Category Archives: Beasiswa

LPDP Tak Pangkas Anggaran Beasiswa dan Riset



Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pastikan tidak melakukan pemangkasan anggaran untuk beasiswa dan riset. Efisiensi hanya dilakukan pada kegiatan dukungan manajemen serta layanan belanja modal.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI yang digelar pada Rabu (19/2/2025).

Andin mengungkapkan LPDP memastikan tidak dilakukan pengurangan anggaran untuk layanan beasiswa dan riset. Realisasi anggaran tahun 2024 untuk layanan beasiswa mencapai Rp 6,513 triliun dan layanan riset sebesar Rp 60,92 miliar.


Sementara rencana anggaran tahun 2025 untuk layanan beasiswa sekitar Rp 6,577 triliun dan layanan riset Rp 141,98 miliar. Setelah efisiensi, pagu anggaran bagi kedua layanan tersebut tidak mengalami perubahan.

“Jadi kalau kita bandingkan dari (realisasi anggaran) 2024, setelah efisiensi pun (anggaran beasiswa dan riset) masih lebih tinggi,” ujarnya.

Beasiswa dan riset untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan Kementerian Agama juga tak dipotong.

Kementerian tersebut masing-masing akan menerima Rp 2,4 triliun bagi Kemendiktisaintek, Rp 141,98 miliar untuk Kemendikdasmen, dan Rp 411,75 miliar ditujukan ke Kemenag.

Untuk mengikuti instruksi efisiensi dari Presiden Prabowo Subianto, pemangkasan dilakukan pada sejumlah program belanja dukungan manajemen. Anggaran untuk program ini dipangkas Rp 38,3 miliar menjadi Rp 119 miliar.

“Kegiatan yang sifatnya seremonial seperti ngasih pembekalan kepada calon penerima beasiswa kalau tadinya kita kumpulkan di hotel sekarang melalui daring. Jadi itu menghemat biaya,” kata Andin.

Selain itu, LPDP juga mengurangi program belanja modal seperti alokasi untuk Dana Abadi Perguruan Tinggi sebesar Rp 400 miliar, Dana Abadi Kebudayaan Rp 55,9 miliar, dan Dana Abadi Layanan Riset BRIN Rp 750 miliar.

“Pagu setelah efisiensi menjadi Rp 10,676 triliun atau kita ada penghematan sebanyak Rp 1,2 triliun,” ujar Andin.

(pal/nwk)



Sumber : www.detik.com

Surat Efisiensi Beasiswa Dokter Sempat Viral, Kini Kemenkes Membatalkan



Jakarta

Beredar surat beasiswa untuk pendidikan dokter, dokter gigi, dokter spesialis hingga subspesialis dihentikan. Namun, tak sampai sehari, Kemenkes membatalkan surat itu.

Surat itu beredar di media sosial, seperti X (dulu Twitter).

Surat berkop Kemenkes itu bernomor DP/.01.01/F.III/340/2025, dengan hal ‘Surat Pemberitahuan’ tertanggal 18 Februari 2025.


Berikut inti badan surat yang diteken oleh Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan itu:

Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bersama ini kami sampaikan bahwa Rekrutmen Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis-Subspesialis Kementerian Kesehatan Tahun 2025 untuk sementara waktu dihentikan hingga adanya kebijakan lebih lanjut.

Untuk peserta aktif penerima beasiswa, pembayaran komponen beasiswa akan tetap dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Surat itu mendapatkan banyak protes di X. Banyak yang menilai surat Kemenkes itu paradoks dengan pernyataan Prabowo Subianto saat debat capres yang mengungkapkan Indonesia kekurangan 140 ribu dokter hingga ingin menambah 300 fakultas kedokteran.

Namun, sehari berselang, Kemenkes membatalkan surat yang diterbitkan itu. Surat ini diunggah Kemenkes dalam media sosial Kemenkes seperti di Instagram story dan X.

Surat bernomor DP.01.01/F.III/344/2025, dengan Hal ‘Surat Klarifikasi’ itu bertanggal 19 Februari 2025.

Berikut inti badan surat itu:

Menindaklanjuti Surat Pemberitahuan Nomor DP 01.01/F.III/340/2025 tentang Program Beasiswa, bersama ini kami sampaikan bahwa Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi, dan Dokter Spesialis/Subspesialies tetap berjalan, tidak termasuk bagi peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang dalam proses pendidikan.

Surat diteken oleh pejabat yang sama Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Anna Kurniati, SKM, MA, PhD.

Efisiensi program beasiswa dokter dibatalkanEfisiensi program beasiswa dokter dibatalkan Foto: (Tangkapan layar IG dan X Kemenkes RI)

“#Healthies, program beasiswa PPDS tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada perubahan. Kami juga tetap memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan,” demikian cuit akun X resmi Kemenkes, @KemenkesRI pada 19 Februari jam 19.17 WIB.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebut surat baru ini untuk menganulir keputusan pada surat pemberitahuan Nomor DO.01.01/F.III/340/2025. Aji menyebut pemerintah telah mengkaji pembiayaan untuk program beasiswa pada 2025 agar tetap berjalan.

“Dananya dipastikan cukup,” tegas Aji dilansir dari detikHealth, Selasa (20/2/2025).

(nwk/pal)



Sumber : www.detik.com

Cara Mengurus DTKS Untuk Daftar KIP Kuliah 2025, Bisa Offline dan Online



Jakarta

DTKS merupakan salah satu syarat dalam pendaftaran KIP Kuliah 2025. Lantas, apa itu dan bagaimana cara mengurus DTKS?

Seperti diketahui, pendaftaran KIP Kuliah telah dibuka pada awal Februari hingga Oktober mendatang. Dalam proses pendaftaran, pelamar diwajibkan terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) miliki Kementerian Sosial (Kemensos).

Kendati demikian, masih ada beberapa pelamar yang belum mengetahui cara mengakses data tersebut. Untuk mengetahui pengertian serta cara mengurus DTKS, detikers bisa membaca penjelasan di bawah ini.


Pengertian DTKS

Menurut Portal Indonesia milik Komdigi, DTKS adalah pangkalan data induk masyarakat yang memerlukan pelayanan kesejahteraan sosial, pemberdayaan dan penerima bantuan sosial (bansos), serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial. DTKS dikelola oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial dengan pemutakhiran data oleh pemerintah daerah di seluruh Indonesia melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG).

Sistem DTKS merupakan sumber data yang memuat sedikitnya 40 persen keluarga dengan status kesejahteraan sosial terendah. Keluarga ini berhak mengikuti berbagai program seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), hingga Bantuan Sosial Tunai (BST). Termasuk mendapatkan KIP Kuliah.

Cara Mengurus DTKS

Bagi pelamar KIP Kuliah yang perlu mengurus DTKS, bisa mengikuti langkah berikut ini:

Cara Mengurus DTKS Offline

  1. Masyarakat mendaftarkan diri ke desa/kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.
  2. Setelah terdaftar, akan dilakukan musyawarah tingkat desa/kelurahan untuk membahas kondisi warga yang layak masuk ke dalam DTKS.
  3. Hasilnya akan ditampilkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh kepala desa/lurah dan perangkat desa lainnya.
  4. Berita acara ini kemudian digunakan oleh dinas sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap melalui kunjungan rumah tangga.
  5. Data yang telah diverifikasi dan validasi kemudian diinput dalam aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial (SIKS) oleh operator desa/kecamatan.
  6. Data yang sudah diinput di SIKS akan diproses oleh dinas sosial untuk verifikasi dan validasi kepada bupati/wali kota.
  7. Bupati/walikota akan menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang telah disahkan kepada gubernur untuk diteruskan kepada menteri.

Cara Mengurus DTKS Online

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos dari Play Store
  2. Registrasi akun
  3. Isi data diri
  4. Verifikasi akun
  5. Setelah verifikasi berhasil, akses kembali aplikasi dan klik menu “Daftar Usulan”. Isi data diri sesuai petunjuk yang diberikan
  6. Pilih jenis bantuan sosial
  7. Kemensos akan memproses verifikasi dan validasi data yang telah diajukan.

Cara Mengecek Status DTKS

  1. Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id/
  2. Masukkan provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan tempat penerima manfaat (PM) tinggal.
  3. Masukkan nama PM sesuai yang tertera pada KTP.
  4. Ketikkan empat huruf kode yang tertera dalam kotak kode.
  5. Klik tombol “cari data”.
  6. Sistem akan mencari nama PM sesuai wilayah yang di input dan menampilkan status penerima.

Demikian cara mengurus DTKS untuk mendaftar KIP Kuliah 2025. Semoga membantu, ya!

(nir/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI Dibuka, Kuliah Gratis hingga 4 Tahun


Jakarta

Beasiswa Semen Indonesia dibuka di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Calon mahasiswa S1 UISI yang berminat kuliah dengan beasiswa ini dapat mendaftar paling lambat 21 Maret 2025.

Dikutip dari laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UISI, Beasiswa Semen Indonesia merupakan beasiswa kuliah selama maksimal 8 semester untuk lulusan SMA/sederajat 2021 sampai 2025. Perguruan tinggi yang berafiliasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sendiri terletak di Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Gresik, Jawa Timur.

Simak komponen beasiswa dan syarat selengkapnya di bawah ini.


Beasiswa Semen Indonesia 2025 UISI

Beasiswa Semen Indonesia untuk kuliah S1 di UISI mulai 2025 meliputi:

  • Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester
  • Biaya Investasi Pendidikan (BIP), sejenis uang pangkal yang lazimnya dapat dibayarkan 4 kali dalam 2 semester

UKT UISI meliputi biaya perkuliahan, praktikum, kuliah lapangan ke perusahaan, magang, kuliah kerja nyata (KKN), kerja praktik, kuliah umum, dan evaluasi Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS).

Beasiswa ini tidak meliputi uang wisuda dan Biaya Orientasi dan Pengembangan Kemahasiswaan (BOPK). BOPK UISI senilai Rp 2 juta meliputi biaya kegiatan pengembangan mahasiswa, seperti almamater, asuransi, orientasi, dan lain-lain.

Syarat Beasiswa

  • Lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat 2021-2025
  • Nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 80
  • Berprestasi juara di bidang:
    • – Akademik: Peringkat kelas, olimpiade sains nasional (OSN) karya ilmiah remaja (KIR) atau lomba karya tulis ilmiah (LKTI), dan lain-lain
    • – Nonakademik: Seni, olahraga, pramuka, paskibra, tahfiz Al-Qur’an minimal hafal 5 juz, dan lain-lain
  • Surat keterangan tidak buta warna, khusus bagi pendaftar Prodi Teknik Kimia dan Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • Portofolio menggambar ukuran A4, tema bebas, khusus bagi pendaftar Prodi DKV

Tahap Seleksi

  • Seleksi administrasi
  • Tes berbasis komputer atau computer-based test (CBT)
  • Wawancara atau interview

Daftar Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UISI

  • S1 Manajemen
  • S1 Akuntansi
  • S1 Manajemen Bisnis dan Keuangan Islam

Fakultas Teknologi Industri dan Agroindustri

  • S1 Manajemen Rekayasa
  • S1 Teknologi Agroindustri
  • S1 Teknik Logistik
  • S1 Teknik Kimia

Fakultas Teknologi Informasi dan Kreatif

  • S1 Sistem Informasi
  • S1 Informatika
  • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)

Berminat mendaftar, detikers? Akses informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI di https://pmb.uisi.ac.id/jalur/program-sarjana. Semoga bermanfaat!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Teladan UIN Malang buat Camaba 2025, Kuliah Gratis 4 Tahun


Jakarta

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang membuka pendaftaran Beasiswa Teladan 2025 bagi calon mahasiswa. Lulusan SMA, SMK, MA, atau pesantren muaddalah tahun 2025, 2024, dan 2023 bisa mendaftar.

Beasiswa Teladan UIN Malang 2025 diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki kompetensi tahfiz Al-Quran 30 juz secara baik, kemampuan qira’atul kutub dan tahfiz alfiyah Ibnu Malik secara baik, memiliki hafalan hadis dan kandungannya secara baik, dan atau memiliki prestasi dalam bidang seni dan olahraga.

Dirangkum dari pengumuman resminya, berikut syarat hingga jadwal Beasiswa Teladan UIN Malang 2025.


Beasiswa Teladan UIN Malang 2025

Beasiswa prestasi ini meliputi:

  • Bebas uang kuliah tinggal selama masa studi hingga 8 semester
  • Bebas biaya pengembangan kelembagaan dan pendidikan ma’had selama 2 semester (1 tahun pertama kuliah)

Larangan Penerima Beasiswa

Mahasiswa dilarang melanggar aturan berikut agar dapat tetap menjadi beasiswa:

  • Tidak bersungguh-sungguh dalam studi
  • Tidak mengikuti pembinaan, bimbingan, dan pendampingan yang diselenggarakan oleh UIN Malang
  • Tidak bersedia menjadi relawan kegiatan yang diadakan atau diikuti oleh UIN Malang
  • Tidak diperkenankan mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa
  • Tidak disarankan untuk mahasiswa dalam prestasi tahfiz Al-Quran, qiroatul kutub, dan hafalan hadis aktif dalam kegiatan organisasi mahasiswa
  • Mendapatkan Indeks Prestasi (IP) kurang dari 3.00 dua semester pada studi yang ditempuh
  • Menyelesaikan studi lebih dari 4 tahun/8 semester.

Syarat Pendaftaran

  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Lulusan SMA, SMK, MA, atau pesantren muaddalah tahun 2025, 2024, atau 2023
  • Memenuhi ketentuan kategori penerima beasiswa
  • Membaca saksama pengumuman agar tidak merugikan pendaftar.

Syarat Pilihan Prodi dan Kompetensi

Berikut pilihan prodi yang dapat dilamar berdasarkan salah satu kompetensi yang dimiliki:

  • Pendidikan Agama Islam: Tahfiz Al-Qur’an (TQ), Hadis (H), Qira’atul Kutub (Q), Seni dan Olahraga (SO)
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial: TQ, Q, SO
  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah: TQ, H, Q, SO
  • Pendidikan Bahasa Arab: TQ, Q, SO
  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini: TQ, Q, SO
  • Manajemen Pendidikan Islam: TQ, Q, SO
  • Tadris Bahasa Inggris: TQ, Q, SO
  • Tadris Matematika: TQ, Q, SO
  • Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyah): TQ, H, Q, SO
  • Hukum Ekonomi Syari’ah (Mu’amalah): TQ, Q, SO
  • Hukum Tata Negara: TQ, Q, SO
  • Ilmu Al-Quran dan Tafsir: TQ, Q, SO
  • Ilmu Hadist: TQ, H, Q, SO
  • Bahasa dan Sastra Arab: TQ, H, Q, SO
  • Sastra Inggris: TQ, Q, SO
  • Psikologi: TQ, Q, SO
  • Manajemen: TQ, Q, SO
  • Akuntansi: TQ, Q, SO
  • Perbankan Syari’ah: TQ, Q, SO
  • Matematika: TQ, Q, SO
  • Biologi: TQ, Q, SO
  • Kimia: TQ, Q, SO
  • Fisika: TQ, Q, SO
  • Teknik Informatika: TQ, Q, SO
  • Teknik Arsitektur: TQ, Q, SO
  • Perpustakaan dan Ilmu Informasi: TQ, Q, SO
  • Teknik Sipil: TQ, Q, SO
  • Teknik Lingkungan: TQ, Q, SO
  • Teknik Mesin: TQ, Q, SO
  • Teknik Elektro: TQ, Q, SO
  • Pendidikan Dokter: TQ
  • Farmasi: TQ

Cara Daftar

  • Registrasi di uin-malang.ac.id/pendaftaran/login
  • Membayar biaya pendaftaran Rp 300 ribu di bank yang ditunjuk UIN Malang
  • Lanjutkan pendaftaran sesuai ketentuan pada sistem pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri (beasiswa) di uin-malang.ac.id/pendaftaran/login
  • Unggah foto, sertifikat, dan lengkapi data.
  • Cetak bukti pendaftaran dan bawa saat seleksi.

Seleksi Beasiswa Teladan UIN Malang

1. Tes preferensi (online).

2. Tes Bidang (offline) di Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Jadwal Beasiswa Teladan UIN Malang 2025

  • Pendaftaran: 10 Februari-14 Maret 2025
  • Seleksi: 18-19 Maret 2025
  • Pengumuman hasil seleksi: 21 Maret 2025 di laman pmb.uin-malang.ac.id
  • Registrasi mahasiswa: Diberitahukan kemudian

Mereka yang telah dinyatakan lolos wajib melakukan registrasi sebagai mahasiswa. Apabila mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas, pihak panitia akan melakukan blacklist kepada sekolah asal pendaftar pada tahun berikutnya.

Informasi Beasiswa Teladan UIN Malang 2025 bisa diakses di laman pmb.uin-malang.ac.id/beasiswa-teladan. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Jadwal Pencairan KIP Kuliah 2025



Jakarta

Bantuan KIP Kuliah 2025 akan segera dicairkan bulan depan. Lebih lengkapnya, kapan jadwal pencairan KIP Kuliah 2025?

Seperti diketahui, KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan untuk mahasiswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan ini diberikan setiap semester baru yang mencakup biaya pendidikan dan tunjangan hidup.

Adapun Kemendiktisaintek tepatnya Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) mengatakan jika KIP Kuliah Semester Genap 2024/2025 sudah siap dicairkan.


“Sehubungan dengan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, kami informasikan bahwa pencairan dana KIP Kuliah untuk Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 bagi mahasiswa yang masih aktif (ongoing) telah siap untuk dicairkan” demikian seperti dikutip dari laman LLDIKTI, Selasa (18/2/2025).

Adapun cut-off pengiriman data penerima KIP Kuliah adalah sampai 28 Februari 2025. Lantas, kapan pencairan KIP Kuliah 2025?

Jadwal Pencairan KIP Kuliah 2025

Apabila mengacu pada tahun sebelumnya, jadwal pencairan dana KIP Kuliah akan terbagi dalam dua gelombang dengan rincian sebagai berikut:

Gelombang 1 (Semester Genap 2025/2026): Maret-April 2025
Gelombang 2 (Semester Ganjil 2025/2026): Agustus-September 2025

Besaran Dana KIP Kuliah

Seperti yang disebutkan sebelumnya penerima KIP Kuliah berhak menerima dua jenis bantuan dana. Bantuan itu termasuk uang kuliah yang langsung dibayarkan ke perguruan tinggi dan batuan biaya hidup yang disalurkan ke rekening masing-masing penerima KIP Kuliah.

Adapun besaran bantuan biaya hidup berbeda-beda berdasarkan indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan. Besarannya adalah:

Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

Cara Melihat Progres Pencairan Dana KIP Kuliah

Melansir laman resmi KIP Kuliah, mahasiswa penerima bantuan bisa melihat progres pencairan dana bantuan secara mandiri. Hal ini bisa dipantai pada sistem KIP Kuliah. Caranya yakni:

1. Buka https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Klik Login Siswa

3. Masukkan data akun KIP Kuliah masing-masing lalu klik Masuk

4. Pada dashboard, mahasiswa akan memperoleh informasi pencairan dari ditetapkan SK Puslapdik nomor berapa, nomor Surat Perintah Pembayaran (SPP), nomor Surat Perintah Membayar (SPM), nomor Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan nomor Surat Perintah Penyaluran (SPPn).

5. Jika sudah sampai tahapan SPPn, dana akan disampaikan kepada bank penyalur dan bisa diterima mahasiswa.

Demikian jadwal pencairan KIP Kuliah 2025. Pantau terus ya!

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP-Australia Awards Dibuka! Perkuliahan Dimulai Januari 2026


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI telah resmi membuka Beasiswa LPDP-Australia Awards pada Selasa (18/2/2025). Beasiswa ini merupakan kolaborasi antara LPDP dan Pemerintah Australia.

Beasiswa menyediakan pendidikan jenjang magister yang akan dimulai 2026. Manfaat yang akan diterima seperti persiapan akademik dan bahasa Inggris sebelum keberangkatan serta pengayaan dan pengembangan profesional untuk mendukung penerima beasiswa selama dan setelah studi.

“Australia bangga dapat bekerja sama dengan LPDP, yang dibangun di atas sejarah panjang kerja sama pendidikan antara Australia dan Indonesia selama lebih dari 70 tahun,” ujar Kuasa Usaha Kedutaan Besar Australia di Indonesia, Gita Kamath melalui keterangan tertulis, dikutip Selasa (18/2/2025).


Beasiswa ini menyasar program studi (prodi) yang relevan dengan ekonomi biru, energi hijau/terbarukan, dan teknologi digital/informasi di 22 perguruan tinggi di Australia.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP-Australia Awards

Beasiswa LPDP-Australia Awards terdiri dari dua tahap yaitu seleksi administrasi dan seleksi substansi. Seperti ini jadwalnya:

  • Pendaftaran: 18 Februari-5 Mei 2025
  • Seleksi administrasi: 6-22 Mei 2025
  • Pengumuman seleksi administrasi: 23 Mei 2025
  • Pengajuan sanggah: 24-25 Mei 2025
  • Pengumuman hasil sanggah: 3 Juni 2025
  • Seleksi substansi I (proses penyaringan peserta wawancara): 4 – 16 Juni 2025
  • Pengumuman shortlisted peserta seleksi substansi II: 17 Juni 2025
  • Seleksi substansi II (pelaksanaan wawancara): 1-4 Juli 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi II: 18 Juli 2025
  • Mulai perkuliahan: Januari 2026.

Penerima beasiswa nantinya akan diwajibkan kembali dan mengabdi di Indonesia setelah menyelesaikan perkuliahan. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana setelah studi, dan rencana kontribusi di Indonesia ditulis dalam 1.500-2.000 kata.

Komponen Dana yang Diberikan

Dikutip dari laman resmi LPDP, berikut ini fasilitas yang diberikan:

1. Dana Pendidikan

  • Dana pendaftaran
  • Tuition fee
  • Dana tunjangan buku
  • Dana penelitian untuk tesis
  • Dana publikasi jurnal internasional
  • Dana seminar internasional.

2. Dana Pendukung

  • Dana aplikasi visa
  • Dana transportasi
  • Dana kedatangan
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana keadaan darurat.
  • Pre-course departure training
  • Introductory academic program
  • Dana dukung disabilitas
  • Medical check-up ketika membuat visa
  • Supplementary academic support
  • Reunion airfare.

Informasi selengkapnya mengenai beasiswa ini juga bisa dilihat melalui laman resmi LPDP. Semoga berhasil!

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa S2 LPDP-AAS 2025 Dibuka, Tanpa Seleksi Bakat Skolastik!



Jakarta

Beasiswa LPDP-Australia Awards Scholarships (AAS) telah dibuka hingga 5 Mei 2025. Beasiswa ini ditujukan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi Master ke Australia.

Beasiswa LPDP-AAS merupakan program beasiswa pendanaan bersama antara LPDP dan AAS yang memberikan kesempatan studi program master bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology pada 22 perguruan tinggi di Australia.

Beasiswa ini dibuka untuk WNI baik umum atau CPNS/PNS. Untuk saat ini, Beasiswa LPDP-AAS tidak membuka pendaftaran bagi TNI/POLRI.


Cakupan studi di Beasiswa LPDP-AAS mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi.

Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, Pendaftar Beasiswa LPDP-AAS akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan tinggi tujuan pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.

Pendaftar tidak diwajibkan mengunggah dokumen LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan. Selain itu, pelamar hanya dibolehkan memilih maksimal 3 jurusan atau universitas.

Komponen Beasiswa LPDP-AAS 2025

Melansir dari laman resminya, komponen Beasiswa LPDP-AAS 2025 adalah:

Dana Pendidikan

  • Tuition Fee
  • Dana Pendaftaran
  • Dana Tunjangan Buku
  • Dana Penelitian Tesis
  • Dana Seminar Internasional (di supplementary academic support)
  • Dana Publikasi Jurnal Internasional

Dana Pendukung

  • Dana Transportasi
  • Dana Aplikasi Visa
  • Dana Asuransi Kesehatan
  • Dana Kedatangan
  • Dana Hidup Bulanan
  • Dana Lomba Internasional
  • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
  • Dana Tambahan (sepanjang memenuhi kriteria)
  • Pre-course Departure Training
  • Dana Dukung Disabilitas
  • Introductory Academic Program
  • Medical Check-up saat pembuatan Visa
  • Supplementary Academic Support
  • Reunion Airfare

Syarat Pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025

Tertarik mendaftar Beasiswa LPDP-AAS? Berikut syarat-syaratnya:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).
  • Usia paling tinggi 42 tahun pada 31 Desember 2025
  • Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.
  • Minimal IPK 3,00 dari skala 4,00 pada jenjang S1 atau D4
  • Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
  • Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (8 Oktober 2024). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
    PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),
    TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau
    IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-AAS 2025

  1. Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.
  2. Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.
  3. Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
  4. Pengisian Profil Diri, Essa, dan Surat Rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam Bahasa Inggris.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025

Pendaftaran: 18 Februari-5 Mei 2025
Seleksi Administrasi: 6-22 Mei 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 23 Mei 2025
Masa Sanggah: 24-25 Mei 2025
Pengumuman Hasil Sanggah: 3 Juni 2025
Seleksi Substansi I (Proses Shortlisted Peserta Wawancara): 4-16 Juni 2025
Pengumuman Shortlisted Peserta Wawancara: 17 Juni 2025
Seleksi Substansi II (Pelaksanaan Wawancara): 18 Juli 2025
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi II: 18 Juli 2025
Perkuliahan Paling Cepat: Januari 2026

Demikian informasi mengenai pendaftaran Beasiswa LPDP-AAS 2025. Tertarik mendaftar?

(nir/pal)



Sumber : www.detik.com

Hari Terakhir Daftar KIP Kuliah 2025 SNBP, Cermati Hal-Hal Ini


Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 untuk peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup hari ini, Rabu 18 Februari 2025. Cermati hal-hal penting pada pendaftaran KIP Kuliah 2025 SNBP agar lolos seleksi.

KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

Dirangkum dari siaran peluncuran KIP Kuliah 2025 di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Selasa (18/2/2025), berikut hal-hal yang perlu dicermati pada pendaftaran KIP Kuliah 2025:


Hal Penting di Pendaftaran KIP Kuliah 2025 SNBP

Tak Boleh Pindah Prodi

Dikutip dari laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kemdikbud, penerima KIP Kuliah tidak boleh untuk pindah prodi. Jika kuliah lagi di kampus yang sama atau berbeda di prodi lain, mantan penerima KIP Kuliah tersebut tidak diizinkan mendaftar KIP Kuliah kembali pada tahun berikutnya. Untuk itu, pastikan diri sudah memilih prodi sesuai minat dan bakat.

Penuhi Syarat Ekonomi KIP Kuliah 2025

Pendaftar KIP Kuliah perlu memenuhi salah satu syarat ekonomi KIP Kuliah 2025 berikut untuk dapat mendaftar SNBP dengan KIP Kuliah:

  • Merupakan pemegang KIP Pendidikan Menengah
  • Berasal dari keluarga yang termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Berasal dari keluarga yang termasuk dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), maksimal pada desil 3
  • Berasal dari panti sosial atau panti asuhan
  • Memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu.

Cek Kesesuaian dengan Kategori Prioritas

Cek kembali kesesuaian kondisi ekonomi dengan kategori prioritas KIP Kuliah 2025. Pendaftar yang diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025 berdasarkan syarat ekonomi yaitu:

  1. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN.
  2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN.
  3. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS.
  4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS.
  5. Termasuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 P3KE yang lulus seleksi mandiri di PTS.
  6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS.
  7. Pelamar yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi diPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
    • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
    • – Surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

Isi Detail Ayah di KIP Kuliah

Berdasarkan panduan KIP Kuliah, detail ayah berisi riwayat pendidikan ayah hingga pekerjaan ayah. Berikut cara mengisi detail ayah KIP Kuliah 2025:

  • Isikan nama lengkap ayah sesuai yang tertera di KTP
  • Isikan status hidup ayah, masih hidup atau meninggal
  • Isikan status hubungan ayah dengan pendaftar, baik ayah kandung, ayah tiri, atau wali
  • Isikan status riwayat pendidikan ayah, baik lulusan SD, SMP, SMA, atau tidak sekolah sama sekali
  • Masukkan deskripsi kondisi kesehatan ayah, seperti punya riwayat penyakit atau sehat
  • Masukkan deskripsi pekerjaan ayah sehari-hari, misalnya petani, pekerja serabutan, pedagang, buruh pabrik, atau lainnya
  • Isikan jumlah dan detail tanggungan ayah di rumah.

Ada Tahap Verifikasi

Jika lolos seleksi di perguruan tinggi tujuan melalui SNBP, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut. Setelah verifikasi, barulah pihak kampus mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

Penerima KIP Kuliah akan ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

Untuk itu, pastikan semua data yang diisikan saat mendaftar sudah benar, mulai dari:

  • – Data siswa di Data Pokok Pendidikan (Dapodik)
  • – Daya pribadi menggunakan data siswa, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) siswa (bukan NIK orang tua)
  • – Penghasilan orang tua
  • – Data kondisi ekonomi.

Mendaftar SNBP dan Sinkronisasi

Setelah mendaftar KIP Kuliah di portal KIP Kuliah Kemdiktisaintek, pastikan untuk mendaftar SNBP 2025 di portal SNPMB. Kemudian, buka kembali portal KIP Kuliah dan pilih mendaftar SNBP.

Langkah tersebut penting dilakukan agar data pelamar KIP Kuliah tersinkronisasi sebagai peserta SNBP. Dengan begitu, perguruan tinggi lebih mudah untuk mendapat informasi terkait calon mahasiswa bersangkutan lebih awal.

Nah, itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pendaftaran KIP Kuliah 2025 SNBP. Semoga berhasil, detikers!

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Pertukaran Guru ke Korea Dibuka Kemendikdasmen, Dapat Tunjangan dan Tempat Tinggal


Jakarta

Pertukaran guru ke Korea dibuka Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Indonesian-Korean Teacher Exchange (IKTE). Pendaftaran dibuka 17 Februari sampai 18 Maret 2025.

Indonesian-Korean Teacher Exchange (IKTE) adalah program pertukaran guru antara Indonesia dan Korea Selatan lewat Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kemendikdasmen dan Kementerian Pendidikan Korsel.

Pada pertukaran ini, guru-guru dari Korea dan Indonesia dikirim ke sekolah lokal di negara mitra. Guru-guru Korea akan tinggal di Indonesia selama sekitar 6 bulan, termasuk pelatihan penyesuaian lokal di Indonesia, sedangkan guru-guru Indonesia akan tinggal di Korea selama sekitar 3 bulan, termasuk pelatihan penyesuaian lokal di Korea.


Di Korea, guru akan mengajar dalam bahasa Inggris atau Korea. Di samping mengampu mata pelajaran sesuai kebutuhan host school dalam jam pelajaran, keberadaan guru RI di sana akan mengajarkan nilai-nilai toleransi, global citizenship, dan keberagaman kepada siswa.

Guru juga membawa misi budaya dalam pertukaran ini. Diharapkan, guru dapat membangun pemahaman budaya yang lebih luas dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Korea, serta memahami perbedaan budaya dan cara beradaptasi dalam lingkungan internasional.

Saat kembali ke Indonesia, guru diharapkan bisa menerapkan metode pembelajaran yang lebih variatif, inovatif dan efektif di sekolah asalnya. Berangkat dari wawasan yang diperoleh saat pertukaran, guru juga bisa mengembangkan fleksibilitas dan kreativitas dalam mengajar.

Pertukaran Guru Indonesia-Korea 2025

Berikut komponen yang dibiayai pada Pertukaran Guru Indonesia-Korea 2025 seperti dilansir dari laman GTK Dikdasmen:

  • Biaya pembuatan visa
  • Tiket pesawat PP Indonesia-Korea-Indonesia
  • Akomodasi/tempat tinggal di Korea, biasanya di asrama atau apartemen yang disediakan oleh sekolah atau Asia-Pacific Teacher Exchange for Global Education (APCEIU)
  • Tunjangan bulanan (living allowance) untuk biaya makan dan kebutuhan sehari-hari
  • Asuransi kesehatan dasar di Korea
  • Pelatihan dan workshop sebelum keberangkatan dan awal program

Sedangkan biaya yang ditanggung guru yakni:

  • Biaya pembuatan paspor
  • Makan dan kebutuhan pribadi, transportasi di luar program (tunjangan diatur sendiri)

Guru juga disarankan membawa media pembelajaran dari Indonesia untuk memperkenalkan budaya dengan lebih menarik dan interaktif. Jika media bisa dibeli di Korea, maka bisa mengajukan pendanaan dari sekolah.

Syarat Pertukaran Guru ke Korea

  • Pria/wanita usia 30-45 tahun
  • Merupakan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru tetap yayasan (GTY)
  • Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun pada jenjang SD/SMP/SMA/SMK non-kejuruan
  • Memiliki kemampuan berbahasa Inggris lisan dan tulisan
  • Energik, kreatif, memiliki kemampuan interpersonal yang baik dan aktif dalam komunitas guru
  • Memiliki prestasi dan atau menguasai keterampilan di bidang seni tradisional Indonesia
  • Memiliki prestasi sebagai guru (guru berprestasi/guru inovatif dan sejenisnya)
  • Sehat jasmani, rohani dan tidak sedang dalam kondisi hamil
  • Berwawasan luas dan memiliki pengalaman dalam forum internasional
  • Bersedia mengikuti program sampai dengan selesai
  • Mendapatkan izin dari pimpinan satuan pendidikan
  • Melampirkan biodata/CV
  • Foto berwarna terbaru ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar.

Syarat Provinsi

  • Bengkulu
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Lampung
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Maluku
  • Papua
  • Papua Barat.

Informasi pertukaran guru Indonesia-Korea selengkapnya bisa diakses di https://gtk.dikdasmen.go.id/ikte/. Semoga bermanfaat!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com