Tag Archives: beasiswa

Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi, Catat!


Jakarta

Efisiensi anggaran juga tak luput menjamah kementerian yang mengurusi bidang pendidikan. Terlebih bila efisiensi anggaran tersebut menyasar berbagai beasiswa yang menopang hidup banyak siswa dan mahasiswa Indonesia.

Kendati demikian di hadapan Komisi XI DPR RI, Kamis (13/2/2025) Menteri Keuangan Sri Mulyani berjanji agar tetap berpegang pada amanat UUD 1945. Di mana pemerintah harus mengalokasikan 20 persen belanja APBN untuk anggaran pendidikan.

“Tadi juga diingatkan untuk 20 persen (anggaran pendidikan), sesuai konstitusi pasti kita juga akan jaga,” ujar Menkeu dikutip dari arsip detikEdu.


Selain itu, para menteri juga telah bertemu Kementerian Sekretariat Negara untuk membahas penyesuaian Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Disebutkan pagu belanja pegawai dan belanja bantuan sosial tidak boleh terkena efisiensi anggaran.

Beasiswa-beasiswa yang dikeluarkan kementerian pada dasarnya masuk dalam daftar belanja bantuan sosial. Dengan demikian sifatnya tetap dan tak boleh dikurangi.

Adapun daftar beasiswa-beasiswa yang tak kena efisiensi di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Kementerian Agama (Kemenag) yakni sebagai berikut.

Beasiswa-beasiswa yang Tak Kena Efisiensi

1. Kemendikdasmen

Program Indonesia Pintar

Sebagai informasi, Kemendikdasmen terkena efisiensi anggaran hingga Rp 7,3 triliun. Sehingga terjadi penyesuaian anggaran dari Rp 33,5 triliun menjadi Rp 26,27 triliun.

Pos beasiswa yang tak terkena efisiensi di Kemendikdasmen adalan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP). Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti menjelaskan anggaran yang ditetapkan untuk PIP adalah Rp 9,67 triliun bagi 17,9 juta penerima.

Selain itu, Kemenkeu juga dinilai tengah membahas penambahan anggaran sebesar Rp 3,8-3,9 triliun untuk penerima PIP jenjang SMA/SMK yang masih menerima dana PIP sebesar Rp 1 juta padahal seharusnya Rp 1,8 juta. Jumlah penerima yang belum mendapatkan haknya adalah 666 ribu siswa.

“Masih kami cantumkan Rp 9,6 (triliun) untuk 17,9 juta anak dari SD sampai SMA/SMK. Namun, (akan ada) tambahan sekitar 3,8 sampai 3,9 triliun rupiah, sudah mulai dibahas di Kementerian Keuangan,” ujar Suharti pada rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025) lalu.

“Untuk SMA/SMK dengan pagu yang ada sekarang masih kurang sekitar 666 ribu siswa dengan satuan biaya yang masih sebesar Rp 1 juta, harusnya Rp 1,8 juta,” tambahnya.

Kesimpulannya, untuk PIP 2025 Kemendikdasmen menyamakan target sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni 17,9 juta penerima dengan anggaran Rp 9,672 triliun.

Sebagai informasi PIP adalah dana bantuan pendidikan yang diberikan pemerintah kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin. Untuk bisa mendapat PIP, siswa harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial (DTKS Kemensos). Adapun besaran dana bantuan PIP adalah:

  • Rp 450.000 untuk jenjang SD
  • Rp 750.000 untuk jenjang SMP
  • Rp 1,8 juta untuk jenjang SMA/SMK

2. Kemendiktisaintek

Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

KIP Kuliah adalah beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki latar belakang ekonomi kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi. Beasiswa ini memungkinkan siswa mendapat tunjangan hidup selama masa kuliahnya dan dibebaskan dari biaya uang kuliah tunggal (UKT).

Sebelumnya, Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro menjelaskan KIP Kuliah terkena efisiensi anggaran sebesar Rp 1,319 triliun. Padahal pagu awal program ini Rp 13,698 triliun.

Satryo meminta agar seluruh pagu beasiswa dikembalikan kepada total anggaran awal dan tidak dilakukan efisiensi.

“Bantuan sosial beasiswa kami usulkan kembali supaya tetap pada pagu semula. Karena ini termasuk kategori yang tidak kena efisiensi,” tutur Satryo dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Rabu (12/2/2025).

Di akhir rapat kerja, Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian juga mempertanyakan mengapa anggaran beasiswa Kemendiktisaintek terkena pemotongan anggaran. Ia juga menyatakan akan mengajukan alokasi KIP Kuliah tidak dilakukan efisiensi.

Kendati demikian, Menkeu Sri Mulyani menyatakan KIP tidak akan mengalami pemotongan atau pengurangan. KIP tetap mendapat anggaran sebesar Rp 14,79 triliun untuk 1.040.192 penerima.

KIP Kuliah saat ini tengah melakukan pendaftaran untuk Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025. Pendaftaran untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup 18 Februari 2025 mendatang.

Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI)

Beasiswa kedua yang dibebaskan dari efisiensi anggaran adalah Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI). BPI adalah program beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik program bergelar (degree) S1, S2, hingga S3 dan tidak bergelar (non-degree) untuk kampus dalam dan luar negeri.

BPI merupakan program kerjasama antara Kemendikbudristek dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Berbagai manfaat yang diterima awardee BPI adalah:

  • Dana Pendidikan
    • Biaya kuliah
    • Biaya pendaftaran
    • Tunjangan buku
    • Bantuan penelitian tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional
    • Bantuan publikasi jurnal internasional
  • Biaya pendukung
    • Transportasi
    • Aplikasi visa
    • Asuransi kesehatan
    • Kedatangan
    • Biaya hidup bulanan
    • Dana keadaan darurat
    • Dana tunjangan keluarga

Sebelumnya, BPI masuk dalam daftar efisiensi anggaran sebesar 10% dari pagu awal Rp 194 miliar. Namun seusai rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Menkeu Sri Mulyani tegaskan BPI akan berjalan seperti semula dengan anggaran awal.

3. Kemenkeu

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)

Beasiswa LPDP menjadi bantuan pemerintah untuk melanjutkan pendidikan tinggi yang selalu ditunggu masyarakat setiap tahunnya. Menkeu Sri Mulyani memastikan bila LPDP tak terkena efisiensi anggaran.

Saat ini LPDP tengah membuka pendaftaran hingga 17 Februari 2025 mendatang. Beasiswa yang dibuka adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.

Untuk melihat daftar beasiswa lebih lengkap detiekrs bisa cek pada artikel berikut:

4. Kemenag

Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

Terakhir, beasiswa besar yang tidak terkena efisiensi anggaran adalah Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag. Mirip dengan BPI, BIB adalah program kolaborasi Kemenag dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Hadir sejak 2022, BIB memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan tinggi dalam dan luar negeri pada program S1/D4, magister, doktoral, dan nongelar bagi guru dan dosen, pegawai Kemenag, serta calon dosen termasuk mahasiswa berprestasi.

Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Ruchman Basori menyatakan BIB segera membuka pendaftaran dalam dua bulan ke depan.

Berbagai komponen biaya yang didapatkan penerima BIB Kemenag bisa dilihat pada artikel berikut:

(det/nwk)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Karya Salemba Empat 2025 Akan Dibuka, Segini Uang yang Didapat


Jakarta

Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) membuka rangkaian pendaftaran beasiswa KSE mulai 24 Februari 2025. Mahasiswa dari berbagai kampus di bawah ini bisa mendaftar.

Beasiswa Reguler Karya Salemba Empat merupakan beasiswa kuliah untuk membantu kebutuhan finansial mahasiswa yang membutuhkan. Para penerima beasiswa diharapkan menjadi lulusan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, cinta pada Tanah Air, nusa, dan bangsa.

Penerima Beasiswa Reguler KSE yang telah menerima minimal 1 tahun berkesempatan mendapat Beasiswa Unggul KSE. Beasiswa lanjutan ini diperuntukkan bagi penerima beasiswa dengan perkembangan prestasi yang sangat baik dan aktif pada berbagai kegiatan sosial.


Penerima Beasiswa Unggul KSE diharapkan terbantu untuk mengembangkan kompetensi profesional dan interpersonal.

Beasiswa Karya Salemba Empat 2025

Berikut komponen beasiswa KSE per jenis beasiswa seperti dikutip dari laman resminya:

Beasiswa Reguler

– Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

– Program pembinaan tatap muka, kepemimpinan, seminar, workshop, coaching, dan lain-lain.

Beasiswa Unggul

– Tunjangan beasiswa Rp750 ribu per bulan selama 1 tahun dan dapat diperpanjang

– Tunjangan SPP/BOP Rp1,5 juta per semester selama 1 tahun akademik

– Bantuan biaya skripsi atau tugas akhir, besar sesuai kebutuhan

– Prioritas dalam mengikuti program pembinaan.

Tahap Seleksi

Berikut tahap seleksi beasiswa Karya Salemba Empat:

1. Pemeriksaan kelengkapan dokumen
2. Pemberian rekomendasi oleh Pengurus Paguyuban
3. Pengurus Paguyuban memintakan rekomendasi lebih lanjut pada tingkat rektorat dan/atau dekanat kampus asal
4. Wawancara bersama alumni penerima beasiswa, donatur, maupun pengurus KSE
5. Pengumuman peserta lolos seleksi
6. Registrasi ulang dan pencantuman rekening penerima tunjangan.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa KSE

Berikut jadwal pendaftaran beasiswa Karya Salemba Empat berdasarkan kampus asal mahasiswa pelamar:

24 Februari-5 Maret 2025

Registrasi Online Tahap 1 dibuka untuk sembilan kampus mitra berikut:

1. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
2. Universitas Pattimura (Unpatti)
3. Universitas Tadulako (Untad)
4. Universitas Mulawarman (Unmul)
5. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU)
6. Universitas Sam Ratulangi (Unstrat)
7. Universitas Padjadjaran (Unpad)
8. Universitas Lampung (Unila)
9. Politeknik Negeri Lampung (Polinela)

6-15 Maret 2025

Registrasi Online Tahap 2 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:
1. Universitas Indonesia (UI)
2. Universitas Airlangga (Unair)
3. Universitas Lambung Mangkurat (ULM)
4. IPB University
5. Universitas Nusa Cendana (Undana)
6. Institut Teknologi Bandung (ITB)
7. Universitas Hasanuddin (Unhas)
8. Universitas Jambi (Unja)

16-25 Maret 2025

Registrasi Online Tahap 3 dibuka untuk mahasiswa dari perguruan tinggi:

1. Universitas Sumatera Utara (USU)
2. Universitas Palangka Raya (UPR)
3. Universitas Udayana (Unud)
4. Universitas Brawijaya (UB)
5. Universitas Riau (UR)
6. Universitas Cendrawasih (Uncen)
7. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
8. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
9. Universitas Negeri Medan (Unimed)

26 Maret-4 April 2025

Registrasi Online Tahap 4 dibuka untuk mahasiswa dari kampus:

1. Universitas Andalas (Unand)
2. Universitas Sriwijaya (Unsri)
3. Universitas Syiah Kuala (USK)
4. Universitas Gadjah Mada (UGM)
5. Universitas Tirtayasa (Untirta)
6. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
7. Universitas Diponegoro (Undip)
8. Universitas Sebelas Maret (UNS)
9. Politeknik Sriwijaya

Informasi pendaftaran beasiswa KSE lebih lanjut bisa diakses di beasiswa.or.id, kse.or.id, dan akun Instagram @beasiswa_KSE. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/faz)



Sumber : www.detik.com

H-1 Tutup Pendaftaran KIP Kuliah untuk Peserta SNBP 2025, Cek Lagi Syaratnya!


Jakarta

Pendaftaran program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 untuk pendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) segera ditutup. Tepatnya pada Selasa, 18 Februari 2025.

Pada dasarnya ada dua cara mendaftar KIP Kuliah, yakni pendaftaran secara mandiri oleh siswa yang bersangkutan dan dilakukan melalui perguruan tinggi.

Bedanya, pendaftaran secara mandiri oleh siswa dilakukan pada waktu seleksi yang ditetapkan tim KIP Kuliah. Untuk peserta pendaftar SNBP 2025, akan ditutup esok hari.


Sedangkan bila siswa memilih mendaftar melalui perguruan tinggi, pendaftaran akan diusulkan ketika siswa sudah diterima dan melakukan registrasi di kampus tujuan. Kendati demikian, dua jalur seleksi KIP Kuliah itu sama-sama mengharuskan siswa memenuhi persyaratan pendaftaran.

Sebagai pengingat, berikut informasi lengkap tentang syarat, cara daftar mandiri, dan besaran bantuan sosial untuk menempuh pendidikan tinggi dari pemerintah ini dikutip melalui Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2024, Senin (17/2/2025).

Syarat Daftar KIP Kuliah 2025

  • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus tahun 2025, 2024, dan 2023.
  • Telah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru melalui semua jalur masuk baik PTN atau PTS pada program studi yang telah terakreditasi secara resmi dan tercatat pada sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
  • Memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

Dokumen keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah bisa dibuktikan dengan:

  • Kepemilikan program bantuan pendidikan nasional atau Program Indonesia Pintar (PIP) Dikdasmen.
  • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial, contohnya:
  • Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
  • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
  • Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
  • Berasal dari panti sosial/panti asuhan.

Jika tidak masuk dalam seluruh kriteria di atas, calon mahasiswa tetap bisa mendaftar KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi. Syaratnya adalah:

  • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.
  • Calon penerima yang menggunakan kriteria ini wajib mengunggah surat keterangan tidak mampu (SKTM).

Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Mandiri

Adapun tahapan pendaftaran KIP Kuliah 2025 secara mandiri yakni:

1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Jika sudah memiliki akun KIP Kuliah klik “Login Siswa”. Apabila belum klik “Daftar Sekarang” dan masukkan berbagai data yang dibutuhkan, seperti nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan email yang akan digunakan.

3. Apabila pendaftaran akun selesai dilakukan, kembali login siswa dengan nomor pendaftaran dan kode akses pendaftaran lalu klik “Masuk”.

4. Setelah masuk, siswa akan diarahkan ke dashboard peserta di SIM KIP Kuliah dan melanjutkan pembaruan data peserta KIP Kuliah.

5. Isi seluruh data yang dibutuhkan dari biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, rencana (ketika diterima kuliah).

6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

Besaran Bantuan KIP Kuliah 2025

1. Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

  • Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
  • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
  • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
  • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

  • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
  • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
  • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
  • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
  • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

Jadwal KIP Kuliah 2025

  • Registrasi/pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025
  • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
  • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

Demikianlah informasi tentang KIP Kuliah 2025. Jangan lupa untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S2 Malaysia MTCP 2025 Segera Dibuka, Tunjangan Rp 12,8 juta Per Bulan


Jakarta

Beasiswa Malaysian Technical Cooperation Programmes (MTCP) 2025 segera dibuka. Calon mahasiswa asal Indonesia dapat mendaftar.

Beasiswa MTCP merupakan beasiswa pascasarjana yang didanai Pemerintah Malaysia. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa internasional yang hendak lanjut kuliah pada program S2 atau Master Degree.

Beasiswa MTCP Pemerintah Malaysia 2025

Dikutip dari laman resminya, berikut komponen beasiswa MTCP:


  • Uang kuliah
  • Tunjangan-tunjangan lain senilai RM 3.500 atau Rp 12,8 juta per bulan

Pemberian beasiswa berlangsung untuk durasi antara 24-36 bulan pada program Master Degree.

Syarat Beasiswa

  • Mahasiswa internasional dari negara penerima beasiswa MTCP, termasuk Indonesia
  • Berusia tidak lebih dari 45 tahun per tanggal pendaftaran
  • Memenuhi kualifikasi akademik minimal Second Class Upper (Honours) atau indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3.50 pada jenjang sarjana
  • Memenuhi salah satu syarat skor bahasa Inggris minimal di bawah ini:
    • – IELTS overall score: 6.0 ke atas
    • – TOEFL IBT total score 60 ke atas
    • – Bahasa pengantar perkuliahan jenjang/jenjang-jenjang sebelumnya menggunakan bahasa Inggris

Daftar Perguruan Tinggi Mitra

Berikut daftar perguruan tinggi negeri dan swasta di Malaysia yang dapat dilamar dengan beasiswa MTCP:

Perguruan Tinggi Negeri Malaysia

1. Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM)
2. Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)
3. Universiti Malaya (UM)
4. Universiti Malaysia Kelantan (UMK)
5. Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA)
6. Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP)
7. Universiti Malaysia Sabah (UMS)
8. Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)
9. Universiti Malaysia Terengganu (UMT)
10. Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)
11. Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)
12. Universiti Putra Malaysia (UPM)
13. Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)
14. Universiti Sains Malaysia (USM)
15. Universiti Sultan Zainal Abidin (Unisza)
16. Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM)
17. Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
18. Universiti Teknologi MARA (UiTM)
19. Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)
20. Universiti Utara Malaysia (UUM)

Perguruan Tinggi Swasta Malaysia

1. Universiti Tenaga Nasional (Uniten)
2. Universiti Teknologi Petronas (UTP)
3. Multimedia University (MMU)
4. Universiti Kuala Lumpur (UniKL)

Perlu digarisbawahi, daftar perguruan tinggi di atas dapat berubah sewaktu.-waktu. Pantau informasi beasiswa S2 Malaysia MTCP di https://mtcp.kln.gov.my/scholarship.

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Syarat Gaji Orang Tua agar Lolos KIP Kuliah 2025, Pendaftaran SNBP Tutup Hari Ini


Jakarta

Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 bagi peserta Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP) ditutup hari ini, Selasa (18/2/2025). Sehingga siswa masih memiliki kesempatan terakhir untuk menyelesaikan pendaftaran KIP Kuliah hingga hari ini berakhir.

Untuk bisa lolos KIP Kuliah 2025, siswa perlu memastikan telah memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan. Termasuk syarat tentang besaran gaji maksimal orang tua penerima.

Dikutip dari arsip detikEdu dan Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2024, Selasa (18/2/2025) berikut informasi selengkapnya.


Syarat Gaji Orang Tua untuk KIP Kuliah 2025

Pada dasarnya syarat gaji maksimal orang tua penerima KIP Kuliah digunakan sebagai bukti bila mahasiswa penerima masuk dalam ketentuan miskin/rentan miskin. Besarannya juga masih sama dengan seleksi tahun sebelumnya, yakni:

  • Jumlah pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak sebesar Rp 4 juta setiap bulan.
  • Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali jika dibagi dengan jumlah anggota keluarga paling banyak Rp 750 ribu.

Siswa juga perlu melampirkan bukti keluarga miskin dalam bentuk Surat keterangan Tidak Mampu (SKTM). SKTM dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah minimum tingkat desa/kelurahan.

Penggunaan syarat gaji maksimal orang tua wajib dilampirkan bagi peserta yang tidak masuk dalam 4 kriteria syarat ekonomi yang ditetapkan, yakni:

1. Mahasiswa pemegang atau pemilik KIP Dikdasmen (kini PIP Dikdasmen).

2. Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos), contohnya:

  • Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
  • Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

3. Masuk dalam kelompok masyarakat miskin/rentan miskin maksimal pada desil 3 di Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

4. Berasal dari panti sosial/panti asuhan.

Cara Daftar KIP Kuliah 2025

1. Buka laman KIP Kuliah pada tautan https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Jika sudah memiliki akun KIP Kuliah klik “Login Siswa”. Apabila belum klik “Daftar Sekarang” dan masukkan berbagai data yang dibutuhkan, seperti nomor induk kependudukan (NIK), nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan email yang akan digunakan.

3. Apabila pendaftaran akun selesai dilakukan, kembali login siswa dengan nomor pendaftaran dan kode akses pendaftaran lalu klik “Masuk”.

4. Setelah masuk, siswa akan diarahkan ke dashboard peserta di SIM KIP Kuliah.

5. Isi seluruh data yang dibutuhkan dari biodata, keluarga, ekonomi, rumah, aset, prestasi, rencana (ketika diterima kuliah).

6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri).

8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.

9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

Besaran Bantuan KIP Kuliah 2025

KIP Kuliah memuat dua komponen pembiayaan, yakni biaya pendidikan dan biaya hidup. Penjelasannya yakni:

1. Biaya Pendidikan

Biaya pendidikan akan ditransfer langsung ke perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah. Besaran dananya berdasarkan rataan biaya pendidikan mahasiswa nonKIP Kuliah di masing-masing program studi (prodi) pada tahun akademik berjalan. Adapun perkiraannya yakni:

  • Prodi akreditas Unggul/A dan prodi internasional maksimal Rp 8 juta
  • Prodi kedokteran maksimal Rp 12 juta
  • Prodi dengan akreditasi Baik Sekali atau B maksimal Rp 4 juta
  • Prodi dengan akreditasi Baik atau C maksimal Rp 2,4 juta.

2. Bantuan Biaya Hidup (BBH)

BBH dihitung berdasarkan besaran indeks harga lokal masing-masing wilayah perguruan tinggi dan diberikan dalam 5 klaster. Jumlahnya adalah:

  • Klaster 1: Rp 800 ribu per bulan
  • Klaster 2: Rp 950 ribu per bulan
  • Klaster 3: Rp 1,1 juta per bulan
  • Klaster 4: Rp 1,250 juta per bulan
  • Klaster 5: Rp 1,4 juta per bulan

BBH akan diberikan satu kali setiap semester atau per enam bulan.

Untuk kembali diingat pendaftaran KIP Kuliah 2025 untuk siswa pendaftar SNBP ditutup hari ini Selasa, 18 Februari 2025. Jangan sampai terlewat ya!

(det/nwk)



Sumber : www.detik.com

Mau Kuliah di Jerman? Nih, Ada Beasiswa Khusus Muslim Plus Review Tinggal di Sana


Jakarta

Detikers tertarik kuliah di Jerman? Sekarang ini tengah dibuka Beasiswa Avicenna Studienwerk khusus untuk muslim.

Beasiswa ini dibuka untuk jenjang magister dan doktoral. Selain itu, penerima beasiswa diperbolehkan membawa keluarga.

Salah satu diaspora Indonesia di Jerman, Boy Tri Rizky mengatakan saat ini memang sangat banyak beasiswa untuk S2 dan S3. Ia mengatakan Avicenna Studienwerk sendiri merupakan lembaga beasiswa termuda yang diakui Kementerian Pendidikan dan Penelitian Federal Jerman (BMBF).


“Di Jerman saat ini banyak banget beasiswa untuk S-2 dan S-3, dan ini sangat terbuka untuk semua agama, nggak cuma muslim, tetapi untuk semua agama,” kata laki-laki yang disapa Mas Boy itu kepada detikEdu (20/2/2025), dikutip Jumat (21/2/2025).

“Tetapi ada beasiswa juga dari organisasi muslim, namanya Avicenna Studienwerk, ini adalah lembaga beasiswa di Jerman yang bertujuan untuk mendukung mahasiswa dan kandidat doktor Muslim yang berprestasi dan aktif secara sosial di semua bidang studi,” lanjutnya.

Nah, bagi kalian yang mungkin tertarik dengan beasiswa ini, yuk simak apa kata Mas Boy soal menjadi muslim dan studi kajian Islam di sana!

Budaya Kampus di Bulan Puasa

Mas Boy menyebut sayangnya puasa Ramadan dan Lebaran belum diakui di Jerman. Sehingga tidak ada fasilitas khusus untuk mahasiswa muslim selama bulan Ramadan.

“Jadi nggak ada apa-apa, mahasiswa juga harus ikut kuliah dan nggak ada istirahat atau pulang lebih cepat. Ya intinya nggak ada keistimewaan. Bahkan waktu itu pernah pas Lebaran juga masih ada kuliah,” jelasnya.

Meski begitu, ia mengatakan ada banyak komunitas muslim di Jerman. Sehingga kalau ingin buka bersama atau ikut kegiatan keagamaan, bisa bersama komunitas-komunitas tersebut.

Menariknya Jadi Muslim di Jerman

Pengajar bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di KBRI Berlin ini mengatakan, menariknya jadi muslim di Jerman adalah merasakan menjadi minoritas. Berbeda dari di Indonesia yang serba mudah sebagai muslim.

“Di Jerman agak sulit, terutama kalau mau sholat. Jarang banget gedung yang menyediakan musala, jadi kalau mau sholat ya harus di tangga darurat,” ujarnya.

Menurut Mas Boy, di Jerman sebenarnya banyak makanan halal. Namun, jika memang ingin ke restoran yang tidak memiliki sertifikat halal, bisa pesan menu vegetarian saja.

Meski menjadi minoritas di Jerman, alumnus LPDP ini mengaku tidak pernah memperoleh diskriminasi. Ia merasa aman dan dapat menjalankan ibadah dengan tenang.

“Sistemnya di Jerman sih selama kita tidak mengganggu orang, orang tidak akan mengganggu kita,” terangnya.

Kampus yang Membuka Peminatan Budaya/Keilmuan Islam

Mas Boy mengatakan kampus-kampus ternama di Jerman memiliki kajian Islam. Meski tidak tahu pasti jumlahnya, ia memperkirakan ada lebih dari 10 universitas yang membuka studi-studi berkaitan dengan Islam.

“Muslim itu sudah menjadi bagian dari Jerman, banyak pendatang dari Turki, Suriah, dan negara-negara muslim di sini,” katanya.

Sekilas soal Avicenna Studienwerk

Komponen Beasiswa

Dikutip dari situs resmi, beasiswa Avicenna Studienwerk mencakup dukungan finansial yang terdiri dari hibah bulanan dan sejumlah biaya tetap untuk biaya studi atau penelitian. Dukungan finansial tersebut juga dapat mencakup semester di luar negeri, konferensi, magang, dan kursus bahasa di luar negeri.

Bagi mahasiswa magister, ini komponen beasiswa yang didapatkan:

  • Dana beasiswa per bulan sebesar 844 Euro (sekitar Rp 14,4 juta)
  • Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
  • Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)

Sementara, bagi mahasiswa doktoral, ini komponen beasiswanya:

  • Dana beasiswa per bulan sebesar 1.190 Euro (sekitar Rp 20,3 juta)
  • Asuransi kesehatan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)
  • Dana perjalanan per bulan sebesar 100 Euro (sekitar Rp 1,7 juta)

Selain itu, beberapa tambahan fasilitas berikut dapat diberikan dalam kondisi tertentu dan dalam batas ketersediaan dana:

  • Dana dukungan untuk keluarga per bulan sebesar 276 Euro (sekitar Rp 4,7 juta)
  • Bantuan awal satu kali/tunjangan buku sebesar 100 atau 50 Euro (sekitar Rp 1,7 juta atau Rp 853,6 ribu)
  • Dana mencetak (print) dokumen untuk doktoral sebesar 2.050 Euro (sekitar Rp 35 juta)

Syarat Beasiswa

Beasiswa ini memperbolehkan pendaftar untuk melamar program studi apa pun. Seperti ini syaratnya:

  • Potensi prestasi akademik/penelitian di atas rata-rata
  • Keterlibatan sosial, budaya atau politik;
  • Pendaftaran (atau setidaknya diterima) untuk gelar master atau doktor di universitas di Jerman di bidang studi apa pun.
  • Dokumen syarat yang harus diserahkan (hanya dalam bahasa Jerman atau Inggris):

– Surat motivasi informal maksimal 2 halaman

– CV dalam bentuk tabel maksimal 2 halaman

– Sertifikat kualifikasi masuk pendidikan tinggi (Abitur, A-Level, dll.)

– Sertifikat universitas dan jika ada referensi pekerjaan

– Sertifikat pendaftaran terkini

– Bukti keterlibatan sosial

– Dua surat rekomendasi akademik

– Salinan paspor

– Transkrip nilai terkini.

  • Selain itu untuk kandidat doktor ada syarat lain yakni:

– Sinopsis singkat proyek disertasi makimal 3 halaman dengan informasi tentang topik proyek, pembimbing, pertanyaan penelitian, status terkini, hasil yang diharapkan.

(nah/nwk)



Sumber : www.detik.com

LPDP Tak Pangkas Anggaran Beasiswa dan Riset



Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pastikan tidak melakukan pemangkasan anggaran untuk beasiswa dan riset. Efisiensi hanya dilakukan pada kegiatan dukungan manajemen serta layanan belanja modal.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR RI yang digelar pada Rabu (19/2/2025).

Andin mengungkapkan LPDP memastikan tidak dilakukan pengurangan anggaran untuk layanan beasiswa dan riset. Realisasi anggaran tahun 2024 untuk layanan beasiswa mencapai Rp 6,513 triliun dan layanan riset sebesar Rp 60,92 miliar.


Sementara rencana anggaran tahun 2025 untuk layanan beasiswa sekitar Rp 6,577 triliun dan layanan riset Rp 141,98 miliar. Setelah efisiensi, pagu anggaran bagi kedua layanan tersebut tidak mengalami perubahan.

“Jadi kalau kita bandingkan dari (realisasi anggaran) 2024, setelah efisiensi pun (anggaran beasiswa dan riset) masih lebih tinggi,” ujarnya.

Beasiswa dan riset untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), dan Kementerian Agama juga tak dipotong.

Kementerian tersebut masing-masing akan menerima Rp 2,4 triliun bagi Kemendiktisaintek, Rp 141,98 miliar untuk Kemendikdasmen, dan Rp 411,75 miliar ditujukan ke Kemenag.

Untuk mengikuti instruksi efisiensi dari Presiden Prabowo Subianto, pemangkasan dilakukan pada sejumlah program belanja dukungan manajemen. Anggaran untuk program ini dipangkas Rp 38,3 miliar menjadi Rp 119 miliar.

“Kegiatan yang sifatnya seremonial seperti ngasih pembekalan kepada calon penerima beasiswa kalau tadinya kita kumpulkan di hotel sekarang melalui daring. Jadi itu menghemat biaya,” kata Andin.

Selain itu, LPDP juga mengurangi program belanja modal seperti alokasi untuk Dana Abadi Perguruan Tinggi sebesar Rp 400 miliar, Dana Abadi Kebudayaan Rp 55,9 miliar, dan Dana Abadi Layanan Riset BRIN Rp 750 miliar.

“Pagu setelah efisiensi menjadi Rp 10,676 triliun atau kita ada penghematan sebanyak Rp 1,2 triliun,” ujar Andin.

(pal/nwk)



Sumber : www.detik.com

Surat Efisiensi Beasiswa Dokter Sempat Viral, Kini Kemenkes Membatalkan



Jakarta

Beredar surat beasiswa untuk pendidikan dokter, dokter gigi, dokter spesialis hingga subspesialis dihentikan. Namun, tak sampai sehari, Kemenkes membatalkan surat itu.

Surat itu beredar di media sosial, seperti X (dulu Twitter).

Surat berkop Kemenkes itu bernomor DP/.01.01/F.III/340/2025, dengan hal ‘Surat Pemberitahuan’ tertanggal 18 Februari 2025.


Berikut inti badan surat yang diteken oleh Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan itu:

Menindaklanjuti Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, bersama ini kami sampaikan bahwa Rekrutmen Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi dan Dokter Spesialis-Subspesialis Kementerian Kesehatan Tahun 2025 untuk sementara waktu dihentikan hingga adanya kebijakan lebih lanjut.

Untuk peserta aktif penerima beasiswa, pembayaran komponen beasiswa akan tetap dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Surat itu mendapatkan banyak protes di X. Banyak yang menilai surat Kemenkes itu paradoks dengan pernyataan Prabowo Subianto saat debat capres yang mengungkapkan Indonesia kekurangan 140 ribu dokter hingga ingin menambah 300 fakultas kedokteran.

Namun, sehari berselang, Kemenkes membatalkan surat yang diterbitkan itu. Surat ini diunggah Kemenkes dalam media sosial Kemenkes seperti di Instagram story dan X.

Surat bernomor DP.01.01/F.III/344/2025, dengan Hal ‘Surat Klarifikasi’ itu bertanggal 19 Februari 2025.

Berikut inti badan surat itu:

Menindaklanjuti Surat Pemberitahuan Nomor DP 01.01/F.III/340/2025 tentang Program Beasiswa, bersama ini kami sampaikan bahwa Program Beasiswa Pendidikan Dokter, Dokter Gigi, dan Dokter Spesialis/Subspesialies tetap berjalan, tidak termasuk bagi peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang dalam proses pendidikan.

Surat diteken oleh pejabat yang sama Direktur Penyediaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Anna Kurniati, SKM, MA, PhD.

Efisiensi program beasiswa dokter dibatalkanEfisiensi program beasiswa dokter dibatalkan Foto: (Tangkapan layar IG dan X Kemenkes RI)

“#Healthies, program beasiswa PPDS tetap berjalan seperti biasa dan tidak ada perubahan. Kami juga tetap memberikan dukungan penuh kepada seluruh peserta aktif penerima beasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan,” demikian cuit akun X resmi Kemenkes, @KemenkesRI pada 19 Februari jam 19.17 WIB.

Dihubungi terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menyebut surat baru ini untuk menganulir keputusan pada surat pemberitahuan Nomor DO.01.01/F.III/340/2025. Aji menyebut pemerintah telah mengkaji pembiayaan untuk program beasiswa pada 2025 agar tetap berjalan.

“Dananya dipastikan cukup,” tegas Aji dilansir dari detikHealth, Selasa (20/2/2025).

(nwk/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI Dibuka, Kuliah Gratis hingga 4 Tahun


Jakarta

Beasiswa Semen Indonesia dibuka di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Calon mahasiswa S1 UISI yang berminat kuliah dengan beasiswa ini dapat mendaftar paling lambat 21 Maret 2025.

Dikutip dari laman resmi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UISI, Beasiswa Semen Indonesia merupakan beasiswa kuliah selama maksimal 8 semester untuk lulusan SMA/sederajat 2021 sampai 2025. Perguruan tinggi yang berafiliasi dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini sendiri terletak di Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk di Gresik, Jawa Timur.

Simak komponen beasiswa dan syarat selengkapnya di bawah ini.


Beasiswa Semen Indonesia 2025 UISI

Beasiswa Semen Indonesia untuk kuliah S1 di UISI mulai 2025 meliputi:

  • Biaya Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama maksimal 8 semester
  • Biaya Investasi Pendidikan (BIP), sejenis uang pangkal yang lazimnya dapat dibayarkan 4 kali dalam 2 semester

UKT UISI meliputi biaya perkuliahan, praktikum, kuliah lapangan ke perusahaan, magang, kuliah kerja nyata (KKN), kerja praktik, kuliah umum, dan evaluasi Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS).

Beasiswa ini tidak meliputi uang wisuda dan Biaya Orientasi dan Pengembangan Kemahasiswaan (BOPK). BOPK UISI senilai Rp 2 juta meliputi biaya kegiatan pengembangan mahasiswa, seperti almamater, asuransi, orientasi, dan lain-lain.

Syarat Beasiswa

  • Lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat 2021-2025
  • Nilai rata-rata rapor semester 1-5 minimal 80
  • Berprestasi juara di bidang:
    • – Akademik: Peringkat kelas, olimpiade sains nasional (OSN) karya ilmiah remaja (KIR) atau lomba karya tulis ilmiah (LKTI), dan lain-lain
    • – Nonakademik: Seni, olahraga, pramuka, paskibra, tahfiz Al-Qur’an minimal hafal 5 juz, dan lain-lain
  • Surat keterangan tidak buta warna, khusus bagi pendaftar Prodi Teknik Kimia dan Prodi Desain Komunikasi Visual (DKV)
  • Portofolio menggambar ukuran A4, tema bebas, khusus bagi pendaftar Prodi DKV

Tahap Seleksi

  • Seleksi administrasi
  • Tes berbasis komputer atau computer-based test (CBT)
  • Wawancara atau interview

Daftar Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UISI

  • S1 Manajemen
  • S1 Akuntansi
  • S1 Manajemen Bisnis dan Keuangan Islam

Fakultas Teknologi Industri dan Agroindustri

  • S1 Manajemen Rekayasa
  • S1 Teknologi Agroindustri
  • S1 Teknik Logistik
  • S1 Teknik Kimia

Fakultas Teknologi Informasi dan Kreatif

  • S1 Sistem Informasi
  • S1 Informatika
  • S1 Desain Komunikasi Visual (DKV)

Berminat mendaftar, detikers? Akses informasi lebih lanjut tentang Beasiswa Semen Indonesia 2025 S1 UISI di https://pmb.uisi.ac.id/jalur/program-sarjana. Semoga bermanfaat!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Ada Beasiswa Teladan UIN Malang buat Camaba 2025, Kuliah Gratis 4 Tahun


Jakarta

Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang membuka pendaftaran Beasiswa Teladan 2025 bagi calon mahasiswa. Lulusan SMA, SMK, MA, atau pesantren muaddalah tahun 2025, 2024, dan 2023 bisa mendaftar.

Beasiswa Teladan UIN Malang 2025 diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki kompetensi tahfiz Al-Quran 30 juz secara baik, kemampuan qira’atul kutub dan tahfiz alfiyah Ibnu Malik secara baik, memiliki hafalan hadis dan kandungannya secara baik, dan atau memiliki prestasi dalam bidang seni dan olahraga.

Dirangkum dari pengumuman resminya, berikut syarat hingga jadwal Beasiswa Teladan UIN Malang 2025.


Beasiswa Teladan UIN Malang 2025

Beasiswa prestasi ini meliputi:

  • Bebas uang kuliah tinggal selama masa studi hingga 8 semester
  • Bebas biaya pengembangan kelembagaan dan pendidikan ma’had selama 2 semester (1 tahun pertama kuliah)

Larangan Penerima Beasiswa

Mahasiswa dilarang melanggar aturan berikut agar dapat tetap menjadi beasiswa:

  • Tidak bersungguh-sungguh dalam studi
  • Tidak mengikuti pembinaan, bimbingan, dan pendampingan yang diselenggarakan oleh UIN Malang
  • Tidak bersedia menjadi relawan kegiatan yang diadakan atau diikuti oleh UIN Malang
  • Tidak diperkenankan mengundurkan diri sebagai penerima beasiswa
  • Tidak disarankan untuk mahasiswa dalam prestasi tahfiz Al-Quran, qiroatul kutub, dan hafalan hadis aktif dalam kegiatan organisasi mahasiswa
  • Mendapatkan Indeks Prestasi (IP) kurang dari 3.00 dua semester pada studi yang ditempuh
  • Menyelesaikan studi lebih dari 4 tahun/8 semester.

Syarat Pendaftaran

  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
  • Lulusan SMA, SMK, MA, atau pesantren muaddalah tahun 2025, 2024, atau 2023
  • Memenuhi ketentuan kategori penerima beasiswa
  • Membaca saksama pengumuman agar tidak merugikan pendaftar.

Syarat Pilihan Prodi dan Kompetensi

Berikut pilihan prodi yang dapat dilamar berdasarkan salah satu kompetensi yang dimiliki:

  • Pendidikan Agama Islam: Tahfiz Al-Qur’an (TQ), Hadis (H), Qira’atul Kutub (Q), Seni dan Olahraga (SO)
  • Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial: TQ, Q, SO
  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah: TQ, H, Q, SO
  • Pendidikan Bahasa Arab: TQ, Q, SO
  • Pendidikan Islam Anak Usia Dini: TQ, Q, SO
  • Manajemen Pendidikan Islam: TQ, Q, SO
  • Tadris Bahasa Inggris: TQ, Q, SO
  • Tadris Matematika: TQ, Q, SO
  • Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhsiyah): TQ, H, Q, SO
  • Hukum Ekonomi Syari’ah (Mu’amalah): TQ, Q, SO
  • Hukum Tata Negara: TQ, Q, SO
  • Ilmu Al-Quran dan Tafsir: TQ, Q, SO
  • Ilmu Hadist: TQ, H, Q, SO
  • Bahasa dan Sastra Arab: TQ, H, Q, SO
  • Sastra Inggris: TQ, Q, SO
  • Psikologi: TQ, Q, SO
  • Manajemen: TQ, Q, SO
  • Akuntansi: TQ, Q, SO
  • Perbankan Syari’ah: TQ, Q, SO
  • Matematika: TQ, Q, SO
  • Biologi: TQ, Q, SO
  • Kimia: TQ, Q, SO
  • Fisika: TQ, Q, SO
  • Teknik Informatika: TQ, Q, SO
  • Teknik Arsitektur: TQ, Q, SO
  • Perpustakaan dan Ilmu Informasi: TQ, Q, SO
  • Teknik Sipil: TQ, Q, SO
  • Teknik Lingkungan: TQ, Q, SO
  • Teknik Mesin: TQ, Q, SO
  • Teknik Elektro: TQ, Q, SO
  • Pendidikan Dokter: TQ
  • Farmasi: TQ

Cara Daftar

  • Registrasi di uin-malang.ac.id/pendaftaran/login
  • Membayar biaya pendaftaran Rp 300 ribu di bank yang ditunjuk UIN Malang
  • Lanjutkan pendaftaran sesuai ketentuan pada sistem pendaftaran mahasiswa baru jalur mandiri (beasiswa) di uin-malang.ac.id/pendaftaran/login
  • Unggah foto, sertifikat, dan lengkapi data.
  • Cetak bukti pendaftaran dan bawa saat seleksi.

Seleksi Beasiswa Teladan UIN Malang

1. Tes preferensi (online).

2. Tes Bidang (offline) di Kampus 1 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Jadwal Beasiswa Teladan UIN Malang 2025

  • Pendaftaran: 10 Februari-14 Maret 2025
  • Seleksi: 18-19 Maret 2025
  • Pengumuman hasil seleksi: 21 Maret 2025 di laman pmb.uin-malang.ac.id
  • Registrasi mahasiswa: Diberitahukan kemudian

Mereka yang telah dinyatakan lolos wajib melakukan registrasi sebagai mahasiswa. Apabila mengundurkan diri tanpa alasan yang jelas, pihak panitia akan melakukan blacklist kepada sekolah asal pendaftar pada tahun berikutnya.

Informasi Beasiswa Teladan UIN Malang 2025 bisa diakses di laman pmb.uin-malang.ac.id/beasiswa-teladan. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/nwk)



Sumber : www.detik.com