Tag Archives: dana pendidikan

Beasiswa Djitu 2025 Gelombang 2 Dibuka, Kuliah Gratis Plus Dana Per Semester


Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Djitu 2025 Gelombang 2 dibuka mulai 3 Maret-14 April 2025. Mahasiswi aktif, siswa kelas 12 SMA/SMK, maupun perempuan yang gap year maksimal 2 tahun terakhir bisa mendaftar beasiswa kuliah ini.

Beasiswa DJITU adalah program pendidikan dari Yayasan Khouw Kalbe bagi perempuan agar dapat mengembangkan dan memberi perubahan positif di daerah asalnya. Beasiswa ini diperuntukkan bagi perempuan yang mengalami tantangan sosial-ekonomi tetapi berpotensi dan berkeinginan kuat untuk kuliah pada jenjang D3, D4, dan S1.

Beasiswa DJITU 2025 Kuliah D3, D4, S1

Komponen beasiswa DJITU 2025 meliputi:


  • Dana pendidikan sampai lulus, maksimal Rp 10 juta per semester, yang meliputi Sumbangan Pengembangan Institusi (SPP)/SKS/Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan skripsi atau penelitian
  • Dana penunjang pengembangan kapasitas Rp 1,2 juta per semester
  • Pelatihan kepemimpinan, kesehatan (wellness), komunikasi, dan inovasi
  • Mentoring adaptasi kuliah, karier, dan kontribusi pada masyarakat

Syarat Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2

  • Perempuan
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia 17-22 tahun
  • Belum menikah
  • Merupakan:
    • Siswi SMA/SMK/sederajat kelas 12
    • Perempuan yang gap year maksimal 2 tahun terakhir
    • Mahasiswi aktif maksimal semester 2 saat mendaftar dan tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
  • Berasal dari 21 daerah target, dibuktikan dengan KTP/KK
  • Nilai rapor:
    • Siswi kelas 12: Rata-rata nilai rapor pengetahuan dan keterampilan 5 semester 1-5 minimal 80 setiap semester
    • Gap year/lulusan SMA/SMK: Rata-rata nilai rapor sekolah menengah minimal 80 setiap semester
    • Mahasiswi aktif: Rata-rata nilai rapor sekolah menengah minimal 80 setiap semester, IP semester 1 minimal 3,30 dari skala 4,00
  • Memiliki jiwa kepemimpinan dan keinginan besar untuk berkontribusi pada daerah asal, dibuktikan dengan pengalaman dan keaktifan dalam organisasi
  • Melengkapi formulir pendaftaran online yang disertakan persyaratan administrasi

Syarat Dokumen

  • Formulir pendaftaran
  • Hasil scan KTP
  • Hasil scan KK
  • Pas foto 4×6 cm
  • Hasil scan rapor SMA/SMK/sederajat kelas 10-11 bagi siswa aktif atau 10-12 bagi perempuan gap year atau mahasiswa aktif
  • Surat keterangan mahasiswa aktif dan tidak sedang menerima beasiswa dari instansi pendidikan masing-masing bagi mahasiswa, contoh bisa dicek di https://bit.ly/SuratKeteranganMahasiswa-DJITU2025
  • Esai tulis tangan minimal 250 kata pada 1 halaman kertas A4 yang menjawab “Bagaimana kamu menjawab tantangan kondisi di daerahmu yang sesuai bidang keilmuan yang jadi potensi dan cita-cita masa depanmu? Tulis rencana dan langkah yang sudah, sedang, dan akan kamu lakukan dengan rinci.”

Syarat Bidang Studi

  • Agrikultur
  • Bisnis dan ekonomi
  • Kesehatan
  • Sains, teknologi, teknik/rekayasa, dan matematika (STEM)
  • Pendidikan keguruan STEM

Syarat Daerah

Pelamar harus berasal dari salah satu daerah di bawah ini:

  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Kalimantan Utara
  • Bali
  • NTT
  • NTB
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Barat
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Papua
  • Papua Barat
  • Papua Barat Daya
  • Papua Selatan
  • Papua Tengah
  • Papua Pegunungan

Jadwal Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2

  • Pendaftaran: 3 Maret-14 April 2025
  • Seleksi administrasi: 15 April-8 Mei 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Mei 2025
  • Tes akademik: 17 Mei 2025
  • Pengumuman tes akademik: 30 Mei 2025
  • Tes wawancara: 1-29 Juni 2025
  • Pengumuman hasil tes wawancara: 1 Juli 2025
  • Pertemuan induksi: 5 Juli 2025
  • Proses onboarding: 6-26 Juli 2025
  • Orientasi: 27 Juli 2025

Cek info Beasiswa DJITU 2025 Gelombang 2 dengan klik DI SINI dan https://bit.ly/BukuPanduanDJITU2025-Gelombang2. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/nwy)



Sumber : www.detik.com

Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Dibuka 1 April, Cek Syaratnya!



Jakarta

Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun ini akan dibuka pada 1 April 2025. BIB adalah beasiswa kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

“Pengumuman pendaftaran BIB 2025 akan dilakukan pada 21 Maret 2025. Sementara untuk pendaftarannya, dibuka mulai 1 April 2025,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Kemenag), Prof Phil Kamaruddin Amin dilansir dari laman Kemenag Sulawesi Barat, Kamis (20/3/2025).

Beasiswa Indonesia Bangkit adalah beasiswa kolaborasi antara Kemenag danLPDP. Beasiswa ini menyediakan biaya pendidikan untuk jenjang S1, S2 dan S3. Pilihan kampus tujuan beasiswa pun beragam. Ada yang di dalam negeri juga di luar negeri.


Sejak 2022, BIB telah mendanai 6.000 mahasiswa. Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), Sekretariat Jenderal Kemenag Ruchman Basori mengatakan BIB bisa dicoba juga oleh dosen dan tenaga kependidikan.

“Boleh para dosen mengambil studi ke Tiongkok dan negara-negara yang dikehendaki para dosen, agar setidaknya lima dosen dalam setiap program studi bergelar doktor,” jelasnya.

Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkut

  • Berumur maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3 Memiliki ijazah atau surat keterangan lulu
  • Bagian dari keluarga besar Kementerian Agama RI
  • Mempunyai kemampuan bahasa Inggris (TOEFL) atau bahasa Arab (TOAFL)
  • Melengkapi persyaratan administrasi lainnya

Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Indonesia Bangkit

Berdasarkan persyaratan di tahun 2024, berikut dokumen syarat daftar Beasiswa Indonesia Bangkit:

  • Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Ijazah/surat keterangan lulus
  • Transkrip nilai bagi pendaftar S2 atau S3
  • Surat rekomendasi kepala satuan pendidikan atau tokoh masyarakat
  • Sertifikat kompetensi bahasa Inggris TOEFL ITP, TOEFL IBT, TOEFL CBT, TOEIC, IELTS atau Duolingo English Test
  • Personal statement atau motivasi diri
  • Bagi pelamar yang telah bekerja bisa menyertakan surat izin pimpinan beserta surat keterangan masa kerja dan pernyataan bebas tugas kerja dari pimpinan
  • Rencana studi berisi 1.500-2.000 kata bagi pelamar S2
  • Rencana penelitian dan karya akademik (jika ada) bagi pelamar S3

Komponen Pembiayaan Beasiswa Indonesia Bangkit

Beasiswa Indonesia Bangkit ini menanggung pembiayaan atas kebutuhan berikut:

Biaya Pendidikan

  • Biaya pendaftaran
  • Biaya SPP
  • Bantuan publikasi jurnal internasional bagi awardee S2/S3
  • Bantuan seminar internasional
  • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
  • Biaya hidup bulanan

Biaya Pendukung

  • Biaya hidup bulanan (living cost)
  • Biaya aplikasi visa/residence permit (luar negeri)
  • Transportasi
  • Family allowance (S3)
  • Asuransi kesehatan
  • Dana darurat
  • Settlement allowance

Biaya Tambahan bagi Disabilitas

  • Biaya asuransi kesehatan pendamping
  • Biaya transportasi pendamping
  • Biaya pendukung lainnya yang disetujui
  • Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa bagi Awardee Afirmasi
  • Biaya hidup bulanan
  • Biaya transportasi
  • Biaya pendidikan
  • Biaya program

Itulah bocoran pembukaan pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Yuk segera siapkan dokumen-dokumen persyaratannya!

(cyu/pal)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa S2 LPDP ke Australia Masih Dibuka hingga 5 Mei 2025, Cek Syaratnya


Jakarta

Beasiswa LPDP ke kampus-kampus Australia masih dibuka pendaftarannya hingga 5 Mei 2025 mendatang. Bagi kamu yang ingin kuliah di Australia bisa cek syaratnya di bawah ini.

Beasiswa yang dimaksud yakni program pendanaan bersama antara LPDP dan Australia Awards Scholarships (AAS). Beasiswa LPDP-AAS 2025 ini memberi kesempatan studi program master (S2) pada 22 perguruan tinggi di Australia.

Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk CPNS/PNS. Namun, tidak dibuka untuk TNI/POLRI.


Skema Beasiswa LPDP-AAS 2025

1. Ditujukan untuk studi jenjang master satu gelar (single degree) dengan masa studi selama 24 (dua puluh empat) bulan.

2. Program studi mencakup bidang blue economy, green/renewable economy, dan digital/information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang.

3. Pendaftar beasiswa mengikuti proses pendaftaran dan seleksi beasiswa pada aplikasi pendaftaran LPDP. Selanjutnya, pendaftar Beasiswa LPDP-AAS akan didaftarkan oleh Tim AAI pada perguruan Tinggi tujuan studi pada saat telah dinyatakan lulus seleksi.

4. Pendaftar tidak disyaratkan mengunggah dokumen LoA unconditional dari perguruan tinggi tujuan, dan dapat memilih 3 (tiga) universitas/prodi tujuan studi.

Cakupan Bantuan Dana

1. Dana pendidikan: Tuition fee, dana pendaftaran, dana tunjangan buku, dana penelitian tesis, dana seminar internasional (di supplementary academic support), dan dana publikasi jurnal internasional.

2. Dana pendukung: Dana transportasi, dana aplikasi visa, dana asuransi, kesehatan, dana kedatangan, dana hidup bulanan, dana lomba internasional, dan dana keadaaan darurat (jika diperlukan.

3. Dana tambahan (sepanjang memenuhi kriteria): Pre-course departure training, dana dukung disabilitas, introductory academic program, medical check-up saat pembuatan visa, dan supplementary academic support, dan reunion airfare.

Persyaratan Beasiswa LPDP-AAS 2025

1. Warga Negara Indonesia.

2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1).

3. Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister.

4. Memilih perguruan tinggi tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan LPDP.

5. Beasiswa hanya untuk program master pada program studi bidang blue economy, green/renewable energy, dan digital/ information technology sesuai daftar perguruan tinggi dan bidang studi yang ditentukan LPDP.

6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar yaitu paling tinggi berusia 42 tahun pada 31 Desember di tahun pendaftaran.

7. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran. Profil diri ditulis dalam bahasa Inggris.

8. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia. Essay ditulis dalam bahasa Inggris.

9. Mengunggah dokumen indeks prestasi kumulatif (IPK) dengan ketentuan indeks prestasi kumulatif (IPK) pada jenjang studi sebelumnya (diploma empat/D4 atau sarjana/S1) sekurang-kurangnya 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.

10. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang berlaku paling lambat pada 2 (dua) tahun terakhir, terhitung sampai dengan tanggal pengumuman hasil sanggah pada periode pendaftaran berjalan (3 Juni 2025). Sertifikat diterbitkan oleh ETS (www.ets.org), atau IELTS (www.ielts.org) dengan ketentuan memiliki skor minimal kemampuan bahasa Inggris:

– PTE Academic 58 (tanpa skor keterampilan komunikasi kurang dari 50),

– TOEFL iBT® 84 (dengan minimal 21 di semua sub-tes), atau

– IELTS™ 6,5 (tanpa band kurang dari 6,0).

Untuk syaratnya selengkapnya bisa cek DI SINI.

Cara Mendaftar Beasiswa LPDP-AAS 2025

– Mendaftar secara online pada situs Pendaftaran Beasiswa LPDP: https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

– Melengkapi dan mengunggah semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran.

– Pastikan melakukan submit tepat waktu pada aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.

– Pengisian profil diri, sssay, dan surat rekomendasi pada aplikasi ditulis dalam bahasa Inggris.

Proses seleksi beasiswa LPDP-AAS 2025, sebagai berikut:

– Pendaftaran seleksi: 18 Februari-5 Mei 2025

– Seleksi administrasi: 6-22 Mei 2025

– Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Mei 2025

– Seleksi substansi I (proses shortlisted peserta wawancara): 4-16 Juni 2025

– Pengumuman shortlisted peserta seleksi substansi I: 17 Juni 2025

– Seleksi substansi II (pelaksanaan wawancara): 1- 4 Juli 2025

– Pengumuman hasil seleksi substansi II: 18 Juli 2025

– Periode perkuliahan: Januari 2026

Itulah informasi mengenai beasiswa LPDP-AAS 2025. Bagi detikers yang ingin mendaftar, semoga beruntung, ya!

(faz/nah)



Sumber : www.detik.com

2 Beasiswa LPDP 2025 di China Sedang Buka Pendaftaran, Cek!


Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah membuka pendaftaran beasiswa LPDP 2025 di China. Ada dua jenis beasiswa kerja sama Indonesia-China yang bisa detikers pilih.

Beasiswa pertama yakni Beasiswa Kerja Sama Indonesia-Tiongkok Bidang Metallurgical Engineering di University of Science and Technology Beijing (USTB), Republik Rakyat Tiongkok. Beasiswa Kerja Sama Metallurgical Engineering USTB adalah beasiswa master (S2) 3 tahun (36 bulan) yang didanai bersama oleh LPDP, USTB, dan PT Eternal Tsingshan Indonesia.

Peningkatan mutu dan kemampuan awardee melalui beasiswa LPDP di USTB China ini diharapkan mendukung hilirisasi industri mineral di Tanah Air.


Beasiswa LPDP kedua di China yang sedang dibuka yakni Beasiswa Kerja Sama Indonesia-Tiongkok Bidang Metallurgical Engineering di Northeastern University (NEU), Republik Rakyat Tiongkok. Beasiswa Kerja Sama Metalurgi NEU merupakan program kemitraan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia (Kemenkoinfra), LPDP, NEU, dan Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd untuk kuliah magister (S2) maksimal 3 tahun (36 bulan), termasuk studi lapangan di Zhejiang Huayou Cobalt Co. Ltd.

Beasiswa Kerja Sama Metalurgi NEU dikembangkan untuk mendukung penelitian dan pendidikan bidang metalurgi, kimia, pengolahan mineral, teknik mesin, teknik elektro, geologi, dan bidang lain yang relevan. Awardee diharapkan memperoleh peningkatan mutu dan kemampuan untuk turut mendukung hilirisasi mineral RI.

Beasiswa LPDP 2025 bidang teknik metalurgi dan metalurgi ini meliputi:

Dana Pendidikan

  • Biaya kuliah (tuition fee)
  • Dana pendaftaran
  • Dana tunjangan buku
  • Dana penelitian tesis
  • Dana seminar internasional
  • Dana publikasi jurnal internasional

Dana Pendukung

  • Dana transportasi
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

Syarat Beasiswa LPDP 2025 Metalurgi USTB dan NEU

  • WNI masyarakat umum, CPNS, PNS (tidak untuk personel TNI atau anggota Polri)
  • Tidak sedang ikut seleksi beasiswa LPDP, kecuali sudah dinyatakan tidak lolos Seleksi Bakat Skolastik pada 2 Mei 2025
  • Peserta dilarang mengundurkan diri selama studi kecuali disetujui LPDP.
  • Jika kuliah melebihi batas waktu pendanaan beasiswa, maka wajib membiayai sendiri biaya pendidikan hingga selesai.
  • Beasiswa dimulai pada 2025-2028.
  • Tidak dapat pindah ke prodi, perguruan tinggi, dan/atau program Beasiswa LPDP lainnya; jika melanggar, maka akan dibatalkan kelulusannya kecuali disetujui LPDP.
  • Sudah lulus D4 atau S2, diutamakan dari prodi metalurgi, kimia, pengolahan mineral, teknik mesin, teknik elektro, geologi, dan bidang relevan lainnya.
  • Lulusan S2 tidak dapat mendaftar.
  • Jika sedang S2 tapi belum lulus, bisa mendaftar dengan syarat prodi/kampus tujuan berbeda dengan yang sedang ditempuh.
  • IPK S1/D4 minimal 3,00 dari 4,00.
  • Skor bahasa Inggris minimal TOEFL IBT 61, IELTS 6.0, atau Duolingo English Test 80.

Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Metalurgi USTB dan NEU

  • Pendaftaran: 17 April-14 Mei 2025
  • Seleksi administrasi: 15-21 Mei 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 23 Mei 2025
  • Pengajuan sanggah hasil seleksi administrasi: 24-25 Mei 2025 (hanya klarifikasi, tidak bisa ganti informasi pada dokumen yang sudah didaftarkan)
  • Pengumuman hasil sanggah: 2 Juni 2025
  • Seleksi substansi: 3-10 Juni 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025
  • Penyampaian LoA Unconditional pada LPDP: 15 Juli 2025
  • Mulai kuliah: 1 September 2025

Simak informasi dan syarat selengkapnya untuk beasiswa LPDP 2025 di China bidang metalurgi ini di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/ bagian Beasiswa Targeted. Semoga bermanfaat, detikers!

(twu/pal)



Sumber : www.detik.com

Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret Cair, Cek Rekeningmu!


Jakarta

Bantuan dana pendidikan Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) Tahap I 2025 untuk Maret sudah cair secara bertahap sejak Senin, 5 Mei 2025 lalu. Sudah cek rekeningmu?

Seperti yang diketahui KJP Plus adalah bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk pelajar usia 6-21 tahun. Sasaran utama bantuan ini adalah pelajar yang memiliki latar belakang keluarga dengan ekonomi kurang mampu.

Jumlah penerima KJP Plus Tahap I 2025 diketahui sebanyak 707.622 peserta didik. Jumlah ini tersebar di jenjang SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/MA, SMK, dan PKBM (pusat kegiatan belajar mandiri).


Dikutip dari postingan Instagram Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Provinsi Jakarta, Kamis (8/5/2025) berikut informasi pencairannya.

Besaran Dana KJP Plus Tahap I 2025 Bulan Maret

Besaran dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret untuk setiap jenjang pendidikannya adalah:

1. SD/SDLB/MI

  • Jumlah penerima: 341.879 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 130 ribu

2. SMP/SMPLB/MTs

  • Jumlah penerima: 189.437 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 170 ribu

3. SMA/SMALB/MA

  • Jumlah penerima: 62.295 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 290 ribu

4. SMK

  • Jumlah penerima: 111.315 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
  • Tambahan SPP untuk sekolah swasta per bulan: Rp 240 ribu

5. PKBM

  • Jumlah penerima: 2.696 siswa
  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

Aturan Penggunaan Dana KJP Plus

Sebagai informasi, distribusi dana KJP Plus 2025 memang sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya. Dana ditetapkan dalam satu pos, bukan terbagi menjadi biaya rutin serta berkala.

Namun, perbedaan hanya ada di pos distribusi yang berubah nama menjadi “Dana Personal per Bulan”. Selebihnya, aturan penggunaan dana KJP Plus masih sama.

Siswa tetap hanya diperbolehkan menggunakan dana personal secara tunai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Sisa dana personal dapat digunakan secara nontunai untuk pemenuhan kebutuhan peserta didik.

Untuk dicatat, penggunaan dana KJP Plus hanya bisa ditujukan untuk memenuhi kebutuhan siswa, yaitu:

  • Buku tulis
  • Buku gambar
  • Buku pelajaran
  • Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
  • Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
  • Alat dan atau bahan praktik
  • Seragam sekolah dan kelengkapannya
  • Sepatu dan kaos kaki sekolah
  • Tas sekolah
  • Pakaian olahraga sekolah
  • Buku pelajaran penunjang
  • Kudapan bergizi
  • Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
  • Alat bantu pendengaran
  • Kalkulator sains
  • USB flashdisk sebagai alat simpan data
  • Seragam pramuka dan kelengkapannya
  • Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
  • Komputer/laptop.

Salah satu manfaat baru penerima KJP Plus adalah siswa dapat masuk ke berbagai tempat wisata. Hal ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemprov Jakarta dan pengelola tempat wisata.

Cara Ambil Dana KJP Plus Tahap I Tahun 2025 Bulan Maret

Pencairan dana bisa dilakukan peserta didik dengan/atau orang tua/wali melalui Bank DKI. Ada dua cara yang bisa dilakukan yakni:

1. Lewat teller

  • Datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank
  • Sebut keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus
  • Jika dana sudah masuk, siswa bisa mengambil tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa uang digunakan secara nontunai.

2. Lewat Anjungan Tunai Mandiri (ATM)

  • Datang ke ATM Bank DKI terdekat
  • Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening
  • Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan sisa bantuan digunakan secara no.tunai.

Dana KJP Plus baru bisa diterima jika penerima sudah menyelesaikan pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM untuk bisa menerima bantuan.

Adapun tahapannya yakni:

  1. Datang ke Bank DKI terdekat
  2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan ATM
  3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan ATM jika prosesnya telah selesai.
  4. Setelah buku tabungan dan ATM diterima, akan dilakukan upload dana KJP Plus ke rekening penerima baru.

Demikianlah informasi tentang pencairan dana KJP Plus Tahap I 2025 bulan Maret. Jangan lupa cek rekeningmu ya detikers!

(det/nah)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP ke Prancis Tahun 2025 Dibuka, Cek Syarat & Cara Daftarnya!



Jakarta

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka beasiswa doktor atau S3 ke Prancis. Pendaftaran beasiswa sudah dimulai sejak 2 Mei hingga 2 Juni 2025.

Beasiswa ini ditujukan bagi calon mahasiswa umum, CPNS, PNS, TNI maupun Polri. Bidang-bidang keilmuan yang tersedia selaras dengan prioritas pembangunan Indonesia.

Durasi maksimal pembiayaan beasiswa selama 48 bulan. Pelamar nantinya akan diseleksi secara administrasi maupun substansi.


Apa saja syarat yang diperlukan agar bisa daftar beasiswa ini? Mengutip laman resmi LPDP, berikut informasi lengkapnya.

Komponen Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

Dana Pendidikan

  • Biaya kuliah (tuition fee)
  • Dana pendaftaran
  • Dana tunjangan buku
  • Dana penelitian tesis
  • Dana seminar internasional
  • Dana publikasi jurnal internasional.

Dana Pendukung

  • Dana transportasi
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan
  • Dana hidup bulanan
  • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
  • Dana tunjangan keluarga.

Syarat Daftar Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

  • Warga Negara Indonesia
  • Warga umum, CPNS, PNS, TNI atau Polri
  • Berusia maksimal 47 tahun
  • Mempunyai IPK S2 minimal 3,00 pada skala 4,00
  • Mempunyai skor kemahiran bahasa minimal 27 untuk TOEFL iBT, 6.0 untuk IELTS, dan B2 untuk DELF
  • Melampirkan surat kesediaan promotor/co-promotor
  • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus membuat ijazah penyetaraan.
  • Bagi mahasiswa yang sedang on going dapat mendaftar dengan prodi dan pilihan kampus berbeda.
  • Pendaftar yang pernah mengikuti S3 tetapi tidak selesai juga boleh mencoba beasiswa ini tetapi dengan membuktikan surat pemberhentian/sejenisnya.
  • Melampirkan surat rekomendasi online dan offline
  • Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia pasca studi
  • Menulis proposal penelitian.

Cara Daftar Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

  1. Melakukan pendaftaran pada laman IFI/kampus di Prancis lewat laman https://www.ifi-id.com/pre-registration-lpdp-france-doctoral-scholarship-2025/
  2. Melakukan pendaftaran juga di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
  3. Isi formulir yang ada dan submit formulir sebelum waktu yang ditentukan.

Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP S3 ke Prancis 2025

  • Pendaftaran: 2 Mei-2 Juni 2025
  • Seleksi administrasi: 3-12 Juni 2025
  • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Juni 2025
  • Pengajuan sanggah: 14-16 Juni 2025
  • Pengumuman hasil sanggah: 25 Juni 2025
  • Pemrosesan LoA oleh kampus: 13 Juni-14 Juli 2025
  • Seleksi substansi: 14 Juli-15 Agustus 2025
  • Penerbitan LoA oleh mitra: 25 Agustus-1 September 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 8 September 2025
  • Periode perkuliahan paling cepat: Oktober 2025.

Bagaimana detikers, tertarik kuliah S3 lewat beasiswa ini? Ayo segera daftarkan diri kalian!

(cyu/nah)



Sumber : www.detik.com

5 Beasiswa dari Pemerintah buat Mahasiswa S1-S3, Berlaku di Dalam & Luar Negeri


Jakarta

Pemerintah Indonesia setiap tahunnya menyediakan beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi di seluruh daerah. Beasiswa dari pemerintah ini biasanya bersifat fully funded.

Jenis-jenis beasiswa dari pemerintah juga beragam, ada untuk jenjang D1, D2, D3, D4, S1, S2 hingga S3. Dikarenakan fully funded, biasanya beasiswa dari pemerintah tinggi pendaftar.

Sehingga detikers yang ingin mendapatkannya harus menyiapkan berkas pendaftaran dari sekarang. Bahkan saat ini juga ada beasiswa yang sudah dibuka pendaftarannya.


Ada beasiswa apa saja memang? Ini daftarnya.

Daftar Beasiswa S1-S3 dari Pemerintah Indonesia

1. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

Beasiswa BIB disediakan oleh Kementerian Agama. Sasaran penerima BIB adalah siswa, alumni, tenaga pendidik, hingga pegawai lembaga yang berada di bawah Kemenag.

Ada berbagai macam beasiswa yang ditawarkan mulai dari S1, S2 dan S3. Tahun ini, Beasiswa Indonesia Bangkit sudah dibuka dengan masa pendaftaran hingga 31 Mei 2025.

Keuntungan mendapatkan beasiswa ini antara lain bebas biaya kuliah, dapat biaya hidup bulanan, asuransi, biaya transportasi hingga biaya pendukung lainnya. Untuk melihat syarat dan mendaftar, detikers bisa mencobanya di https://beasiswa.kemenag.go.id/

2. Beasiswa Garuda ACE

Beasiswa Garuda ACE disediakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penerimanya adalah mahasiswa S1 atau S2.

Beasiswa Garuda ACE akan membantu awardee untuk siap berkuliah di luar negeri. Benefit yang dirasakan mulai dari pelatihan bahasa Inggris dan riset dari expert.

Selain itu, peserta memperoleh biaya paket internet, biaya tes TOEFL, dan biaya daftar program S2/S3. Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE gelombang 2 terbuka hingga 10 Juni 2025. Pendaftaran bisa dilakukan DI SINI ya. https://docs.google.com/document/d/e/2PACX-1vTYRwAGkgPSAvuj4m3HpKOl6uqykNhK9PuyOaxyN564bLUZSAmkswr-ZfqsLsoLL-h9XrBZzCsBJXIQ/pub

3. Beasiswa SDM Sawit

Hampir setiap tahun Kementerian Pertanian (Kementan) membuka Beasiswa SDM Sawit. Beasiswa berlaku bagi pekerja atau keluarga pekerja di seluruh perkebunan sawit yang ada di Indonesia.

Bantuan diberikan lewat pembiayaan kuliah semester awal hingga akhir untuk pendidikan D1, D2, D3 D4 dan S1. Keuntungan tambahan dari beasiswa adalah uang saku, uang buku, uang wisuda dan biaya transportasi ke kampus.

Namun, setelah lulus peserta harus siap bekerja di perusahaan kelapa sawit. Untuk informasi selengkapnya detikers bisa melihat di https://www.beasiswasdmsawit.id/.

Penutupan pendaftaran tahun ini pada 31 Mei 2025. Jangan tertinggal ya!

4. Beasiswa LPDP

Siapa yang tak tahu beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini termasuk beasiswa yang banyak kuota dan jenisnya.

LPDP disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tujuan beasiswa LPDP juga luas mencakup dalam negeri maupun luar negeri.

Banyak skema yang ditawarkan beasiswa LPDP. Mulai dari beasiswa reguler, beasiswa untuk ASN, beasiswa untuk penyandang disabilitas dan lainnya.

Untuk melihat jenis skema dan pembiayaan beasiswa LPDP bisa mengakses laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/ ya.

5. Beasiswa Kemenkes

Dikarenakan kebutuhan akan tenaga kesehatan dan dokter yang expert di bidang tertentu masih tinggi, Kementerian Kesehatan membuka beasiswa setiap tahunnya. Baik bekerja sama dengan LPDP, Kemenkes memiliki berbagai skema beasiswa.

Mulai beasiswa D4-S3 untuk PNS, beasiswa fellowship untuk dokter spesialis, beasiswa afirmasi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) hingga beasiswa afirmasi bagi dokter dari daerah 3T.

Periode pembukaan beasiswa Kemenkes biasanya berbeda-beda, tidak dibuka serentak. Oleh karena itu, pantau terus laman http://bandikdok.kemkes.go.id/ jika perlu ya.

Itulah daftar beasiswa S1-S3 yang disediakan oleh pemerintah bagi mahasiswa. Sudah tentukan mau daftar yang mana?

(cyu/faz)



Sumber : www.detik.com

Beasiswa LPDP Georgetown 2025, S2 di Jakarta, AS, dan Qatar


Jakarta

Pendaftaran beasiswa LPDP – Georgetown SFS Asia Pacific (GSAP) Program Master 2025 dibuka mulai 4-26 Juni 2025. Kuota beasiswa yang ditawarkan yakni sebanyak 35 orang. Warga umum, CPNS atau PNS, serta anggota TNI/Polri boleh mendaftar.

Beasiswa LPDP ini merupakan kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan dan Georgetown University. Prodi yang ditawarkan yakni Executive Master in Diplomacy and International Affairs (EMDIA).

Penerima beasiswa akan kuliah 1 tahun atau maksimal 12 bulan, dengan semester musim gugur di Jakarta, semester musim semi di Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat, dan 1 pekan modul di Georgetown University kampus Qatar.


Beasiswa LPDP Georgetown 2025

Dikutip dari panduan resminya, beasiswa ini meliputi:

  • Biaya kuliah (tuition fee)
  • Dana pendaftaran
  • Tunjangan buku
  • Dana bantuan penelitian tesis
  • Dana bantuan seminar internasional
  • Dana publikasi jurnal internasional
  • Dana transportasi PP Jakarta-Washington DC
  • Dana aplikasi visa
  • Dana asuransi kesehatan
  • Dana kedatangan di Washington DC
  • Dana hidup bulanan
  • Dana lomba internasional
  • Dana keadaan darurat jika diperlukan

Syarat Beasiswa LPDP Georgetown 2025

  • WNI, termasuk CPNS/PNS dan anggota TNI/Polri
  • Usia maksimal 42 tahun per 31 Desember 2025
  • Sudah menyelesaikan studi S1/D4
  • Belum pernah lulus S2
  • Pendaftar yang sedang kuliah S2 dapat mendaftar jika lolos seleksi substansi dengan menyerahkan dokumen persyaratan sesuai ketentuan
  • Skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 7.0, dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku pada 18 Juli 2025

Tahapan Pendaftaran

Jadwal Beasiswa LPDP Georgetown 2025

  • Pendaftaran: 2-26 Juni 2025
  • Seleksi administrasi: 30 Juni-7 Juli 2025
  • Pengumuman hasil administrasi sementara: 8 Juli 2025
  • Masa sanggah: 9-10 Juli 2025
  • Proses sanggah: 11-17 Juli 2025
  • Pengumuman hasil sanggah dan hasil seleksi administrasi final: 18 Juli 2025
  • Seleksi substansi: 22-25 Juli 2025
  • Penyampaian LoA Unconditional dari GSAP: 24-26 Juli 2025
  • Pengumuman hasil seleksi substansi: 31 Juli 2025
  • Mulai kuliah: Agustus 2025

Informasi beasiswa LPDP Georgetown 2025 lebih lanjut dapat diakses dengan klik DI SINI.

(twu/nah)



Sumber : www.detik.com

Penyimpangan KIP Kuliah, Biaya Hidup Dipotong-Kartu ATM Ditahan


Jakarta

Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Henri Togar Hasiholan Tambunan mengatakan sejumlah penyimpangan terjadi pada pengelolaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS).

Hal ini disampaikan Henri saat membuka sosialisasi KIP Kuliah Tahun 2025 dan penandatanganan pakta integritas pengelolaan KIP Kuliah oleh rektor dan pimpinan PTS lingkup Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sultanbatara di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Selasa (1/7/2025), dikutip dari laman kampus.

Henri mengatakan, salah satu bentuk penyimpangan yang terjadi yakni pemotongan biaya hidup yang seharusnya diterima penuh mahasiswa. Ia menambahkan, ada juga sejumlah PTS yang menahan buku tabungan atau kartu ATM mahasiswa penerima KIP Kuliah.


Bantuan biaya hidup terbagi atas lima klaster berdasarkan perhitungan indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi, yakni Rp800 ribu, Rp 950 ribu, Rp 1,1 juta, Rp 1,25 juta, dan Rp 1,4 juta per bulan. Bantuan biaya hidup diberikan 1 kali per 6 bulan (1 semester), dan dikirimkan langsung ke rekening penerima KIP Kuliah.

Sejumlah PTS juga tidak mengembalikan biaya yang pernah dibayarkan mahasiswa dan seharusnya dapat di-refund. Diketahui, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun PTS, berbagai kampus menjanjikan pendaftar jalur penerimaan mahasiswa barunya bisa mendapat kembali uang biaya pendaftaran dan biaya lain yang sudah dibayarkan jika dinyatakan lolos seleksi dan ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah.

Ia menambahkan, sejumlah kampus juga masih mengusulkan mahasiswa yang tidak layak menerima bantuan untuk jadi calon penerima KIP Kuliah di kampusnya.

Henri menjelaskan, perguruan tinggi dilarang mengusulkan mahasiswa yang tidak memenuhi syarat calon penerima KIP Kuliah atau bersifat fiktif. Larangan ini bertujuan agar penyimpangan kampus tidak menutup kesempatan mahasiswa yang benar-benar membutuhkan untuk dapat mengakses bantuan.

Penyimpangan KIP Kuliah 2025

Temuan dan laporan penyimpangan KIP Kuliah sepanjang 2025 berdasarkan paparan Sosialisasi KIP Kuliah 2025 untuk LLDikti I-XVII yakni sebagai berikut:

  • Pemotongan biaya hidup (23 persen)
  • Pemungutan tambahan atau selisih biaya pendidikan (23 persen)
  • Buku atau kartu ATM dipegang pihak perguruan tinggi (14 persen)
  • Mahasiswa penerima KIP Kuliah di kampusnya tidak layak menerima bantuan (14 persen)
  • Mahasiswa diminta membayar biaya lain-lain (9 persen)
  • Perguruan tinggi tidak mengembalikan biaya yang pernah dibayarkan mahasiswa (4 persen)
  • Intimidasi (4 persen)
  • Lain-lain (9 persen)

Sementara itu, perguruan tinggi dilarang memungut biaya tambahan apapun terkait operasional pendidikan penerima KIP Kuliah. Jika memberlakukan biaya selain biaya pendidikan, maka harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi mahasiswa KIP Kuliah bersangkutan.

Contohnya untuk biaya pendukung KKN, magang, praktik kerja lapangan; biaya asrama; biaya penelitian atau pembelajaran yang dilaksanakan mandiri; biaya wisuda; biaya jas almamater atau baju praktikum; dan biaya personal atau pribadi yang tidak terkait langsung dengan proses pembelajaran.

Sanksi bagi Kampus Pelaku Penyimpangan KIP Kuliah

Terpisah, Henri mengatakan PTS yang terbukti melanggar ketentuan tidak akan diberikan kuota KIP Kuliah pada tahun anggaran berikutnya.

Jika pengelola PTS sudah diberi sanksi dan kembali melanggar, maka PTS tidak bisa lagi mengusulkan mahasiswa calon penerima KIP Kuliah ke depannya.

“Dana KIP Kuliah adalah hak penuh mahasiswa dan tidak boleh dikelola oleh pihak lain, termasuk penahanan buku tabungan, pelaporan atas penyimpangan menjadi penting dalam upaya menjaga integritas program ini,” ucapnya pada Sosialisasi KIP Kuliah Tahun 2025 pada Jumat (20/5/2025) lalu, dikutip dari laman LLDikti Wilayah V Yogyakarta.

“Jika ditemukan pelanggaran, sanksi tegas akan diberlakukan. PTS yang terbukti melakukan penyimpangan tidak akan diberikan kuota penerima KIP Kuliah di tahun berikutnya,” imbuhnya.

Sedangkan jika pelaku pelanggaran ketentuan penyaluran dan pengelolaan KIP Kuliah adalah pengelola Program Indonesia Pintar (PIP) PPAPT, LLDikti, atau perguruan tinggi negeri (PTN), maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan.

(twu/twu)



Sumber : www.detik.com

5 Bantuan Pendidikan dari Pemerintah yang Masih Dibuka Tahun Ini



Jakarta

Pemerintah Indonesia terus membuka akses bantuan pendidikan untuk pelajar, mahasiswa, dan pendidik di tahun 2025. Berikut program aktif yang masih menerima pendaftaran atau berjalan sepanjang tahun 2025 ini.

1. Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah)

Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah adalah program bantuan pendidikan dari pemerintah Indonesia yang secara khusus ditujukan untuk mendukung siswa dengan keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi akademik yang kuat agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk memastikan bahwa tidak ada hambatan finansial yang menghalangi talenta terbaik bangsa untuk mengakses pendidikan tinggi.

Program ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang lulus pada tahun berjalan (2025) atau maksimal dua tahun sebelumnya (2023/2024), dan telah lolos seleksi masuk perguruan tinggi.


Apa Saja Manfaat KIP Kuliah 2025?

  • Gratis biaya kuliah hingga lulus Rp 2,4 juta hingga Rp12 juta per semester (tergantung akreditasi prodi)
  • Uang saku bulanan: Rp800.000 – Rp1.400.000 (tergantung wilayah perguruan tinggi)

Jadwal pendaftaran akun siswa KIP Kuliah untuk tahun 2025 telah dibuka dari 3 Februari 2025 hingga 31 Oktober 2025.

Seleksi KIP-K di penetapan penerima baru dilakukan pada 1 Juli hingga 31 Oktober 2025.

Informasi lengkap bisa dilihat di sini: https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/panduan

2. Program Indonesia Pintar (PIP)

PIP adalah bantuan pendidikan yang diberikan kepada siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu sesuai ketentuan. Dana PIP diperuntukkan sebagai bantuan biaya pribadi pendidikan seperti transportasi, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan lainnya yang diperlukan selama bersekolah. Dana tersebut disalurkan langsung ke rekening atas nama siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima PIP pada Surat Keputusan (SK) Pemberian PIP yang diterbitkan Puslapdik Kemendikdasmen.

Dana Program Indonesia Pintar (PIP) 2025 merupakan bantuan pendidikan yang dicairkan secara bertahap. Lantas, kapan dana PIP 2025 cair?

Pencairan PIP sendiri baru dimulai 1,5 bulan setelah siswa mengaktifkan kartu PIP. Besaran bantuan yang diberikan tergantung jenjang pendidikan:

  • SD/sederajat: Rp450.000 per tahun
  • SMP/sederajat: Rp750.000 per tahun
  • SMA/SMK/sederajat: Rp1.800.000 per tahun

Syarat Penerima PIP

Agar bisa menerima PIP, siswa harus memenuhi kriteria berikut:

  • Terdaftar aktif di sekolah (SD-SMA/SMK)
  • Memiliki NISN yang valid
  • Masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau memiliki Kartu Indonesia Pintar (KIP)
  • Tidak sedang menerima bantuan sejenis lainnya

Info lebih lanjut bisa dilihat di sini: https://pip.dikdasmen.go.id/

3. Beasiswa Unggulan 2025

Beasiswa Unggulan adalah bantuan pendidikan yang banyak dinanti masyarakat. Beasiswa ini disediakan bagi masyarakat berprestasi, penyandang disabilitas, serta pegawai Kemendikdasmen.

Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan jadwal pembukaan Beasiswa Unggulan 2025. Pendaftaran beasiswa bisa dilakukan mulai 14 Juli 2025.

Jenis & Sasaran Penerima Beasiswa Unggulan 2025

  • Beasiswa Berprestasi: Putra-putri terbaik bangsa yang diterima di perguruan tinggi dalam atau luar negeri
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas: Mahasiswa penyandang disabilitas fisik, intelektual, mental, atau sensorik, baik tunggal, ganda, maupun multi.
  • Beasiswa Unggulan Pegawai: Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemendikdasmen

Jangka Pemberian Beasiswa Unggulan 2025

  • S1/D4: Maksimal 8 semester
  • S2: Maksimal 4 semester
  • S3: Maksimal 6 semester

Informasi hingga pendaftaran bisa dilakukan pada laman https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id/.

4. Beasiswa LPDP

Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) adalah program beasiswa dari dana abadi yang dikelola di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. Penerima beasiswa nantinya akan mendapat pendanaan untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang magister atau doktoral di kampus dalam dan luar negeri.

Untuk Juli 2025, LPDP kembali membuka pendaftaran untuk tahap 2 tahun anggaran 2025. Terdapat tiga kelompok besar yang dibuka pada pendaftaran beasiswa LPDP tahap 2 tahun 2025. Ketiganya adalah Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted.

Komponen Dana LPDP Tahap 2 Tahun 2025

1. Dana Pendidikan

  • Biaya pendaftaran
  • Uang kuliah
  • Tunjangan buku
  • Penelitian tesis/disertasi
  • Seminar internasional
  • Publikasi jurnal internasional

2. Dana Pendukung

  • Transportasi
  • Aplikasi visa
  • Asuransi kesehatan
  • Kedatangan
  • Biaya hidup bulanan
  • Lomba internasional
  • Tunjangan keluarga (khusus doktor)
  • Keadaan darurat (jika diperlukan)

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/ hingga 31 Juli 2025 mendatang.

5. Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus)

Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) adalah program strategis untuk memberikan akses bagi warga DKI Jakarta dari kalangan masyarakat tidak mampu untuk mengenyam pendidikan minimal sampai dengan tamat SMA/SMK dengan dibiayai penuh dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta.

Pencairan KJP Plus Tahap 1 Tahun 2025 telah dilakukan secara bertahap sejak Jumat, 4 Juli 2025 lalu. Adapun jumlah penerima bantuan sebanyak 707.622 peserta didik.

Sama seperti pencairan bulan-bulan sebelumnya, KJP plus bisa digunakan secara tunai dan nontunai. Namun, penggunaan tunai hanya bisa dipakai sebesar Rp 100 ribu setiap bulan. Adapun besaran dana yang diterima murid setiap jenjangnya adalah:

1. SD/MI

  • Dana personal per bulan: Rp 250 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 130 ribu

2. SMP/MTs

  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 170 ribu

3. SMA/MA

  • Dana personal per bulan: Rp 420 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 290 ribu

4. SMK

  • Dana personal per bulan: Rp 450 ribu
  • Tambahan SPP untuk swasta per bulan: Rp 240 ribu

5. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

  • Dana personal per bulan: Rp 300 ribu

Syarat dan cara pendaftaran KJP Plus bisa dilihat di sini: https://kjp.jakarta.go.id/

Nah, berminat mendaftar bantuan pendidikan yang mana detikers?

(nwk/twu)



Sumber : www.detik.com