Tag Archives: jakarta

Beasiswa LPDP 2025 Dibuka, Fokus ke STEM?



Jakarta

Masa pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 tengah dibuka. Apakah benar Beasiswa LPDP tahun ini fokus ke science, technology, engineering, and mathematics (STEM)?

Sekjen Kemendikti Togar M Simatupangmengatakan soal Beasiswa LPDP yang berfokus ke STEM masih dalam tahap pembicaraan. Togar mengatakan ilmu sosial juga menjadi rumpun ilmu yang dibahas terkait fokus Beasiswa LPDP ke depan. Ia menegaskan ilmu sosial juga penting. Beasiswa yang akan ditawarkan menurutnya dapat diarahkan pada yang berdampak tinggi bagi negara.

“STEM itu memang ada pergeseran, tapi tidak sama sekali yang sosial itu tidak mendapat tempat. Karena sosial juga hal yang penting ya, tetapi itu kita tembak nanti untuk yang berkali bertinggi, yang sosial itu, jadi benar-benar yang high impact,” katanya usai rapat kerja Komisi X DPR dengan Kemendiktisaintek di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025).


“Dan juga dibutuhkan di negara kita ini, misalkan masalah pertumbuhan ekonomi, masalah diversifikasi, keanekaragaman, kebhinekaan, budaya, interkultural, sampai dengan negosiasi-negosiasi pada bidang-bidang atau internasional,” ucapnya.

Togar mengatakan kajian kebutuhan (gap) ke depannya akan terus berlangsung untuk memastikan lulusan Beasiswa LPDP, khususnya di bidang STEM, dapat terserap di dunia kerja dan didukung infrastruktur.

“Ini setiap tahun kita evaluasi. Karena bisa aja nanti ada pendatang-pendatang baru yang di bidang STEM yang dulu kita sekolahkan ini udah tumbuh, ngapain lagi kita perbanyak? Nanti kan kesempatan kerja sedikit, kemudian juga nanti kekurangan dari infrastruktur untuk mendukung mereka,” ucapnya.

Sebelumnya, Beasiswa LPDP disebut akan dikaji ulang untuk memastikan efektivitasnya. Soal kabar ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan pengkajian ulang beasiswa LPDP dalam hal ini agar pendanaan pendidikan bagi pelajar RI tersebut sesuai dengan program pemerintah.

“Yang dikaji ulang itu bagaimana kita memastikan (bahwa) yang didanai itu yang sesuai dengan program pemerintah. Yang sesuai dengan Kabinet Merah Putih,” kata Satryo usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

Satryo mengatakan, penerima beasiswa LPDP ke depan akan fokus mendukung program Presiden Prabowo Subianto, yaitu dalam swasembada pangan, swasembada energi, persediaan air, dan hilirisasi.

Ia mengatakan prioritas di atas tidak menutup kemungkinan bagi peminat beasiswa LPDP di bidang ilmu lain.

“Yang bidang lain, kalau memang ada yang menonjol dan patut didanai, kita danai,” ucapnya.

Ia mengatakan, penerima beasiswa LPDP ke diharapkan juga akan terus naik.

“Kalau jumlah penerimanya kita inginkan tiap tahun naik terus, berarti hanya fokusnya saja (yang ke program pemerintah),” ucapnya.

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Menag Mau Kirim Ulama ke Maroko Pakai Beasiswa, Belajar Ini



Jakarta

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan RI akan mengirim ulama untuk belajar di Maroko. Mereka akan dibekali dengan dukungan beasiswa.

“Insya Allah, bidang pengadilan ulama, kita akan mengirimnya ke Maroko,” kata Nasaruddin Umar, dikutip dari laman resmi Kemenag.

Pada Kamis (6/2/2025), Menag bertemu dengan Duta Besar Maroko untuk Indonesia, Ouadia Benabdellah, di kantor pusat Kemenag, Jakarta. Salah satu pembahasannya yakni kerja sama RI-Maroko terkait pertukaran ulama dan santri untuk untuk memperkuat pemahaman Islam moderat.


Nasaruddin Umar mengatakan para ulama Indonesia bisa belajar banyak sistem pendidikan Islam di Maroko. Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal tersebut, negara tersebut memiliki sejarah panjang terkait kajian Islam berbasis tasawuf.

Pembahasan Beasiswa Kuliah ke Maroko

Pada pertemuan tersebut, Nasaruddin Umar dan Ouadia Benabdellah juga menegaskan komitmen untuk menaikkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Maroko, di samping Amerika Serikat dan Mesir.

“Pihak LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) bertanya pada saya, ‘kenapa Maroko?’ Maroko adalah negara yang sangat istimewa,” kata Menag.

Nasaruddin Umar menilai sistem pendidikan pada bidang studi keislaman di Maroko lebih efisien dibandingkan dengan beberapa negara lain.

Program magister di Maroko juga dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun, sedangkan program doktoral maksimal empat tahun. Durasi studi ini menurut Menag lebih cepat dibandingkan di negara lain.

“Jika kita bandingkan dengan Maroko, master program membutuhkan 2 tahun. Dan PhD program, maksimum empat tahun. Saya rasa itu sangat intensif,” ucapnya.

Sementara itu, Ouadia Benabdellah menyatakan Pemerintah Maroko siap meningkatkan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk mendukung penguatan kerja sama bidang pendidikan.

“Ketika saya tiba di sini (Indonesia), ada 15 beasiswa yang diberikan oleh Maroko ke Indonesia. Setelah 4 tahun, sekarang ada 50 beasiswa. Kita bisa lakukan lebih dari itu. Karena kita percaya dalam memperkuat hubungan ini,” ucap Ouadia Benabdellah.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Ramai #KaburAjaDulu, Ini 7 Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI



Jakarta

Tagar #KabuAjaDulu ramai dibahas oleh anak muda di media sosial. Tagar ini menunjukan sebuah tren kuliah atau bekerja di luar negeri karena situasi di Indonesia tak sesuai dengan harapan mereka.

#KaburAjaDulu ini juga dapat bermakna kesempatan bagi pelajar di Indonesia untuk pergi ke luar negeri beberapa lama misalnya untuk kuliah. Bagi detikers yang berniat belajar di luar negeri, sejumlah beasiswa ini tak mensyaratkan mahasiswa harus kembali ke Indonesia setelah selesai studi.

Ada beasiswa apa saja? Melansir masing-masing laman resmi beasiswa, berikut daftarnya:


Daftar Beasiswa S1-S3 yang Tak Wajibkan Awardee Kembali ke RI

1. Global Korean Scholarship (GKS)

Apakah detikers ingin menetap di Korea? Beasiswa Global Korea Scholarship (GKS) bisa jadi solusi agar bisa tinggal di sana sementara sekaligus melanjutkan kuliah.

GKS menawarkan beasiswa untuk jenjang mulai dari D2, S1, S2 hingga S3. Komponen pembiayaan yang ditanggung beasiswa ini antara lain biaya daftar, biaya kuliah, uang saku tahunan sampai Rp 224 juta dan biaya kursus bahasa Korea selama satu tahun.

Syarat daftar beasiswa ini yakni sebagai berikut:

  • Tidak berkewarganegaraan Korea, kecuali jika melamar program R&D, International Organization program.
  • Sehat mental dan fisik.
  • Pelamar yang belum lulus saat mendaftar wajib menyertakan transkrip akademik hingga semester yang terakhir ditempuh
  • Pelamar yang belum memperoleh sertifikat TOPIK saat mendaftar masih dapat melamar.
  • Syarat lengkapnya bisa dilihat di sini https://www.studyinkorea.go.kr/ko/scholarship ya.

2. Ministry of Education (MoE) Taiwan

Kementerian Taiwan menawarkan beasiswa MoE Taiwan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Awardee beasiswa ini dapat menerima bantuan pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta.

Tak ada syarat usia dalam beasiswa ini. Lebih jelasnya berikut syarat yang harus dipenuhi pelamar:

  • Tidak berstatus Overseas Chinese Student atau warga negara Taiwan.
  • Belum/tidak terdaftar belajar di salah satu kampus di Taiwan pada tahun sebelumnya.
  • Tidak mengikuti pertukaran pelajar antar universitas ketika nanti lolos.
  • Tidak pernah belajar di Taiwan pada tingkatan/jenjang yang sama.
  • Tidak pernah menerima beasiswa dari pemerintah taiwan lebih dari lima tahun.
  • Tidak menerima beasiswa lain dari pemerintah Taiwan jika lolos.
  • Tidak pernah membatalkan program beasiswa MoE Taiwan pada waktu sebelumnya.

3. MEXT Research Jepang

Beasiswa MEXT Research Jepang ini bisa dicoba bagi yang ingin melanjutkan D4, S1 atau S2. Pendanaan berlaku hingga 2 tahun masa studi.

Beasiswa MEXT ini bersifat fully funded. Awardee akan ditanggung biaya kuliahnya, tunjangan hidup. tiket pesawat hingga pengurusan visa pelajar.

Namun, pelamar sebelumnya harus memenuhi syarat ini agar dapat lolos:

  • Mempunyai IPK minimal 3,2
  • Memilih jurusan yang sesuai dengan jenjang pendidikan sebelumnya
  • Sehat secara jasmani dan rohani
  • Siap belajar bahasa Jepang
  • Mempunyai skor TOEFL-PBT/ITP: minimal 543, TOEFL-iBT: minimal 72, IELTS: minimal 5.5, TOEIC L&R: minimal 785, TOEIC S&W: minimal 310, dan JLPT: minimal N2

4. Singapore International Graduate Award (Singa)

Beasiswa Singa disediakan oleh Agency for Science, Technology, and Research Singapore. Jenis beasiswa yang tersedia dapat memungkinan awardee melanjutkan studi S2 langsung ke S3.

Adapun tujuan kampus yang bisa dipilih di beasiswa Singa antara lain
Nanyang Technological University, The National University of Singapore, The Singapore University of Technology and Design dan The Singapore Management University.

Apa saja syarat bisa ikut beasiswa Singa? Berikut di antaranya:

  • Mempunyai semangat dalam penelitian dan berprestasi secara akademik
  • Ijazah atau surat keterangan lulus S1 atau S2
  • Transkrip akademik S1 atau S2
  • Mempunyai paspor
  • Foto ukuran paspor terbaru berformat JPEG atau PNG
  • Dua surat rekomendasi (dikirim secara daring oleh pemberi rekomendasi)
  • Hasil GRE/IELTS/TOEFL/SAT I&II/GATE yang bisa diminta dari pihak kampus

5. Turkiye Burslari

Turki merupakan salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia. Jika detikers ingin ke sana, maka beasiswa Turkiye Burslari bisa jadi pilihan.

Cakupan pembiayaan beasiswa ini terdiri dari uang kuliah, uang saku per bulan, tiket pesawat hingga tempat tinggal. Ada empat jenis beasiswa yang tersedia yakni beasiswa S1, S2, S3 dan beasiswa riset.

Beberapa syarat khusus berdasarkan jenjang dapat dilihat selengkapnya di sini ya https://www.turkiyeburslari.gov.tr/.

6. Stipendium Hungaricum Scholarship Program

Beasiswa ini sediakan oleh Director for Internationalisation of Higher Education Stipendium Hungaricum Programme. Beasiswa menawarkan bantuan pendidikan S1, S2, dan kursus pelatihan.

Beasiswa ini menanggung biaya kuliah secara penuh dan tunjangan hidup bulanan. Jika ingin mendaftar beasiswa ini, pelamar harus memenuhi syarat umum ini:

  • Melakukan pendaftaran di laman registrasi.
  • Mengunggah foto terbaru pelamar.
  • Pelamar beasiswa parsial studi parsial harus menyatakan dengan jelas durasi (ditunjukkan dalam bulan) dan tanggal mulai (September atau Februari) studi yang mereka lamar.
  • Membuat motivation letter.
  • Mengunggah salinan pindaian bukti asli kemampuan berbahasa.
  • Sementara syarat khusus setiap jenjang bisa dilihat di sini https://apply.stipendiumhungaricum.hu/ ya.

7. Ministry of Entrepreneurship and Tourism Romania

Pemerintah Romania menawarkan kesempatan warga Indonesia belajar di negaranya lewat beasiswa ini. Salah satu hal yang berbeda dari beasiswa ini adalah pelamar tak disyaratkan minimal IPK dan tak perlu melampirkan skor TOEFL atau IELTS.

Beasiswa ini menanggung biaya kuliah, biaya latihan bahasa selama satu tahun, biaya hidup bulanan, asrama, bantuan layanan kesehatan hingga biaya transportasi lokal.

Jika detikers tertarik daftar beasiswa dari pemerintah Romania ini dapat mendaftar di sini ya https://jakarta.mae.ro/en/local-news/1310.

Itulah beberapa beasiswa yang tak mewajibkan awardee kembali ke Indonesia. Ada yang menarik minatmu?

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Gaet 7 Kampus, PIS Rilis Program Beasiswa Cetak Pelaut Berdaya Saing Global



Jakarta

PT Pertamina International Shipping (PIS) bersama Pertamina Foundation meluncurkan program Beasiswa Crewing Talent Scouting 2025 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK), Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Program beasiswa ini bertujuan untuk mencetak pelaut-pelaut unggul yang akan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan industri maritim global yang terus berkembang.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik maritim, PIS memiliki komitmen untuk dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas SDM pelaut Indonesia. Melalui beasiswa ini, kami berharap dapat mencetak talenta-talenta pelaut Indonesia bertalenta yang siap bersaing di kancah global dan terus mengharumkan nama Indonesia di industri maritim dunia,” ujar Direktur Armada PIS M. Irfan Zainul Fikri dalam keterangan tertulis, Selasa (29/4/2025).

Seperti diketahui, pasca pandemi COVID-19, industri maritim global mengalami pertumbuhan signifikan. Berdasarkan data dari United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), industri maritim global tumbuh sebesar 2,4% secara tahunan pada 2024. Bersamaan dengan peningkatan tersebut, kebutuhan akan pelaut bertalenta menjadi semakin mendesak guna memastikan kelancaran rantai suplai global dan nasional.


Sementara itu, laporan tenaga kerja maritim yang diterbitkan oleh Baltic International Maritime Council (BIMCO) menunjukkan Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai pemasok pelaut terbesar di dunia setelah Filipina dan Rusia, dengan sekitar 51.000 perwira dan lebih dari 92.000 rating. Melihat potensi ini, PIS berupaya terus mengembangkan talenta pelaut Indonesia.

Melalui Beasiswa Crewing Talent Scouting 2025, PIS dan Pertamina Foundation hadir menjawab tantangan tersebut dengan menyediakan berbagai jenis beasiswa, baik untuk pelajar yang sedang menempuh Pendidikan dan Praktik Laut (Prala) semester 5-8, maupun beasiswa penyetaraan untuk lulusan D3/D4 elektro agar dapat berkarier sebagai Electrician Technical Officer (ETO) di kapal-kapal milik PIS.

Sebanyak tujuh lembaga pendidikan yang terlibat dalam program ini adalah Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar, Politeknik Pelayaran Surabaya, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, dan Politeknik Negeri Semarang.

Sementara itu, Presiden Direktur Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari mendukung kolaborasi dengan PIS melalui program beasiswa Crewing Talent Scouting 2025.

“Kami bangga dapat berkolaborasi dengan PIS untuk meluncurkan beasiswa ini. Program ini tidak hanya memberikan kesempatan pendidikan yang luar biasa bagi generasi muda Indonesia, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim yang andal,” tuturnya.

Beasiswa ini akan mencakup biaya pendidikan, pelatihan, asuransi kesehatan, biaya wisuda, biaya hidup, serta uang saku. Selain memberikan kesempatan untuk pendidikan gratis, beasiswa ini juga memberi para penerimanya peluang untuk mendapatkan pengalaman internasional di industri maritim global, sebagai pelaut di PIS.

Di sisi lain, Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Agus Muryono menyatakan pihaknya menyambut baik program beasiswa yang akan menyiapkan calon pelaut berkompeten.

“Kami berharap ke depannya program ini dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia, serta berkontribusi pada pengembangan industri maritim,” katanya.

Program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen PIS untuk menciptakan talenta pelaut Indonesia yang berprestasi, serta untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia di sektor maritim, terutama dalam menghadapi kebutuhan global yang terus berkembang. Dengan adanya program ini, PIS berharap dapat mencetak pelaut-pelaut yang tidak hanya kompeten dan berkarakter, tetapi juga siap bersaing di pasar global dan membawa nama baik Indonesia di dunia internasional.

(akn/akn)



Sumber : www.detik.com

Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret Cair, Cek Rekeningmu!


Jakarta

Bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) Tahap I 2025 untuk Maret sudah cair secara bertahap sejak Senin, 5 Mei 2025 lalu. Sudah cek rekeningmu?

Seperti yang diketahui KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pelajar usia 6-21 tahun. Sasaran utama bantuan ini adalah pelajar yang memiliki latar belakang keluarga dengan ekonomi kurang mampu.

Jumlah penerima KJP Plus Tahap I 2025 diketahui sebanyak 707.622 peserta didik. Jumlah ini tersebar di jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan PKBM (pusat kegiatan belajar mandiri).


Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Kamis (8/5/2025) berikut informasi pencairannya.

Besaran Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret

Besaran dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret untuk setiap jenjang pendidikannya adalah:

1. SD/SDLB/MI

  • Jumlah penerima: 341.879 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

2. SMP/SMPLB/MTs

  • Jumlah penerima: 189.437 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

3. SMA/SMALB/MA

  • Jumlah penerima: 62.295 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

4. SMK

  • Jumlah penerima: 111.315 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

5. PKBM

  • Jumlah penerima: 2.696 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

Aturan Penggunaan Dana KJP Plus

Sebagai informasi, distribusi dana KJP Plus 2025 memang sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Dana ditetapkan dalam satu pos, bukan terbagi menjadi biaya rutin serta berkala.

Namun, perbedaan hanya ada di pos distribusi yang berubah nama menjadi “Dana Personal per Bulan”. Selebihnya, aturan penggunaan dana KJP Plus masih sama.

Siswa tetap hanya diperbolehkan menggunakan dana personal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Sisa dana personal dapat digunakan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Untuk dicatat, penggunaan dana KJP Plus hanya bisa ditujukan untuk memenuhi kebutuhan siswa, yaitu:

  • Buku tulis
  • Buku gambar
  • Buku pelajaran
  • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
  • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
  • Alat dan atau bahan praktik
  • Seragam sekolah dan kelengkapannya
  • Sepatu dan kaos kaki sekolah
  • Tas sekolah
  • Pakaian olahraga sekolah
  • Buku pelajaran penunjang
  • Kudapan bergizi
  • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
  • Alat bantu pendengaran
  • Kalkulator sains
  • USB flashdisk sebagai alat simpan data
  • Seragam pramuka dan kelengkapannya
  • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
  • Komputer/laptop.

Salah satu manfaat baru penerima KJP Plus adalah siswa dapat masuk ke berbagai tempat wisata. Hal ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemprov Jakarta dan pengelola tempat wisata.

Cara Ambil Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Maret

Pencairan dana bisa dilakukan peserta didik dengan/atau orang tua/wali melalui Bank DKI. Ada dua cara yang bisa dilakukan yakni:

1. Lewat teller

  • Datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank
  • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus
  • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara nontunai.

2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

  • Datang ke ATM Bank DKI terdekat
  • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening
  • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara no.tunai.

Dana KJP Plus baru bisa diterima jika penerima sudah menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

Adapun tahapannya yakni:

  1. Datang ke Bank DKI terdekat
  2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
  3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai.
  4. Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

Demikianlah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret. Jangan lupa cek rekeningmu ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Program Beasiswa S3 Dosen Bisa Disambi Mengajar


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 dibuka Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Beasiswa doktor di dalam negeri program joint degree dan dual degree ini disediakan dalam skema penyelenggaraan program doktor by research dan program doktor by coursework.

Menteri Diktisaintek Brian Yuliarto mengatakan program doktor by research memungkinkan dosen untuk tetap mengajar dengan porsi lebih sedikit sambil menjalani riset dan bimbingan.

“(Contohnya) ketika semester break, break mengajar, mereka (yang) misalnya dari Sumatera (lalu) bersekolah di ITB. Misalnya dia tinggal 1-2 bulan di ITB. Kemudian ketika masa mengajar, dia kembali lagi ke sana (kampus tempat mengajar),” ucapnya di peluncuran beasiswa di Grha Kemdiktisaintek, Jakarta, Senin (2/6/2025).


Brian menambahkan, kendati porsi mengajar dikurangi dan perlu usaha lebih dalam meneliti, bimbingan, sambil mengajar, skema ini memungkinkan dosen dapat tetap menerima pendapatan. Diharapkan, skema ini memotivasi dosen untuk tidak khawatir dengan pemasukan semasa studi dan mau meningkatkan kualifikasi pendidikan.

“Intinya adalah pendapatan yang diterima oleh dosen asal itu tetap dia bisa terima. Betul-betul itu tetap bisa diterima sehingga tadi yang kondisi awalnya bahwa dosen-dosen itu tidak mau sekolah karena dia (terkendala) motivasi itu kita atasi dengan cara seperti itu. Harapannya teman-teman dosen tidak perlu khawatir,” ucapnya.

Syarat Beasiswa Doktor untuk Dosen 2025

  • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) atau paspor
  • Memiliki nomor induk dosen nasional (NIDN) atau nomor induk dosen khusus (NIDK) bagi dosen tetap di bawah koordinasi Kemdiktisaintek
  • Usia maksimal 51 tahun bagi program doktor 3 tahun dan 48 tahun bagi program doktor 4 tahun
  • Sudah diterima pada perguruan tinggi dalam negeri sesuai dengan skema beasiswa pada program studi yang telah ditetapkan oleh Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT)
  • Merupakan mahasiswa baru pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026
  • IPK program magister paling rendah 3,25 dari 4,00
  • Memiliki ijazah atau bukti setara ijazah dan transkrip akademik program pendidikan tinggi sebelumnya
  • Mendapat paling sedikit 1 rekomendasi dari dosen
    Memiliki surat izin mengikuti pendaftaran dan seleksi dari Pejabat Pembina Kepegawaian yang berwenang bagi ASN atau pimpinan instansi yang berwenang bagi non-ASN
  • Melampirkan surat izin dari pemimpin PTN asal atau dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) jika berasal dari PTS
  • Melampirkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang paling lama 6 bulan terhitung dari tanggal pendaftaran dengan ketentuan:
    • – Surat keterangan sehat jasmani yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik
    • – Surat keterangan bebas dari narkoba yang dikeluarkan oleh dokter dari rumah sakit/puskesmas/klinik/lembaga yang berwenang untuk pengujian zat narkoba
  • Menandatangani surat pernyataan pendaftaran Beasiswa PDDI sesuai dengan format yang disediakan oleh PPAPT
  • Tidak sedang menjalani pendidikan pada satuan pendidikan lain
  • Tidak sedang melaksanakan pendidikan pada jenjang program pendidikan yang sama dengan yang telah diselesaikan/tamat
  • Tidak berstatus sebagai calon penerima atau penerima beasiswa dari sumber lain yang akan mengakibatkan atau mengakibatkan pendanaan ganda (double funding) pada komponen pendanaan yang sama terhadap beasiswa doktor untuk dosen ini
  • Tidak mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa
  • Tidak sedang mengikuti seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) sampai ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
  • Khusus pendaftar penyandang disabilitas:
    • – Melampirkan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas dari fasilitas layanan kesehatan, rumah sakit atau dokter sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
    • – Melampirkan surat persetujuan dari orang tua/wali/suami/istri dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp l0.000
    • – Melampirkan surat permohonan pendampingan sesuai dengan kebutuhan aktivitas disabilitas.
  • Beasiswa hanya diperuntukkan untuk pendaftar yang melaksanakan pendidikan jalur masuk reguler pada perguruan tinggi yang ditetapkan PPAPT dan tidak diperuntukkan untuk kelas-kelas sebagai berikut:
    • – Kelas eksekutif
    • – Kelas khusus
    • – Kelas karyawan
    • – Kelas jarak jauh
    • – Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
    • – Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara, kecuali untuk program joint degree/dual degree
    • – Kelas internasional khusus tujuan dalam negeri
    • – Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan standar pelaksanaan kelas reguler.
  • Esai atau karangan berisi komitmen kontribusi ke instansi asal/negara pasca studi meliputi deskripsi diri, deskripsi peran yang akan dilakukan, deskripsi cara mewujudkan peran tersebut, dan penilaian diri (kekuatan, kelemahan, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, dan hal-hal yang pernah dilakukan dan disesali) dengan jumlah kata 1500-2000.
  • Proposal penelitian, dengan ketentuan:
    • – Minimal memuat: judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan/tujuan penelitian, metode dan desain, manfaat, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka
    • – Ditulis dalam bahasa Indonesia untuk dalam negeri dan Bahasa Inggris untuk tujuan luar negeri
    • – Panjang 1500 – 2000 kata.

Syarat Khusus

  • Penerima Beasiswa PDDI bagi pendaftar program joint degree/dual degree menyertakan perjanjian kerja sama/MoU program joint degree/dual degree.
  • Bagi yang menjalani program doktor joint degree/dual degree berdurasi 4 tahun , maka opsi polanya yakni:
    • – Pola 2+2: Tahun ke-1 dan ke-2 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-3 dan ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
    • – Pola 3+1: Tahun ke-1 hingga ke-3 ditempuh di perguruan tinggi dalam negeri, tahun ke-4 ditempuh di perguruan tinggi luar negeri
  • Pola program doktor joint degree/dual degree berdurasi kurang dari 4 tahun dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan antara 2 perguruan tinggi penyelenggara.

Tahap Seleksi

  • Seleksi administrasi: Validasi kesesuaian dan kebenaran dokumen
  • Seleksi substansi: Wawancara yang menilai aspek kemampuan akademik atau keterampilan, sikap, dan wawasan kebangsaan.

Informasi beasiswa doktor untuk dosen 2025 dari Kemdiktisaintek lebih lanjut dapat diakses di https://beasiswa.kemdikbud.go.id.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Kuliah Aperti BUMN 2025, Peluang Studi Gratis sampai Lulus


Jakarta

Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara (Aperti BUMN) membuka pendaftaran beasiswa kuliah hingga lulus sesuai ketentuan. Tahun ini, beasiswa Aperti BUMN dibuka di enam perguruan tinggi yang berafiliasi dengan BUMN mulai 2-16 Juni 2025.

Ketua Umum Aperti BUMN dan Rektor Institut Teknologi (IT) PLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK MT IPU ASEAN Eng APEC Eng mengatakan beasiswa ini diperuntukkan bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau yang sederajat pada 2025 atau 2024 yang ingin menempuh pendidikan program sarjana atau vokasi Peluang beasiswa program magister (S2) juga dapat dibuka kampus anggota.

Ia merinci, beasiswa Aperti BUMN 2025 terdiri dari beasiswa penuh dan beasiswa parsial. Kuota total yakni sebanyak 301 mahasiswa.


“Peserta yang lolos seleksi ada yang mendapatkan beasiswa penuh, tidak membayar biaya sekolah (pendidikan) sama sekali; ada yang kita sebut parsial, ini tergantung perguruan tinggi masing-masing,” ucapnya di Universitas Pertamina, Jakarta, Senin (2/6/2025), dikutip dari kanal YouTube Universitas Pertamina, Selasa (3/6/2025).

Di samping dukungan biaya kuliah dan fasilitas akademik, penerima beasiswa berkesempatan untuk menjadi peserta prioritas pada program magang BUMN afiliasi kampus. Penerima beasiswa juga berkesempatan menjalani pelatihan soft skills dan hard skills yang relevan dengan dunia kerja serta berjejaring dengan alumni serta profesional di bidangnya.

Daftar Perguruan Tinggi Beasiswa Aperti BUMN

Pendaftar dikenakan biaya Rp 100.000 dengan ketentuan mendaftar ke maksimal 1 perguruan tinggi Aperti BUMN saja. Berikut anggota Aperti BUMN saat ini yang dapat dilamar dengan beasiswa Aperti BUMN beserta kuota beasiswanya:

Telkom University

  • Afiliasi: PT Telkom Indonesia Tbk
  • Kuota beasiswa penuh: 25
  • Kuota beasiswa parsial: 30

Institut Teknologi (IT) PLN

  • Afiliasi: PT PLN (Persero)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 100

Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

  • Afiliasi: Semen Indonesia Group (SIG)
  • Kuota beasiswa penuh: 10
  • Kuota beasiswa parsial: 20

Universitas Pertamina

  • Afiliasi: PT Pertamina (Persero)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 10

Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

  • Afiliasi: PT Pos Indonesia (Persero)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 50

Politeknik Semen Indonesia

  • Afiliasi: Semen Indonesia Group (SIG)
  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 36

Iwa mengatakan, Aperti BUMN juga menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi afiliasi BUMN Malaysia. Lewat kerja sama ini, mahasiswa berkesempatan untuk menjalani student exchange dan kolaborasi riset.

Syarat Beasiswa Aperti BUMN 2025

  • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat lulusan 2024 atau 2025
  • Memilih satu perguruan tinggi Aperti BUMN
  • Melampirkan:
    • Nilai rapor semester 1-5
    • Sertifikat prestasi akademik dan/atau nonakademik yang diraih selama SMA/sederajat (diutamakan)
    • Surat rekomendasi sekolah (diutamakan).

Jadwal Beasiswa Aperti BUMN 2025

  • Pendaftaran: 2-16 Juni 2025
  • Seleksi administrasi: 17-20 Juni 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 21 Juni 2025
  • Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kecerdasan Majemuk (TKM): 23 Juni 2025
  • Pengumuman lolos ujian masuk: 24 Juni 2025
  • Seleksi wawancara: 25-26 Juni 2028
  • Pengumuman penerima beasiswa Aperti BUMN: 1 Juli 2025

Unggah berkas pendaftaran di website Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) kampus tujuan masing-masing. Semoga berhasil, detikers!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Penuh dan Parsial Aperti BUMN 2025, Begini Bedanya


Jakarta

Enam perguruan tinggi afiliasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membuka penerimaan mahasiswa baru jalur Beasiswa Aliansi Perguruan Tinggi (Aperti) BUMN 2025. Periode pendaftaran berlangsung sampai 16 Juni mendatang.

Ketua Umum Aperti BUMN dan Rektor Institut Teknologi (IT) PLN Prof Dr Ir Iwa Garniwa MK MT IPU ASEAN Eng APEC Eng mengatakan, beasiswa Aperti BUMN 2025 terdiri dari dua skema yakni beasiswa penuh dan parsial.

“Peserta yang lolos seleksi ada yang mendapatkan beasiswa penuh, tidak membayar biaya sekolah (pendidikan) sama sekali; ada yang kita sebut parsial, ini tergantung perguruan tinggi masing-masing,” ucapnya di Universitas Pertamina, Jakarta, Senin (2/6/2025), dikutip dari kanal YouTube Universitas Pertamina, Selasa (3/6/2025).


Beasiswa Aperti BUMN 2025: Penuh dan Parsial

Sebagai contoh, Institut Teknologi PLN membuka beasiswa penuh hingga lulus di Prodi D3 Teknologi Listrik dan Prodi D3 Teknik Mesin. Periode beasiswa yakni maksimal 6 semester, seperti dikutip dari laman Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) IT PLN.

Sementara itu, beasiswa parsial berupa potongan Biaya Pengembangan dan Pembangunan Pendidikan (BP3). Skema ini dibuka bagi pelamar prodi Sarjana (S1) apapun di IT PLN.

Adapun biaya kuliah IT PLN kelas reguler tahun akademik 2025/2026 terdiri dari uang pangkal dan BP3 yang dibayarkan 1 kali di awal kuliah, serta biaya uang kuliah yang dibayarkan setiap semester.

Uang pangkal berbeda-beda setiap prodi, mulai dari Rp 3,6 juta sampai Rp 6 juta. Sementara itu, BP3 sebesar Rp 8 juta atau Rp 10 juta, tergantung prodinya. Adapun uang kuliah prodinya berkisar dari Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per semester.

Beda halnya dengan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI). Kampus yang berafiliasi dengan PT Pos Indonesia (Persero) menerapkan beasiswa parsial berupa pembebasan Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) dan pembebasan biaya Sumbangan Pengembangan Pendidikan SPP pada 1 semester terakhir.

Adapun beasiswa penuh ULBI jalur Aperti BUMN merupakan pembebasan biaya pendidikan sampai lulus, baik DPP maupun SPP. Beasiswa penuh dan parsial ULBI ini berlaku pada semua prodi.

DPP ULBI dibayarkan 1 kali, berkisar Rp 5 juta – Rp 10 juta. Sedangkan SPP ULBI tahun akademik 2025/2026 mulai dari Rp 5,5 juta-Rp 9,8 juta.

Kuota Beasiswa Aperti BUMN 2025 Penuh dan Parsial

Total sebanyak 301 kursi kuliah dengan beasiswa dibuka melalui Beasiswa Aperti BUMN 2025. Setiap kampus juga menerapkan kuota yang berbeda pada skema beasiswa penuh dan beasiswa parsial.

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Telkom University

  • Kuota beasiswa penuh: 25
  • Kuota beasiswa parsial: 30

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Institut Teknologi (IT) PLN

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 100

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI)

  • Kuota beasiswa penuh: 10
  • Kuota beasiswa parsial: 20

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Pertamina

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 10

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI)

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 50

Kuota Beasiswa Aperti BUMN Politeknik Semen Indonesia

  • Kuota beasiswa penuh: 5
  • Kuota beasiswa parsial: 36

Pantau ketentuan beasiswa penuh dan parsial masing-masing perguruan tinggi untuk Beasiswa Aperti BUMN 2025 di laman resminya. Semoga berhasil pada seleksi tahun ini!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP Georgetown 2025, S2 di Jakarta, AS, dan Qatar


Jakarta

Pendaftaran beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia Pacific (GSAP) Program Master 2025 dibuka mulai 4-26 Juni 2025. Kuota beasiswa yang ditawarkan yakni sebanyak 35 orang. Warga umum, CPNS atau PNS, serta anggota TNI/Polri boleh mendaftar.

Beasiswa LPDP ini merupakan kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Georgetown University. Prodi yang ditawarkan yakni Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA).

Penerima beasiswa akan kuliah 1 tahun atau maksimal 12 bulan, dengan semester musim gugur di Jakarta, semester musim semi di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat, dan 1 pekan modul di Georgetown University kampus Qatar.


Beasiswa LPDP Georgetown 2025

Dikutip dari panduan resminya, beasiswa ini meliputi:

  • Biaya kuliah (tuition fee)
  • Dana pendaftaran
  • Tunjangan buku
  • Dana bantuan penelitian tesis
  • Dana bantuan seminar internasional
  • Dana publikasi jurnal internasional
  • Dana transportasi PP Jakarta-Washington DC
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan di Washington DC
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana keadaan darurat jika diperlukan

Syarat Beasiswa LPDP Georgetown 2025

  • WNI, termasuk CPNS/PNS dan anggota TNI/Polri
  • Usia maksimal 42 tahun per 31 Desember 2025
  • Sudah menyelesaikan studi S1/D4
  • Belum pernah lulus S2
  • Pendaftar yang sedang kuliah S2 dapat mendaftar jika lolos seleksi substansi dengan menyerahkan dokumen persyaratan sesuai ketentuan
  • Skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 7.0, dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku pada 18 Juli 2025

Tahapan Pendaftaran

Jadwal Beasiswa LPDP Georgetown 2025

  • Pendaftaran: 2-26 Juni 2025
  • Seleksi administrasi: 30 Juni-7 Juli 2025
  • Pengumuman hasil administrasi sementara: 8 Juli 2025
  • Masa sanggah: 9-10 Juli 2025
  • Proses sanggah: 11-17 Juli 2025
  • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 18 Juli 2025
  • Seleksi substansi: 22-25 Juli 2025
  • Penyampaian LoA Unconditional dari GSAP: 24-26 Juli 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 31 Juli 2025
  • Mulai kuliah: Agustus 2025

Informasi beasiswa LPDP Georgetown 2025 lebih lanjut dapat diakses dengan klik DI SINI.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Kemenag Buka Beasiswa Bahasa Inggris untuk Guru MI, Klik https://s.id/KursusguruMI



Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah membuka program kursus bahasa Inggris untuk guru madrasah ibtidaiyah (MI). Kemenag akan memberikan beasiswa untuk 300 guru yang terpilih.

Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru MI dalam pengajaran bahasa Inggris supaya selaras dengan tuntutan kurikulum dan kebutuhan peserta didik.

“Ini adalah bentuk ikhtiar serius kami untuk mempersiapkan guru MI agar mampu mengajar Bahasa Inggris dengan pendekatan yang tepat, menyenangkan, dan berbasis kebutuhan anak,” kata Direktur GTK Madrasah, Thobib Al Asyhar di Jakarta (25/7/2025), dikutip dari keterangan resmi dalam situs Kemenag RI.


Ia menyebut dengan penguasaan metodologi dan alat asesmen yang baik, maka guru akan lebih percaya diri dan terampil dalam menyalurkan keterampilan bahasa kepada peserta didik.

Program ini dilaksanakan secara daring dan terbuka untuk semua guru MI dari seluruh wilayah Indonesia. Pendaftarannya dibuka pada 24-31 Juli 2025 melalui https://s.id/KursusguruMI.

Apa Saja yang Akan Dipelajari?

Pada program ini, guru akan dibekali keterampilan memetakan kebutuhan bahasa Inggris siswa, menguasai teknik pengajaran keterampilan bahasa (listening, speaking, reading, dan writing), kosakata, tata bahasa, dan memahami pendekatan pembelajaran serta asesmen yang sesuai perkembangan usia.

Thobib menyebut program ini merupakan kolaborasi antara Direktorat GTK Madrasah dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta melalui Regional English Language Office (RELO), serta kerja sama dengan asosiasi pengajar Bahasa Inggris internasional, TESOL.

Ia menyebut, kolaborasi ini merupakan bukti penguatan guru madrasah tak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh dukungan jejaring global. Maka, dengan melibatkan RELO-TESOL, pihaknya ingin memastikan standar pelatihan terbaik untuk guru MI.

Direktorat GTK Madrasah berharap program ini mampu membuat ekosistem pembelajaran bahasa Inggris di MI semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan globalisasi sejak dini.

(nah/pal)



Sumber : www.detik.com