Tag Archives: smk

Begini Cara Cek PIP Kemendikbud Sudah Cair atau Belum



Jakarta

Dana Program Indonesia Pintar (PIP) Kemendikbud 2024 telah disalurkan mulai Oktober lalu. Lantas, bagaimana cara cek dana PIP Kemendikbud sudah cair atau belum?

Seperti diketahui, pencairan dana PIP dilakukan dalam tiga termin. Pada termin ketiga, pencairan akan berlangsung pada Oktober sampai Desember.

Siswa bisa mengecek saldonya di rekening masing-masing. Namun sebelum itu, siswa harus memastikan terlebih dahulu apakah merupakan penerima atau bukan. Pengecekan bisa dilakukan secara online. Bagaimana caranya?


Cara Cek Dana PIP Kemdikbud Sudah Cair atau Belum

1. Lewat Situs Resmi PIP

Cara cek dana PIP Kemdikbud yang pertama bisa lewat situs resminya di https://pip.kemdikbud.go.id/. Berikut langkahnya:

  1. Buka situs https://pip.kemdikbud.go.id/.
  2. Lalu pilih kolom “Cari Penerima PIP”.
  3. Setelah kolom muncul, ketikkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
  4. Masukkan juga Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  5. Masukkan kode captcha sesuai yang tertera di layar.
  6. Klik “Cek Penerima PIP”.
  7. Jika siswa tercatat sebagai penerima PIP, maka namanya akan keluar. Jika tidak muncul, artinya siswa belum berstatus sebagai penerima bantuan PIP.

2. Lewat Aplikasi PIP

Selain lewat website, siswa juga bisa mengecek status penerima di aplikasi PIP. Aplikasi bisa diunduh pada Google Play Store. Begini langkah ceknya:

  1. Unduh aplikasi PIP Kemdikbud lewat Google Play Store.
  2. Setelah aplikasi terpasang, klik “Masuk”.
  3. Masuk menggunakan NISN dan data diri yang diminta.
  4. Jika siswa adalah penerima, maka akan tampil akun beserta informasi saldo. Jika tidak, maka siswa bukan penerima PIP Kemdikbud.

Besaran Saldo Dana PIP Kemdikbud 2024

Saldo PIP Kemdikbud 2024 akan berbeda untuk tiap jenjang SD, SMP dan SMA. Hal ini dikarenakan tiap jenjang mempunyai kebutuhan yang berbeda terutama antara siswa kelas baru dan siswa kelas akhir. Berikut masing-masing besarannya:

SD/SDLB/Paket A
Kelas 1-5: Rp 450.000
Kelas 6: Rp 225.000

SMP/SMPLB/Paket B
Kelas 7 dan 8: Rp 750.000
Kelas 9: Rp 375.000

SMA/SMK/SMALB/Paket C
Kelas 10 dan 11: Rp 1.800.000
Kelas 12: Rp 900.000

Dana PIP Kemdikbud Bisa Dibelikan Apa Saja?

Dana PIP Kemdikbud bisa dibelikan untuk keperluan sekolah. Namun, Kemdikbud sudah memberikan ketentuan tentang pemanfaatan dana PIP, berikut selengkapnya:

1. Dana PIP digunakan untuk membeli alat kebutuhan sekolah seperti:
– Buku dan alat tulis
– Pakaian seragam sekolah/praktik
– Perlengkapan sekolah (sepatu, tas, atau sejenisnya)

2. Dana PIP bisa untuk membiayai transportasi siswa ke sekolah

3. Dana PIP bisa untuk uang saku siswa

4. Dana PIP bisa digunakan untuk biaya kursus/les tambahan bagi siswa

5. Dana PIP bisa untuk biaya praktik tambahan dan biaya magang/penempatan kerja

Demikian cara mengecek dana PIP Kemendikbud sudah cair atau belum. Semoga membantu, ya!

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa KJP Plus dan KJMU Tahap II 2024 Cair Hari Ini, Cek Rekening Sekarang!


Jakarta

Bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dari pemerintah provinsi DKI Jakarta resmi dicairkan secara bertahap mulai Jumat, 6 Desember 2024. Hal ini diumumkan langsung oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jakarta.

“Pencairan dana KJP Plus Tahap II 2024 bulan November dan Desember akan dilaksanakan secara bertahap mulai 6 Desember 2024,” tulis UPT P40P Disdik Jakarta dalam postingan Instagramnya dikutip Jumat (6/12/2024).

Pengumuman serupa juga disampaikan untuk KJMU Tahap II Tahun 2024 di mana dananya akan dicairkan secara bertahap mulai 6 Desember 2024. Lalu berapa besaran dana yang akan didapatkan siswa dan mahasiswa? Cek informasinya di sini!


Pencairan Dana KJP Plus Tahap II 2024

Seperti yang diketahui KJP Plus merupakan bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah DKI Jakarta kepada siswa dari keluarga kurang mampu. Pada pencairan dana kali ini, jumlah penerima KJP Plus Tahap II 2024 sebanyak 523.622 peserta didik yang tersebar di jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Pencairan dana dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing peserta didik. Dengan catatan seluruh proses pembukaan rekening sudah diselesaikan.

Besaran dana KJP Plus berbeda setiap jenjang sekolahnya, yakni:

1. SD/MI

  • Jumlah penerima: 242.919 siswa
  • Biaya rutin: Rp 135 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 250 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 130 bulan

2. SMP/MTs

  • Jumlah penerima: 147.341 siswa
  • Biaya rutin: Rp 185 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 300 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SMP/MTs swasta 6 bulan: Rp 170 ribu/bulan

3. SMA/MA

  • Jumlah penerima: 48.876 siswa
  • Biaya rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 185 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 420 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 290 ribu/bulan

4. SMK

  • Jumlah penerima: 83.403 siswa
  • Biaya rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 215 ribu/bulan
  • Total besaran dana: Rp 450 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI swasta 6 bulan: Rp 240 ribu/bulan

5. PKBM

  • Jumlah penerima: 1.083 siswa
  • Biaya rutin: 185 ribu/bulan
  • Biaya berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total besaran dana: RP 300 ribu/bulan

Sebagai informasi, penggunaan biaya rutin maksimal yang dapat digunakan secara tunai ialah Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisa biaya rutin dan biaya berkala dapat digunakan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Pencairan Dana KJMU Tahap II 2024

Bila KJP diberikan kepada anak sekolah, KJMU dikhususkan untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta yang tengah menempuh pendidikan tinggi. Penerima beasiswa merupakan mahasiswa jenjang pendidikan D3, D4, dan S1.

Sama seperti KJP, KJMU juga dicairkan ke rekening bank DKI masing-masing penerima sebesar Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester dengan jumlah 15.648 penerima. Pencairan dana juga bisa diterima bila mahasiswa sudah menyelesaikan rangkaian pembukaan rekening.

Bagi penerima baru, rangkaian proses pembukaan rekening yang harus dilalui yakni:

  • Datang ke Bank DKI untuk membuka rekening
  • Cetak buku tabungan dan ATM
  • Penyerahan buku tabungan dan ATM
  • Pemindahbukuan dana ke rekening penerima.

Dari besaran dana Rp 9 juta per semester yang akan diterima nantinya, mahasiswa bisa menggunakannya untuk:

  • Biaya penyelenggaraan pendidikan, dikelola oleh PTN atau PTS mahasiswa bersangkutan
  • Biaya pendukung personal sebagai bantuan biaya hidup, melingkupi:
  • Biaya buku
  • Makanan bergizi
  • Transportasi
  • Perlengkapan atau peralatan dan biaya pendukung personal lainnya.

Demikianlah informasi terkait pencairan dana KJP Plus tahap II dan KJMU tahap II 2024. Sesuai informasi yang disampaikan, pencairan dana akan dilakukan secara bertahap. Sehingga, ada kemungkinan peserta tidak menerima dana secara langsung pada 6 Desember 2024.

Jika dalam jangka waktu lama dana juga belum cair, detikers bisa menghubungi pihak terkait melalui call center atau media sosial Instagram yakni @disdikdki, @upt.p4op, dan @jakone.mobile.

Jangan lupa cek rekening kamu ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Syarat, Cara Daftar, Ketentuan Jurusan, dan Jadwal



Jakarta

Pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2025 akan segera dibuka. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

SPAN-PTKIN adalah seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio tanpa ujian tertulis. Satuan Pendidikan yang berhak mendaftarkan siswanya dalam SPAN-PTKIN adalah MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah yang secara sah memperoleh izin penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah.

Adapun siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang didaftarkan oleh Kepala Satuan Pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah masing-masing.


Tercatat, kuota SPAN-PTKIN terbuka untuk 74.337 orang. Siap mengikuti SPAN-PTKIN 2025? Simak syarat-syaratnya seperti dilansir dari laman resmi SPAN-PTKIN berikut.

Syarat SPAN-PTKIN 2025

  • Siswa-siswa MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah kelas terakhir pada tahun 2025
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Memiliki nilai rapor Kelas X/Semester 1, Kelas X/Semester 2, Kelas XI/Semester 1, Kelas XI/Semester 2 dan Kelas XII/Semester 1 yang telah diisikan di PDSS.

Tata Cara Daftar SPAN-PTKIN 2025

1. Sekolah

  • Input atau Cek Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
  • Registrasi Akun Sekolah di PDSS dengan melakukan input Email Sekolah, Email Kepala Sekolah, nomor Whatsapp Kepala Sekolah.
  • Validasi Akun akan dikirim ke Email Sekolah dan Kepala Sekolah
  • Setelah melakukan validasi, sekolah bisa melakukan login pada pdss.ptkin.ac.id menggunakan akun yang diperoleh sebelumnya
  • Cek data siswa kelas 12 serta input nilai siswa

2. Siswa

  • Registrasi menggunakan NISN, NPSN, dan email aktif siswa
  • Validasi akan dikirim ke Email Siswa
  • Setelah menerima kode validasi, siswa bisa melakukan login pada siswa.ptkin.ac.id
  • Cek kebenaran data siswa dan nilai rapot
  • Upload rapor kelas 10 semester 1, kelas 10 semester 2, kelas 11 semester 1, kelas 11 semester 2, dan kelas 12 semester 1, dan prestasi tambahan.
  • Pilih program studi pada PTKIN pilihan 1 dan PTKIN pilihan 2
  • Cetak Bukti Pendaftaran

Ketentuan Program Studi SPAN-PTKIN 2025

  • Siswa wajib memilih dua PTKIN yang diminati
  • Siswa memilih dua program studi yang diminati pada masing-masing PTKIN
  • Urutan pilihan PTKIN dan program studi menyatakan prioritas pilihan

Jadwal SPAN-PTKIN 2025

Pengisian PDSS : 6 – 25 Januari 2025
Verifikasi PDSS: 6 – 30 Januari 2025
Pendaftaran: 1 Februari – 6 Maret 2025
Pengumuman Hasil Seleksi: 27 Maret 2025
Proses verifikasi dan/atau pendaftaran ulang di PTKIN masing-masing bagi yang lulus seleksi: Ditetapkan di masing-masing PTKIN

Demikian informasi mengenai SPAN-PTKIN 2025. Siap menjadi mahasiswa baru, detikers?

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Prakiraan Pembukaan Pendaftaran, Syarat, dan Cara Daftar


Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tentunya menjadi hal yang ditunggu bagi sebagian calon mahasiswa baru 2025. Program ini memberikan kesempatan bagi peserta didik yang berasal dari latar belakang kurang mampu untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi sekaligus memperoleh uang saku.

Calon peserta KIP Kuliah bisa mulai memantau persyaratannya agar kelak bisa segera bersiap saat pendaftarannya dibuka.

Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Kapan Dibuka?

Dikutip dari Antara, pendaftaran KIP Kuliah 2025 diperkirakan dibuka pada 3 Februari 2025. Artinya, KIP Kuliah akan dibuka sehari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 pada 4 Februari 2025.


Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri maupun secara online. Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan?

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

  • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
  • Mempunyai nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan nomor induk kependudukan (NIK) yang valid.
  • Berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dibuktikan melalui:

– Kartu Indonesia Pintar (KIP)
– Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
– Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI
– Menyerahkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

  • Mempunyai potensi akademik yang baik, dengan dibuktikan melalui penerimaan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta di program studi (prodi) terakreditasi A atau B. Pada situasi tertentu, prodi terakreditasi C juga bisa dipertimbangkan.
  • Tidak tengah menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang sumbernya dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

1. Buat Akun

  • Buka halaman resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
  • Masukkan NISN, NPSN, nomor induk kependudukan (NIK), dan alamat email yang aktif.
  • Sistem akan melakukan verifikasi data. Apabila data valid, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim melalui email.

2. Pendaftaran

  • Login ke halaman KIP Kuliah dengan nomor pendaftaran dan kode akses.
  • Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sebagaimana formulir yang tersedia.
  • Unggah dokumen pendukung misalnya KIP, KKS, atau SKTM.

3. Pilih Jalur Seleksi

  • Pilih jalur seleksi yang didaftarkan, apakah SNBP atau SNBT.
  • Daftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum ikut jalur seleksi masuk yang diinginkan.

4. Verifikasi

  • Calon mahasiswa baru melakukan seleksi masuk perguruan tinggi sebagaimana jalur yang dipilih.
  • Apabila diterima, kampus akan melakukan verifikasi data KIP Kuliah yang diajukan.

5. Penetapan Penerima KIP Kuliah

  • Setelah verifikasi, calon penerima akan mendapat informasi mengenai status penerimaan KIP Kuliah.

Itulah informasi terkini mengenai pendaftaran KIP Kuliah 2025. Persiapkan dokumennya sebelum pendaftaran dibuka ya, detikers!

(nah/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru Dibuka, Setahun Kuliah Gratis di Jepang!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (MEXT) membuka beasiswa MEXT khusus guru di Indonesia. Apa saja persyaratannya?

Beasiswa MEXT Jepang khusus guru merupakan program beasiswa yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Program akan berjalan selama 1 tahun 6 bulan dengan 6 bulan pertama ditujukan untuk belajar bahasa Jepang.

Penerima beasiswa akan belajar langsung di universitas di Jepang. Pembelajaran yang akan didapat termasuk pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang efektif, serta hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan guru.


Fasilitas Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya hingga program selesai
Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥143.000/bulan
Tiket pesawat pergi pulang Indonesia – Jepang
Bebas biaya pembuatan visa pelajar
Tidak ada ikatan dinas

Jadwal Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Masa Pendaftaran : 24 Desember 2024 – 22 Januari 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 7 Februari 2025
Seleksi Tulis : Pertengahan Februari 2025*
Pengumuman Ujian Tulis : Akhir Februari 2025*
Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
Secondary screening : Maret – Juli/Pertengahan Agustus 2025*
Pengumuman Hasil Akhir dari MEXT : Juli – Pertengahan Agustus 2025*
Berangkat ke Jepang : September/ Oktober 2025*

Syarat Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990).
Lulusan minimal D4 atau S1.
Guru (pegawai negeri, swasta, honorer) yang sedang aktif mengajar di sekolah/lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsj), serta SLB.
Pelamar memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2025 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
Sehat jasmani dan rohani
Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang
Bagi yang belum bisa berbahasa Jepang, bersedia belajar bahasa Jepang.
Pelamar harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan karirnya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir.

Cara Pendaftaran Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

Pelamar melakukan registrasi online melalui https://daftar.beasiswamext.com/. Lengkapi pula dokumen-dokumen yang diperlukan dan dimasukkan ke dalam 1 amplop. Tuliskan kode “Teacher Training 2025” pada kanan atas amplop.

Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
Kedutaan Besar Jepang
Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

Tahap Seleksi Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

1. Tahap Primary Screening
Seleksi Dokumen.
Ujian Tulis
Ujian Wawancara

2. Tahap Secondary Screening
Bagi yang lulus primary screening akan Kedutaan Besar Jepang rekomendasikan ke Monbukagakusho/MEXT. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain pada tahap ini.
Peserta yang lulus seleksi akhir (secondary screening) di MEXT akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman hasil seleksi akhir akan diumumkan pada bulan Juli – Agustus 2025.

Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa MEXT Jepang khusus guru dapat dicek melalui https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_tt.html. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

ITPLN Tawarkan Beasiswa untuk Anak Guru, Simak Informasinya!


Jakarta

Ada kabar baik untuk para anak guru! Institut Teknologi PLN (ITPLN) menawarkan beasiswa 50% Biaya Pengembangan, Pembangunan dan Pendidikan (BP3).

Program beasiswa ini diberikan untuk anak-anak guru jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA atau SMK/sederajat.

Rektor ITPLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK, MT, IPU, Asean Eng seperti dikutip dari laman resmi kampus mengatakan program ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para guru yang telah berdedikasi dan mengabdi untuk mencerdaskan bangsa.


“Para guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi penerus bangsa. Dengan memberikan beasiswa ini, ITPLN ingin memberikan penghargaan kepada para guru melalui kesempatan bagi anak-anak guru untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas di ITPLN,” jelas Prof Iwa.

Beasiswa ini dibuka untuk semua anak guru di Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke berbagai program studi (prodi) di ITPLN. Beasiswa dibuka hingga 25 Januari 2025.

Ketentuan Beasiswa Anak Guru ITPLN

  • Anak kandung guru SMA/sederajat yang mendaftar di ITPLN pada gelombang 1.
  • Potongan 50% BP3, tidak mencakup UKT dan biaya pendaftaran.
  • Kuota terbatas dan diprioritaskan untuk pendaftar lebih awal, sebagaimana hasil seleksi.
  • Pilih jalur beasiswa anak guru saat mendaftar.
  • Dokumen yang dibutuhkan di antaranya KTP calon mahasiswa, kartu keluarga, surat keterangan anak guru.
  • Penerima beasiswa akan diumumkan melalui email resmi ITPLN.
  • ITPLN berhak membatalkan beasiswa apabila ditemukan ketidaksesuaian dokumen.

Demikian informasi mengenai beasiswa anak guru dari ITPLN. Apabila detikers tertarik, pendaftarannya dapat dilakukan di https://infopmb.itpln.ac.id/beasiswa-anak-guru/.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dibuka? Ini Perkiraan Jadwalnya



Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan bantuan pendidikan yang kerap ditunggu para calon mahasiswa baru. Lantas, kapan pendaftaran KIP 2025 akan dibuka?

KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan khusus calon mahasiswa baru atau mahasiswa aktif yang berada dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya tunjangan hidup, serta pendampingan.

Setiap tahunnya, KIP Kuliah membuka pendaftaran pada waktu-waktu tertentu. Penasaran? Berikut perkiraan jadwalnya.


Perkiraan Pendaftaran KIP Kuliah 2025

Melansir dari Antara, pendaftaran KIP Kuliah 2025 diperkirakan dibuka pada 3 Februari 2025. Artinya, KIP Kuliah akan dibuka sehari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 pada 4 Februari 2025.

Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri maupun secara online. Berikut persyaratan yang perlu disiapkan.

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

  1. Siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
  2. Mempunyai nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan nomor induk kependudukan (NIK) yang valid.
  3. Berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dibuktikan melalui:
  4. – Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    – Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
    – Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI
    – Menyerahkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
  5. Mempunyai potensi akademik yang baik, dengan dibuktikan melalui penerimaan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta di program studi (prodi) terakreditasi A atau B. Pada situasi tertentu, prodi terakreditasi C juga bisa dipertimbangkan.
  6. Tidak tengah menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang sumbernya dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

  1. Buka halaman resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
  2. Masukkan NISN, NPSN, nomor induk kependudukan (NIK), dan alamat email yang aktif.
  3. Sistem akan melakukan verifikasi data. Apabila data valid, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim melalui email.
  4. Login ke halaman KIP Kuliah dengan nomor pendaftaran dan kode akses.
  5. Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sebagaimana formulir yang tersedia.
  6. Unggah dokumen pendukung misalnya KIP, KKS, atau SKTM.
  7. Pilih jalur seleksi yang didaftarkan, apakah SNBP atau SNBT.
  8. Daftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum ikut jalur seleksi masuk yang diinginkan.
  9. Calon mahasiswa baru melakukan seleksi masuk perguruan tinggi sebagaimana jalur yang dipilih.
  10. Apabila diterima, kampus akan melakukan verifikasi data KIP Kuliah yang diajukan.
  11. Setelah verifikasi, calon penerima akan mendapat informasi mengenai status penerimaan KIP Kuliah.

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 Dibuka, Lulusan SMA yang Mau Kuliah ke Jepang Merapat!


Jakarta

Beasiswa Mitsui-Bussan Scholarship Program For Indonesia 2025 kembali buka pendaftaran. Bantuan pendidikan untuk jenjang S1 ini memungkinkan calon mahasiswa asal Indonesia belajar bahasa Jepang selama 1,5 tahun dan kuliah di Negeri Sakura selama 4 tahun.

Melansir laman resminya, beasiswa yang hadir sejak tahun 1992 ini telah mendapat persetujuan Kementerian Pendidikan Jepang dengan pendanaan dari Mitsui & Co Ltd. Di 2025, beasiswa ini juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

Selama program berlangsung, calon mahasiswa akan mendapat tunjangan hingga 145.000 yen Jepang (JPY) atau sekitar Rp 15 juta per bulan untuk biaya hidup, transportasi, dan tempat tinggal.


Penerima beasiswa juga akan mendapat tunjangan keberangkatan sebesar 50.000 JPY atau sekitar Rp 5 juta (per kurs 1 JPY= Rp 103,93) dan berbagai manfaat lainnya.

Berminat mendaftar? Berikut informasi tentang syarat hingga jadwal pendaftaran Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 selengkapnya.

Syarat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia di bawah 20 tahun per 1 April 2025
  3. Belum menikah dan tidak akan menikah selama beasiswa berlangsung
  4. Lulusan SMA/Madrasah Aliyah program IPA atau IPS
  5. Bagi lulusan IPA, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  6. Bagi lulusan IPS, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Geografi, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  7. Lulusan SMA Bahasa dan SMK tidak diperkenankan mendaftar
  8. Harus bersedia mempelajari bahasa Jepang dan menerima pendidikan di kampus dalam bahasa Jepang. Setiap level skor JLPT (N1-N5) akan dihitung sebagai nilai tambah untuk seleksi.
  9. Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki penyakit menular.

Program Studi Tujuan

Berbagai program studi yang bisa dipilih calon mahasiswa adalah:

1. Program Studi Sains dan Teknik

  • Matematika, fisika, kimia, ilmu komputer dan informasi, biologi, biofisika dan biokimia, geologi, dan lainnya
  • Teknik sipil, arsitektur, teknik urban, teknik lingkungan, dan lainnya
  • Teknik mesin, teknik presisi, dan lainnya
  • Teknik perkapalan dan kelautan, aeronautika, dan lainnya
  • Teknik elektro, elektronika, teknik komunikasi dan informasi, dan lainnya
  • Metalurgi, ilmu material, dan lainnya
  • Kimia terapan, teknik kimia, dan lainnya
  • Teknik industri, manajemen produksi dan pabrik, manajemen plant, dan lainnya
  • Teknik pertanian, ilmu kehutanan dan perikanan, kimia pertanian, agrobiologi, teknik pangan, dan lainnya

2. Ilmu Sosial

  • Hukum perdata, hukum publik, ilmu politik, dan lainnya
  • Teori ekonomi, sejarah ekonomi, kebijakan ekonomi, dan lainnya
  • Manajemen perusahaan, akuntansi, pemasaran dan perdagangan, keuangan, asuransi, hubungan industri, ekonometrika, ekonomi internasional

Masa Beasiswa

Lama program Beasiswa S1 Mitsui-Bussan adalah 66 bulan atau 5,5 tahun dari Oktober 2025 hingga Maret 2031, dengan penjabaran:

  • Belajar bahasa Jepang: 1,5 tahun (18 bulan)
  • Studi di universitas: 4 tahun (48 bulan)
  • Total: 5,5 tahun (66 bulan).

Manfaat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  • Biaya hidup: 145.000 JPY setara Rp 15 juta per bulan
  • Biaya pesawat
    • Pesawat Indonesia-Jepang sebelum keberangkatan
    • Pesawat Jepang-Indonesia 1 tahun setelah berakhirnya ketentuan beasiswa
  • Tunjangan kedatangan: 50 ribu JPY atau setara Rp 5 juta
  • Biaya kuliah di Pusat Bahasa Jepang dan universitas
  • Biaya tempat tinggal, transportasi, dan lainnya
  • Selama belajar bahasa Jepang, penerima beasiswa akan mendapat subsidi penginapan sebesar 5 ribu JPY atau sekitar Rp 500 ribu per bulan.
  • Ketika sudah kuliah, biaya tempat tinggal dinaikan sebesar 25 ribu JPY atau Rp 2,5 juta per bulan
  • Biaya buku sudah termasuk dalam program
  • Biaya makan, transportasi dan pengeluaran lainnya masuk dalam biaya hidup.

Cara Daftar Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  1. Pendaftaran dilakukan melalui tautan https://www.mbkscholarship-id.com/, klik “Start Now”
  2. Gulir ke bawah hingga menemukan tombol “Register”
  3. Isi formulir pendaftaran sesuai yang ditentukan
  4. Unggah berbagai dokumen yang dibutuhkan seperti:
    • Fotokopi formulir pendaftaran yang berisi data dan tertera nomor registrasi pelamar
    • Pas foto ukuran 4 x 3 cm yang diambil dalam kurun waktu 6 bulan terakhir
    • Rapor kelas 10-12 SMA
    • Surat rekomendasi dari kepala sekolah dalam bahasa Inggris

Jika lolos Seleksi 1, peserta harus menyertakan dokumen berikut untuk ikut Seleksi 2:

  • Salinan ijazah SMA dan nilai ujian akhir
  • Salinan KTP atau Kartu Pelajar
  • Surat persetujuan dalam bahasa Inggris, ditandatangani orang tua atau wali
  • Sertifikat TOEFL, TOEIC, IELTS, JLPT, atau sertifikat skor bahasa yang dikeluarkan institusi bahasa bereputasi internasional lain
  • Sertifikat prestasi atau penghargaan dari organisasi internasional bereputasi jika ada
  • Esai dalam bahasa Inggris

Jadwal Seleksi Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  • Pendaftaran dan seleksi administrasi: Hingga 14 Februari 2025
  • Seleksi I (ujian tertulis matematika dan bahasa Inggris): 20 April 2025
  • Seleksi II (tes bakat): 7 Mei 2025
  • Seleksi II (pemeriksaan kesehatan): Paling lambat 20 Mei 2025
  • Seleksi III (wawancara): 17 Juni 2025
  • Pengumuman akhir: Diberitahukan kemudian

Informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini bisa dilihat melalui laman https://www.mbkscholarship-id.com/. Jangan lupa daftar ya detikers!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

KIP Kuliah 2025 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Jadwal, hingga Cara Daftarnya


Jakarta

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro resmi membuka KIP Kuliah 2025 pada Selasa (4/2/2025). Pada kesempatan ini ia mengungkap kebijakan ini akan berganti nama baru.

Pergantian nama tersebut dikarenakan penyesuaian terhadap kabinet yang tengah berjalan.

“Untuk yang sekarang sedang kita diskusikan dengan Pak Presiden, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita punya nama yang akan kita gunakan di sini. Tentu dengan semangat yang sama, yaitu memberikan beasiswa untuk anak-anak Indonesia yang berpotensi pintar untuk dapat berkuliah di perguruan tinggi di Indonesia,” kata Satryo.


Bagi detikers yang hendak mendaftar KIP Kuliah, cek apa saja syarat hingga cara mendaftar KIP Kuliah 2025!

Syarat KIP Kuliah 2025

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023.
  • Lulus seleksi mahasiswa baru melalui semua jalur masuk, baik PTN atau PTS pada program studi (prodi) yang sudah terakreditasi resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

  • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
  • Berasal dari keluarga yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bansos Kementerian Sosial, yang lulus SNBP/SNBT/jalur mandiri PTN.
  • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTS.
  • Termasuk kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTN.
  • Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus seleksi mandiri PTS.
  • Berasal dari panti sosial/asuhan yang lulus melalui jalur seleksi mana pun di PTN maupun PTS.
  • Lulus seleksi melalui jalur masuk mana pun di PTN dan PTS dan memenuhi syarat miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, yang dibuktikan dengan:

– Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

– Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan dengan disertai bukti dukung dan akan diverifikasi perguruan tinggi.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri atau didaftarkan oleh perguruan tinggi penerima. Artinya, kampus mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan registrasi ulang.

Jika mendaftar secara mandiri, berikut ini tahap-tahapannya:

1. Mendaftar

Siswa mendaftar di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan memasukkan NISN, NPSN, NIK, dan alamat email.

2. Validasi

Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN ke Dapodik.

3. Pengiriman Nomor Pendaftaran

Apabila validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email yang didaftarkan.

4. Finalisasi

Siswa melengkapi berkas pendaftaran dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri).

5. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

Siswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP/SNBT/Mandiri).

6. Verifikasi Perguruan Tinggi

Calon penerima KIP Kuliah yang lulus masuk perguruan tinggi akan diverifikasi lebih lanjut oleh kampus sebelum diusulkan sebagai calon penerima.

Jadwal KIP Kuliah 2025

Pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025

Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Demikian informasi KIP Kuliah 2025 dari syarat hingga cara mendaftar. Semoga beruntung!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

KJP Plus Tahap II Tahun 2024 Bulan Februari Cair, Segera Cek Rekening!



Jakarta

Bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2024 bulan Februari akan dicairkan secara bertahap. Total, ada 523.622 penerima dari berbagai jenjang.

Seperti diketahui, KJP Plus adalah bantuan pendidikan khusus siswa domisili Jakarta yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan ini berupa biaya penunjang pendidikan serta tambahan SPP.

Melalui Instagram resminya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengumumkan dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024 bulan Februari mulai dicairkan pada 4 Februari 2025. Berapa besarannya? Simak rinciannya berdasarkan laman resmi KJP Plus dan arsip detikEdu.


Besaran Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

Jenjang SD/MI

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 135 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130 ribu
Jumlah Penerima: 242.919 siswa

Jenjang SMP/MTs

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 185ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan:Rp 170 ribu
Jumlah Penerima: 147.341 siswa

Jenjang SMA/MA

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 235 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 185 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290 ribu
Jumlah Penerima: 48.876 siswa

Jenjang SMK

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 235 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 215 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240 ribu
Jumlah Penerima: 83.403 siswa

Jenjang PKBM

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 185 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: 0
Jumlah Penerima: 1.083 siswa

Pencairan dana bagi penerima baru KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dilakukan setelah terselesaikannya proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.

Cara Cek Pencairan Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

Pencairan dana KJP Plus tahap II tahun 2024 dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing siswa. Ada dua cara pengecekan pencairan dana KJP Plus yang bisa kamu ikuti.

Datang Langsung ke Bank DKI

1. Datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank.

2. Ungkap keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus Tahap II

3. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu.

Pengecekan Melalui Mesin ATM

1. Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening

2. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan siswa bantuan digunakan secara non-tunai.

Proses Pembukuan Bagi Penerima KJP Baru

Bagi penerima KJP baru, dana bisa cair jika telah menyelesaikan proses pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM.

Adapun tahapannya yakni:

1. Datang ke Bank DKI terdekat

2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan kartu ATM

3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan kartu ATM jika prosesnya telah selesai

4. Setelah buku tabungan dan kartu ATM diterima, akan dilakukan upload danaKJP Plus ke rekening penerima baru.

Cakupan Penggunaan Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

Dana KJP Plus dapat digunakan untuk kebutuhan siswa. Termasuk:

Buku tulis
Buku gambar
Buku pelajaran
Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
Alat dan atau bahan praktik
Seragam sekolah dan kelengkapannya
Sepatu dan kaos kaki sekolah
Tas sekolah
Pakaian olahraga sekolah
Buku pelajaran penunjang
Kudapan bergizi
Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
Alat bantu pendengaran
Kalkulator scientific
USB flashdisk sebagai alat simpan data
Seragam pramuka dan kelengkapannya
Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
Komputer/Laptop

Informasi lebih lanjut mengenai Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II bulan Februari bisa dicek melalui Instagram @disdikdki atau @upt.p4op.

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com