Category Archives: Beasiswa

Bocoran! Ini Rahasia Lolos Beasiswa LPDP dari Unair


Jakarta

Pendaftaran beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah dibuka sejak 17 Januari 2025 hingga 17 Februari 2025 mendatang. Sebelum daftar, detikers harus tahu langkah jitu agar bisa lolos beasiswa dengan peminat tinggi ini.

Beasiswa LPDP termasuk beasiswa yang punya banyak jenisnya. Selain itu, jangkauan tujuan studi tak hanya berada di kampus dalam negeri tetapi juga luar negeri.

Dalam seminar Universitas Airlangga (Unair) yakni “Langkah Jitu Seleksi Beasiswa LPDP 2025”, pembicara Wulandari sekaligus tim LPDP dari Universitas Airlangga (Unair), membeberkan beberapa tips agar bisa lolos beasiswa LPDP untuk tahun ini.


Bagaimana kiat-kiatnya?

Tips Agar Bisa Lolos Beasiswa LPDP

Ketahui Tujuan dari Beasiswa LPDP

Wulandari mengatakan beasiswa LPDP disediakan pemerintah untuk masyarakat secara tak cuma-cuma. Pemerintah mengharapkan timbal balik dan kontribusi awardee bagi negeri selekas pendidikan.

“LPDP adalah lembaga pengelola dana pemerintah yang bertujuan mempersiapkan pemimpin dan profesional masa depan. Demi mendukung inovasi menuju Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan,” jelasnya dikutip dari laman Unair, Sabtu (1/2/2025).

Dana yang disediakan LPDP mencakup berbagai hal, mulai dari biaya daftar kampus, biaya pendidikan, tunjangan hidup, tunjangan buku, biaya tesis, dana seminar internasional hingga publikasi di jurnal internasional.

“Sementara itu, dana pendukung mencakup transportasi, aplikasi visa, asuransi kesehatan, dan tunjangan hidup bulanan, yang jumlahnya bervariasi tergantung lokasi pendidikan, serta ada juga biaya pendukung bagi penyandang disabilitas,” ujar Wulandari.

Pahami Tahapan Seleksi Beasiswa LPDP

Wulandari menjabarkan ada tiga tahap utama dalam seleksi beasiswa LPDP yakni administrasi, tes bakat skolastik dan wawancara. Pada tahap awal pendaftaran, ia menekankan pentingnya menyiapkan dokumen persyaratan.

Dokumen-dokumen tersebut yakni KTP, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, sertifikat TOEFL/IELTS resmi dari lembaga penyelenggara. Khusus bagi yang akan memilih studi doktor, maka proposal riset wajib dibuat.

“Pastikan semua dokumen terunggah dengan benar sebelum batas akhir. Kemudian, hindari melakukan submit pada menit-menit terakhir karena risiko gangguan teknis pada situs pendaftaran,” ucapnya.

Rajin Meninjau Informasi Soal Beasiswa LPDP

Wulandari mengingatkan kepada yang ingin lolos LPDP untuk menyiapkan semuanya dengan matang. Salah satunya mencari informasi sebanyak-banyaknya soal beasiswa LPDP.

Misalnya dengan mengikuti program mentoring atau menyiapkan self assessment. Tak lupa juga, pelamar harus membuat esai yang baik karena dokumen ini merupakan berkas kunci kelulusan pelamar dalam tahap administrasi.

“Perjalanan untuk mendapatkan beasiswa LPDP memang panjang dan penuh tantangan, tetapi dengan persiapan yang baik, peluang untuk berhasil semakin besar,” tutupnya.

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dibuka? Ini Perkiraan Jadwalnya



Jakarta

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan bantuan pendidikan yang kerap ditunggu para calon mahasiswa baru. Lantas, kapan pendaftaran KIP 2025 akan dibuka?

KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan khusus calon mahasiswa baru atau mahasiswa aktif yang berada dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya tunjangan hidup, serta pendampingan.

Setiap tahunnya, KIP Kuliah membuka pendaftaran pada waktu-waktu tertentu. Penasaran? Berikut perkiraan jadwalnya.


Perkiraan Pendaftaran KIP Kuliah 2025

Melansir dari Antara, pendaftaran KIP Kuliah 2025 diperkirakan dibuka pada 3 Februari 2025. Artinya, KIP Kuliah akan dibuka sehari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 pada 4 Februari 2025.

Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri maupun secara online. Berikut persyaratan yang perlu disiapkan.

Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

  1. Siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
  2. Mempunyai nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan nomor induk kependudukan (NIK) yang valid.
  3. Berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dibuktikan melalui:
  4. – Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    – Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
    – Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI
    – Menyerahkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
  5. Mempunyai potensi akademik yang baik, dengan dibuktikan melalui penerimaan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta di program studi (prodi) terakreditasi A atau B. Pada situasi tertentu, prodi terakreditasi C juga bisa dipertimbangkan.
  6. Tidak tengah menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang sumbernya dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

  1. Buka halaman resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
  2. Masukkan NISN, NPSN, nomor induk kependudukan (NIK), dan alamat email yang aktif.
  3. Sistem akan melakukan verifikasi data. Apabila data valid, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim melalui email.
  4. Login ke halaman KIP Kuliah dengan nomor pendaftaran dan kode akses.
  5. Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sebagaimana formulir yang tersedia.
  6. Unggah dokumen pendukung misalnya KIP, KKS, atau SKTM.
  7. Pilih jalur seleksi yang didaftarkan, apakah SNBP atau SNBT.
  8. Daftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum ikut jalur seleksi masuk yang diinginkan.
  9. Calon mahasiswa baru melakukan seleksi masuk perguruan tinggi sebagaimana jalur yang dipilih.
  10. Apabila diterima, kampus akan melakukan verifikasi data KIP Kuliah yang diajukan.
  11. Setelah verifikasi, calon penerima akan mendapat informasi mengenai status penerimaan KIP Kuliah.

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Ini Besaran Uang Saku Beasiswa LPDP di 65 Negara, Tertinggi Capai Rp39 juta



Jakarta

Beasiswa LPDP 2025 telah dibuka hingga 17 Februari mendatang. Sebelum mendaftar, peminat bisa cek besaran uang saku Beasiswa LPDP di 65 negara berikut.

Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan LPDP Kementerian Keuangan yang menawarkan bantuan studi Master dan Doktor. Cakupan bantuan yang akan didapat termasuk biaya pendidikan dan uang saku yang sesuai dengan standar hidup di negara tujuan.

Berdasarkan Buku LPDP Scholarship Funding Components (April) 2024, negara dengan bantuan uang saku terbanyak adalah Amerika Serikat yang mencapai USD 2.500 atau Rp39 juta. Disusul dengan Inggris GBP 1.600 atau Rp31 juta, Belgia EUR 1.300 atau Rp30 juta, dan Australia AUD 2.800 atau Rp29 juta.


Berapa besaran uang saku Beasiswa LPDP di negara lainnya? Simak di bawah ini.

Besaran Uang Saku Beasiswa LPDP di 65 Negara

1. Afrika Selatan: uang saku USD 800 atau Rp12,5 juta.
2. Amerika Serikat: USD 2.000-USD 2.500 atau Rp26 juta atau Rp39 juta
3. Arab Saudi: uang saku SAR 2.650 atau Rp11 juta.
4. Argentina: uang saku USD 700 atau Rp11 juta
5. Australia: AUD 2.500-AUD 2.800 atau Rp25 juta-Rp28 juta
6. Austria: uang saku EUR 1.100 atau Rp19 juta
7. Belanda: uang saku EUR 1.500 atau Rp25 juta
8. Belarus: uang saku USD 450 atau Rp7 juta
9. Belgia: uang saku EUR 1.300 atau Rp30 juta
10. Brazil: uang saku BRL 2.500 atau Rp8 juta
11. Brunei Darussalam: uang saku BND 570 atau Rp6 juta
12. Bulgaria: uang saku BGN 850 atau Rp7 juta
13. Chile: uang saku USD 1.400 atau Rp22 juta
14. Denmark: uang saku EUR 1.300 atau Rp22 juta
15. Estonia: uang saku EUR 700 atau Rp12 juta
16. Filipina: uang saku PHP 35.100 atau Rp10 juta
17. Finlandia: uang saku EUR 1.200 atau Rp10 juta
18. Hongkong: uang saku HKD 11.000 atau Rp22 juta
19. Hongaria: uang saku EUR 670 atau Rp11 juta
20. India: uang saku INR 29.000 atau Rp5 juta
21. Inggris: uang saku GPB 1.250-GPB 1.600 atau Rp24 juta-Rp31 juta
22. Iran: uang saku EUR 820 atau Rp14 juta
23. Irlandia: uang saku EUR 1.300 atau Rp22 juta
24. Islandia: uang saku USD 1.550 atau Rp24 juta
25. Italia: uang saku EUR 1.100 atau Rp19 juta
26. Jepang: uang saku JPY 155.000-170.000 atau Rp16 juta-Rp18 juta
27. Jerman: uang saku EUR 1.400 atau Rp24 juta
28. Kanada: uang saku CAD 1.900 atau Rp22 juta
29. Korea Selatan: uang saku KRW 1.300.000 atau Rp15 juta
30. Kroasia: uang saku EUR 550 atau Rp9 juta
31. Latvia: uang sakuEUR 540 atau Rp9 juta

32. Lebanon: uang saku USD 1.150 atau Rp18 juta
33. Lithuania: yang saku EUR 625 atau Rp10 juta
34. Luksemburg: uang saku EUR 1.220 atau Rp21 juta
35. Makau: uang saku MOP 7.800 atau Rp15 juta
36. Malaysia: uang saku MYR 2.300 atau Rp7 juta
37. Maroko: uang saku EUR 540 atau Rp9 juta
38. Meksiko: uang saku USD 1.100 atau Rp17 juta
39. Mesir: uang saku USD 758 atau Rp12 juta
40. Norwegia: uang saku NOK 12.000 atau Rp28 juta
41. Pakistan: uang saku USD 410 atau Rp16 juta
42. Perancis: uang saku EUR 1.500 atau Rp25 juta
43. Polandia: uang saku EUR 610 atau Rp10 juta
44. Portugal: uang saku EUR 800 atau Rp13 juta
45. Qatar: uang saku QAR 5.190 atau Rp22 juta
46. Rusia: uang saku USD 575-USD 876 atau Rp9 juta-Rp13 juta
47. Selandia Baru: uang saku NZD 2.000-NZD 2.300 atau Rp19 juta-Rp22 juta
48. Singapura: uang saku SGD 2.000 atau Rp23 juta
49. Cyprus: uang saku EUR 650 atau Rp11 juta
50. Slovenia: uang saku EUR 650 atau Rp11 juta
51. Spanyol: uang saku EUR 1.150 atau Rp19 juta
52. Sudan: uang saku USD 700 atau Rp11 juta
53. Swedia: uang saku SEK 10.700 atau Rp16 juta
54. Swiss: uang saku CHF 2.050 atau Rp37 juta
55. Taiwan: uang saku USD 900 atau Rp14 juta
56. Thailand: uang saku THB 21.500 atau Rp9 juta
57. China: uang saku CNY 5.700 atau Rp12 juta
58. Turki: uang saku EUR 420 atau Rp7 juta
59. UAE: uang saku AED 5.250 atau Rp22 juta
60. Uzbekistan: uang saku USD 620 atau Rp10 juta
61. Vietnam: uang saku VND 10.790.000 atau Rp7 juta
62. Yordania: uang saku USD 500 atau Rp8 juta
63. Yaman: uang saku USD 700 atau Rp11,4 juta
64. Yunani: uang saku EUR 550 atau Rp9 juta
65. Oman: uang saku USD 860 atau Rp14 juta

Itulah daftar besaran uang saku Beasiswa LPDP di 65 negara tujuan. Ada negara impianmu, detikers?

(nir/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset Dibuka, Cek Yuk!


Jakarta

Beasiswa Global Korea Scholarship for Graduate Degrees (GKS-G) 2025 dibuka Pemerintah Korea Selatan untuk program S2, S3, dan riset. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

Ada dua jalur pendaftaran yang dibuka pada program ini. Jalur pertama yakni jalur kedutaan, dengan mendaftar ke Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia. Jalur kedua yakni jalur universitas, dengan langsung mendaftar ke salah satu universitas yang ditunjuk.

Beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2 dan S3

Beasiswa Pemerintah Korea Selatan ini meliputi:


  • Tiket penerbangan kelas ekonomi
  • Biaya pendaftaran kuliah (ditanggung universitas) bagi peserta program gelar
  • Biaya kuliah (hingga 5 juta won) bagi peserta program gelar
  • Kursus bahasa Korea 1 tahun senilai 5,2 juta won bagi peserta program gelar
  • Uang saku:
    • – Kursus bahasa Korea: 14,16 juta won per tahun (Rp 160,19 juta per tahun)
    • – S2 dan S3: 15,72 juta won per tahun (Rp 177,84 juta per tahun)
    • – Program riset: 19,8 juta per won per tahun (Rp 224 juta per tahun)

Periode Beasiswa

  • S2: 1 tahun belajar bahasa Korea, 2 tahun studi
  • S3: 1 tahun belajar bahasa Korea, 3 tahun studi
  • Riset: 6 bulan atau 1 tahun

Kuota Beasiswa

  • Jalur kedutaan umum: 30 orang asal Indonesia
  • Jalur universitas:
    • – Umum: 9 orang asal Indonesia
    • – R-GKS: 59 orang asa Indonesia
  • Riset: 5 orang dari 157 negara/wilayah yang diundang (termasuk Indonesia)
  • R&D: 300 orang dari semua negara di dunia
  • Global Network: 80 orang dari semua negara di dunia

Syarat Umum

  • Pelamar dan orang tua pelamar tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali yang melamar program R&D, International Organization program
  • Minimal sudah lulus per 31 Juli 2025 pada jenjang berikut:
    • – Pelamar S2: Lulusan S1/sederajat
    • – Pelamar S3: Lulusan S2
    • – Pelamar Postdoctoral: Lulusan S3
    • – Pelamar exchange professor: Lulusan S2, wajib tengah menjadi dosen akademik
    • – Pelamar research program for education, science, culture, or international cooperation professionals: S2, Wajib merupakan profesional di bidang pendidikan, sains, budaya, atau international cooperation.
  • IPK satu jenjang pendidikan sebelumnya wajib memenuhi salah satu kondisi di bawah ini:
    • – Persentil skor minimal 80 persen, atau termasuk 20 persen teratas di angkatan
    • – IPK minimal setara dengan 2,64 dari 4,00 atau 2,80 dari 4,300 atau 2,91 dari 4,500 atau 3,23 dari 5,00
  • IPK dibuktikan dengan transkrip akademik yang mencantumkan IPK atau informasi peringkat, atau transkrip yang nilainya dikonversi ke skala di atas
  • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
  • Usia di bawah 40 tahun atau lahir setelah 1 September 1985
  • Khusus dosen akademik di wilayah penerima Official Development Assistance (ODA) dapat melamar jika berusia di bawah 45 tahun/lahir setelah 1 September 1980, cek daftar wilayah di www.oecd.org
  • Pelamar yang akan menyelesaikan program bahasa Korea IRTS per 2025 dapat melamar jika mendapat:
    • – Sertifikat skor TOPIK dari ujian ke-87 sampai ke-100
    • – Sertifikat skor TOPIK IBT Level 3 dari ujian ke-1 sampai ke-7
  • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
  • Sehat mental dan fisik untuk studi di Korea sepanjang durasi program.

Batas waktu pendaftaran, cara pendaftaran, dokumen tambahan yang diperlukan, dan lain-lain bisa dicek dengan membaca laman resmi serta mengontak Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia dan universitas yang dilamar. Pihak kedutaan dan universitas akan melakukan seleksi tahap pertama.

Informasi lebih lanjut tentang beasiswa GKS Korea Selatan 2025 S2, S3, dan Riset bisa dicek lebih lanjut DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 Dibuka, Lulusan SMA yang Mau Kuliah ke Jepang Merapat!


Jakarta

Beasiswa Mitsui-Bussan Scholarship Program For Indonesia 2025 kembali buka pendaftaran. Bantuan pendidikan untuk jenjang S1 ini memungkinkan calon mahasiswa asal Indonesia belajar bahasa Jepang selama 1,5 tahun dan kuliah di Negeri Sakura selama 4 tahun.

Melansir laman resminya, beasiswa yang hadir sejak tahun 1992 ini telah mendapat persetujuan Kementerian Pendidikan Jepang dengan pendanaan dari Mitsui & Co Ltd. Di 2025, beasiswa ini juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

Selama program berlangsung, calon mahasiswa akan mendapat tunjangan hingga 145.000 yen Jepang (JPY) atau sekitar Rp 15 juta per bulan untuk biaya hidup, transportasi, dan tempat tinggal.


Penerima beasiswa juga akan mendapat tunjangan keberangkatan sebesar 50.000 JPY atau sekitar Rp 5 juta (per kurs 1 JPY= Rp 103,93) dan berbagai manfaat lainnya.

Berminat mendaftar? Berikut informasi tentang syarat hingga jadwal pendaftaran Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 selengkapnya.

Syarat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia di bawah 20 tahun per 1 April 2025
  3. Belum menikah dan tidak akan menikah selama beasiswa berlangsung
  4. Lulusan SMA/Madrasah Aliyah program IPA atau IPS
  5. Bagi lulusan IPA, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  6. Bagi lulusan IPS, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Geografi, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
  7. Lulusan SMA Bahasa dan SMK tidak diperkenankan mendaftar
  8. Harus bersedia mempelajari bahasa Jepang dan menerima pendidikan di kampus dalam bahasa Jepang. Setiap level skor JLPT (N1-N5) akan dihitung sebagai nilai tambah untuk seleksi.
  9. Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki penyakit menular.

Program Studi Tujuan

Berbagai program studi yang bisa dipilih calon mahasiswa adalah:

1. Program Studi Sains dan Teknik

  • Matematika, fisika, kimia, ilmu komputer dan informasi, biologi, biofisika dan biokimia, geologi, dan lainnya
  • Teknik sipil, arsitektur, teknik urban, teknik lingkungan, dan lainnya
  • Teknik mesin, teknik presisi, dan lainnya
  • Teknik perkapalan dan kelautan, aeronautika, dan lainnya
  • Teknik elektro, elektronika, teknik komunikasi dan informasi, dan lainnya
  • Metalurgi, ilmu material, dan lainnya
  • Kimia terapan, teknik kimia, dan lainnya
  • Teknik industri, manajemen produksi dan pabrik, manajemen plant, dan lainnya
  • Teknik pertanian, ilmu kehutanan dan perikanan, kimia pertanian, agrobiologi, teknik pangan, dan lainnya

2. Ilmu Sosial

  • Hukum perdata, hukum publik, ilmu politik, dan lainnya
  • Teori ekonomi, sejarah ekonomi, kebijakan ekonomi, dan lainnya
  • Manajemen perusahaan, akuntansi, pemasaran dan perdagangan, keuangan, asuransi, hubungan industri, ekonometrika, ekonomi internasional

Masa Beasiswa

Lama program Beasiswa S1 Mitsui-Bussan adalah 66 bulan atau 5,5 tahun dari Oktober 2025 hingga Maret 2031, dengan penjabaran:

  • Belajar bahasa Jepang: 1,5 tahun (18 bulan)
  • Studi di universitas: 4 tahun (48 bulan)
  • Total: 5,5 tahun (66 bulan).

Manfaat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  • Biaya hidup: 145.000 JPY setara Rp 15 juta per bulan
  • Biaya pesawat
    • Pesawat Indonesia-Jepang sebelum keberangkatan
    • Pesawat Jepang-Indonesia 1 tahun setelah berakhirnya ketentuan beasiswa
  • Tunjangan kedatangan: 50 ribu JPY atau setara Rp 5 juta
  • Biaya kuliah di Pusat Bahasa Jepang dan universitas
  • Biaya tempat tinggal, transportasi, dan lainnya
  • Selama belajar bahasa Jepang, penerima beasiswa akan mendapat subsidi penginapan sebesar 5 ribu JPY atau sekitar Rp 500 ribu per bulan.
  • Ketika sudah kuliah, biaya tempat tinggal dinaikan sebesar 25 ribu JPY atau Rp 2,5 juta per bulan
  • Biaya buku sudah termasuk dalam program
  • Biaya makan, transportasi dan pengeluaran lainnya masuk dalam biaya hidup.

Cara Daftar Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  1. Pendaftaran dilakukan melalui tautan https://www.mbkscholarship-id.com/, klik “Start Now”
  2. Gulir ke bawah hingga menemukan tombol “Register”
  3. Isi formulir pendaftaran sesuai yang ditentukan
  4. Unggah berbagai dokumen yang dibutuhkan seperti:
    • Fotokopi formulir pendaftaran yang berisi data dan tertera nomor registrasi pelamar
    • Pas foto ukuran 4 x 3 cm yang diambil dalam kurun waktu 6 bulan terakhir
    • Rapor kelas 10-12 SMA
    • Surat rekomendasi dari kepala sekolah dalam bahasa Inggris

Jika lolos Seleksi 1, peserta harus menyertakan dokumen berikut untuk ikut Seleksi 2:

  • Salinan ijazah SMA dan nilai ujian akhir
  • Salinan KTP atau Kartu Pelajar
  • Surat persetujuan dalam bahasa Inggris, ditandatangani orang tua atau wali
  • Sertifikat TOEFL, TOEIC, IELTS, JLPT, atau sertifikat skor bahasa yang dikeluarkan institusi bahasa bereputasi internasional lain
  • Sertifikat prestasi atau penghargaan dari organisasi internasional bereputasi jika ada
  • Esai dalam bahasa Inggris

Jadwal Seleksi Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

  • Pendaftaran dan seleksi administrasi: Hingga 14 Februari 2025
  • Seleksi I (ujian tertulis matematika dan bahasa Inggris): 20 April 2025
  • Seleksi II (tes bakat): 7 Mei 2025
  • Seleksi II (pemeriksaan kesehatan): Paling lambat 20 Mei 2025
  • Seleksi III (wawancara): 17 Juni 2025
  • Pengumuman akhir: Diberitahukan kemudian

Informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini bisa dilihat melalui laman https://www.mbkscholarship-id.com/. Jangan lupa daftar ya detikers!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP 2025 Dibuka, Fokus ke STEM?



Jakarta

Masa pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 tengah dibuka. Apakah benar Beasiswa LPDP tahun ini fokus ke science, technology, engineering, and mathematics (STEM)?

Sekjen Kemendikti Togar M Simatupangmengatakan soal Beasiswa LPDP yang berfokus ke STEM masih dalam tahap pembicaraan. Togar mengatakan ilmu sosial juga menjadi rumpun ilmu yang dibahas terkait fokus Beasiswa LPDP ke depan. Ia menegaskan ilmu sosial juga penting. Beasiswa yang akan ditawarkan menurutnya dapat diarahkan pada yang berdampak tinggi bagi negara.

“STEM itu memang ada pergeseran, tapi tidak sama sekali yang sosial itu tidak mendapat tempat. Karena sosial juga hal yang penting ya, tetapi itu kita tembak nanti untuk yang berkali bertinggi, yang sosial itu, jadi benar-benar yang high impact,” katanya usai rapat kerja Komisi X DPR dengan Kemendiktisaintek di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025).


“Dan juga dibutuhkan di negara kita ini, misalkan masalah pertumbuhan ekonomi, masalah diversifikasi, keanekaragaman, kebhinekaan, budaya, interkultural, sampai dengan negosiasi-negosiasi pada bidang-bidang atau internasional,” ucapnya.

Togar mengatakan kajian kebutuhan (gap) ke depannya akan terus berlangsung untuk memastikan lulusan Beasiswa LPDP, khususnya di bidang STEM, dapat terserap di dunia kerja dan didukung infrastruktur.

“Ini setiap tahun kita evaluasi. Karena bisa aja nanti ada pendatang-pendatang baru yang di bidang STEM yang dulu kita sekolahkan ini udah tumbuh, ngapain lagi kita perbanyak? Nanti kan kesempatan kerja sedikit, kemudian juga nanti kekurangan dari infrastruktur untuk mendukung mereka,” ucapnya.

Sebelumnya, Beasiswa LPDP disebut akan dikaji ulang untuk memastikan efektivitasnya. Soal kabar ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan pengkajian ulang beasiswa LPDP dalam hal ini agar pendanaan pendidikan bagi pelajar RI tersebut sesuai dengan program pemerintah.

“Yang dikaji ulang itu bagaimana kita memastikan (bahwa) yang didanai itu yang sesuai dengan program pemerintah. Yang sesuai dengan Kabinet Merah Putih,” kata Satryo usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Satryo mengatakan, penerima beasiswa LPDP ke depan akan fokus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu dalam swasembada pangan, swasembada energi, persediaan air, dan hilirisasi.

Ia mengatakan prioritas di atas tidak menutup kemungkinan bagi peminat beasiswa LPDP di bidang ilmu lain.

“Yang bidang lain, kalau memang ada yang menonjol dan patut didanai, kita danai,” ucapnya.

Ia mengatakan, penerima beasiswa LPDP ke diharapkan juga akan terus naik.

“Kalau jumlah penerimanya kita inginkan tiap tahun naik terus, berarti hanya fokusnya saja (yang ke program pemerintah),” ucapnya.

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Daftar Beasiswa LPDP Kemenkeu RI yang Akan Dibuka 2025, Ada Banyak Pilihan


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Kementerian Keuangan (LPDP Kemenkeu) sudah mulai membuka pendaftaran beasiswa sejak 17 Januari 2025 lalu. Saat ini, beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted yang dibuka hingga 17 Februari 2025.

LPDP menyebut ada banyak gebrakan baru pada program beasiswa LPDP tahap 1 tahun ini.

“Ada banyak gebrakan baru lhoo di Program Beasiswa LPDP Tahap 1 tahun ini, termasuk penyesuaian skema seleksi pada Beasiswa Targeted Prioritas yang dapat di-bundling pendaftarannya bersama program Beasiswa Umum/Targeted/Afirmasi untuk tujuan luar negeri,” tulis LPDP RI, dikutip dari Instagram resmi pada Rabu (22/1/2025).


Program Beasiswa LPDP yang Akan Dibuka pada 2025

Detikers yang ingin melamar beasiswa LPDP, kalian bisa cek pilihan beasiswa yang akan dibuka pada tahun ini, yaitu:

1. Program Umum

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
  • Beasiswa Parsial

2. Program Afirmasi

  • Beasiswa Prasejahtera
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
  • Beasiswa Putra Putri Papua

3. Program Targeted

  • Beasiswa PNS/TNI/Polri
  • Beasiswa Kewirausahaan
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
  • Beasiswa Doktor Praktisi
  • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
  • Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional

4. Program Targeted Beasiswa Bundling

Program ini menawarkan 9 jenis beasiswa kemitraan LPDP dengan program/kampus spesifik pada beragam tema studi prioritas pembangunan. Program Targeted Beasiswa Bundling memiliki skema pendaftaran dengan menggabungkan program beasiswa targeted prioritas bersamaan dengan salah satu program beasiswa lainnya (umum/targeted/afirmasi) untuk tujuan luar negeri.

Inilah pilihan skema pendaftaran Program Targeted Beasiswa Bundling:

  • LPDP-National University of Singapore (NUS) Program Master in Venture Creation (MSVC) ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-Nanyang Technological University (NTU) Program MBA ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-Nanyang Technological University (NTU) Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-NUS Business School Program Master ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-University of New South Wales (UNSW) Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-Campus France Program Master ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-Tsinghua University Program Master of Finance ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-University of Science and Technology (UST) Korea Program Master dan Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri
  • LPDP-University of Dundee Program Doktor ditambah program Afirmasi/Targeted/Umum tujuan luar negeri

5. Program Double/Joint Degree

  • Beasiswa Reguler
  • Beasiswa Parsial
  • Beasiswa Prasejahtera
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
  • Beasiswa Putra Putri Papua
  • Beasiswa PNS/TNI/Polri.

(nah/nwy)



Sumber : www.detik.com

Deret Manfaat yang Diterima Awardee LPDP 2025


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah dibuka hingga 17 Februari 2025. Sebelum mendaftar, peminat wajib mengetahui deret manfaat yang diterima awardee LPDP 2025.

Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan LPDP Kementerian Keuangan yang memberikan bantuan dana pendidikan Magister dan Doktoral.

Peserta yang lolos seleksi, yakni awardee LPDP, akan mendapatkan bantuan pembiayaan secara penuh maupun parsial. Adapun dana bantuan ini mencakup dana pendidikan dan dana pendukung.


Apa saja manfaat yang diterima awardee LPDP 2025? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Pedoman Beasiswa LPDP Perguruan Tinggi Utama Dunia 2025.

Deret Manfaat yang Diterima Awardee LPDP 2025

Dana Pendidikan

Dana Pendaftaran
Dana SPP/Tuition Fee
Dana Tunjangan Buku
Dana Penelitian Tesis/Disertasi
Dana Seminar Internasional
Dana Publikasi Jurnal Internasional

Dana Pendukung

Dana Transportasi
Dana Aplikasi Visa
Dana Asuransi Kesehatan
Dana Kedatangan
Dana Hidup Bulanan
Dana Lomba Internasional
Dana Tunjangan keluarga (khusus
Doktor)
Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 yang Dibuka

Melansir laman resminya, kategori Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 adalah Program Umum, Program Afirmasi, Program Targeted, dan Program Targeted Bundling. Simak rinciannya berikut ini:

Program Umum

Beasiswa Reguler
Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
Beasiswa Parsial

Program Afirmasi

Beasiswa Penyandang Disabilitas
Beasiswa Putra-putri Papua
Beasiswa Daerah Afirmasi
Beasiswa Pra Sejahtera

Program Targeted

Beasiswa PNS, TNI, POLRI
Beasiswa Kewirausahaan
Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
Beasiswa Doktor Praktisi

Program Targeted – Beasiswa Bundling

Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Master in Venture Creation (MSVC) dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU MBA dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Business School Master dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UNSW Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-France Master dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-Tsinghua Master of Finance dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UST Korea Master Doktor dan Non Prioritas
Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-University of Dundee Doktor dan Non Prioritas

Cara Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

Apabila kamu sudah yakin untuk mengikuti Beasiswa LPDP, detikers bisa mengikuti langkah pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 berikut ini:

Kunjungi laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
Lengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, dan lainnya dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

Melansir dari laman resminya, berikut jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1:

Pendaftaran Seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
Seleksi Administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 7 Maret 2025
Pengajuan Sanggah: 8 – 10 Maret 2025
Pengumuman Hasil Sanggah: 24 Maret 2025
Seleksi Bakat Skolastik: 14 – 28 April 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 2 Mei 2025
Seleksi Substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 19 Juni 2025
Periode Perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

Itulah deret manfaat yang diterima awardee LPDP 2025. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

(nir/nir)



Sumber : www.detik.com

Ini Pengertian Letter of Acceptance atau LoA di Syarat Beasiswa LPDP



Jakarta

Pemburu beasiswa bisa tersenyum lebar karena Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah membuka pendaftarannya mulai hari ini Jumat (17/1/2025). Namun perlu diingat, ada syarat LoA dalam persyaratan Beasiswa LPDP. Apa itu?

LoA atau Letter of Acceptance adalah bukti diterimanya seseorang sebagai calon mahasiswa di universitas terkait. LoA dibedakan menjadi LoA Conditional dan LoA Unconditional.

Perbedaan LoA Conditional dan LoA Unconditional

1. LoA Conditional

LoA Conditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi dengan persyaratan tertentu Artinya, kandidat belum sepenuhnya dinyatakan diterima karena belum memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan, seperti:


TOEFL/IELTS belum memenuhi skor yang disyaratkan.
Belum menyerahkan tema riset/penelitian.
Belum menyerahkan dokumen persyaratan dalam pendaftaran perguruan tinggi, seperti ijazah atau transkrip nilai.
Belum menyerahkan pernyataan sponsorship, dan lain sebagainya.

2. LoA Unconditional

Kemudian LoA Unconditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa syarat. Artinya, peserta hanya tinggal melakukan registrasi ulang.

Informasi yang tercantum dalam LoA Unconditional antara lain:

Program studi
Durasi studi
Awal perkuliahan (intake)
informasi mengenai langkah berikutnya untuk memulai perkuliahan, seperti registrasi ulang, pembayaran, dan lain sebagainya.

Apakah Mendaftar LPDP Harus dengan LoA?

Meski termasuk dalam salah satu persyaratan, pendaftar tidak wajib menyertakan LoA saat mendaftar LPDP. Melansir dari laman resminya, pendaftar yang sudah mendapatkan LoA dan belum sama-sama bisa mengikuti pendaftaran LPDP.

Lebih lanjut, tidak ada perbedaan atau prioritas antara mendaftar dengan LoA maupun non-LoA dalam menentukan kelulusan LPDP. Pelamar yang nantinya lolos LPDP namun belum mendapat LoA, akan diberikan waktu 18 bulan untuk mencari LoA.

“Jika kamu dinyatakan lulus dan layak menerima beasiswa LPDP maka akan diberikan waktu selama 18 bulan untuk mencari LoA. Tentunya waktu ini sangat cukup untuk kamu bisa mencari kampus idaman yang sudah didaftarkan di aplikasi beasiswa LPDP,” tulis LPDP dalam laman resminya dikutip Jumat (17/1/2024). https://lpdp.kemenkeu.go.id/informasi/berita/mendaftar-beasiswa-lpdp-harus-pakai-loa-atau-tidak-ini-jawabnya

Peserta yang lolos seleksi LPDP juga akan mendapat Letter of Sponsorship (LoS) yaitu surat keterangan yang menyatakan dukungan pendanaan dari LPDP. LoS dapat disertakan saat mencari LoA dan bisa menambah peluang untuk diterima di kampus idaman.

Cara Mendapatkan LoA untuk Beasiswa LPDP

Untuk mendapatkan LoA, beberapa universitas mewajibkan calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk universitas terlebih dahulu. Pendaftar bisa menyiapkan beberapa berkas dokumen sebagai berikut:

Curriculum Vitae (CV)
Ijazah
Transkrip nilai
Sertifikat
Sertifikat mahir bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS atau sejenisnya
Rekomendasi dari dosen atau pemimpin perusahaan tempat bekerja
Proposal penelitian atau karya tulis ilmiah
Sertifikat Graduate Management Admission Tes (GMAT). Sertifikat ini adalah hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang mencakup kemampuan analisis, matematika, hingga bahasa yang telah terkomputerisasi. Tes ini bisa menunjukkan standar bagi perkuliahan jenjang S2 dan S3.

Demikian penjelasan LoA dalam syarat beasiswa LPDP dan cara mendapatkannya. Bagaimana detikers, siap menjadi awardee LPDP 2025?

(nir/nwy)



Sumber : www.detik.com

Apa Itu Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP? Ini Daftar Kampus dan Syarat-syaratnya



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025 telah dibuka. Apa itu dan apa perbedaanya dengan beasiswa LPDP yang lain?

Seperti diketahui, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan lembaga pemerintah di bawah Kementerian Keuangan yang mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan dana abadi pendidikan. Dalam pelaksanaannya, LPDP meluncurkan beragam beasiswa pendidikan tinggi. Salah satunya adalah Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia.

Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP adalah program beasiswa yang diperuntukkan bagi Warga Negara Indonesia yang telah memperoleh Letter of Admission/Acceptance dari Perguruan Tinggi Utama Dunia untuk menempuh jenjang pendidikan Magister dan Doktor. Perlu diketahui, daftar perguruan tinggi yang termasuk top dunia tergantung pada daftar yang telah dirilis LPDP.


Daftar Kampus yang Termasuk Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

Daftar kampus yang termasuk Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP dibedakan menjadi All Subject dan Specific Subject atau Bidang Tertentu. All Subject berarti pelamar bisa mendaftarkan diri di semua program studi pada universitas terkait, sementara dalam Specific Subject pelamar hanya bisa mengikuti program studi tertentu.

Melansir dari Buku Panduan Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP, berikut daftar kampusnya:

All Subject

Massachusetts Institute of Technology (MIT)
University of Oxford
Harvard University
University of Cambridge
Stanford University
California Institute of Technology (Caltech)
University of California (UCB)
Imperial College London
ETH Zurich-Swiss Federal Institute of Technology
Princeton University
University of Pennsylvania
Yale University
UCL (University College London)
Peking University
University of Chicago
Cornell University
Tsinghua University
Johns Hopkins University
Columbia University
University of Toronto
National University of Singapore (NUS)
University of California, Los Angeles (UCLA)
The University of Melbourne
The University of Tokyo
The University of Edinburgh
Technical University of Munich
University of Michigan-Ann Arbor
Université PSL (Paris Sciences & Lettres)

Specific Subject

London School of Economics and Political Science (LSE)
Prodi: Economics & Econometrics
Babson College
Prodi: Entrepreneurship

Manfaat Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

Dana Pendidikan

Dana Pendaftaran
Dana SPP/Tuition Fee
Dana Tunjangan Buku
Dana Penelitian Tesis/Disertasi
Dana Seminar Internasional
Dana Publikasi Jurnal Internasional

Dana Pendukung

Dana Transportasi
Dana Aplikasi Visa
Dana Asuransi Kesehatan
Dana Kedatangan
Dana Hidup Bulanan
Dana Lomba Internasional
Dana Tunjangan keluarga (khususDoktor)
Dana Keadaaan Darurat (jika diperlukan)

Syarat Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Memiliki dokumen LoA Perguruan Tinggi tujuan
  3. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar pada 31 Desember di tahun pendaftaran yaitu:
    a. Pendaftar jenjang pendidikan magister berusia paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun.
    b. Pendaftar jenjang pendidikan doktor berusia paling tinggi 40 (empat puluh) tahun.
    c. Pendaftar yang berprofesi sebagai dosen tetap yang memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) berusia paling tinggi 42 (empat puluh dua) tahun untuk jenjang pendidikan magister dan 47 (empat puluh tujuh) tahun untuk jenjang pendidikan doktor dibuktikan dengan dokumen Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN).
  4. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (24 Maret 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS (www.ielts.org)
  5. Syarat minimal kemampuan bahasa Inggris yaitu
    a. Pendaftar program magister luar negeri, skor minimal kemampuan bahasa InggrisTOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5.
    b. Pendaftar program Doktor luar negeri skor minimal kemampuan bahasa Inggris TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.
  6. Menyertakan Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi

Syarat Dokumen Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Scan Ijazah S1/D4/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus)
  3. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi).
  4. Scan Transkrip Nilai S1/D4/S2 (bukan Transkrip Profesi)
  5. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendiktisaintek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan
  6. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli)
  7. Letter of Acceptance (LoA) yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
  8. Surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh atau pakar di bidang keagamaan
  9. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit
  10. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan
  11. Dokumen Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) bagi pendaftar berprofesi dosen tetap
  12. Surat Kesediaan menjadi promotor dan/atau copromotor bagi pendaftar jenjang Doktor (opsional)
  13. Profil diri pada formulir pendaftaran online
  14. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
  15. Proposal Penelitian (khusus Doktor)
  16. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi

Cara Mendaftar Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

  1. Mendaftar secara online pada melalui laman Pendaftaran Beasiswa LPDP https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan
  3. Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran

Jadwal Seleksi Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025

Pendaftaran Seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
Seleksi Administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 7 Maret 2025
Pengajuan Sanggah: 8 – 10 Maret 2025
Pengumuman Hasil Sanggah: 24 Maret 2025
Seleksi Bakat Skolastik: 14 – 28 April 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 2 Mei 2025
Seleksi Substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 19 Juni 2025
Periode Perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

Itulah penjelasan mengenai pendaftaran Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia LPDP 2025 serta daftar kampusnya. Jangan sampai terlewat, ya!

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com