Tag Archives: detikers

Kedubes AS Buka Beasiswa Pertukaran Mahasiswa 2025, Yuk Daftar!



Jakarta

Bagian Hubungan Masyarakat Kedutaan Besar Amerika membuka pendaftaran untuk Studi Institut AS (SUSI) 2025 hingga 22 November 2024. Kandidat terpilih akan diberangkatkan pada 24 Juni 2025.

SUSI adalah program akademik intensif jangka pendek yang bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang Amerika Serikat kepada mahasiswa sarjana. Program ini juga diharapkan meningkatkan keterampilan kepemimpinan para peserta.

Program ini terdiri dari kegiatan akademik selama 4 minggu dengan serangkaian diskusi seminar, bacaan, presentasi dan ceramah kelompok. Peserta juga akan menjalani kunjungan lapangan, pengembangan kepemimpinan, kegiatan budaya, dan pengabdian masyarakat.


Tema Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Adapun mahasiswa diminta untuk memilih salah satu dari dua tema SUSI 2025, yakni:

  • Perubahan Iklim dan Lingkungan diselenggarakan oleh Northern Nevada International Center di University of Nevada, Reno
  • Keragaman Agama dan Demokrasi diselenggarakan oleh Dialogue Institute di Temple University, Philadelphia

Cakupan Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Departemen Luar Negeri AS akan menanggung semua biaya peserta, termasuk:

  • Biaya perjalanan internasional
  • Visa
  • Tunjangan perjalanan
  • Perjalanan domestik dan transportasi darat
  • Materi dan tunjangan insidental
  • Akomodasi.

Syarat Beasiswa Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025

Pendaftar pertukaran mahasiswa SUSI 2025 harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Kemampuan bahasa Inggris yang kuat
  2. Berusia antara 18 dan 25 tahun
  3. Memiliki setidaknya 1 semester tersisa dari studi sarjana mereka
  4. Berkomitmen untuk kembali ke universitas asal setelah menyelesaikan program
  5. Mahasiswa dari kota-kota berikut:Takengon,Meulaboh,Bukittinggi, Padang Panjang,Bengkulu, Tanjung Pinang,Pekanbaru, Pangkal Pinang,Tarakan, TanjungSelor,Malinau,Balikpapan,Singkawang, Serang,Salatiga,Wonogiri,Jember, Kupang,Kendari,Manado,Mamuju,Gorontalo, Ambon,Ternate, Sorong,Manokwari, Biak,Nabire,Jayapura, danMerauke
  6. Menunjukkan minat pada salah satu atau kedua tema
  7. Menunjukkan kualitas dan potensi kepemimpinan yang kuat dalam kegiatan universitas dan masyarakat
  8. Prestasi akademik yang tinggi
  9. Bersedia dan mampu untuk berpartisipasi penuh dalam program akademik intensif dan pengabdian masyarakat
  10. Merasa nyaman dengan kehidupan kampus, siap untuk berbagi akomodasi tempat tinggal, dan mampu menyesuaikan diri dengan praktik budaya dan sosial yang berbeda dari negara asal.

Detikers yang berminat bisa langsung mendaftarkan diri melalui https://bit.ly/SUSIStudentLeaders-2025. Adapun informasi lebih lanjut mengenai Pertukaran Mahasiswa SUSI 2025 dapat dicek pada https://id.usembassy.gov/study-of-the-u-s-institutes-susi/. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Bappenas Buka Beasiswa S2-S3 untuk PNS, Ini Syarat & Cara Daftarnya



Jakarta

Pusat Pembinaan, Pendidikan dan Pelatihan Perencana (Pusbindiklatren) Kementerian PPN/Bappenas membuka beasiswa S2 dan S3 bagi warga Indonesia yang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Beasiswa S2 berlaku untuk program Linkage yakni Split-Site Master Program (SSMP) yang pengadaannya bekerja sama dengan Australia Awards in Indonesia. Sementara beasiswa S3 berlaku untuk program di dalam negeri.

Masa studi penerima beasiswa ini akan dimulai pada 2025.Detikers tertarik daftar beasiswa ini? Mengutip laman resmi Bappenas, ini dokumen syarat dan cara daftarnya:


Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Bappenas 2025

  • Surat usulan dari Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan setempat dengan tembusan eselon 2 atasan langsung. Isi surat menyebutkan nama peserta yang diusulkan dan telah memenuhi semua kriteria yang dipersyaratkan.
  • Hasil cetak formulir registrasi online yang telah diisi lengkap, bermeterai, bertanda tangan asli calon peserta dan Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta stempel cap basah pada posisi tanda tangan Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan
  • Salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir dan cap basah
  • Salinan SK kepangkatan III/a dan SK terakhir yang telah dilegalisasi
  • Formulir pernyataan pengembangan SDM yang ditandatangani oleh Kepala Biro Kepegawaian/SDM/BKD/BKPSDM atau Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan serta disesuaikan dengan
  • Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia di masing-masing instansi (formulir terlampir)
  • Dokumen Rencana Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Human Capital Development Plan (HCDP) yang terdapat di masing-masing instansi, sesuai dengan surat kami dengan nomor 847/P.01/05/2019 pada tanggal 29 Mei 2019 perihal Hasil dan Tindak Lanjut Kegiatan Rapat Koordinasi dan Workshop Penyusunan Rencana Pengembangan SDM ASN Pembangunan

Cara Daftar Beasiswa Bappenas 2025

Peserta harus melakukan pendaftaran online terlebih dahulu pada situs https://pusbindiklatren.bappenas.go.id paling lambat tanggal 15 November 2024 (paperless). Pada situs tersebut, peserta mengunggah dokumen yang diminta.

Dokumen pendukung wajib dilengkapi dalam Simdiklat Pendaftaran untuk diverifikasi. Jangan lupa, beberapa dokumen memerlukan e-meterai yang harus dibubuhkan.

Selain mendaftar online, peserta juga harus mengirim hardcopy baik dikirimkan secara langsung atau lewat jasa pengiriman ke alamat Pusbindiklatren Bappenas di Jalan Proklamasi No. 70, Jakarta Pusat 10320.

Tahapan Seleksi Beasiswa Bappenas 2025

  1. Seleksi administrasi
  2. Tes potensi akademik (TPA)
  3. Test of English as a Foreign Language (TOEFL) ITP
  4. Seleksi wawancara khusus untuk program tertentu

Itulah informasi beasiswa kuliah S2 dan S3 dari Bappenas untuk PNS. Jika dalam proses seleksi terdapat penyimpangan oleh pegawai Bappenas, peserta bisa melaporkannya lewat pusbindiklatren@bappenas.go.id atau Inspektorat Utama Kementerian PPN/Bappenas ya.

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S3 di Universitas Top Singapura, Dapat Biaya Hidup Sampai Rp 32 Juta Per Bulan!



Jakarta

Agency For Science, Technology and Research (A*STAR) bekerja sama dengan lima universitas top Singapura resmi membuka beasiswa SINGA Singapura. Apa saja persyaratannya?

Melansir dari laman resminya, Singapore International Graduate Award (SINGA) merupakan hasil kerja sama antara Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), Singapore University of Technology and Design (SUTD), Singapore Management University (SMU), dan Singapore Institute of Technology (SIT).

Beasiswa ini diberikan tanpa ikatan dinas kepada mahasiswa internasional yang berminat untuk meraih gelar doktor (PhD) atau EngD dalam bidang Sains dan Teknik di Universitas Singapura.


Mahasiswa yang berminat dapat memilih untuk mengikuti pelatihan PhD atau EngD di lembaga penelitian A*STAR, NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT. Setelah berhasil menyelesaikan riset, mahasiswa akan diberikan gelar PhD atau EngD oleh NTU, NUS, SUTD, SMU, atau SIT.

Beasiswa SINGA dibuka untuk Ilmu Biomedis, Ilmu Komputasi dan Informasi, Teknik dan Teknologi, dan Ilmu Fisika. Adapun pendaftaran dibuka hingga 1 Desember 2024.

Syarat Beasiswa SINGA

  1. Terbuka untuk lulusan internasional yang memiliki minat pada penelitian
  2. Kemampuan dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan
  3. Laporan yang baik dari rekomendasi akademis

Syarat Dokumen Beasiswa SINGA

  1. Transkrip akademik Sarjana dan/atau Magister.
  2. Dua surat rekomendasi
  3. Pelamar yang melamar ke supervisor/proyek NUS diharuskan untuk menyerahkan skor GRE dalam formulir aplikasi SINGA
  4. Untuk semua pelamar lainnya, kamu mungkin diminta oleh universitas untuk menyerahkan skor GRE yang memuaskan sebagai bagian dari persyaratan penerimaan universitas
  5. Hasil IELTS / TOEFL / SAT I & II / GATE bersifat opsional dan dapat diminta kemudian oleh universitas untuk penerimaan

Cakupan Beasiswa SINGA

Beasiswa ini menyediakan dukungan hingga 4 tahun untuk studi PhD, termasuk:

  • Biaya kuliah
  • Biaya hidup bulanan sebesar SGD 2.700 atau Rp 32 juta
  • Beasiswa tiket pesawat satu kali hingga SGD 1.500 atau Rp 17 juta
  • Gaji untuk tempat tinggal satu kali sebesar SGD 1.000 atau Rp 11 juta

Tata Cara Daftar Beasiswa SINGA

1. Telusuri Proyek Penelitian S3
Kunjungi laman https://www.a-star.edu.sg/ untuk menelusuri proyek yang kamu minati.

2. Siapkan dokumen yang diperlukan
Selain syarat-syarat dokumen di atas, pendaftar juga wajib menyertakan:

a. Paspor yang masih berlaku
b. Foto ukuran paspor terbaru

4. Transkrip dan Laporan
Sebelum mengirim dokumen, pastikan kamu sudah menerjemahkan dokumen ke dalam bahasa Inggris.

5. Pendaftaran

Kumpulkan dokumen pendaftaran pada laman https://sms-applicant-app.a-star.edu.sg/. Kandidat terpilih akan diumumkan 12 minggu setelah penutupan pendaftaran

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa S3 SINGA dapat dicek melalui https://www.a-star.edu.sg/Scholarships/for-graduate-studies/singapore-international-graduate-award-singa. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Segera Daftar! Beasiswa Santri Baznas 2024 Diperpanjang hingga 31 Oktober!


Jakarta

Atas antusiasme yang tinggi terhadap Beasiswa Santri Baznas 2024, pendaftaran diperpanjang hingga 31 Oktober 2024. Bagi detikers yang berminat, bisa mendaftar secara online lewat bazn.as/daftarBSB2024.

Beasiswa Santri Baznas 2024 sendiri disediakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk calon mahasiswa yang ingin masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/favorit. Khususnya, santri berprestasi dari keluarga kurang mampu dan sekarang tengah menginjak kelas 12 Madrasah Aliyah (MA)/sederajat.

Penerima beasiswa nantinya akan menerima manfaat berupa biaya persiapan masuk PTN sebesar Rp 4 juta. Selain itu, Baznas juga akan memberikan bimbingan kepada para awardee.


Apa saja syarat daftarnya? Mengutip laman Baznas berikut di antaranya:

Syarat Daftar Beasiswa Santri Baznas 2024

Persyaratan Umum

1. Warga negara Indonesia

2. Berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP)

3. Siswa aktif kelas 12 MA/sederajat dibuktikan dengan surat keterangan aktif

4. Santri memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program beasiswa serta telah direkomendasikan Pimpinan Pesantren

5. Mempunyai wawasan dan komitmen implementasi nilai keislaman

6. Mempunyai prestasi akademik dan non akademik dengan dibuktikan lampiran nilai rata-rata rapor, sertifikat atau piagam penghargaan

Persyaratan Khusus

1. Santri adalah anak dari keluarga dhuafa tapi mempunyai keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN

2. mendapat persetujuan dari orang tua/wali untuk melanjutkan pendidikan ke PTN

3. Tidak terikat kewajiban pengabdian di pesantren setelah lulus

4. Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika sudah diterima

5. Jika lulus sebagai penerima, santri tidak diperbolehkan menerima beasiswa serupa lainnya

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Santri Baznas 2024

1. Proposal yang dilampiri dokumen berikut:
– Izin operasional pesantren dari Kemenag
– Piagam Statistik Pesantren terlampir NSP
– Struktur organisasi pesantren
– SK pengangkatan Pimpinan Pesantren
– Foto KTP pimpinan
– Foto buku rekening pesantren
– Sertifikat akreditasi sekolah
– Surat keterangan aktif sekolah
– Surat keterangan tidak ada kewajiban mengabdi
– Dokumentasi bangunan/gedung pesantren

2. Data Terpadu Santri (DTS) yang berisi data individu, data sekolah, dan data kampus tujuan.

3. Strategi pelaksanaan program yang berisi rencana pelaksanaan program, data santri ajuan, data lulusan tiga tahun terakhir, dan rencana anggaran biaya (RAB).

Cara Daftar Beasiswa Santri Baznas 2024

Pesantren pendaftar mempelajari petunjuk teknis pendaftaran dan mengunduh dokumen format persyaratan pada link https://bazn.as/panduanBSB2024. Kemudian pesantren pendaftar mengisi formulir online dan mengunggah seluruh dokumen pesyaratan sesuai format melalui link https://bazn.as/daftarBSB2024.

Nah, itulah informasi terkait pendaftaran Beasiswa Santri Baznas 2024. Ayo segera daftarkan dirimu detikers!

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Garuda ACE 2025 Dibuka, Mahasiswa Bakal Dibimbing Sampai Jago Riset



Jakarta

Program Beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 (Garuda ACE) 2025 resmi dibuka. Mahasiswa bakal dapat pelatihan riset internasional selama 6 bulan.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi meluncurkan Program Beasiswa Garuda ACE 2025 pada Senin(28/10/2024). Bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda, beasiswa ini ditujukan untuk membimbing generasi muda jenjang sarjana atau magister dalam pelatihan bahasa dan riset internasional.

Adapun mahasiswa yang bisa mendaftar adalah mahasiswa jenjang sarjana tahun ketiga atau keempat serta mahasiswa magister tahun pertama. Program ditujukan untuk jurusan dari bidang ilmu dan teknik komputer, informasi dan data, dan bidang-bidang terkait. Ke depannya, program ini diharapkan dapat diperluas ke fokus bidang lainnya sesuai kebutuhan Pemerintah Indonesia.


Jurusan Sasaran Beasiswa Garuda ACE 2025

Informatika/teknik informatika/ilmu komputer
Teknik komputer
Teknik elektro/ilmu elektronika
Sistem informasi
Teknik telekomunikasi

Periode Beasiswa Garuda ACE 2025

Gelombang 1, Jalur 1: Pelatihan riset (Januari-Maret), lalu pelatihan bahasa (April-Juni)
Gelombang 1, Jalur 2: Pelatihan bahasa (Jan-Mar), lalu pelatihan riset (April-Juni)
Gelombang 2, Jalur 1: Pelatihan riset (Juli-September), lalu pelatihan bahasa (Oktober-Desember)
Gelombang 2, Jalur 2: Pelatihan bahasa (Juli-September), lalu pelatihan riset (Oktober-Desember)

Cakupan Pelatihan Beasiswa Garuda ACE 2025

Jalur 1

Jalur 1 dibuat untuk mahasiswa yang memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang bagus. Oleh karena itu, mereka dapat langsung memulai pelatihan riset selama 3 bulan terlebih dahulu.

Jalur 2

Jalur 2 dibuat untuk mahasiswa yang memiliki keterampilan teknis yang bagus tetapi kurang memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris. Pelatihan akan dimulai dengan pelatihan bahasa Inggris selama 3 bulan, diikuti dengan pelatihan penelitian selama 3 bulan.

Syarat Beasiswa Garuda ACE 2025

  1. IPK/IP minimal 3.2
  2. Berasal dari salah satu jurusan sasaran
  3. Jika ingin mendaftar untuk Gelombang 1 (periode Januari-Juni 2025):
    -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 6 boleh pada periode Gelobang 1 boleh mendaftar.
    -Mahasiswa jenjang sarjana yang sudah memasuki semester 8 pada periode Gelombang 1 dan tidak akan melanjutkan studi ke jenjang magister di perguruan tinggi Indonesia tidak boleh mendaftar (karena tidak ada waktu untuk melakukan riset setelah lulus).
    -Mahasiswa jenjang sarjana yang sudah memasuki semester 8 pada periode Gelombang 1 dan sudah diterima pada program magister jurusan terkait di perguruan tinggi Indonesia boleh mendaftar (karena masih mempunyai waktu 1-2 tahun untuk melakukan riset selama menempuh pendidikan jenjang magister).
    -Mahasiswa jenjang magister yang memasuki semester 1, pada periode Gelombang 1, boleh mendaftar.
    -Mahasiswa jenjang magister yang memasuki semester 2, 3, atau 4, pada periode Gelombang 1, tidak boleh mendaftar.
  4. Jika ingin mendaftar untuk Gelombang 2 (periode Juli-Desember 2025):
    -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 5 pada periode Gelombang 2 boleh mendaftar.
    -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 7 pada periode Gelombang 2 dan tidak akan melanjutkan ke program magister di perguruan tinggi Indonesia tidak boleh mendaftar (karena tidak ada waktu untuk melakukan riset setelah lulus).
    -Mahasiswa jenjang sarjana yang memasuki semester 7 pada periode Gelombang 2 dan sudah/akan diterima pada program magister jurusan terkait di perguruan tinggi Indonesia boleh mendaftar (karena masih mempunyai waktu 1-2 tahun untuk melakukan riset selama menempuh pendidikan jenjang magister).
    -Mahasiswa jenjang magister yang baru/akan memasuki semester 1 atau 2 pada periode Gelombang 2 boleh mendaftar.
    -Mahasiswa jenjang magister yang sudah memasuki semester 3 pada periode Gelombang 2 tidak boleh mendaftar.
    -Harus mempunyai keinginan untuk melanjutkan pendidikan dan riset ke jenjang PhD (kombo magister+doktor) pada perguruan tinggi terkemuka di luar negeri.
  5. Seusai mengikuti program Garuda ACE, peserta dapat melanjutkan karir riset mereka ke jenjang PhD (kombo magister+doktor) pada perguruan tinggi terkemuka di luar negeri (baik di Amerika, Eropa, Australia maupun negara-negara Asia yang sudah maju).
  6. Peserta yang berencana untuk langsung bekerja setelah lulus tidak boleh mendaftar, karena program ini tidak akan bermanfaat bagi mereka.
  7. Berkeinginan untuk melakukan riset/penelitian sebagai karir masa depan
  8. Bercita-cita untuk masuk grup penelitian dan pengembangan (research and development) pada perusahaan teknologi besar, start-ups, atau laboratorium nasional (national labs)
  9. Bercita-cita untuk menjadi akademisi jalur riset, menjadi profesor, dan sejenisnya.
  10. Setelah menyelesaikan program pelatihan 6 bulan, yakni dalam periode pasca-pelatihan, peserta harus mempunyai waktu setidaknya 1 tahun dalam kampus untuk melakukan riset sebelum wisuda

Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE 2025 dilakukan melalui https://ace-ina-2025.hotcrp.com. Informasi lebih lanjut dapat detikers cek di https://pmdsu.kemdikbud.go.id/garuda-ace/. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

5 Beasiswa S1-S3 ke Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL/IELTS, Intip Yuk!



Jakarta

Bisa melanjutkan studi di kampus luar negeri adalah impian bagi sebagian orang. Namun, tak semua bisa mewujudkannya karena merasa punya keterbatasan.

Salah satunya dalam berbahasa Inggris. Masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa kuliah ke luar negeri harus memiliki skor kemampuan bahasa Inggris tinggi terlebih dahulu seperti TOEFL atau IELTS.

Namun ternyata ada beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak menjadikan nilai TOEFL/IELTS sebagai syaratnya. Apa saja beasiswa tersebut? Mengutip unggahan Instagram @hasanuddin_univ, berikut daftarnya:


Beasiswa S1-S3 ke Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL

1. Turkiye Burslari Scholarship

Beasiswa ini bisa dicoba untuk mahasiswa S1, S2, S3 hingga doktor penelitian. Tidak ada syarat kemampuan bahasa Inggris, melainkan bahasa Turki.

Tak hanya memberikan bantuan pendidikan dan hidup saja, Turkiye Burslari Scholarship juga akan menjamin mahasiswa ditempatkan di universitas terbaik di Turki.

Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi jika ingin mendaftar beasiswa ini:

  • Bukan warga negara Turki
  • Bagi pendaftar S1 berusia tidak lebih dari 21 tahun
  • Bagi pendaftar S2 berusia tidak lebih dari 30 tahun
  • Bagi pendaftar S3 berusia tidak lebih dari 35 tahun
  • Bagi pendaftar research program berusia tidak lebih dari 45 tahun
  • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 70 bagi pendaftar S1
  • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 75 bagi pendaftar S2 dan S3
  • Memiliki nilai ijazah pendidikan terakhir minimal 90 bagi pendaftar jurusan kedokteran

2. Seoul National University Graduate Fall

Bagi detikers yang bermimpi kuliah di Korea Selatan, beasiswa ini dapat menjadi kesempatan yang bisa dicoba. Ditambah, tak ada syarat skor TOEFL ataupun IELTS.

Penerima manfaat beasiswa ini akan mendapatkan fasilitas biaya kuliah, biaya hidup, biaya buku dan penelitian, dan asuransi kesehatan. Untuk bisa mendaftar beasiswa ini, berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi:

  • Menyiapkan study plan
  • Menyiapkan personal statement
  • Menyiapkan letter of reference
  • Tidak terbatas usia
  • Tidak ada persyaratan GPA

3. Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD)

DAAD adalah salah satu beasiswa yang bisa dicoba bagi detikers yang ingin kuliah di Jerman. Beasiswa ini berlaku bagi mahasiswa calon mahasiswa magister, doktoral atau pascadoktoral.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar beasiswa ini yakni:

  • Telah menyelesaikan gelar sarjana atau berada di tahun terakhir studi (bagi pelamar S2)
  • Telah menyelesaikan gelar magister atau berada di tahun terakhir studi (bagi pelamar S3)
  • Mempunyai prestasi akademis yang tinggi
  • Memiliki tingkat bahasa Jerman menengah
  • Tidak ada batasan usia tetapi ada waktu maksimal antara menyelesaikan gelar sarjana dan mengambil hibah

4. Brunei Darussalam Government Scholarship

Beasiswa ini bersumber langsung dari Pemerintah Brunei Darussalam. Beasiswa berlaku bagi calon mahasiswa D3, S1 dan S2 dari negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), ASEAN, Persemakmuran, dan asosiasi lainnya.

Mau coba beasiswa dari negara tetangga Indonesia ini? Berikut syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu:

  • Warga negara ASEAN, Persemakmuran, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)
  • Berusia maksimal 25 tahun untuk program diploma dan sarjana, serta kurang dari 35 tahun untuk program magister
  • Pelamar bukan warga negara Brunei Darussalam
  • Penerima beasiswa diperbolehkan bekerja selama di Brunei
  • Penerima beasiswa wajib kembali ke negara asal setelah masa studi selesai

5. Russian Government Scholarship

Beasiswa ini juga disediakan oleh Pemerintah Rusia untuk pelajar internasional termasuk dari Indonesia. Bantuan beasiswa bisa dimanfaatkan untuk melanjutkan studi S1, S2 atau S3.

Apa saja syarat untuk mendaftar beasiswa ini? Berikut di antaranya:

  • Bukan warga negara Federasi Rusia
  • Memiliki batas maksimal usia untuk S1 23 tahun, S2 25 tahun, dan S3 35 tahun.
  • Memiliki nilai rata-rata ijazah pendidikan terakhir minimal 80
  • Mempunyai kemampuan bahasa Rusia minimal di level B1, dan bahasa Inggris di level B2
  • Sehat secara jasmani dan rohani
  • Mempunyai minat yang tinggi terhadap bidang studi yang dipilih serta berkomitmen untuk menyelesaikan studi di Rusia

Nah, itulah beberapa beasiswa ke luar negeri yang tidak mensyaratkan nilai TOEFL/IELTS. Detikers tertarik daftar yang mana?

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Peningkatan Bahasa Inggris Dosen & Tendik 2024 Kembali Dibuka, Ayo Daftar!



Jakarta

Detikers berprofesi sebagai dosen atau tenaga kependidikan yang mau meningkatkan skill bahasa Inggris? Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali membuka beasiswa Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris (PKBI) gelombang 2.

Program ini diperuntukkan dosen yang membutuhkan kompetensi bahasa Inggris sebagai syarat studi lanjut. Juga untuk peningkatan kinerja perkantoran bagi tenaga kependidikan.

PKBI akan dilaksanakan selama dua bulan dengan pembelajaran secara luring. Peserta akan fokus belajar untuk meningkatkan skor IELTS atau kompetensi bahasa Inggris yang mendukung administrasi perkantoran.


Tahapan PKBI terdiri dari placement test, kegiatan pembelajaran dan diakhiri dengan tes IELTS. Tertarik mencoba program ini? Mengutip Booklet Beasiswa PKBI Gelombang 2, berikut informasi detailnya:

Komponen Dana Beasiswa PKBI 2024 Gelombang 2

  1. Biaya placement test
  2. Biaya kursus
  3. Biaya tes IELTS
  4. Biaya hidup (ketika peserta mengikuti kursus secara luring)
  5. Biaya perjalanan (ketika peserta mengikuti kursus secara luring atau mengikuti tes IELTS di lokasi tertentu)

Syarat Umum Daftar Beasiswa PKBI 2024

  • Berstatus dosen tetap atau tenaga kependidikan tetap di bawah pembinaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi
  • Bersedia mengikuti kursus dari awal sampai akhir, yang dinyatakan secara tertulis dalam Surat Pernyataan
  • Mendapatkan izin tertulis dari pimpinan instansi asal untuk mengikuti kursus sesuai jadwal yang ditentukan oleh Direktorat Sumber Daya

Syarat Khusus Daftar PKBI 2024

Dosen

  • Memiliki NIDN atau NIDK yang terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI)
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 6.0, atau TOEFL ITP 530, atau TOEFL iBT 70, atau PTE Academic 50 yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit sertifikat)
  • Berusia tidak lebih dari 40 (empat puluh) tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran
  • Pendidikan terakhir jenjang Magister (S2), belum memiliki gelar doktor, dan tidak sedang mengikuti pendidikan jenjang doktor

Tenaga Kependidikan

  • Memiliki NIP atau NITK
  • Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris dengan skor IELTS 5.0 atau TOEFL ITP 425, atau TOEFL iBT 40, atau PTE Academic 40, atau Duolingo 90 yang masih berlaku (dua tahun sejak tanggal terbit sertifikat)
  • Berusia tidak lebih dari 45 (empat puluh lima) tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran
  • Berusia tidak lebih dari 45 (empat puluh lima) tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran

Cara Daftar Beasiswa PKBI 2024

  1. Pendaftaran dibuka selama Oktober 2024
  2. Setelah melengkapi dokumen persyaratan, unggah lewat laman https://beasiswadosen.kemdikbud.go.id
  3. Panitia menyeleksi syarat administrasi pada bulan November
  4. Pengumuman penerima beasiswa diinformasikan pada November
  5. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada Januari – Maret 2025

Demikian informasi seputar penawaran beasiswa PKBI untuk dosen dan tendik. Selamat mencoba.

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Santri Baznas 2024 Dibuka, Kuota hingga 10 Ribu Awardee!


Jakarta

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka pendaftaran Beasiswa Santri 2024 hingga 25 Oktober melalui tautan https://bazn.as/daftarBSB2024. Untuk dicatat, beasiswa ini bukanlah bantuan biaya pendidikan, melainkan beasiswa persiapan masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN) atau kampus favorit di Indonesia tahun 2025.

Mereka yang bisa mendaftar adalah santri aktif yang sedang menempuh pendidikan formal kelas 12 tingkat madrasah aliyah/sederajat.

Tersedia kuota bagi 10.000 santri di seluruh Indonesia yang akan mendapat fasilitas beasiswa berupa pendanaan program sebesar Rp 4 juta. Selain itu santri juga akan mendapat kegiatan pembinaan.


Siap mendaftar? Berikut informasinya dikutip dari postingan Instagram Baznas Indonesia, Rabu (16/10/2024).

Syarat Beasiswa Santri Baznas 2024

Pendaftaran tidak dilakukan secara mandiri oleh santri melainkan kolektif oleh pihak pesantren. Setiap pesantren dapat mengajukan maksimal 30 santri untuk mengikuti program.

Adapun syarat santri yang bisa mendaftar beasiswa ini yaitu:

Syarat Umum

  • Santri Warga Negara Indonesia
  • Berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama, dibuktikan dengan kepemilikan nomor statistik pesantren (NSP)
  • Siswa aktif kelas 12 MA/sederajat di sekolah formal, dibuktikan dengan surat keterangan aktif.
  • Memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program Beasiswa Santri BAZNAS dan direkomendasikan oleh pimpinan pesantren
  • Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman
  • Santri memiliki prestasi akademik dan nonakademik dengan melampirkan rata-rata nilai rapor, sertifikat, atau piagam penghargaan.

Syarat Khusus

  • Santri yang diajukan merupakan santri berprestasi dari keluarga dhuafa, namun santri umum yang berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke PTN/favorit diperbolehkan.
  • Mendapatkan izin dan persetujuan dari orang tua/wali untuk melanjutkan pendidikan ke PTN/favorit
  • Santri tidak terikat kewajiban pengabdian di pesantren setelah lulus dari tingkat MA/sederajat.
  • Bersedia mengikuti seluruh rangkaian program Beasiswa Santri BAZNAS tahun 2024
  • Jika lulus sebagai peserta beasiswa, santri tidak diperkenankan menerima beasiswa lain yang serupa.

Komponen Pendanaan Beasiswa Santri Baznas 2024

Pendanaan Beasiswa Santri sebesar Rp 4 juta per santri yang akan diberikan langsung kepada pesantren penerima. Nantinya, pesantren akan diberikan tugas untuk mengelola dana ini yang bisa digunakan untuk:

1. Biaya Program

  • Biaya bimbel (bimbingan belajar): Biaya bimbel dapat digunakan untuk membiayai kelas bimbel dengan mitra bimbel yang dipilih oleh pesantren.
  • Biaya try out: Biaya try out dapat digunakan untuk membiayai pelaksanaan try out jika berbayar.
  • Biaya buku: Biaya buku dapat digunakan untuk membeli buku persiapan tes masuk perguruan tinggi.

2. Biaya Operasional program

  • Atribut pelaksanaan program: Atribut pelaksanaan program dapat digunakan untuk pembuatan jaket/blazer/kaos bagi santri penerima beasiswa, pencetakan banner, dan atribut yang terkait dengan keberlangsungan pelaksanaan program.
  • Education expo
  • Biaya internet.

Cara Daftar Beasiswa Santri Baznas 2024

1. Pesantren harus membaca dan memahami buku panduan program yang bisa dilihat pada tautan https://bazn.as/panduanBSB2024.

2. Pesantren mengisi formulir pendaftaran program secara online melalaui tautan https://bazn.as/daftarBSB2024.

3. Unggah dokumen persyaratan yang dibutuhkan, yaitu:

  • Proposal dokumen yang diberi nama “Proposal-(Nama Pesantren) berbentuk pdf. Format proposal bisa dilihat di buku panduan program.
  • Data terpadu santri (dalam bentuk file excel) – dokumen diberi nama “DTS-(Nama Pesantren)”
  • Strategi program (dalam bentuk pdf) – dokumen diberi nama “Strategi-(Nama Pesantren)” yang berisi rencana pelaksanaan program, data santri yang diajukan, data lulusan 3 tahun terakhir, dan rencana anggaran biaya (RAB).

Jadwal Seleksi Beasiswa Santri Baznas 2024

  • Pendaftaran: 15-25 Oktober 2024
  • Seleksi administrasi: 28 Oktober – 8 November 2024
  • Seleksi substansi: 11-15 November 2024
  • Pengumuman akhir: 25 November 2024

Itulah informasi pendaftaran Beasiswa Santri Baznas 2024. Berminat mendaftar detikers?

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Seleksi Beasiswa Pendidikan Indonesia Dalam Negeri 2024 Diumumkan, Begini Cara Ceknya!


Jakarta

Hasil seleksi akhir Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Dalam Negeri Tahun 2024 sudah mulai diumumkan. Sudah cek hasil seleksi milikmu?

Seperti yang diketahui BPI adalah program beasiswa pemerintah di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (BPI Kemendikbudristek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Beasiswa ini mendanai program bergelar jenjang S1, S2, dan S3 di kampus luar dan dalam negeri serta program tidak bergelar (non-degree.)

Seleksi 2024 untuk BPI Dalam Negeri dan Luar Negeri dibuka pada Mei-Juni lalu. Peserta harus melalui dua jenis seleksi yakni administrasi dan substansi.


Hasil seleksi akhir disampaikan kepada panitia seleksi untuk dilakukan rapat pleno. Mereka yang disetujui dalam rapat pleno ditetapkan sebagai penerima beasiswa BPI Kemendikbudristek yang diumumkan Jumat (11/10/2024) kemarin.

Adapun cara cek apakah peserta lolos seleksi BPI Dalam Negeri Tahun 2024 dan informasi lainnya yakni sebagai berikut.

Cara Cek Hasil Seleksi BPI Dalam Negeri 2024

Mengutip postingan Instagram Awardee BPI, Sabtu (12/10/2024) peserta bisa melihat hasil seleksi melalui akun pendaftaran dan surel yang digunakan saat pendaftaran BPI. Untuk melihat pengumuman melalui akun pendaftaran langkah-langkahnya yakni:

1. Buka laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/pendaftaran/login

2. Masukkan Username/NIK yang telah didaftarkan.

3. Masukkan password yang telah didaftarkan.

4. Masukan hasil penjumlahan Capcha yang tertera lalu klik “Sign In”.

5. Setelah berhasil masuk akun, peserta akan langsung mendapat pengumuman hasil seleksi BPI.

6. Pelamar juga bisa mengecek hasil melalui surel terdaftar. Akan ada sebuah email dengan subjek “Pengumuman Hasil Seleksi” dari alamat noreply@bpikemdikbud.id.

Pelamar yang dinyatakan lolos akan mendapatkan informasi registrasi ulang dan langkah selanjutnya kemudian. Informasi ini akan disampaikan secara berkala melalui email masing-masing awardee.

“Bagi yang dinyatakan Lolos dan diterima Beasiswa Pendidikan Indonesia Dalam Negeri untuk informasi registrasi ulang dan langkah selanjutnya akan diinfokan kembali, cek secara email masing-masing ya,” tulis Awardee BPI di postingan akun Instagram resminya.

Komponen Pembiayaan BPI Kemendikbudristek

Pelamar yang berhasil lolos seleksi akan mendapat komponen pembiayaan beasiswa yang meliputi:

1. Dana Pendidikan

  • Biaya kuliah (tuition fee)
  • Pendaftaran
  • Tunjangan buku
  • Bantuan penelitian tesis/disertasi
  • Bantuan publikasi jurnal internasional

2. Biaya Pendukung

  • Transportasi
  • Aplikasi visa
  • Asuransi kesehatan
  • Kedatangan
  • Biaya hidup bulanan
  • Keadaan darurat
  • Tunjangan keluarga

Pelanggaran dan Sanksi BPI Kemendikbudristek

Selama berstatus mahasiswa BPI Kemendikbudristek, pelamar harus mematuhi peraturan yang ada. Mereka yang melanggar akan mendapat sanksi sesuai yang tertera dalam Buku Panduan BPI Bergelar Tahun 2024. Adapun sanksi tersebut yakni:

  1. Pendaftar yang melakukan kecurangan selama tahapan pendaftaran dan/atau seleksi beasiswa dikategorikan sebagai pelanggaran ketentuan dan persyaratan seleksi.
  2. Pendaftar yang melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi akan digugurkan dan tidak dapat mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
  3. Apabila pendaftar yang telah ditetapkan sebagai Calon Penerima Beasiswa atau Penerima Beasiswa di kemudian hari diketahui melanggar ketentuan dan persyaratan seleksi dan/atau tidak memenuhi persyaratan yang disampaikan pada surat pernyataan, maka akan diberi sanksi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BPPT.
  4. Apabila pendaftar yang telah ditetapkan sebagai Calon Penerima Beasiswa atau Penerima Beasiswa di kemudian hari diketahui memberikan informasi atau dokumen yang tidak benar atau palsu, maka akan dikenakan sanksi administratif berat berupa pemberhentian sebagai penerima beasiswa. Ia juga memiliki kewajiban pengembalian dana studi yang telah diterima dan pemblokiran untuk mengikuti program BPPT di masa mendatang.
  5. Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan di atas, maka BPPT dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.

Itulah informasi terkait pengumuman BPI Dalam Negeri 2024. Bagaimana dengan hasil milikmu detikers?

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Wacana Awardee LPDP Tak Harus Balik RI, Menko PMK Pertanyakan Return Investasi


Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno merespons kabar penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air usai studi di luar negeri. Ia menilai beasiswa LPDP sebagai bentuk investasi sumber daya manusia dalam negeri yang perlu mendapat return atau imbal balik.

“Jadi kalau saya kan begini, kita ini kan, pemerintah itu, negara itu kan investasi besar untuk pengembangan SDM. Investasi besar sejak awal ya, mulai dari sekolah dasar, menengah, tinggi, dan lain-lain. Oleh karena itu negara berhak untuk mendapatkan return dari investasi itu,” kata Pratikno, dikutip dari kanal YouTube Antara TV Indonesia, Kamis (7/11/2024).

“Investasi itu kan dimaksudkan untuk membangun bangsa dan negara, menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.


Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menyatakan penerima beasiswa LPDP tak wajib pulang ke Tanah Air usai merampungkan pendidikan di luar negeri. Satryo mengatakan para alumni beasiswa LPDP dapat berkontribusi untuk Indonesia kendati tinggal di luar negeri.

Ia menjelaskan, para penerima beasiswa LPDP bisa tinggal di luar negeri jika mendapat izin dari Indonesia. Contohnya seperti izin tinggal untuk bekerja di lembaga internasional atau menjadi perwakilan RI di lembaga-lembaga berkapasitas internasional.

“Kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik, kan juga baik ya, nggak ada masalah,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

“Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” imbuhnya.

Sedangkan penerima beasiswa LPDP yang wajib pulang ke Tanah Air adalah mereka yang memiliki ikatan dinas. Contohnya seperti pegawai kementerian atau lembaga.

“Kalau yang berangkat dengan ikatan dinas, departemen misalkan sekolahkan untuk dia belajar di sana, dia harus pulang segera,” ucapnya

Satryo mengatakan penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air juga karena kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia. Sebab pemerintah sendiri kekurangan dana untuk mengatasi soal lahan pekerjaan bagi alumni LPDP.

Aturan Penerima Beasiswa LPDP Wajib Pulang ke Tanah Air

Dikutip dari laman LPDP Kemenkeu, saat ini program beasiswa LPDP mewajibkan alumni untuk mengabdi di Indonesia dalam kurun waktu 2n+1, yaitu dua kali masa studi + 1 tahun. Mereka yang tidak pulang dalam kurun waktu 90 hari dapat dikenakan sanksi pengembalian dana beasiswa hingga pemblokiran dari program LPDP.

Aturan di atas dapat dikecualikan untuk:

  • Alumni yang menjadi perwakilan RI di sebagai anggota PBB, World Bank, ADB, IDF, FIFA, IMF, atau lembaga internasional di mana Indonesia menjadi anggotanya.
  • PNS, personel TNI, personel Polri, pegawai swasta, pegawai BUMN yang ditugaskan ke luar negeri
  • Alumni yang ditugaskan lembaga pemerintah untuk ke luar negeri
  • Penerima program pascastudi kerja sama LPDP dan mitra
  • Dokter dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan
  • Penerima ikatan dinas yang boleh menetap di luar negeri sesuai peraturan perundang-undangan
  • Penerima izin studi lanjutan
  • Mahasiswa postdoctoral yang dalam masa pengabdian 2n+1 dapat tinggal di luar negeri dengan lapor kelulusan terlebih dahulu lewat aplikasi e-beasiswa dan melengkapi persyaratan via portal bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id
  • Peserta magang di luar negeri berdurasi maksimal 2 tahun yang memperoleh izin dan memenuhi ketentuan mulai magang maksimal 3 bulan usai kelulusan; pengajuan izin dilakukan via bantuan.lpdp.kemenkeu.go.id

Bila detikers ingin menyampaikan aspirasi apakah sebaiknya penerima beasiswa LPDP ini wajib pulang kembali ke tanah air, bisa menyampaikan pendapatnya ke Point of View (POV) detikEdu di sini!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com