Tag Archives: detikers

Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 Dibuka, Siswa Bisa ke Amerika Gratis!



Jakarta

Program pertukaran pelajar KL-YES 2025 telah dibuka hingga 23 Agustus 2024 mendatang. Siswa bisa ke Amerika Serikat gratis!

Program KL-YES atau KL Kennedy Lugar Youth Exchange and Study adalah beasiswa pemerintah Amerika Serikat berbasis prestasi di mana siswa SMA mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat dengan tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi pada masyarakat.

Beasiswa ini dibuat oleh Senator Amerika Serikat Kennedy dan Lugar untuk mempertemukan kaum muda dari negara-negara dengan populasi Muslim yang signifikan, termasuk Indonesia, ke Amerika Serikat. Program yang diluncurkan mulai 2003 ini telah mengirimkan hampir 2.000 siswa Indonesia.


Tahun ini, Pertukaran Pelajar KL-YES ditujukan siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008-15 Agustus 2009. Tertarik mendaftar? Berikut syarat-syarat Pertukaran Pelajar KL-Yes seperti dilansir dari laman resminya.

Syarat Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

  1. Siswa SMA di Indonesia kelas 10-11 (SMA/SMK/MA/sederajat)
  2. Lahir antara 15 Januari 2007 – 1 Agustus 2008
  3. Warga Negara Indonesia (bukan pemegang paspor AS, tidak lahir di AS, salah satu orang tua bukan warga negara Amerika)
  4. Mendapat persetujuan dan izin dari orang tua dan sekolah
  5. Tidak memiliki anggota keluarga yang bekerja sebagai staf Kedutaan Besar AS atau Organisasi Bina Antarbudaya
  6. Tidak memiliki anggota keluarga yang sebelumnya mengikuti Program YES (orang tua, saudara kandung)
  7. Sehat secara fisik dan mental untuk program ini (program YES mendorong siswa penyandang disabilitas untuk mendaftar)
  8. Memiliki prestasi akademik atau non-akademik, yang dapat dibuktikan dengan sertifikat atau Surat Keterangan:
  9. Prestasi akademik dan non akademik minimal skala kota/kabupaten, atau
  10. Pengurus OSIS dan/atau MPK (Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara)

Syarat Akademik Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

  1. Kelas 10 dan kelas 11 SMA/SMK/MA
  2. Nilai rata-rata rapor minimal 80 untuk semua mata pelajaran

Cara Mendaftar Pertukaran Pelajar KL-YES 2025

Pendaftaran Pertukaran Pelajar KL-YES 2025 dibuka secra online melalui https://seleksibinaantarbudaya.or.id/. Apabila ada pertanyaan lebih lanjut, detikers bisa menghubungi Instagram @binaantarbudaya dan nomor telepon +6221 7222291, +6221 7235832.

Tertarik mendaftar, detikers?

(nir/nwk)



Sumber : www.detik.com

LPDP-AAS Buka Beasiswa S2 ke Australia, Batas Usia Pendaftar hingga 42 Tahun!



Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama Australia Awards Scholarship (AAS) membuka beasiswa magister (S2) ke Australia bagi warga Indonesia. Pendaftaran telah dibuka dan berlaku hingga 13 September 2024.

Beasiswa ini bisa dicoba oleh detikers yang tertarik melanjutkan pendidikan di bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology. Mengutip laman LPDP, ada sebanyak 22 perguruan tinggi pilihan di Australia dalam beasiswa ini.

Skema dari beasiswa LPDP-AAS ini bersifat co-funding. Pembiayaan yang disediakan beasiswa mencakup dana pendidikan, biaya hidup, visa, dan masih banyak lagi.


Jika penasaran dengan beasiswa ini, simak dahulu syarat hingga cara daftarnya berikut ini!

Komponen Pembiayaan Beasiswa LPDP-AAS 2024

1. Dana Pendidikan

  • Tuition fee
  • Dana pendaftaran
  • Dana tunjangan buku
  • Dana penelitian tesis
  • Dana seminar internasional (di supplementary academic support)
  • Dana publikasi jurnal internasional

2. Dana Pendukung

  • Dana transportasi
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

3. Dana Tambahan (sepanjang memenuhi kriteria)

  • Pre-course departure training
  • Dana dukung disabilitas
  • Introductory academic program
  • Medical check-up saat pembuatan visa
  • Supplementary academic support
  • Reunion airfare

Syarat Umum Daftar Beasiswa LPDP-AAS 2024

1. Warga Negara Indonesia.

2. Lulusan diploma empat (D4) atau sarjana (S1) dan bukan lulusan magister (S2)

3. Lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan hasil penyetaraan ijazah dan hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

4. Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama, dibuktikan dengan melampirkan surat pemberhentian /sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.

5. Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama satu tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.

6. Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

7. Beasiswa hanya diperuntukkan bagi kelas reguler atau kelas lain yang ditetapkan oleh LPDP.Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).

8. Menulis profil diri (dalam Bahasa Inggris) termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.

9. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (dalam Bahasa Inggris).

10. Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.

11. Beasiswa hanya untuk Program Master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.

12. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.

13. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dengan ketentuan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (Diploma Empat/D4 atau Sarjana/S1) sekurang – kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir. Bagi pendaftar lulusan D4 dari studi lanjutan D3, wajib menyertakan transkrip yang memuat seluruh proses studi D3 dan D4.

14. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada dua tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (8 Oktober 2024). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:
– PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),
– TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau
– IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

15. Melampirkan surat rekomendasi (berbahasa Inggris) yang diterbitkan paling lama satu tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa. Surat rekomendasi dapat disampaikan dengan dua cara:
– Surat Rekomendasi Online Form, disampaikan dengan cara menginput data pemberi rekomendasi melalui aplikasi pendaftaran yang terdiri dari nama perekomendasi, instansi, jabatan, email aktif dan nomor handphone. Selanjutnya, LPDP akan mengirimkan email kepada perekomendasi untuk mengisikan rekomendasi yang kemudian dikirimkan (submit) kepada LPDP.
– Surat Rekomendasi Offline Form (unggahan) yang ditandatangani oleh pemberi rekomendasi, disampaikan dengan cara mengunggah dokumen pada aplikasi pendaftaran serta mengisikan data bulan dan tahun surat tersebut diterbitkan atau ditandatangani (contoh format terlampir).

Syarat Khusus Daftar Beasiswa LPDP-AAS 2024

1. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
– Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh.
– Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat dua pekan setelah diumumkan lulus seleksi substansi.
– Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
– Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
– Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.

2. Pendaftar yang sedang menempuh studi (ongoing) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister, dengan ketentuan:
– Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib menyelesaikan jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa.
– Pendaftar wajib menyerahkan ijazah atau surat keterangan lulus dari perguruan tinggi jenjang studi sebelumnya yang berbeda dengan pendaftaran ke LPDP, sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa.
– Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa jika telah melebihi batas waktu penandatanganan Surat Pernyataan Penerima Beasiswa, yang telah ditetapkan oleh LPDP.

3. Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS, wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi pada saat pendaftaran beasiswa LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
– Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
– Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar.

Tata Cara Daftar Beasiswa LPDP-AAS 2024

  1. Buka laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  2. Isi data diri yang ada mulai dari nama, alamat, dan lainnya.
  3. Unggah semua dokumen yang menjadi syarat berkas.
  4. Pastikan melakukan submit tepat waktu pada formulir pendaftaran.
  5. Jangan lupa, isi profil diri, esai, dan surat rekomendasi dalam bahasa Inggris.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP-AAS 2024

  • Pendaftaran seleksi: 26 Agustus – 13 September 2024
  • Seleksi administrasi: 16 – 25 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 27 September 2024
  • Pengajuan sanggah: 28- 29 September 2024
  • Pengumuman hasil sanggah: 8 Oktober 2024
  • Seleksi substansi I: 9 – 24 Oktober 2024
  • Pengumuman shortlisted seleksi substansi: 25 Oktober 2024
  • Seleksi substansi II: 28 Oktober – 1 November 2024
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 14 November 2024
  • Periode perkuliahan: 2025

Bagaimana detikers, tertarik kah daftar beasiswa ini? Yuk buruan isi formulir pendaftaran sebelum ketinggalan!

(cyu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024 Dibuka hingga 3 September, Cek Syaratnya!


Jakarta

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap 2 tahun 2024 kembali membuka pendaftaran hingga 3 September mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Jakarta pada tautan http://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

KJMU adalah program bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini diberikan kepada mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu dan berdomisili serta lahir di Jakarta.

Mahasiswa yang mencakup bantuan pendidikan ini bisa berasal dari jenjang D3, D4, dan S1. Dilansir melalui laman resmi Pemprov DKI Jakarta, ada 101 PTN yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam program KJMU, antara lain Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Malang, hingga UIN Syarif Hidayatullah.


Penerima bantuan pendidikan bisa mendapat bantuan senilai Rp 1,5 juta per bulan atau Rp 9 juta per semester. Dana dari KJMU bisa dipakai untuk biaya pendidikan, biaya hidup, dan keperluan kuliah lainnya.

Dikutip dari postingan Instagram UPT P4OP Dinas Pendidikan Jakarta, Selasa (27/8/2024) berikut syarat hingga jadwal pendaftaran KJMU tahap II tahun 2024 selengkapnya.

Syarat Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024

Syarat Umum

  • Tinggal dan memiliki KTP serta KK DKI Jakarta
  • Terdaftar dalam DTKS, DTKS daerah dan/atau warga binaan sosial pada panti sosial dinas sosial
  • Scan kartu hasil studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)
  • Tidak sedang menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD

Syarat Khusus

  • Berkuliah di PTN di bawah naungan Kemendikbudristek dan Kemenag lewat jalur reguler
  • Berkuliah di PTS terakreditasi A/unggul dan program studi terakreditasi A/unggul di DKI Jakarta pada bidang prioritas sesuai RPJMD tahun berjalan lewat jalur reguler
  • Untuk pendaftar yang sudah berstatus mahasiswa, ada ketentuan tambahan persyaratan khusus yaitu pengajuan sebagai calon penerima baru KJMU maksimal hingga semester 4

Syarat Dokumen

1. Surat permohonan kepada Gubernur

2. Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi asal

3. Scan KK

4. Scan KTP

5. Scan kartu hasil studi (khusus pendaftaran lanjutan KJMU)

6. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak berstatus sebagai:

– PNS/PPPK

– TNI/Polri

– Anggota MPR RI

– Anggota DPR RI

– Anggota DPD RI

– Anggota DPRD Provinsi

– Anggota DPRD Kabupaten/Provinsi

– Pegawai tetap BUMN

– Pegawai tetap BUMD

7. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai

8. NJOP di atas Rp 1 miliar serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter

9. Surat pernyataan di atas materai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD

Cara Daftar KJMU Tahap II Tahun 2024

1. Mengisi formulir pendaftaran dari sekolah SMA asal

2. Buka laman p4op.jakarta.go.id/kjmu

3. Upload kelengkapan dokumen usulan, seperti:

  • Surat permohonan kepada Gubernur
  • Scan kartu mahasiswa/surat keterangan sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi
  • Scan KK
  • Scan KTP
  • Scan kartu hasil studi (khusus bagi pendaftaran lanjutan KJMU)

4. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan sebagai warga DKI Jakarta dan anggota keluarga dalam 1 KK tidak ada yang berstatus sebagai:

  • ASN (PNS/PPPK)
  • TNI/Polri
  • Anggota MPR RI
  • Anggota DPR RI
  • Anggota DPD RI
  • Anggota DPRD Provinsi
  • Anggota DPRD Kabupaten/Kota
  • Pegawai tetap BUMN
  • Pegawai tetap BUMD

5. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan bahwa orang tua/wali tidak memiliki kendaraan roda empat/mobil atau tidak memiliki aset berupa tanah/bangunan dengan nilai NJOP diatas Rp 1 miliar, serta keluarga tidak mengkonsumsi air kemasan bermerek paling sedikit 19 liter.

6. Upload surat pernyataan di atas meterai yang menyatakan pada saat ini tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

7. Tunggu hasil seleksi dan pengumuman penerima

Jadwal Pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024

  • Pendaftaran KJMU: hingga 3 September 2024
  • Verifikasi sekolah: hingga 4 September 2024
  • Verifikasi perguruan tinggi: hingga 6 September 2024
  • Verifikasi Dinas Pendidikan: 9-20 September 2024
  • Penetapan Kepgub penerima: 23 September – 31 Oktober 2024

Itulah informasi tentang pendaftaran KJMU Tahap II Tahun 2024. Yuk segera mendaftar detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Bright Scholarship 2024 untuk Maba Buka Pendaftaran, Cek Daftar Kampusnya!


Jakarta

Pendaftaran Bright Scholarship dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN dibuka untuk batch 10 tahun 2024 hingga 15 September mendatang. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan https://brilianscholarship.id/bright/pendaftaran.

Sebagai informasi, Bright Scholarship adalah beasiswa pendidikan yang ditujukan untuk mahasiswa baru jenjang D4 dan S1 dari perguruan tinggi negeri (PTN) yang tergabung sebagai mitra dalam program ini. Sehingga sebelum mendaftar peserta harus memastikan apakah kampus asal termasuk dalam mitra program Bright Scholarship.

Ada berbagai manfaat yang ditawarkan seperti biaya uang kuliah tunggal (UKT), uang saku bulanan, fasilitas asrama, pengembangan diri hingga dukungan pertukaran mahasiswa dan kompetisi internasional.


Dikutip dari postingan Instagram Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN, Rabu (28/8/2024) berikut ini informasi pendaftarannya.

Syarat Pendaftaran Bright Scholarship 2024

Syarat Umum

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Mahasiswa S1 atau D4 semester 1 dari kampus mitra
  • Memiliki dorongan berprestasi
  • Memiliki pengalaman berorganisasi
  • Dapat membaca Al Qur’an
  • Memiliki keterbatasan finansial
  • Bersedia menjalani pembinaan di asrama
  • Mengisi formulir pendaftaran.

Syarat Dokumen

1. Personal statement

2. Scan/foto Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau slip pembayaran kuliah atau bukti data diri diterima menjadi mahasiswa di PTN Mitra

3. Scan/foto Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan tentang susunan keluarga

4. Foto rumah tampak depan dan ruang tengah/keluarga

5. Scan sertifikat/penghargaan bila ada

6. Scan atau foto salah satu dari dokumen berikut:

– Surat keterangan penghasilan orang tua/wali

– Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)

– Kartu Peserta Program Keluarga Harapan (PKH)

– Kartu Peserta Program Indonesia Pintar

– Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kepala desa, kepala dusun, instansi tempat orang tua bekerja, atau tokoh masyarakat, serta dapat dibuktikan kebenarannya

Daftar Kampus Mitra Bright Scholarship

  1. Universitas Syiah Kuala (khusus putri)
  2. Universitas Sumatera Utara (khusus putri)
  3. Universitas Negeri Riau (khusus putra)
  4. Universitas Andalas (khusus putra)
  5. UIN Raden Fatah (khusus putra)
  6. Universitas Bengkulu (khusus putri)
  7. Universitas Negeri Jakarta (khusus putra)
  8. IPB University (khusus putri)
  9. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (khusus putri)
  10. Universitas Pendidikan Indonesia (khusus putra)
  11. Universitas Negeri Semarang (khusus putri)
  12. Universitas Gadjah Mada (khusus putra)
  13. Universitas Airlangga (khusus putri)
  14. Universitas Brawijaya (khusus putri)
  15. Universitas Mataram (khusus putri)
  16. Universitas Lambung Mangkurat (khusus putra)
  17. Universitas Hasanuddin (khusus putri)

Itulah informasi tentang pendaftaran Bright Scholarship batch 10 tahun 2024. Tunggu apalagi, yuk buruan daftar detikers!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

BRIN-Baznas Buka Beasiswa Riset 2024 untuk Mahasiswa S1-S3, Kuota 150 Orang



Jakarta

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menggandeng Badan Inovasi Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) meluncurkan Beasiswa Riset Baznas 2024 di Gedung Baznas RI, Jakarta, Selasa (26/8/2024).

Beasiswa ini akan disalurkan kepada mahasiswa S1, S2, dan S3. Penerima bisa memanfaatkan bantuan dana dari Baznas untuk menyelesaikan riset tugas akhir berupa skripsi hingga tesis.

Selain itu, beasiswa juga berlaku bagi tim/kelompok/instansi/lembaga yang ingin melakukan riset. Kuota Beasiswa Riset Baznas 2024 tersedia bagi 150 penerima.


Rinciannya untuk 55 mahasiswa S3, 55 mahasiswa S2, 50 mahasiswa S1 dan 5 kelompok/lembaga/tim riset. Ketua Baznas RI, Noor Achmad berharap beasiswa bisa digunakan semaksimal mungkin oleh para penerimanya.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya membantu para mustahik saat ini, tetapi juga memberikan mereka kemampuan untuk membantu orang lain di masa depan,” ungkap Noor dilansir dari laman Baznas RI, Rabu (28/8/2024).

Terbuka untuk Umum dan Periset Zakat-Wakaf

Skema Beasiswa Baznas 2024 terbagi jadi dua, yakni untuk Kategori Umum dan Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa). Lewat beasiswa ini juga Baznas tengah mendorong riset terkait zakat.

Sehingga diharapkan, para periset terpilih nantinya dapat memberikan solusi atas permasalahan mustahik di Indonesia. Noor berharap para mahasiswa penerima beasiswa dapat melakukan riset soal hal tersebut.

“Melalui beasiswa riset ini diharapkan bisa melahirkan peneliti yang bisa menciptakan inovasi tata kelola zakat melalui riset dan kajian yang dilakukannya sehingga dapat terwujud berbagai program kemanusiaan yang bisa tepat sasaran dan membawa kebermanfaatan untuk mustahik,” ujar Noor.

Menurut Noor, zakat merupakan salah satu solusi dalam menangani permasalahan nasional. Khususnya dalam memberantas kemiskinan yang cukup ekstrem.

“Insya Allah, kami abdikan apa yang kami miliki untuk masyarakat miskin/mustahik. Mudah-mudahan mereka bisa menolong kita setidaknya di akhirat,” tambahnya.

Adapun Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan beasiswa riset ini relevan dengan manajemen talenta nasional BRIN. Terutamanya, dapat membantu para anak muda untuk menjadi periset.

“Kami siap mendukung dan memfasilitasi masyarakat, terutama dalam bidang riset, sehingga semua pihak bisa maju bersama,” kata Tri.

Sebagai informasi tambahan, Baznas RI sejak tahun 2018 sampai kini telah menyalurkan dana senilai Rp 10 miliar untuk beasiswa dan bantuan riset.
Ditambahkan oleh Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, program beasiswa ini ditujukan juga untuk mewujudkan investasi terhadap generasi emas tahun 2045.

“Ini adalah bentuk komitmen bagaimana zakat dapat menjadi bagian dari solusi kebangsaan dan meletakkan fondasi peradaban. Dari tahun ke tahun, anggaran untuk program ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan dan kualitas penelitian tentang tata kelola zakat dan sektor lainnya,” jelas Saidah.

Untuk informasi pendaftaran, detikers bisa terus pantau website resmi Baznas RI yakni https://baznas.go.id atau Instagram-nya yakni @beasiswabaznasri.

(cyu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP Dana Abadi Pesantren 2024 ke Amerika, Santri-Guru Cek Ya!


Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan buka pendaftaran beasiswa Dana Abadi Pesantren Non-Gelar Micro-credential 2024. Sesuai namanya, beasiswa ini ditujukan kepada santri, mahasantri, guru, hingga pengasuh pesantren.

Sebagai informasi, micro-credential adalah program pendidikan/pelatihan jangka pendek dengan topik materi pendidikan dan pelatihan yang bersifat teknis dan spesifik. Micro-credential juga bersifat non-gelar, dalam artian peserta yang telah menyelesaikan pendidikan tidak memperoleh gelar akademik.

Penerima beasiswa akan belajar selama 2 bulan di American Islamic College (AIC). Selama program, peserta akan bertukar ide dan gagasan, terutama tentang wawasan internasional, kehidupan beragama, dan strategi untuk menanamkan sikap moderat pada masyarakat melalui agen moderasi beragama.


Usai program, peserta diharapkan bisa menjadi agen yang moderat dalam wawasan internasional dan kehidupan beragama bagi sekitarnya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Pusaka hingga 7 September 2024. Siap mendaftar? Berikut informasinya, dikutip dari postingan Instagram Beasiswa Santri dan buku panduan Program Beasiswa Non-Gelar (Amerika), Rabu (4/9/2024).

Syarat Daftar Beasiswa LPDP Non-Gelar Micro-credential Amerika 2024

Syarat Umum

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Berusia sekurang-kurangnya 22 tahun dan maksimal 40 tahun saat mendaftar.
  3. Diutamakan mahasantri yang dalam masa studi di Ma’had Aly Marhalah Ula.
  4. Sudah lulus pendidikan tingkat ulya/aliyah/menengah atas saat mendaftar.
  5. Guru, pengelola, dan pengasuh di pesantren diperkenankan mendaftar dengan ketentuan telah terdaftar di Kementerian Agama. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Statistik Pesantren (NSP) dan aktif melakukan pemutakhiran data pada EMIS Ditjen Pendidikan Islam.
  6. Memiliki akhlak terpuji dan layak mengikuti seleksi program.
  7. Direkomendasikan oleh pimpinan pesantren dibuktikan dengan surat rekomendasi dari pimpinan pesantren asal.
  8. Memiliki kemampuan berbahasa asing (Inggris/Arab).
  9. Memiliki kemampuan membaca dan memahami Kitab Kuning.
  10. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
  11. Mendapat izin dari pimpinan pesantren untuk melaksanakan program secara luring di Amerika.
  12. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme, dan integritas.
  13. Memiliki paspor dan masih aktif dalam 8 bulan ke depan.

Syarat Dokumen

  1. Isian data diri pendaftar
  2. Pas foto ukuran 3×4
  3. Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP), jika belum punya bisa digantikan dengan Akta Kelahiran
  4. Scan Kartu Keluarga
  5. Scan asli ijazah pendidikan terakhir
  6. Scan asli piagam atau sertifikat prestasi akademik dan/atau non akademik
  7. Scan asli sertifikat bahasa Inggris TOEFL minimal 450 dan IELTS minimal 5.5
  8. Scan asli surat pengantar pesantren bermeterai Rp 10.000 ditandatangani oleh pimpinan pesantren
  9. Scan asli surat rekomendasi dari pesantren asal ditandatangani oleh pimpinan pesantren
  10. Scan asli surat pernyataan kebenaran data dan dokumen bermeterai Rp 10.000 ditandatangani peserta
  11. Scan asli surat pernyataan komitmen bermeterai Rp 10000 ditandatangani peserta
  12. Scan asli SK pengangkatan guru/pengasuh pesantren
  13. Scan asli piagam/SK izin operasional pesantren
  14. Esai tentang moderasi beragama (1.000-1.500 kata)

Komponen Pendanaan Beasiswa Non-Gelar Micro-credential Amerika 2024

Berbagai manfaat yang akan diterima peserta melalui beasiswa ini, yakni:

  • Biaya pendidikan
  • Biaya hidup di Amerika Serikat
  • Biaya visa
  • Biaya transportasi
  • Biaya asuransi
  • Biaya mobilisasi.

Jadwal Pelaksanaan Beasiswa LPDP Micro-credential Amerika 2024

  • Pendaftaran: hingga 7 September 2024
  • Verifikasi, validasi data, dan seleksi dokumen: 8-9 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi berkas: 11 September 2024
  • Seleksi wawancara: 15-16 September 2024
  • Pengumuman hasil seleksi wawancara: 19 September 2024
  • Pemberkasan dokumen, pengurusan visa, dan lainnya: 25 September 2024
  • Pelaksanaan program: Oktober-November 2024

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui tautan bit.ly/bookletdng06. Semoga berhasil detikers!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

KJP September 2024 Kapan Cair? Cek Jadwalnya di Sini!


Jakarta

Apakah bantuan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap I Tahun 2024 bulan September sudah cair? Ini jawabannya.

Mengutip laman Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (5/9/2024) pencairan dana KJP Plus Tahap I Tahun 2024 September sudah mulai dilakukan sejak 4 September kemarin. Prosesnya akan dilakukan secara bertahap mengingat ada 533.649 peserta didik penerima KJP Plus.

Seluruh siswa penerima KJP Plus ini tersebar di jenjang SD/MI hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Untuk itu, yuk simak besaran bantuan pendidikan yang didapatkan penerima KJP pada bulan September 2024 tiap jenjang di bawah ini!


Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2024 Bulan September

1. Jenjang SD/MI

  • Besaran dana per bulan: Rp 135.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130.000
  • Jumlah penerima: 240.966 peserta didik

2. Jenjang SMP/MTs

  • Besaran dana per bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170.000
  • Jumlah Penerima: 152.854 peserta didik

3. Jenjang SMA/MA

  • Besaran dana per bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 185.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290.000
  • Jumlah penerima: 50.843 peserta didik

4. Jenjang SMK

  • Besaran dana per bulan: Rp 235.000 (biaya rutin) dan Rp 215.000 (biaya berkala)
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240.000
  • Jumlah penerima: 87.906 peserta didik

5. PKBM

  • Besaran dana per bulan: Rp 185.000 (biaya rutin) dan Rp 115.000 (biaya berkala)
  • Jumlah Penerima: 1.080 peserta didik

Penggunaan Dana KJP PLus

Sebagai catatan, penggunaan biaya rutin yang bisa digunakan orang tua siswa secara tunai maksimal sebesar Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisanya, penggunaan KJP hanya bisa dilakukan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Penerima KJP Plus dapat memanfaatkan dana bantuan pendidikan ini untuk kebutuhan seperti:

  • Uang saku
  • Transport
  • Alat tulis dan perlengkapan sekolah
  • Buku dan penunjang pelajaran
  • Alat dan/atau bahan praktik
  • Seragam sekolah dan kelengkapannya
  • Pangan bersubsidi
  • Kacamata
  • Alat bantu pendengaran
  • Kalkulator scientific
  • Alat simpan data elektronik
  • Obat-obatan yang tidak tergolong dalam zat adiktif
  • Sepeda
  • Komputer/laptop
  • Alat bantu disabilitas untuk peserta didik berkebutuhan khusus

Pendaftaran KJP Plus Tahap II Kapan?

KJP Plus merupakan program strategis andalan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam ranah pendidikan. Melalui KJP, anak-anak Jakarta yang berasal dari keluarga tidak mampu diharapkan bisa menuntaskan pendidikan wajib belajar 12 tahun.

Ada dua pembukaan pendaftaran sebagai penerima KJP setiap tahunnya. Bila melihat jadwal tahun lalu, seleksi akan dibuka untuk tahap kedua tahun 2024 sekitar bulan September-Oktober mendatang.

Sebelum mendaftar, pastikan kamu memahami persyaratan menerima KJP Plus. Berikut informasinya, dikutip dari Portal Resmi Provinsi DKI Jakarta.

1. Peserta didik usia 6-21 tahun.

2. Terdaftar sebagai siswa di sekolah negeri atau swasta di Provinsi DKI Jakarta.

3. Memiliki nomor induk kependudukan (NIK) sebagai penduduk DKI Jakarta.

4. Berdomisili di Provinsi DKI Jakarta.

5. Memenuhi satu kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial seperti:

  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
  • Anak panti sosial
  • Anak penyandang disabilitas
  • Anak dari penyandang disabilitas
  • Anak dari pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans
  • Anak dari penerima Kartu Pekerja Jakarta (KPJ)
  • Anak Tidak Sekolah (ATS) yang sudah kembali bersekolah.

Cara Mendapatkan KJP Plus

1. Terdaftar dalam DTKS yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial dan dinyatakan layak menerima bantuan.

2. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP), Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pemadanan data DTKS dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) milik Kemendikbudristek dan Education Management Information System (EMIS) milik Kemenag.

Pemadanan ini dilakukan untuk memastikan status siswa benar-benar terdaftar sebagai peserta didik aktif pada sekolah di Provinsi DKI Jakarta.

3. Data siswa yang sudah melalui pemadanan dikirimkan ke sekolah untuk dilakukan verifikasi.

4. Sekolah mengumumkan siswa yang lolos verifikasi untuk melengkapi berkas persyaratan sebagai penerima KJP Plus.

5. Sekolah mengunggah berkas persyaratan ke sistem KJP.

6. Dinas pendidikan melalui UPT P4OP melakukan verifikasi dan validasi calon penerima KJP Plus dari hasil verifikasi sekolah.

7. Penerima KJP Plus ditetapkan dengan Keputusan Gubernur.

Namun sebagai catatan, belum ada informasi resmi kapan pembukaan pendaftaran KJP Plus Tahap II Tahun 2024. Kita tunggu informasinya ya, detikers!

Begitulah informasi terkait pencairan dana KJP Plus Tahap I bulan September 2024. Untuk itu, yuk segera cek rekeningmu!

(det/twu)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran KJP Plus Tahap II 2024 Dibuka 18 September, Persiapkan Syaratnya!


Jakarta

Pendaftaran Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2024 akan dibuka pada 18 September hingga 8 Oktober mendatang. Peserta bisa mengikuti seleksi melalui pendataan di tingkat sekolah.

Seperti yang diketahui, KJP Plus adalah program strategis pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu. Mereka akan diberikan bantuan dana pendidikan sehingga bisa sekolah sampai tamat satuan pendidikan menengah.

Program ini juga mendukung pelaksanaan Pendidikan Menengah Universal/Rintisan Wajib Belajar 12 tahun. Penerima KJP Plus harusnya peserta didik dari keluarga yang tidak mampu secara materi untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan siswa.


Kebutuhan dasar dalam hal ini mencakup seragam, sepatu, tas sekolah, biaya transportasi, makanan serta biaya ekstrakurikuler. Tak hanya itu, ada kriteria lain yang perlu dipenuhi siswa.

Dikutip dari laman resmi KJP Jakarta, Rabu (11/9/2024) berikut informasinya.

Syarat Daftar KJP Plus Tahap II 2024

Adapun persyaratan dan kriteria peserta didik agar bisa menjadi penerima bantuan KJP Plus Tahap II 2024 yakni:

Syarat Umum

1. Terdaftar dan masih aktif di salah satu satuan pendidikan di Provinsi DKI Jakarta.

2. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), DTKS Daerah, dan/atau data lain yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur.

3. Warga DKI Jakarta yang berdomisili di DKI Jakarta. Dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

4. Selama menjadi penerima KJP Plus, siswa harus memenuhi kriteria:

  • Tidak merokok dan atau mengkonsumsi narkoba
  • Orang tua tidak memiliki penghasilan yang memadai
  • Menggunakan angkutan umum
  • Daya beli untuk sepatu dan pakaian seragam sekolah/pribadi rendah
  • Daya beli untuk buku, tas, dan alat tulis rendah
  • Daya beli untuk konsumsi makan/jajan rendah
  • Daya pemanfaatan internet rendah
  • Tidak dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang berpotensi mengeluarkan biaya.

Syarat Dokumen

  1. Formulir kelengkapan data
  2. Surat permohonan KJP Plus
  3. Surat pernyataan ketaatan pengguna KJP Plus
  4. Fotocopy KTP
  5. Fotocopy KK
  6. Surat pernyataan tanggung jawab mutlak kepala sekolah
  7. Pernyataan ketaatan penggunaan bantuan sosial, biaya operasional pendidikan bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu melalui KJP Plus
  8. Daftar calon penerima KJP Plus tahun 2024

Penggunaan Dana KJP Plus

Dana KJP Plus hanya boleh digunakan untuk:

  • Buku tulis.
  • Buku gambar.
  • Buku pelajaran.
  • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan.
  • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka.
  • Alat dan atau bahan praktik.
  • Seragam sekolah dan kelengkapannya.
  • Sepatu dan kaos kaki sekolah.
  • Tas sekolah.
  • Pakaian olahraga sekolah.
  • Buku pelajaran penunjang.
  • Kudapan bergizi.
  • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan.
  • Alat bantu pendengaran.
  • Kalkulator scientific.
  • USB flashdisk sebagai alat simpan data.
  • Seragam pramuka dan kelengkapannya.
  • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah.
  • Komputer/Laptop

Besaran Dana KJP Plus

Besaran dana KJP Plus berbeda setiap jenjang sekolahnya, yakni:

1. SD/MI

  • Biaya Rutin: Rp 135 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 250 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI Swasta 6 bulan: Rp 130 bulan

2. SMP/MTs

  • Biaya Rutin: Rp 185 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 170 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 300 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SMP/MTs Swasta 6 bulan: Rp 170 ribu/bulan

3. SMA/MA

  • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 185 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 420 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI Swasta 6 bulan: Rp 290 ribu/bulan

4. SMK

  • Biaya Rutin: Rp 235 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 215 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: Rp 450 ribu/bulan
  • Tambahan SPP untuk SD/MI Swasta 6 bulan: Rp 240 ribu/bulan

5. PKBM

  • Biaya Rutin: 185 ribu/bulan
  • Biaya Berkala: Rp 115 ribu/bulan
  • Total Besaran Dana: RP 300 ribu/bulan

Sebagai informasi, penggunaan Biaya Rutin maksimal yang dapat digunakan secara tunai ialah Rp 100 ribu setiap bulannya. Sisa Biaya Rutin dan Biaya Berkala dapat digunakan secara non tunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Jadwal Pendaftaran KJP Plus Tahap II 2024

Jadwal Umum

  • Pendaftaran dan verifikasi sekolah: 18 September-8 Oktober 2024
  • Verifikasi sekolah dinas pendidikan: 9-15 Oktober 2024
  • Penetapan penerima melalui Keputusan Gubernur: 16-31 Oktober 2024

Jadwal Per Jenjang Sekolah

1. SD/MI

  • Pendaftaran: 18-23 September 2024
  • Verifikasi dan persetujuan kepala sekolah: 19-24 September 2024

2. SMP/MTS

  • Pendaftaran: 25-30 September 2024
  • Verifikasi dan persetujuan kepala sekolah: 26 September-1 Oktober 2024

3. SMA/MA, SMK, dan PKBM

  • Pendaftaran: 2-7 Oktober 2024
  • Verifikasi dan persetujuan kepala sekolah: 3-8 Oktober 2024

Informasi lebih lanjut bisa detikers lihat melalui laman https://kjp.jakarta.go.id/ ataupun media sosial Instagram @jakartaedukasi ya! Yuk persiapkan diri!

(det/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM untuk Guru SD & SMP, Cek Syaratnya!



Jakarta

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan membuka pendaftaran beasiswa Microcredential bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Pendaftaran dibuka hingga 19 November 2024 melalui tautan https://s.id/MicroSTEM2024.

Beasiswa kali ini mengambil tema “Climate Change and Environmental Sustainability” yang bekerja sama dengan Korea National University of Education. Program ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi guru SD dan guru SMP dalam menangani isu-isu terkait perubahan iklim dan keberlanjutan lingkungan.

Sehingga para guru mampu merancang pembelajaran yang baik di kelas terutama terkait penyebab dan konsekuensi perubahan iklim. Hal ini untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku peserta didik guna mengurangi dampak perubahan iklim di masa depan.


Target peserta beasiswa ini adalah guru SD kelas 4, 5, dan 6 serta guru SMP yang mengampu mata pelajaran IPA. Dikutip dari Portal Beasiswa GTK Kemendikbduristek, Jumat (11/10/2024) berikut syarat dan cara daftarnya.

Syarat Daftar Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM

Syarat Utama

  1. Mengisi formulite pendaftaran pada laman https://gtk.kemdikbud.go.id/microcredential
  2. Warga Negara Indonesia (WNI)
  3. Berusia paling tinggi 55 tahun per-31 Desember pada tahun pendaftaran
  4. Berstatus sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN) atau guru tetap yayasan
  5. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK)
  6. Memiliki kualifikasi akademik S1 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,00 skala 4,00
  7. Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun berturut-turut di satuan pendidikan PAUD/SD/SMP/SMA/SMK Non Kejuruan/SLB
  8. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku

Syarat Dokumen

  • Hasil pindai Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Hasil pindai Surat Keputusan Pengangkatan guru ASN atau Surat Keputusan Pengangkatan guru tetap Yayasan
  • Hasil pindai NUPTK
  • Hasil pindai ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir
  • Hasil pindai surat tugas mengajar
  • Hasil pindah sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP 450/Duolingo 75/TOEFL IBT 45/IELTS 5.0/TOEIC 440/English Score 290
  • Hasil pindai Letter of Acceptance (LoA) setelah lulus seleksi
  • Hasil pindai surat pernyataan kesanggupan calon Peserta Penerima Program Pengembangan Kompetensi
  • Hasil pindai surat rekomendasi dari atasan
  • Hasil pindai esai/personal statement
  • Hasil pindai surat keterangan sehat

Cara Daftar Beasiswa Non Gelar Microcerdential STEM

  1. Buka laman https://gtk.kemdikbud.go.id/microcredential atau https://s.id/MicroSTEM2024
  2. Pahamai syarat dan siapkan berkas persyaratan beasiswa
  3. Daftar beasiswa dan lengkapi profil di Portal Beasiswa GTK Kemendikbudristek
  4. Unggah dokumen sesuai syarat beasiswa yang dituju
  5. Tunggu verifikasi dan pengumuman penerima beasiswa.

Pendaftaran dibuka hingga 19 November 2024. Informasi lebih lengkap dan format lampiran beasiswa bisa dilihat melalui tautan https://s.id/MicroSTEM2024. Selamat mendaftar detikers!

(det/nwy)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa PhD dan Post Doctoral ke Austria untuk 2025, Minat Daftar?



Jakarta

Kementerian Pendidikan Austria menawarkan beasiswa pendidikan dan penelitian bagi warga Indonesia. Beasiswa ini berlaku untuk program sarjana, pascasarjana, PhD dan post doctoral (postdoc).

Detikers bisa mencoba program Full PhD Grant, Postdoc Grant, Music Practice Grant atau Short-term Research Grant. Selain sokongan dana pendidikan dan penelitian, beasiswa juga menunjang biaya hidup selama di Austria.

Khusus bagi yang ingin melamar beasiswa Music Practice Grant, pendaftaran dibuka hingga 15 Desember 2024. Sementara yang berminat mengambil Full PhD Grant dan Postdoc Grant batas pendaftaran masih sampai Maret 2025.


Adapun yang akan memilih program penelitian singkat pendaftaran dibuka selama 2-9 bulan sebelum pelamar melakukan kunjungan ke universitas tujuan. Apa saja persyaratan untuk bisa daftar beasiswa ini?

Mengutip laman Dikti Kemendikbudristek, berikut informasi lengkapnya:

1. Program Short Term Research Grant

Beasiswa untuk program Short Term Research Grant berlaku untuk jangka 1-2 bulan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tunjangan 1.300 Euro per bulan dan subsidi perjalanan hingga 1.200 Euro.

Pilihan Program Studi

  • Ilmu pengetahuan alam
  • Ilmu teknik
  • Kedokteran
  • Kesehatan
  • Ilmu pertanian
  • Ilmu sosial
  • Humaniora

Syarat Daftar

  • Pelamar Postdocs maksimal berusia 45 tahun (jika sedang mengasuh anak dapat diperhitungkan).
  • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris dan Jerman yang baik
  • Pelamar tidak boleh pernah tinggal/belajar/menjalani penelitian/pekerjaan akademis di Austria pada tahun terakhir, enam bulan sebelum menerima hibah.
  • Pelamar yang tinggal secara permanen di Austria atau yang telah menyelesaikan pendidikan akademisnya terutama di Austria tidak berhak untuk mendaftar.
  • Mengirim lamaran online lewat laman https://www.scholarships.at/
  • Mempunyai surat rekomendasi dari supervisor di universitas pilihan di Austria
  • Surat rekomendasi tersebut dapat hanya dapat diterbitkan oleh peneliti atau dosen yang terafiliasi dengan universitas anggota ASEA-UNINET Austria dan yang memegang “Venia Docendi”, misalnya seorang Profesor Penuh atau Associate
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas Austria yang bekerja sama
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator ASEA-UNINET di universitas ASEAN yang bekerja sama.
  • Mempunyai surat rekomendasi dari koordinator nasional ASEA-UNINET negara anggota ASEAN
  • Surat rekomendasi tidak boleh lebih dari enam bulan pada saat melamar.
  • Salinan paspor
  • Sertifikat PhD serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.

2. Program Full Ernst Mach Grant

Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa untuk studi PhD penuh, penelitian pasca doktoral dan untuk studi di bidang praktik musik di universitas anggota ASEA-UNINET di Austria. Durasi beasiswa bisa berlaku hingga tiga tahun.

Pilihan program yang bisa diambil dalam skema beasiswa full ini antara lain ilmu pengetahuan alam, ilmu teknik, kedokteran manusia, kesehatan, ilmu pertanian, ilmu sosial, dan humaniora.

Full PhD Grant

  • Kelompok sasaran: Mahasiswa pascasarjana yang ingin menyelesaikan program doktor/PhD penuh di Austria dan memenuhi persyaratan untuk masuk dan yang telah menyelesaikan studinya di universitas di luar Austria
  • Durasi: 36 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan, subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro, dan subsidi mobilitas sebesar 300 Euro per bulan

Postdoc Grant

  • Kelompok sasaran: Postdocs yang terlibat dalam pengajaran dan penelitian di anggota ASEA-UNINET universitas di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, atau Vietnam
  • Durasi: 4 – 9 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

Music Practice Grant

  • Kelompok sasaran: Sarjana (atau lebih tinggi) di bidang praktik musik (instrumental dan vokal pertunjukan, komposisi, dan konduktor)
  • Durasi: 9 bulan
  • Manfaat hibah: 1,300 Euro per bulan dan subsidi biaya perjalanan hingga 1,200 Euro

Syarat Daftar

  • Pelamar sarjana dan pascasarjana maksimal berusia 35 tahun, sedangkan postdoc maksimal 45 tahun.
  • Mempunyai kemampuan baik dalam bahasa Inggris dan Jerman
  • Mengirim lamaran online lewat laman http://www.scholarships.at/
  • Mengajukan proposal penelitian bidang musik dokumen berupa CV & bukti pendaftaran audisi
  • Surat rekomendasi dari supervisor di universitas tuan rumah di Austria (bagi pelamar Music Practice Grant berupa letter of endorsement dari universitas musik Austria setelah proses audisi selesai)
  • Dua surat rekomendasi dari dosen universitas
  • Salinan paspor
  • Sertifikat kelulusan universitas serta terjemahan bahasa Inggris atau Jerman.
  • Setelah dilakukan pemeriksaan persyaratan formal dan evaluasi lamaran oleh para ahli, kandidat akan diundang untuk wawancara pribadi (tatap muka)

Itulah informasi beasiswa PhD dan Postdoc di universitas Austria. Ayo coba daftar!

(cyu/cyu)



Sumber : www.detik.com