per 31 Desember 2024.
  • Berstatus dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek).
  • Memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
  • Sudah lulus S2, dibuktikan dengan ijazah magister.
  • Lulusan S2 luar negeri harus menyertakan SK penyetaraan ijazah yang diterbitkan oleh Ditjen Diktiristek
  • Tidak sedang menjalani studi (ongoing) S3.
  • Belum pernah ikut program doktor.
  • Sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit) dengan skor minimal TOEFL ITP 560, TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5.
  • CV dalam bahasa Inggris yang menunjukkan rekam jejak riset.
  • Surat izin mengikuti program dari pemimpin instansi asal sesuai format.
  • Personal statement dalam bahasa Inggris sesuai format.
  • Proposal penelitian S3 dengan salah satu topik yang disyaratkan, ditulis dalam bahasa Inggris.
  • Surat pernyataan pendaftar beasiswa PCP sesuai format.
  • Surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
  • Tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa (double funding).

Syarat Bidang Riset

Fisika

  • Optical spectroscopy, defects in semiconductors, 2D materials, dan optoelectronic devices terkait
  • Magnetism, surface science, experimental physics
  • Molecular Beam Epitaxy, MBE Compound
  • Material dan perangkat semikonduktor
  • Material 2-D (MoS2, Graphene), Magnetism (MOKE, KerrMicscope)

Kimia

  • Carbohydrate chemistry, penemuan obat

Electronic Engineering

  • Nanomaterial dua dimensi (2D), perangkat nano-photoelectric,nano-optics, near-field optics, raman spectroscopy, complex oxides, dan nanomaterial terkait karbon
  • Research and consulting experience on unique projects
  • Epitaxial growth of semiconductor technology; optical, electrical and structural analysis of thin film; packaging for optoelectronic devices
  • Material 2D, nanoelectronics, spintronics, perangkat kuantum

Electrical Engineering

  • Computer network system and architecture, network microprocessor, FPGA system design, software-defined network, high-speed network traffic analysis and measurement, smart grid information beserta communication system and network security

Mechanical Engineering

  • Sistem opto-mekatronik, DSP biosignal, analisis big data

Komponen Beasiswa Pre-Doctoral Kemendiktisaintek

  • Biaya pendidikan
  • Biaya hidup
  • Biaya asuransi kesehatan
  • Biaya aplikasi visa
  • Biaya keadaan darurat
  • Tiket pergi-pulang (PP) daerah domisili-bandara terdekat kampus tujuan

Informasi pendaftaran beasiswa pre-doctoral Kemendiktisaintek lebih lanjut bisa diakses dengan klik di sini. Semoga bermanfaat, detikers.

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Bank Mega Syariah Tawarkan Beasiswa D4-S1, Ayo Daftar Sebelum 29 November!



Jakarta

Bank Mega Syariah membuka beasiswa untuk mahasiswa D4 atau S1. Pendaftaran telah dibuka pada 4 hingga 29 November 2024.

Sasaran penerima beasiswa ini adalah mahasiswa yang berprestasi tetapi mempunyai kondisi kurang mampu. Penerima akan memperoleh beasiswa untuk dua semester dan fasilitas lain seperti edukasi keuangan hingga kesempatan magang di Bank Mega Syariah.

Apa saja syarat mendaftar Beasiswa Generasi Berkah Mega Syariah ini? Mengutip laman resminya, ini syarat yang harus dipenuhi:


Syarat Daftar Beasiswa Bank Mega Syariah

  • Berasal dari kampus yang bekerja sama dengan Bank Mega Syariah.
  • Mahasiswa D4 atau S1 yang sedang menduduki minimal semester 3.
  • Mempunyai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.00.
  • Calon penerima berasal dari keluarga kurang mampu dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan/desa setempat.
  • Mahasiswa yang aktif dalam kegiatan organisasi lebih diutamakan.
  • Mahasiswa tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
  • Mempunyai rekening Bank Mega Syariah.
  • Membuat essay berisi alasan layak menerima beasiswa dan pandangan mahasiswa tentang ekonomi syariah di Indonesia.

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Bank Mega Syariah

  • Scan kartu tanda kependudukan (KTP)
  • Scan kartu keluarga (KK)
  • Scan surat keterangan tidak mampu (SKTM)
  • Scan kartu tanda mahasiswa (KTM)
  • Scan transkrip IPK semester 1 dan 2
  • Scan sertifikat prestasi (jika ada)
  • Scan bukti pembayaran UKT semester 2
  • Scan bukti pembayaran listrik selama 3 bulan terakhir
  • Pas foto 3×4 menggunakan kemeja putih dan latar foto berwarna biru
  • Foto rumah tampak depan dan bagan ruang tamu
  • Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain dari kampus
  • Essay

Cara Daftar Beasiswa Bank Mega Syariah

  1. Mahasiswa mengisi formulir pendaftaran online di laman https://bit.ly/PendaftaranBeasiswaBMS2025.
  2. Unggah berkas-berkas yang diminta.
  3. Data pendaftar akan diseleksi.
  4. Pengumuman penerima akan diumumkan lewat media sosia dan website resmi Bank Mega Syariah dan laman perguruan tinggi mitra.

Jadwal Seleksi Beasiswa Bank Mega Syariah

  • Pendaftaran: 4 – 19 November 2024
  • Seleksi: 1 – 23 Desember 2024
  • Pengumuman penerima: 24 Desember 2024
  • Penyerahan beasiswa: Januari 2025

Itulah informasi mengenai penawaran beasiswa dari Bank Mega Syariah untuk mahasiswa D4 dan S1. Jika masih penasaran dengan ketentuan beasiswa bisa dilihat di sini ya.

(cyu/nwy)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

8 Beasiswa ke Luar Negeri yang Tak Wajib Pulang, Ada Korea hingga Negara di Eropa



Jakarta

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) Kementerian Keuangan merupakan salah satu beasiswa yang sangat diminati di Indonesia. Beasiswa ini menawarkan kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan S2 dan S3 secara gratis, baik di dalam maupun luar negeri.

Hanya saja dalam persyaratannya, LPDP mewajibkan adanya kontribusi alumni atau kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh alumni setelah lulus studi.

Alumni yang telah menyelesaikan studi wajib berkontribusi dan berada secara fisik di Indonesia, sekurang-kurangnya dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut.


Namun baru-baru ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro memberikan pernyataan bahwa alumni beasiswa LPDP tidak wajib kembali ke Indonesia.

Sebenarnya kamu yang punya impian melanjutkan studi ke luar negeri tapi khawatir dengan syarat harus kembali ke Indonesia setelah lulus tak perlu bergantung pada beasiswa LPDP.

Nyatanya, ada banyak beasiswa yang tidak mengharuskan penerimanya untuk kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studi. Beasiswa apa saja yang memberikan kebebasan ini? Simak informasi lengkapnya di artikel ini!

9 Beasiswa Tak Wajib Pulang ke Indonesia

1. Türkiye Burslari Scholarship

Beasiswa Türkiye Burslari adalah beasiswa yang ditawarkan oleh presidency for Turks Abroad and related Communities (YTB) untuk program pendidikan mulai dari S1, S2, S3, penelitian hingga kursus bahasa Turki.

Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, serta penempatan di universitas Turki. Beasiswa ini bekerja sama dengan berbagai institusi, seperti YÖK hingga Kementerian Luar Negeri Turki dan telah memberangkatkan ribuan mahasiswa dari 178 negara di seluruh dunia.

Link laman Beasiswa Türkiye Burslari di sini.

2. Global Korean Scholarship (GKS)

Global Korean Scholarship (GKS) yang sebelumnya dikenal dengan nama Korea Global Scholarship (KGSP) adalah beasiswa penuh yang diberikan oleh NIIED (National Institute for International Education) yang merupakan sebuah lembaga di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan.

Beasiswa ini diberikan oleh pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan pendidikan di Korea, mulai dari program D2 (Associate Degree), S1, S2, hingga S3.

Syarat Pendaftaran GKS

  • Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.
  • Berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1).
  • Pelamar harus berusia dibawah 40 tahun pada saat masuk untuk jenjang S2 dan S3.
  • Pelamar harus telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal pada tingkat dasar, menengah, atas (S1) pada tanggal kedatangan.
  • Pelamar memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir.
  • Telah memiliki gelar Sarjana atau Magister pada tanggal kedatangan (S2 dan S3)
  • Pelamar yang sebelumnya pernah mengikuti program sarjana, magister, atau program doktor di Korea tidak dapat mendaftar untuk program ini. Namun, mantan sarjana KGSP atau saat ini yang memiliki nilai keseluruhan 90% atau lebih dan telah mencapai TOPIK level 5 atau lebih tinggi dapat mendaftar kembali ke program ini sekali melalui jalur kedutaan atau universitas.

3. Ministry of Education (MoE) Taiwan

Ministry of Education (MoE) Taiwan adalah program beasiswa dari Pemerintah Republik China (ROC) Taiwan yang tersedia selama 4 tahun untuk program sarjana, 2 tahun untuk program magister, dan 4 tahun untuk program doktor. Jika ingin mengajukan beasiswa ini, pelamar harus mengirimkan aplikasi ke misi luar negeri Republik of China (ROC) dan mendaftar secara terpisah ke universitas atau perguruan tinggi di Taiwan.

4. SISGP Swedia

Swedia Institute Scholarship for Global Professionals (SISGP) adalah program beasiswa penuh yang disediakan oleh pemerintah Swedia bagi mahasiswa internasional yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan Magister (S2) di universitas-universitas terkemuka di Swedia.

Syarat Pendaftaran:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Sudah mendaftar dan sudah diterima di salah satu universitas
  • Bukti pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi/perusahaan
  • CV maksimal 3 halaman
  • Surat referensi sesuai format SI dari dua orang berbeda, salah satunya harus dari atasan tempat bekerja
  • Salinan paspor
  • Motivation letter (diisi di formulir aplikasi)

5. MEXT Scholarship

MEXT Scholarship atau Monbukagakusho adalah program beasiswa yang disediakan oleh pemerintah Jepang untuk mendukung mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di universitas-universitas di Jepang. Beasiswa ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Seni, dan Teknologi (Monbukagakusho).

Syarat Pendaftaran

  • Maksimal berusia 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990)
  • lulusan D4/ S1/ S2
  • Memilih bidang studi yang sama dengan jenjang pendidikan sebelumnya
  • IPK akhir jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3.2
  • Memiliki salah satu sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau bahasa Jepang dengan skor minimal;
  • Sehat secara jasmani dan rohani
  • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum menguasai bahasa Jepang
  • Selain itu, pelamar juga diwajibkan memenuhi persyaratan akademik yang tercantum dalam dokumen resmi.

Informasi selengkapnya di sini.

6. Stipendium Hungariucum Scholarship

Beasiswa Stipendium Hungaricum adalah program beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Hungaria bagi mahasiswa internasional berprestasi untuk melanjutkan studi di Hungaria. Program yang dimulai pada tahun 2013 ini diawasi oleh Kementerian Luar Negeri dan perdagangan yang dikelola oleh Tempus Public Foundation.

Saat ini, beasiswa Stipendium Hungaricum telah bekerjasama dengan lebih dari 90 negara di lima benua, termasuk Indonesia. Setiap tahun, Pemerintah Hungaria menawarkan sekitar 800 beasiswa penuh untuk berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari S1, S2, S3, hingga kuliah paruh waktu.

7. Erasmus Mundus Scholarship

Beasiswa Erasmus Mundus yang dikenal juga dengan Erasmus+, adalah program pendanaan dari uni Eropa yang mendukung kegiatan pendidikan, pelatihan, kepemudaan, dan olahraga di institusi pendidikan Eropa.

Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional, termasuk Indonesia, untuk melanjutkan studi pascasarjana di berbagai universitas di Eropa. Indonesia sendiri masuk dalam sepuluh besar negara penerima beasiswa ini.

8. MFA Scholarship

Ministry of Foreign Affairs Scholarships for non-EU citizens adalah program beasiswa pemerintah Rumania yang ditawarkan oleh Kementerian Luar Negeri kepada warga negara non-Uni Eropa yang memiliki prestasi akademik.

Beasiswa ini terbuka untuk program studi di berbagai bidang, kecuali kedokteran, kedokteran gigi, dan farmasi.

(pal/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Negara Harus Memfasilitasi Alumni Beasiswa LPDP Agar Tak Rugi


Jakarta

Pakar kebijakan pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Arif Rohman MSi mengatakan wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air harus diperjelas. Khususnya bagi awardee dengan bidang studi yang dibutuhkan di Indonesia.

“Kalau keilmuannya sangat dibutuhkan untuk pembangunan Indonesia, harus difasilitasi. Jangan disuruh di luar negeri dulu, tapi di Indonesia tidak disiapkan. Ini saya kira kurang bertanggung jawab,” kata Arif dalam detikSore: Saat Negara Menuntut Return dari Alumni LPDP di kanal Youtube detikcom, Kamis (7/11/2024).

“Harus disiapkan juga untuk pascakelulusan. Jadi taruhlah ilmu-ilmu yang spesifik, unik, di Indonesia tidak ada, saya kira perlu disiapkan (lahan kerjanya). Karena itu memang bagian dari perencanaannya,” sambungnya.


Arif menggarisbawahi, membuka kesempatan bagi alumni beasiswa LPDP untuk dapat magang dan memperoleh pengalaman kerja di luar negeri di sisi lain juga positif. Namun, ia menekankan tetap perlu ada rancangan beasiswa oleh negara bagi penerima beasiswa LPDP baik sebelum, saat, maupun setelah studi.

“Tapi kalau itu (magang) kan tidak direncanakan sejak awal ya. Jadi harus dirancang sejak awal sebagai sebuah kebijakan. Kalau mau disebut good content policy, harus dirancang sejak awal baik sebelum beasiswa, sedang beasiswa, setelah beasiswa seperti apa,,” ucapnya.

Pertanggungjawaban atas Beasiswa

Perencanaan beasiswa yang matang oleh negara menurut Arif memungkinkan alumni beasiswa LPDP bisa mempertanggungjawabkan pendanaan pendidikan yang mereka terima. Ia mengingatkan formulasi dan pelaksanaan kebijakan beasiswa harus cocok (match), serta implementasinya harus efektif.

“Itu menjadi tugas negara untuk mengembangkan sumber daya yang dibutuhkan. Kalau tidak ada, kan jadi lucu. Dan kalau dimanfaatkan oleh orang (negara) lain kan kita yang rugi. Berapa investasi yang kita keluarkan, yang menikmati malah orang (negara) lain, oleh karena itu harus sejak awal dipertimbangkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan pemberian izin bagi penerima beasiswa LPDP untuk tidak pulang ke Tanah Air juga akibat kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia dan kekurangan dana pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut saat ini.

“Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya.

Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

(twu/nwk)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Soal Lahan Kerja Alumni Beasiswa LPDP Kurang, Begini Saran Pakar UNY



Jakarta

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan alasan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air juga karena kurangnya lahan kerja yang cocok di Indonesia. Ia mengakui saat ini pemerintah juga masih kekurangan dana untuk mengatasi masalah ini.

“Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Evaluasi Bidang Ilmu di Beasiswa LPDP

Soal pengkajian ulang tersebut, pakar kebijakan pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Dr Arif Rohman MSi menilai beasiswa LPDP pada dasarnya positif untuk mendorong penciptaan sumber daya manusia yang memang bermanfaat untuk Indonesia.


Namun, merespons kondisi kurangnya lahan pekerjaan yang cocok untuk lulusan LPDP, ia menyarankan agar bidang ilmu yang dapat dilamar pada beasiswa LPDP dievaluasi kembali agar sesuai dengan kebutuhan di Indonesia.

“Perlu ada semacam evaluasi, selama ini keilmuan mana yang dibutuhkan, apakah selama ini sudah match atau mismatch. Kan tidak semua ilmu yang dibutuhkan, ada kajian atau keilmuan yang oversupply lulusannya, ada yang undersupply,” kata Arif dalam detikSore: Saat Negara Menuntut Return dari Alumni LPDP, Kamis (7/11/2024).

Arif mengatakan kuota beasiswa LPDP pada cabang keilmuan yang sangat membutuhkan talenta baru bisa ditambahkan. Sedangkan kuota pada cabang keilmuan yang sudah jenuh atau oversupply tidak perlu diberi terlalu banyak.

Adapun pada bidang ilmu yang tidak dibutuhkan dan tidak relevan menurutnya tidak perlu dibuka dengan kuota tinggi.

“Disesuaikan dengan kebutuhan agar tingkat relevansinya pas dengan kebutuhan. Ini perlu dilakukan, mumpung ada pemerintahan baru, pejabat kementerian baru, saya kira tepat untuk melakukan reevaluasi untuk kebijakan LPDP,” ucapnya.

Ia menggarisbawahi, peninjauan ulang bidang keilmuan yang dibuka untuk pelamar beasiswa LPDP ke depannya diharapkan tidak mengurangi kuota penerimaan, tetapi justru meningkatkan dan mengembangkannya.

Memilah Jurusan yang Dibuka di Beasiswa LPDP

Arif menilai pengelola beasiswa LPDP ke depannya juga perlu mempertimbangkan orientasi beasiswa LPDP. Ia menyarankan perlu ada jalan tengah antara pilihan elitis dan populis.

Ia menjelaskan, pada orientasi elitis, cabang keilmuan yang dapat diambil pelamar beasiswa LPDP akan harus benar-benar dibutuhkan. Pelamarnya juga hanya yang benar-benar berkompetensi. Mereka didorong dan difasilitasi untuk dapat mengakses pendidikan tinggi berkualitas kendati berbiaya tinggi.

“Jadi terseleksi dari segi keilmuan dan pendaftar yang akan mengambil. Pada akhirnya, pemanfaatan alumninya sekaligus disusun, dirancang untuk pengembangan pembangunan ke depan,” jelas Arif.

Sedangkan jika beasiswa LPDP akan diorientasikan populis, maka tujuannya untuk mencetak sebanyak mungkin ilmuwan, termasuk pada ilmu yang sudah oversupply. Pada orientasi populis, kuota yang diterima pada cabang ilmu yang sudah oversupply tetap dibuka dengan jumlah besar.

“Atau tengah-tengah, tidak terlalu populis dan tidak terlalu populis. Ini menjadi kuasi. Sebab kalau elitis, banyak pihak kecewa. Jadi peminat yang melimpah ruah (tapi tidak lolos beasiswa),” ucapnya.

Prioritas Beasiswa LPDP

Sementara itu, Mendiktisaintek Satryo mengatakan penerimaan beasiswa LPDP ke depan akan fokus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu dalam swasembada pangan, swasembada energi, persediaan air, dan hilirisasi.

Ia mengatakan prioritas di atas tidak menutup kemungkinan bagi peminat beasiswa LPDP di bidang ilmu lain. Penerima beasiswa LPDP ke depan menurutnya juga diharapkan juga akan terus naik.

“Yang bidang lain, kalau memang ada yang menonjol dan patut didanai, kita danai,” ucapnya.

“Kalau jumlah penerimanya kita inginkan tiap tahun naik terus, berarti hanya fokusnya saja (yang ke program pemerintah),” sambung Satryo.

Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu, klik di sini!

(twu/pal)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5

Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024 Buka Pendaftaran, Ada Uang Saku dan Seragam


Jakarta – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Cendekia Baznas Al-Azhar dan Timur Tengah 2024. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa aktif tingkat 1-4 di negara Timur Tengah, diutamakan pada jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2

Dikutip dari laman Baznas, negara tempat studi pelamar meliputi Libya, Maroko, Mesir, Suriah, Tunisia, Turki dan Yordania. Penerima beasiswa akan memperoleh uang saku untuk biaya hidup sebesar Rp 1 juta per bulan selama masa studi maksimal 2 tahun, seragam pakaian dinas harian (PDH), dan mentoring bulanan dari Baznas dan mitra.

Syarat Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

  • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga
  • Muslim atau muslimah
  • Mahasiswa aktif tingkat 1-4 dibuktikan dengan melampirkan isbat qayyid (surat keterangan aktif) dari kampus atau Kartu Tanda Mahasiswa yang masih berlaku
  • Diutamakan jenjang S1 dan terbuka untuk jenjang S2
  • Tidak sedang menerima beasiswa
  • Tidak menikah dan bersedia tidak menikah selama mendapat beasiswa
  • Berprestasi baik di bidang akademik dan nonakademik
  • Memiliki hafalan Al-qur’an
  • Melampirkan ijazah SMA
  • Melampirkan transkrip nilai terakhir
  • Mendapat rekomendasi dari tokoh masyarakat sesuai format Baznas
  • Surat pernyataan sesuai format Baznas

Syarat Esai

  • Ditulis dengan font Arial 12, spasi 1,15
  • Panjang tulisan minimal 1 halaman maksimal 3 halaman A4
  • Ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • Isi tulisan memuat:
  • Deskripsi mengapa memilih kuliah di Timur Tengah
  • Deskripsikan “Yang akan aku lakukan selama kuliah”
  • Deskripsi kontribusi pascalulus kuliah

Syarat Dokumen

  • Formulir pendaftaran
  • Foto KTP
  • Foto Kartu Keluarga
  • Surat Keterangan Aktif/Kartu Tanda Mahasiswa
  • Transkrip Nilai Mumtaz/Jayyid Jiddan, bagi mahasiswa tingkat 1 bisa menggunakan Tadarruj Dirosi
  • Ijazah SMA
  • Surat Rekomendasi dari Tokoh Masyarakat
  • Surat Pernyataan
  • Esai yang berjudul “Kuliah di Al-Azhar atau Timur Tengah dan Kontribusi Pascalulus
  • Foto bukti prestasi berupa piala atau sertifikat (jika ada)

Cara Daftar Beasiswa Baznas Timur Tengah 2024

Jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024

  • Pendaftaran online: 6-16 November 2024
  • Seleksi berkas: 17-24 November 2024
  • Pengumuman seleksi berkas: 29 November 2024
  • Seleksi wawancara: 3-5 Desember 2024
  • Pengumuman kelulusan final: 16 Desember 2024

Perlu diketahui, jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Timur Tengah 2024 dapat berubah sewaktu-waktu. Pantau info beasiswa Baznas di akun Instagram resmi @beasiswabaznasri, ya!

(twu/faz)

Sumber : www.detik.com

Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
ilustrasi gambar : unsplash.com / element5