Category Archives: Beasiswa

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Khusus Kader Ulama Dibuka, Cek Infonya di Sini



Jakarta

Beasiswa LPDP tengah dibuka dalam beragam program beasiswa sesuai kebutuhan pelamar. Salah satunya yaitu Beasiswa LPDP 2025 Kader Ulama yang telah dibuka hari ini, Jumat (17/1/2025).

Beasiswa LPDP Khusus Calon Ulama yang dikenal dengan Beasiswa Kader Ulama adalah beasiswa jenjang magister dan doktoral yang dikelola Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) bekerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan pembiayaan LPDP yang diperuntukan bagi calon ulama.

Dalam beasiswa ini, pelamar bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti perkuliahan di Institut PTIQ Jakarta pada program studi magister maupun doktor Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.


Adapun pendaftaran dapat dilakukan melalui https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/. Tertarik mendaftar? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Manfaat Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025

Melansir dari Panduan Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Kader Ulama Tahun 2025 oleh LPDP, komponen Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025 terdiri dari:

Dana Pendidikan

Dana Pendaftaran
Dana SPP/Tuition Fee/Uang Kuliah Tunggal
Dana Tunjangan Buku
Dana Penelitian Tesis/Disertasi
Dana Seminar Internasional
Dana Publikasi Jurnal Internasional

Dana Pendukung

Dana Transportasi
Dana Asuransi Kesehatan
Dana Kedatangan
Dana Hidup Bulanan
Dana Lomba Internasional
Dana Tunjangan keluarga (khusus Doktor)
Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

Syarat Dokumen Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Scan ijazah S1/D4/S2 (asli atau legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus)
  3. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi).
  4. Scan transkrip nilai S1/D4/S2 (bukan transkrip profesi)
  5. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendiktisaintek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan
  6. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan
  7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
  8. Letter of Acceptance (LoA) yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
  9. Surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidang keagamaan
  10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit
  11. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/Polri sesuai ketentuan
  12. Surat Kesediaan menjadi promotor dan/atau co-promotor bagi pendaftar jenjang Doktor (opsional)

Jadwal Seleksi Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025

Pendaftaran seleksi: 17 Januari-17 Februari 2025
Seleksi administrasi: 18 Februari-6 Maret 2025
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
Pengajuan sanggah: 8-10 Maret 2025
Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
Seleksi bakat skolastik: 14 – 28 April 2025
Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
Seleksi substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2025

Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Kader Ulama LPDP 2025. Tertarik mendaftar?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Program yang Dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1, Cek Dulu Sebelum Daftar



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah dibuka hingga 17 Februari mendatang. Sebelum mendaftar, pelamar wajib mengetahui program yang dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1.

Seperti diketahui, Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) yang menawarkan bantuan biaya pendidikan tinggi.

Beasiswa ini dibuka dua kali dalam setahun dengan program beasiswa yang berbeda-beda. Dengan mengetahui program beasiswa mana yang akan dibuka, detikers bisa lebih siap untuk menyiapkan pendaftaran.


Kali ini, tahapan Beasiswa LPDP yang dibuka adalah Tahap 1 dengan sejumlah program. Setelah pendaftaran ditutup pada 17 Februari, pendaftar masih harus melalui tahap seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi. Apabila berhasil lolos semua tahap, maka pendaftar berhak menjadi penerima manfaat Beasiswa LPDP 2025.

Penasaran apa saja program yang dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1? Simak di bawah ini.

Program yang Dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

Melansir laman resminya, kategori Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 adalah Program Umum, Program Afirmasi, Program Targeted, dan Program Targeted Bundling. Simak rinciannya berikut ini:

Program Umum

Beasiswa Reguler
Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
Beasiswa Parsial

Program Afirmasi

Beasiswa Penyandang Disabilitas
Beasiswa Putra-putri Papua
Beasiswa Daerah Afirmasi
Beasiswa Pra Sejahtera

Program Targeted

Beasiswa PNS, TNI, POLRI
Beasiswa Kewirausahaan
Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
Beasiswa Doktor Praktisi

Program Targeted – Beasiswa Bundling

Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Master in Venture Creation (MSVC) dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU MBA dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Business School Master dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UNSW Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-France Master dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-Tsinghua Master of Finance dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UST Korea Master Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-University of Dundee Doktor dan Non Prioritas

Cara Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

Setelah yakin dengan program beasiswa yang akan diikuti, detikers bisa mengikuti langkah pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 berikut ini:

  1. Kunjungi laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
  2. Lengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
  3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
  4. Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, dan lainnya dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

Melansir dari laman resminya, berikut jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1:

Pendaftaran seleksi: 17 Januari-17 Februari 2025
Seleksi administrasi: 18 Februari-6 Maret 2025
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
Pengajuan sanggah: 8-10 Maret 2025
Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
Seleksi bakat skolastik: 14-28 April 2025
Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
Seleksi substansi: 6 Mei-5 Juni 2025
Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2025

Itulah program yang dibuka pada Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1. Ada program impianmu, detikers?

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1, Pelamar Jangan Sampai Terlewat!



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 dibuka mulai hari ini Jumat 17 Januari 2025. Agar tidak terlewat, cek jadwal lengkap Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 berikut ini.

Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) yang menawarkan bantuan pendidikan tinggi. Penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan biaya kuliah, tunjangan hidup, dan lain sebagainya.

Beasiswa ini dibuka dua kali dalam setahun melalui beasiswalpdp.kemenkeu.go.id. Tahap pertama biasanya dibuka pada Januari, sementara tahap kedua akan dibuka pada bulan Juni.


Setelah mendaftar, pelamar masih harus melalui tahap seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi. Apabila berhasil lolos semua tahap, maka pelamar berhak menjadi penerima manfaat Beasiswa LPDP 2025.

Namun perlu diingat, periode pendaftaran Beasiswa LPDP di setiap tahapnya hanya dibuka selama 1 bulan. Oleh karena itu, penting bagi para pelamar untuk menyiapkan berkas pendaftaran dari jauh hari dan rutin mengecek jadwal pendaftaran.

Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

Melansir dari laman resminya, berikut jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1:

Pendaftaran Seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
Seleksi Administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 7 Maret 2025
Pengajuan Sanggah: 8 – 10 Maret 2025
Pengumuman Hasil Sanggah: 24 Maret 2025
Seleksi Bakat Skolastik: 14 – 28 April 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 2 Mei 2025
Seleksi Substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 19 Juni 2025
Periode Perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

Program Beasiswa yang Dibuka pada Tahap 1 Tahun 2025

Perlu dipahami jika tidak semua jenis Beasiswa LPDP 2025 dibuka dalam tahap 1 ini. Daftar program beasiswa yang dibuka yakni:

Program Umum

Beasiswa Reguler
Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
Beasiswa Parsial

Program Afirmasi

Beasiswa Penyandang Disabilitas
Beasiswa Putra-putri Papua
Beasiswa Daerah Afirmasi
Beasiswa Prasejahtera

Program Targeted

Beasiswa PNS, TNI, POLRI
Beasiswa Kewirausahaan
Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
Beasiswa Doktor Praktisi

Program Targeted – Beasiswa Bundling

Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Master in Venture Creation (MSVC) dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU MBA dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Business School Master dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UNSW Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-France Master dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-Tsinghua Master of Finance dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UST Korea Master Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-University of Dundee Doktor dan Non Prioritas

Demikian jadwal beasiswa LPDP 2025 Tahap 1. Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S2 Manaaki Selandia Baru Dibuka, Ada Gratis Tes Bahasa Inggris


Jakarta

Pemerintah Selandia Baru membuka beasiswa Manaaki New Zealand Scholarships untuk pemuda Asia Pasifik mulai 1-28 Februari 2025. Pelamar asal Indonesia diutamakan berasal dari sejumlah kawasan di Indonesia Timur.

Setelah dinyatakan masuk daftar kandidat penerima beasiswa, peserta seleksi baru perlu menyertakan dokumen skor kemampuan bahasa Inggris IELTS, TOEFL, PTE Academics, atau Cambridge Academic English yang diperoleh dari 12 bulan terakhir.

Jika belum punya sertifikat skor bahasa Inggris, pihak panitia beasiswa akan mengorganisir dan mendanai biaya tes bahasa Inggris kandidat penerima beasiswa. Khusus peserta yang memilih tes IELTS wajib memiliki paspor.


Calon penerima beasiswa S2 dengan skor bahasa Inggris hampir memenuhi syarat dapat diberikan pelatihan bahasa Inggris di Indonesia maksimal 1 tahun.

Berminat mendaftar? Simak syarat dan ketentuannya di bawah ini untuk pelamar asal Indonesia.

Beasiswa S2 Selandia Baru Manaaki

Beasiswa Pemerintah Selandia Baru ini meliputi:

  • Biaya tes bahasa Inggris
  • Pelatihan bahasa Inggris (bagi kandidat yang dinilai membutuhkan)
  • Biaya kuliah penuh
  • Tunjangan hidup
  • Tunjangan kedatangan (bisa untuk akomodasi, buku teks, dan bahan belajar lain)
  • Asuransi kesehatan
  • Biaya bimbingan belajar jika diperlukan
  • Tiket pesawat PP
  • Asuransi perjalanan
  • Uang penggantian pengajuan visa dan immigration levy
  • Uang penggantian biaya pengecekan kesehatan imigrasi
  • Perjalanan pulang selama beasiswa jika menempuh pendidikan selama 1,6 tahun (1-2 kali perjalanan, tergantung durasi)
  • Tunjangan reintegrasi untuk biaya persiapan kembali ke negara asal
  • Bantuan biaya penelitian dan tesis

Syarat Beasiswa Manaaki Selandia Baru

  • Usia minimal 18 tahun saat mulai menjalani program beasiswa
  • Usia maksimal diutamakan di bawah 40 tahun
  • Pelamar asal Indonesia diutamakan dari:
    – Maluku
    – Maluku Utara
    – Nusa Tenggara Barat
    – Nusa Tenggara Timur
    – Papua
    – Sulawesi
  • Wajib berkontribusi pada negara asal di bidang pembangunan sosial atau ekonomi selama minimal 2 tahun setelah merampungkan kuliah dengan beasiswa.
  • Wajib tinggal di Indonesia selama 2 tahun sebelum mendaftar beasiswa, kecuali:
    – Tengah bekerja untuk negara asal dalam tugas diplomatik
    – Tengah kuliah di luar negeri
  • Wajib memenuhi syarat akademik dan bahasa Inggris yang ditetapkan oleh kampus pilihan masing-masing
  • Memilih prodi yang sesuai ketentuan beasiswa sebelum mendaftar

Syarat Pengalaman Kerja

  • Pelamar program pascasarjana wajib memiliki pengalaman kerja relevan, baik yang digaji, tidak digaji, atau sukarela (volunteer) dan memenuhi salah satu kriteria berikut:
    – Minimal 1 tahun kerja penuh waktu (30 jam per minggu atau lebih)
    – MInimal 2 kerja paruh waktu (hingga 29 jam per minggu)
  • Pelamar program pascasarjana diutamakan yang akan melanjutkan kerja di bidang/sektor relevan setelah rampung kuliah dengan beasiswa
  • Khusus pelamar yang sedang bekerja maupun yang dalam ikatan kerja tanpa gaji tidak dikenakan syarat pengalaman kerja relevan.

Daftar Bidang Prodi

Berikut daftar bidang prodi S2 yang dapat dilamar peserta seleksi asal Indonesia:

1. Climate Change and Resilience

Climate Change and The Environment

  • Civil engineering
  • Climate change
  • Climate change science
  • Environmental law
  • Environmental policy and planning
  • Natural resource management
  • Water management
Disaster Risk Management
  • Disaster management
  • Emergency management
  • Geology
  • Geotechnical engineering
Food Security and Agriculture
  • Agribusiness
  • Agricultural science
  • Agricultural technology
  • Aquaculture
  • Biosecurity
  • Farm management
  • Food technology
  • Supply chain management

2. Good Governance

Renewable Energy
  • Energy distribution systems and technologies
  • Energy management
  • Energy policy
  • Geothermal, hydroelectric, hydrothermal, solar and wind energy
Governance
  • Cyber security
  • E-government
  • Government services: public policy, public service management
  • HR management
  • Human rights
  • International law
  • International relations
  • Peace and conflict studies

Pendaftaran dapat ditutup lebih dini jika volume pendaftaran dari Indonesia tinggi. Informasi beasiswa S2 Selandia Baru Manaaki New Zealand Scholarship bisa diakses dengan klik https://www.nzscholarships.govt.nz/. Semoga bermanfaat!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Mendiktisaintek Sebut KIP Kuliah Akan Berganti Nama, Jadi Apa?



Jakarta

Pemerintah membuka pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025. Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro.

“Dengan ini saya menyatakan pendaftaran program KIP-Kuliah tahun 2025 secara resmi saya buka,” katanya dalam siaran YouTube Kemendiktisaintek, Selasa (4/2/2025).

Seraya membuka pendaftaran KIP Kuliah 2025, Satryo juga menyampaikan bahwa ada rencana perubahan nama program ini. Ia mengatakan perubahan nama ini karena harus sesuai dengan kabinet saat ini.


“Dalam waktu yang dekat kami akan memberikan nama yang baru untuk program ini karena disesuaikan dengan kabinet sekarang yang sedang berjalan,” tuturnya.

Ia menuturkan beasiswa KIP Kuliah memang mengalami perubahan setiap pemerintahan baru. Baik pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga Presiden Jokowi.

“Kita tahu bahwa KIP Kuliah ini dijalankan pada masa pemerintahan Presiden Jokowi selama dua periode, pada sebelumnya program ini dinamakan Bidikmisi pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” tuturnya.

Saat ini Satryo tengah mendiskusikan nama yang tepat bersama presiden. Ia berharap akan segera ada nama baru untuk program ini.

“Untuk sekarang sedang kita diskusikan dengan Bapak Presiden, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat nama yang digunakan tentu sesuai dengan semangat memberi beasiswa untuk anak Indonesia,” katanya.

Masa pendaftaran KIP Kuliah untuk tahun ini telah dibuka sejak 3 Februari 2025. Sementara waktu penutupannya yakni pada 31 Oktober 2025.

Adapun seleksi dan penetapan penerima KIP Kuliah akan dilakukan mulai 1 Juli hingga 31 Oktober 2025. Bagi detikers yang akan mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maka bisa mendaftar KIP sehari sebelum pendaftaran seleksi tersebut.

Bantuan KIP Kuliah 2025 mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup. Besaran bantuan pendidikan disesuaikan dengan biaya di masing-masing kampus.

Sementara besaran biaya hidup dikelompokkan menjadi lima klaster yakni Rp 800.000, Rp 950.000, Rp 1.100.000, Rp 1.250.000, dan Rp 1.400.000 per bulan.

“Dengan program ini pemerintah memiliki visi besar untuk memberikan kesempatan yang adil dan setara di seluruh Indonesia untuk dapat meningkatkan kompetensinya di bidang pendidikan tinggi,” katanya.

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com

KIP Kuliah 2025 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Jadwal, hingga Cara Daftarnya


Jakarta

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Satryo Soemantri Brodjonegoro resmi membuka KIP Kuliah 2025 pada Selasa (4/2/2025). Pada kesempatan ini ia mengungkap kebijakan ini akan berganti nama baru.

Pergantian nama tersebut dikarenakan penyesuaian terhadap kabinet yang tengah berjalan.

“Untuk yang sekarang sedang kita diskusikan dengan Pak Presiden, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita punya nama yang akan kita gunakan di sini. Tentu dengan semangat yang sama, yaitu memberikan beasiswa untuk anak-anak Indonesia yang berpotensi pintar untuk dapat berkuliah di perguruan tinggi di Indonesia,” kata Satryo.


Bagi detikers yang hendak mendaftar KIP Kuliah, cek apa saja syarat hingga cara mendaftar KIP Kuliah 2025!

Syarat KIP Kuliah 2025

  • Lulusan SMA/SMK/sederajat yang lulus pada 2025, 2024, dan 2023.
  • Lulus seleksi mahasiswa baru melalui semua jalur masuk, baik PTN atau PTS pada program studi (prodi) yang sudah terakreditasi resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Mempunyai potensi akademik baik, tetapi mengalami keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus, dengan didukung bukti dokumen yang sah.

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

  • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
  • Berasal dari keluarga yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bansos Kementerian Sosial, yang lulus SNBP/SNBT/jalur mandiri PTN.
  • Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTS.
  • Termasuk kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus SNBP/SNBT/seleksi mandiri PTN.
  • Masuk ke dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal desil tiga P3KE yang lulus seleksi mandiri PTS.
  • Berasal dari panti sosial/asuhan yang lulus melalui jalur seleksi mana pun di PTN maupun PTS.
  • Lulus seleksi melalui jalur masuk mana pun di PTN dan PTS dan memenuhi syarat miskin/rentan miskin sesuai ketentuan, yang dibuktikan dengan:

– Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali maksimal Rp 4 juta setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.

– Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan dan dilegalisasi pemerintah, minimal tingkat desa/kelurahan dengan disertai bukti dukung dan akan diverifikasi perguruan tinggi.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri atau didaftarkan oleh perguruan tinggi penerima. Artinya, kampus mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan registrasi ulang.

Jika mendaftar secara mandiri, berikut ini tahap-tahapannya:

1. Mendaftar

Siswa mendaftar di kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id dengan memasukkan NISN, NPSN, NIK, dan alamat email.

2. Validasi

Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN ke Dapodik.

3. Pengiriman Nomor Pendaftaran

Apabila validasi berhasil, sistem KIP Kuliah akan mengirimkan nomor pendaftaran dan kode akses ke alamat email yang didaftarkan.

4. Finalisasi

Siswa melengkapi berkas pendaftaran dan memilih jenis seleksi yang akan diikuti (SNBP/SNBT/Mandiri).

5. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

Siswa mengikuti proses seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP/SNBT/Mandiri).

6. Verifikasi Perguruan Tinggi

Calon penerima KIP Kuliah yang lulus masuk perguruan tinggi akan diverifikasi lebih lanjut oleh kampus sebelum diusulkan sebagai calon penerima.

Jadwal KIP Kuliah 2025

Pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025

Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025

Penetapan penerima baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Demikian informasi KIP Kuliah 2025 dari syarat hingga cara mendaftar. Semoga beruntung!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

KJP Plus Tahap II Tahun 2024 Bulan Februari Cair, Segera Cek Rekening!



Jakarta

Bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2024 bulan Februari akan dicairkan secara bertahap. Total, ada 523.622 penerima dari berbagai jenjang.

Seperti diketahui, KJP Plus adalah bantuan pendidikan khusus siswa domisili Jakarta yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan ini berupa biaya penunjang pendidikan serta tambahan SPP.

Melalui Instagram resminya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengumumkan dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024 bulan Februari mulai dicairkan pada 4 Februari 2025. Berapa besarannya? Simak rinciannya berdasarkan laman resmi KJP Plus dan arsip detikEdu.


Besaran Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

Jenjang SD/MI

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 135 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130 ribu
Jumlah Penerima: 242.919 siswa

Jenjang SMP/MTs

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 185ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan:Rp 170 ribu
Jumlah Penerima: 147.341 siswa

Jenjang SMA/MA

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 235 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 185 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290 ribu
Jumlah Penerima: 48.876 siswa

Jenjang SMK

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 235 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 215 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240 ribu
Jumlah Penerima: 83.403 siswa

Jenjang PKBM

Biaya Rutin Per Bulan: Rp 185 ribu
Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115 ribu
Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: 0
Jumlah Penerima: 1.083 siswa

Pencairan dana bagi penerima baru KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dilakukan setelah terselesaikannya proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.

Cara Cek Pencairan Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

Pencairan dana KJP Plus tahap II tahun 2024 dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing siswa. Ada dua cara pengecekan pencairan dana KJP Plus yang bisa kamu ikuti.

Datang Langsung ke Bank DKI

1. Datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank.

2. Ungkap keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus Tahap II

3. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu.

Pengecekan Melalui Mesin ATM

1. Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening

2. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan siswa bantuan digunakan secara non-tunai.

Proses Pembukuan Bagi Penerima KJP Baru

Bagi penerima KJP baru, dana bisa cair jika telah menyelesaikan proses pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM.

Adapun tahapannya yakni:

1. Datang ke Bank DKI terdekat

2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan kartu ATM

3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan kartu ATM jika prosesnya telah selesai

4. Setelah buku tabungan dan kartu ATM diterima, akan dilakukan upload danaKJP Plus ke rekening penerima baru.

Cakupan Penggunaan Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

Dana KJP Plus dapat digunakan untuk kebutuhan siswa. Termasuk:

Buku tulis
Buku gambar
Buku pelajaran
Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
Alat dan atau bahan praktik
Seragam sekolah dan kelengkapannya
Sepatu dan kaos kaki sekolah
Tas sekolah
Pakaian olahraga sekolah
Buku pelajaran penunjang
Kudapan bergizi
Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
Alat bantu pendengaran
Kalkulator scientific
USB flashdisk sebagai alat simpan data
Seragam pramuka dan kelengkapannya
Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
Komputer/Laptop

Informasi lebih lanjut mengenai Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II bulan Februari bisa dicek melalui Instagram @disdikdki atau @upt.p4op.

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com

Info Terbaru Pencairan Dana KIP Kuliah Semester Genap 2024/2025, Catat!


Jakarta

Ketua Tim Kerja Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Septien Prima Diassari menyampaikan informasi terbaru tentang telatnya pencairan dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah). Terutama bagi mahasiswa on going di semester genap 2024/2025.

Dias panggilan akrabnya menjelaskan penyaluran KIP Kuliah semester genap 2024/2025 saat ini masih menunggu struktur perbendaharaan program tersebut. Hal ini menjadi imbas dari pemisahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi tiga kementerian baru.

“Kami belum dapat memproses penyaluran untuk (KIP Kuliah) genap 2024/2025. Masih menunggu struktur-struktur terkait untuk perbendaharaan penyaluran KIP Kuliah,” ujarnya dikutip dari tayangan YouTube Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025, Rabu (5/2/2025).


Diusahakan Maret 2025

Lebih lanjut Dias menjelaskan karena kini kementerian pendidikan terbagi menjadi dua yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), ada beberapa anggaran yang masih diblokir. Pemblokiran ini memerlukan waktu untuk bisa dibuka.

“Butuh beberapa proses untuk bisa kita buka blokir anggaran. Di mana blokir adalah imbas dari pemisahan kementerian. Jadi semua bantuan masih diblokir,” tambahnya lagi.

Setelah penyelesaian struktur dan perbendaharaan ini, Dias berharap KIP Kuliah bisa disalurkan kepada mahasiswa pada Maret 2025 mendatang.

Menunggu waktu ini, ia meminta agar seluruh pimpinan perguruan tinggi memastikan seluruh mahasiswa penerima KIP Kuliah memiliki status aktif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Sehingga penyaluran bisa cepat dilaksanakan jika sudah waktunya.

“Semua perguruan tinggi memastikan seluruh mahasiswa on going bisa distatuskan aktif di PDDikti. Sehingga dalam penyaluran nanti begitu dibuka kita bisa lancar dan bisa lebih cepat lagi (penyalurannya),” ungkap Dias.

Kemendiktisaintek juga akan mengeluarkan surat edaran resmi terkait hal ini kepada perguruan tinggi dalam waktu dekat.

Besaran Dana KIP Kuliah

Seperti yang diketahui, penerima KIP Kuliah berhak menerima dua jenis bantuan dana. Yakni uang kuliah yang langsung dibayarkan ke perguruan tinggi dan batuan biaya hidup yang disalurkan ke rekening masing-masing penerima KIP Kuliah.

Adapun besaran bantuan biaya hidup berbeda-beda berdasarkan indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan. Besarannya adalah:

  • Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
  • Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
  • Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
  • Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
  • Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

Cara Melihat Progres Pencairan Dana KIP Kuliah

Melansir laman resmi KIP Kuliah Kemendiktisaintek, mahasiswa penerima bantuan bisa melihat progres pencairan dana bantuan secara mandiri. Hal ini bisa dipantai pada sistem KIP Kuliah. Caranya yakni:

1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Klik Login Siswa

3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik nomor berapa, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur dan bisa diterima mahasiswa.

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Potong Dana PIP akan Dikenai Sanksi Pidana



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Dasar, dan Menengah (Kemendikdasmen) mengingatkan sekolah agar mematuhi aturan dalam pencairan bantuan PIP. Apabila melakukan pemotongan, maka akan mendapat sanksi pidana.

“Satuan pendidikan harus menjaga mematuhi Panduan PIP. Sebab, akan ada sanksi pidana kepada pelaku jika ternyata diketahui memotong dana PIP,” tegas Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Kapuslapdik) Kemendikdasmen, Adhika Ganendra, dalam keterangan resmi yang diterima detikEdu, Rabu (5/2/2025).

Apabila ada hal yang tidak sesuai dalam penyaluran PIP, masyarakat dapat melakukan pengaduan melalui:


1. Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikdasmen melalui Telepon: Hotline 777, surel: pengaduan@kemdikbud.go.id, laman : ult.kemdikbud.go.id
2. Inspektorat Jenderal Kemendikdasmen melalui laman https: //posko-penqaduan. itjen.kemdikbud.go.id, https://www.lapor.go.id, www.dikdasmen.go.id
3. Puslapdik melalui SIPINTAR pada menu pengaduan
4. Dinas Pendidikan Provinsi melalui tim Pelaksana PIP tingkat provinsi
5. Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota melalui tim Pelaksana PIP tingkat kabupaten/Kota
6. Satuan pendidikan melalui tim Pelaksana PIP tingkat satuan pendidikan
7. Bank/lembaga penyalur di tingkat pusat atau di tingkat wilayah/cabang.

Minta Sekolah Koordinasi dengan Disdik

Terkait pemutakhiran data penerima, Adhika meminta sekolah agar berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat jika mengalami kendala. Sebab, keterisian data siswa di Dapodik dalam rangka pengusulan PIP ini menjadi titik awal pemrosesan data sampai ke penetapan.

“Data yang tertinggal atau belum dimutakhirkan sebelum batas waktu 10 Februari, maka baru akan diolah pada cut off kedua tahun penyaluran yaitu 31 Agustus 2025,” katanya.

Adhika juga berpesan bahwa pihak satuan pendidikan untuk terus meningkatkan transparansi dan sekolah harus mengumumkan daftar penerima sebagaimana informasi SK PIP yang terpublikasi di Aplikasi Si Pintar.

Informasi Mengenai Pengusulan PIP

Adhika meminta sekolah agar memperhatikan variabel-variabel penting terkait dalam pengusulan PIP. Untuk memperoleh informasi terkini seputar PIP, mulai dari panduan, peraturan, SK Pemberian, SK Nominasi dan KIP Digital, sekolah bisa langsung mengakses Si Pintar dengan melalui alamat pip.kemdikbud.go.id.

“Bila ada aspek yang janggal, bapak ibu dapat melapor kepada daftar lembaga yang termaktub dalam Lampiran Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 19 Tahun 2024 tentang Petunjuk Pelaksanaan Program Indonesia Pintar Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah,” ujar Adhika.

Sebagai informasi, penyaluran dana PIP setiap tahunnya mencapai jumlah target sejak tahun 2015 yaitu sebanyak 17.927.992 siswa dan tahun 2024 naik menjadi 18.594.627 siswa. Total anggaran Rp9.628.223.300.000,-, naik menjadi Rp13.447.710.600.000,-

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

DPRD Minta Nilai Minimal 70 bagi Penerima KJP Dicabut, Khawatir Putus Sekolah Meningkat



Jakarta

Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengkaji ulang persyaratan minimal nilai 70 bagi para penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Apakah akan dinaikkan?

Sebaliknya, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian mengatakan nilai akademik tidak bisa menjadi patokan anak dalam berprestasi. Sebab, anak-anak memiliki prestasi di bidang masing-masing.

Justin khawatir, nantinya anak-anak yang memiliki nilai di bawah 70 akan putus sekolah karena masalah biaya ketika KJP Plusnya dicabut.


“Jangan sampai anak-anak ini putus sekolah, karena kan kecerdasaan manusia berbeda-beda,” kata Justin dalam laman DPRD DKI Jakarta dikutip Rabu (5/2/2025).

Dorong Nilai Minimal untuk Penerima KJP Dicabut

Hal serupa juga dikatakan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak. Ia mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar tidak menjadikan nilai anak-anak sebagai acuan dalam persyaratan KJP Plus.

“Standar nilai ini harus dicabut, agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran kepada yang membutuhkan,” kata Jhonny.

Wacana Penetapan Nilai Minimal 70 Bagi Penerima KJP

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko menyampaikan adanya wacana menambah syarat siswa yang masuk dalam penerima KJP Plus. Syarat itu berupa nilai rapor atau capaian hasil belajar dengan nilai rata-rata minimal rendah 70.

“Salah satu kriteria khusus sebagai penerima KJP Plus yang diatur terbaru adalah berkaitan dengan indeks prestasi siswa atau rata-rata rapor paling rendah 70 yang harus dicapai dalam dua semester berturut-turut,” kata Sarjoko dalam Antara, dikutip Rabu (5/2/2025).

Ia menjelaskan, dari data penerima KJP Plus tahap kedua tahun 2024 yang memiliki nilai di bawah 70 sebanyak 3.507 siswa atau 2,67 persen dari total penerima KJP Plus.

“Nilai yang berada di bawah 70 oleh karena itu menjadi bagian menumbuhkan motivasi belajar bagi para siswa untuk mendapatkan prestasi lebih baik,” ujarnya.

(nir/twu)



Sumber : www.detik.com