Category Archives: Beasiswa

Besar Gaji Orang Tua agar Bisa Dapat KIP Kuliah 2025, Cek Ketentuannya!


Jakarta

Beasiswa KIP Kuliah dibuka untuk beberapa kriteria prioritas penerima. Salah satu kriterianya mensyaratkan gaji orang tua.

Lantas, berapa besaran gaji orang tua supaya bisa dapat KIP Kuliah?

Gaji Orang Tua agar Dapat KIP Kuliah

Kriteria gaji orang tua untuk dapat menerima KIP Kuliah dijelaskan dalam acara Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025 yang dilansir oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktidsaintek) beberapa waktu lalu dalam YouTube resmi.


Siswa yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur seleksi apa pun di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) dan memenuhi syarat miskin atau rentan miskin, dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

Selain itu, calon penerima beasiswa tersebut wajib menyertakan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi Pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan yang disertai bukti dukung dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

Ada delapan jenis prioritas penerima KIP Kuliah berdasarkan syarat ekonomi, yaitu:

  1. Pemegang atau pemilik KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
  2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bansos Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
  3. Pemegang atau pemilik KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri PTS.
  4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau mendapat bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS.
  5. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin maksimal desil 3 P3KE yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri PTN.
  6. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin maksimal desil 3 P3KE yang lulus seleksi mandiri di PTS.
  7. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur seleksi apa pun di PTN dan PTS.
  8. Lulus seleksi melalui jalur seleksi apa pun di PTN dan PTS serta memenuhi syarat miskin atau rentan miskin, dengan:
  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta per bulan dan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
  • SKTM yang dikeluarkan dan dilegalisasi Pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan dengan disertai bukti dukung dan akan diverifikasi perguruan tinggi.

Nah, itulah syarat gaji orang tua agar bisa mendapat KIP Kuliah serta penerima prioritas lainnya.

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com

Syarat KIP Kuliah 2025, Jadwal, dan Prioritas Penerima, Cek di Sini


Jakarta

Pendaftaran akun Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 dibuka mulai 3 Februari 2025. Detikers bisa melengkapi persyaratannya sesuai kondisi perekonomian.

KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan bagi calon mahasiswa yang berpotensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan perekonomian. Lebih lanjut, simak syarat yang perlu dipenuhi calon pendaftar KIP Kuliah 2025 di bawah ini.

Syarat KIP Kuliah 2025

Berikut syarat KIP Kuliah berdasarkan siaran Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, dikutip Selasa (11/2/2024).


  • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat tahun pada 2025, 2024, atau 2023.
  • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

Pendaftar KIP Kuliah wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:

  • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
  • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) maksimal pada desil 3
  • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
  • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

Adapun kriteria mahasiswa prioritas untuk menerima KIP Kuliah 2025 berdasarkan persyaratan ekonomi yaitu:

  • Penerima KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN
  • Peserta yang berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) dan lolos seleksi mandiri di PTN
  • Peserta KIP SMA yang lolos SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS
  • Peserta asal keluarga yang terdata di DTKS atau menerima program bansos Kemensos dan lolos seleksi mandiri di PTS
  • Peserta dari masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 P3KE yang lolos seleksi mandiri di PTS
  • Peserta dari panti sosial atau panti asuhan yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS
  • Pelamar yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi diPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
    • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
    • – Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

Jadwal KIP Kuliah 2025

Secara umum, berikut jadwal KIP Kuliah tahun ini:

  • Registrasi/pembuatan akun KIP Kuliah: 4 Februari-31 Oktober 2025
  • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
  • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Jadwal KIP Kuliah untuk SNBP 2025

Peserta SNBP wajib klik Daftar SNBP di portal KIP Kuliah agar terdaftar sebagai peserta SNBP dengan KIP Kuliah 2025. Bagi detikers yang hendak mendaftar SNBP 2025 dengan KIP Kuliah, berikut jadwalnya:

  • Pendaftaran SNBP di portal SNPMB: 4-18 Februari 2025
  • Pendaftaran KIP Kuliah untuk SNBP secara mandiri oleh siswa di portal KIP Kuliah: 4-18 Februari 2025
  • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
  • Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Jadwal KIP Kuliah untuk SNBP 2025

Peserta SNBT juga wajib klik Daftar SNBP di portal KIP Kuliah agar terdaftar sebagai peserta SNBT dengan KIP Kuliah 2025. Jika memilih prodi dan perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek, peserta bisa dibebaskan dari biaya pendaftaran SNBT. Jika memilih perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama seperti universitas Islam negeri (UIN), peserta dapat tetap dikenakan biaya SNBT 2025.

“Jadi ini tidak berlaku untuk perguruan tinggi-perguruan tinggi di bawah Kemenag (Kementerian Agama), seperti UIN dan sebagainya,” Sony Hartono Wijaya dari Tim Teknis KIP Kuliah dalam siaran pembukaan KIP Kuliah 2025.

Jadwal KIP Kuliah untuk SNBT 2025 yaitu:

  • Pendaftaran SNBT di portal SNPMB: 11-27 Maret 2025
  • Pendaftaran KIP Kuliah untuk SNBT secara mandiri oleh siswa di portal KIP Kuliah: 11-27 Maret 2025
  • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
  • Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Semoga berhasil di seleksi KIP Kuliah 2025, detikers!

(twu/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Telkom University 2025, Ada Gratis Kuliah 4 Tahun


Jakarta

Sejumlah beasiswa tengah dibuka di Telkom University bagi calon mahasiswa 2025. Di samping Telkom University Bandung, calon mahasiswa kampus Telkom University Purwokerto, Jakarta, dan Surabaya berkesempatan memperoleh beasiswa.

Dirangkum dari laman resminya, simak daftar beasiswa Telkom University yang sedang dibuka di bawah ini.

Beasiswa Telkom University IDCloudHost

Beasiswa IDCloudHost meliputi biaya kuliah selama 4 tahun, kesempatan magang industri teknologi, dan berjejaring profesional lewat seminar, workshop, dan program komunitas.


Calon peserta seleksi beasiswa IDCloudHost tidak dikenakan biaya pendaftaran. Peserta seleksi bebas memilih prodi yang dibuka di kampus Telkom University Bandung, Telkom University Jakarta, dan Telkom University Surabaya.

Setelah lulus, tidak ada ikatan kerja dengan IDCloudHost. Namun, penerima beasiswa dilarang bekerja di perusahaan industri sejenis IDCloudHost dalam kurun 5 tahun setelah lulus.

Alur Beasiswa

  • Mendaftar beasiswa di https://idcloudhost.com/beasiswa/
  • Menjalani seleksi awal berdasarkan nilai rapor sekolah yang diunggah
  • Menjalani tes online
  • Peserta yang lolos tes online akan menjalani tes wawancara

Jadwal Beasiswa IDCloudHost

  • Pendaftaran: 3 Februari-4 Juni 2025
  • Test online 1: 5-13 Juni 2025
  • Test online 2: 18-20 Juni 2025
  • Test wawancara: 25-27 Juni 2025
  • Pengumuman hasil: 1 Juli 2025

Jalur Beasiswa Telkom University

Jalur beasiswa ini diperuntukkan bagi siswa SMA, SMK, dan MA se-Indonesia. Jalur ini juga menerapkan tes online bagi peserta seleksi.

Sedangkan skema beasiswanya terbagi atas:

  • Beasiswa Unggulan: Bebas biaya pendidikan sampai lulus sesuai syarat dan ketentuan
  • Beasiswa Pintar: Potongan biaya pendidikan pada tahun pertama senilai Rp 8 juta-Rp 15 juta

Syarat Beasiswa

  • Siswa SMA, SMK, atau MA semua jurusan
  • Usia paling tinggi 25 tahun
  • Mendaftar di https://smb.telkomuniversity.ac.id
  • Membeli PIN Pendaftaran dengan harga Rp 200 ribu untuk maksimal 5 prodi
  • Mengikuti tes online, akses tertera pada kartu peserta seleksi masing-masing

Syarat Khusus Prodi

Berikut daftar prodi yang memberlakukan syarat khusus tidak buta warna bagi pendaftarnya:

  • D3 Teknologi Telekomunikasi
  • S1 Teknik Elektro
  • S1 Teknik Telekomunikasi
  • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
  • S1 Desain Interior
  • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
  • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
  • S1 Film dan Animasi

Syarat Khusus Portofolio

Berikut prodi yang memberlakukan syarat khusus portofolio:

  • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • S1 Kriya (Fashion and Textile Design)
  • S1 Desain Interior
  • S1 Product Innovation and Management atau S1 Desain Produk
  • S1 Visual Art atau S1 Seni Rupa
  • S1 Film dan Animasi

Jadwal Beasiswa

  • Pendaftaran: 7 Februari-11 April 2025
  • Tes online: 13 April 2025
  • Pengumuman kelulusan: Diberitahukan kemudian, dapat diakses di aplikasi SITU Admission menu Laporan Kelulusan

Materi Tes

  • Penalaran Umum
  • Pengetahuan Kuantitatif
  • Pengetahuan dan Pemahaman Umum
  • Memahami Bacaan dan Menulis
  • Literasi dalam Bahasa Indonesia
  • Literasi dalam Bahasa Inggris
  • Penalaran Matematika

Berminat mendaftar, detikers? Informasi lebih lanjut dapat diakses di https://smb.telkomuniversity.ac.id/. Semoga bermanfaat!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Apakah Penerima KIP Kuliah Boleh Pindah Prodi? Cek Jawabannya!


Jakarta

Pendaftaran KIP Kuliah 2025 telah dimulai sejak 4 Februari lalu. Pendaftaran beasiswa ini dibuka bagi para lulusan dari tahun 2023, 2024, dan 2025.

Jika sudah diterima KIP Kuliah dan ternyata tidak cocok dengan program studi (prodi) yang diambil, apakah penerima beasiswa boleh pindah prodi?

Apakah Penerima KIP Kuliah Boleh Pindah Prodi?

Dikutip dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemdikbud, penerima KIP Kuliah tidak diperbolehkan untuk pindah prodi. Penerima KIP Kuliah juga tidak diizinkan mendaftar KIP Kuliah kembali pada tahun berikutnya, baik di perguruan tinggi yang sama atau yang lainnya.


Jangka Waktu Pemberian KIP Kuliah 2025

1. Program Reguler

  • Sarjana: Maksimal 8 semester
  • Diploma 4: Maksimal 8 semester
  • Diploma 3: Maksimal 6 semester
  • Diploma 2: Maksimal 4 semester
  • Diploma 1: Maksimal 2 semester

2. Program profesi

  • Dokter: Maksimal 4 semester
  • Dokter gigi: Maksimal 4 semester
  • Dokter hewan: Maksimal 4 semester
  • Ners: Maksimal 2 semester
  • Apoteker: Maksimal 2 semester
  • Bidan: Maksimal 2 semester
  • Guru: maksimal 2 semester.

Sebagai tambahan informasi, mahasiswa penerima KIP Kuliah diperkenankan untuk cuti karena sakit atau alasan lainnya sesuai aturan perguruan tinggi. Namun, hal itu tidak menambah durasi maksimal pemberian bantuan.

Penerima KIP Kuliah yang berstatus cuti bisa ditetapkan dengan ketentuan yakni biaya yang disalurkan hanya biaya penyelenggaraan pendidikan.

Syarat Penerima KIP Kuliah

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus 2023, 2024, 2025.
  • Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui jalur masuk apa pun baik di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada program studi yang sudah terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

Jadi perlu diingat ya detikers, prodi yang boleh dipilih untuk calon penerima KIP Kuliah adalah prodi yang sudah terakreditasi secara resmi dan kalian tidak boleh pindah prodi.

(nah/twu)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Kuliah S2-S3 di China Tahun 2025, Cek Syarat & Tunjangannya!



Jakarta

Pemerintah China bersama Asean University Network (AUN) membuka beasiswa untuk warga yang tinggal di wilayah ASEAN. Beasiswa ini berlaku untuk program S2 dan S3.

Indonesia menjadi salah satu sasaran penerima bantuan pendidikan ini bersama negara lainnya yakni Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Beasiswa ini memberi bantuan kuliah bagi mahasiswa magister selama maksimal 3 tahun. Sedangkan bagi mahasiswa doktoral masa pendidikan tidak lebih dari 4 tahun akademik.


Beasiswa China-AUN 2025 mencakup biaya studi utama dan studi bahasa Mandarin. Apa saja keuntungan yang didapat sebagai awardee beasiswa China-AUN 2025? Melansir laman AUN, berikut informasi selengkapnya:

Keuntungan Penerima Beasiswa China-AUN 2025

  1. Pembebasan biaya kuliah
  2. Asrama universitas gratis
  3. Subsidi akomodasi
  4. Uang saku bulanan CNY 3.000 (Rp 6,7 juta) per bulan untuk mahasiswa magister
  5. Uang saku bulanan CNY 3.500 (Rp 7,8 juta) per bulan untuk mahasiswa doktoral
  6. Asuransi kesehatan CNY 800 (Rp 1,7 juta) per orang tiap tahunnya
  7. Asuransi kesehatan CNY 400 (Rp 800 ribu) per orang untuk program yang berlangsung kurang dari enam bulan.

Syarat Daftar Beasiswa China-AUN 2025

  • Warga dari negara ASEAN yakni Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, atau Vietnam
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar sarjana atau sederajat bagi pendaftar magister
  • Berusia di bawah 35 tahun ketika mendaftar program magister
  • Mempunyai prestasi akademis yang sangat baik dengan gelar magister atau sederajat bagi pendaftar doktoral
  • Berusia di bawah 40 tahun ketika mendaftar untuk program doktoral
  • Telah lulus HSK (level 4) saat mendaftar program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Mandarin
  • Telah memperoleh IELTS atau TOEFL saat mendaftar untuk program pascasarjana yang diajarkan dalam bahasa Inggris
  • Memenuhi persyaratan penerimaan universitas pilihan dalam hal kemahiran bahasa dan kemampuan akademis.

Dokumen Pendaftaran Beasiswa China-AUN 2025

Untuk diajukan secara online:

  • Formulir aplikasi Beasiswa Pemerintah China
  • Salinan pindahan halaman informasi paspor
  • Ijazah dan sertifikat pendidikan tinggi (fotokopi yang diaktakan)
  • Transkrip akademik dalam bahasa Inggris (jika bukan dalam bahasa Inggris maka wajib melampirkan terjemahan)
  • Sertifikat kemahiran bahasa Mandarin dan laporan tes IELTS atau TOEFL
  • Surat LoA
  • Rencana studi atau penelitian yang ditulis dalam bahasa Inggris (tidak kurang dari 1000 kata/karakter untuk pascasarjana)
  • Surat rekomendasi dalam bahasa Inggris dari profesor atau profesor asosiasi
  • Pelamar untuk program seni atau desain harus menyertakan karya sendiri (seperti video dan lukisan)
  • Pemohon yang berusia di bawah 18 tahun harus menyerahkan dokumen resmi wali sahnya di China
  • Pemohon yang akan belajar di China selama lebih dari enam bulan harus menyerahkan fotokopi Formulir Pemeriksaan Fisik Orang Asing.

Untuk diajukan secara ke Sekretariat AUN:

  • Formulir aplikasi untuk Beasiswa Pemerintah China
  • Salinan paspor halaman depan
  • Ijazah tertinggi yang telah dilegalisir
  • Transkrip akademik
  • Rencana studi atau proposal penelitian
  • Surat rekomendasi
  • Formulir pemeriksaan fisik
  • Laporan catatan non-kriminal
  • Surat penerimaan (LoA)
  • IELTS atau TOEFL yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa Inggris)
  • Sertifikat HSK yang masih berlaku (untuk program magister atau doktoral yang diajarkan dalam bahasa China).

Cara Daftar Beasiswa China-AUN 2025

  • Ajukan permohonan ke universitas tujuan untuk mendapatkan surat prapenerimaan (Letter of Acceptance)
  • Setelah mendapatkan LoA serahkan bersama dokumen lainnya ke Sekretariat AUN di negara setempat
  • Lakukan juga pendaftaran secara daring pada laman http://www.campuschina.org
  • Isi rincian data pribadi secara lengkap dengan mengisi semua informasi, memverifikasi, dan menyimpan informasinya
  • Pilih Kategori Program “Tipe A” kemudian masukkan Nomor Agensi yang benar “00005”
  • Setelah memasukkan nomor agensi, nama agensi yang cocok akan otomatis muncul di halaman
  • Unggah dokumen pendukung termasuk sertifikat kemahiran bahasa
  • Setelah submit pendaftaran pelamar tidak bisa mengubahnya sehingga data dan dokumen yang dipastikan benar

Jadwal Seleksi Beasiswa China-AUN 2025

  • Deadline pendaftaran: 16 Februari 2025
  • Pengumuman kelulusan: Agustus 2025
  • Awal perkuliahan: September 2025

Demikian informasi pendaftaran beasiswa China-AUN 2025. Detikers tertarik daftar?

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengisi Detail Ayah di Pendaftaran KIP Kuliah dan Contohnya



Jakarta

Detail ayah merupakan salah satu komponen dalam pengisian data KIP Kuliah. Lantas, bagaimana cara mengisi detail ayah KIP Kuliah?

Seperti diketahui, KIP Kuliah merupakan bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Pendaftaran KIP Kuliah tahun ini telah dibuka pada 4 Februari lalu.

Saat mengisi formulir pendaftaran, siswa akan diminta mengisi data keluarga, termasuk ayah. Lantas, bagaimana cara mengisi detail ayah KIP Kuliah?


Cara Mengisi Detail Ayah di KIP Kuliah

Berdasarkan panduan KIP Kuliah, detail ayah dalam pendaftaran KIP Kuliah berisikan riwayat pendidikan hingga pekerjaan ayah.

Berikut cara mengisi detail ayah KIP Kuliah 2025:

  1. Masukkan nama lengkap ayah sesuai yang tertera di KTP
  2. Isikan status hidup ayah, masih hidup atau meninggal
  3. Isikan status hubungan ayah dengan pendaftar, baik ayah kandung, ayah tiri, atau wali
  4. Isikan status riwayat pendidikan ayah, baik lulusan SD, SMP, SMA, atau tidak sekolah sama sekali
  5. Masukkan deskripsi kondisi kesehatan ayah, seperti punya riwayat penyakit atau sehat
  6. Masukkan deskripsi pekerjaan ayah sehari-hari, misalnya petani, pekerja serabutan, pedagang, buruh pabrik, atau lainnya
  7. Isikan jumlah dan detail tanggungan ayah di rumah

Contoh Detail Ayah di KIP Kuliah

Agar lebih, jelas simak contoh detail ayah di KIP Kuliah sebagaimana memuat syarat-syarat data yang diminta di formulir:

Ayah saya bernama Winarto, usianya 56 tahun. Beliau adalah ayah kandung saya. Ia sekolah hingga lulus SMP. Ayah saya sehat, tetapi pekerjaan mengharuskannya kerja berkeliling dari pagi hingga malam. Ia bekerja sebagai pedagang mainan keliling dari SD ke SD, kadang juga ke perumahan sekitar. Penghasilan ayah saya sekitar Rp 30 ribu hingga Rp 100 ribu per hari, tidak tetap. Hasil dagang ayah dipakai untuk menghidupi ibu saya dan 3 anaknya, yaitu saya dan dua adik yang masih SD. Karena penghasilan ayah tidak cukup untuk membiayai saya lanjut menempuh pendidikan tinggi, saya mohon pertimbangan Bapak atau Ibu atas permohonan bantuan KIP Kuliah saya ini. Terima kasih.

Syarat KIP Kuliah 2025

Selain mengisi detail ayah, siswa juga perlu memenuhi persyaratan KIP Kuliah lainnya. Berdasarkan siaran Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, berikut syarat KIP Kuliah 2025:

  • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat tahun pada 2025, 2024, atau 2023.
  • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

Pendaftar KIP Kuliah wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:

  • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
  • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data Penyasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) maksimal pada desil 3
  • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
  • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

Demikian cara mengisi detail ayah KIP Kuliah serta contohnya. Semoga membantu, ya!

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Bantu Pelajar Kurang Mampu, Apakah KIP Kuliah dan PIP Bakal Kena Efisiensi Anggaran?



Jakarta

Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) dan Program Indonesia Pintar (PIP) disebut berpotensi terkena efisiensi anggaran. Seperti apa peran beasiswa ini sebelumnya?

Beasiswa KIP Kuliah dan PIP disebut menjadi salah satu bagian yang berpotensi terdampak efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN danAPBD TA 2025. Bantuan KIP Kuliah disebut akan mengalami efisiensi dari awalnya Rp14,69 triliun menjadi Rp1,31 triliun. Pada bantuan PIP, dana yang semula adalah Rp9,67 triliun menjadi Rp9,61 triliun.

Efisiensi anggaran pada kedua beasiswa ini kemudian menjadi sorotan. Tagar #savekipkuliah, bahkan menjadi trending topic di media sosial X dengan jumlah cuitan mencapai 26,8 ribu, demikian pantauan detikEdu pada Kamis (13/2/2025) pukul 13.00 WIB.


KIP dan PIP Membantu Pelajar Kurang Mampu

Seperti diketahui, KIP Kuliah dan PIP Kemendikbud merupakan beasiswa yang ditujukan bagi pelajar dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan KIP Kuliah ditujukan bagi mahasiswa, sementara PIP Kemendikbud untuk siswa aktif.

Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan jumlah penerima KIP Kuliah 2025 sebesar 1,04 juta penerima dan PIP sebesar 17,9 juta penerima.

Sayangnya, kedua beasiswa ini berpotensi terkena efisiensi anggaran. Berikut rinciannya.

2 Beasiswa yang Berpotensi Kena Efisiensi Anggaran

1. KIP Kuliah

KIP Kuliah adalah beasiswa yang ditujukan bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Dengan beasiswa ini, penerima akan dibebaskan dari biaya kuliah hingga tunjangan hidup.

Namun, para penerima KIP Kuliah harus bisa mempertahankan prestasi selama masa studi. Berdasarkan Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah Merdeka oleh Kemdikbudristek, berikut manfaat KIP Kuliah:

– Jaminan biaya pendidikan dibayarkan langsung ke Perguruan tinggi berdasarkan Akreditasi Program Studi (Prodi)
– Menerima bantuan biaya hidup per bulan berdasarkan klaster wilayah
– Menerima bantuan pendidikan per semester

2. PIP

PIP adalah bantuan berupa uang tunai, perluasan akses, dan kesempatan belajar dari pemerintah yang siswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai pendidikan.

Untuk mendapat PIP, siswa harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (DTKS Kemensos). Adapun besaran dana bantuan PIP adalah:

– Rp450.000 untuk jenjang SD
– Rp750.000 untuk jenjang SMP
– Rp1 juta untuk jenjang SMA

Kemendiktisaintek dan Kemendikdasmen Ingin Pertahankan KIP Kuliah dan PIP

Kendati berpotensi terkena efisiensi, Kemendiktisaintek dan Kemendikdasmen masih mempertahankan KIP Kuliah dan PIP. Hal ini lantaran kedua beasiswa tergolong dalam Inpres No 1 Tahun 2025 yang menyatakan anggaran-anggaran yang bersifat bantuan sosial seharusnya tidak dipotong.

Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menyatakan semua bagian bantuan sosial dan beasiswa di Kemendiktisaintek ini diusulkan agar kembali ke pagu awal masing-masing. Hal ini ia ungkapkan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Rabu (12/2/2025).

“Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” terangnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti juga memastikan bantuan PIP tak terkena efisiensi anggaran.

“Program Indonesia Pintar dengan anggaran Rp9,6 triliun dan untuk (dana) tanggap darurat mencapai Rp22,5 miliar tetap diamankan,” tutur Mu’ti dalam Rapat Kerja bersama Komisi X, seperti dikutip dari tayangan YouTube TVR Parlemen, Kamis (13/2/2025).

Kemendikdasmen tetap menuliskan anggaran yang diberikan untuk PIP adalah Rp9,6 triliun untuk 17,9 juta penerima.

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Cetak Talenta Digital RI, Beasiswa Laskar AI Siap Latih Mahasiswa-Dosen



Jakarta

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia (RI) menargetkan bisa mencetak 9 juta talenta digital pada tahun 2030. Selaras dengan target pemerintah tersebut, beasiswa Laskar AI dibuka oleh Lintasarta pada tahun ini.

Beasiswa ini menyasar mahasiswa, dosen dan profesional yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperdalam skill dalam artificial intelligence (AI). Program ini juga turut didukung oleh Dicoding Indonesia.

“Laskar AI menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun masa depan bangsa dengan melahirkan talenta digital terbaik siap AI dalam rangka meningkatkan potensi digital serta mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar President Director & CEO Lintasarta, Bayu Hanantasena di Menara Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis (13/2/2025).


Laskar AI merupakan bagian dari AI Merdeka. Program tersebut adalah kolaborasi dari Indosat, Lintasarta, dan ecosystem partners yang bertujuan memberikan dampak berkelanjutan terhadap pengembangan ekosistem digital Indonesia.

Latih Mahasiswa & Dosen Machine Learning-Data Science

Tahun ini, ada 547 peserta dari kalangan mahasiswa yang menerima beasiswa ini. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi seperti Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair) dan lainnya.

Selain mahasiswa, dosen juga turut menjadi awardee beasiswa AI Merdeka. Sebanyak 110 dosen dari Telkom University hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerimanya.

Dalam beasiswa Merdeka AI ini, mahasiswa dan dosen akan diberi pelatihan intensif dalam machine learning dan data science. Dua komponen tersebut merupakan dasar dari pengembangan AI.

“Program ini diinisiasi oleh Lintasarta sebagai penyedia layanan digital dan teknologi terdepan di Indonesia, dengan infrastruktur termutakhir, khususnya GPU Merdeka. Lebih lanjut, kolaborasi bersama partner terbaik dalam teknologi AI memastikan kurikulum program ini relevan dan selaras dengan perkembangan industri,” kata Founder & CEO Dicoding Indonesia, Narendra Wicaksono.

Mahasiswa Dapat Konversi Pelatihan Jadi 20 SKS

Laskar AI memberikan pelatihan dalam bentuk hard skill dan soft skill. Khusus bagi peserta yang merupakan mahasiswa, kelas atau pelatihan Laskar AI dapat dikonversi menjadi 20 SKS sesuai dengan kebijakan kampus.

Beberapa materi yang dapat diakses mahasiswa dan dosen lewat beasiswa Laskar AI ini antara lain belajar dasar AI, dasar visualisasi data, program dengan python, analisis data dengan python, machine learning untuk pemula hingga penerapan data science.

Program beasiswa Laskar AI ini tak berbayar alias gratis. Mahasiswa dan dosen cukup bermodalkan koneksi internet 4G dan perangkat komputer atau laptop pribadi dengan spesifikasi memadai.

Pendaftaran untuk beasiswa Laskar AI tahun ini telah ditutup pada 15 Januari 2025 lalu. Namun tak usah khawatir, beasiswa ini akan kembali dibuka tahun depan.

Jadi, tunggu terus informasi pembukaan beasiswa lewat laman https://laskarai.id/ ya, detikers.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP, BPI, dan BIB Kemenag Tak Kena Efisiensi Anggaran!



Jakarta

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan sejumlah beasiswa atau bantuan pendidikan untuk mahasiswa di perguruan tinggi tidak kena imbas efisiensi anggaran.

Seperti beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Kemendiktisaintek serta Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama.

Keputusan ini perlu diperhatikan masyarakat, terutama bagi penerima beasiswa yang tengah berjalan. Para penerima beasiswa diharapkan tidak perlu khawatir karena mereka akan tetap menerima haknya sesuai kontrak yang telah disepakati.


“Sementara itu beasiswa yang sedang berjalan yaitu 40.030 siswa penerima LPDP Kemendiktisaintek,” tutur Sri Mulyani dikutip dari detikNews, Jumat (14/2/2025).

“Beasiswa pendidikan Indonesia dan beasiswa Indonesia bangkit di Kementerian Agama juga tetap berjalan sesuai dengan kontak beasiswa yang sudah dilakukan,” imbuhnya.

Kekhawatiran Kemendikti dan Komisi X DPR RI

Sebelumnya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menjelaskan banyak anggarannya terkena efisiensi anggaran hingga Rp 14,3 triliun. Hal tersebut disampaikan Satryo kala rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025) lalu.

Salah satu pagu anggaran yang terpotong adalah bantuan sosial atau beasiswa. Pagu ini terdiri dari beasiswa KIP-K, BPI, Beasiswa ADIK, KNB (Kemitraan Negara Berkembang), dan beasiswa dosen dan tenaga pendidik.

Dari jumlah Rp 15,428 triliun, pagu beasiswa terpotong 9% atau sekitar Rp 1,432 triliun. Sehingga jumlah yang tersisa adalah sekitar Rp 14 triliun.

Satryo meminta agar seluruh pagu beasiswa dikembalikan kepada total anggaran awal dan tidak dilakukan efisiensi.

“Bantuan sosial beasiswa kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula. Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” tutur Satryo dikutip dari tayangan YouTube TVR Parlemen, Jumat (14/2/2025).

Menanggapi pemaparan Mendiktisaintek, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mempertanyakan mengapa Kemenkeu memotong anggaran beasiswa.

Karena berdasarkan peraturan lanjutan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran yang disampaikan usai pertemuan dengan Sekretariat negara menjelaskan belanja pegawai dan belanja bantuan sosial tidak boleh di efisiensi.

“Beasiswa yang tadi sudah jelas itu bantuan sosial juga kenapa kok dipotong gitu. Mungkin teman-teman komisi 10 perlu memberikan perhatian khusus,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB Muhammad Khadafi. Pemotongan anggaran beasiswa pada mahasiswa ongoing bisa berdampak buruk.

“Ada pengurangan (anggaran) bukan hanya 200 ribu calon mahasiswa baru tetapi juga berdampak ternyata kepada mahasiswa ongoing,” tuturnya.

“Adik-adik mahasiswa yang mendapatkan beasiswa jadi deg-degan ini saya kena giliran pemangkasan anggaran atau tidak. Mahasiswa penerimaan manfaat di luar negeri gimana nasibnya mereka ini,” ungkap Khadafi.

Meski sempat dikhawatirkan, pada akhirnya Kemenkeu mewakili pemerintah memastikan bila beasiswa baik LPDP, BPI, dan BIB Kemenag tidak terkena efisiensi anggaran.

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Belum Resmi, Pembatalan Efisiensi Beasiswa KIP Kuliah-BPI Masih Tunggu Ketetapan



Jakarta

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengalami efisiensi anggaran pada komponen beasiswa. Meski sudah mengajukan pagu, pembatalan efisiensi beasiswa ini masih menunggu ketetapan.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025,Kemendiktisaintek mengalami efisiensi anggaran Rp 14,3 triliun dari pagu anggaran 2025 senilai Rp 56,6 triliun. Salah satu komponen yangterdampak efisiensi adalah bantuan sosial beasiswa.

Walaupun sudah diajukan pembatalan efisiensi, ketetapan pagu anggaran baru akan diproses setelah melaporkan hasil raker kepada DPR. Setelah memenuhi tenggat waktu pada 14 Februari 2025, hasil raker dari DPR kemudian diajukan ke Kementerian Keuangan.


“Prosesnya melaporkan hasil raker dengan DPR ke Kemenkeu yang dengan waktu tengat 14 Februari 2024. Setelah itu baru ada ketetapan anggaran,” ujar Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Togar Simatupang, kepada detikEdu Jumat (14/2/2025).

Adapun saat ditanya bagaimana langkah Kemendiktisaintek apabila beasiswa tetap terkena efisiensi, Togas menegaskan jika pemerintah akan mengambil jalan yang terbaik.

“Jangan berandai dululah, pimpinan akan ambil jalan yang terbaik,” tegasnya.

Menkeu: KIP Kuliah Tak Alami Efisiensi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam jumpa pers di Gedung MPR/DPR hari Jumat (14/2/2025) ini menegaskan bahwa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah sebesar Rp14,6 triliun tidak mengalami efisiensi.

Menkeu menjelaskan untuk tahun anggaran 2025 ada 1.040.192 mahasiswa yang akan menerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Jumlah anggaran beasiswa tersebut mencapai Rp 14.698.000.000.000, sesuai dengan pagu anggaran sebelumnya.

“Anggaran tersebut tidak terkena pemotongan dan tidak dikurangi,” tegas Menkeu Sri Mulyani dilansir dari detikNews.

Menkeu pun meminta mahasiswa yang mendapatkan KIP Kuliah tidak khawatir dan bisa berkuliah dengan tenang. “Dengan demikian, seluruh mahasiswa yang telah dan sedang menerima beasiswa KIP dapat meneruskan program belajar seperti biasanya,” ujar dia.

Sebelumnya, rencana efisiensi beasiswa itu dipaparkan Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro pada rapat kerja dengan Komisi X DPR, Rabu (12/2/2025) lalu. Dalam pemaparan, program beasiswa yang rencananya mengalami efisiensi itu:

1. Program KIP Kuliah mengalami rencana efisiensi sebesar Rp 1,319 triliun dari pagu awal Rp14,698 triliun.
2. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) pagu awalnya Rp164,7 miliar juga rencana terkena efisiensi sebesar Rp19,47 miliar.
3. Beasiswa ADiK yang pagu awalnya Rp213,73 miliar, rencana mengalami efisiensi sebesar 10 persen.
4. Kemudian Beasiswa KNB (kerja sama negara berkembang) yang pagu awalnya Rp85,348 miliar, rencananya dipotong sekitar 25 persen atau Rp21 miliar.
5. Beasiswa dosen dan tenaga pendidikan dalam dan luar negeri, pagu awalnya Rp236,8 miliar, rencana efisiensinya sebesar 25 persen atau Rp59 miliar.

DPR Dorong Efisiensi 0% untuk Beasiswa

Namun DPR berencana mengajukan efisiensi 0 persen ini karena beasiswa ini termasuk bantuan sosial. Bantuan sosial termasuk dalam komponen yang tidak terdampak efisiensi anggaran. Serupa dengan belanja pegawai.

Hal tersebut kemudian termasuk dalam keputusan Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Kemendiktisaintek, Kemendikdasmen, dan Kemenbud pada Rabu (12/2/2025).

“Memahami usulan efisiensi versi Kemendiktisaintek RI sebagaimana paparan salindia 11. Oleh karena itu, alokasi anggaran untuk beasiswa seperti KIP K, ADiK, BPI, KNB, dan Beasiswa untuk Dosen dan Tendik Dalam dan Luar Negeri harus disesuaikan dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 di mana belanja pegawai dan belanja sosial tidak dilakukan efisiensi,” tegas Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian.

Lebih lanjut, program dan kegiatan yang dinilai berdampak langsung ke masyarakat agar tidak terdampak efisiensi untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan.

“Program dan kegiatan yang memiliki dampak langsung kepada masyarakat agar tidak dilakukan efisiensi agar program dan kegiatan tersebut tetap dalam kerangka memajukan dan mengembangkan kependidikan dan kebudayaan,” jelas Hetifah.

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com