Category Archives: Beasiswa

Beasiswa KJP Plus dan KJMU Tahap II 2024 Cair Hari Ini, Cek Rekening Sekarang!


Jakarta

Bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dari pemerintah provinsi DKI Jakarta resmi dicairkan secara bertahap mulai Jumat, 6 Desember 2024. Hal ini diumumkan langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta.

“Pencairan dana KJP Plus Tahap II 2024 bulan November dan Desember akan dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Desember 2024,” tulis UPT P40P Disdik Jakarta dalam postingan Instagramnya dikutip Jumat (6/12/2024).

Pengumuman serupa juga disampaikan untuk KJMU Tahap II Tahun 2024 di mana dananya akan dicairkan secara bertahap mulai 6 Desember 2024. Lalu berapa besaran dana yang akan didapatkan siswa dan mahasiswa? Cek informasinya di sini!


Pencairan Dana KJP Plus Tahap II 2024

Seperti yang diketahui KJP Plus merupakan bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah DKI Jakarta kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Pada pencairan dana kali ini, jumlah penerima KJP Plus Tahap II 2024 sebanyak 523.622 peserta didik yang tersebar di jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Pencairan dana dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing peserta didik. Dengan catatan seluruh proses pembukaan rekening sudah diselesaikan.

Besaran dana KJP Plus berbeda setiap jenjang sekolahnya, yakni:

1. SD/MI

  • Jumlah penerima: 242.919 siswa
  • Biaya rutin: Rp 135 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 250 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 130 bulan

2. SMP/MTs

  • Jumlah penerima: 147.341 siswa
  • Biaya rutin: Rp 185 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 300 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SMP/MTs swasta 6 bulan: Rp 170 ribu/bulan

3. SMA/MA

  • Jumlah penerima: 48.876 siswa
  • Biaya rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 185 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 420 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 290 ribu/bulan

4. SMK

  • Jumlah penerima: 83.403 siswa
  • Biaya rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 215 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 450 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 240 ribu/bulan

5. PKBM

  • Jumlah penerima: 1.083 siswa
  • Biaya rutin: 185 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total besaran dana: RP 300 ribu/bulan

Sebagai informasi, penggunaan biaya rutin maksimal yang dapat digunakan secara tunai ialah Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisa biaya rutin dan biaya berkala dapat digunakan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Pencairan Dana KJMU Tahap II 2024

Bila KJP diberikan kepada anak sekolah, KJMU dikhususkan untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta yang tengah menempuh pendidikan tinggi. Penerima beasiswa merupakan mahasiswa jenjang pendidikan D3, D4, dan S1.

Sama seperti KJP, KJMU juga dicairkan ke rekening bank DKI masing-masing penerima sebesar Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester dengan jumlah 15.648 penerima. Pencairan dana juga bisa diterima bila mahasiswa sudah menyelesaikan rangkaian pembukaan rekening.

Bagi penerima baru, rangkaian proses pembukaan rekening yang harus dilalui yakni:

  • Datang ke Bank DKI untuk membuka rekening
  • Cetak buku tabungan dan ATM
  • Penyerahan buku tabungan dan ATM
  • Pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

Dari besaran dana Rp 9 juta per semester yang akan diterima nantinya, mahasiswa bisa menggunakannya untuk:

  • Biaya penyelenggaraan pendidikan, dikelola oleh PTN atau PTS mahasiswa bersangkutan
  • Biaya pendukung personal sebagai bantuan biaya hidup, melingkupi:
  • Biaya buku
  • Makanan bergizi
  • Transportasi
  • Perlengkapan atau peralatan dan biaya pendukung personal lainnya.

Demikianlah informasi terkait pencairan dana KJP Plus tahap II dan KJMU tahap II 2024. Sesuai informasi yang disampaikan, pencairan dana akan dilakukan secara bertahap. Sehingga, ada kemungkinan peserta tidak menerima dana secara langsung pada 6 Desember 2024.

Jika dalam jangka waktu lama dana juga belum cair, detikers bisa menghubungi pihak terkait melalui call center atau media sosial Instagram yakni @disdikdki, @upt.p4op, dan @jakone.mobile.

Jangan lupa cek rekening kamu ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Kebut Teknologi Nuklir, BRIN Sebut Akan Ada Beasiswa LPDP


Jakarta

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan sejumlah rencana untuk mengebut pemajuan teknologi nuklir di Indonesia. Termasuk di antaranya pemberian beasiswa untuk mendukung talenta nuklir RI.

“Jadi dengan demikian, kami berharap bisa mengejar ketertinggalan kita di teknologi nuklir secara umum dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ucapnya dalam penganugerahan tokoh nuklir Siwabessy Award dan GA Siwabessy Memorial Lecture oleh BRIN di Gedung BJ Habibie BRIN, Jakarta, Kamis (5/12/2024).

Rencana Kebut Teknologi Nuklir RI

Revitalisasi Reaktor Nuklir GA Siwabessy

Handoko menjelaskan, saat ini BRIN menyediakan dua platform kolaborasi nuklir. Masing-masing khusus untuk bidang reaktor dan akselerator.


Salah satunya untuk revitalisasi reaktor riset GA Siwabessy di Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

“Akan kami fokuskan sekaligus produksi radioisotop dan radiofarmaka di Indonesia,” ucapnya.

Kerja Sama Teknologi buat PTLN

Ia menyatakan pihaknya juga berencana menjalankan pengembangan bersama (joint development) teknologi reaktor untuk energi pada pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dengan menggandeng mitra mancanegara.

“Saat ini dalam proses negosiasi,” kata Handoko.

Ajak Warga Kampus Ikut Program

Ia berharap skema-skema di atas dapat mendorong talenta nuklir RI, termasuk yang beraktivitas di perguruan tinggi, dapat turut bergabung dan memiliki platform tersebut.

“Ini sesuatu yang tidak mungkin dilakukan universitas karena terlalu besar dan membutuhkan komitmen jangka panjang, dan full time researcher yang harus day-by-day ada di situ,” ucapnya.

Beasiswa LPDP dan Program S2-S3

Mengebut pertumbuhan talenta RI bidang nuklir, ia menambahkan lulusan S1 akan dapat mengikuti program S2-S3 berbasis penelitian di platform teknologi nuklir BRIN. Di samping itu, pihaknya juga menggandeng Lembaga Pengelola Dana Pendidikan untuk menyediakan beasiswa LPDP targeted bidang teknologi nuklir.

“Nanti bagaimana mahasiswa dari ITB, UGM, Itera, dan seterusnya, bagaimana mereka bisa terlibat di situ, mereka bisa langsung menjadi S2-S3. Sebagian kita kirim dengan targeted scholarship yang dari LPDP juga, karena salah satu fokusnya adalah teknologi nuklir,” ucapnya.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Bagaimana Nasib KJP saat Sekolah Swasta Gratis Bergulir? Ini Jawaban Ketua DPRD



Jakarta

Sekolah swasta gratis di DKI Jakarta akan segera dimulai pada tahun ajaran mendatang. Lantas, bagaimana nasib program KJP?

Seperti diketahui, Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) adalah program bantuan yang didanai APBD Jakarta untuk siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan ini berupa bantuan tunjangan pendidikan dan SPP sekolah swasta.

Mengenai hal ini, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Khoirudin memastikan jika program KJP Plus akan tetap berlanjut. Hanya saja, komponen yang ada hanya mengakomodir tambahan biaya sekolah, seperti seragam sekolah, sepatu, topi, dan peralatan sekolah lainnya.


“Sebenarnya komponen KJP itu untuk biaya sekolah. Sekarang sekolahnya udah gratis. Jadi KJP ada hanya untuk beli sepatu, kaos kaki, celana, baju, topi, dasi dan perlengkapan sekolah lainnya,” ujar Khoirudin dalam laman DPRD DKI Jakarta dikutip Rabu (4/12/2024).

Masih Perlu Regulasi yang Kuat

Lebih lanjut, Khoirudin mengatakan jika pihaknya telah menganggarkan Rp2,3 Triliun untuk Program Sekolah Swasta Gratis. Saat ini, masih diperlukan sebuah regulasi yang pasti mengenai pelaksanaan sekolah gratis.

“Yang perlu waktu adalah persiapan regulasinya. Dananya sudah siap, dan kita sudah sepakat sesama eksekutif juga nggak ada masalah,” ujar Khoirudin.

Ia mendorong agar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2006 tentang Sistem Pendidikan segera direvisi agar aturan mengenai Program Sekolah Swasta Gratis memiliki dasar hukum yang kuat. Tujuannya agar kualitas pendidikan di DKI Jakarta memiliki kualitas yang sama, baik negeri maupun swasta.

“Mudah mudahan regulasinya bisa cepat selesai, sehingga Juli besok bisa dilaksanakan,” harap Khoirudin.

Alasan akan Ada Sekolah Swasta Gratis

Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ima Mahdiah, menjelaskan jika program ini diusulkan karena banyak siswa yang gagal masuk sekolah negeri lantaran zonasi hingga batasan usia. Akhirnya, mereka masuk ke sekolah swasta yang berbayar dan tidak menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Banyak dari siswa tidak mampu itu akhirnya kesulitan melunasi biaya sekolah sehingga beberapa dari mereka putus sekolah atau ijazahnya tertahan karena menunggak.

“Yang seperti ini yang harus kita ubah. Dan banyak juga penerima KJP yang tidak tepat sasaran, antara lain justru mereka pakai KJP bukan untuk sekolah, untuk hal yang lain sebagainya. Maka itu kita harus tarik ke belakang dulu kenapa kita mau mengusulkan sekolah gratis,” jelasnya dalam laman DPRD Provinsi DKI Jakarta Selasa (12/11/2024) dikutip Rabu (4/12/2024)

Sekolah Swasta Gratis di Kawasan Padat Penduduk

Terkait penerapan kebijakan ini, Ima mengatakan sekolah swasta gratis akan berada di kawasan padat penduduk.

“Yang pasti pertama, sekolah tersebut memang wilayah sekolah swasta di padat penduduk, yang kondisi wilayahnya banyak orang susahnya,” kata Ima pada Kamis (7/12/2024) lalu dalam detikNews dikutip Rabu (4/12/2024).

“Dan yang kedua itu, tidak ada orang mampu yang sekolah di tempat tersebut itu yang jadi prioritas,” lanjutnya.

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Syarat, Cara Daftar, Ketentuan Jurusan, dan Jadwal



Jakarta

Pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2025 akan segera dibuka. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

SPAN-PTKIN adalah seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio tanpa ujian tertulis. Satuan Pendidikan yang berhak mendaftarkan siswanya dalam SPAN-PTKIN adalah MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah yang secara sah memperoleh izin penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah.

Adapun siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang didaftarkan oleh Kepala Satuan Pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah masing-masing.


Tercatat, kuota SPAN-PTKIN terbuka untuk 74.337 orang. Siap mengikuti SPAN-PTKIN 2025? Simak syarat-syaratnya seperti dilansir dari laman resmi SPAN-PTKIN berikut.

Syarat SPAN-PTKIN 2025

  • Siswa-siswa MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah kelas terakhir pada tahun 2025
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Memiliki nilai rapor Kelas X/Semester 1, Kelas X/Semester 2, Kelas XI/Semester 1, Kelas XI/Semester 2 dan Kelas XII/Semester 1 yang telah diisikan di PDSS.

Tata Cara Daftar SPAN-PTKIN 2025

1. Sekolah

  • Input atau Cek Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  • Registrasi Akun Sekolah di PDSS dengan melakukan input Email Sekolah, Email Kepala Sekolah, nomor Whatsapp Kepala Sekolah.
  • Validasi Akun akan dikirim ke Email Sekolah dan Kepala Sekolah
  • Setelah melakukan validasi, sekolah bisa melakukan login pada pdss.ptkin.ac.id menggunakan akun yang diperoleh sebelumnya
  • Cek data siswa kelas 12 serta input nilai siswa

2. Siswa

  • Registrasi menggunakan NISN, NPSN, dan email aktif siswa
  • Validasi akan dikirim ke Email Siswa
  • Setelah menerima kode validasi, siswa bisa melakukan login pada siswa.ptkin.ac.id
  • Cek kebenaran data siswa dan nilai rapot
  • Upload rapor kelas 10 semester 1, kelas 10 semester 2, kelas 11 semester 1, kelas 11 semester 2, dan kelas 12 semester 1, dan prestasi tambahan.
  • Pilih program studi pada PTKIN pilihan 1 dan PTKIN pilihan 2
  • Cetak Bukti Pendaftaran

Ketentuan Program Studi SPAN-PTKIN 2025

  • Siswa wajib memilih dua PTKIN yang diminati
  • Siswa memilih dua program studi yang diminati pada masing-masing PTKIN
  • Urutan pilihan PTKIN dan program studi menyatakan prioritas pilihan

Jadwal SPAN-PTKIN 2025

Pengisian PDSS : 6 – 25 Januari 2025
Verifikasi PDSS: 6 – 30 Januari 2025
Pendaftaran: 1 Februari – 6 Maret 2025
Pengumuman Hasil Seleksi: 27 Maret 2025
Proses verifikasi dan/atau pendaftaran ulang di PTKIN masing-masing bagi yang lulus seleksi: Ditetapkan di masing-masing PTKIN

Demikian informasi mengenai SPAN-PTKIN 2025. Siap menjadi mahasiswa baru, detikers?

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Prakiraan Pembukaan Pendaftaran, Syarat, dan Cara Daftar


Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tentunya menjadi hal yang ditunggu bagi sebagian calon mahasiswa baru 2025. Program ini memberikan kesempatan bagi peserta didik yang berasal dari latar belakang kurang mampu untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi sekaligus memperoleh uang saku.

Calon peserta KIP Kuliah bisa mulai memantau persyaratannya agar kelak bisa segera bersiap saat pendaftarannya dibuka.

Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Kapan Dibuka?

Dikutip dari Antara, pendaftaran KIP Kuliah 2025 diperkirakan dibuka pada 3 Februari 2025. Artinya, KIP Kuliah akan dibuka sehari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 pada 4 Februari 2025.


Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri maupun secara online. Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan?

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

  • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
  • Mempunyai nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan nomor induk kependudukan (NIK) yang valid.
  • Berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dibuktikan melalui:

– Kartu Indonesia Pintar (KIP)
– Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
– Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI
– Menyerahkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

  • Mempunyai potensi akademik yang baik, dengan dibuktikan melalui penerimaan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta di program studi (prodi) terakreditasi A atau B. Pada situasi tertentu, prodi terakreditasi C juga bisa dipertimbangkan.
  • Tidak tengah menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang sumbernya dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

1. Buat Akun

  • Buka halaman resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
  • Masukkan NISN, NPSN, nomor induk kependudukan (NIK), dan alamat email yang aktif.
  • Sistem akan melakukan verifikasi data. Apabila data valid, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim melalui email.

2. Pendaftaran

  • Login ke halaman KIP Kuliah dengan nomor pendaftaran dan kode akses.
  • Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sebagaimana formulir yang tersedia.
  • Unggah dokumen pendukung misalnya KIP, KKS, atau SKTM.

3. Pilih Jalur Seleksi

  • Pilih jalur seleksi yang didaftarkan, apakah SNBP atau SNBT.
  • Daftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum ikut jalur seleksi masuk yang diinginkan.

4. Verifikasi

  • Calon mahasiswa baru melakukan seleksi masuk perguruan tinggi sebagaimana jalur yang dipilih.
  • Apabila diterima, kampus akan melakukan verifikasi data KIP Kuliah yang diajukan.

5. Penetapan Penerima KIP Kuliah

  • Setelah verifikasi, calon penerima akan mendapat informasi mengenai status penerimaan KIP Kuliah.

Itulah informasi terkini mengenai pendaftaran KIP Kuliah 2025. Persiapkan dokumennya sebelum pendaftaran dibuka ya, detikers!

(nah/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Guru 2025 ke Jepang, Cek MEXT Teacher Training Program di Sini!


Jakarta

Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/MEXT) membuka pendaftaran beasiswa guru non gelar. Guru aktif bisa mendaftar paling lambat 22 Januari 2025.

Dikutip dari laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, beasiswa ini diperuntukkan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Program beasiswa ini berlangsung 1 tahun 6 bulan pada September/Oktober 2025-Maret 2027. Adapun 6 bulan pertama termasuk belajar bahasa Jepang.

Selama periode beasiswa, guru akan belajar di universitas di Jepang; mendapatkan pelatihan dalam cara mengajar, membuat rencana pembelajaran yang efektif, dan hal lainnya yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan sebagai guru.


Beasiswa Guru 2025 ke Jepang MEXT Teacher Training Program

Beasiswa guru ini meliputi:

  • Biaya kuliah hingga program selesai.
  • Tunjangan hidup sekitar 143 ribu yen (Rp 14,6 juta) per bulan.
  • Tiket pesawat pergi pulang Indonesia-Jepang.
  • Bebas biaya pembuatan visa pelajar.
  • Tanpa ikatan dinas.

Jadwal Seleksi Beasiswa Guru 2025 ke Jepang MEXT

  • Pendaftaran: 24 Desember 2024-22 Januari 2025
  • Pengumuman hasil seleksi dokumen: 7 Februari 2025
  • Seleksi tulis: Pertengahan Februari 2025, dapat berubah sewaktu-waktu, pantau di situs resmi Kedubes Jepang di Indonesia
  • Pengumuman ujian tulis: Akhir Februari 2025
  • Seleksi wawancara: Awal Maret 2025
  • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Awal Maret 2025
  • Secondary screening: Maret-Juli/pertengahan Agustus 2025*
  • Pengumuman hasil akhir dari MEXT: Juli-pertengahan Agustus 2025
  • Keberangkatan ke Jepang: September/ Oktober 2025

Syarat Beasiswa

  • Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 atau lahir pada/ setelah 2 April 1990.
  • Lulusan minimal D4/S1.
  • Guru pegawai negeri, swasta, atau honorer yang sedang aktif mengajar di sekolah/lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, madrasah, dan lain-lain), serta SLB.
  • Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2025 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
  • Sehat jasmani dan rohani, kondisi kesehatan fisik dan mental tidak akan mengganggu proses perkuliahan selama di Jepang.
  • Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
  • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum bisa.
  • Ketentuan sertifikat kemahiran bahasa:
    • – Sertifikat IELTS terbitan Universitas Cambridge, British Council, IALF dan IDP Education.
    • – Sertifikat kemampuan bahasa inggris setara dengan TOEFL/TOEIC/IELT yang diterbitkan oleh universitas resmi dapat digunakan.
    • – Sertifikat JLPT terbitan dari Japan Foundation bisa disertakan
    • – Sertifikat NAT-TEST/J-TEST tidak dapat digunakan.
    • – Sertifikat TOEFL Like dan TOEFL Prediction tidak dapat digunakan.
  • Harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan kariernya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir, atau wajib mengembalikan semua tunjangan beasiswa yang telah diterima.
  • Bukan termasuk salah satu kondisi di bawah ini:
  • Guru TK/PAUD.
  • Guru yang tidak mengampu suatu mata pelajaran.
  • Personel militer atau warga sipil militer di masa kedatangan di Jepang atau masa penyaluran beasiswa.
  • Tidak dapat tiba di Jepang paling lambat hari terakhir dari periode yang ditentukan MEXT atau kampus penerima.
  • Pernah menjadi penerima beasiswa MEXT, termasuk yang mengundurkan diri dari beasiswa tersebut setelah tiba di Jepang, kecuali yang pernah menerima Monbukagakusho Honors Scholarship for Privately-Financed International Students.
  • Pelamar program lain yang penyaluran beasiswanya akan dimulai pada tahun fiskal 2025 lewat skema beasiswa Pemerintah Jepang (MEXT).
  • Sudah diterima di kampus Jepang atau institusi lain dengan status tinggal sebagai “Pelajar” maupun yang sedang mendaftar, atau berencana mendaftar, ke kampus Jepang atau institusi lainnya sebagai mahasiswa internasional dengan pendanaan swasta, pada masa pendaftaran beasiswa MEXT sampai masa penyaluran beasiswa; kecuali yang kembali ke Indonesia sebelum masa penyaluran beasiswa dan mendapat izin tinggal “Pelajar” ulang di Jepang.
  • Berencana menerima beasiswa atau fellowship lain dari Pemerintah Jepang, organisasi terkait Pemerintah Jepang, dan lainnya setelah masa penyaluran beasiswa MEXT.
  • Memiliki dua kewarganegaraan.
  • Diketahui melakukan kecurangan saat ujian tulis.
  • Mengubah status izin tinggal dari “Pelajar” ke status lainnya setelah tiba di Jepang.

Informasi pendaftaran lebih lanjut mengenai beasiswa guru 2025 ke Jepang MEXT Teacher Training Program bisa dicek dengan klik DI SINI. Berminat mendaftar, detikers?

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 buat Mahasiswa, Belajar Bahasa dan Budaya Jepang


Jakarta

Beasiswa belajar bahasa Jepang dibuka Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (MEXT). Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 dan D4 jurusan sastra/pendidikan bahasa Jepang.

Dikutip dari laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, beasiswa non gelar ini berdurasi 1 tahun. Penerima beasiswa akan mendalami bahasa dan kebudayaan Jepang di universitas Jepang pada September/Oktober 2025-Agustus/September 2026. Di akhir program, penerima beasiswa akan mendapat sertifikat.

Syarat Beasiswa MEXT Belajar Bahasa Jepang 2025

  • Mahasiswa aktif S1/D4 sastra/pendidikan/budaya/bahasa Jepang, minimal semester 3.
  • Sehat jasmani dan rohani untuk menjalani perkuliahan di Jepang.
  • Menguasai bahasa Jepang, sertakan sertifikat Nihongo Noryoku Shiken atau JLPT yang terbit pada/setelah Januari 2023 jika ada.
  • Usia maksimal 29 tahun pada tanggal 1 April 2025, atau lahir antara 2 April 1995 sampai 1 April 2007.
  • Direkomendasikan oleh institusi tempat berkuliah saat ini, berdasarkan seleksi internal di institusi masing-masing.
  • Belum akan mengikuti sidang skripsi selama proses seleksi berlangsung maupun saat sudah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
  • Pendaftar wajib segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan kuliah setelah program beasiswa ini berakhir. Jika melanggar, maka wajib mengembalikan seluruh tunjangan beasiswa yang telah diterima.
  • Khusus pendaftar yang mengikuti double degree di universitas di Indonesia dan di Jepang dan akan melanjutkan studinya di Jepang, maka tidak perlu kembali ke Indonesia, tetapi tidak akan secara langsung mendapatkan visa “Student” ataupun visa “Temporary Visitor” usai program beasiswa.

Cara Daftar

  1. Registrasi di https://daftar.beasiswamext.com.
  2. Cek email konfirmasi dan simpan nomor ujian.
  3. Jika tidak menerima email konfirmasi dalam 5 menit, hubungi beasiswa@dj.mofa.go.jp dengan menyertakan nama lengkap, program yang dipilih, dan salinan transkrip nilai sementara.
  4. Lengkapi dokumen persyaratan.
  5. Institusi perekomendasi mengirimkan berkas dengan kode di kanan atas amplop “Japanese Studies 2025” ke alamat: Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan), Kedutaan Besar Jepang, Jl MH Thamrin No 24 Jakarta, 10350.
  6. Jika mengirim dengan ojek online, serahkan ke pihak security Kedubes Jepang.
  7. Pastikan berkas sudah diterima Kedubes Jepang di Jakarta paling lambat 22 Januari 2025.

Jadwal Seleksi Beasiswa MEXT Japanese Studies 2025

  • Pendaftaran: 24 Desember-22 Januari 2025
  • Pengumuman hasil seleksi dokumen: 7 Februari 2025
  • Seleksi ujian tulis: Pertengahan Februari 2025
  • Pengumuman hasil ujian tulis: Akhir Februari 2025*
  • Seleksi wawancara: Akhir Februari 2025*
  • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Awal Maret 2025*
  • Secondary screening: Maret-Juli/Pertengahan Agustus 2025*
  • Pengumuman hasil akhir dari MEXT: Juli-pertengahan Agustus 2025*
  • Berangkat ke Jepang: September/Oktober 2025*

Informasi beasiswa MEXT Japanese Studies 2025 bisa diakses lebih lanjut dengan klik di sini Informasi Beasiswa MEXT Program Japanese Studies (Non-Degree) | Embassy of Japan in Indonesia. Berminat, detikers?


(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Brunei Darussalam 2025, Ada Uang Saku Plus Tempat Tinggal


Jakarta

Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam membuka pendaftaran beasiswa diploma, S1, dan S2 tahun akademik 2025/2026. Pelajar asal Indonesia yang belum pernah studi di Brunei dapat mendaftar.

Beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam ini tersedia di 5 kampus. Calon pendaftar bisa memilih Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (Unissa), Universiti Teknologi Brunei (UTB), Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB), atau Politeknik Brunei (PB).

Dikutip dari laman resminya, penerima akan mendapat tunjangan hidup hingga tempat tinggal di samping komponen lainnya. Simak info selengkapnya di bawah ini.


Beasiswa S1-S2 Brunei Darussalam 2025

Berikut sejumlah komponen beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2025:

  • Bebas biaya kuliah termasuk biaya penerimaan, ujian, pendaftaran, dan orientasi
  • Tiket pesawat kelas ekonomi ke Brunei Darussalam dari negara asal/negara domisili penerima beasiswa sebelum dan setelah menyelesaikan studi/PP
  • Tunjangan pribadi BND 500 atau Rp 5,9 juta per bulan
  • Tunjangan makan BND 150 atau Rp 1,79 juta per bulan
  • Tunjangan buku sebesar BND 600 atau Rp 7,1 juta
  • Akomodasi perguruan tinggi
  • Jatah bagasi untuk pengiriman barang-barang pribadi penerima beasiswa ke negara asal/negara domisili setelah menyelesaikan studi senilai:

– BND 250 (Rp 2,9 juta) bagi pengiriman ke negara ASEAN.

– BND 500 (Rp 5,9 juta) bagi pengiriman ke negara di luar kawasan ASEAN.

  • Perlindungan asuransi komprehensif selama program, tetapi pelajar disyaratkan juga memiliki asuransi pribadi sebelum keberangkatan.

Syarat Beasiswa

  • Pelamar diploma dan S1 berusia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2025.
  • Pelamar S2 berusia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2025.
  • Mahir berbahasa Inggris dengan memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:

– Skor IELTS minimal 6.0

– Skor TOEFL minimal 550

– Credit 6 pada GCE O Level Examination

– Grade C pada English IGCSE (as Second Language).

  • Belum pernah belajar di perguruan tinggi Brunei.
  • Mendaftar paling lambat 15 Februari 2025.
  • Khusus peminat Universiti Brunei Darussalam (UBD) juga harus melengkapi aplikasi online melalui https://apply.ubd.edu.bn/orbeon/uis-welcome/ Pelamar.
  • Khusus peminat Universiti Teknologi Brunei (UTB) juga harus melengkapi aplikasi online melalui https://apply.utb.edu.bn/.
  • Memenuhi persyaratan lebih lanjut jika dinyatakan diterima sebagai penerima beasiswa.
  • Tidak menerima beasiswa atau hibah lain tanpa persetujuan dari Kemenlu Brunei saat menjadi penerima beasiswa ini.
  • Tidak dianjurkan membawa anggota keluarga saat studi; tidak ada tunjangan pernikahan, tunjangan anak, dan akomodasi pendukung bagi keluarga penerima beasiswa.
  • Tidak boleh bekerja (yang digaji) atau melayani sebagai staf misi perwakilan negara mana pun di Brunei Darussalam selama masa beasiswa.
  • Wajib meninggalkan Brunei Darussalam usai studi.

Selengkapnya tentang pendaftaran beasiswa Brunei Darussalam 2025 bisa dilihat di laman resminya, klik DI SINI https://www.mfa.gov.bn/Pages/online-bdgs.aspx. Semoga bermanfaat!

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Turki 2025 Turkiye Burslari, Ada Tempat Tinggal Plus Uang Saku


Jakarta

Pemerintah Turki membuka pendaftaran beasiswa Turkiye Burslari 2025 mulai 10 Januari-20 Februari 2025. Beasiswa S1, S2, S3, dan riset di Turki ini dapat dilamar warga Indonesia.

Dikutip dari laman resminya, pendaftaran beasiswa ini terintegrasi dengan pendaftaran ke perguruan tinggi mitra di Turki. Jika lolos sebagai penerima beasiswa, mahasiswa bersangkutan akan mendapat penempatan perguruan tinggi dan departemen.

Beasiswa Turki 2025 Turkiye Burslari

Beasiswa kuliah di Turki ini meliputi:


1. Uang kuliah

2. Uang saku per bulan
– Mahasiswa S1: sebesar 3.500 lira (Rp 1,6 juta)
– Mahasiswa S2 5.000 lira (Rp 2,29 juta)
– Mahasiswa PhD 6.500 lira (Rp 2,98 juta).

3. Tempat tinggal.

4. Kursus bahasa Turki.

5. Asuransi kesehatan.

6. Tiket pesawat pergi-pulang (PP).

7. Program akademik dan kebudayaan

Syarat Pendaftaran

  • Pelamar S1 berusia di bawah 21 tahun
  • Pelamar S2 berusia di bawah 30 tahun
  • Pelamar S3 berusia di bawah 35 tahun
  • Pelamar beasiswa riset berusia di bawah 50 tahun
  • Sudah/akan lulus studi di jenjang sebelumnya pada tahun beasiswa.

Syarat Khusus S1

1. General weighted average (GWA)/rata-rata capaian akademik 90 persen.

2. Skor minimal TOEFL IBT 80 dari 120 atau IELTS 6.5 dari 90.

3. Skor ujian kualifikasi akademik:
– Scholastic Aptitude Test (SAT) minimal 1400 (matematika 680 dari 800) untuk departemen teknik, minimal 1350 untuk departemen lain.
– International Baccalaureate (IB) minimal 33 (high level/HL harus tercapai setidaknya untuk untuk salah satu mata pelajaran yang berkaitan dengan program yang dilamar)

4. 10 besar ujian nasional di negaranya.

5. Peraih medali emas-perunggu pada olimpiade sains internasional matematika (IMO), fisika (IPHO), biologi (IBO), informatika (IO Informatics), astronomi (IOAA), dan lainnya yang diikuti Scientific and Technical Research Council of Turkiye (Tubitak).

Syarat Khusus S2

1. General weighted average (GWE) 90 persen

2. Skor ujian kualifikasi akademik ALES atau GRE:
– ALES quantitative 80 buat pelamar departemen teknik, quantitative 75 buat pelamar departemen sains, dan equal weight 75 untuk pelamar departemen lain
– GRE quantitative 155 untuk pelamar departemen teknik dan 153 untuk departemen lain.

3. Skor TOEFL IBT 90 dari 120 atau IELTS 7.0 dari 9.0

Syarat Khusus S3

1. General weighted average (GWE) 90 persen

2. Skor ujian kualifikasi akademik ALES atau GRE:
– ALES quantitative 85 buat pelamar departemen teknik, quantitative 75 buat pelamar departemen sains, dan equal weight 75 untuk pelamar departemen lain
– GRE quantitative 160 untuk pelamar departemen teknik dan 157 untuk departemen lain.

3. Skor TOEFL IBT 90 dari 120 atau IELTS 7.0 dari 9.0

Informasi pendaftaran beasiswa Turki 2025 Turkiye Burslari bisa diakses lebih lanjut di https://www.turkiyeburslari.gov.tr/ dan Instagram @turkiyeburslari. Berminat mendaftar, detikers?

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru Dibuka, Setahun Kuliah Gratis di Jepang!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (MEXT) membuka beasiswa MEXT khusus guru di Indonesia. Apa saja persyaratannya?

Beasiswa MEXT Jepang khusus guru merupakan program beasiswa yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Program akan berjalan selama 1 tahun 6 bulan dengan 6 bulan pertama ditujukan untuk belajar bahasa Jepang.

Penerima beasiswa akan belajar langsung di universitas di Jepang. Pembelajaran yang akan didapat termasuk pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang efektif, serta hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan guru.


Fasilitas Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya hingga program selesai
Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥143.000/bulan
Tiket pesawat pergi pulang Indonesia – Jepang
Bebas biaya pembuatan visa pelajar
Tidak ada ikatan dinas

Jadwal Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Masa Pendaftaran : 24 Desember 2024 – 22 Januari 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 7 Februari 2025
Seleksi Tulis : Pertengahan Februari 2025*
Pengumuman Ujian Tulis : Akhir Februari 2025*
Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
Secondary screening : Maret – Juli/Pertengahan Agustus 2025*
Pengumuman Hasil Akhir dari MEXT : Juli – Pertengahan Agustus 2025*
Berangkat ke Jepang : September/ Oktober 2025*

Syarat Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990).
Lulusan minimal D4 atau S1.
Guru (pegawai negeri, swasta, honorer) yang sedang aktif mengajar di sekolah/lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsj), serta SLB.
Pelamar memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2025 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
Sehat jasmani dan rohani
Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang
Bagi yang belum bisa berbahasa Jepang, bersedia belajar bahasa Jepang.
Pelamar harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan karirnya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir.

Cara Pendaftaran Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Pelamar melakukan registrasi online melalui https://daftar.beasiswamext.com/. Lengkapi pula dokumen-dokumen yang diperlukan dan dimasukkan ke dalam 1 amplop. Tuliskan kode “Teacher Training 2025” pada kanan atas amplop.

Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
Kedutaan Besar Jepang
Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

Tahap Seleksi Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

1. Tahap Primary Screening
Seleksi Dokumen.
Ujian Tulis
Ujian Wawancara

2. Tahap Secondary Screening
Bagi yang lulus primary screening akan Kedutaan Besar Jepang rekomendasikan ke Monbukagakusho/MEXT. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain pada tahap ini.
Peserta yang lulus seleksi akhir (secondary screening) di MEXT akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman hasil seleksi akhir akan diumumkan pada bulan Juli – Agustus 2025.

Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa MEXT Jepang khusus guru dapat dicek melalui https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_tt.html. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com