Tag Archives: indonesia

Beasiswa Penuh di KAUST Arab Saudi, Ada Tunjangan Bulanan Capai Rp 35 Juta



Jakarta

King Abdullah University of Science and Technology (KAUST) kembali membuka peluang bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk mengejar gelar Master (S2) dan Doktoral (S3) melalui program beasiswa penuh KAUST Fellowship untuk tahun ajaran 2026.

KAUST adalah universitas pascasarjana berbasis riset yang berlokasi di kawasan Thuwal, Provinsi Makkah, Arab Saudi, sekitar 90 km utara kota Jeddah. Didirikan pada tahun 2009 atas prakarsa Raja Abdullah bin Abdulaziz dengan fasilitas riset mutakhir dan pendekatan pendidikan berstandar internasional. Pendiriannya ditujukan sebagai pusat keunggulan global dalam sains dan teknologi.

Kampus ini juga dikenal sebagai institusi pendidikan yang memiliki dana abadi terbesar di dunia dengan nilai sekitar USD 23,5 miliar. Kampus seluas lebih dari 36 kilometer persegi ini terletak di pesisir Laut Merah, mencakup suaka laut, museum, dan fasilitas penelitian kelas dunia.


KAUST juga menjadi universitas pertama di Arab Saudi yang menerapkan sistem kampus campuran. Lingkungan akademik yang inklusif, dengan lebih dari 50% mahasiswanya berasal dari luar Arab Saudi, termasuk Eropa, Amerika, India, Filipina, dan China. Universitas ini tidak mensyaratkan kemampuan bahasa Arab, sehingga mahasiswa dapat fokus pada pengembangan bahasa Inggris.

Mahasiswa KAUST umumnya tinggal di kawasan The Harbor, dengan unit hunian yang menyediakan kamar tidur pribadi serta ruang bersama dan dapur yang dapat digunakan bersama penghuni lain. Selain itu, KAUST juga menyediakan akomodasi keluarga bagi mahasiswa yang menikah atau membawa anak untuk tinggal bersama di lingkungan kampus.

Beasiswa KAUST (KAUST Fellowship)

Program KAUST Fellowship merupakan skema beasiswa penuh. Skema ini dirancang untuk memastikan mahasiswa dapat berkonsentrasi pada studi dan penelitian tanpa terbebani biaya kuliah maupun kebutuhan hidup sehari-hari. Semua mahasiswa yang diterima di KAUST otomatis memperoleh beasiswa ini, sehingga mereka tidak perlu khawatir mengenai pembiayaan pendidikan.

Cakupan KAUST Fellowship mencakup:

1. Biaya kuliah dan bench fee hingga USD 35.000 (Rp 560 juta) per tahun.

2. Tunjangan hidup bulanan, sekitar USD 20.000 (Rp 320 juta) per tahun untuk mahasiswa S2, serta USD 25.000-30.000 (sekitar Rp 400 juta) per tahun bagi mahasiswa S3, menyesuaikan kualifikasi dan kemajuan akademik.

3. Hunian di kampus senilai USD 7.000 (Rp 120 juta) per tahun, termasuk fasilitas listrik dan internet.

4. Asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan USD 1.450 per tahun.

5. Dukungan relokasi, meliputi pengurusan visa, biaya perjalanan, dan pemindahan tempat tinggal.

Jika ditotal, nilai beasiswa ini mencapai USD 70.000-80.000 per tahun sehingga menjadi salah satu program pendanaan pendidikan pascasarjana paling komprehensif di dunia. Biaya akomodasi dan asuransi dapat meningkat bagi mahasiswa yang membawa pasangan atau keluarga. Sementara itu, bantuan relokasi hanya berlaku untuk keberangkatan awal ke KAUST dan kepulangan setelah lulus.

Mahasiswa yang mendapat sponsor penuh dari universitas lain, perusahaan, atau lembaga pendanaan eksternal tidak akan menerima KAUST Fellowship secara bersamaan jika diterima di KAUST.

Syarat Minimum Penerimaan Mahasiswa di KAUST

KAUST menetapkan sejumlah persyaratan akademik dan bahasa bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi magister maupun doktoral.

Persyaratan umum meliputi:

1. Gelar sarjana pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program magister.

2. Gelar magister pada bidang relevan dari perguruan tinggi terakreditasi untuk pendaftaran program doktoral. KAUST tidak menyetarakan gelar Professional Master dengan gelar magister akademik; karenanya, pemohon dengan latar belakang ini wajib mencantumkan detail tersebut pada aplikasi.

3. Usia minimal 18 tahun pada saat mulai studi. Untuk program magister, pelamar harus berusia tidak lebih dari 30 tahun, sementara untuk program doktoral usia maksimal yang diperbolehkan adalah 35 tahun.

4. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kompetitif. Umumnya, 90 persen mahasiswa yang diterima memiliki IPK di atas 3,3 dan 75 persen di atas 3,5 (skala 4,0). Batas minimum IPK yang diterima adalah 3,0.

5. Bukti kemampuan bahasa Inggris. KAUST hanya menerima hasil tes resmi berikut:

* IELTS: skor minimal 6,5 dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 5,5.

* TOEFL iBT: skor keseluruhan minimal 81, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 17. Kode penerimaan KAUST: 4107.

* Pearson Test of English (PTE) Academic: skor minimal 62, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 59.

* Cambridge English: Advanced (CAE): skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

* Cambridge English: Linguaskill: skor minimal 176, dengan nilai setiap bagian sekurang-kurangnya 169.

Seluruh skor tes bahasa Inggris hanya berlaku selama dua tahun sejak tanggal ujian.

Program Studi di KAUST

KAUST menawarkan program Magister (MS) dan Doktoral (PhD) di 17 disiplin ilmu STEM.

  1. Applied Mathematics and Computational Science
  2. Applied Physics
  3. Bioengineering
  4. Bioscience
  5. Chemical Engineering
  6. Chemistry
  7. Computer Science
  8. Earth Science and Engineering
  9. Electrical and Computer Engineering
  10. Energy Resources and Petroleum Engineering
  11. Environmental Science and Engineering
  12. Marine Science
  13. Material Science and Engineering
  14. Mechanical Engineering
  15. Plant Science
  16. Statistics
  17. Technology Innovation and Entrepreneurship

Jadwal Penerimaan KAUST

* PhD: tersedia untuk periode masuk musim semi (Spring) dan musim gugur (Fall).

* MS: hanya ditawarkan untuk periode masuk musim gugur (Fall).

* Sebagian besar prodi juga menyediakan jalur terpadu MS/PhD, dengan syarat masuk yang bervariasi sesuai ketentuan tiap program.

Periode masuk musim gugur (Fall) 2026 untuk MS, MS/PhD, dan PhD:

  • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
  • Penutupan pendaftaran gelombang pertama: 1 Oktober 2025
  • Penutupan pendaftaran gelombang kedua: 17 Januari 2026
  • Awal perkuliahan semester Fall: 30 Agustus 2026

Periode masuk musim semi (Spring) 2026 untuk MS/PhD dan PhD:

  • Pembukaan pendaftaran: 15 Agustus 2025
  • Penutupan pendaftaran (Gelombang 1): 1 Oktober 2025
  • Awal perkuliahan semester Spring: 25 Januari 2026

(pal/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Rotary Yoneyama 2026, Kuliah di Jepang Jenjang S1-S3


Jakarta

Beasiswa Rotary Yoneyama Luar Negeri 2026 akan membuka pendaftaran mulai 1-31 Oktober 2025 mendatang. Jelang masa pendaftaran, peminat beasiswa bisa menyiapkan dokumen persyaratan yang dibutuhkan.

Beasiswa S1-S3 di Jepang ini digelar oleh Rotary Yoneyama Memorial Foundation. Calon pendaftar tidak dibatasi dalam memilih bidang studi yang akan ditekuni di kampus mana saja di Jepang, seperti dijelaskan dalam panduan resminya.


Beasiswa Rotary Yoneyama 2026

Beasiswa ini meliputi:

1. Dana:

– Jenjang S1: 100.000 yen (Rp 11,1 juta) per bulan

– Jenjang S2 dan S3: 140.000 yen (Rp 15,5 juta) per bulan

2. Dana 250.000 yen (Rp 27 juta) untuk subsidi:

– Penerbangan kelas ekonomi ke Jepang – Biaya transportasi di Indonesia dan Jepang

– Biaya visa

– Akomodasi hari pertama di Jepang hingga 10.000 yen (Rp 1,1 juta)

Syarat Beasiswa Rotary Yoneyama 2026

  • Warga negara selain Jepang
  • Memiliki kemampuan dasar bahasa Jepang (JLPT N4)
  • Mencari tahu dan mendaftar sendiri ke universitas atau sekolah pascasarjana Jepang sebelum melamar beasiswa ini
  • Surat rekomendasi dari pembimbing/dosen sekolah pascasarjana tujuan
  • Melamar pada program kelas reguler yang dimulai pada April, September, atau Oktober 2026
  • Tinggal di luar Jepang sampai mulai kuliah
  • Pasfoto 4 cm x 3 cm yang diambil 3 tahun terakhir
  • Esai dan rencana studi sesuai format
  • Surat rekomendasi sesuai format dari perguruan tinggi asal terakhir, tempat kerja terakhir, atau dosen pembimbing dari kampus tujuan
  • Salinan surat keterangan diterima (letter of acceptance) dari kampus tujuan jika ada

Cara Daftar Beasiswa Rotary Yoneyama 2026

  • Mendaftar pada kampus tujuan
  • Unduh formulir pendaftaran beasiswa di link

https://www.rotary-yoneyama.or.jp/english/overseas

  • Lengkapi formulir, dokumen, dan unggah:

– Formulir pendaftaran

– Rencana riset

– Esai

– Surat rekomendasi

– Salinan LoA jika ada

– Salinan catatan ujian atau bukti lamaran ke kampus tujuan jika tidak ada LoA

– Salinan sertifikat JLPT

Cek informasi beasiswa Rotary Yoneyama 2026 di https://www.rotary-yoneyama.or.jp/english/overseas. Unduh panduannya dengan klik DI SINI.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa S1 ITB Diperpanjang Sampai 14 September, Daftar di Link Ini



Jakarta

Beasiswa Utama LPS (BULPS) S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) diperpanjang sampai 14 September 2025. Mahasiswa yang tertarik mendaftar bisa langsung menuju https://finaid.itb.ac.id.

Jika diterima, mahasiswa akan mendapatkan uang beasiswa sebesar Rp1,5 juta per bulan selama 12 bulan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan berbagai pelatihan soft skill serta komunitas.


Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya seperti dilansir dari laman Kemahasiswaan ITB.

Manfaat Beasiswa S1 ITB BULPS 2025

Uang beasiswa sebesar Rp. 1.500.000 perbulan selama 12 bulan
Berbagai pelatihan softskill
Capacity Building & Champion Camp
Program Sosialisasi Komunitas
Sharing Session

Syarat Beasiswa S1 ITBBULPS 2025

Kategori Beasiswa Prestasi

Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
Telah menempuh minimal 40 SKS
Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
IPK minimal 3.50
Score TOEFL minimal 500/ setara
Formulir Beasiswa LPS
Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Inggris

Kategori Beasiswa Tidak Mampu

Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
Telah menempuh minimal 40 SKS
Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
IPK minimal 3.25
Formulir Beasiswa LPS
Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Indonesia (Bahasa Inggris diutamakan)
Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) minimal dari Desa/kelurahan daerah asal
Surat penghasilan orang tua terbaru/Slip gaji orang tua terbaru

Demikian informasi mengenai Beasiswa S1 ITB BULPS 2025. Tertarik mendaftar?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Siap-siap, Pendaftaran Beasiswa GKS 2026 Dibuka Mulai 15 September



Jakarta

Pendaftaran beasiswa program sarjana GKS tahun 2026 akan dibuka pada 15 September 2025. Hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Institut Pendidikan Internasional Korea Selatan.

Berdasarkan laman resmi Korea.net, panitiaGKS membuka kuota bagi 280 mahasiswa internasional dari 71 negara. Pendaftaran dibuka hingga 31 Oktober 2025.


GKS atau Global Korea Scholarship adalah program beasiswa penuh yang dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED), lembaga eksekutif di bawah kementerian pendidikan Korea Selatan.

Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa Internasional yang ingin kuliah di Korea untuk jenjang D2, S1, S2, dan S3. Beasiswa GKS bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia internasional dengan Korea Selatan di luar negeri.

Apa saja manfaat beasiswa GKS? Simak di bawah ini.

Manfaat Beasiswa GKS Sarjana 2026

Melansir laman Atase Pendidikan KBRI di Korea Selatan, manfaat beasiswa GKS mencakup:

Tiket pesawat PP Indonesia-Korea pada awal dan akhir masa penerimaan beasiswa.

Tunjangan awal saat pertama kali tiba di Korea sejumlah 200 ribu KRW (Rp 2,3 juta)

Tunjangan untuk mahasiswa Program Sarjana senilai 900 ribuKRW (Rp 10,6 juta) setiap bulan, mahasiswa Program Magister 1 jutaKRW (Rp 11,8 juta) setiap bulan, dan pelajar Program Riset diberikan tunjangan senilai 1,5 jutaKRW (Rp 17,7 juta) setiap bulan.

Tunjangan penelitian sejumlah 210.000-240.000 KRW (Rp 2,48 juta-Rp 2,83 juta) per semester.

Biaya belajar bahasa Korea selama 1 tahun sebelum perkuliahan

Tanggungan penuh biaya perkuliahan

Asuransi kesehatan sebesar 20 ribu KRW (Rp 236 ribu) per bulan.

Hibah Kemampuan Bahasa Korea sejumlah 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta) per bulan bagi penerima beasiswa GKS yang memiliki TOPIK level 5 dan 6.

Hibah Penyelesaian Beasiswa 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta).

Syarat Beasiswa GKS 2026

Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.

Harus berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1)

Telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal semua kursus dasar, menengah, dan menengah pada tanggal kedatangan (S1)

Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (GPA) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir

Dokumen Pendaftaran BeasiswaGKS 2026

Satu set dokumen asli lengkap yang terdiri dari:
a. Form 1: Formulir pendaftaran
b. Form 2: NIIED Pledge
c. Form 3: Personal Statement
d. Form 4: Study Plan
e. Form 5: 2 Surat rekomendasi
f. Form 6: Completed Self Medical Assessment
g. Form 7: Sertifikat dan penghargaan lainnya (opsional)
h. Form 8: Hasil tes kesehatan pelamar

Seluruh dokumen di atas dapat diunduh pada link berikut: https://www.studyinkorea.go.kr.

Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa GKS 2026 dapat dicek melalui http://posspika.kemdikbud.go.id/beasiswa-gks. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Tanoto Foundation Siapkan Rp 100 Juta untuk Beasiswa Liputan Pendidikan 2025



Jakarta

Tanoto Foundation kembali membuka Beasiswa Liputan Pendidikan 2025 bagi jurnalis di seluruh Indonesia. Program ini menawarkan total apresiasi hingga Rp 100 juta untuk karya jurnalistik seputar isu dan inovasi pendidikan.

Lewat program ini, jurnalis diajak mengangkat berbagai cerita pendidikan Indonesia melalui format artikel, video, maupun siniar (podcast). Dari proposal yang masuk, akan dipilih 30 karya terbaik untuk mendapat beasiswa liputan tahap pertama. Setelah tayang di media masing-masing, tiga karya terbaik kembali akan mendapat apresiasi tambahan.

Ada tiga tema utama yang bisa dipilih peserta, yakni Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, serta Pendidikan Tinggi. Masing-masing tema juga memiliki sub-tema agar jurnalis dapat menyesuaikan dengan isu yang relevan di daerahnya.


Untuk memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan terstruktur, Tanoto Foundation menetapkan tahapan seleksi yang akan berlangsung selama September hingga November 2025 sebagai berikut:

Lini Masa Beasiswa Liputan Pendidikan 2025:

  • Pengumpulan proposal: 12 September – 10 Oktober 2025

  • Pengenalan Tanoto Foundation via daring: 22 September 2025

  • Pengumuman proposal terpilih: 20 Oktober 2025

  • Penayangan artikel di media: 20 Oktober – 21 November 2025

  • Pengumuman tiga liputan terbaik: 28 November 2025

Sementara itu, terdapat beberapa syarat bagi para peserta yang ingin mendaftarkan diri, yakni:

  • Jurnalis tetap/freelance aktif di media di Indonesia

  • Content creator digital (podcast, YouTube, atau platform lain) dengan kaidah jurnalistik

  • Memiliki bukti publikasi di media cetak, digital, radio, atau televisi

  • Memahami kode etik jurnalistik dan prinsip jurnalisme bertanggung jawab

Lebih lanjut, ketentuan mengenai proposal yang bisa didaftarkan adalah sebagai berikut:

  • Belum pernah diikutsertakan di kompetisi lain

  • Asli, bukan saduran, terjemahan, atau plagiat

  • Merupakan liputan baru yang dibuat pada periode 22 September – 21 November 2025

Program ini bukan hanya soal apresiasi, tapi juga kesempatan bagi jurnalis untuk berkontribusi nyata pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Tunggu apa lagi? Segera daftarkan proposal terbaikmu sekarang juga lewat link https://s.id/BeasiswaLiputanTF2025!

(akn/ega)



Sumber : www.detik.com

Komisi XI DPR Usul Beasiswa LPDP Prioritaskan Siswa Tak Mampu



Jakarta

Anggota Komisi XI DPR RI Primus Yustisio memberikan sejumlah masukan pada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Menurutnya, beasiswa yang dikelola institusi di bawah Kementerian Keuangan ini perlu diprioritaskan bagi pelajar tidak mampu, baru kemudian yang berprestasi.

Ia menilai yang berprestasi belum tentu tidak mampu. Sebagian pelajar berprestasi di Indonesia menurutnya, memiliki orang tua dengan kemampuan finansial di atas rata-rata.

“Kan itu beasiswa, satu harus berprestasi, kedua tidak mampu. Tapi kalau saya boleh tekankan yang tidak mampu dulu, Pak,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat Komisi XI DPR RI dengan eselon I Kementerian Keuangan pada Kamis (11/9/2025).


Selain itu, Primus juga menyarankan agar LPDP lebih transparan dalam pelaporan penerima beasiswa. Ia turut menekankan agar persyaratan beasiswa tidak perlu diperberat, sebab nantinya akan terseleksi dengan sendirinya.

“Ini kan yang setiap tahun dilaporkan ke publik itu cuma agregat saja, yang diterimanya saja. tapinya ke mana, dari mananya. Nah, ini perlu ke depan Pak, dibuka. Orang ini bagaimana diterima,” jelasnya.

Ia menceritakan ada salah satu keponakannya yang memperoleh beasiswa hukum di Universitas Leiden, Belanda. Keponakannya itu yatim dan hendak dibantunya, tetapi bantuan tersebut juga masih kurang. Primus menyadari beasiswa pun memerlukan kebutuhan yang besar.

Ia membandingkan dirinya yang memiliki privilese pun tidak serta merta mampu, apalagi masyarakat Indonesia yang lain.

“Mau dia S2, nggak mungkin bisa dapat, kecuali punya akses. Nah, akses ini Pak, yang harus transparan,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, mantan aktor tersebut pun menegaskan LPDP butuh inovasi baru dalam mekanisme beasiswa. Pasalnya, masyarakat memiliki hak yang sama, tetapi tidak semua bisa mengakses, khususnya pelajar-pelajar yang berada di Indonesia bagian timur.

“Mereka punya hak yang sama, tetapi tidak bisa mengakses,” sebutnya.

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kuliah Gratis di Thailand, Dapat Uang Saku 10 Ribu Baht per Bulan!


Jakarta

Kabar gembira buat detikers yang bercita-cita kuliah ke luar negeri! Sirindhorn International Institute of Technology, (SIIT), Thammasat University, Thailand, membuka program beasiswa kuliah penuh untuk pelajar internasional termasuk Indonesia. Pendaftaran dibuka hingga 30 September 2025 mendatang.

Beasiswa yang dibuka SIIT yaitu program pascasarjana untuk S2 (2 tahun) dan S3 (3 tahun). Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa asing berprestasi atau Excellent Foreign Students/EFS (Tipe B).

Dikutip dari laman resmi SIIT, jumlah kuotanya mencapai 10 orang (beasiswa berkelanjutan) untuk periode perkuliahan semester 2/2025 (mulai Januari 2026).


Apa Saja Jurusannya?

Bidang studi yang ditawarkan cukup luas, mulai dari teknik hingga manajemen. Berikut daftarnya.

Teknik Biokimia / Biokimia
Teknik Kimia / Kimia
Teknik Sipil
Teknik Komputer / Sains
Teknik Elektro
Teknik Mesin
Teknik Material / Sains / Teknologi
Teknik Industri dan Sistem Logistik
Teknik Lingkungan / Sains / Teknologi / Manajemen
Teknik Digital
Teknik Logistik dan Sistem Rantai Pasok
Manajemen Teknik
Teknologi Energi / Manajemen
Teknologi Manajemen
Fasilitas Beasiswa

Cakupan Beasiswa SIIT S2-S3

Penerima beasiswa akan mendapat berbagai dukungan penuh, di antaranya:

– Bebas biaya kuliah & dukungan tesis penuh.
– Uang saku bulanan 10.000 Baht atau setara lima juta rupiah.
– Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi (maksimal 20.000 Baht).
– Biaya tambahan seperti visa & tes bahasa Inggris (maksimal 10.000 Baht).
– Asuransi kesehatan & kecelakaan.
– Wajib tinggal di asrama SIIT minimal 12 bulan.

Syarat untuk Mendaftar Beasiswa

Nah, biar bisa lolos seleksi, ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi:

1. Bukan warga negara Thailand.
2. Punya prestasi akademik sangat baik (lebih diutamakan jika masuk 20% teratas di kelas).
3. Menyertakan 2 surat rekomendasi dari dosen/penasehat akademik (pakai email resmi institusi, bukan email pribadi).
4. Sehat jasmani dan berperilaku baik.
5. Tidak sedang menerima beasiswa lain.

Untuk proses pendaftaran secara online, harap menyiapkan dan melampirkan dokumen persyaratan dalam bentuk berkas elektronik (format Jpeg., Jpg., PDF.) sebagai berikut:

1. Pernyataan tujuan (Setidaknya satu halaman pernyataan tujuan)
2. Curriculum Vitae (CV) atau resume
3. Transkrip resmi atau transkrip terkini:
a. Untuk aplikasi gelar Master
– Transkrip gelar sarjana dengan IPK minimal 2,75

b. Untuk aplikasi gelar Doktor
– Transkrip gelar Sarjana, dan transkrip gelar Magister dengan IPK. 3,50
4. Sertifikat tes kemampuan bahasa Inggris sebagai berikut (jika ada):
SIIT-EPT 65+ atau
TOEFL (IBT 32+) atau IBT (Home Edition 32+) atau (ITP 433+) atau
TOEFL Institusional 433+ atau
IELTS 4.5+ atau
TU-GET (PBT 400+, atau CBT 32+) atau
TOEIC 600+

5. Kartu Tanda Penduduk atau Paspor
6. Karya tulis penelitian, publikasi atau sertifikat (jika ada)
7. Foto terbaru (ukuran 1 x 1,5 inci sebagai jpeg saja)

Penerima beasiswa juga harus mempertahankan IPK minimal 3,25, menunjukkan kemajuan riset setiap semester, dan ikut membantu kegiatan kampus selama 30 jam per semester.

Kabar baiknya, kamu bisa daftar program ini tanpa perlu langsung melampirkan nilai tes kemampuan bahasa Inggris. Tapi, kalau sudah resmi diterima di SIIT, Universitas Thammasat, kamu wajib menyerahkan hasil tes bahasa Inggris di semester pertama. Apabila syarat ini nggak dipenuhi tepat waktu, status mahasiswa kamu bisa langsung dibatalkan.

Jadwal Seleksi Beasiswa SIIT

Pendaftaran: 1 – 30 September 2025
Pengumuman hasil seleksi: 31 Oktober 2025

Cara Pendaftaran Online

1. Daftar di laman resmi SIIT
2. Klik untuk aplikasi online program minat anda
3. Login untuk memeriksa aplikasi online
4. Kamu akan mendapatkan kata sandi untuk login pertama lewat email saat proses masuk.
5. Pastikan cek emailmu dan pastikan alamatnya sama dengan yang dipakai saat registrasi.

Untuk panduan cara daftar secara lebih lengkap bisa cek DI SINI.

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa SIIT bisa cek di laman https://graduateadmission.siit.tu.ac.th/. Semoga bermanfaat detikers!

*Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

(faz/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal, Belajar dari Kampus Luar Negeri


Jakarta

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) buka pendaftaran beasiswa pelatihan untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Non-Formal. Pendaftaran dibuka hingga 26 September 2025 melaui tautan https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/.

Pembelajaran program ini diselenggarakan oleh berbagai kampus ternama luar negeri. Sebut saja, Tianjin University China, Monash University Australia dan Flinders University Australia.

Sebagai catatan, beasiswa ini bersifat pelatihan teknis non-gelar. Guru yang mengikutinya tidak akan mendapatkan gelar akademik ketika pelatihan berakhir.


Siap mendaftar? Dikutip dari postingan Instagram resmi Direktorat Guru PAUD dan PNF Kemendikdasmen, Selasa (9/9/2025) cek informasinya di sini.

Jenis Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal

1. Pelatihan Integrasi Soft-Skills dalam Pembelajaran

Program pertama dinamakan sebagai pelatihan teknis integrasi soft-skills dalam pembelajaran pendidikan nonformal. Sasaran program ini adalah tutor dan pamong belajar di PNF.

Para pendidik nantinya akan dikembangkan kapasitasnya dalam mengintegrasikan soft skills dalam mata pembelajaran tertentu. Mereka juga diajarkan cara menciptakan komunitas pembelajaran soft skills yang inovatif, serta mengembangkan kerangka kerja yang terukur untuk penilaian soft skills.

Beasiswa ini bekerja sama dengan Tianjin University, China.

2. Pelatihan Pendekatan Pembelajaran STEAM di PAUD

Pelatihan bertema Science, Technology, Engineering, the Arts and Mathematics (STEAM) khusus pembelajaran di PAUD ini diharapkan membuat guru memahami dan memiliki keterampilan untuk membimbing murid. Para murid diharapkan mempunyai keterampilan, seperti:

  • Mampu berpikir kritis
  • Mampu memecahkan masalah
  • Berkomunikasi dan melakukan refleksi dengan cara-cara ilmiah.

Program ini bekerja sama dengan Monash University, Australia.

3. Deep Learning di PAUD

Deep learning atau pembelajaran mendalam merupakan salah satu metode belajar yang diunggulkan Kemendikdasmen. Metode ini bisa diterapkan di seluruh jenjang, termasuk PAUD.

Dengan pelatihan deep learning, guru PAUD diharapkan bisa ditingkatkan kompetensinya dalam memahami dan menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam di sekolah. Beasiswa ini bekerja sama dengan Flinders University, Australia.

Syarat Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Usia maksimal 55 tahun pada 31 Desember 2025
  3. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun berturut-turut sebagai pamong belajar atau tutor di satuan pendidikan nonformal atau sudah mengajar/membimbing/bertugas paling sedikit 2 tahun di satuan pendidikan PAUD
  4. Mengunggah hasil pindai (scan) KTP
  5. Mengunggah hasil scan surat keputusan pengangkatan ASN Pamong Belajar atau surat keputusan pengangkatan guru tetap yayasan
  6. Unggah bukti bahwa secara administrasi telah terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
  7. Mengunggah hasil scan ijazah dan transkrip nilai S1/D4 asli atau yang sudah dilegalisasi, berisi IPK minimal 3,00 dari 4,00
  8. Unggah hasil scan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal:
    • TOEFL ITP: 450
    • TOEFL iBT: 45
    • IELTS: 5.0
    • Duolingo English Test: 75
    • Duolingo English Score: 290
  9. Syarat bahasa Inggris dikecualikan bagi pendaftar yang pendidikan sebelum nya berbahasa pengantar utama bahasa Inggris, dibuktikan dengan hasil pindai ijazah asal perguruan tinggi luar negeri dengan masa lulus tidak lebih dari 2 tahun, terhitung dari tanggal pendaftaran
  10. Unggah hasil scan surat pernyataan kesanggupan calon peserta penerima Program Pelatihan Teknis sesuai format
  11. Unggah hasil scan surat rekomendasi dari atasan sesuai format
  12. Unggah esai atau personal statement dalam bentuk PDF sesuai format
  13. Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dari rumah sakit/puskesmas
  14. Surat keterangan berkebutuhan khusus bagi yang memiliki kebutuhan khusus.

Alur Pendaftaran Beasiswa Pelatihan Guru PAUD-Pendidikan Nonformal

1. Pahami syarat dan siapkan berkas persyaratan pelatihan teknis

2. Buka laman https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/

3. Gulir ke bawah hingga bagian “Guru PAUD dan PNF” lalu klik “Mendaftar”

4. Kembali gulir ke bawah untuk pilih kategori pelatihan teknis yang akan diikuti lalu klik “Selengkapnya”

5. Klik tombol “Laman Pendaftaran”

6. Lengkapi profil data diri

7. Unggah dokumen sesuai syarat pelatihan teknis yang dituju

8. Tunggu pengumuman hasil seleksi administrasi

9. Seleksi substansi melalui wawancara

10. Pengumuman dan penetapan penerimaan beasiswa program pelatihan teknis

Informasi lain terkait pelatihan ini bisa diakses melalui tautan https://gtk.dikdasmen.go.id/pelatihanteknis/. Jangan lupa daftar ya detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Unggulan dari Pemerintah Swiss, Tunjangan Bulanan Capai Rp 70 Juta



Jakarta

Pemerintah Swiss kembali membuka program Swiss Government Excellence Scholarships bagi mahasiswa internasional dari 183 negara, termasuk Indonesia. Beasiswa ini dianggap sebagai salah satu penghargaan akademik internasional prestisius, kerap dibandingkan dengan program seperti Beasiswa Fulbright karena keketatan dan dampaknya.

Setiap tahun, penerima beasiswa akan diseleksi dengan ketat oleh Federal Commission for Scholarships for Foreign Students (FCS). Program ini terutama menyasar peneliti muda berbakat yang telah menyelesaikan studi magister atau doktoral dan ingin melanjutkan penelitian di lembaga pendidikan tinggi maupun institut riset di Swiss.

Untuk pelamar dari Indonesia, periode pendaftaran dibuka mulai 4 Agustus hingga 8 Desember 2025 seperti dikutip dari laman State Secretariat for Education, Research and Innovation SERI. Penelitian dan studi akan dimulai pada 1 September 2026.


Jenis Beasiswa Swiss Government Excellence Scholarships

Terdapat tiga kategori utama dalam program ini:

1. Research Fellowship

Tujuan:

– Beasiswa ini memungkinkan pelamar terpilih untuk melaksanakan proyek penelitian satu tahun sebagai bagian dari studi doktoral mereka di institusi pendidikan tinggi Swiss atau lembaga penelitian yang diakui

– Hanya berlaku untuk penelitian penuh waktu di Swiss

Kelompok Sasaran:

– Peneliti muda berkualifikasi tinggi dari semua bidang akademik, termasuk dokter muda

– Prioritas akan diberikan kepada individu yang belum pernah belajar atau melakukan penelitian di Swiss (lihat kriteria kelayakan untuk pengecualian).

Kriteria:

– Gelar Magister atau setara yang diselesaikan paling lambat 31 Juli 2026 (untuk ETH Zurich: 30 Juni 2026)

– Tanggal lahir setelah 31 Desember 1990

– Rencana penelitian terperinci dengan lini masa yang merinci tonggak dan kegiatan utama

– Pelamar harus memiliki surat dukungan dari pembimbing akademik di Swiss (termasuk CV singkat)

– Jika pelamar sudah berdomisili di Swiss: tanggal masuk tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2025 (serahkan salinan konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal).

Kriteria seleksi:

– Profil akademis, kompetensi penelitian, dan motivasi

– Orisinalitas dan kualitas metodologis proyek

– Kualitas supervisi dan potensi kolaborasi di masa mendatang

Durasi:

– Maksimal 12 bulan dan tidak ada perpanjangan

– Tanggal mulai: 1 September 2026

Besar beasiswa: CHF 1.920 (sekitar Rp 35 juta) per bulan untuk biaya hidup dasar satu orang (Beasiswa ini bukan gaji)

2. PhD Scholarship

Tujuan:

– Beasiswa ini ditujukan untuk mendukung pelamar terpilih dalam menempuh program PhD di universitas atau lembaga penelitian terakreditasi di Swiss.

– Hanya berlaku untuk penelitian penuh waktu di Swiss.

Kelompok sasaran:

– Peneliti berkualifikasi tinggi yang telah menyelesaikan gelar magister di bidang akademik apa pun

– Prioritas akan diberikan kepada individu yang belum pernah belajar atau melakukan penelitian di Swiss (lihat kriteria kelayakan untuk pengecualian).

Kriteria:

– Gelar Magister atau setara yang diselesaikan paling lambat 31 Juli 2026 (untuk ETH Zurich: 30 Juni 2026)

– Tanggal lahir setelah 31 Desember 1990

– Rencana penelitian terperinci dengan lini masa yang merinci tonggak dan kegiatan utama

– Pelamar harus memiliki surat dukungan dari pembimbing akademik di Swiss (termasuk CV singkat)

– Jika pelamar sudah berdomisili di Swiss: tanggal masuk tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2025 (serahkan salinan konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal).

Kriteria seleksi:

– Profil akademis, kompetensi penelitian, dan motivasi

– Orisinalitas dan kualitas metodologis proyek

– Kualitas supervisi dan potensi kolaborasi di masa mendatang

Durasi:

– 12 bulan, dapat diperpanjang dua kali hingga 36 bulan (tergantung pada kemajuan akademis selama 12 bulan pertama)

– Tanggal mulai: 1 September 2026

Besar beasiswa: CHF 1.920 (sekitar Rp 35 juta) per bulan untuk biaya hidup dasar satu orang (Beasiswa ini bukan gaji)

3. Postdoctoral Fellowship

Tujuan:

– Beasiswa ini memungkinkan para peneliti untuk melaksanakan proyek penelitian pascadoktoral di universitas Swiss atau lembaga penelitian yang diakui

– Hanya berlaku untuk penelitian penuh waktu di Swiss.

Kelompok sasaran:

– Peneliti pascadoktoral awal karier yang berkualifikasi tinggi.

– Prioritas akan diberikan kepada individu yang belum pernah belajar atau melakukan penelitian di Swiss (lihat kriteria kelayakan untuk pengecualian).

Kriteria kelayakan:

– Penyelesaian disertasi PhD antara 1 Januari 2023 dan 31 Juli 2026 (ETH Zürich: 30 Juni 2026)

– Rencana penelitian terperinci dengan lini masa yang merinci tonggak dan kegiatan utama.

– Pelamar harus memiliki surat dukungan dari pembimbing akademik di Swiss (termasuk CV singkat)

– Jika pelamar sudah berdomisili di Swiss: tanggal masuk tidak boleh lebih awal dari 1 Agustus 2025 (serahkan salinan konfirmasi pendaftaran atau izin tinggal).

Durasi:

– Periode maksimum 12 bulan dan tidak dapat diperpanjang

– Tanggal mulai: 1 September 2026.

Besar beasiswa: CHF 3.500 (Rp 70 juta) per bulan untuk biaya hidup dasar satu orang (Beasiswa ini bukan gaji)

Daftar Universitas di Swiss

Program PhD, Postdoctoral scholarships and research fellowships

  • University of Basel
  • University of Bern
  • University of Fribourg
  • University of Geneva
  • University of Lausanne
  • University of Lucerne
  • University of Neuchâtel
  • University of St. Gallen
  • University of Zurich
  • Università della Svizzera italiana
  • Swiss Federal Institute of Technology Lausanne (EPFL)
  • Swiss Federal Institute of Technology Zurich (ETHZ)
  • Research Institutes of the ETH Domain (PSI; WSL; EMPA; EAWAG)
  • Graduate Institute of International and Development Studies (IHEID)

Program Postdoctoral Scholarships dan Research Fellowships

  • University of Applied Sciences and Arts Western Switzerland (HES-SO)
  • Bern University of Applied Sciences (BFH)
  • University of Applied Sciences Northwestern Switzerland (FHNW)
  • Eastern Switzerland University of Applied Sciences (OST)
  • University of Applied Sciences of the Grisons (FHGR)
  • Lucerne University of Applied Sciences and Arts (HSLU)
  • University of Applied Sciences and Arts of Southern Switzerland (SUPSI)
  • Zurich University of Applied Sciences (ZHAW)
  • Universities of teacher education
  • UniDistance Suisse(presence in Switzerland mandatory)
  • Swiss Federal University for Vocational Education and Training (SFUVET)
  • Swiss Federal Institute of Sport Magglingen (SFISM)

*Penulis adalah peserta Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama di detikcom

(pal/pal)



Sumber : www.detik.com

Apakah Mahasiswa On Going Bisa Daftar Beasiswa KJMU? Ini Ketentuannya


Jakarta

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta kembali membuka pendaftaran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap II tahun 2025. Pendaftaran dibuka hingga 22 September 2025 mendatang.

KJMU merupakan bantuan biaya pendidikan Pemprov Jakarta untuk calon mahasiswa dan mahasiswa aktif yang tengah menempuh pendidikan tinggi baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Kuota yang dibuka untuk tahap ini adalah 3.466 mahasiswa.

Kriteria utama beasiswa ini adalah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) di Jakarta, memiliki potensi akademik, tetapi kurang mampu secara ekonomi. Tapi apakah mahasiswa on going bisa mendaftar KJMU?


Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (18/9/2025) berikut informasinya.

Ketentuan Daftar KJMU bagi Mahasiswa On Going

Bila melihat penjelasan tentang KJMU, pendaftaran dibuka untuk calon mahasiswa dan mahasiswa aktif. Artinya, mahasiswa on going bisa mendaftar KJMU.

Namun, ada ketentuan lain yang harus dipenuhi oleh mahasiswa on going yang ingin mendaftar KJMU. Ketentuan yang dimaksud adalah:

1. Mahasiswa dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan (sekolah) negeri/swasta di Jakarta paling lama 3 tahun sebelumnya.

2. Mahasiswa telah dinyatakan lulus pada PTN jalur reguler di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) atau Kementerian Agama (Kemenag). PTN dalam hal ini bisa terletak di seluruh Indonesia.

3. Mahasiswa dinyatakan lulus pada PTS jalur reguler dengan kampus yang terakreditasi A/Unggul dan program studi yang terakreditasi A/Unggul. Lokasi PTS berada di Jakarta.

4. Pengajuan KJMU paling lama pada semester 4. Dengan demikian mahasiswa yang saat ini ada di semester 3 bisa mendaftar, sedangkan mereka yang telah menempuh semester 5 dan 7 tidak bisa.

Syarat Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2025

1. Berdomisili di DKI Jakarta

2. Memiliki KTP dan kartu keluarga DKI Jakarta

3. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau merupakan warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial

4. Tidak menerima beasiswa atau bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan atau APBD

Cara Daftar KJMU Tahap II Tahun 2025

Dikutip dari arsip detikEdu, cara mendaftar KJMU tahap II tahun 2025 yaitu:

1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

3. Upload kelengkapan dokumen usulan

4. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima.

Jadwal Seleksi KJMU Tahap II Tahun 2025

  • Pendaftaran KJMU khusus pendaftar baru: 18-22 September 2025
  • Verifikasi dan unggah SPTJM sekolah: 18-24 September 2025
  • Verifikasi dan unggah SPTJM perguruan tinggi untuk pendaftar baru dan penerima lanjutan: 18-29 September 2025
  • Verifikasi dinas pendidikan: 30 September-6 Oktober 2025
  • Penetapan penerima melalui keputusan gubernur: 7-16 Oktober 2025

Itulah informasi tentang pendaftaran KJMU tahap II tahun 2025 bagi mahasiswa on going. Pendaftaran ditutup beberapa hari lagi, jadi jangan sampai ketinggalan ya!

(det/det)



Sumber : www.detik.com